Data Loading...
Easily Understanding English Flipbook PDF
flipbook (undefined description)
128 Views
65 Downloads
FLIP PDF 10.39MB
-Safira Khansa- EASILY UNDERSTANDING ENGLISH -Anything can be done with enough effort- ~FOR MY PRECIOUS FAMILY~ Mum and dad; Ridamsi & Siharman Big sisters; Eki Yunita & Dewi Herlina Twin sister; Nofriana Cousins; Miska Khairunnisa & Dwi Al Muzakki
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Ku Melangkah dengan Bismillah.. ii Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] ENGLISH IS NOT FUN, IT’S AMAZING! ِ ِ مْيِحَّرلاِِن َ مْحَّرلاِِ ِاللِِ ِ مْسب ِ ِ ِ ُهُتاَكَرَب َ وِِ ِاللِِ ُ ة َ مْحَر َ وِِ ْمُكْيَلَعِِ ُمَلاَّسلا Ku Melangkah dengan Bismillah.. Berawal, ketika pertama berjumpa dengan bahasa Inggris. Waktu itu, saya masih kelas V SD. Saya dan saudara kembar saya adalah murid pindahan di sebuah sekolah yang agak jauh dari rumah. Di hari pertama, guru bahasa Inggris—yang saya tidak ingat namanya—memanggil saya ke depan kelas. Beliau meminta saya untuk mengucapkan beberapa kosakata yang baru dipelajari hari itu. Di antaranya; pencil, pen, ruler, table, dan book. Fun fact, I mispronounced every single word. Saya melafalkan kata table dengan tabele, dan book dengan bo-ok. Dan yang paling lucu, ibu guru malah memuji daya hafal saya. Menurut beliau, saya mampu belajar dengan cepat. (Padahal menurut saya, saya baru saja melakukan kesalahan besar dengan melakukan mispronunciation) Hehe. Saya jadi tertawa sendiri. Lalu, SMP kelas VII, orang tua saya memberi fasilitas berupa les bahasa Inggris di daerah Air Rambai, Bengkulu. Saya dan saudara kembar saya diantar ayah ke sana setiap Selasa dan Kamis siang, habis sekolah. Tapi, karena satu dua hal, kami berhenti di level pre-intermediate (hanya sempat lulus level elementary). Tapi, apa daya. Saya terlanjur jatuh cinta dengan bahasa Inggris. Secara mandiri, saya terus belajar autodidak, bermodal buku dan kamus warisan dari kedua kakak perempuan saya. Hingga tiba Ujian Praktik SMP Kelas IX, barulah pertama kalinya—seingat saya—saya bisa bicara bahasa Inggris dengan cukup lancar dengan orang lain (yaitu guru yang menguji saya waktu itu). SMA kelas X, hari pertama pelajaran bahasa Inggris, saya menunjukkan nyali dengan maju ke depan kelas, membaca dengan lantang teks yang dituliskan di papan tulis—dan itu pun masih banyak mispronunciation. “Very good!” ujar Ibu Sipayung, guru saya. Berkat keberanian saya waktu itu (bukan ability loh ya), saya dijadikan salah satu anggota tim inti untuk mewakili sekolah di berbagai Debating Championships. Walau sebenarnya, jika saya yang di usia sekarang menilai kemampuan saya dulu, itu masih terlalu sederhana. iii Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Lalu, saat saya duduk di kelas XI, tepatnya XI IPA 2, di ruang Bahasa, SMA Negeri 1 Curup (Bengkulu), saya diangkat—secara tiba-tiba— sebagai ketua English Club di SMA kami. Berangkat dari sana, saya mulai menyadari kemampuan saya yang masih jauh di bawah kurang (bukan hanya kurang). Buktinya, saya masih memerlukan subtitle jika saya menonton film atau berita luar negeri. Saya masih belum lancar membaca teks-teks berbahasa Inggris. Dan, saya Ku Melangkah dengan Bismillah.. belum mampu menguasai basic grammar. Alhasil, saya makin penasaran dengan Mr. English. Puncaknya ketika hendak lulus SMA dan bersiap diri untuk tes ujian masuk ke perguruan tinggi (baca: STIS), saya menemukan konsep British Accent. Sebuah accent super keren yang saya temukan di film Harry Potter and the Goblet of Fire. Walau saat SMP saya sudah menonton edisi subbed-nya, saya belum mampu mengenali accent yang digunakan oleh Daniel Radcliffe di film itu. Alhamdulillah, setelah berhasil diterima di STIS, dan mengenal Pak Amdayon, dosen yang accent-nya sangat cemerlang, saya bisa lebih dekat dengan British Accent. Maka sejak duduk di semester I, saya lebih keras belajar dan belajar. Saya gunakan cara apa saja untuk meningkatkan kemampuan saya. Tapi, saya tidak tahu kenapa saya belajar. Saya hanya suka. Barulah, ketika duduk di tingkat III, setahun setelah hidayah Allah bertiupan di raga ini, I got a surprising revelation. Untuk apa selama ini saya belajar, jika saya tidak berbagi ilmu? Untuk apa jika saya tidak bisa menerapkannya bersama teman-teman? Oleh karena itu, saya membuka forum Kelas Bahasa Inggris, sebuah grup yang akrab orang sapa KBI. Grup yang saya bentuk secara kebetulan. Grup dengan anggota 4500-an orang (yang entah datang dari mana). Grup tempat saya menyampaikan materi dan kuis-kuis, menjawab pertanyaan, sharing, dll. Dari sana, saya merasa belum cukup puas. Dengan modal nekat saya membuka kelas lanjutan; KOBI (Kelas Online Bahasa Inggris). Sebuah program kelas online dengan fasilitas lengkap, pelajaran lengkap, dan disiplin ketat. Alhamdulillah, program ini gratis dan sudah kedatangan ratusan peminat. Dan kini, alhamdulillah. Usaha puncak itu telah tampak di hadapan. Buku ini telah sampai di tangan kalian. Sebuah wujud hasil pemikiran dan pembelajaran saya selama mengenal dan mencintai bahasa Inggris. Hasil usaha keras saya mengasah kemampuan pronunciation, vocabularies, reading, speaking, listening, writing dan grammar saya. Tidak mudah memulainya, apalagi menyelesaikannya. Butuh waktu yang lama, butuh tekad dan usaha yang tidak bisa dibilang kecil. iv Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Butuh keterampilan menyampaikan dan menjabarkan materi secara detail, agar semua mata yang membacanya mampu memahaminya dengan mudah. That’s why, jangan sia-siakan kehadiran buku ini. Ku Melangkah dengan Bismillah.. Saya perlu waktu sekitar 13 tahun untuk mengenal Mr. English, dan serius mendalaminya selama 4-5 tahun ini. Itu tidak sebentar. Itu lebih dari setengah umur saya. Bagaimana dengan kalian? Apa baru memulai hari ini? Atau sudah berbulan-bulan? Atau sudah bertahun-tahun tapi masih aras-arasan? Apapun jawabnya, haramkan kata menyerah menyinggahi semangat kalian. Belajarlah dengan serius, terus, teguh, dan tulus. Jangan belajar demi ketenaran. Jangan belajar karena mau tampil keren. Jangan belajar bermodal ikut-ikutan. Jangan belajar hanya karena ingin melanjutkan S2 di luar negeri. Belajar saja yang ikhlas, tulus karena-Nya. Sebab kewajiban seorang muslim adalah menutut ilmu. Maka sudah sepantasnya keikhlasan dan keteguhan mengisi rangkaian proses itu. Selanjutnya, Terima kasih, dari bagian hati paling dalam, saya haturkan untuk almarhumah ibunda Mahuna yang sangat tabah dan lembut. Untuk ayahanda Siharman yang sangat tampan dan sabar. Untuk ibuku Ridamsi yang sangat tegar dan penuh keceriaan. Untuk kakek dan nenek, pasangan yang bersahaja. Untuk dua ayuk, Eki dan Dewi, yang cantik dan penuh teladan. Untuk dua kakak ipar dan ponakan yang comel nian. Untuk the soulmate Nofriana, saudari kembar, karunia besar dari Allah. Untuk dua adik sepupu yang disayang; Ika dan Dwi. Untuk semua guru bahasa Inggris yang pernah saya kenal; Kak Nurdin, Bu Damai, Bu Sipayung, Bu Nining Warnidah, Pak Katino, Almarhum Pak Azwardi, dan Pak Amdayon. Untuk Betty Schrampfer Azar, penulis buku Understanding English Grammar. Untuk British Vloggers tempat saya meniru British Accents; Dan Howell, Charlie McDonnell, dan Phil Lester. Untuk teman kajian; Kartika. Untuk teman masa kuliah; Firna, Yuniar, Mba Ranny, Kak Kiki dan Rara. Untuk jodoh hati dan diri ini, yang Allah siapkan di gerbang akhir jalan penantian. Sampai berjumpa ✿✿✿. Untuk semua pihak, yang tak mampu saya daftarkan. v Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Untuk siapapun yang sedang memangku buku ini, sesosok yang dirahmati oleh Allah. Jangan lupakan namaku dan keluargaku, dalam setiap shalat kalian. Ku Melangkah dengan Bismillah.. If it’s simply difficult.. As long as.. We’ve a strong will & tenacity to go through it, We’ll make it, Somehow. —Philip Chesterfield— Selesai ditulis di ruang pemikiran Kamis, 17 Agustus 2015, Pukul 18.36 Dalam sesak rindu untuk Allah Safira Khansa vi Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] TABLE OF CONTENTS ENGLISH IS NOT FUN, IT’S AMAZING! ......................................................................................................................................................... iii TABLE OF CONTENTS ...................................................................................................................................................................................... vii Ku Melangkah dengan Bismillah.. DO YOU REALLY KNOW ENGLISH? ............................................................................................................................................................... 1 MEMAHAMI KALIMAT BERBAHASA INGGRIS.............................................................................................................................................. 3 KINDS OF SENTENCES ....................................................................................................................................................................................... 5 PARTS OF SPEECH............................................................................................................................................................................................... 7 1. Verb: Kata Kerja ...................................................................................................................................................................................... 7 2. Noun .......................................................................................................................................................................................................... 8 3. Adjective ................................................................................................................................................................................................ 11 4. Pronoun ................................................................................................................................................................................................. 12 5. Adverb .................................................................................................................................................................................................... 14 6. Conjunctions ......................................................................................................................................................................................... 