Data Loading...

Sriwijaya Air - Oct 2015 Flipbook PDF

Sriwijaya Air - Oct 2015


143 Views
94 Downloads
FLIP PDF 19.72MB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

EDISI 56/oktober 2015

115

Ad KSEI.indd 1

9/18/15 11:19 AM

EDISI 56/oktober 2015

3

CEO’S NOTE

SRIWIJAYA AIR PEROLEH BARS Pelanggan setia Sriwijaya Air & NAM Air yang kami hormati, Assalamualaikum wr wb, Salam sejahtera, Pertengahan bulan lalu, tepatnya Agustus 2015, Sriwijaya Air memperoleh sertifikasi (certificate of compliance) atas kinerjanya dalam mengelola aspek standar keselamatan penerbangan. Sertifikasi yang dimaksud adalah Basic Aviation Risk Standard (BARS) yang dikeluarkan oleh lembaga independen bertaraf Internasional, Flight Safety Foundation. Melalui sertifikasi ini, maka Sriwijaya Air menjadi salah satu perusahaan jasa penerbangan yang dinilai patuh terhadap regulasi standar keselamatan penerbangan dan memenuhi standar keselamatan penerbangan itu sendiri. Sertifikasi ini juga menjadi bukti bahwa Sriwijaya Air memang layak menjadi maskapai yang memperoleh kepercayaan dari para pelanggan dan juga dari para mitra kerjanya, yang dalam beberapa hal menuntut tingginya tingkat keselamatan penerbangan, seperti perusahaan yang bergerak di bidang oil dan gas. Perlu diketahui, bahwa perusahaan oil dan gas adalah perusahaan yang memiliki persyaratan standar keselamatan penerbangan yang tinggi. Setiap kerjasama charter pesawat, perusahaan jasa penerbangan harus siap untuk diaudit tingkat keselamatan penerbangannya. Dan, Alhamdulillah Sriwijaya Air selalu memperoleh predikat yang baik dan compliance aspek keselamatan penerbangannya. Seperti yang pernah kami sampaikan beberapa bulan lalu di berbagai kesempatan, bahwa memperoleh sertifikasi ini bukanlah hal yang mudah. Perlu dibutuhkan suatu komitmen yang kuat dari manajemen paling tinggi hingga karyawan paling rendah. Konsepsi yang harus dipegang kuat adalah bahwa Sriwijaya Air dan juga NAM Air tidak mengenal toleransi dalam kamus safety. Contoh yang sederhana untuk diilustrasikan yaitu bila ada satu hal yang dapat mengakibatkan kurangnya safety terhadap operasional penerbangan, maka Sriwijaya Air maupun NAM Air tidak akan menerbangkan pesawatnya demi keselamatan pelanggan dan awak pesawatnya. Selangkah telah kami lalui, dan kini kami pun harus menatap ke depan untuk memperoleh kembali sertifikasi keselamatan

4

EDISI 56/oktober 2015

penerbangan yang lebih tinggi. Sasaran kami ke depan adalah mendapatkan pengakuan standar keselamatan penerbangan IATA Operation Safety Audit atau yang disebut IOSA. Kami yakin dan percaya bahwa tahun depan sebagai tahun yang kami canangkan untuk memperoleh IOSA dapat dijalani dan tercapai. Demikian pesan yang bisa kami bagikan, dan teriring salam kami sampaikan terima kasih para pelanggan setia dan mitra kerja Sriwijaya Air dan NAM Air, selamat jalan dan selamat terbang bersama kami! Wassalamualaikum wr wb, Salam sejahtera, PT Sriwijaya Air Group

CHANDRA LIE CEO & President Director

Dinas Pariwisata DIY

Kalibiru Wisata Alam

Wisata Alam Kalibiru berada di Perbukitan Menoreh Kulonprogo Yogyakarta, pada ketinggian 450 m dpl. Lokasi kawasan wisata ini berada di kurang lebih 40 km di sebelah barat Kota Yogyakarta, atau hanya berjarak 10 km dari Kota Wates, Ibukota Kabupaten Kulonprogo. Wisata Alam ini dibangun atas inisiatif masyarakat di sekitar hutan Negara yang berkeinginan agar hutan tersebut tetap tumbuh hijau, sejuk, dan lestari. Pengembangan wisata alam ini tidak lepas dari proses panjang upaya masyarakat di sekitar hutan dalam memulihkan keadaan hutan yang dulunya tandus dan gersang. Pembangunan wisata alam Kalibiru dilakukan sebagai salah satu bentuk pemanfaatan

