Data Loading...

RANGKUMAN TEMA 9 Flipbook PDF

RANGKUMAN TEMA 9


100 Views
8 Downloads
FLIP PDF 201.48KB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

RANGKUMAN TEMA 9

1. 2. 3. 4. B. 1. 2. 3. 4 5.

A. Perilaku yang mencerminkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari: Makna persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia adalah: Merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan NKRI yang kuat sehingga disegani oleh bangsa dan negara lain. Untuk melindungi serta menjaga keragaman budaya. Modal utama menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI. Dapat diwujudkan dalam perilaku saling menghormati dan menghargai antar masyarakat. Manfaat hidup rukun dalam kehidupan bermasyarakat : Hidup yang dijalani menjadi tenang, damai, dan penuh keharmonisan di dalamnya. Mempunyai relasi teman yang sangat banyak. Menciptakan dan menjaga persatuan serta kesatuan baik di lingkungan keluarga, pendidikan, maupun masyarakat. Menjadikan manusia yang bersifat sosial seutuhnya. Ikut serta menjalankan kewajiban dalam menjaga dan menghormati hak orang lain.

C. Makna persatuan dan kesatuan dalam hidup sehari-hari. 1. Dalam kehidupan sehari - hari kita harus turut tolong menolong ketika ada yang mendapati kesulitan sebaiknya kita membantunya serta ikut bahagia jika ada kebahagiaan yang menghampirinya. 2. Dengan adanya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari maka masyarakat akan hidup dengan damai dan memiliki ketahanan yang kuat sehingga tidak mudah dipecah belah oleh bangsa lain D. Contoh-contoh hidup rukun dalam berbagai aspek kehidupan Dalam keluarga: 1. Tidak bertengkar dengan adik/kakak 2. Menurut kepada orang tua 3. Menghindari perdebatan dgn ortu/adik/kakak

1. 2. 3.

Dalam sekolah: Rukun dengan teman Saling menghargai satu sama lain Menghargai perbedaan pendapat

1. 2. 3. 4. 5.

Dalam masyarakat: Rukun dengan tetangga Saling bertegur sapa Menghargai perbedaan pendapat Mengadakan kerja bakti agar mempererat silaturahmi Menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan pertikaian.

E. 1.

Sikap yang mencerminkan persatuan dan kesatuan: Pengairan sawah di Bali diatur dalam sistem organisasi yang disebut SUBAK.

2.

Sikap yang mencerminkan persatuan dan kesatuan adalah : a. Ikut melaksanakan kegiatan gotong royong, kerja bakti, rapat RT/RW (MASYARAKAT) b. Memenuhi kewajiban untuk melaksanakan piket kelas bersama-sama, mengerjakan PR bersama-sama, tidak membeda-bedakan latar belakang (suku, agama, ras, budaya) saat berteman (SEKOLAH) c. Melakukan rapat keluarga di mana orangtua melibatkan anak dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan bersama, menentukan tujuan liburan akhir tahun bersama-sama misalnya, membersihkan rumah bersama-sama, apabila ada konflik diselesaikan dengan musyawarah (KELUARGA) 1