15 7. Preposition ............................................................................................................................................................................................ 17 8. Interjection ............................................................................................................................................................................................ 20 9. Participle ................................................................................................................................................................................................ 22 MENGHAFAL VOCABULARIES ...................................................................................................................................................................... 23 WORD ORDER ................................................................................................................................................................................................... 27 DERIVATIVES ...................................................................................................................................................................................................... 29 ARTICLE ............................................................................................................................................................................................................... 32 1. Definite article: the .............................................................................................................................................................................. 32 2. Indefinite article: a dan an ................................................................................................................................................................ 32 3. Tanpa article ......................................................................................................................................................................................... 32 vii Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] AFFIXES ................................................................................................................................................................................................................ 34 1. Prefixes ................................................................................................................................................................................................... 34 2. Suffixes .................................................................................................................................................................................................... 35 Ku Melangkah dengan Bismillah.. 3. Interfixes ................................................................................................................................................................................................. 35 4. Suprafixes .............................................................................................................................................................................................. 36 5. Disfixes .................................................................................................................................................................................................... 36 TENSES OVERVIEW .......................................................................................................................................................................................... 38 TENSES IN DETAILS .......................................................................................................................................................................................... 39 a. Simple Present Tense ......................................................................................................................................................................... 39 b. Present Progressive Tense ................................................................................................................................................................ 41 c. Present Perfect Tense......................................................................................................................................................................... 42 d. Present Perfect Progressive Tense ................................................................................................................................................. 43 e. Simple Past Tense ............................................................................................................................................................................... 44 f. Past Progressive Tense ...................................................................................................................................................................... 45 g. Past Perfect Tense ............................................................................................................................................................................... 46 h. Past Perfect Progressive Tense ........................................................................................................................................................ 46 i. Simple Future Tense ........................................................................................................................................................................... 47 Ekstra: Be Going To ...................................................................................................................................................................................... 48 j. Future Progressive Tense .................................................................................................................................................................. 48 k. Future Perfect Tense........................................................................................................................................................................... 49 l. Past Future Tense ................................................................................................................................................................................ 49 m. Past Future Perfect Tense ............................................................................................................................................................. 50 CONCORD .......................................................................................................................................................................................................... 50 viii Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] PARALLELISM ..................................................................................................................................................................................................... 52 DEGREE OF COMPARISON ............................................................................................................................................................................ 53 RELATIVE PRONOUN....................................................................................................................................................................................... 55 Ku Melangkah dengan Bismillah.. CONDITIONAL SENTENCE (Kalimat Pengandaian)................................................................................................................................. 57 SUBJUNCTIVE ..................................................................................................................................................................................................... 59 a. Present Subjunctive ............................................................................................................................................................................ 59 b. Past Subjunctive ................................................................................................................................................................................... 59 CAUSATIVE VERB .............................................................................................................................................................................................. 60 PASSIVE VOICE .................................................................................................................................................................................................. 61 DIRECT-INDIRECT SPEECH ............................................................................................................................................................................. 63 TAG QUESTION ................................................................................................................................................................................................. 65 ELLIPTICAL CONSTRUCTION ........................................................................................................................................................................ 67 GERUND .............................................................................................................................................................................................................. 69 TO INFINITIVES .................................................................................................................................................................................................. 71 PREFERENCE....................................................................................................................................................................................................... 74 PARTICIPLE ......................................................................................................................................................................................................... 76 MODALS .............................................................................................................................................................................................................. 78 a. Modal Present ...................................................................................................................................................................................... 