Data Loading...

kedaulatanrakyat20210220_04 Flipbook PDF

kedaulatanrakyat20210220_04


97 Views
92 Downloads
FLIP PDF 2.52MB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

SABTU PAHING, 20 FEBRUARI 2021 (8 REJEB 1954)

GUNUNGKIDUL-KULONPROGO

AMT Islami Dorong Semangat Belajar

PLH BUPATI JAGA KELANCARAN PEMERINTAHAN

Tidak Punya Kewenangan Buat Kebijakan WONOSARI (KR) - Sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Gunungkidul Ir Drajad Ruswandono MT akan memastikan kelancaran roda pemerintahan maupun pembangunan sampai dilantiknya bupati definitif. Plh tidak mempunyai kewenangan untuk membuat kebijakan, tetapi hanya mengatur dan melancarkan semua tugas-tugas pemerintahan. Termasuk menjamin berjalannya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 secara maksimal.

Ir Drajad Ruswandono MT

Dalam hal ini penanggulangan dengan zonasi tingkat rukun tetangga (RT). ”Salah satunya untuk operasional zonasi RT anggarannya menggunakan dana desa maksimal 8 persen,” kata Plh Bupati Gunungkidul Ir Drajad Ruswandono MT, Jumat (19/2). Perangkat untuk meng-

disiapkan anggaran dari dana desa (sekarang kalurahan). Sehingga tidak ada alasan lagi kegiatan tidak berjalan karena tidak mempunyai anggaran. Masing-masing kalurahan mengatur besarnya dana sesuai dengan kebutuhan. ”Dalam hal ini jika di

gerakkan zonasi RT ini sudah ada disemua tingkatan. Selain Satuan Tugas (Satgas) Tingkat Kabupaten, juga sudah ada Satgas Kapanewon, Satgas Kalurahan. Zonasi RT dalam kontrol Satgas Kalurahan. Jika sebelumnya belum mempunyai biaya operasional, sekarang ini sudah

KR-Endar Widodo

zona RT banyak kasus Covid-19 anggarannya lebih besar dibanding yang tidak banyak kasus,” ujarnya. Tidak kalah penting PLH Bupati Gunungkidul juga mempersiapkan pelantikan bupati definitif. Pelantikan bupati di tengah pandemi Covid-19 ini perlu pengaturan secara khusus, menentukan jumlah undangan, pengaturan tempat dukuk dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam pelantikan. ”Informasinya pelatikan akan dilakukan akhir bulan ini, sekitar tanggal 26 Februari ini. Sehingga Plh bupati ini waktunya sangat singkat,” ujarnya. (Ewi)-f

HJ BADINGAH DAN H IMMAWAN WAHYUDI

'Back to Basic' Geluti Usaha dan Mengajar

KR-Bambang Purwanto

H Immawan Wahyudi dan Hj Badingah SSos.

MANTAN Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos menyatakan, akhir dari sebuah jabatan bukan merupakan akhir dari sebuah karir. Komitmen untuk terus beraktifitas dan berbuat yang terbaik dan bermanfaat bagi sesama akan terus dilakukan.Sosok

wanita yang selama ini terlibat dalam berorganisasi dan selama lima belas tahun memimpin Gunungkidul, yakni selama 10 tahun sebagai bupati dan 5 tahun sebagai wakil bupati cukup kenyang makan asam dan garam dunia pemerintahan. "Meskipun sa-

ya berada di luar jalur pemerintahan tetapi akan tetap membangun Gunungkidul dengan cara lain," katanya, Kamis (18/2), Selain tetap berkomitmen membangun Gunungkidul, diawal menjalani kehidupan bukan lagi sebagai bupati, Hj Badingah, akan Back to Basic dengan menekuni bidang usaha seperti sebelumnya. Berpuluh tahun usahanya berjalan dan saat ini tetap menjadi fokus untuk kembali digelutinya. Senada dengan Hj Badingah, mantan Wakil Bupati Gunungkibul Dr Drs H Immawan Wahyudi MH juga memiliki rencana yang sudah terkonsep dan setelah purna tugas akan kem-

