Data Loading...

MODUL SIMKOMDIG X MM - KEWARGAAN DIGITAL Flipbook PDF

MODUL SIMKOMDIG X MM - KEWARGAAN DIGITAL


120 Views
54 Downloads
FLIP PDF 285.64KB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

Modul Simulasi Dan Komunikasi dengan Materi Kewargaan Digital oleh Albertus Endra Budi Setiawan, S.Kom. ini telah diperiksa pada tanggal ……………………….

Mengesahkan, Kepala SMK Negeri 4 Kota Probolinggo

AGUS YUDIYANTO, S. Pd., M.M NIP. 19691224 200003 1 003

ii MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Tuhan YME, atas limpahan berkah dan rahmat-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan Modul Simulasi Dan Komunikasi dengan Materi Kewargaan Digital. Menulis modul dengan lancar. Tidak lupa, penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses penyusunan modul ini. Dalam Modul ini di bahas mengenai Kewargaan Digital, internet safety, virus komputer dan pencegahannya, simbol Creative Commons, implementasikan penggunaan internet dengan aman. Di harapkan setelah menggunakan modul ini siswa mampu memahami tentang Kewargaan Digital. Penyusun menyadari bahwa Modul Simulasi Dan Komunikasi dengan Materi Kewargaan Digital ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penyusun berharap saran maupun kritik demi penyempurnaan diktat ini. Walaupun masih jauh dari sempurna penyusun berharap Modul Simulasi Dan Komunikasi dengan Materi Kewargaan Digital ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Amin.

Penyusun

iii MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

DAFTAR ISI Halaman Judul ............................................................................................................. i Lembar Pengesahan ................................................................................................... ii Kata Pengantar ........................................................................................................... iii Daftar isi ...................................................................................................................... iv A.

Tujuan Pembelajaran ........................................................................................ 1

B.

Uraian Materi .................................................................................................... 1 1.

Konsep Kewargaan Digital ......................................................................... 1

2.

Konsep Internet Safety .............................................................................. 2

3.

Jenis Virus Komputer Dan Pencegahannya ............................................... 5

4.

Simbol Creative Commons ........................................................................ 6

5.

Etika Kewargaan Digital ............................................................................. 7

C.

Rangkuman ......................................................................................................... 8

D.

Tugas ................................................................................................................... 9

E.

Tes Formatif ........................................................................................................ 9

F.

Lembar Jawaban Test Formatif (LJ) .................................................................. 11

Daftar Pustaka ............................................................................................................. v

iv MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

DAFTAR PUSTAKA

https://pantherachemist.wordpress.com/2018/03/07/kd-3-8-memahami-konsepkewargaan-digital/ https://www.dewaweb.com/blog/6-jenis-virus-komputer-dan-cara-mengatasinya/ https://id.wikipedia.org/wiki/Creative_Commons https://aura-ilmu.com/wiki/lisensi-creative-commons/ http://simulasidigital-muchamadekisa.blogspot.com/2018/09/pengertian-dansimbol-creative-commons.html https://sites.google.com/site/digitalinformationmanagement/digitalcitizenship/hak-cipta-dan-creative-commons

v MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

KONSEP KEWARGAAN DIGITAL A.

Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat : 1) Menjelaskan konsep Kewargaan Digital. 2) Menjelaskan konsep internet safety. 3) Menjelaskan jenis virus komputer dan pencegahannya. 4) Menjelaskan simbol Creative Commons. 5) Mengimplementasikan penggunaan internet dengan aman. 6) Memilih dan memilah informasi