78 b. Modal Past ............................................................................................................................................................................................ 78 c. Modal Perfect ....................................................................................................................................................................................... 79 ORDINAL NUMBERS ........................................................................................................................................................................................ 81 KESALAHAN UMUM DALAM BAHASA INGGRIS ..................................................................................................................................... 84 1. e.g. Bukan ex ........................................................................................................................................................................................ 84 ix Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] 2. I agree so much, bukan I’m very agree ........................................................................................................................................ 84 3. Thanks, bukan Thank’s ....................................................................................................................................................................... 85 4. Sweet Dreams, Bukan Sweet Dream .............................................................................................................................................. 86 Ku Melangkah dengan Bismillah.. 5. I Forgot, bukan I’m Forget ................................................................................................................................................................ 86 6. Congratulations! Bukan Congratulation! ...................................................................................................................................... 86 7. Best friend, Bukan Bestfriend ........................................................................................................................................................... 87 SINGKATAN BAHASA INGGRIS ..................................................................................................................................................................... 88 MISCELLANEOUS MATERIALS ...................................................................................................................................................................... 90 a. Kata-kata bahasa Inggris yang sama dengan bahasa Indonesia .......................................................................................... 90 b. Beda “Can’t You” dan “Can You Not”............................................................................................................................................ 90 c. Kata-kata yang Mirip, tapi Beda ...................................................................................................................................................... 91 d. Cara mengucapkan Cinta dalam Bahasa Inggris ....................................................................................................................... 94 e. Cara Berterima kasih dalam Bahasa Inggris ................................................................................................................................ 95 f. Cara Menjawab Terima Kasih .......................................................................................................................................................... 95 g. Sepuluh Kata Terpanjang dalam Bahasa Inggris ........................................................................................................................ 96 h. Beda Don’t Have dan Have No ....................................................................................................................................................... 97 i. Cara Membaca Angka ....................................................................................................................................................................... 98 j. Cara Mengucapkan Salam .............................................................................................................................................................. 100 k. Beda To dan For ................................................................................................................................................................................ 101 EXPRESSION ..................................................................................................................................................................................................... 103 SLANG ................................................................................................................................................................................................................ 106 IDIOM ................................................................................................................................................................................................................. 107 TONGUE TWISTERS ........................................................................................................................................................................................ 110 x Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] BRITISH AND AMERICAN ............................................................................................................................................................................. 112 KELAS ONLINE BAHASA INGGRIS .............................................................................................................................................................. 115 TENTANG PENULIS ........................................................................................................................................................................................ 116 Ku Melangkah dengan Bismillah.. xi Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] DO YOU REALLY KNOW ENGLISH? So, apa itu bahasa? Bahasa adalah sistem berisi sandi-sandi untuk menyampaikan maksud. Bahasa bisa berupa bahasa lisan, tulisan, Ku Melangkah dengan Bismillah.. dan isyarat. Adapun untuk bahasa lisan, di dunia ini, ada sekitar 6.000 hingga 7.000 bahasa. Variasi bahasa-bahasa itu juga dipengaruhi oleh perbedaan dialek (accents), seperti bahasa Inggris Inggris dan Inggris Amerika, atau bahasa Indonesia versi orang Jawa dan versi orang Sulawesi. Tentunya, teman-teman sudah tahu, ada istilah bahasa ibu, atau yang dalam bahasa Inggris kita kenal dengan first language, native language, mother language (mother tongue), arterial language, atau L1. Bahasa jenis ini hanya ada satu di masing-masing orang. Dan rata-rata, setiap orang mampu menguasai bahasa ibunya dengan sempurna. Adapun bahasa kedua, tidak semua orang memilikinya. Dan kalau pun punya, tidak semua mampu menggunakan bahasa kedua sefasih ia menggunakan bahasa ibunya. Hal ini terjadi karena bawaan bahasa ibu (dialek yang kental dan susah diubah), kecerdasan bilingual, dan kurangnya latihan. Fun fact-nya, percaya atau tidak, menurut majalah New York Times, bilinguals are smarter. Artinya, orang yang setidaknya mampu melakukan switching antara dua (atau lebih) bahasa sekaligus, termasuk lebih cerdas. Orang-orang seperti ini akan terhindar dari penyakit-penyakit penuaan seperti Alzheimer dan gejala kepikunan. Beberapa bahasa kedua yang paling banyak dipelajari di dunia adalah bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, Jepang, Mandarin, dan Arab. Artinya, bahasa Inggris adalah salah satu bahasa yang paling diminati dan diperlukan, dan merupakan bahasa yang paling banyak dipelajari, paling banyak digunakan. Perkembangan bahasa Inggris dibagi menjadi tiga masa, yaitu: Bahasa Inggris Kuno atau bahasa Anglo-Saxon (rumpun bahasa Jerman), yaitu 700 – 1066 M Bahasa Inggris Pertengahan, antara 1066 – 1500 M Bahasa Inggris Baru, mulai dari abad ke 16, hingga hari ini. Bahasa Inggris baru atau yang dikenal dengan modern English digunakan di film-film, buku-buku, koran, publikasi jurnal, dll. Modern English juga diajarkan di rumah, sekolah, tempat-tempat les dan di buku ini. 1 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Lalu, mengapa bahasa Inggris digunakan orang? Ya, karena itu bahasa internasional, hehe. ^▽^Bahasa untuk seluruh belahan dunia. Kita tidak bisa mungkir, seorang yang ingin meraih karir menjulang tidak akan berhasil dengan mudah jika ia tidak bisa bahasa Inggris dengan sangat baik. Mulai dari profesi artis, pengusaha, penulis, profesor, politikus, atau apa saja profesi yang profesional, tidak Ku Melangkah dengan Bismillah.. dapat dipupuk dengan baik tanpa adanya kemampuan bahasa Inggris yang memadai. Singkat kata, bahasa Inggris adalah skill mutlak bagi siapa-siapa saja yang ingin berhasil. Why is English so hard? Sebuah keluhan sederhana dari banyak pelajar terhadap bahasa Inggris adalah; susah. Banyak yang menggerutu, “Kenapa susah, sih, mengartikan kalimat bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan sebaliknya?” Bahkan, pernah ada yang bilang ke saya, bahwa bahasa Inggris itu bukan bahasa yang konsisten. Bayangkan, sebuah kata ditambah kata baru di dekatnya artinya jadi beda; atau bila dua kata ditukar posisinya, bisa beda lagi artinya. Ya, benar. Bahasa Inggris termasuk rumit. Namun, menurut saya, bahasa Inggris itu konsisten saja asal kita mau (berusaha) mengerti. Personally, saya berpendapat bahwa bahasa Inggris itu terasa tidak konsisten karena kita membacanya dari bahasa Indonesia, yang strukturnya agak beda dengan bahasa Inggris. Sedangkan, kita sudah terbiasa dengan bahasa Indonesia. Mungkin, jika mother language kita bukan bahasa Indonesia, ceritanya bisa beda. Nah, buku ini hadir untuk menyajikan pemahaman mudah dalam mempelajari bahasa Inggris, Insya Allah. Selamat belajar. Jangan lupa berdoa sebelum melanjutkan. 