Data Loading...

Refleksi Agama-YCP(1) Flipbook PDF

Refleksi Agama-YCP(1)


112 Views
18 Downloads
FLIP PDF 914.8KB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

Jesus will always be wit us Maria Gratiana Natasya Putri Nunang 9.2/19 Refleksi BKSN - September

+

lukas 4:31-37 Dijaman sekarang ini banyak sekali setan yang menyamai dirinya seperti Allah dan berusaha untuk membuat kita melakukan hal-hal yang tidak diperbolehkan oleh Allah. Kita bisa menjadi alat setan karena kita sering kali lalai dalam menjalankan kehendak Tuhan dan kita sering kali hanya ingin melakukan kehendak kita pribadi. Maka dari itu mulai dari sekarang saya akan terus menjalankan kehendak Tuhan agar setan tidak menggunakan saya sebagai alatnya. Selasa, 1 September 2020

Lukas 4: 38-44 Tujuan utama Yesus lahir didunia ini adalah untuk menyelamatkan manusia dari segala hal dan Ia sudah sangat banyak mengorbankan dirinya. Ia tidak pernah memandang orang yang akan diselamatkannya dan Ia selalu membantu jika ada yang meminta pertolongannya. Saya belajar banyak dari Yesus jika kita ingin membantu maka bantulah dengan menggunakan hati yang iklas tanpa memandang Rabu, 2 September 2020

Lukas 5: 1-11

Kita sering kali diuji apakah kita masih bisa mendengarkan masukan orang lain atau kita tetap pada pendirian kita. Walaupun saya sering merasa bodo amat akan suatu masukan orang lain namun setelah saya pikir-pikir masukan dari orang lain itu gak ada salahnya. Masukan orang lain tersebut akan membuat saya semakin berkembang dan tidak selalu dititik itu-itu saja. Kamis, 3 September 2020

Lukas 5:33-39

Janganlah kita menjadi orang Farisi yang terus berpegang teguh pada perjanjian lama dan kita harus bisa berubah. Bagaimana jika kita memiliki sifat yang jelek, apakah kita akan selalu mempertahankannya? Tidak kan. Saya sebagai pengikut Yesus saya harus bersifat mau dibentuk. Karena Yesus akan mengajarkan saya banyak hal tentang yang baik dan saya akan berubah menjadi lebih baik. Jumat, 4 September 2020

Lukas 6:6-11

Entah kita sendiri atau orang lain pastinya akan mengalami hal yang sulit dan ada dua sisi yang menentang seperti disatu sisi kita harus menaati aturan dan satu sisnya lagi kita harus membantu orang yang sulit. Jika saya mengalami hal tersebut saya akan memilih untuk membantu karena itulah yang diajarkan Tuhan dan keluarga saya kepada saya dan membantu pun bukan hal yang salah. Jadi untuk apa saya takut untuk membantu orang yang sedang kesulitan.

Senin, 7 September 2020

Matius 1:1-16.18-23

Bunda Maria memiliki sifat yang rendah hati dan Ia sangat percaya pada Allah. Pada saat Bunda Maria mengandung yang padahal Ia tidak tahu mengapa Ia bisa mengandung namun Ia tetap menerima anaknya karena itu adalah pemberian Allah. Saya ingin mempunyai sikap rendah hati seperti Bunda Maria yang bisa menerima semuanya. Saya masih ragu apakah saya sudah bersikap rendah hati, jika saya belum bersikap rendah hati saya akan berusaha untuk bersikap rendah hati.

Selasa, 8 September 2020

Lukas 6:20-26

Kebahagian tidak bisa saya peroleh jika kaya, saya tidak pernah berpikir bila uang adalah sumber kebahagiaan saya. Sumber kebahagiaan saya adalah jika saya melihat orang disekitar saya bahagia dan saya akan ikut bahagian. Saya juga akan bahagia jika saya dapat menolong atau membantu orang yang memerlukan bantuan saya. Yesus sendiri juga menyangkal orang-orang yang merasa kebahagiaannya berasal dari uang.