B. Uraian Materi 1. Pengertian Konsep Kewargaan Digital Warga digital adalah orang yang sadar akan hal baik dan yang buruk, menunjukan kecerdasan perilaku teknologi, dan bisa membuat pilihan yang tepat saat menggunakan teknologi. Memanfaatkan TI untuk membentuk suatu komunitas, pekerjaan, dan berekreasi. Berekreasi adalah:  Memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengoperasikan TI.  Mengekspresikan sebuah ide/gagasan karakteristik, pribadi, ide maupun tujuan yang tertuang di dunia maya. Tapi, sifat dunia maya yang tidak mempertemukan individu-individu tersebut maka secara tidak langsung mendorong makin menipisnya bahkan hilangnya norma-norma sopan santun, rasa tanggung jawab, dan etika saat berkomunikasi. Untuk mengantisipasi hal itu maka diperlukanlah Kewargaan Digital. Kewargaan Digital adalah konsep yang dapat digunakan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan teknologi dunia maya dengan baik dan benar. Atau juga dapat didefinisikan sebagai norma perilaku yang tepat dan bertanggung jawab atas penggunaan teknologi. Implikasi penggunaan teknologi dunia maya yang baik dan benar:  Pemilihan kata yang tepat saat berkomunikasi  Tidak menyinggung pihak lain  Tidak memberikan informasi rahasia || KOMPONEN KEWARGAAN DIGITAL || Ada 9 komponen kewargaan digital, yang dibagi menjadi 3 kategori. 1) Lingkungan Belajar dan Akademis Komponen 1. Akses Digital –> Setiap orang punya hak untuk memakai fasilitas TIK, tapi tidak setiap orang punya kesempatan yang sama untuk mengakses teknologi. Komponen 2. Komunikasi Digital –> Setiap warga digital diharapkan mengetahui jenis-jenis komunikasi, dan mengetahui kelebihan dan kekurangan komunikasi-komunikasi tersebut. Komponen 3. Literasi Digital –> Proses belajar mengajar mengenai teknologi dan pemanfaatan teknologi.

1 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

2) Lingkungan Sekolah dan Tingkah Laku Komponen 4. Hak Digital –> Setiap warga digital mempunyai hak privasi, kebebasan berbicara, dan lain-lain. Setiap warga digital juga punya kewajiban yang harus terpenuhi, membantu pemanfaatan teknologi, mengikuti aturan yang berlaku. Komponen 5. Etiket Digital –> Dibuat dengan tujuan menjaga perasaan dan kenyamanan user lainnya. Komponen 6. Keamanan Digital –> Warga digital harus hati-hati menjaga informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. 3) Kehidupan Anda di Luar Lingkungan Sekolah Komponen 7. Hukum Digital –> Mengatur etiket penggunaan teknologi dalam masyarakat. https://wordpress.com/post/pantherachemist.wordpress.com/45 Komponen 8. Transaksi Digital –> Dalam jual-beli online, penjual dan pembeli harus menyadari resiko dan keuntungan jual-beli online. Komponen 9. Kesehatan Digital –> Dibalik manfaat teknologi digital, ada beberapa hal yang bisa mengancam kesehatan (baik fisik maupun mental). Untuk mencegahnya, kita harus menyadari bahaya yang dapat ditimbulkan teknologi digital. 2. Menjelaskan Konsep Internet Safety Internet Safety Keamanan online berusaha aman di internet dan merupakan pengetahuan untuk memaksimalkan risiko keamanan dan keamanan pribadi pengguna terhadap informasi pribadi dan properti yang terkait dengan penggunaan internet , dan perlindungan diri dari kejahatan komputer pada umumnya. Jumlah pengguna internet terus berkembang di seluruh dunia, [1] Internet, pemerintah dan organisasi telah mengungkapkan kekhawatiran tentang keselamatan anak-anak menggunakan Internet. Hari Internet yang lebih aman dirayakan di seluruh dunia pada bulan Februari untuk meningkatkan kesadaran tentang keamanan internet. [2] Di Inggris , kampanye Get Safe Online telah menerima sponsor dari agen pemerintah Serious Organized Crime Agency (SOCA) dan perusahaan Internet besar seperti Microsoft dan eBay . [3] Isi  1 Informasi keamanan  1.1 Phishing  1.2 Internet penipuan  1.3 Perangkat Lunak Perusak  2 Keamanan pribadi  2.1 Cyberstalking  2.2 Penindasan maya  2.3 Predasi online  2.4 Konten cabul / menyinggung  2.5 Sextortion  3 Lihat juga  3.1 Kelompok dan individu yang bekerja dalam topik tersebut