2 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] MEMAHAMI KALIMAT BERBAHASA INGGRIS Banyak orang berpikir bahwa bahasa Inggris adalah bahasa yang tidak jelas dan susunannya tidak konsisten. Betul, memahami kalimat bukanlah skill yang bisa dikuasai dengan mudah. Butuh keseriusan dan pemahaman yang dalam. Toh, Ku Melangkah dengan Bismillah.. tidak mungkin kita terus menggantungkan diri dengan Uncle Google. Betul? In syaa Allah, bismillah, kita pelajari teknik penyusunan dan penerjemahan kalimat. Pertama, pahami bahwa dalam kalimat tunggal, hanya ada satu kata yang berfungsi sebagai kata kerja utama (predikat utama), satu kata yang berfungsi sebagai subjek utama, dan satu kata yang berfungsi sebagai objek utama. Masing-masing satu. Selain itu, ada juga yang hanya terdiri dari satu kata saja (dikenal sebagai kalimat minor dalam bahasa Indonesia). Sebuah kalimat dapat berstruktur sebagai berikut: I ask you. Terdiri dari Subjek (I), Verb (ask), Objek (you) Ask! (Bertanyalah!) Kalimat perintah, terdiri dari kata kerja saja She doesn’t hate anyone (Dia tidak bisa membenci). Terdiri dari satu subjek, satu objek, satu kata kerja. Namun, ada ‘does not’ sebagai pelengkap V1 dan tanda bahwa kalimat dalam bentuk Simple Present Tense negatif. Berikut contoh kalimat yang lebih kompleks: She asked if you wanted to be her friend. Pada kalimat di atas, kita harus bisa memilah. She adalah subjek dan asked adalah verb. Untuk memahami objeknya, pahami bahwa kalimat di atas berasal dari ‘She asked something’. Kemudian, ‘something’ diperluas menjadi ‘if you wanted to be her friend’. Dengan kata lain, ‘something’ selaku ‘objek’ diperluas lagi menjadi sebuah klausa (objek berupa klausa). Untuk cepat mengenali bentuk seperti ini, ingat bahwa klausa tersebut ditulis setelah/sebelum kata kerja (yang hakikatnya perlu objek/subjek) dan ada preposition/auxiliary seperti if, when, who, dll. Contoh lain: Some people who treat you like that don’t know how you feel about that. 3 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Dalam contoh di atas, cari dulu mana komponen utamanya. Pertama lihat verb-nya: (don’t) know, karena diapit subjek dan objek. Dalam kalimat ini, subjek dan objek dikembangkan lagi. Sehingga, kalimat dasarnya seperti ini: Somethings1 don’t know something2. (kita bedakan something-nya) Somethings1 dikembangkan menjadi ‘Some people who treat you like that’. Sedangkan something 2 dikembangkan menjadi ‘how you feel about that’. In conclusion, memahami kalimat tidak bisa dilakukan sembarangan per kata. Kita harus tahu bagaimana memilahnya, mencari kata kunci, lalu menyimpulkan makna kalimat itu. Ku Melangkah dengan Bismillah.. 4 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] KINDS OF SENTENCES [Jenis Kalimat dalam bahasa Inggris] Bismillah. Sebelum memahami jenis-jenis kalimat dalam bahasa Inggris, kita perlu memahami tentang kata, frasa Ku Melangkah dengan Bismillah.. (phrase), dan klausa (clause). Frasa adalah kelompok kata. Bisa dibilang ia adalah kata majemuk dalam Bahasa Indonesia. Frasa memiliki satu arti (satu makna kata), sehingga tidak cukup untuk memberi makna yang lebih luas. Frasa memiliki satu kata penting yang mendefinisikan tipe frasa tersebut. Ada yang disebut verb phrase, adjective phrase, noun phrase, preposition phrase, dan adverb phrase. Contoh: Too slowly (adverb phrase) Very happy (adjective phrase) Massive building (noun phrase) In the morning (preposition phrase) Watch Youtube (verb phrase) Sedangkan klausa adalah kelompok kata yang lebih luas daripada frasa. Sebuah klausa terdiri dari (minimal) subjek dan predikat, dan berpotensi menjadi kalimat lengkap. Dalam konsep klausa, kita mengenal istilah independent clause, yaitu sekumpulan kata yang terdapat (minimal) subjek dan predikat, dan dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Dependent clause ialah sekumpulan kata yang terdiri dari (minimal) subjek dan predikat yang belum memiliki makna yang sempurna, sehingga tidak bisa berdiri sendiri. Dependent clause bergantung pada (depends on) independent clause. Jika beberapa kalimat lengkap digabung menjadi satu kalimat, kalimat baru yang dibentuk terdiri dari beberapa klausa. Contoh, ada dua kalimat lengkap: It is raining. We can’t get there in time. Ketika digabungkan, bentuknya menjadi: Because it is raining, we can’t get there in time. dependent clause independent clause 5 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Di atas klausa, barulah kita mengenal kalimat. Yaitu sekumpulan kata yang memiliki satu makna yang sempurna. Dalam pemahaman komposisi klausanya, kita mengenal tiga jenis kalimat, yaitu: 1. Simple Sentences Ku Melangkah dengan Bismillah.. Simple sentence memiliki satu independent clause (satu predikat, satu subjek). Contohnya: I hate chocholate The President flew to Bengkulu. The President and his ministers flew to Bengkulu 2. Compound Sentences Compound sentence memiliki dua atau lebih independent clauses dan digabungkan dengan coordinating conjunctions (for, and, nor, but, or, yet, atau so), atau titik koma. The art show opened, and the crowd was immense Independent clause independent clause The art show opened; the crowd was immense. Independent clause independent clause 3. Complex Sentences Complex sentence mengandung satu independent clause dan satu/lebih dependent clauses. Dependent clause ditandai dengan subordinate conjunctions after, although, as, as if, because, before, even if, even though, if, in order to, since, though, unless, until, whatever, when, whenever, whether, dan while. Contoh: When the art show opened, the crowd was immense. dependent clause independent clause The crowd was immense when the art show opened. Independent clause dependent clause Love is when you start getting confused about your own feeling -Safira Khansa- 6 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] PARTS OF SPEECH [Jenis Kata dalam bahasa Inggris] Jadi, hal paling mendasar dalam bahasa Inggris adalah kata-katanya. Kosakata, atau yang dikenal dengan Ku Melangkah dengan Bismillah.. vocabularies ini adalah salah satu cabang pembelajaran yang paling sulit dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa Inggris, terdapat 9 jenis kata: 1. Verb – kata kerja 2. Noun – kata benda 3. Adjective – kata sifat 4. Pronoun – kata ganti 5. Adverb – kata keterangan 6. Conjunction – kata hubung 7. Preposition – kata depan 8. Interjection – kata seru 9. Participle – kata partisip Bismillah. Mari kita pelajari satu-satu. 1. Verb: Kata Kerja Well, mungkin masih banyak yang bingung apa itu kata kerja. Gimana caranya mendeteksi apakah sebuah kata dalam kalimat adalah kata kerja. Yang jelas, kata kerja itu sebuah action, dan biasanya menunjukkan keterangan waktu (TENSES). Kata kerja diapit oleh subjek dan objek (atau adverb, keterangan), serta merupakan hal yang dikerjakan oleh dan pada keduanya. Jadi, asal dia menghubungkan subjek dan objek, itulah kata kerja. Contohnya: You know it. You knew it. (Sama kayak di atas, tapi lampau (tampak dari kata kerjanya)) You don’t know anything. (Ada do dan not yang menidakkan kata kerja) 7 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Tapi bisa juga cuma ada subjek-kata_kerja, kata_kerja-objek atau kata kerja tok. Kalau sudah begitu, pintar-pintar kita yang mendeteksi. Kita bisa lihat ada to-be atau nggak (is/am/are diikuti ving atau have been ving, atau sejenisnya). Atau adanya auxiliary verb seperti can, could, dll. Atau bisa juga lihat kamus(●^o^●). Contohnya: Ku Melangkah dengan Bismillah.. You know. You can understand. Know? Don’t! (do, diikuti not) Ada juga yang namanya transitive dan intransitive verbs. Transitive verbs memerlukan noun/pronoun (selalu perlu objek). Sedangkan intransitive verbs bisa berdiri sendirian (nggak harus punya objek). Bedanya dengan konsep normal-auxiliary adalah; normal-auxiliary berbicara mengenai jenis kata kerja yang langsung menjelaskan tindakan atau nggak, sedangkan transitive-intransitive berbicara mengenai jenis kata kerja yang bisa berdiri sendiri atau nggak. Contoh: She fell asleep. (transitive, kata fell perlu keterangan asleep) She’s sleeping. (intransitive, sleeping tidak perlu keterangan tambahan) Ada juga kata yang bisa termasuk transitive dan intransitive. Namanya ambitransitive verb. Contohnya kata see: I see you. (Dialog film Avatar 2009, artinya I love you) I see.. (Artinya: “Oh.. Saya sudah paham..”) 2. Noun Sederhananya, kata benda adalah orang, tempat, benda mati, atau sesuatu yang lain. Yang artinya bukan action, bukan pula keterangan. Asumsi saya, teman-teman sudah sangat lancar membedakan mana noun mana bukan. Mungkin, perlu saya perkaya pengetahuan itu dengan noun phrase. Yaitu noun yang lebih kompleks. Noun phrase ini sering kali membingungkan untuk dibedakan dari adjective phrase. Jadi, apa bedanya? Yang jelas, kalau noun phrase, induknya adalah noun (yang “ditonjolkan” dalam kalimatnya adalah noun). Kalau adjective, yang jadi induknya adalah adjective itu. Contohnya: 8 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] He is the right man. Ini noun phrase, karena yang dibicarakan adalah man. Jika kita hapus kata “right” di sana, kalimat “he is the man” tetap memiliki arti yang sama (Dialah laki-laki yang dimaksud/dicari). Tapi jika kita hapus “man”, kalimat “he is right” sudah memiliki arti yang beda (Dia benar). She is a pretty girl. Ini adjective pharse, karena yang dibicarakan adalah si dia ‘pretty’. Jika kita hapus kata “girl” di Ku Melangkah dengan Bismillah.. sana, she is pretty tetap memiliki arti yang tak jauh beda, she adalah girl (dari jenis pronoun-nya), dan she adalah pretty. Tapi jika kita hapus pretty, she is a girl sudah memiliki arti yang jauh beda; she adalah girl, tapi belum tentu pretty. Jenis Noun Dalam konsep noun, terdapat istilah plural (jamak) dan singular (tunggal). Ada juga yang uncountable (tidak bisa dihitung) dan countable (bisa dihitung). Aturan penggunaannya saya rangkum begini: 1. Countable dan uncountable yang singular ditulis seperti biasa (tidak tambah s/es), dan to-be-nya tunggal juga. Seperti am/is/was, dst. 2. Uncountable yang plural juga seperti biasa (sama seperti poin 1), penjelasnya menggunakan ‘much’. Jadi ingat, uncountable noun tidak perlu ditambahkan s/es. Contohnya: I have a lot of money (bukan moneys). 