jasa lingkungan atas dasar Izin Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan selama 35 tahun (terhitung sejak 14 Pebruari 2008) - yang telah dipercayakan oleh Pemerintah kepada masyarakat di sekitar hutan Negara tersebut. Keunggulan kawasan wisata ini adalah terbangunnya harmonisasi antara kondisi hutan Negara dengan hamparan berbukit yang menghijau dengan pemandangan alamnya yang sangat indah dan mempesona, yang terpadu dengan suasana masyarakat Desa yang ramah, santun, yang masih kental dengan rasa kekeluargaan dan kegotongroyongan, dan memiliki beraneka macam seni budaya tradisional, sehingga mampu menimbulkan rasa tenang dan nyaman siapa saja yang berkunjung di kawasan wisata alam ini.

Wisata Alam Kalibiru memiliki fasilitas dan daya tarik antara lain: • • • • • • • • • • • •

Pemandangan alam yang menarik Menikmati Sunset dan Sunrise Spot Foto diatas pohon High Rope Games Joglo Pertemuan dan Pondok Jalur Trekking Track MTB Downhill dan Motorcross Outbound Training Paket live in pedesaan Kuliner ala pedesaan Tempat makrab & camping Study banding pengelolaan hutan dan pariwisata

yerap Wisata Alam Kalibiru telah men gannya kun ling di a kerj ga tena yak ban gkat sehingga telah mampu mengan tar. seki kat ekonomi masyara Prestasi: • Juara I Nasional Pengelolaan Hutan Negara Tahun 2014 Tani • Juara II Nasional Kelompok Hutan Tahun 2014 a • Juara IV Nasional Lomba Des 4 201 Wisata Tahun • Juara I Provinsi Lomba Desa Wisata Tahun 2013 • Juara Harapan III Lomba Desa Wisata Tahun 2012

CONTENT OKTOBER 2015

President Commissioner Hendry Lie

FOTO COVER: IMAM TJAHJONO

Commissioner Johanes Bundjamin Andy Halim Fandy Lingga Capt. Soenaryo Yosopratomo

JOURNEY

Sebuah negara tidak akan kekurangan sosok pemimpin apabila anak mudanya sering berpetualang di hutan, gunung, dan lautan.”- SIR HENRY DUNANT

President Director Chandra Lie

PHOTOS

Ada suasan lain yang kita temui di Kupang, baik pada pagi, siang, petang, maupun malam hari. Pesona alam jelas memberi inspirasi bagi kita, maupun fotografer secara khusus.

Finance Director Gabriella Sonia Commercial Director Toto Nursatyo Operation Director Capt. Bambang Haryono Technical Director Ir. Ananta Widjaja Quality, Safety, & Security Director Capt. Dr. Toto Soebandoro

INSIDE SRIWIJAYA

Pertengahan bulan Agustus 2015, Sriwijaya Air memperoleh sertifikasi (certificate of compliance) atas kinerjanya dalam mengelola aspek standar keselamatan penerbangan.

Corporate Planning & BD Director Jefferson Jauwena

INSPIRING PEOPLE

Legal (Advocat) Samuel Ginting, SH Victorianus Sihotang, SH Hormat Torong, SH

42 Sriwijaya Magazine adalah satusatunya in-flight magazine yang diakui secara resmi oleh Sriwijaya Air dan diperkenankan untuk hadir di kursi penerbangan Sriwijaya Air. Sriwijaya Air tidak mengakui media lain dengan format majalah, selain Sriwijaya Magazine; dan tidak memperkenankan media lain dengan format majalah, untuk hadir di kursi penerbangan Sriwijaya Air.

14 Hal-hal kecil semasa sekolah yang menarik perhatian Amanda Putri Witdarmono telah menuntunnya aktif bergelut di bidang pendidikan dan menjadi salah satu sosok muda inspiratif di Indonesia. Bergaya santun dan terpelajar saat ditemui Sriwijaya Magazine, ia berbagi cerita kepada pembaca.

TRAVELER STORY

Di kepulauan ini tak ada gunung. Yang ada hanya bukit-bukit, rawa, dan sungai yang tenang. Hutannya pun begitu. Setenang pagi kala para orang tua menyeruput kopi sambil melihat anak-anak mereka yang masih terlelap.