2 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL



4 Referensi

Keamanan informasi Informasi sensitif seperti informasi pribadi dan identitas , kata kunci sering dikaitkan dengan properti pribadi (misalnya rekening bank) dan privasi dan mungkin menimbulkan masalah keamanan jika bocor. Akses dan penggunaan informasi pribadi yang tidak sah dapat mengakibatkan konsekuensi seperti pencurian identitas , dan juga pencurian properti. Penyebab umum pelanggaran keamanan informasi meliputi: Phishing Phishing adalah jenis penipuan dimana scammers menyamar sebagai sumber terpercaya dalam usaha mendapatkan informasi pribadi seperti password, dan informasi kartu kredit, dll melalui internet. Phishing sering terjadi melalui email dan pesan instan dan mungkin berisi tautan ke situs web yang mengarahkan pengguna untuk memasukkan informasi pribadi mereka. Situs palsu ini sering dirancang agar terlihat identik dengan rekan sah mereka untuk menghindari kecurigaan dari pengguna. [4] Penipuan internet Penipuan internet adalah skema yang menipu pengguna dengan berbagai cara dalam upaya memanfaatkannya. Penipuan internet sering bertujuan untuk menipu korban barang pribadi secara langsung daripada informasi pribadi melalui janji-janji palsu, trik percaya diri dan banyak lagi. Perangkat lunak jahat Perangkat lunak perusak , terutama spyware , adalah perangkat lunak berbahaya yang disamarkan sebagai perangkat lunak yang dirancang untuk mengumpulkan dan mengirimkan informasi pribadi, seperti kata sandi, tanpa sepengetahuan atau pengetahuan pengguna. Mereka sering didistribusikan melalui e-mail, perangkat lunak dan file dari lokasi tidak resmi. Perangkat lunak perusak adalah salah satu masalah keamanan yang paling umum karena seringkali tidak mungkin untuk menentukan apakah file terinfeksi, terlepas dari sumber file. Personal safety Pertumbuhan internet memunculkan banyak layanan penting yang bisa diakses siapa saja yang memiliki koneksi. Salah satu layanan penting ini adalah komunikasi digital . Sementara layanan ini memungkinkan kami untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet, ini juga memungkinkan komunikasi dengan pengguna jahat. Sementara pengguna jahat sering menggunakan internet untuk mendapatkan keuntungan pribadi, ini mungkin tidak terbatas pada keuntungan finansial / material. Hal ini terutama menjadi perhatian orang tua dan anak-anak, karena anak-anak sering menjadi sasaran pengguna jahat ini. Ancaman umum terhadap keamanan pribadi meliputi: phishing, penipuan internet, malware, cyberstalking, penindasan maya, preditions online dan seks. Cyberstalking Cyberstalking adalah penggunaan Internet atau sarana elektronik lainnya untuk menguntit atau melecehkan individu, sekelompok individu, atau organisasi. Ini termasuk pembuatan tuduhan palsu atau pernyataan fakta (seperti dalam penghinaan), memantau, membuat ancaman, pencurian identitas, kerusakan pada data atau peralatan, permintaan anak di bawah umur untuk seks, atau mengumpulkan informasi yang dapat digunakan