3. Kalau countable dan plural, selain penjelasnya ‘many’, ada aturannya lagi. Yaitu: a. Yang teratur Kalau kata berakhiran vokal—y, tambah -s. Contohnya boys, ploys (kata benda). Kata berakhiran konsonan—y, y-nya diganti -i, terus baru tambah -es. Contohnya, discoveries, strawberries. Kalau berakhiran x, ch, sh, s, tambahkan es. Seperti boxes, watches, brushes, glasses. Selain itu, tinggal tambah s. Contohnya bottles, hands. b. Yang tidak teratur. Yang seperti ini nggak bisa dibuat aturannya, karena sudah bawaannya dan hanya yang tertentu saja. Misalnya; Matrix matrices. EKSTRA: Jamak kata mouse (tikus) harus mice. Jamak Mouse mice. kata mouse (alat komputer) boleh mice, boleh mouses). Louse lice. 9 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Nah, ini beberapa kata yang mungkin, selama ini kita kira merupakan countable, tapi ternyata adalah uncountable. Yang saya ingat ini: Furniture, Equipment Homework Ku Melangkah dengan Bismillah.. Money, Cash Experience, Information Istilah kimia seperti helium, oxygen. Laughter, Health Experience, Information Food (dalam arti makanan. Jika yang dimaksud adalah jenis/kelompok makanan, gunakan bentuk foods) Business (dalam artian urusan) Food (dalam arti makanan. Jika yang dimaksud adalah jenis/kelompok makanan, gunakan bentuk foods) Sebaliknya, ada kata yang kita kira plural, tetapi ternyata singular. Memang dari sananya ada ‘-s’ di ujungnya. Contoh: Mathematics Statistics (ilmu statistika) Physics Linguistics Congratulations! (Ungkapan) News Terakhir, ada kata-kata yang HARUS dalam bentuk ‘plural’ baru bisa kita artikan (artinya beda kalau dalam bentuk ‘tunggal’ atau tidak punya arti). Contohnya.. Tears: air mata, tear: berlinang Clothes: baju, clothe: memakai baju Content: isi/muatan, contents: daftar isi Goods: barang-barang, good: bagus Means: cara, kekayaan, mean: jahat/bermaksud Surroundings: lingkungan, surrounding: melingkupi 10 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Perlu diketahui, bahwa pronoun (kata ganti) merupakan bagian dari noun. Ya semacam he, she, her, its, it, which, who, those, dll. Ini sangat sering digunakan untuk menghemat kata (mengurangi repetisi). Ada banyak jenisnya. Seperti relative pronoun (who, which, dll), possessive pronoun (hers, his, its), subject pronoun, dll. 3. Adjective Ku Melangkah dengan Bismillah.. Singkatnya, kata sifat adalah sebuah ‘describing word’, kata yang menggambarkan. Semacam penjelas suatu benda atau kualitas benda tersebut. Kalau bagi saya sih, ada dua cara dasar untuk mendeteksi bahwa suatu kata adalah kata sifat atau tidak. Pertama, dalam bentuk tunggal (nggak ada pernak-pernik –s, atau –ing). Sebuah kata adalah kata sifat kalau dia diawali dengan tobe. Karena kata sifat menjelaskan sifat kata benda yang ada sebelum to-be tersebut. Contohnya begini: I was so stupid. I’m sorry. (Stupid menjelaskan I.) You are beautiful. (Beautiful menjelaskan you) Yang kedua, kata sifat biasanya berhimpitan dengan noun. Ia membentuk adjective phrase. Bisa sebelum, bisa sesudah. Kalau sebelum contohnya begini: I am a stupid person. (Person berhimpitan dengan stupid) You’re a beautiful person. (Person berhimpitan dengan beautiful) Pada contoh di atas, kata sifat menjelaskan kata benda setelahnya, dan merupakan bagian dari adjective phrase yang dibentuk. Lain hal, jika yang dibicarakan adalah kata sifat yang berdiri sendiri, seperti: I saw something strange. Contoh di atas berasal dari kalimat ini; “I saw something that was strange”. Adapun ‘that was’ (relative pronoun) di sana dihilangkan (omitted) sesuai dengan dengan aturan relative pronoun (materi relative pronoun akan kita bahas di bab selanjutnya). Nah, di sini lah salah satu akar ketidakkonsistenan yang sering kita keluhkan, seperti yang saya bicarakan di pengantar. Dalam kasus tertentu, adjective berada setelah noun (alias kasus relative pronoun). Jika kata sifat itu memodifikasi kata benda secara langsung, kata sifat ada sebelum kata benda. Tapi jika sifat itu berasal dari persepsi pembicara, tidak memodifikasi kata benda secara langsung, kata sifat ada setelah kata benda. Contohnya begini: 11 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Just wear something cool (Gunakan yang pakaian keren). Kata cool adalah persepsi pembicara, bukan sifat dari kata something. I saw a cool kid (Saya melihat anak yang keren). Kata cool adalah sifat dari kid, bukan persepsi pembicara saja. Ku Melangkah dengan Bismillah.. Contoh yang menarik begini; The genius web. The web genius. ‘The genius web’ artinya web yang genius (kata sifat sebelum kata benda). Sedangkan ‘the web genius’ artinya genius yang berbentuk web. Si ‘genius’ itu jadi kata benda, sedangkan ‘web’ menempati posisi sebagai kata sifat. Menarik, betul? 4. Pronoun a. Personal pronouns Yaitu pronoun yang ada pada nama orang, benda, dll. Contohnya: I like eating peanuts, but my mom is allergic to them. Personal pronoun ini terbagi tiga; 1) Subject pronoun, kata ganti yang menempati posisi sebagai subjek. Contohnya you, I, we.. PENTING: We bisa berarti kita, bisa berarti kami. Nggak beda. Kalau mau membentuk makna “kita”, gunakan ‘you and me’. Contohnya: It’s not about her, Hon. It’s about you and me. (Ini bukan tentang dia, tapi tentang kita (kamu dan saya).) It’s not you who did it. But it’s him and me. (Bukan kamu yang melakukannya, melainkan kami (saya dan dia).) 2) Object pronoun, kata ganti yang menempati posisi sebagai objek dalam sebuah kalimat. Misalnya me, her, you, us, dll. Ada dua bentuk object pronoun; direct dan indirect. Contohnya: Daddy sent you his best regards. (Indirect, daddy tidak langsung menjelaskan you, tetapi melalui his best regards.) Daddy loves you. (Direct, daddy langsung menjelaskan ke ‘you’.) 12 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] 3) Reflexive Pronouns, kata ganti yang ada bentuk self/selves-nya, seperti yourself (untuk you tunggal), yourselves (untuk you jamak; kalian), ourselves, myself, himself (bukan hisself), herself, themselves (bukan themself, bukan theirselves). 4) Dummy pronoun, kata ganti yang belum menjelaskan apa-apa, yaitu it. Ku Melangkah dengan Bismillah.. It is raining. (Hujan. Pake ‘it’, karena nggak bisa ‘is raining’ saja). :) It’s them! Who was it? It’s you, isn’t it? Contoh yang lebih jelas: It’s you I care the most, tidak bisa ditulis that’s you I care the most. (Sebab that tidak bisa digunakan untuk subjek yang belum jelas (kata ganti yang ditempatkan di awal kalimat) There is someone I care the most. It’s you. Bisa juga ditulis dengan there is someone I care the most. That’s you. (Sebab that bisa digunakan ketika subjek yang dibicarakan telah jelas (someone I care the most) EKSTRA: Dalam bahasa Inggris, terdapat kata ganti kuno. Seperti: Person Person Nominative Objective Possessive 1 Person singular: I Me My (or Mine) st plural: We Us Our (or Ours) 2 Person singular: Thou Thee Thy (or Thine) nd plural: Ye You Your (or yours) rd 3 Person singular: He/She/It Him/Her/It His/Hers/Its plural: They Them Their (or Theirs) b. Possessive Pronouns Pronoun jenis ini menunjukkan kasus kepunyaan. Sudah kita pelajari sejak SMP (atau mungkin SD, ya? Saya juga kurang ingat, hehe). Contohnya mine, yours, his, hers, ours, its, Fi’s, Dewi’s, dll. Contoh: 1) Dalam upaya hemat kata (pengurangan repetisi) X: It’s my fault, Daddy.. (My diikuti kata benda fault) Y: No. The fault is mine. (Mine berdiri sendiri) 13 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] 2) Menunjukkan ‘punyanya’ tapi dengan susunan berbeda. That house is mine. (Yang dipunyai + tobe + poss.pronoun) Atau: That is my house. (Tobe + poss.adjective + yang dipunyai) Ku Melangkah dengan Bismillah.. c. Indefinite Pronouns Fungsi pronoun jenis ini adalah mengeneralisasikan sesuatu; entah orang, entah benda, apa saja. Contohnya: Anyone can do it. Not just you! Everybody’s happy. Pronoun jenis ini juga menunjukkan kenegatifan, dalam bentuk kalimat positif. Seperti nobody, nothing, no one, dst. Kata-kata ini berasal dari not+any, seperti nobody (berasal dari not anybody), no one (berasal dari not anyone), never (berasal dari not ever). Contoh: Nobody trusts you. (Ingat, kata trust ditambahkan –s, mengingat nobody diperlukan singular) She has nothing, berasal dari kalimat she doesn’t have anything. I’m someone nobody wants. d. Relative Pronouns Pelajaran ini akan kita bahas di pekan-pekan ke depan. In syaa Allah. Tetap semangat. 5. Adverb Adverb adalah kata yang menambah keterangan atau mengubah sifat dari kata kerja, sifat, klausa, kalimat, atau kata keterangan lain. Apa bedanya dengan adjective? Bedanya, adjective langsung memodifikasi noun, kalau adverb nggak. Makanya arti adverb hanyalah keterangan, bukan sifat \(^o^)/. Biasanya, kita mengenali adverb sbg penjelasan terhadap pertanyaan how, when, where, manner (way), dll. Ada beberapa kegunaan adverb, contohnya: a. Memodifikasi adverb lain atau adjective You’re cute enough. Enough memodifikasi cute 14 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] b. Memodifikasi the way (cara) sesuatu dilakukan This is done well. c. Dalam fungsi komparasi (membandingkan) Ria is doing it better than Rio is. Ku Melangkah dengan Bismillah.. Penggunaan adverb umumnya hanya dengan -ly setelah adjective-nya (sebagai fungsi adjective). Misalnya: She lives happily with me. Daddy always drive carefully. EKSTRA: a. Fast, hard tetap begitu bentuknya. Kalau fastly itu ga ada, kalau hardly artinya ‘jarang’. b. Atau yang bentuknya ga teratur. Kayak misalnya good, jadi well (bukan goodly). c. Tidak boleh pake ‘very’ untuk kata sifat yang menunjukkan peningkatan kualitas dari kata sifat dasar. Contohnya: People say mummy is good in cooking. But to me, she’s an absolutely amazing cook. (bukan very lagi. Sebab menunjukkan kualitas yang lebih daripada good) Ada juga namanya adverb of frequency (and period?). Menunjukkan keseringan/ ketidakseringan kejadian/kata kerja. Seperti sometimes, often, seldom, usually, always. Contohnya: That girl is always late for class. Are you usually like this? Sometimes, I hate so much. Sometimes, not.. 6. Conjunctions FOR: karena Lia is confused about her own feeling, for her husband keeps making her confused. (Lia bingung dengan perasaannya sendiri karena suaminya juga selalu membuatnya bingung) OR: atau (alternatif) She leaves, or I leave. AND: dan She loves you and likes you. (Dia sayang padamu, dia suka padamu) 15 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] NOR (versi “AND” untuk dua kalimat negatif) She doesn’t love you, nor does she likes you. (Dia tidak sayang padamu, dia juga tidak suka padamu) BUT: tetapi (biasanya kalimat negatif dan positif). She loves you, but she loves me too. (Dia sayang padamu, tetapi juga padaku) Ku Melangkah dengan Bismillah.. YET: tetapi, walaupun begitu (lebih kuat daripada BUT) You’ve been betrayed, yet you still trust him?!!! (Sudah dikhianati begitu, kamu masih aja percaya?!!!) EITHER ... OR ... : Jika tidak … maka … You are either my brother or my friend (Kamu kalau bukan kakakku, berarti temanku) Either membuat jenis conjunction ini semacam strict options (harus memilih salah satunya. Pilihan yang lebih “wajib” dibandingkan dengan or saja) NEITHER ... NOR ... : Tidak begini, tidak juga begitu You are neither my brother nor my friend (Kamu bukan kakakku, bukan juga temanku) BOTH ... AND ... : Baik … maupun … Both