88

CONTRIBUTORS Editorial Board Toto Nursatyo Jefferson Jauwena Agus Soedjono Ari Kurnia Yusuf Suyitno Hadisusanto Editor-in-Chief Rasantika M. Seta Editor Dian Triasari Karina Ayu Budiani Adi Willi Hanhari Creative Fanji Ramadhan Finance Apria Roles Saputro Yadi Supriadi Promotion Ricco Andika

GOENADI HARYANTO Goenadi Haryanto adalah pensiunan arsitek, yang menggemari fotografi sejak tahun 1957. Dalam perjalanan hobi fotografinya, ia mendapatkan penghasilan dari hobinya tersebut, yang awalnya digunakan untuk menyelesaikan studinya. Pernah bekerja sebagai wartawan foto, teknisi kamar gelap, menulis di majalah-majalah dan buku fotografi dan akhir-akhir ini lebih banyak menjadi pendidik fotografi dan konsultan eventevent fotografi. Keterlibatannya secara intensif dengan dunia aviasi, dimulai ketika menjadi co-founder dari sebuah kompetisi fotografi perusahaan penerbangan, yang selanjutnya diikuti dengan kegiatan fotografi untuk maskapai penerbangan, airline catering service, pengelola bandara, dan tentunya majalah Sriwijaya Air yang anda baca ini.

Contributors Master Coach Tom M.C. Ifle Erwin Yap Publisher PT. NEGERI AKSARA MANDIRI Editorial Address Jl. Gunung Sahari Raya No. 13 Blok B 8-10 Jakarta Utara 14420 Telp: +62 21 6471 7999 Fax: +62 21 6470 2828 [email protected] Advertising

Director of Sales Harry Sutanto Sales Team: Michael Petit Alfonsius Aditya Muhamad Aldo Dunn Shendy Adhityani Administration Support Novianti Indrayani Tenia PT MONDO MEDIA Gd. The Habibie Center Building lt.1 Jl. Kemang Selatan no. 98 Jakarta Selatan P: +62 21 7883 2333 F: +62 21 7883 2444 [email protected] www.mmedia.co.id

NUR WAHYU WIDAYATNO Nur Wahyu Widayatno yang kian dikenal dan dipanggil Cinay adalah seorang fotografer dan penulis jurnalistik tentang alam. Ia mulai berkecimpung dan berkegiatan alam bebas sejak mengikuti organisasi Mahasiswa Pecinta Alam Eka Citra di Universitas Negeri Jakarta semenjak semester pertama. Pria ini berhasil mendapatkan gelar Sarjana Sastra pada tahun 2013 dan kini berkerja di Consina. Pada tahun 2012, Cinay bersama timnya mendapatkan kesempatan untuk mendaki Carstensz Pyramide dan Jayawijaya di Papua yang merupakan gunung tertinggi di Indonesia dan termasuk ke dalam 7 puncak tertinggi di 7 benua (The Seven Summits). Tak berhenti disitu saja, pada tahun 2013 ia berhasil mencapai Puncak Gunung Aconcagua 6.962 mdpl di Argentina sebagai puncak tertinggi benua Amerika yang terkenal memiliki cuaca yang sangat ekstrem. Foto dan tulisannya saat itu berhasil masuk ke dalam majalah National Geographic Traveller. Sekarang, karya-karyanya bisa dilihat di akun instagram pribadinya.

Redaksi menerima kiriman artikel dan foto untuk diterbitkan di majalah ini. Anda dapat mengirimkannya melalui email ke [email protected]