3 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

untuk melecehkan. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Baum dkk. (2009), tingkat penyerangan melalui sarana elektronik seperti e-mail atau pesan instan lebih dari satu dari empat dari semua korban penguntit dalam penelitian ini. [5] Cyberbullying Cyberbullying adalah serangan terhadap individu atau kelompok melalui penggunaan sarana elektronik seperti pesan instan, media sosial, e-mail dan bentuk komunikasi online lainnya yang bertujuan untuk menyalahgunakan, mengintimidasi, atau mengalahkan. Dalam sebuah penelitian tahun 2012 terhadap lebih dari 11.925 siswa di Amerika Serikat, mengindikasikan bahwa 23% remaja dilaporkan menjadi korban bullying cyber, 30% di antaranya dilaporkan mengalami perilaku bunuh diri. [6] [7] Predasi online Predasi online adalah tindakan melibatkan anak di bawah umur menjadi hubungan seksual yang tidak tepat melalui internet. Predator online mungkin mencoba untuk memulai dan merayu anak di bawah umur dalam hubungan melalui penggunaan chat room atau forum internet . Dalam sampel 216 pelanggar seksual yang dipenjara, karakteristik perilaku yang muncul dikategorikan menjadi tiga kelompok: A) manipulatif – biasanya penganiaya anak; B) Oportunis – biasanya pemerkosa dan C) Pemaksa menjadi campuran antara pemerkosa dan penganiaya anak. [8] Konten cabul / menyinggung Berbagai situs di internet berisi materi yang beberapa anggap menyinggung, tidak menyenangkan atau eksplisit, yang mungkin sering tidak sesuai dengan keinginan penggunanya. Situs web semacam itu bisa mencakup internet , situs kejutan , ucapan kebencian atau konten peradangan lainnya. Konten semacam itu dapat terwujud dalam banyak hal, seperti iklan pop-up dan tautan yang tidak menaruh curiga. [9] Sextortion Sextortion , terutama melalui penggunaan Webcam, menjadi perhatian terutama bagi mereka yang [10] [11] menggunakan Webcam untuk menggoda dan cybersex . Seringkali ini melibatkan penjahat cybercriminal sebagai orang lain – seperti orang yang menarik – memulai komunikasi yang bersifat seksual dengan korban. Korban kemudian diyakinkan untuk menanggalkan pakaian di depan webcam, dan mungkin juga terbujuk untuk terlibat dalam perilaku seksual, seperti masturbasi . Video tersebut dicatat oleh cybercriminal, yang kemudian mengungkapkan maksud sebenarnya mereka dan menuntut uang atau layanan lainnya (seperti gambar korban yang lebih eksplisit, dalam kasus pemancaran online ), mengancam untuk melepaskan video secara publik dan mengirimkannya ke anggota keluarga dan teman korban jika mereka tidak mematuhi. [12] Sebuah video yang menyoroti bahaya seks telah dilepaskan oleh National Crime [13] Agency di Inggris untuk mendidik orang, terutama mengingat fakta bahwa pemerasan seksual dapat menyebabkan penghinaan sampai batas tertentu menyebabkan korban mengambil hidup mereka sendiri , [11] di samping upaya lain untuk mendidik masyarakat tentang risiko seks. [10]

4 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

3. Jenis Virus Komputer Dan Pencegahannya Apabila komputer kita mulai menunjukkan adanya penurunan performa, bisa jadi disebabkan oleh adanya virus yang bersarang di komputer. Virus komputer bisa dikatakan sebagai program komputer yang menyalin dirinya sendiri, lalu menyisipkan salinan dirinya ke program atau dokumen lain pada sistem komputer. Hal inilah yang merusak sistem komputer. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk mengetahui berbagai jenis virus komputer agar bisa melakukan cara tertentu untuk mencegah atau mengatasinya. Berikut ini merupakan beberapa jenis virus komputer dan cara mengatasinya : 1)

Worm Sebetulnya virus Worm tidaklah terlalu berbahaya. Namun, jika terus dibiarkan, ia punya kemampuan menggandakan diri secara cepat sehingga menyebabkan memori dan hardisk komputer kita jadi penuh. Biasanya jenis virus komputer ini menginfeksi komputer yang terhubung dengan internet dan mempunyai email. Sebagai cara mengatasinya, kita disarankan untuk rajin melakukan scanning komputer dengan menggunakan program Antivirus Avast.

2)

Trojan Sama seperti Worm, virus Trojan juga umumnya menyerang komputer yang terhubung dengan jaringan internet serta melalui email yang diterima pengguna. Jenis virus komputer satu ini akan mengontrol bahkan hingga mencuri data yang ada pada komputer kita. Tujuannya tentu untuk mendapatkan informasi dari target, seperti password dan sistem log. Untuk mengatasi virus Trojan, kita bisa mencoba menggunakan software bernama Trojan Remover.