you and he are my best brothers. (Kalian berdua kakak-kakak terbaikku) NOT ONLY ... ALSO ... : Tidak hanya … tapi juga … You’re not only my brother, but also my friend. (Kamu bukan hanya kakak, tapi juga teman) WHETHER ... OR ...: Walaupun begini atau begitu Whether you hate me or not, I still love you. (Entah kamu sayang aku atau nggak, aku tetap sayang padamu..) JUST AS ... SO ... : Seperti halnya … begitu juga …. Just as Koreans like me very much, so Indonesians like me. (Seperti halnya orang korea suka padaku, begitu juga orang Indonesia suka padaku) Subordinating Conjunctions Fungsinya yaitu memisahkan kalimat menjadi klausa anak dan induk. Ada banyak sih, saya juga nggak hafal. Hehe. Contohnya after, as far as, as well as, as soon as, because, before, if, in order that, so that, than, unless, however, while, where, until, since, so, dll. Contoh penggunaannya: Before eating this, do not forget to do that. (Eat (kata kerja) tidak diawali subjek, jadi gunakan ving) Before you eat this, do not forget to do that. (Eat (kata kerja) diawali subjek, jadi gunakan vbase) Because you’re, here I’m here. (Gunakan koma jika because ada di awal kalimat) 16 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] I’m here because you’re here. (Tanpa koma jika because ada di tengah kalimat) I didn’t do that, because of you:Aku tidak melaku-kannya, dan itu karena kamu. (Perhatikan, ada koma sebelum kata because) I didn’t do that because of you: Alasanku melakukannya bukan karena kamu. Ku Melangkah dengan Bismillah.. But yang Berarti “Kecuali/Selain” (bukan “tetapi”) But tidak hanya berarti ‘tapi’, tetapi juga ‘kecuali’. Semacam preposition (kata depan) yang diikuti dengan kata benda (noun) atau kata kerja (pake ‘to’). Contohnya: I had no choice but to flee. (Aku tak punya pilihan selain melarikan diri) You’re nothing but a murderer. (Kamu bukan siapa-siapa B seorang pembunuh) EKSTRA: Conjunction yang menggunakan and, memperlakukan subjek menjadi bentuk jamak. Sedangkan, conjuncttion yang menggunakan or, memperlakukan subjek sebagai bentuk tunggal. Contoh kalimat: Either she or he is cute. (Kalau bukan dia pr imut, dia lk imut. Sehingga to-be tunggal) She and he are cute. (Mereka berdua sama-sama imut, sehingga to-be jamak) She or they are cute. (Karena mereka adalah jamak, dan berada paling dekat dengan to-be, gunakan to-be jamak) They or she is cute. (Karena dia pr adalah tunggal, dan berada paling dekat dengan to-be, gunakan to-be tunggal) 7. Preposition Kata depan biasanya menunjukkan hubungan keruangan, seperti under, in, on dll; atau untuk menandai fungsi atau peran secara struktur kalimatnya seperti of, for, dll. Kata depan biasanya ditempatkan sebelum kata benda atau kata ganti. Ini saya bagi-bagi berdasarkan fungsinya: a. Sebagai keterangan waktu/lokasi. Contohnya: The season in January is winter b. Sebagai keterangan durasi. Contohnya: Sleeping beauty slept throughout her whole life. c. Sebagai keterangan tujuan/syarat. Contohnya: If you’re happy, I’m happy for you.. Berikut saya jelaskan beberapa kata depan yang umum: 17 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] a. About. Artinya macam-macam: Kira-kira: It’s about five o’clock in the morning. Tentang/mengenai: Who are we talking about? Akan/hendak: We’re about to be married! Ku Melangkah dengan Bismillah.. b. Above. Artinya ada dua macam. Yaitu: Di atas. Tidak melekat, jadi ada udara antara benda yang di atas dan di bawah. The superman is above the earth. (pas sedang terbang) Bats are above the ground Lebih tinggi (dalam artian perbandingan). Lia can jump above you can. c. On. Artinya: Di atas, melekat pada benda (menempel), beda dengan konsep above. Please take that pepper bottle on the table. Pada, jika berhubungan dengan hari, tanggal (bukan jam/waktu) It was on last Thursday. Tapi tidak bisa jika: On the morning, on the night. d. In. Artinya: Di dalam She’s in that box! Di, untuk tempat-tempat, negara-negara atau kota. In Indonesia, we don’t use this kind of clothes. Daddy, we’re in Makkah now. Ungkapan seperti: I’m in! (Aku ikut!) Pada, untuk satuan waktu (tahun, bulan, dekade, abad, dan tempo waktu) I was born in 1991. Daddy will come here in December this year. I’ll be there in five minutes! (lima menit lagi saya ke sana) It’s in the morning that he always sits there alone. 18 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] e. At. Ini artinya bisa: Di, jika berhubungan dengan tempat yang bukan kota dan tidak spesifik. I’m at your home now, can you please come home? Pada, jika berhubungan dengan waktu (bukan hari, bukan tanggal) Ku Melangkah dengan Bismillah.. My husband always gets up at three o’clock every morning. At night. Pada, jika berkaitan dengan arah. Shoot me at my chest! (Tembak aku, di dada ini!) EKSTRA: Perhatikan perbedaan fungsi at dan with di sini: I’m good at English (saya pandai berbicara bahasa Inggris) I’m good with English (hubungan saya baik-baik saja dengan Mr. English) f. After Dalam pengertian sederhana, after artinya sesudah atau setelah. Namun ketika ia tidak berfungsi sebagai kata depan, melainkan kata sifat artinya ‘mencari’. Bisa juga dalam bentuk ungkapan. Untuk lebih jelas kita lihat contoh: It’s not really hard after all. (Tidak sesulit yang dibayangkan) She came after you. (Dia datang setelah kamu) Sebagai kata depan After doing this, you want me to leave you? Sebagai kata hubung After you, Sire. (Silahkan duluan, Yang Mulia) Ungkapan Every agent in is after you. (Semua agen mencarimu) Kata sifat g. Before Sama aja dengan after, tapi artinya sebelum, dan penggunaannya lebih sempit. She came before you (did). Before it’s done. The miracle before you. (Keajaiban di hadapanmu) Sebagai kata depan h. Behind. Artinya: Di belakang. Devils behind you. Who’s that behind you? 19 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Di balik. Semacam alasan di balik sesuatu. Who’s behind this all? What’s behind that smile? Bisa juga artinya ‘tertinggal’. Ku Melangkah dengan Bismillah.. That country is left behind this one Samuel is always behind in the class. (Bukan murid berprestasi) Lalu, apa bedanya dengan beyond? Beyond lebih tepat dibilang di luar batas, di luar kemampuan atau apa yang terbayangkan. Contoh: You will get anything beyond everything you could ever imagine. (Tidak bisa pake behind) What happened just now was beyond my responsibility. (Di luar tanggung jawabku) i. Beside Artinya di samping. Sama artinya dengan ‘next to’. She’s sitting beside me. She’s sitting next to me. Beside that, I don’t like being treated like this. 8. Interjection Biasanya kata seru digunakan untuk menyampaikan perasaan (emosi) dari yang ngomong. Dan biasanya, letaknya di depan. Rasanya sudah banyak yang tahu seperti er, uh, uhm, dll. Biasanya kata seru diikuti tanda baca, seperti tanda seru, tanya atau gabungan seru dan tanya, atau titik/koma. Aturan pembuatan interjection ini nggak baku sih, setahu saya. Pintar-pintar kita berlatih menggunakannya hingga kelak terbiasa. Ini beberapa contoh: 1. ‘Duh’.. Artinya “iya.” Beda dengan Bahasa Indonesia yang artinya “Aduh..”. Jadi kalau orang ngomong “duh” (baca: da:h), artinya mengiyakan. Contohnya: X: Did your mum allow you to go to school like that? Y: Duh, Jake. 2. ‘Ouch’, nah ini baru artinya ‘aduh’. Contoh: “Ouch! That hurt!” 20 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] 3. ‘Duh duh duh’. Diucapkan kalau kita kena masalah, dan berujar “nah kan, nah kan?”. Contohnya, “Duh duh duh, we’re doomed.” 4. ‘Nah.’ Ini maksudnya ‘tidak, nggak’, alias ‘no’. 5. Bingo! Artinya “Benar! Anda berhasil menebaknya!” Ku Melangkah dengan Bismillah.. 6. Bravo! Artinya “Wah keren. Kamu keren dst.” :) Ini juga favorit di negeri Jepang dan Indonesia. 7. Congratulations! Ini HARUS pake –s, ya. Karena dalam bentuk ungkapan sudah dari sananya begitu.. Termasuk kalau disingkat ‘congrats’ pake –s juga. 8. Goodbye, bye-bye, bye. Artinya selamat tinggal, atau ucapan “dadah!”. 9. ‘Oh my, oh dear, oh boy, oh my goodness’. Artinya ‘ya ampun sayang’, ‘waduh’. 10. Hurray! Digunakan untuk mengungkapkan kebahagiaan. Ngomongnya bukan ‘hore’, melainkan ‘h3rrey’. 11. Huh. Ini bukan maksudnya “huh” dalam Bahasa Indonesia yang maksudnya mengeluh. Semacam menanyakan ulang apa yang sudah disampaikan lawan bicara. Contohnya: You think you’re cute, huh? >> Kau pikir kau imut, ya? Whoa, you’re smart, huh? >> Wah, kau pintar juga, ya. X: You have to leave my house right away! Y: Huh? (Rasa tidak percaya) 12. Oops! Bukan ‘ups’ :) Walau sering orang tulis ‘ups’. 13. Boo! Ini nih kayak orang nakutin, atau ngomong ngeri ke orang. Kayak yang sering dibilang Casper, atau preman- preman ke anak kecil. Tetapi juga bisa digunakan untuk menyampaikan kekecewaan, seperti dialog di film Harry Potter 4 (The Goblet of Fire), saat Harry memenangkan ronde di Black Lake. 14. There-there! Dalam hal ini artinya bukan ‘sana-sana’, ya. Tapi untuk ungkapan menghibur orang lain yang sedang bersedih. :) 15. What?! Artinya ‘Apaa?!’ :D Sebenarnya masih banyaaak banget yang namanya interjection. Tinggal teman-teman sendiri yang harus rajin belajar dan menambah pengetahuan. Hmm, ada juga yang kurang sopan saya tulis di sini, pintar-pintar kita juga memilihnya. Even though English is a great language, not everything in it is worth applying. EKSTRA: Jika itu semacam ungkapan, tapi tidak mengekspresikan emosi/perasaan, saya mengategorikan-nya sebagai expressions. :) Contohnya sedikit saja dulu, akan saya sampaikan lebih mendalam di bab Expression. Sounds like crap. (Omong kosong) 21 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] I’m sick of you. You almost gave a heart attack! I’m outta here (I’m leaving now) You’ve gotta be kidding me. 9. Participle Alhamdulillaah. Ini bagian terakhir di Bab Part of Speech. Participle akan kita pelajari secara mendalam di Bab Participle. Semangat belajar! (●^o^●) Ku Melangkah dengan Bismillah.. 