CALENDAR

F O T O: T O U R D E S I N G K A R A K .C O M

FESTIVAL AND ART

F O T O: F E S T I VA LTA B O T.C O M

TOUR DE SINGKARAK 2015 Memasuki tahun ke-7 Tour, de Singkarak kembali digelar di Tanah Minang, Sumatera Barat. Tour de Singkarak merupakan lomba balap sepeda yang sudah tercantum dalam UCI Road Calendar Asia Tour dan telah masuk dalam kalender balap sepeda internasional. Kegiatan ini diselenggarakan bersama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan 18 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Sumbar, serta Pengurus Besar ISSI. Selama lomba berlangsung, peserta akan melintasi jalur-jalur yang memiliki keindahan alam khas Sumatera Barat. LOKASI: Padang, Sumatera Barat TANGGAL: 3 – 11 Oktober 2015 MESASTILA CHALLENGE ULTRA 2015 Ajang MesaStila Challenge Ultra 2015 merupakan lomba lari unik yang menggabungkan aktivitas fisik, petualangan dan tradisi lokal, serta mampu memberikan apa yang disebut panitia sebagai “pengalaman sehat”. Pelari akan disuguhi tantangan berat dengan pemandangan empat gunung, yaitu: Gunung Andong (1.767 m), Gunung Merbabu (3.145 m), Gunung Telomoyo (1.916 m), dan Gunung Gilipetung (1.450 m). LOKASI: Magelang, Jawa Tengah TANGGAL: 9 – 11 Oktober 2015 NGGUA UWI, JOKA JU DAN TEAS WELA Dilakukan setiap minggu pertama, masyarakat Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Barat, mengadakan upacara pembukaan musim tanam, tolak bala dan ucapan syukur atas hasil tanam yang melimpah kepada para leluhur. LOKASI: Desa Detusoko, Kabupaten Ende, NTT TANGGAL: Minggu pertama Oktober 2015

12

EDISI 56/oktober 2015

• FESTIVAL TABOT 2015 Lokasi: Lapangan Merdeka, Bengkulu Tanggal: 14-23 Oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

13

INSIDE SRIWIJAYA bulan lalu, Sriwijaya Air memiliki komitmen yang kuat terhadap aspek safety. Sriwijaya Air tidak mengenal toleransi terhadap aspek safety, “Bila ada satu hal yang dapat mengakibatkan kurangnya safety terhadap operasional penerbangan, maka Sriwijaya Air tidak akan menerbangkan pesawatnya demi keselamatan pelanggan dan awak pesawatnya,” papar Chandra Lie.

SRIWIJAYA AIR PEROLEH SERTIFIKASI BARS T E K S: A DI W I L L I H A N H A R I H A L OHO FOTO : D OK . SR I W I JAYA A I R

Pertengahan bulan Agustus 2015, Sriwijaya Air memperoleh sertifikasi (Certificate of Compliance) atas kinerjanya dalam mengelola aspek standar keselamatan penerbangan. Sertifikasi yang dimaksud adalah Basic Aviation Risk Standard (BARS) yang dikeluarkan oleh lembaga independen bertaraf Internasional, Flight Safety Foundation. Sertifikasi BARS merupakan bentuk pengakuan dari Flight Safety Foundation di Amerika Serikat terhadap Sriwijaya Air, bahwa Sriwijaya Air terbukti mengimplementasikan safety management system yang memenuhi standar international BARS. Dengan demikian Sriwijaya Air menjadi salah satu perusahaan jasa penerbangan yang dianggap patuh terhadap regulasi standar keselamatan penerbangan dan memenuhi standar keselamatan penerbangan itu sendiri. Sertifikasi ini juga menjadi bukti bahwa Sriwijaya Air memang layak menjadi maskapai yang

14

EDISI 56/oktober 2015

memperoleh kepercayaan dari para mitra kerjanya, yang dalam beberapa hal menuntut tingginya tingkat keselamatan penerbangan. “Hampir empat tahun belakangan ini, kami mendapat kepercayaan dari perusahaan oil dan gas untuk mensupport perusahaan migas dalam bentuk charter pesawat,” tutur Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air. “Kebanggan kami menjadi lengkap ketika Flight Safety Foundation memberikan sertifikasi bulan lalu,” tambah Agus. Dengan demikian, imbuh Agus, Sriwijaya Air menjadi semakin yakin dalam menatap ke depan dalam upaya memperoleh sertifikasi keselamatan penerbangan yang lebih tinggi, seperti IATA Operation Safety Audit (IOSA). Seperti yang pernah disampaikan oleh President Director Sriwijaya Air, Chandra Lie, beberapa

Komitmen manajemen dan seluruh karyawan Sriwijaya Air akhirnya telah membuahkan hasil dalam bentuk sertifikasi tersebut, “Kami yakin bahwa sertifikasi BARS adalah bentuk komitmen seluruh manajemen dan staf Sriwijaya Air terhadap aspek safety,” ungkap Agus lagi. “Melalui sertifikasi ini, kami akan terus kembangkan guna mengelola aspek keselamatan penerbangan yang lebih baik lagi,” ungkapnya. BARS adalah sertifikasi kepatuhan (Certificate of Compliance) yang dikeluarkan oleh lembaga independen Internasional di bidang safety, Flight Safety Foundation, dimana lembaga yang berpusat di Amerika Serikat ini telah berkiprah sejak tahun 1947 dan memiliki lebih dari 1.000 organisasi dari 150 negara di dunia.