3)

FAT Virus Merupakan singkatan dari File Allocation Table (FAT), jenis virus komputer satu ini bersifat merusak file pada penyimpanan tertentu. Apabila ada file kita yang terkena virus ini, maka file akan disembunyikan oleh virus sehingga seolah-olah file tersebut menghilang. Jadi, apabila ada file kita yang mendadak menghilang, bisa jadi penyebabnya adalah virus FAT ini. Rutinlah menggunakan antivirus untuk mengatasi virus jenis ini.

4)

Memory Resident Virus Target dari memory resident virus lebih spesifik karena diciptakan untuk menginfeksi memori RAM komputer kita. Efeknya, performa komputer kita akan jadi sangat lambat dan biasanya virus ini juga akan menginfeksi program-program komputer. Biasanya jenis virus ini akan aktif secara otomatis ketika komputer kita dinyalakan. Agar memory resident virus ini bisa diatasi, kita bisa memasang antivirus seperti Smadav atau Avast pada komputer kita.

5 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

5)

Macro Virus Jenis virus komputer satu ini cenderung menyerang file-file yang bersifat makro seperti .pps, .xls, dan .docm. Umumnya, virus macro sering kali datang melalui email yang kami terima. Jadi, agar terhindari dari virus macro, kita dianjurkan untuk lebih waspada dan berusahalah sebaik mungkin untuk menghindari pesan asing yang masuk ke email. Jangan menekan link yang kita dapatkan dari pengirim asing. Lalu, pastikan juga kita rajin melakukan scan komputer dengan program antivirus.

6)

Multipartite Virus Bersembunyi di dalam RAM, virus multipartite biasanya menyerang sistem operasi pada program tertentu. Apabila dibiarkan, jenis virus komputer ini bisa merambah ke bagian hardisk sehingga akan menyerang komputer dengan cepat. Efeknya tentu saja mengganggu performa RAM dan hard disk komputer kita. Bahkan terkadang beberapa aplikasi tidak akan bisa dibuka karena terserang virus multipartite. Untuk cara mengatasinya, defrag hard disk dan scan komputer dengan antivirus secara teratur.

Itulah beberapa jenis virus komputer yang umum menyerang perangkat kita. Walaupun jenisnya berbeda-beda, sebetulnya salah satu kunci untuk mengatasinya adalah dengan rutin melakukan scan komputer menggunakan software antivirus. Dengan begitu, keberadaan virus bisa terdeteksi lebih awal sehingga mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. 4.

Pengertian dan Simbol Creative Commons

Creative Commons (CC) adalah suatu organisasi nirlaba yang memfokuskan diri untuk memperluas cakupan karya kreatif yang tersedia untuk orang lain secara legal agar dapat digunakan kembali dan dibagi secara luas. Organisasi ini telah menerbitkan beberapa lisensi hak cipta yang dikenal dengan lisensi Creative Commons. Lisensi Creative Common atau CC adalah suatu organisasi nirlaba (non-profit) yang memfokuskan untuk memperluas cakupan karya kreatif yang tersedia untuk orang lain secara legal. Simbol Creative Commons Simbol Creative Commons, dengan Creative Commons, Profesor Lessig menyediakan set lisensi hak cipta gratis untuk digunakan oleh publik. Seorang pencipta yang bersedia untuk melepaskan karyanya di bawah lisensi Creative Commons (CC) dapat mengunjungi situs web Creative Commons dan memilih lisensi yang diinginkan dalam satu klik.

6 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

Simbol Creative Commons mempunyai maksud diantaranya : (BY) – Atribusi, yaitu atribusi ke nama pemilik/pembuat aslinya. (SA) – Share Alike, memungkinkan adanya karya turunan di bawah lisensi yang sama atau serupa. (NC) – Non-Commercial, yang mana karya tersebut tidak boleh digunakan untuk tujuan komersial. (ND) – No Derivative Works, yang memperbolehkan hanya karya aslinya, tanpa turunan.

5.

