Data Loading...

materi Tsaqofah KELAS 6 uts ganjil 2020 Flipbook PDF

materi Tsaqofah KELAS 6 uts ganjil 2020


105 Views
27 Downloads
FLIP PDF 1.06MB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

KELAS 6 Tengah Semester Ganjil 6 Disusun : Ust Edi Suprapto, S.Kom

Nama Siswa : Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

1

Daftar Isi : Pelajaran 1 : Iman yang kokoh kepada Allah sebagai pencipta dan pengatur…………………Hal 3 Pelajaran 2 : Islam adalah agama yang dibela…………………………………………………………………Hal 6 Pelajaran 3 : Keimanan Terhadap Rukun Iman yang Produktiv………………………………………Hal 9 Pelajaran 4 : Allah Memiliki Sifat dan Nama Al Qaabidh (Menyempitkan Rizki Dan Hati).Hal 11

Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

2

Pelajaran 1 Iman yang kokoh kepada Allah sebagai pencipta dan pengatur

Assalamualaikum wrwb Apa kabarnya ikhwan dan akhwat hari ini ? semoga selalu dalam kenikmataan dan selalu dalam ketaqwaan kepada Allah SWT. Semoga yang menjawab salam dengan sempurna Allah mudahkan dalam menggapai cita – citanya diberikan ilmu yang berkah dan kesehatan. Alhamdulillah hari ini kita bisa berjumpa kembali, kesempatan kali ini ustadz ingin memulai dengan sedikit bercerita. Antum pernah naik pesawat terbang ? yang belum semoga kelak Allah berikan kesempatan naik pesawat ketanah suci untuk ibadah haji dan umroh amiin. Di sebuah malam yang cerah nampak seorang pilot yang sudah berpakaian rapi berwarna seragam putih dengan topi khas seorang pilot nampak berjalan tenang menuju tempat ia akan bekerja yaitu di sebuah kursi kerja kesayangannya di sebuah tempat paling depan kursi pesawat beliau bernama “Muhammad Hafizh Rosyid” biasa dipanggil pilot Hafizh. Seorang pilot yang cerdas, sholih, supel bergaul dan hebatnya beliau hafizh Quran. Ternyata hafizh quran bisa menjadi pilot , dokter, tentara, polisi, bahkan pemimpin negara lho. Tidak lama setelah kapten pilot Hafizh duduk dikursinya datanglah temannya, ia adalah copilot atau asisten kapten dalam pesawat, ia seorang copilot yang cerdas, baik dan kritis namun sayang ia seorang yang tidak percaya dengan adanya tuhan atau disebut atheis. Ia bernama pilot Rendi. Kedua pilot sudah siap di posisinya masing – masing sembari menunggu keberangkatan pesawat keduanya mengecek kelengkapan dan keadaan pesawat mereka sebelum terbang, inipun sebatas tugas seorang pilot. Sebagian besar kondisi pesawat sudah di cek oleh petugas teknisi pesawat apakah pesawat dalam kondisi sehat dan layak terbang. Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