Atas-bawah: CEO & Presiden Direktur Sriwijaya Air, Chandra Lie menyerahkan cindera mata kepada Ron Bartsch; Suasana penutupan audit sertifikasi BARS.

BATIK KERIS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BATIK NASIONAL 02 OKTOBER 2015

Dalam masyarakat Indonesia, batik tradisional dikaitkan dengan dua metode produksi yang menggunakan sistem manual tradisional khas Indonesia yaitu cap dan tulis. Kedua metode tersebut menggunakan alat tradisional seperti canting dan cap dari berbagai daerah untuk membuat motif-motif spesial dari berbagai macam daerah di seluruh Indonesia. Tentunya produksi batik tradisional memakan waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan batik print dimana motifnya didesain dengan menggunakan komputer dan hampir selalu diproduksi dengan mesin dalam jumlah besar. Sehari-hari kita sering mendengar kata “batik”, secara literature internasional bisa diartikan dalam dua makna yang berbeda. Sering kali makna dari “batik” adalah kain atau busana yang diproduksi dengan metode yang disebutkan diatas. Sistem produksi serta penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan tersendiri. Makna sebenarnya dari “batik” adalah cara pembuatan kain dimana teknik pewarnaan kain harus menggunakan metode manual tradisional wax-resist dyeing, yang artinya malam digunakan untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Proses pembuatan batik tradisional merupakan salah satu karya seni khas Indonesia yang diterapkan oleh United Nations Educational Scientific dan Cultural Organization (UNISCO) sebagai salah satu Masterpieces of The Oral and Ingtangible Heritage of Humanity pada tanggal 02 Oktober 2009.

EDISI 56/oktober 2015

15

INSIDE SRIWIJAYA

NAM FLYING SCHOOL LULUSKAN 55 PENERBANG MUDA

Kiri-kanan: Seluruh hadirin saat menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum penyematan tanda kelulusan siswa NAM Flying School; Dirjen Hubud, Suprasetyo melakukan penyematan kepada siswa NAM Flying School yang telah dinyatakan lulus; Kepala Sekolah NAM Flying School, Soenaryo Yosopratomo saat memberikan sambutan dalam acara wisuda siswa Batch 7 & 8.

TEKS: A DI W ILLI H A NHA R I HA LOHO | FOTO: DOK. SR I W IJAYA A IR

NAM Flying School, sekolah penerbangan di bawah naungan Sriwijaya Air Group, meluluskan 55 calon penerbang yang dilantik secara resmi melalui Seremoni Wisuda Penerbang Batch VII dan VIII. Acara pelantikan ini dilaksanakan di kampus NAM Flying School, Pangkalpinang, Bangka Belitung, (4/9). Selain dihadiri seluruh komisaris dan direksi Sriwijaya Air Group, acara ini juga dihadiri Dirjen Hubud RI Suprasetyo, Vice Minister of Public Work Transportation & Communications Timor Leste - Inacio Freitas Moreira, Wantimpres - Subagyo HS, Ketua Komisi V DPR RI - Fahri Djemi Francis, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung - Hidayat Arsani, dan serta Direktur Utama Angkasa Pura II - Budi Karya. Dengan adanya wisuda siswa Batch VII dan VIII, maka sejak berdiri tahun 2010 lalu, NAM Flying School tercatat telah meluluskan 187 penerbang muda terdiri dari 181 pria dan 6 wanita. Dari jumlah tersebut, sebagian dari lulusan NAM Flying School itu bekerja untuk Sriwijaya Air Group, dan sebagian lainnya bekerja untuk maskapai lain, dan menjadi instructure di sekolah-sekolah penerbangan. Dengan jumlah lulusan tersebut, NAM Flying School optimis untuk terus dapat membantu program pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan pilot di Indonesia. “Salah satu permasalahan yang kerap muncul dalam dunia penerbangan di Indonesia yakni minimnya tenaga penerbang. Dengan jumlah lulusan yang mencapai 187 siswa sejak 2010, kami optimis untuk dapat membantu program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan

16

EDISI 56/oktober 2015

penerbang yang mencapai 600 penerbang setiap tahunnya,” ucap Capt. Soenaryo Yosopratomo, Kepala Sekolah NAM Flying School. Setelah dinyatakan lulus dari NAM Flying School, maka para siswa tinggal melanjutkan training untuk mendapatkan izin menerbangkan pesawat komersial. Capt. Soenaryo Yosopratomo meyakini bahwa seluruh siswa akan dapat meneruskan tahapan selanjutnya dengan baik. Terlebih modal dasar yang diberikan di NAM Flying School terbilang sudah sangat mencukupi. “Dalam menjalani pendidikan selama satu tahun penuh di sekolah ini, kami mengadopsi slogan CSR (Care, Share dan Respect) tidak hanya teknisi penerbang, tetapi diutamakan pula berbagi CSR di manapun lulusan diharapkan akan menjadi panutan di masyarakat (peduli, berbagi dan hormatmenghormati). Dengan ketiga hal tersebut, kami yakin para siswa akan selalu berhasil dan mudah-mudahan tidak akan menemui hambatan yang berarti,” lanjut Capt. Soenaryo. Saat ini NAM Flying School dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pelatihan berteknologi tinggi. Diantaranya yakni simulator frasca, dan Red Bird DA 42 Multi Engine. Sedangkan pesawat latih yang digunakan yakni single engine land, Piper Warrior III berjumlah 8 unit. Dan, untuk fasilitas lainnya yakni CBT room, briefing room, apron dan shelter yang dapat menampung sampai 12 aircraft, mess crew, ruang belajar, perpustakaan, dan fasilitas olah raga seperti kolam renang, lapangan basket, dan tenis meja.

“Be treated like the famous & fabulous people”

Located in the heart of South Jakarta, F Hotel Jakarta is a boutique class hotel that uniquely designed with a fusion of Elegant European Victorian and Modern décor. F Hotel Jakarta offers 53 Fabulous rooms which are available in double or twin-bed configuration and equipped with LED TV with premium cable channels, coffee & tea making facilities, free WIFI Access, in-room safes, stylish bathroom with rain head shower, and RFID Security Key Card Systems. Otheer Facilities: smoking and non-smoking floors, restaurant, meeting rooms, and free parking space.

Jl. Panglima Polim Raya no. 100, Blok M, Jakarta Selatan 12610, Indonesia | (62) 21 275 06 777 | [email protected] | www.fhotel-jakarta.com

INSIDE SRIWIJAYA

SRIWIJAYA AIR TERBANGKAN JAMAAH HAJI T E K S: A DI W I L L I H A N H A R I H A L OHO FOTO : D OK . SR I W I JAYA A I R

1

Memasuki musim ibadah haji 2015, maskapai Sriwijaya Air kembali dipercaya untuk menjadi mitra beberapa pemerintah daerah (pemda) untuk mengangkut jamaah haji dari dan menuju bandara embarkasi haji tahun 2015 di Tanah Air. Pemda yang menjalin kerja sama pengangkutan jamaah haji yaitu Tanjung Karang, Jambi, Luwuk, Tanjung Pandan, Pangkalpinang, Pontianak, Kendari, dan Ternate. “Pada tahun ini jumlah jamaah yang akan kami hantar dan jemput di embarkasi yakni 2.411.525 jamaah,” papar Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group. Untuk mengangkut jamaah haji tersebut, Sriwijaya Air akan mengoperasikan pesawat terbaru dari berbagai jenis milik Sriwijaya Air. “Demi memberikan rasa aman dan nyaman sampai tujuan dan kembali lagi ke rumah, Sriwijaya Air akan menggunakan pesawat-pesawat terbaru seperti Boeing 737-800NG,” tandas Agus.

2

Berikut liputan foto keberangkatan jamaah haji bersama Sriwijaya Air di beberapa wilayah embarkasi haji. 3 4 1. R  ombongan haji Ternate menaiki pesawat Sriwijaya Air. 2. S  taff Sriwijaya Air membantu jamaah asal Pontianak menaiki tangga pesawat Sriwijaya Air. 3. B  erdoa Bersama sebelum pesawat Sriwijaya Air lepas landas dari Luwuk menuju Makassar. 4. R  ombongan haji asal Jambi tiba di Bandara Sultan Mahmud Badarrudin II.