Etika Kewargaan Digital

Pengguna internet di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun berdasarkan gambar di atas pengguna internet tahun 2016 sekitar 132,7 juta orang meningkat 44 juta orang dari tahun 2014 sedengkan total penduduk Indonesia sekitar 253 juta orang. oleh karena itu pengawasan dan pemahaman tentang dunia internet sangat perlu bagi pengguna internet. 1) Kiat Aman dalam Jaringan Sebagai warga digital kita dapat terkena berbagai risiko yang berdampak pada kehidupan, misalnya intimidasi siber (cyberbullying), kejahatan siber (cybercrime), pelecehan siber (cyberharrasment), dan berbagai bahaya lainnya. Dengan memahami berbagai potensi risiko yang dapat terjadi, kita harus mempersiapkan langkah pencegahannya. Langkah pencegahan terbaik adalah dengan menerapkan kewargaan digital, yaitu langkah yang terkait dengan: a. bagaimana melindungi diri sendiri; b. bagaimana melindungi orang lain; dan c. bagaimana melindungi konten. 2) a.

Berikut adalah kiat-kiat yang dapat dilakukan sebagai warga digital. Menggunakan Internet dengan Aman Lindungi perangkat dan akun terhadap upaya orang lain secara ilegal yang dapat merugikan dengan cara sebagai berikut. • Perbaharui perangkat lunak (termasuk web browser) secara otomatis. • Pasang antivirus dan perangkat lunak antispyware. • Jangan pernah mematikan firewall. • Jika membagikan wirelless, gunakan password. • Gunakan flash drive dengan hati-hati. • Pertimbangkanlah sebelum membuka lampiran atau alamat/situs tertentu yangdikirimkan melalui e-mail atau pesan singkat jejaring sosial, meskipun mengetahui pengirimnya. • Kuncilah ponsel dengan password/pin untuk mencegah orang lain membuat panggilan, SMS, atau mengakses informasi pribadi.

7 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

b. Jadilah seorang yang baik • Perlakukan orang lain seperti Anda ingin diperlakukan. • Bersimpatilah terhadap teman-teman, jangan hanya menjadi pengamat. • Jangan membagikan informasi pribadi orang yang dikenal tanpa izin mereka, misalnya rekan dan anggota keluarga. c.

Berbagilah dengan hati-hati Informasi yang dibagikan secara daring akan masuk ke ranah publik yang tidak terbatas jarak dan waktu. Informasi tersebut dapat ditemukan untuk tahun yang akan datang yang berpotensi dilihat oleh siapapun. Ikutilah berbagai saran berikut untuk melindungi diri dari segala gangguan yang dapat mempengaruhi masa depan. • Hindari mengambil atau membagikan foto/video yang mengajak kepada hal yang tidak dibenarkan. • Membuat jaringan sosial menjadi pribadi (privat) untuk mengatur siapa saja yang dapat melihat profil Anda dan siapa saja yang dapat meninggalkan komentar. • Jangan membagikan informasi pribadi kepada pubik. • Berhati-hatilah dalam menambahkan teman. • Hindari pertentangan dengan cara memblokir orang yang berpotensi menimbulkan konflik dalam komunitas.

d. Bergabung dengan cerdas, jujur, dan berhati-hati • Patuhilah hukum terkait dengan hak cipta. • Tinggalkan jauh-jauh kegiatan “copy-paste” teks tanpa izin dan pengurusan hak cipta yang jelas. • Hanya bergabung dengan jejaring sosial yang sesuai untuk usia, sehingga akan mendapatkan perlindungan privasi. • “Bertemu” secara daring dengan “orang asing” secara pribadi dapat menimbulkan risiko. Lindungi diri dengan melibatkan orang tua, orang dewasa atau teman yang tepercaya, apabila diajak untuk bertemu. e.