bali beraktifitas seperti sebelum yakni sebagai tenaga pengajar di sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Dirinya akan kembali beraktifitas di kampus sebagai dosen dan menjelang masa purna tugas dirinya memilih pulang ke rumahnya di Kota Yogyakarta. Sebagaimana komitmen Hj Badingah, mantan wakil bupati ini juga tetap memiliki komitmen untuk ikut membangun Kabupaten Gunungkidul dengan melalui jalur lain. ” Bagi saya sudah merasa handarbeni dan wajib untuk memberikan kontribusi untuk Gunungkidul dengan hari esok yang lebih baik dan sejahtera,” pungkasnya. (Bmp/Ded)-f

Berharap Bupati Baru Gunungkidul Lebih Baik mimpinan dan pengabdian tidak mudah, butuh kesabaran, keikhlasan dan kerja keras dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Hj Badingah SSos. Berkaitan dengan pergantian kepemimpinan bupati, Hj Badingah berharap, bupati dan wakil bupati terpilih akan mampu untuk membangun Gunungkidul lebih baik lagi. Semakin mampu memberikan kesejahteraan masyarakat. Karena lebih muda, tentunya akan energik, memiliki inovasi dan kreatifitas yang akan mampu mengatasi berbagai persoalan. Mulai dari kemiskinan, pengangguran dan lainnya. Pembangunan sektor pertanian, infrastruktur perlu untuk diteruskan.

KR-Dedy EW

Hj Badingah dan Immawan Wahyudi pamitan.

”Bupati dan wakil bupati terpilih masih muda. Lebih energik, harapannya memiliki inovasi dan kreativitas dalam membangun Gunungkidul,” jelasnya. Hj Badingah juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap semangat. Serta mendukung kepemimpinan bupati dan wakil bupati yang baru. Untuk partisipasi masyarakat perlu un-

tuk terus ditingkatkan. Karena merupakan modal dasar pembangunan di Gunungkidul. Semangat gotong-royong, tolong-menolong, guyup rukun perlu untuk dilestarikan. ”Masyarakat harus tetap semangat dan mendukung kepemimpinan baru di Gunungkidul,” ucapnya. (Ded/Bmp/Ewi)-f

3 Rumah Roboh, Belasan Hancur Tertimpa Pohon

KR-Bambang Purwanto.

Petugas mengamati rumah roboh di Kapanewon Panggang.

WONOSARI (KR)-Bencana hidrologi terdampak hujan deras disertai angin kencang menimbulkan terjadinya rumah roboh, hancur, terputusnya jaringan listrik akibat tertimpa pohon tumbang Rabu (17/2). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki MSi mencatat, bencana terjadi di sejumlah titik meliputi Kapanewon

Purwosari, Playen, Semanu, Tepus, Nglipar, Panggang dan kawasan objek wisata pantai selatan Kapanewon Tanjungsari. Terdapat 3 rumah dan kandang ayam roboh berisi ribuan ekor ayam mati. ”Ketiga rumah yang roboh itu milik Wardani (47) warga Panggang, rumah Slamet Isdiyanto (55) warga Candirejo, Semanu dan rumah Ny Mijah (82) warga

KR-Istimewa

Muh Alif Kurniawan MPdI (berdiri) menyampaikan materi AMT.

ketat, yaitu cuci tangan dengan sabun dan cek suhu badan sebelum masuk ke tempat AMT. Pelaksanaan AMT bertempat di Aula Kalurahan Kaliagung Kapanewon Sentolo Kabupaten Kulonprogo. "Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anak-anak usia 11 dan 12 tahun di ketiga pedukuhan tersebut dengan jumlah kurang lebih 30 anak," ujarnya. Ari Muarif, selaku Ketua Panitia menyampaikan pada saat sambutan, kegiatan

ini memiliki harapan agar anak-anak di Padukuhan Tegowanu, Jetak, dan Kaliwilut Kalurahan Kaliagung Kapanewon Sentolo bisa bangkit semangat belajarnya meski kegiatan sekolah masih dilaksanakan di rumah karena pandemi Covid-19. ”Di manapun belajarnya, asal bisa bangkit semangatnya maka akan mengurangi masalah dalam sulitnya belajar di tengah-tengah masa pendemi ini,” ucapnya. (Rul)-f

Tegur Pelanggar Prokes Secara Humanis

KR-Asrul Sani

Kombes Pol Asep Irgan Rosadi (dua kiri) meninjau ruang Posko PPKM Skala Mikro Kalurahan Triharjo.