18

EDISI 56/oktober 2015

20

EDISI 56/oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

21

INSIDE SRIWIJAYA

Kiri-kanan: Karyawan Sriwijaya Air membantu para jamaah haji Pangkalpinang untuk membawa barang bawaannya; Rombongan haji asal Tanjung Karang bersiapsiap berangkat menju daerah embarkasi di Halim Perdana Kusuma.

SRIWIJAYA AIR KUNJUNGI PANTI ASUHAN T E K S: A DI W I L L I H A N H A R I H A L OHO | FOTO : D OK . SR I W I JAYA A I R

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, sepanjang September 2015 Sriwijaya Air kembali mengadakan kegiatan sosial bertajuk Berdoa & Berbagi Setiap Hari. Aksi sosial ini diadakan di berbagai wilayah yang menjadi tempat beroperasinya Sriwijaya Air Group. Dan pada bulan lalu beberapa distrik yang mendapat giliran yakni Pangkalpinang, Lubuklinggau, Luwuk, Ambon, dan TTO BSD.

1

Berikut foto liputan kegiatan Berdoa & Berbagi Setiap Hari Sriwijaya Air periode September 2015. 2

3

1. S  riwijaya Air Group 2. Sriwijaya Air Group 3. S  riwijaya Air Group 4. S  riwijaya Air Group 5. S  riwijaya Air Group

5

4 22

EDISI 56/oktober 2015

Distrik Pangkalpinang. TTO BSD. Distrik Lubuklinggau. Distrik Luwuk. Distrik Ambon.

EDISI 56/oktober 2015

23

ARCHIPELAGO

CANDI PRAMBANAN, YOGYAKARTA Keberadaan candi Prambanan tidak bisa lepas dari legenda Loro Jonggrang yang terkenal itu. Kisah legenda itu diawali dari peperangan dua kerajaan di daerah Prambanan. Dalam perang itu, Bandung Bondowoso dari kerajaan Penging berhasil membunuh Prabu Baka (ayah Loro Jonggrang) dari kerajaan Baka. Setelah menaklukkan kerajaan Baka, Bandung Bondowoso berniat meminang Loro Jonggang sebagai istri. Namun Loro Jonggrang tak bersedia. Untuk menolaknya, ia mengajukan syarat agar Bandung Bondowoso membuat seribu candi dalam semalam. Candi Prambanan sendiri kini terkenal karena jumlahnya yang sangat banyak dan berada dalam satu kawasan. Berdasarkan Prasasti Siwagrha berangka tahun 856 masehi, nama asli

24

EDISI 56/oktober 2015

kompleks Candi Hindu ini berasal dari Bahasa Sansekerta, yaitu Siwagrha (Rumah Siwa) atau Siwalaya (Alam Siwa). Di kompleks candi itu ada tiga dewa yang dimuliakan, yakni Siwa, Brahma, dan Wisnu. Pembangunan candi sendiri diperkirakan berlangsung sekitar tahun 850 masehi atau pada zaman Jawa Kuno seperti yang tertulis pada Prasasti Siwagrha tahun 856. Secara bertahap pembangunan candi disempurnakan oleh raja-raja Mataram, hingga akhirnya sekitar tahun 930. Candi Prambanan sempat terlantar akibat letusan gunung Merapi dan gempa bumi pada abad ke-16. Reruntuhan candi ditemukan kembali oleh CA. Lons, seorang peneliti Belanda, pada tahun 1733.

EDISI 56/oktober 2015

25

ARCHIPELAGO

PUSAT BELANJA MALIOBORO Pusat wisata dan belanja Malioboro boleh dikata buka 24 jam non stop. Di sepanjang jalan ini, terdapat toko dan kios kaki lima yang menjajakan aneka barang kebutuhan dan oleh-oleh. Di sini kita akan terpuaskan dalam membeli beragam oleh-oleh, baik produk kerajinan, kuliner, atau makanan ringan. Bakpia, kain batik, gudeg, aneka hiasan meja dan produk-produk khas Yogyakarta banyak dijual dan tinggal kita pilih. Di sepanjang jalan kita juga dapat berbelanja aneka barang dengan harga kompetitif. Nah, yang juga tak kalah menarik, di ujung jalan Malioboro ini terdapat pasar tradisional Beringharjo yang sudah sangat terkenal. Di sana banyak pedagang yang menjual aneka produk kebutuhan sehari-hari hingga oleh-oleh.