Rabu, 9 September 2020

Lukas 6:27-38

Pastinya semua orang dan bukan hanya saya merasa pernah disakiti orang dan pastinya ada beberapa yang membekas dihati. Dan tentunya saya pernah merasakan itu dan saya selalu mengingat ajaran Yesus agar kita jangan membenci musuh kita, kita harus mendoakan mereka. Hal itu saya terapkan, karena saya tidak pernah membenci orang yang jahat kepada saya dan saya menganggap itu sebagai masukan buat saya untuk berubah menjadi lebih baik. Mungkin karena hal itu yang tadinya teman saya membenci saya namun pada akhirnya kita berteman baik.

Kamis, 10 September 2020

Lukas 6:39-42

Kebiasan kita yang buruk adalah membicarakan kelemahan orang lain. Saya pikir saya pernah melakukannya namun setelah saya melakukannya saya sadar bahwa itu tidak baik. Seharusnya saya melihat diri saya sendiri dulu dan jangan langsung menilai orang lain. Saya yakin bahwa saya sebenernya lebih buruk dari orang yang saya nilai dan sekarang saya sadar bahwa itu tidak baik dan saya mencoba untuk menghilangkan sifat seperti itu.

Jumat, 11 September 2020

Yohanes 3:13-17

Saya sebagai pengikut Kristus harus bisa menjalankan kehendak-Nya. Seperti Yesus yang datang untuk menyelamatkan manusia kita harus bisa membawa kebahagiaan bagi sesama kita. Saya selalu mencoba untuk membagi kebahagiaan saya lewat candaan yang saya buat, atau perlakuan saya. Saya ingin agar semua orang disekitar saya merasa bahagia.

Senin, 14 September 2020

Yohanes 19:25-27

Saya ingin memiliki sifat yang ada didalam Bunda Maria seperti menjadi ibu yang setia jika anaknya sedang duka ataupun suka. Bukan hanya menjadi ibu namun menjadi teman, keluarga dan sahabat. Karena sering kali kita menjauh dari suatu hubungan jika kita sedang dalam titik terendah. Saya ingin tetap setia kepada keluarga saya, teman saya, sahabat saya entah itu duka maupun suka. Selasa, 15 September 2020

Lukas 7:31-35

Kadang kali ada masanya niat baik kita tidak dipandang benar dengan orang-orang. Saya berusaha untuk berbuat baik kepada sesama mungkin ada beberapa orang yang menganggap perbuatan baik saya hanya untuk mencari muka saja. Saya berusaha untuk tidak mendengarkan apa yang mereka omongkan karena saya yakin apa yang saya buat itu baik dan tidak membuat orang merasa terganggu. Rabu, 16 September 2020

Lukas 7:36-50 Kita tahu seberapa besar kasih Yesus kepada kita entah kita sudah sangat jahat kepada-Nya seperti melupakannya ataupun tidak. Yesus benar-benar mencintai kita dan Ia rela menebus dosa kita dengan ngelakuin apapun bahkan hingga mati. Maka saya tidak ingin membuat dia bersedih dengan kelakuan saya yang tidak baik dimatanya, saya ingin terus berbuat baik dengan melakukan kehendak-Nya dan yang pantas dihadapan-Nya. Kamis, 17 September 2020

Lukas 8:1-3

Yesus sudah menyelamatkan kehidupan kita dan tentunya kehidupan saya. Saya ingin membalas kasih-Nya dengan cara mengikuti dan mempercayai apa yang Ia ajarkan dan Ia bagikan lewat homily para pastor. Saya akan membantu orang yang membutuhkan pertolongan, walaupun saya juga sedang susah saya akan berusaha untuk membantu walaupun saya bantu dengan hal-hal yang kecil. Jumat, 18 September 2020

Matius 9:9-13

Kadang-kadang saya seperti orang Farisi yang menganggap bahwa saya lebih baik dari orang lain dan saya selalu memandang rendah orang lain. Sekarang saya sadar bahwa perilaku seperti tersebutlah sangat tidak baik dan saya sudah mulai merubahnya. Sekarang saya selalu berteman dengan siapa saja tanpa memandang orang lain lebih rendah dan saya ingin mempertahankan sikap saya yang ini agar saya memiliki banyak teman. Senin, 21 September 2020