WATES (KR) - Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro merupakan ujung tombak dalam pencegahan, penanganan, pembinaan dan penanggulangan Covid-19 di tingkat terbawah. Sebagai anggota posko harus mengetahui setiap orang yang keluar dan

masuk pelaku perjalanan di wilayahnya. "Lakukan 3 T. Tes terhadap pendatang, jangan mudah menerima tamu dari luar wilayah. Treasing. Lakukan penelusuran sampai 30 orang kontak erat. Kemudian treatment, lakukan perawatan terhadap orang yang sakit," tegas Ketua

Tim Asistensi dan Supervisi pemberlakuan Posko PPKM Skala Mikro dari Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri, Kombes Pol Asep Irfan Rosadi, saat berkunjung ke Posko PPKM Skala Mikro Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates, Rabu (18/2). Kombes Pol Asep Irfan Rosadi dan timnya, Ipda Panji Wisnu dan Bripda Nurohim diterima Kapolsek Wates Kompol Munarsih Retnowati, Danramil 01/ Wates Kapten Inf Wiyono, Panewu Anom Wates Yulianto Nugroho, Pj Lurah Triharjo R Sukirno MM, Ketua BPK Hartono, para relawan dan anggota Posko PPKM Mikro Gayatri Triharjo. (Rul)-f

Raih Penghargaan Pelayanan Prima WATES (KR) - Polres Kulonprogo menerima penghargaan pelayanan publik kategori Pelayanan Prima tahun 2020 dengan predikat A (sangat baik) untuk lingkup Polres/Polresta/ Polrestabes/Metro dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Selasa (16/2). Kapolres Kulonprogo AKBP Tartono SH MBA didampingi Kasubbag Humas Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jeffri, Jumat (19/2) mengatakan, penghargaan ini diberikan berdasarkan aspek penilaian terhadap kebijakan pelayanan, profesionalisme sumber daya manusia (SDM), sarpras, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan serta inovasi pelayanan publik.

KR-Istimewa

Kapolres Kulonprogo (kiri) bersama Kapolres Sleman saat mendapat penghargaan di Mabes Polri.

”Langkah-langkah yang telah dilakukan Polres Kulonprogo dan menjadi nilai lebih, dengan tersedianya ruang anak dan jalur atau akses bagi masyarakat berkebutuhan khusus. Fasilitas yang kita sediakan, seperti kursi roda, jalur khusus kursi roda, pegangan dinding hingga toilet khusus difabel,” jelasnya.

Selain itu, hadirnya berbagai inovasi yang memudahkan masyarakat juga menjadi aspek penilaian. Di antaranya, pelayanan publik (Yanlik) malam minggu menjadi layanan prima di luar jam kerja sehingga masyarakat bisa memanfaatkan layanan pada malam hari. (M-4)-f

INSPIRING LIBRARY

HUJAN DAN ANGIN KENCANG

Ngunut, Playen, Gunungkidul,” katanya, Kamis (18/2). Sementara dari pendataan sementara diketahui terdapat belasan rumah hancur akibat tertimpa pohon tumbang. Di antaranya terjadi di Kapanewon Paliyan menimpa 2 rumah milik Harjo Djami (60) warga Kalurahan Sodo, 1 rumah milik warga Sodo, Paliyan dan puluhan rumah lain milik warga Kapanewon Paliyan. Sementara di Padukuhan Cabean, Ngestirejo, Tanjungsari rumah milik Nyayang (40), warung sovenir milik Sutono (50) dan Ny Pariyem (60) juga rusak akibat tertimpa pohon jati berukuran cukup besar. Sedangkan di Pantai Sepanjang terdapat tiga kios mengalami kerusakan parah di bagian atap. Untuk Kapanewon Tepus di Padukuhan Ploso, Kalurahan Sumberwungu, dua batang