22 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] MENGHAFAL VOCABULARIES Vocabularies adalah masalah yang sangat signifikan bagi para English Learners. Banyak yang memaksakan diri untuk menghafal, padahal sebenarnya tidak perlu meng-hafal, hanya perlu memahami. Pesan saya, don’t ever try to Ku Melangkah dengan Bismillah.. recall, just keep trying to comprehend. Memang kadang, orang menganggap remeh sebuah pemahaman. Tapi ini sungguh efektif. Insha Allah. Ini tips dari saya: Lihat, Ingat, dan Bayangkan Dulu, saat masih SMP, cara saya menghafal adalah dengan menulis sepuluh sampai lima belas kosakata dan artinya (kalau lagi rajin sampe tiga puluh) di kertas kecil dan saya lipat kecil, saya bawa ke mana-mana dan baca setiap sempat, mengingat-ingat. Kertas itu setia menemani sampai saya hafal semuanya hingga usang dan lebih mirip kapas. Tapi kemudian, saya temukan cara lain. Saya coba membayangkan kata tersebut tertulis di kepalaku. Dengan memejamkan mata juga. Lucu mungkin, kedengarannya, tapi percaya nggak percaya, cara mengingat sambil merem lebih efektif. ^^ Gunakan imajinasi teman-teman. Sudah terbayang, Tulis Nah, dulu itu kan saya cuma ingat-ingat saja lewat kertas yang saya bilang tadi. Sambil berusaha memba-yangkan. Tapi kalau ada pelajaran nulis-nulis, ujung-ujung-nya kan balik ke kamus. Maka peganglah pepatah Tiongkok, “Tinta paling buruk tetap lebih baik dari ingatan yang paling bagus.” Bahkan, di al-Quran saja ada ayatnya, “Demi pena dan apa yang dituliskannya.” (al-Qalam: 1) Insha Allah. Tidak ada ruginya belajar menulis, jangan hanya berbicara. Pahami Dulu, saya cuma tahu arti ini itu dan arti itu ini. Tidak lebih. Tidak memahami makna sebenarnya. Misalnya nih, kita sudah tahu arti put itu meletakkan. Padahal ternyata put itu kalau ditambah pernak pernik kata depan atau kata keterangan, bisa berubah total maknanya. “Put” kalau ditambah “off” (put off) artinya postpone/delay/ menunda. Kalau 23 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] ditambah “on” (put on) jadinya mengena-kan (pakaian). Kalau ditambah “in” (put in) jadinya memasukkan. Kalau ditambah “out” (put out) jadinya malah strive/stuggle/berusaha keras. Jadi tidak bisa “hafal mati”. Sandingkan dengan Tulisan Ku Melangkah dengan Bismillah.. Nah, kalau misalnya sudah ngerti, coba saja bikin-bikin kalimat dengan bahasa Inggris, dengan kata-kata yang sudah teman-teman pelajari. Kalau kesulitan, lihat contoh-contohnya di kamus (lebih bagus Oxford), tanya ke saya juga boleh. Dengan implementasi, kita akan lebih mudah dan terlatih untuk memahami vocab-vocab target. Saya contohkan kata put, ya. The armada puts the flight off knowing there will be hurricane in San Diego (pura-puranya). I’ve put my jacket on a thousand times, I’m done. Rebecca puts me in demography division. Don’t put yourself out to take care of these boys. Gunakan Bila sudah bisa bikin-bikin kalimat, nah udah bisa tuh dipraktikkan sambil ngomong, biasanya sih lebih lekat di kepala dan bisa hafal tanpa harus melatihnya. Contoh nyatanya bila teman-teman dengar-dengar lagu berbahasa Inggris, tentu ujung-ujungnya hafal isi lagu tersebut, vocab bertambah karena kalian berusaha mencari arti dari lirik yang didapat. Begitupun saya, dulu susah sekali membenarkan hafalan menulis kata “tongue”, saya selalu menulisnya “tounge”. Tapi karena saya sudah pernah menulis banyak “tongue twisters”, spelling yang benar jadi lebih lekat di kepala. Tips tambahan Biasanya yang suka saya dengar di film-film, bahasa Inggris itu sangat fleksibel, satu maksud bisa dinyatakan dengan berbagai cara dan makna. Kita bisa belajar tidak hanya one-on-one vocab. Sebab satu kata dalam bahasa Indonesia bisa disampaikan dalam banyak ungkapan bahasa Inggris (walau sebenarnya, maknanya berbeda). Nih contohnya: Believe, trust, count on, count in, put in charge. Kurang lebih artinya sama “percaya”. Friend, buddy, companion, fellow, mate. Artinya kurang lebih sama “teman”. 24 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Visit, call on, give a call, kurang lebih artinya sama “mengunjungi”. Dan sebaliknya, satu kata dalam bahasa Inggris, bisa mempunyai banyak arti bila ditambah pernak-pernik atau sedikit diubah kata dasarnya. Contoh : Take, Take on, take care, take care on, take care of, care about, take in, take off, take down, take up; beda arti. Act, active, action, actor, actress, acting, artinya beda-beda. Cook, cook, cook, (bisa punya tiga arti berbeda; masakan, koki, memasak). Result, result in, result of, resultant. Beda-beda juga. Terakhir, saya sampaikan pesan pepatah guru, “Learning by Doing”, bukan hanya “Practice makes perfect”. Itu benar, itu efektif. Fetch your dream not just by dreaming. Berikut, saya berikan contoh-contoh kosakata sulit yang bisa saya ingat saat ini. Teman-teman bisa menggunakan tips di atas untuk melekatkan kata-kata ini di kepala teman-teman. (*°∀°)=3. Good LuCk! Kosakata Sinonim Kosakata Sinonim Kosakata Sinonim abduction kidnapping Evidence proof power out blackout praise, honour nonsense preposterous adjacent to Ku Melangkah dengan Bismillah.. next to Exalt advent arrival Exotic unusual prestige honour all right good, well exponentially very rapidly pristine original alright okay, fine! Fatally deadly privilege right ancestors forefathers Filthy dirty purse wallet, bag anomaly unusual Fortress castle quid pound (₤) anticipate expect,predict Guts bravery remnant residue apparently turns out Hazardous dangerous resign quit (job) apprehend capture Heinous harsh, ghastly retrieve get back ascertain ensure Hijacking pirating, rigor strictness assess rate Hijacking ploughing scarcely rarely astounding surprising Hilarious funny seduce flirt at random by chance Idiot weirdo, oaf sentiment feelings augment enlarge Impact influence severely harshly authority power Incantation spell shatter destroy autograph signature Inference conclusion slay kill 25 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] bloke, lad boy, man Ingenious clever sole only buck dollar ($) Inquiry investigation solemn for real cease stop Insinuate tease splendid great coerce force Intact untouched spooky creepy collapse fall down Intensify increase strangle choke conscious aware Intrepid fearless swine pig consequence result Kin relative tangible touchable contrary opposite Lease rent tense nervous Cop policeman Luxurious extravagant thou, thee, you, ye Cop policeman magnificent fabulous thy your creeks river Maiden first, virgin treachery betrayal Cure treat Marginal insignificant treasure hoard damsel, lass girl merry, jolly happy trigger initiate Dare challenge monumental important tyrant savage dashing valiant Mutiny rebellion unmask reveal decline decrease nah, nay no vague, blurry unclear delinquency misbehaviour oaf, moron idiot vanish disappear vanquish loyal describe conquer depict Ku Melangkah dengan Bismillah.. Obedient devotion loyalty Obnoxious irritating vicious cruel dignity prestige Obnoxious maddening vigilant on guard disciple student Obstinate stubborn villain criminal dispose of get rid of Obtain get wait on serve distinctly clearly Offspring descendant wee small distinguish differentiate Orphan no-parent wicked cool distraction disturbance Peculiar odd, weird wound injury divination foretelling Perplexed confused wrath anger enormous massive Potent powerful zeal enthusiasm 26 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] WORD ORDER Sekarang, kita belajar mengenai urutan penempatan kata dalam kalimat. Atau yang lebih dikenal sebagai word order. Sekali lagi, tidak benar jika bahasa Inggris itu bukan bahasa konsisten. Ia hanya agak rumit jika kita tidak ikhlas Ku Melangkah dengan Bismillah.. belajar. Word order untuk adverbs: Place, time Subject Indefinite time Predicate Object Place Time Last night Nick bought a book here Here Nick bought a book last night He Always has a class at 5 pm Word order untuk adjective (untuk membentuk phrase): Aturan dalam mengurutkan frasa benda adalah sebagai berikut: DOSi ShapConA CoPOMaQu: (maaf, kurang kreatif  ̄□ ̄) D Deteriminer a, an, the, my, your, several O Observations lovely, boring, stimulating, etc. Si Size tiny, small, huge, etc. Sap Shape round, square, rectangular, etc. Con Conditon clean, wet, fat, rich A Age old, new, ancient, etc. Co Colour red, blue, green, etc. P Pattern spotted, checked, zigzag O Origin British, American, Mexican, etc. Ma Material gold, copper, silk, etc. Qu Qualifier purpose/what it is for. 27 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Contoh: A sweet little girl. A boring huge old American guy just asked Mary to marry him. Ku Melangkah dengan Bismillah.. I dream of a beautiful, large, green, Arabian, silk vile. EKSTRA: Ketika kata benda digunakan sebagai kata sifat, kata benda tersebut harus selalu dalam bentuk tunggal, dan dianjurkan untuk menambahkan tanda hubung untuk menghindari multiinterpretasi. Contohnya: I am 23 years old Saya berumur 23 tahun I am a 23-year-old lady Saya perempuan berumur 23 tahun Two plies of tissue dua lembar tisu 20 two-ply tissues 20 tisu dua lembaran (seperti tisu Ni*e, Pa*eo) 28 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] DERIVATIVES Derivatives adalah pembentukan kata baru dari kata yang sudah ada. Namun tidak semua kata yang telah ditambahkan imbuhan langsung berubah menjadi jenis kata lain. Berikut aturan-aturan dalam derivatives: Ku Melangkah dengan Bismillah.. a. Noun Suffixes (Pembentukan Kata Benda dengan Akhiran) Beberapa akhiran yang dapat ditambahkan pada beberapa kata diantaranya adalah: ness, ty, hood, ian, cy, er, or, ship, ist, ment, tion, ance, t, y, sion, action, al, se, iture, ant, ent, ce, dll. Kata asal Derivative Arti Happy (Adj) Happiness Kebahagiaan Good (Adj) Goodness Kebaikan Dense (Noun) Density Kepadatan Electric (Nouns) Electricity Kelistrikan Child (Noun) Childhood Masa Anak-anak Neighbour (Noun) Neighbourhood Lingkungan Library (Noun) Librarian Pustakawan Comedy (Noun) Comedian Pelawak Pregnant (Noun) Pregnancy Kehamilan President (Noun) Presidency Kepresidenan Drive (Verb) Driver Supir Record (Verb) Recorder Alat Rekam Act (verb) Actor Aktor Detect (Verb) Detector Alat untuk mendeteksi Friend (Noun) Friendship Persahabatan Relation (Noun) Relationship Hubungan Piano (Noun) Pianist Pemain Piano Art (Noun) Artist Artis Develop (Verb) Development Perkembangan Manage (Verb) Management Manajemen Promote (Verb) Promotion Promosi Compose (Verb) Composition Komposisi 29 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Assist (Verb) Assistance Bantuan Remember (Verb) Rememberance Ingatan See (Verb) Sight Pandangan Fly (Verb) Flight Penerbangan Deliver (Verb) Delivery Pengiriman Ku Melangkah dengan Bismillah.. Discover (Verb) Discovery Penemuan b. Adjective Suffixes (Pembentukan Kata Sifat dengan Akhiran) Kita dapat menambahkan kata-kata berikut ini: full, ish, less, like, ous, y, cy, al, ic, ary, ed, an, able, ible, ive, dll. Kata Asal Derivative Arti Hope (Noun) Hopeful Penuh Harapan Sorrow (Noun) Sorrowful Sedih Boy (Noun) Boyish Kekanak-kanakan Blue (Noun) Blueish Kebiru-biruan Care (Noun/Verb) Careless Ceroboh Help (Noun/Verb) Helpless Tidak ada bantuan Woman (Noun) Womanlike Seperti wanita Man (Noun) Manlike Seperti Pria Sun (Noun) Sunny Cerah