Lukas 8:19-21

Keluarga bukanlah suatu hal yang dapat dimainkan dan keluarga bukan berdasrkan golongan darah saja. Saya pernah merasa ingin keluar dari rumah saya dan saya tidak tahu apakah ada rasa benci namun saya pikir itu hanya rasa kesal. Dan seketika saya menyadari bahwa jika saya hidup tanpa keluarga akan jadi apa saya nanti dan saya tahu bahwa peran keluarga sangat penting. Selasa, 22 September 2020

Lukas 9:1-6

Kebijaksanaan adalah salah satu sifat yang harus banyak orang punya, bukan hanya sebagai pemimpin saja namun sebagai apapun. Saya sering kali terpilih menjadi ketua kelompok dan ini salah satu momen dimana saya harus menjadi bijaksana. Bukan hanya itu ada momen lain seperti teman meminta bantuan atau saran dari saya. Rabu, 23 September 2020

Lukas 9:7-9

Sebenarnya kebencian kita terhadap seseoramg itu tidak ada gunanya. Saya sendiri pernah merasakan benci namun itu tidak berlangsung secara lama, karena saya sendiri tidak bisa membenci orang. Saya pernah berantem dengan salah satu teman saya dan saya tidak pernah menaruh kebencian kepada teman saya itu dan hasilnya saya dan teman saya menjadi teman baik. Yesus sendiri juga tidak pernah mengajarkan kita untuk membenci orang lain. Kamis, 24 September 2020

Lukas 9:18-22 Ada suatu situasi dimana kita menanyakan diri kita tentang manekis. Didalam injil terdapat bagian dimana Yesus bertanya kepada murid siapakah Ia. Ungkapan Yesus tentang siapakah Diri-Nya itu juga ditunjukan kepada kita dan jawaban kita nantinya akan membawa dampak positif bagi kehidupan kita. Saya sendiri sering kali siapakah diri saya sebenarnya, dan hingga sekarang saya masih cukup sulit mengetahu siapa diri saya sebenarnya. Namun untuk tugas saya di dunia ini yang pastinya untuk mewartakan kerajaan Allah sesuai dengan jaran Yesus kepada saya. Jumat, 25 September 2020

Lukas 9:46-50

Sebenarnya kebencian kita terhadap seseoramg itu tidak ada gunanya. Saya sendiri pernah merasakan benci namun itu tidak berlangsung secara lama, karena saya sendiri tidak bisa membenci orang. Saya pernah berantem dengan salah satu teman saya dan saya tidak pernah menaruh kebencian kepada teman saya itu dan hasilnya saya dan teman saya menjadi teman baik. Yesus sendiri juga tidak pernah mengajarkan kita untuk membenci orang lain. Senin, 28 September 2020

Yohanes 1:47-51 Lagi-lagi tentang menilai orang, janganlah kita menilai orang sebelum kita mengenal mereka lebih dekat lagi. Saya termasuk orang yang susah bersosialisasi dan mungkin saya agak susah untuk mendekati seseorang, namun saya tidak pernah menilai orang lain karena saya sendiri belum kenal masa saya sudah menilai orang lain dan saya sendiri juga belum sempurna. Menilai orang lain merupakan tindakan yang menurut saya tidak ada gunanya. Selasa, 29 September 2020

Lukas 9:57-62 Kita sebagai pengikut Yesus harus tegas dan menjaga komitmen, dimana jika kita mengikuti Yesus jangan pedulikan dengan apa yang akan terjadi karena Yesus sudah mengaturnya. Saya sendiri sebagai pengikut Yesus kadang suka lalai dimana saya selalu takut dengan apa yang terjadi dan apa yang bakal Yesus rencanakan. Dan sekali lagi saya sadar bahwa Yesus memiliki rencananya sendiri. Rabu, 30 September 2020

+