Data Loading...

ARTIKEL AKSI NYATA 1.3 Flipbook PDF

ARTIKEL AKSI NYATA 1.3


99 Views
72 Downloads
FLIP PDF 9.05MB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

ARTIKEL AKSI NYATA 1.3 PGP-1-PEKANBARUJUNITA IKA PUSPITA TAMPUBOLON-1.3-AKSI NYATA

A. LATAR BELAKANG Murid merdeka adalah murid yang bertumbuh dan berkembang sesuai potensi-potensi dan kodrat yang dimiliki anak. Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan merupakan tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagian setinggitingginya sebagai manusiamaupun masyarakat, peran pendidik hanya merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat. Melalui penerapan Paradigma inkuiri apresiatif dengan mengimplementasikan BAGJA yakni sebuah tahapan dalam pendekatan Inkuiri Apresiatif dalam mengelola perubahan dengan tahapan B= Buat pertanyaan utama ; A = Ambil pelajaran; G= Gali mimpi; J=Jabarkan rencana; A= Atur, untuk membuat perencanaan perumusan dan mengubahsuaikan visi untuk menumbuhkan murid merdeka di sekolah dengan membebaskan potensi dan kreatifitas anak. Serta menggali nilai nilai positif dalam diri anak yang akan menjadi kekuatan dan terus dipertahankan dalam mewujudkan visi murid merdeka dan terwujudnya Profil Pelajar Pancasila. Inkuiri apresiatif, yaitu sebuah pendekatan dalam manajemen perubahan dan pengelolaan lingkungan yang positif. Pendekatan Inkuiri apresiatif bermanfaat dalam melakukan visioning suatu organisasi/komunitas, terlebih untuk menemukan kekuatan, impian, merumuskan strategi serta sejumlah langkah aksi dalam rangka mewujudkan impian bersama suatu komunitas/kelompok. Lebih dari itu, yang paling esensial dalam pendekatan inkuiri apresiatif adalah memiliki daya dorong dalam mendorong individu atau komunitas untuk menemukan 'impian yang paling memanggil' sehingga masing-masing individu dan komunitas termotivasi untuk mentransformasikan impian tersebut dalam tindakan. Dengan Pendekatan Inkuiri Apresiatif serta mengimplementasi tahapan BAGJA visi sebuah sekolah di susun untuk melakukan transformasi pembelajaran di kelas dalam mewujudkan merdeka belajar dan membentuk Profil Pelajar Pancasila.Visi merupakan serangkaian kata yang menunjukkan impian, cita-cita atau nilai inti sebuah keinginan sekelompok orang atau secara pribadi dengan pandangan yang jauh ke masa depan demi mencapai sebuah tujuan yang diinginkan.Pada dasarnya visi dijadikan sebagai panutan gambaran akan situasi dan karakteristik mengenai arah kemana tujuan perjalanan selanjutnya. Sehingga dengan adanya visi bisa menjadi alarm untuk selalu mampu eksis, antisipatif dan inovatif. Di sekolah, pendekatan IA dapat dimulai dengan mengidentifikasi hal baik yang telah ada di sekolah, mencari cara agar bagaimana hal tersebut dapat dipertahankan, sehingga kelemahan, kekurangan dan ketidak-adaan menjadi tidak relevan. Berpijak dari hal positif tersebut, sekolah kemudian menyelaraskan hal positif atau kekuatan tersebut dengan visi sekolah dan visi setiap individu dalam komunitas sekolah.Melalui tahapan BAGJA tersebut, saya sebagai guru penggerak di SD Negeri 18 Pekanbaru menggali hal hal positif yang telah ada di sekolah. dan melakukan tranformasi kecil dalam pembelajaran di kelas ke arah merdeka belajar. Esensi Merdeka Belajar adalah menggali potensi terbesar para guru-guru sekolah dan murid untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri. Mandiri bukan hanya mengikuti proses birokrasi pendidikan, tetapi benar-benar inovasi pendidikan. Di masa pandemi covid 19 saat ini dukungan teknologi sangat berpengaruh besar terhadap jalannya proses pembelajaran, teknologi merupakan alat bantu guru meningkatkan potensi. Ketika PJJ di implementasikan, guru di tuntut untuk berinovasi agar murid tetap dapat menyerap ilmu meskipun tidak tatap muka. Atas dasar kondisi yang sedang terjadi dan melanda seluruh tanah air, maka saya memotivasi rekan sejawat untuk melakukan perubahan dalam proses pembelajaran jarak jauh yang berpihak kepada murid. Adapun perubahan yang telah dilakukan oleh guru guru SD Negeri 18 Pekanbaru yaitu merancang media pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi murid berbasis teknologi, dan mengantisipasi terjadinya kebosanan pada diri murid selama mengikuti pembelajaran jarak jauh.