F. Akibat dari perilaku tidak mengutamakan persatuan dan kesatuan: 1. Lingkungan keluarga: a. Kurangnya kerukunan antaranggota keluarga. b. Suasana rumah tidak tenteram, damai dan aman. c. tidak ada rasa kebersamaan untuk mengerjakan pekerjaan rumah bersama. 2. Lingkungan Sekolah: a. Kurangnya rasa peduli terhadap teman. b. Memilih milih teman. c. Sering mengejek teman. 3. Lingkungan masyarakat: a. Kurang toleransi dan tenggang rasa antar warga. b. Mudah terjadi perpecahan antar masyarakat. c. Kurangnya sikap saling menghormati dan menghargai. d. Keamanan dan kebersihan lingkungan tidak terjaga. 4. Lingkungan bangsa dan negara: a. Berkurangnya rasa cinta tanah air. b. Lemahnya sistem pertahanan dan keamanan. G. Pentingnya menjunjung persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari: 1. Ikut membersihkan lingkungan tempat tinggal bersama-sama 2. Mendahulukan pemenuhan kewajiban dibanding hak 3. Mengutamakan kepentingan umum 4. Menghargai dan menghormati agama, suku, ras lainnya 5. Bergaul dengan siapa saja tanpa ada perilaku yang membedakan 6. Ikut berpartisipasi dalam kegiatan bersama jelang hari kemerdekaan 7. Mengikuti rapat RT atau RW 8. Mendahulukan musyawarah dalam pengambilan keputusan bersama 9. Aktif dalam kegiatan kerja bakti 10.Tidak mengganggu jalannya ibadah keagamaan kepercayaan lain H. Manfaat hidup rukun dalam bermasyarakat adalah: 1. Hidup yang dijalani menjadi tenang, damai, dan penuh keharmonisan di dalamnya. 2. Mempunyai relasi teman yang sangat banyak. 3. Menciptakan dan menjaga persatuan serta kesatuan baik di lingkungan keluarga, pendidikan, maupun masyarakat. 4. Menjadikan manusia yang bersifat sosial seutuhnya. 5. Perselisihan, bentrok, perkelahian, dan sejenisnya dapat diminimalisir atau bahkan dihilangkan. 6. Ikut serta menjalankan kewajiban dalam menjaga dan menghormati hak orang lain. RANGKUMAN IKLAN TEMA 9 1. Iklan adalah pesan atau informasi tentang suatu hal, baik barang maupun jasa, yang dibuat untuk menarik perhatian masyarakat agar tertarik pada hal yang ditawarkan. 2.

Iklan disampaikan melalui media massa, baik media cetak maupun media elektronik agar dapat dilihat atau disimak oleh masyarakat luas. Di media cetak, iklan dapat dijumpai di surat kabar dan majalah, sedangkan di media elektronik, iklan dapat disimak di televisi, radio, dan internet. Iklan dapat dibuat oleh perorangan atau perusahaan.

3.

Agar isinya mudah dipahami, suatu iklan sebaiknya memenuhi unsur-unsur berikut: a. Mencantumkan nama produk atau jasa yang ditawarkan. b. Menyertakan gambar produk atau contoh jasa yang ditawarkan. c. Mengandung kalimat atau slogan iklan yang unik dan menarik. d. Menuliskan keunggulan jika menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan. e. Menyertakan harga produk atau jasa yang ditawarkan. f. Menuliskan kontak yang harus dihubungi jika ada yang berminat pada hal yang ditawarkan dalam iklan. 2

4.

Iklan tidak selalu menyampaikan informasi tentang produk atau jasa. Iklan juga dapat menjadi media untuk menyampaikan imbauan atau ajakan kepada masyarakat. Iklan yang berisi ajakan atau imbauan kepada masyarakat luas disebut iklan layanan masyarakat. Iklan layanan masyarakat biasanya dibuat oleh pemerintah atau lembaga masyarakat dengan tujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat tentang suatu hal.

5.

Agar dapat menarik perhatian masyarakat, iklan biasanya menggunakan unsur gambar ataupun kalimat yang menarik. Kalimat yang digunakan dalam suatu iklan biasanya singkat, padat, jelas, dan menarik. Kalimat menjadi salah satu ciri bahasa iklan, terutama pada iklan media cetak.

6.

Ciri-ciri bahasa iklan, antara lain: a. Menggunakan kalimat singkat, padat, dan jelas. b. Menggunakan bahasa yang dapat memikat hati pembaca. c. Menggunakan kata-kata yang bermakna positif. d. Menggunakan bahasa yang bersifat objektif, jujur, dan menarik.

7.

Iklan media elektronik: a. Iklan internet → termasuk iklan media elektronik karena media yang digunakan untuk menyampaikan iklan tersebut berupa alat elektronik seperti komputer, laptop, atau ponsel pintar dan disbarkan melalui jaringan internet. Bentuk iklan internet bermacam-macam, ada yang berupa gambar saja, atau berupa gambar dan suara. b. Iklan televisi → disajikan melalui gambar dan suara. Suara yang diperdengarkan pada iklan televisi berupa suara manusia, musik dan lagu latar, serta efek suara. Iklan televisi biasanya dibuat oleh rumah produksi. Rumah produksi mengajukan konsep rancangan iklan kepada pengiklan, berupa naskah, skrip, dan sketsa gambar berurutan sesuai naskah. Setelah disetujui, rumah produksi membuat iklan secara utuh. c. Iklan radio → disajikan melalui media suara (suara manusia, musik dan lagu latar, efek suara yang menggambarkan sesuatu).