10 hal yang wajib diketahui siswa tentang Privasi di Internet 1. Perlakukan orang Iain sebagaimana diri kita ingin diperlakukan. Jika tak ingin mengatakan sesuatu ke orang lain secara tatap muka maka jangan mengatakanya secata online 2. Hindari / batasi posting foto atau update status ketika kita sedang jauh pergi berlibur 3. Selalu berpikir dan bertindak positip. Berbagila informasi yang bermanfaat bagi banyak orang. Jauhilah perdebatan yang tidak ada gunanya ataupun yang dapat merugikan 4. Kenali betul siapa teman online kita, karena tidak semua adalah benarbenar teman kita. Jangan sembarangan menambah orang yang tidak kenal dalam jejaring media sosial kita 5. Jangan terlalu umbar data diri dan foto pribadi/keluarga di ranah online. Berbagi informasi yang umum saja

8 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

6.

Jika sedang merasa tidak nyaman atau ada hal yang membuat risau, segeralah bercerita kepada orang tua, guru atau orang dewasa yang dipercaya yang dekat dengan kita 7. Pilihlah dengan cermat dan jangan sembarangan memasang aplikasi atau apps tambahan dari pihak ketiga di gadget ataupun akun media sosial yang kita gunakan 8. Non Aktifkan lah fitur lokasi dan geo tagging di gadget kita. kecuali jika kita memang perlu sekali untuk menggunakan layanan peta/ navigasi sementara waktu 9. Usahakan memiliki lebih dari 1 email. bedakan antara email untuk pekerjaan dan email untuk mendaftar media sosial dan layanan online lainnya 10. Pahami dan kelola setingan privasi kita di gadget dan dimedia sosial. Waspadalah karena aja sejumlah layanan yang mencatat dan menjejak aktifitas kita C.

Rangkuman Kewargaan Digital adalah konsep yang dapat digunakan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan teknologi dunia maya dengan baik dan benar. Atau juga dapat didefinisikan sebagai norma perilaku yang tepat dan bertanggung jawab atas penggunaan teknologi. Apabila komputer kita mulai menunjukkan adanya penurunan performa, bisa jadi disebabkan oleh adanya virus yang bersarang di komputer. Virus komputer bisa dikatakan sebagai program komputer yang menyalin dirinya sendiri, lalu menyisipkan salinan dirinya ke program atau dokumen lain pada sistem komputer. Hal inilah yang merusak sistem komputer, oleh karena itu kita harus dapat mengatasinya. Pengguna internet di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun berdasarkan gambar di atas pengguna internet tahun 2016 sekitar 132,7 juta orang meningkat 44 juta orang dari tahun 2014 sedengkan total penduduk Indonesia sekitar 253 juta orang. oleh karena itu pengawasan dan pemahaman tentang dunia internet sangat perlu bagi pengguna internet.

D.

Tugas Membuat video pembelajaran dengan HP sesuai materi yang telah diajarkan. Sebelum mengerjakan tugas, buatlah kelompok terdiri atas 2-3 orang. Dalam kegiatan ini peserta didik akan membuat ringkasan materi video pembelajaran tentang materi Konsep Kewargaan Digital. Kemudian secara bergantian masing-masing kelompok mempresentasikan hasilnya. 1. Bacalah uraian materi diatas dengan teliti dan cermat. 2. Buatlah video pembelajaran tentang materi Konsep Kewargaan Digital 3. Presentasikan hasil video pembelajaran

E.

Test Formatif Dalam test ini setiap peserta didik wajib membaca dengan cermat dan teliti setiap butir soal dibawah ini. Kemudian berdasarkan uraian materi

9 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

diatas tulislah jawabannya pada lembar jawaban test formatif yang telah disediakan. 1. 2. 3. 4. 5.

Jelaskan yang di maksud dengan Warga Digital dan Kewargaan Digital ! Jelaskan penyebab umum pelanggaran keamanan informasi ! (min 3) Jelaskan jenis virus dan cara pencegahannya ! (min 3) Jelaskan yang dimaksud dengan Creative Commons (CC) dan Lisensi Creative Common atau CC ! Sebutkan 10 hal yang wajib diketahui siswa tentang Privasi di Internet !

10 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

F. Lembar Jawaban Test Formatif (LJ). ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. .................................................................................................................................

11 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. .................................................................................................................................

12 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL

................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. ................................................................................................................................. .................................................................................................................................

13 MODUL SIMULASI & KOMUNIKASI DIGITAL