3

Tak lama terjadilah pembicaraan hangat antara sang kapten pilot Hafizh dan copilot Rendi, setelah saling bertanya kabar keduanya terus berbincang. “Pilot Rendi saya heran pada Anda” kata pilot Hafizh. Apa yang Anda herankan dari saya pilot Hafizh ? “kata pilot Rendi”. Iya aku heran dengan Anda, orang secerdas Anda namun tidak mempercayai adanya Tuhan atau Allah sebagai pencipta dan pengatur kehidupan termasuk kita manusia” kata pilot HAfizh. Oh begitu pilot Hafizh, saya punya alasan kenapa saya memiliki keyakinan bahwa Allah itu ada. Diantaranya saya tidak pernah melihat wujudnya, baunya bahkan saya tidak pernah bertemu denganNya meski sebentar dari semenjak kecil hingga hari ini “kata pilot Rendi”. Ternyata itu alasan Anda pilot Rendi, baiklah semoga kelak Anda bisa melihat dan berkenalan dengan Allah “kata pilot Hafizh”.Tidak lama jam keberangkatan pesawatpun tiba, semua penumpang sudah memasuki pesawat dan duduk rapi di kursi masing – masing. Kedua pilot hebat itupun segera melaksanakan tugasnya memulai menyalakan dan mengikuti arahan petunjuk dari ATC (Air Traffic Controller) atau pengatur lalu lintas udara agar tidak tejadi kecelakaan misalnya tabrakan. ATC berada di bandara, ia memberikan informasi kepada pilot melalui media sejenis telpon. Informasinya sangatlah penting buat pilot agar selamat sampai tujuannya. Pesawat itupun akhirnya lepas landas terbang dengan mulus dan lancar dengan ketinggian dan kecepatan yang sudah ditentukan dengan tujuan Kota Surabaya ke Jakarta. Sembari mengemudi pesawat kedua pilot terlibat percakapan hangat, sekalian untuk mengisi waktu selama dalam perjalanan kurang lebih dari jam 19.00 di bandara Juanda Surabaya jika lancar diperkirakan jam 21 .00 akan tiba di bandara Soekarno Hatta di Jakarta. Pilot Hafizh melanjutkan ucapannya, “Pilot Rendi menurut Anda apa yang akan terjadi jika kita ketika dalam penerbangan kali ini kita tidak mengikuti arahan dan aturan dari ATC ?” kata pilot Hafizh. “Wahh berbaya sekali pilot Hafizh, bisa terjadi kecelakaan dan akhirnya kita tidak bisa sampai dengan selamat sampai tujuan” kata pilot Rendi. Pilot Hafizh melanjutkan ucapannya “Tapi pilot Rendi kenapa Anda percaya pada ATC padalah Anda belum pernah bertemu dengan orang ATC tersebut”? Pilot Rendi menjawab “Pilot Hafizh meskipun begitu saya percaya dengan ATC karena ia memiliki pengetahuan dan peraturan yang pastinya akan menjamin keselamatan penerbangan pesawat kita sampai tujuan” kata pilot Rendi. Baiklah, bagaimana jika Anda ragu dengan ATC misalnya hanya percaya 99% saja? Sehingga kemudian kita bisa melanggar aturannya ? kata pilot Hafizh. Tidak bisa begitu kapten, kita harus yakin 100% dan melaksanakan aturannya agar kita dapat selamat. Kata pilot Rendi. Jika dengan ATC yang belum Anda kenal dan belum pernah melihatnya saja Anda percaya 100% tapi kenapa dengan adanya ALLAH Anda tidak percaya pilot Rendi ? bukankah kita bisa melihat Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

4

karyanya ,ciptaanya seperti bulan. bintang, langit malam ini, lautan di bawah kita dsb ? kata pilot Hafizh . Sejenak pilot Rendi terdiam dan berpikir dalam hati ia mulai berkata “benar apa yang dikatakan kapten Hafizh” . Akhirnya mata pilot Rendi berbinar dan tersenyum kepada pilot Hafizh sambil mengucapkan “terima kasih pilot Hafizh , sekarang saya percaya bahwa Allah itu ada”. Akhirnya malam itu Pilot Rendi mengucapkan keimanan kepada Allah dan menjadi seperti manusia yang baru dilahirkan tanpa dosa. Dan pesawatpun tiba dengan selamat dan pilot Rendi pun menjadi manusia yang selamat dari api neraka. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari cerita di atas. AMIIN

yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan(Nya), dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya ( QS. Al Furqon : 2)

Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

5

Pelajaran 2 Islam adalah agama yang dibela

Assalamualaikum wrwb Apa kabarnya ikhwan dan akhwat hari ini ? semoga selalu dalam kenikmataan dan Antum selalu dalam ketaqwaan kepada Allah SWT. Semoga yang menjawab salam dengan sempurna Allah kabulkan cita – citanya dan dimudahkan dalam menjaga hafalan al Qurannya. Ikhwan dan akhwat setiap antum tentu sangat sayang dan mencintai kedua orang tua yang telah merawat dan membesarkan Antum. Seorang ibu berjasa mengandung selama kurang lebih 9 bulan, melahirkan dengan mempertaruhkan nyawa, menyusui selama 24 bulan, merawat siang dan malam agar antum bisa tidur nyenyak dan sehat, memasak, mencuci setiap hari untuk Antum. Seorang ayah berjasa mencari nafkah untuk kebutuhan setiap hari , membeli makanan, pakaian, tempat tinggal. Ia korbankan kebutuhannya agar antum bisa memakan makanan yang sehat, ia korbankan keinginannya agar antum bisa membeli pakaian baru, sekolah di tempat yang layak, bahkan ia korbankan tenaga dan pikirannya bekerja dari pagi hingga larut malam. Tak jarang ketika ia pulang bekerja harus keluar rumah kembali untuk mencari obat ketika antum sakit, ia tanggung lelah dan korbankan istirahatnya untuk antum. Atas semua jasanya tadi maka sudah selayaknya kita sebagai anak wajib bersyukur dengan cara mendoakan, membantunya, membanggakannya, merawatnya ketika sakit atau ketika mereka sudah tua bahkan kita harus membelanya ketika ada orang lain yang mau berbuat dzolim. Para ananda yang dirahmati Allah, jika kepada orang tua yang sudah banyak berjasa kepada kita di dunia ini dengan segala pengorbanan dan apa yang diberikan kepada kita , kita wajib membelanya. Apalagi kepada agama Islam yang juga memberikan banyak jasa kepada kita umat manusia.

Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

6

Islam memberikan jalan agar manusia termasuk kita agar mampu mengarungi kehidupan di dunia ini dengan selamat dan bahagia. Ia mengajarkan kepada kita mana yang disukai Allah dan mana yang dibenci Allah. Hingga akhirnya dengan Islam kita akan mampu memasuki syurganya Allah. Sebuah tempat yang indah dimana kita dapat menikmatinya selamanya atau abadi, tidak pernah mati. Berbeda dengan dunia ini dimana usia kita terbatas. Bahkan perbandingan kehidupan di dunia ini dengan waktu kehipan akhirat, satu hari di akhirat sama dengan 1000 tahun di dunia. “Orang beriman yang miskin akan masuk syurga sebelum orang-orang kaya yaitu lebih dulu setengah hari yang sama dengan 500 tahun” (HR. Ibnu Majah no. 4122 dan Tirmidzi no. 2353. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan) “Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut peritunganmu” (QS. Al Hajj : 47) Maka sangat besar jasa Islam kepada kita, bahkan sangat berjasa kepada orang tua kita kepada Ayah dan Ibu yang kita cintai. Karena atas jasa Islamlah kelak mereka bahagia selamanya di syurga. Maka sebagai anak yang mencintai orang tua kita, Antum harus membela ISLAM yang telah berjasa kepada Antum dan orang tua kita. Cara membelanya bagaimana ? banyak sekali cara untuk membela Islam. Bisa dengan rajin menghafal Al Quran, menjalankan sholat dan kewajiban – kewajiban lainnya, sunnah – sunnah yang diajarkan melalui utusa Allah yaitu Rosul Muhammad SAW dan rajin mendakwahkannya kepada manusia agar kelak suatu hari Islam dapat kembali menjadi agama yang mampu menjadi rahmatan lil’alamin yaitu dengan diterapkan dalam setiap sendi kehidupan. Selain itu, pembelaan kepada Islam dapat kita lakukan ketika ada orang yang atau kelompok yang mencoba merusak Islam baik dengan merusak hukum – hukumnya, mencoreng nama baiknya. Pembelaan yang kita lakukan di dunia ini kelak akan Allah balas dengan kebaikan di akhirat. Ketika di akhirat tidak ada yang mampu membela kita maka Islam akan hadir membela kita, semua tadi karena di dunia kita membela Islam maka di akhirat ISLAM akan membela kita. Apakah Antum tahu ternyata Allah memerintahkan kita untuk membela Islam :

Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

7

“Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?" Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: "Kamilah penolong-penolong agama Allah", lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang.” (QS. Shaff : 14). Semoga kita menjadi salah satu penolong ISLAM, sebagai bentuk kecintaan kepada orang tua kita dan kecintaan kepada Allah SWT. Sehingga kita bisa selamat di dunia dan akirat , berkumpul kembali dengan orang tua, saudara dan sahabat – sahabat yang kita cintai. Amiin. Terimakasih kepada seluruh ananda yang sudah mengikuti pelajaran tssaqofah Islam hari ini dengan penuh semangat. Assalamualaikum WrWb

Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

8

Pelajaran 3 Keimanan Terhadap Rukun Iman yang Produktiv

Assalamualaikum wrwb Apa kabarnya ikhwan dan akhwat hari ini ? semoga selalu dalam kenikmataan dan Antum selalu dalam ketaqwaan kepada Allah SWT. Semoga yang menjawab salam dengan sempurna Allah kabulkan cita – citanya dan dimudahkan dalam menjaga hafalan al Qurannya. Ikhwan dan Akhwat semuanya siapa yang senang jika memilki sebuah pohon yang subur, akarnya kokoh, batangnya besar kokoh, cabangnya banyak, daunnya rindang, buahnya lezat dan berbuah setiap saat sepanjang tahun. Setiap hari Antum sekeluarga dapat menikmatinya bahkan bisa digunakan untuk berbagi kepada teman, tetangga dekat bahkan burung – burungpun kenyang dengan buahnya dan tidak pernah habis – habisnya bahkan semakin banyak berbuah ? Ustadz yakin semua ingin memilikinya bukan ? karena dengan memiliki sebuah pohon seperti itu akan menyenangkan dan membahagikan diri kita dan orang lain. Rosulullah SAW bersabda ; “Sesungguhnya ada di antara pepohonan, satu pohon yang tidak gugur daunnya. Pohom ini seperti seorang muslim, maka sebutkanlah kepadaku?” lalu orang –orang menerka –nerka pepohonan wadhi. Abdullah berkata :” lalu terbesit dalam diriku, pohon itu adalah pohon kurma, namun aku malu mengungkapkannya.” “wahai Rosulullah beri tahukanlah kami pohon apa itu” ? lalu beliau menjawab :”ia adalah pohon kurma” (HR. Imam Bukhori dalam shahihnya kitab al ilmu, bab Qaulul Muhadits Hadatsanaa no. 61 dan Muslim dalam shahihnya kitab Sifatul Munafiqin bab Mitslul Mukmin Matsalun Nakhlah No. 7029) Ikhwan dan Akhwat para penghafal Al Quran, diantara kesamaan muslim dengan pohon kurama adalah : Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

9

1. Pohon kurma mesti memiliki akar, pangkal batang, cabang, daun dan buah, demikian juga pohon keimanan, memiliki pokok, cabang dan buah. Pokok iman adalah rukun iman yang enam dan cabangnya adalah amalan shaleh dan aneka ragam ketaatan dan ibadah. Sedangkan buahnya adalah semua kebaikan dan kebahagiaan yang didapatkan seorang mukmin di dunia dan akhirat. 2. Pohon kuram tidak akan bertahan hidup kecuali dengan disiram air, jika tidak ia akan kering dan jika ditebang akan mati. Demikian juga seorang muslim tidak dapat hidup yang hakiki dan istiqomah kecuali dengan siraman wahyu (Al Quran). 3. Pohon kurma sangat kokoh, sebagaimana firman Allah SWT dalam

“ Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik[786] seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit (24). Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. (25)” (QS. Ibrahim : 24-25) Demikian juga iman jika telah mengakat kuat di dalam hati, maka menjadi sangat kokoh dan tidak goyah sedikitpun, seperti kokohnya gunung yang besar menjulang. Maka sebagai seorang muslim yang kokoh imannya ia akan mampu berbuat banyak kebaikan baik untuk dirinya sendiri ataupun orang lain. Serta menjauhkan diri dari perbuatan yang merugikan dan sia –sia karena hakikatnya kita seperti pohon kurma yang bermanfaat dari akar, batang, daun dan buahnya. Semoga kita semua dapat menjadi muslim yang kuat dan kokoh seperti pohon kurma. Amiin Sekian dari ustadz yang benar datangmya dari Allah yang salah dari ustadz semoga Allah mengampuni. Terimakasih kepada seluruh ananda yang sudah mengikuti pelajaran tssaqofah Islam hari ini dengan penuh semangat. Assalamualaikum WrWb

Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

10

Pelajaran 4 Allah Memiliki Sifat dan Nama Al Qaabidh (Menyempitkan Rizki Dan Hati) dan Al Basith (Melapangkan Rizki)

Assalamualaikum Wr Wb Apa kabarnya ikhwan dan akhwat hari ini ? semoga selalu dalam kenikmataan dan Antum selalu dalam ketaqwaan kepada Allah SWT. Semoga yang menjawab salam dengan sempurna Allah kabulkan cita – citanya dan dimudahkan memasuki syurga amiin. Siapa diantara Antum yang pernah mendengar kisah tentang Qorun ? dua tokoh ini adalah kisah tentang orang – orang yang Allah berikan harta yang melimpah, pasukan pengawal , pelayan yang banyak padahal mereka bukan raja namun dalam akhir kehidupannya Allah sempitkan ia dalam jurang kehinaan. Antum tentu juga mengetahui bagaimana kisah para sahabat muhajirin ketika awal berpindah dari Mekkah ke Madinah di periode awal. Sebagian dari mereka adalah pengusaha kaya raya seperti Usman Bin Affan, Abu Bakr As Shiddiq, Abdurrahman Bin Auf dan sebagian besar lainnya orang biasa yang hanya memiliki rumah atau budak. Mereka meninggalkan rumah, hewan ternak, harta yang mereka miliki di Mekkah demi mengikuti perintah Rosul untuk hijrah kalaupun dibawa hanya bisa sebagian kecil apa yang bisa dibawa untuk perbekalan dijalan dan tidak memberatkan ketika dalam perjalanan ketika hijrah. Semuanya mereka tinggalkan di Mekkah dan akhirnya dimiliki paksa oleh orang kafir Quraisy. Kenapa tidak dibawah semuanya? Kenapa mereke meninggalkan rumah ? kenapa mereka tidak menjual dulu rumah, ternak dan harta mereka ? jawabannya , karena kalau mereka melakukan itu semua maka akan ketahuan dan akhirnya dihalangi mereka untuk hijrah. Bahkan selain di halangi mereka akan di tahan atau dibunuh dan akhirnya harta mereka juga akan dirampas oleh kafir quraisy. Sehingga mereka lebih memilih meninggalkan hartanya demi menyelamatkan keimanannya, mereka lebih memilih Islam, keridhoan Allah dan RosulNya. Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