8.

Unsur-unsur iklan media elektronik: a. Iklan televisi: • Kata-kata yang terdengar, misalnya dari tokoh dalam iklan atau uraian yang disampaikan dalam iklan. • Unsur warna, yaitu keserasian dan komposisi warna pada iklan. • Unsur audio, misalnya iringan musik dan lagu atau efek suara pada iklan. • Unsur gambar, meliputi objek dan model yang digunakan serta adegan yang ditampilkan. • Unsur kata-kata atau tulisan yang terlihat dalam iklan. • Unsur gerakan pada tayangan iklan. b. Iklan radio: unsur yang membentuk iklan di radio adalah suara. c. Iklan internet: • Unsur audio • Unsur gambar • Bila iklan menggunakan video, maka unsurnya sama seperti iklan di televisi: gambar, suara, tulisan, dan gerak dari tokoh.

9.

Pelajari kelebihan dan kekurangan iklan media cetak & media elektronik dari buku cetak tema 9 (5i) halaman 48.

10. Macam-macam bentuk iklan media cetak berdasarkan ruang iklan: a. Iklan baris → iklan kecil yang hanya terdiri atas beberapa baris dan terdapat di surat kabar. Ciri-cirinya: • Ditampilkan pada halaman koran khusus iklan dengan kolom-kolom berdasarkan jenis 3

barang yang diiklankan. • Tidak berwarna. • Ditulis singkat terdiri dari 2-4 baris. • Disisipkan nomor telepon pengiklan. b. Iklan kolom → iklan yang dibuat dengan memanfaatkan beberapa bagian kolom dari halaman surat kabar. Ciri-cirinya: • Ditulis secara singkat. • Berukuran lebih besar dari iklan baris. • Berisi penawaran komersil berupa ajakan untuk menggunakan produk/jasa, pemberitahuan mengenai berita pernikahan, berita dukacita, dan ucapan terima kasih, terdapat iklan layanan masyarakat yang disampaikan oleh pemerintah, dan iklan tawaran pekerjaan.

RANGKUMAN TEMA9 SBdP KD : 3.2 Memahami Tangga Nada • Lihat rangkuman tema 2 dan 4 tentang tangga nada diatonik (mayor, minor, dan contoh lagu wajib bertangga nada diatonis mayor dan minor). KD 3.3 Memahami Pola Lantai Dalam Tari Kreasi Daerah • Lihat rangkuman tema 6. KD 3.4 Memahami Karya Seni Rupa Daerah • Lihat rangkuman tema 7. • Tambahan materi : 1. Seni rupa daerah dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu : a. seni rupa murni → seni rupa yang menghasilkan karya seni berupa benda hiasan. contoh : lukisan dan patung. b. seni rupa terapan → seni rupa yang menghasilkan karya seni rupa berupa benda pakai yang memiliki nilai fungsi selain unsur keindahan. (dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari). contoh : rumah adat, senjata tradisional, transportasi tradisional, dan seni kriya. 2. Ciri-ciri karya seni rupa daerah secara umum : a. merupakan pencerminan dari suatu budaya sesuai dengan dinamika masyarakat daerah tersebut. b. merupakan pembeda seni satu tempat dengan tempat lain. c. diciptakan berdasarkan filosofi dan aktivitas kebudayaan daerah tersebut. d. bahan yang digunakan merupakan bahan alam yang berasal dari daerah setempat. e. motif dan corak yang digunakan memiliki makna tertentu dan dipengaruhi kondisi geografis daerah setempat. 3. Fungsi kaya seni rupa daerah ada dua, yaitu : a. fungsi individu : - sebagai sarana menuangkan perasaan namun tidak terlepas dari adat istiadat. b. fungsi sosial : - sebagai sarana pelengkap kegiatan keagamaan - pengingat suatu peristiwa penting - sarana pembeda antara daerah satu dengan daerah lain - ciri budaya bangsa - sarana pendidikan - komunikasi - hiburan