B. DESKRIPSI AKSI NYATA Tahapan kegiatan aksi nyata pada modul 1.3 ini yaitu "Merancang Media Pembelajaran yang Menarik Bagi Murid di Masa Pandemi" sebagai berikut : 1. Melakukan prakarsa perubahan melaui implementasi BAGJA di sekolah saya.

2. Melakukan komunikasi dan koordinasi kepada pemangku kepentingan di sekolah yaitu kepala sekolah, untuk mendiskusikan rencana kegiatan aksi nyata modul 1.3 juga untuk mendapatkan dukungan yang positif dalam mewujudkan visi merdeka belajar yang berpihak kepada murid untuk menciptakan pembelajaran yang menarik di masa pandemi. 3. Setelah mendapat persetujuan dan dukungan dari kepala sekolah aksi nyata modul 1.3 ini dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2020 yang di ikuti oleh seluruh guru di SD Negeri 18 Pekanbaru.

4. Mensosialisasikan pentingnya media pembelajaran berbasis teknologi di masa pandemi dalam melakukan proses pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi murid. 5. Kegiatan dilanjutkan dengan membimbing rekan rekan guru dalam merancang media pembelajaran berbasis teknologi yang sederhana yaitu menggunakan media microsoft power point. Kegiatan ini di ikuti dengan sangat antusias oleh rekan rekan guru dari kelas 1 sampai kelas 6. Video pembelajaran yang dirancang disesuaikan dengan materi yang akan diberikan kepada murid di semester dua.

C. HASIL DARI AKSI NYATA Media pembelajaran yang di rancang menggunakan PPT dan mengunggahnya dalam bentuk video. Video pembelajaran yang telah selesai di buat di setorkan kepada koordinator untuk di unggah ke you tube sekolah. Setiap guru berhasil merancang satu video pembelajaran yang akan guru gunakan pada pembelajaran di semester dua.

D. PEMBELAJARAN YANG DIDAPAT DARI AKSI NYATA Dari kegiatan aksi nyata modul 1.3, saya mendapatkan pembelajaran yang sangat penting yaitu sebuah tantangan dalam membangun dan memotivasi rekan rekan guru dalam merancang media pembelajaran berbasis teknologi. Motivasi instrinsik dalam diri guru sangat berperan penting dalam melakukan perubahan pembelajaran ke arah merdeka belajar terkhusus di masa pandemi covid 19. Dengan adanya dukungan dan motivasi dari kepala sekolah membuat keadaan ini dapat di atasi dan aksi nyata modul 1.3 ini dapat terlaksana dengan baik.

E. RENCANA PERBAIKAN UNTUK PELAKSANAAN DIMASA MENDATANG Setelah melakukan refleksi kegiatan aksi nyata modul 1.3, saya menyadari masih ada kekurangan yang harus diperbaiki di masa yang akan datang. Dari segi waktu, kegiatan ini dimasa mendatang harus tetap berkesinambungan, dan rekan guru harus tetap konsisten dalam merancang media pembelajaran yang menarik bagi murid berbasis teknologi. Juga pengembangan keterampilan menggunakan berbagai aplikasi yang dapat di terapkan oleh guru di kelas dengan mendatangkan nara sumber yang ahli di bidang teknologi, agar guru dapat merancang media pembelajaran yang lebih menarik lagi di masa mendatang. Dan yang terpenting adalah dukungan dari kepala sekolah terhadap pengembangan kompetensi setiap guru melalui berbagai kegiatan yang di laksanakan.

F. DOKUMENTASI I

Tahapan kegiatan aksi nyata pada modul 1.3 ini yaitu "Merancang Media Pembelajaran yang Menarik Bagi Murid di Masa Pandemi" sebagai berikut : 1. Melakukan prakarsa perubahan melaui implementasi BAGJA di sekolah saya.

2. Melakukan komunikasi dan koordinasi kepada pemangku kepentingan di sekolah yaitu kepala sekolah

3. Kegiatan aksi nyata modul 1.3 ini dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2020 yang di ikuti oleh seluruh guru di SD Negeri 18 Pekanbaru.

4. Mensosialisasikan pentingnya media pembelajaran berbasis teknologi di masa pandemi dalam melakukan proses pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi murid.

5. Kegiatan dilanjutkan dengan membimbing rekan rekan guru dalam merancang media pembelajaran berbasis teknologi yang sederhana yaitu menggunakan media microsoft power poin

6. Hasil aksi nyata modul 1.3 ( beberapa contoh video pembelajaran yang di buat oleh guru )

7. Video pembelajaran yang telah di buat oleh rekan guru di upload ke youtube sekolah