Cloud (Noun) Cloudy Mendung Danger (Noun) Dangerous Bahaya Continue (Verb) Continuous Terus Menerus c. Verb Affixes (Pembentukan Kata Kerja Dengan Imbuhan) Kita dapat menambahkan kata-kata berikut: en-, diss-, mis-, re-, -ize, -ate, in-, a-, -fy, dll. Kata Asal Derivative Arti Danger (Noun) Endanger Membahayakan Courage (Noun) Encourage Memberanikan diri 30 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Like (Verb) Dislike Tidak Suka Agree (Verb) Disagree Tidak Setuju Understand (Verb) Misunderstand Salah Paham Carry (Verb) Miscarry Salah Bawa Ku Melangkah dengan Bismillah.. Tell (Verb) Retell Menceritakan kembali/ulang Check (Verb) Recheck Mengecek kembali/ulang Memory (Noun) Memorize Mengingat Summary (Noun) Summarize Menyimpulkan Derivative lainnya: - Untuk membentuk kata yang berarti negatif, tambahkan un-, dis-, ir-, in-, im-, non-, mis-. Contoh: unhappy, dislike, irregular, inconvinient, impolite, non-stop (beri tanda hubung), misspell. - Untuk menunjukkan subjek yang bertugas mengerjakan sesuatu, tambahkan -er, -or, -ant, -ent. Contoh: driver, actor, assistant, expedient. - Untuk membentuk adverb dari adjective, tambahkan -ly, -wise, -ward. Contoh: angrily, likewise, backward. Contoh Kalimat: - He is very handsome, but his handsomeness doesn't make him proud of it. - They're hostile, and they have decided to stop their hostility. - Don't be careless, be careful instead! - It's sunny today. - They misunderstood what I meant. - You have to retell the story. - I need an assistant to assist me. ^The best feeling in the world is to know That you actually mean something to somebody.^ 31 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] ARTICLE Article terbagi menjadi dua; definite (tentu) dan indefinite (tak tentu). Ku Melangkah dengan Bismillah.. 1. Definite article: the Definite article digunakan untuk noun/phrase yang dianggap unik atau diketahui dari konteks, pembicara dan pendengar mengetahui the yang mana yang dimaksud. Contohnya: I saw a boy with glasses. The boy was looking at the Moon, the boy diketahui boy yang mana, dan melihat moon yang mana. 2. Indefinite article: a dan an Indefinite article digunakan untuk noun yang singular (tunggal), dan countable (dapat dihitung), menunjukkan bahwa noun/ phrase tidak unik, pembicara dan pendengar tidak mengetahui a/an mana yang dimaksud. Contoh: An ugly man was smoking a pipe ugly man yang dimaksud bisa siapa saja (tidak pada ugly man tertentu) An digunakan untuk kata yang diawali bunyi vokal (bukan huruf vokal). Contoh: an hour (Ən ‘aƱƏ(r)), bukan a hour. A university, (Ə ju:nI’v3:sƏti), bukan an university. 3. Tanpa article Article tidak digunakan ketika bendanya umum (generic nouns), dan pada nama orang, serta bersifat jamak dan uncountable Contoh: Cars have brakes (bukan the cars) Jane, John, Jack. Biasanya, jika tanpa artikel, bisa digunakan any atau some. I need money I need some money (positif) I don’t need money I don’t need any money (negatif) 32 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] EKSTRA: Ini saya berikan pemahaman tambahan untuk perbedaan another, other, others. Silahkan simak contoh berikut: Another Seseorang/sesuatu yang lain, yang satu lagi.. My boy was the most brilliant student, but then another student beats him. (tak tahu another student yang mana) Other Seseorang/sesuatu yang lain, tapi jelas yang lain yang mana. My boy is the most brilliant student, he always tutors the other students. (kita tahu students yang mana (yaitu yang ada di kelasnya)). Others Yang lain, tapi banyak. I'll use this paper to throw my others (kertas-kertas yang lain).. Help the others! Ku Melangkah dengan Bismillah.. 33 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] AFFIXES Imbuhan adalah bagian dari derivatives, karena derivatives didapat dengan menambahkan imbuhan. Affixes ini sendiri merupakan bagian dari Morphology. Sebuah cabang ilmu Bahasa Inggris yang mempelajari bentuk-bentuk kata Ku Melangkah dengan Bismillah.. dan bagaimana ia terbentuk. Tentu saja, mirip dengan bahasa Indonesia, ada sufiks (postfixes) dan prefiks. Cuma ada juga suprafixes (perbedaan pengucapan kata benda dan kata kerja), dan disfixes (yang ditambah up, down, dll). Dan tidak ada infixes seperti dalam bahasa Indonesia.. 1. Prefixes Ini bentuk penambahan di depan kata dasar (stem, akar kata). Ada dis, un, ir, a/an, il, im, in, anti, non, dll. Mungkin yang ditanya adalah bedanya, ya. Hmm.. Begini, dis itu untuk kebalikan dari kata yang ada, jadi kalau diartikan tinggal tambah ‘tidak’. Bisa diikuti adjectives, nouns, adverbs, dan verbs. Contohnya: Dishonest (tidak jujur) Dislike (tidak suka, bukan berarti ‘hate’) Disqualify (tidak jadi/membatalkan.) Kalau un, selain merupakan lawan kata, ia juga merupakan proses kembali ke awal, atau melepas sesuatu. Contohnya; Unhappy (tidak bahagia) Unlikely (tidak mungkin) Undo (maksud ‘balik ke awal) Untie (melepaskan ikatan, kalau tie saja mengikat) Sedangkan ir, im, in dan il, semuanya fungsinya mirip dengan un dan dis yang merupakan lawan kata tersebut. Bedanya; Ir biasanya sebelum huruf ‘r’. Seperti irresponsible. Tapi ga semua, contohnya unrealistic. Il biasanya sebelum huruf ‘l’. Seperti illegal, illogical. Im biasanya sebelum huruf ‘m’, ‘b’, dan ‘p’. Seperti impossible, imbalance, immature. 34 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] In itu sebelum selain itu. Seperti infinite, inadequate. Sedangkan non menunjukkan keabsensian dari sesuatu. Contohnya: non response pada istilah Statistika, non-smoker, non-stop. Ku Melangkah dengan Bismillah.. 2. Suffixes Inilah yang kita kenal dengan akhiran kalau di Bahasa Indonesia. Ada ing, ish, like, y, al, an, ane, ant, ent, ion, ate, or, er, ic, ile, ine, it, ite, ive, ous, en, ify, entah apa lagi. Tidak bisa saya jelaskan semua, ya. Saya juga ga hafal-hafal betul. Hhe. Alright, ini beberapa contoh; This weakens me. My older sister is a teacher. Joey is very nervous. (Dari kata nerve, tak harus mutlak tambah sufiks, bisa dihapus e-nya dulu, baru tambah sufiks.) She’s a brilliant translator. (translate + or = translator) rd Yang jelas, pembentukan benda jamak (plurals) atau orang ketiga tunggal (3 person singular verb) itu adalah suffixes juga. Contoh: She hates me.. Mascara makes your eyelashes longer. EKSTRA: Sufiks –ish sebenarnya merupakan sufiks yang nonformal. Artinya “semacam”, atau “sepertinya.” Contoh penggunaannya: I’m fine, ish. (Saya baik-baik saja, kayaknya) She’s normal, ish. (Dia sepertinya normal-normal saja) 3. Interfixes Ini bukan infixes, ya. Sebab fungsinya menggabungkan dua kata (kurang tepat kalau dibilang dia menyelip ke dalam satu kata). Contohnya begini: 35 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Speed + meter = Speedometer Bar + meter = Barometer Carbon + oxygen = Carbon dioxide 4. Suprafixes Ini terjadi pada kata-kata yang sebenarnya sama persis. Tapi bisa memiliki arti berbeda saat menerima letak penekanan suku kata yang berbeda pada saat diucapkan. Bingung? Hhe. Semoga nanti bisa saya ajarkan langsung. Sekarang, kita lihat contoh dulu: Produce. Kalau kita menekankan pro’jyus (pada suku kata kedua), ia artinya adalah ‘memproduksi’, alias kata kerja. Tapi kalau ‘projyus (pada suku kata pertama), ia artinya adalah ‘produksi’, alias kata benda. Review. Kalau kita menekankan ri’view (pada suku kata kedua), ia artinya adalah ‘me-review’, alias kata kerja. Tapi kalau ‘riview (pada suku kata pertama), ia artinya adalah ‘review’ saja, alias kata benda. Perfect. Ku Melangkah dengan Bismillah.. Kalau kita bilang ‘perfIkt’ (penekanan suku kata kata pertama itu adalah kata sifat, artinya ‘sempurna’. Tapi kalau per’fekt (penekanan suku kata kedua) itu adalah kata kerja, artinya ‘menyempurnakan’. 5. Disfixes Ini adalah kata-kata yang ditambah adverbial particle (partikel sebagai keterangan). Seperti put jadi put in, take jadi take up. Apa kunci memahami ini; ya dihafal. Ini soalnya, kalau kata dasar ditambah yang beginian artinya bisa berubah, bergeser, atau sama sekali beda. Beberapa contohnya: Put: meletakkan. Contoh; Where should I put it? Put on: mengenakan. Contoh: Put on the jacket. Put off: menunda (delay). Contoh: Please don’t put on this wedding, Daddy.. Call off: menunda (sama kayak put on) Call on: mengunjungi.I gotta call on my grannie soon. Let down: mengecewakan. Contoh: You let me down, Jay. 36 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] Let in: mengizinkan masuk. Contoh: Please let me in, Sir.. Let go: melepaskan. Contoh: Let me go! Atau let go of me! EKSTRA: Ku Melangkah dengan Bismillah.. Just because somebody doesn't love you the way you want them to, doesn't mean they don't love you with all they have. 37 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] TENSES OVERVIEW Cara membaca grafik: SEKARANG waktu ketika kalimat diutarakan. Ku Melangkah dengan Bismillah.. 38 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19
http://safirakhansa19.wordpress.com/ dan http://programkobi.wordpress.com/ Written by: Safira Khansa [Nofriani, S.S.T.] TENSES IN DETAILS Bagi saya, Tenses dapat menjadi lebih mudah karena banyak latihan. Tenses adalah bentuk kata kerja yang berhubungan dengan keterangan waktu. Jadi perubahan bentuk kata kerja tersebut disebabkan oleh perubahan Ku Melangkah dengan Bismillah.. keterangan waktu (sekarang, lampau, yang akan datang dst). Ada empat jenis utama TENSES; keempatnya memiliki turunan sehingga terbentuklah 16 macam tenses. Present; Simple, Progressive, Perfect, Perfect Progressive. Past; Simple, Progressive, Perfect, Perfect Progressive. Future; Simple, Progressive, Perfect, Perfect Progressive. Gabungan (tambahan); Past Future, Past Future Progressive, Past Future Perfect, Past Future Perfect Progressive. In syaa Allah akan kita pelajari yang penting-penting secara rinci. a. Simple Present Tense Pola positif: S + (do) + V1 + O Pola negatif: S + do + not + V1 + O Pola interogatif: Do + S + V1 + O Hanya untuk kalimat positif, gunakan V1+s/es untuk orang ketiga tunggal (he, she, it dan subjek tunggal lainnya), sisanya tetap berbentuk V1. Untuk kalimat negatif, gunakan does not + V1. Untuk kalimat interogatif, gunakan does + S. Pola penambahan s/es: Akhiran X, SS, CH, SH tambahkan“es”. e.g: go -> goes, pass -> passes. Akhiran Y yang didahului konsonan Y-nya diganti dengan I, tambahkan “es”. e.g : fry -> fries, supply -> supplies. Akhiran Y, TIDAK didahului konsonan, langsung tambah “s” saja. e.g: buy -> buys, play -> plays. 39 Networks: www.facebook.com/safira.khansa or www.facebook.com/fi.nofriani or http://twitter.com/safirakhansa19