11

Ketika sesampainya mereka di Madinah, para sahabat Muhajirin dari Mekkah inipun hidup dalam kekurangan dan kemiskinan, dahulunya mereka memiliki kekayaan kini harus hidup dalam kelaparan dan kesempitan. Namun mereka yakin bahwa Allah akan membantu mereka, tidak lama kemudian Rosul SAW mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dari Makkah dengan sahabat Anshor dari Madinah. Yang kaya dengan yang miskin agar berbagi harta, sahabat Ansor yang memiliki tanah untuk bertani diberikan sebagiannya untuk sahabat Muhajirin untuk digunakan bertani, sahabat Ansor yang kehidupannya sebagai pedagang memberikan modal kepada sahabat Muhajirin untuk bisa kembali berdagang. Siapa yang tidak kenal dengan Abdurrahman Bin Auf, sahabat yang ahli dalam berdagang ini ketika ia hendak diberikan modal oleh saudara Ansornya. Berkata Abdurrahman Bin Auf “terimakasih atas bantuannya saudaraku, namun cukup tunjukkan saya pasar “ akhirnya sahabat Abdurrahman Bin Auf menuju pasar ia disana menjadi kuli panggul dari hasil upahnya ia belikan barang dan dijual kembali. Dari hasil penjualannya ia bagi menjadi tiga ; 1 untuk modal, 1 untuk kebutuhan pribadi, 1 untuk berinfaq. Tidak dibutuhkan waktu lama sahabat ini untuk menjadi saudagar kaya raya seperti dulu di Mekkah,Sahabat Abdurrahman Bin Auf ini akhirya menjadi salah satu sosok sahabat terkaya di Madinah. Bahkankan menurut siti Aisyah RA, menceritakan sahabat yang di jamin masuk syurga Abudurrahman Bin Auf seringkali membawa pulang 700 kontainer dengan dagangan seperti barisan pawai yang tak ada putusnya. Bahkan dengan kekayaannya Rosul Muhammad SAW bersabda “Abdurrahman Bin Auf akan masuk dengan merangkak karena banyaknya hartanya”. Disisi lain ada sahabat yang masuk syurga seperti kilat. Mendengar Kabar tersebut, sahabat ini langsung menemui Rosul SAW, sahabat ini tidak marah seperti haman atau firaun ketika diingatkan tentang kekayaannya. Sahabat ini langsung berkata ; Ya Rosul aku infaqkan hartaku berikut tunggangannya kepada Islam, ia bagikan hasil dagangnya hingga habis keseluruh penduduk Madinah terutama yang membutuhkan. Sahabat ini sering menangis mendengar Sabda Nabi tentang dirinya, ia sering berdoa agar “Ya Allah jadikan aku miskin! Aku ingin seperti Mus’ab Bin Umair atau Hamzah yang hanya meninggalkan sehelai kain pada saat meninggal dunia. Mus’ab Bin Umair ketika jasadnya dibungkus kafan, kaknya tertutup tapi kepalanya terbuka. Ketika ditarik ke atas, kepalanya tertutup tapi kakinya terbuka. Ya Allah !” rintihnya. Namun sahabat ini Allah takdirkan kaya raya, ia sudah memberikan hartanya untuk Islam, dakwah, jihad dan banyak hal bahkan ketika akhir hanyatnya beliau membagi hartanya 1/3 untuk modal sahabatnya, 1/3 untuk dibagikan kepada fakir miskin, 1/3 untuk melunasi hutang – hutangnya. Untuk jumlahnya silahkan atum cari tahu sendiri, yang pasti insya Allah akan membuat Antum merasa takjub. Maka sebagai seorang muslim ketika ditimpa kesempitan rizki ataupun hati (sedih) maka hal itu adalah ujian dari Allah agar kita naik kelas dalam derajat di sisi Allah. Kita wajib bersabar dan berprasangka baik, pasti ada hikmah dan kebaikan atas kehendak Allah tersebut. Tidak Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

12

melakukan perbuatan haram demi mendapatkan harta misalnya dengan menipu, mencuri, korupsi, datang kepada dukun, minta tolong jin dan perbuatan syirik lain yang justru membuat Allah murka. Sebaliknya, ketika Allah melapangkan rizki dan hati kita (bahagia) maka kita wajib bersyukur kepada Allah , menyadari bahwa semua itu adalah titipan Allah agar digunakan di jalan yang di ridhoiNya, tidak bakhil atau pelit, tidak takut miskin ketika berinfaq, tidak sombong dan angkuh.

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan (QS. Al Baqoroh : 245) Semoga Allah menjadikan ANTUM SEMUA menjadi hamba yang yakin bahwa kesempitan dan kelapangan itu berasal dari ALLAH bukan dari lainnya. Tidak takut miskin karena berinfaq, membantu saudara muslim atau karena berdakwah membela Islam. Itu saja dari ustadz yang benar datangnya dari Allah yang salah dari kelemahan diri ustadz, wasslamualaikum WrWb

Tsaqofah Islamiyah kls 6 – STP SD Khoiru Ummah Bogor Barat

13