Data Loading...

ea12df63379b669121c68f5f82e8ff07 Flipbook PDF

ea12df63379b669121c68f5f82e8ff07


129 Views
31 Downloads
FLIP PDF 1.02MB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

Kumpulan Puisi “UNTUKMU PENA INSPIRASI”

Untukmu Pena Inspirasi

Kumpulan Puisi “UNTUKMU PENA INSPIRASI” Penulis: Pecinta Pena Inspirasi Copyright © 2011 by Pecinta Pena Inspirasi Penyunting: Ndy dan Rezanufa Penata letak: Ndy Desain sampul: Moh. Mustamar Natsir dan Ipul Daeng Gassing Penerbit SAN Talenta http://santalenta.wordpress.com [email protected] Diterbitkan melalui: www.nulisbuku.com

Untukmu Pena Inspirasi

Kata Pengantar ia menjadi sajak riang yang berbicara tidak atas nama siapapun atau puak yang bangga dengan hitungan, Ia dikemudi oleh dunia penghayatan yang terbuka untuk dibentuk sendiri --Sajak untuk Lelaki Pemulung Hikmah (Goenawan Muhammad) oleh M.Ruslailang Noertika

Sebagai ekspresi imajinatif penulisnya yang dituangkan dalam tutur narasi indah, puisi menjelma menjadi refleksi batin atas respon eksternal maupun internal yang terjadi. Saya sangat menghargai gagasan untuk merangkum puisi-puisi yang mencerminkan ekspresi kekaguman pada tokoh tertentu yang menjadi idola sang penulis karena tentunya apa yang disampaikan menjadi ekspresi jujur atas sosok, karya maupun kiprah tokoh sang idola bersangkutan. Seperti cuplikan puisi Muh.Ruslailang Noertika yang saya tampilkan diatas dan dimuat dalam buku ini, serta didedikasikan untuk Goenawan Muhammad, merupakan wujud kekaguman sang penulis pada

Untukmu Pena Inspirasi

mantan pemimpin redaksi Majalah TEMPO tersebut yang dituturkan melalui narasi indah dan membelai hati. Tentu seyogyanya ini tidak dimaknai sebagai bentuk kultus individu namun lebih kepada penghargaan atas pencapaian karya dan kiprah yang tentu saja akan menjadi inspirasi berharga tidak hanya pada sang penulis tetapi juga untuk semua orang. Setelah membaca karya-karya puisi dalam buku ini, terlihat berbagai macam variasi gaya penuturan penulis dalam menggambarkan kekaguman pada sang inspirator yang terdiri dari beragam profesi dan latar belakang. Kesemuanya mewakili pengalaman emosional masing-masing penulis terhadap tokoh idolanya masing-masing. Saya sangat menyambut baik ide dan gagasan menggalang puisi-puisi ini melalui gerakan “Untukmu Pena Inspirasi” yang diterbitkan secara self publishing (melalui www.nulisbuku.com) sebagai sebuah gerakan moral untuk memotivasi bangsa melalui sosok-sosok inspiratif yang tergambar dalam puisi. Terlebih lagi hasil penjualan buku ini digunakan sepenuhnya untuk kegiatan sosial yakni membantu anak-anak jalanan melalui Komunitas Pencinta Anak Jalanan (KPAJ) Makassar.

Untukmu Pena Inspirasi

Harapan saya, karya-karya yang terangkum dalam buku ini tidak sekedar sebagai dokumentasi sentimental atas sosok inspiratif penulis puisinya namun lebih dari itu, karya-karya ini akan memberikan sentuhan emosional yang menggugah untuk para pembacanya. Salut dan sukses untuk para penggagas proyek buku “Untukmu Pena Inspirasi” serta jajaran penulis puisi yang sudah berpartisipasi, semoga apa yang menjadi harapan kita semua dapat terwujud. Terimakasih dan Selamat membaca. Jakarta, 7 April 2011 AMRIL TAUFIK GOBEL www.daengbattala.com --blogger, penulis buku puisi "Menyesap Senyap"

Untukmu Pena Inspirasi

Puji Syukur dan Terima kasih Kepada.. 





Tuhan Yang Maha Esa karena hanya dengan izin-Nya, sehingga buku kumpulan puisi #UntukmuPenaInspirasi ini dapat terbit dalam waktu yang cukup singkat. Dengan waktu pengumpulan puisi selama 2 minggu, dan proses editing selama kurang lebih 2 minggu juga. Semua penulis yang karyanya dimuat dalam kumpulan puisi #UntukmuPenaInspirasi ini. Kalian adalah orang-orang hebat yang juga patut untuk menjadi inspirasi banyak orang. Betapa tidak, di antara kalian ada yang telah menerbitkan buku secara independen dalam usia yang masih belia. Ada juga yang tetap produktif menulis di sela-sela kesibukannya. Salut atas karya-karyanya!!!  Tim www.nulisbuku.com yang membuka kesempatan seluas-luasnya kepada kami untuk menerbitkan kumpulan puisi ini secara independen. Nulisbuku adalah jawaban atas impian banyak penulis, atau siapa pun yang bercita-cita menerbitkan karyanya menjadi sebuah buku. Di Nulisbuku, semua mimpi itu jadi nyata. Berkat bantuan Nulisbuku, kumpulan puisi #UntukmuPenaInspirasi ini, tiba di tangan pembaca dalam wujud buku.