4

RANGKUMAN TEMA 9 Zat Tunggal dan Zat Campuran 1. Semua benda yang ada di sekitar kita termasuk materi. Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. 2. Banyak jenis materi di lingkungan sekitar kita. Misalnya air, batu, pasir, tanah, kayu, besi, emas, plastik, dan udara (misalnya Oksigen, karbon dioksida, dan nitrogen) 3. Berdasarkan jenisnya materi dikelompokkan menjadi benda padat, cair, dan gas. 4. Berdasarkan komposisi penyusunnya, materi dibedakan menjadi zat tunggal dan campuran. A. Zat Tunggal (Zat murni) Zat tunggal merupakan zat yang terdiri atas materi sejenis/sifatnya sama. Contoh zat tunggal adalah air, gula, oksigen, karbon, emas 24 karat, timah, sulfur/belerang, tembaga, berlian, gula murni (sukrosa), garam dapur (natrium klorida), dan baking soda (natrium bikarbonat). B. Zat Campuran. Zat campuran adalah zat yang terdiri atas beberapa jenis materi atau zat tunggal. Campuran dapat dibedakan menjadi campuran homogen dan campuran heterogen. 1) Campuran Homogen. Campuran homogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tercampur sempurna. Pada campuran homogen, zat penyusunnya tidak dapat dibedakan. Contoh: air garam, sirop, udara, perunggu, kuningan. 2) Campuran Heterogen. Campuran heterogen adalah campuran dari dua atau lebih zat tunggal yang tidak bercampur secara merata/tidak tercampur secara sempurna. Pada campuran heterogen, zat penyusunnya masih dapat dibedakan. Contoh: campuran air dengan kopi, air dengan tepung, cat, obat batuk, dan air dengan pasir. 5. Zat tunggal dapat berupa unsur dan senyawa. Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan secara kimia. Air merupakan zat tunggal. Namun demikian, air dapat diuraikan, misalnya dengan arus listrik, menjadi dua jenis zat tunggal yang baru, yaitu gas hidrogen dan gas oksigen. Hidrogen dan oksigen tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana. Ada dua jenis unsur, yaitu unsur logam dan nonlogam. Contoh unsur logam: perak, besi, emas, dan platina. Contoh unsur nonlogam: hidrogen, oksigen, nitrogen, dan karbon. 6. Senyawa adalah zat tunggal yang terbentuk dari beberapa unsur yang bergabung melalui reaksi kimia. Senyawa dapat diuraikan kembali menjadi dua macam atau lebih menjadi zat sederhana dengan bantuan tenaga listrik. Contoh unsur pada senyawa air, garam, dan gula. Oksigen Unsur air yaitu Hidrogen dan Oksigen (H2O) Hidrogen Unsur garam adalah Natrium dan Clorida ( NaCl) Unsur gula sederhana adalah Carbon, Hidrogen, dan Oksigen (C6 H12O6 )

5

Rangkuman muatan IPS 1. Letak geografis adalah letak suatu wilayah atau negara sesuai dengan kenyataannya di permukaan bumi dan didasarkan pada keadaan alam di sekitarnya 2. Letak geografis Indonesia: a. Terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia b. Terletak di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia 3. Letak astronomi adalah letak suatu wilayah atau daerah berdasarkan garis lintang dan garis bujur. 4. Letak astronomi Indonesia ada antara 6 derajat LU – 11 derajat LS dan diantara 95 derajat BT – 141 derajat BT. 5. Kondisi geografis Indonesia adalah negara maritim dan kepulauan. Jajaran pulaupulaunya terbentang dari Sabang sampai Merauke yang disatukan oleh laut. 6. Legenda merupakan sebuah daftar atau tabel yang menunjukkan simbol-simbol atau tanda-tanda konvensional yang digunakan di dalam peta. 7. Beberapa contoh simbol dalam peta :

8. Kegiatan ekonomi adalah upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. 9. Kebutuhan manusia yang harus dipenuhi sebelum terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan lainnya disebut kebutuhan primer. 10. Jenis usaha ekonomi yang dikelola perseorangan dan kelompok (baca buku Tema5I hlm.63-64) 11. Cara menghargai usaha ekonomi orang lain (baca buku Tema 5I hlm 95)

6