SENTOLO (KR) - Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muh Alif Kurniawan MPdI melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yaitu mengisi kegiatan Achievement Motivation Training (AMT) dengan tema 'Melejitkan Motivasi Belajar di Masa Pandemi untuk Meraih Sukses Dunia Akhirat' bagi anak-anak di Padukuhan Tegowanu, Jetak, dan Kaliwilut Kalurahan Kaliagung Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulonprogo, Kamis Jumíat (18-19). Hadir dalam kesempatan itu, Ari Muarif, selaku Ketua Panitia, Gunawan selaku dukuh di Padukuhan Kaliwilut, Ngatimin selaku Pj Lurah Kalurahan Kaliagung. Alif Kurniawan mengatakan, AMT diadakan secara luring dengan menerapkan protokoler kesehatan yang

POLRES KULONPROGO

HJ BADINGAH-IMMAWAN WAHYUDI PURNA TUGAS

WONOSARI (KR) - Jabatan bupati dan wakil bupati Gunungkidul resmi dilepas Hj Badingah SSos dan Dr Drs H Immawan Wahyudi MH. Kemarin, telah resmi digantikan Plt Bupati sebagai pejabat sementara yakni Ir Drajat Ruwandono MSi. Serah terima jabatan berlangsung di Bangsal Sewakapraja, Wonosari, Rabu (17/2). Dalam kesempatan tersebut Hj Badingah dan Immawan Wahyudi sekaligus berpamitan dengan muspida, organisasi perangkat daerah, penewu, BUMD dan undangan. ”Terima kasih kepada seluruh masyarakat, muspida, DPRD, ASN yang selama kurang lebih 15 tahun telah bekerja keras dan mendukung tugas dan tanggung jawab. Perjalanan kepe-

ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 4

pohon jati roboh menimpa jaringan listrik sehingga arus listrik mati berjamjam di lokasi tersebut. ”Untuk Kapanewon Nglipar terjadi di Padukuhan Sriten, Pilangrejo rumah Suratman (40) dan rumah Waluyo (60) warga Gedangsari juga rusak parah tertimpa pohon,” iucapnya. Bencana alam yang terjadi merata hampir di seluruh kapanewon di Kabupaten Gunungkidul ini berawal saat terjadi hujan deras dari siang hingga malam hari. Hujan deras disertai angin kencang dalam durasi cukup lama tersebut menyebabkan terjadinya kerusakan baik hunian warga maupun fasilitas umum. sejumlah pohon tumbang menimpa bangunan rumah milik warga dan menutup akses jalan dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (Bmp) -f

Dompet Dhuafa Dampingi 2 Madrasah PENGASIH (KR) - Dua madrasah di Kabupaten Kulonprogo yakni MIN 3 dan MI Ma'arif Garongan mendapatkan pendampingan perpustakaan dari Divisi Pendidikan Dompet Dhuafa (DD) dalam program Inspiring Library. Kepala Kankemenag Kulonprogo, H Ahmad Fauzi SH terhadap itu mengapresiasi dan berharap untuk bisa melanjutkan program ini ke madrasah lainnya. "Madrasah yang sudah mendapat pendampingan, agar bisa mengembangkan lagi baik secara intensif untuk lingkungan madrasah sendiri, ataupun secara ekstensif ke madrasah lain yang belum berkesempatan mendapatkan pendampingan," kata Ahmad Fauzi saat menerima audiensi tim DD, Kamis (19/2). Tim Dompet Dhuafa Yogyakarta, Zakia Sekar dan Nurul Azizah menyampaikan bahwa Inspiring Library adalah pro-

gram yang berupaya mewujudkan perpustakaan sekolah inspiratif, menyenangkan, dan nyaman se-

bagai jantung literasi sekolah dan pusat sumber belajar bagi siswa, guru, dan (Wid)-f warga sekolah.