Untukmu Pena Inspirasi



 



Ipul Daeng Gassing (www.daenggassing.com) dan Moh. Mustamar Natsir (www.mustamar.com) yang mendesain sampul buku kumpulan puisi ini. Amril Taufik Gobel (www.daengbattala.com) yang meluangkan waktunya untuk memberi kata pengantar di halaman depan buku ini. Komunitas Pecinta Anak Jalanan yang siap menyalurkan royalti dari hasil penjualan kumpulan puisi ini kepada Adik-adik jalanan yang membutuhkan, agar mereka bisa kembali menikmati masa sekolah mereka dan tidak lagi kembali ke jalanan. Anda, yang telah membeli dan membaca buku ini. Terima kasih atas sumbangsih-nya. Semoga yang kita berikan kepada adik-adik jalanan dapat menuai manfaat seperti yang kita cita-citakan. Salam Inspirasi, Ndy (Penulis SEBUAH MINI NOVEL: Curhat Itu Cinta) Rezanufa (Penulis novel: IKRO)

Untukmu Pena Inspirasi

Daftar Isi Kata Pengantar - iii Puji Syukur dan Terima Kasih Kepada – vi Isyarat Rindu - 1 Cintaku tak Salah - 3 Dalam Doa Cinta Terukir - 5 Sang Penerjemah - 8 Goresan Penamu - 11 Cahaya - 13 HAMPARAN HIJAU SENJAMU - 14 Keistimewaanmu, Ma - 16 Tak Lebih dari Sebuah Goresan - 19 Menulislah di Semeru - 21 I’TIKAF KATA - 23 Aku dan Efek Karyamu - 25 sajak untuk lelaki pemulung hikmah - 27 Cerita Cintaku - 30 Pelupa - 33 Pelangi Setelah Hujan - 35 Kamu Lentera! - 37 Malaikat Berparas Cinta Jemari Sayang - 39 Sadgenic – 42 Cakrawala Digdaya – 44 suratku padamu – 47 KICAU SANG PENULIS GALAU – 49 Cerita Masa Tua – 51 Putri dan Lantunan Pagi – 53 “HINGGA PELANGIMU IRI” – 55

Untukmu Pena Inspirasi

Untuk Bunda – 56 It Starts from You – 58 Candu Itu Bernama Senja – 60 bila hari itu ada – 64 Mengenangmu, Kenji – 65 Gadis – 67 Kosong - 68 Paket Harapan Melalui Sang Neptunus – 70 Catatan – 72 Goresan Hujan – 74 BUNDA – 75 Malaikat Bersayap Cinta – 76 Untuk Sang Pemimpi – 78 Nafas di Tengah Fajar – 80 Jangan Pernah Takut Bermimpi – 81 Dia Si Penentang Kemunafikan – 83 Ibu, Kaulah Inspirasiku – 85 Sang Jenderal dari Lapangan Hijau – 87 Pita – 89 WANITA LUAR BIASA – 91 AKU DAN MEREKA – 93 Kita Sama – 95 The ‘Gold Foot’ – 96 MELODI SUARA HATI – 98 MEKAR DI BUMI – 99 Sang Inovator – 101 Namaku Seni – 104 Kagumku Padanya – 105 Tentang Penulis - 107

Isyarat Rindu Buat: Virgiawan Listanto Masih seperti dulu aku yang termengu diatas pasir yang terhampar dengan gelap malam tak bersinar Sambil menyanyikan lagu rindu kepada engkau, yang tak pernah lelah melantunkan gundah yang indah untuk aku yang masih resah Tubuhku rebah, diujung pasir tempat gelombang terhempas hanya ada degub irama yang terus berdendang dan menghantam semua karang dengan lagunya yang sumbang ini lagu rindu, kataku dipelataran malam padahal bintang tak bisa membuatku tenggelam dalam mimpi yang mungkin tak menakutkan karena kantuk terus merayuku tuk terus bermimpi Hidup redup, alam semesta luka katamu dikabut lorong aku tak mengerti apa maumu karena hidup sudah tak ingin terpesona dalam lirikmu yang begitu mesra

Katakanlah padaku, bagaimana aku mengerti tentang kamu tentang lagu-lagumu Karena Pancaran cahaya surya di pagi ini

telah menembus dalamnya lautan yang sunyi dan membuat ikan-ikan kecil berlompatan menari-nari mengiringi irama gelombang Sungguh kau telah membuat kematian yang amat menakutkan menjadi indah sekali waktu menatap, matanya yang begitu cemerlang tergenang seakan kami adalah segalanya Surabaya, 26 Maret 2011 Oleh : Abd Ghani

___ Virgiawan Listanto : Nama yang sangat popular adalah Iwan Fals. Lagu-lagunya selalu memberikan motivasi kepada penulis dan kepada Anak Bangsa secara Universal. (Tokoh Inspiratif Bagi Hidupku) 2

Cintaku tak Salah : Andrei Aksana

Tak kutahu kapan ini bermula Rasa aneh tak wajar yang muncul, menggerogoti tiap mili ruang hatiku. Membuatku rapuh dan jatuh tak berdaya. Cinta? Kaukah itu yang datang? Belum ku siap, kau sudah menerjangku, melemparku ke dimensi tak berlogika. Tak tau arah dan tujuan yang hendak kutuju, hanya hati yang menjadi mata telingaku. Ku tak dituntun, ku tak dipandu. Mataku langsung mencengkeram, menyambar hatimu tuk kukuasai dan mensinkronasikannya dengan getaran hatiku. Salahkahku jika hati ini memilih si cantik, memilih si tampan? Salahkahku jika raga ini mencintai sesama, mencintai tak sesama?

3

Cinta bersemi dan tumbuh tanpa disadari. Bibit itu tumbuh dan merekah seiring waktu. Tak bisa dibelenggu dan dijeruji, begitu kuat dan kokoh menghancurkan penghalang. Ku akan berjuang, sampai kakiku lumpuh, mataku tak berkedip. Kan ku rawat sampai merekah, menebar harum memenuhi ruang rinduku. Karena cintaku tak salah, cintaku tak pernah salah.

Malang, 22 Maret 2011 Oleh: Adi Nugroho

___

Andrei Aksana adalah seorang pengarang novel Lelaki Terindah, Abadilah Cinta, dan Cinta 24 Jam

4

Dalam Doa Cinta Terukir : FOL/1st generation Ini adalah suatu kisah Dimana cinta tercurah Ini kisah tentang suatu masa Saat kita berbagi rasa Tak pernah terlintas dalam khayalku Kupunya kisah seindah cerita ini Berbagi suka, duka, cinta dan kasih Segenap rasa dalam tulusnya hati berpadu Kita jalani masa yang sulit Seolah waktu enggan berpihak pada kita Saat mereka melayangkan caci menyayat hati Di wajah kita tetap ada tawa Senandung lagu cinta temani hari-hari Masa sekolah yang begitu indah Tak satupun mampu goyahkan hati Bergenggaman tangan, saling memberi kekuatan FOL, Berbagai kisah tergores di atasnya Ada tawa, ada pula air mata Ada cinta serta rindu merasuk sukma Tentang kisah sekolah anak remaja

5

Pernah hatiku dirundung gelisah Atas ketidak pastian hari esok Akan takut yang meregut jiwa Serta caci mereka tentang kita Namun bersama kita selalu bisa Melewati semua yang menghadang Mengubah caci menjadi bekal masa depan nanti Mengubah benci menjadi satu penyejuk hati Senyummu beriku kekuatan Tangismu beriku keyakinan Semua yang ada padamu anugerah bagiku Seluruh rasa darimu adalah keindahan untukku Kita memang tidak sempurna Tetapi ketulusan yang engkau miliki begitu sempurna Kita memang makhluk-Nya yang hina Namun kasih yang kau beri seindah yang Ia beri Tiga tahun lewatlah sudah Tanpa terasa ada air mata di pelupuk sukmaku Rasanya lebih perih dari caci maki dahulu Satu kata pengiris hati : perpisahan Kita tidak bisa berhenti Ada cita dan asa yang telah kita gantungkan Ada masa depan menanti di ujung pengharapan Yang harus kita gapai dengan seluruh perjuangan

6

Rasanya sedih berpisah denganmu Tapi aku tak ingin kau berhenti Maka genggamlah tanganku ini Dan yakinlah suatu saat nanti kita akan bertemu Tersenyum dengan makna yang lain, Menangis dengan arti yang berbeda FOL, Engkau anugerah dalam hidupku Buatku mengerti makna kehidupan Buatku ingin terus untuk berjuang Demi cita-citaku dan senyum dari bibirmu Bait ini kurajut dengan hati penuh kerinduan Akan hari-hari penuh kebersamaan Kata demi kata kurangkai dengan pengharapan Semoga kita akan kembali berjumpa Terima kasih kuucapkan atas segala yang kau beri Maaf karena aku tak yakin mampu membalasnya Ini sebuah doa kecil yang tulus dari lubuk hatiku Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya, Sampai garisan takdir mempertemukan kita di suatu masa. Cinta, rindu dan doaku untukmu, FOL. Oleh: Aisyah Wara Khaleda ___ FOL/1st generation, siswa RSBI generasi pertama SMPN 1 Bondowoso yang berjumlah 48 dan terbentuk pada tahun 2007. Lulus pada tahun 2010, tetapi FOL dimulai sejak 2007 untuk selamanya.

7

8