Sebagai upaya pelestarian kawasan candi, Candi Prambanan sempat dipugar pata tahun 1930. Renovasi dilakukan terus-menerus hingga pemugaran selesai tahun 1953. Setelelah pemugaran selesai, kawasan candi ini diresmikan oleh Presiden RI Soekarno, dan kini sejak tahun 1991 Candi Prambanan masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Hingga kini teridentifikasi ada 68 candi di kawasan Prambanan dan sekitarnya. Candi Prambanan memiliki tiga candi utama, yaitu Candi Siwa, Wisnu, dan Brahma. Ketiga candi tersebut menghadap Timur, sesuai dengan kepercayaan Hindu. Setiap candi utama mempunyai satu candi pendamping yang menghadap barat, yakni Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu masih terdapat dua candi apit, empat candi kelir, empat candi sudut, dan di halaman kedua kawasan terdapat 224 candi. (Dian)

JOGJAKARTA PLAZA HOTEL Jalan H. Affandi, Gejayan, Komplek Colombo, Yogyakarta

IBIS STYLES YOGYAKARTA Jalan Dagen No. 109, Yogyakarta

Hotel

26

EDISI 56/oktober 2015

GRAND ASTON HOTEL & CONVENTION CENTER YOGYAKARTA Jalan Urip Sumoharjo No. 37, Yogyakarta

F O T O: D I A N T R I A S A R I

HOTEL NOVOTEL YOGYAKARTA Jalan Jendral Sudirman No.89, Yogyakarta

EDISI 56/oktober 2015

27

ARCHIPELAGO

RUMAH PITUNG, JAKARTA

28

EDISI 56/oktober 2015

MESKI DILIPUTI BEBERAPA KEKURANGAN, RUMAH SI PITUNG ADALAH BUKTI KEBERADAAN PAHLAWAN BETAWI YANG KERAP DISAMAKAN DENGAN ROBIN HOOD DI INGGRIS SANA. RUMAH MEGAH WARISAN GENERASI TERDAHULU INI PUN TELAH MENJADI CAGAR BUDAYA YANG PATUT DILESTARIKAN.

ADVERTORIAL

PENTINGNYA SIRKULASI UDARA

DI RUMAH ANDA

20 TGQ2

24 CDQN

25 AUFA

30 RQN5

Rumahku, istanaku. Rumah kita tentulah tempat kita berteduh dari teriknya matahari dan hujan. Dikala kemarau suhu udara di rumah akan terasa panas dan sebaliknya di musim hujan suhu udara menjadi lembap. Pada kondisi tertentu hal ini bisa menyebabkan rumah menjadi kurang begitu nyaman. Sistem sirkulasi udara pada rumah tinggal merupakan salah satu faktor penting untuk mendapatkan kenyamanan di dalam rumah. Apa yang dimaksud dengan sirkulasi udara? Sirkulasi udara adalah pertukaran udara dengan cara membuang udara dari dalam ruangan keluar dan memasukan udara segar dari luar ke dalam secara bersamaan. Pentingnya sirkulasi udara di dalam rumah adalah untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah tetap baik serta memberikan tambahan oksigen dari udara luar yang baru untuk kita hirup. Bayangkan jika rumah kita tidak ada sirkulasi udara maka rumah kita akan terasa lembap dan pengap. Apabila kondisi ini dibiarkan dalam jangka waktu yang terus menerus dapat merugikan penghuni rumah. Kondisi kesehatan menurun dan mudah terserang penyakit yang ditimbulkan dari jamur yang ada di rumah. Bagaimana caranya rumah mendapatkan sirkulasi udara? Cara yang paling umum digunakan adalah dengan memberikan ventilasi dan jendela pada setiap ruangan supaya sirkulasi udara menjadi lebih baik, namun cara ini sering kali kurang memenuhi kebutuhan karena aliran udara yang masuk dan keluar ruangan bergantung dari hembusan angin.

Selain itu ada juga cara dengan menggunakan ventilasi aktif untuk mendapatkan sirkulasi udara dengan menggunakan Exhaust Fan. Exhaust Fan berfungsi untuk menghisap/membuang udara panas di dalam ruangan dan pada saat bersamaan menghisap udara segar di luar masuk ke dalam ruangan secara terus-menerus. Exhaust Fan memiliki kelebihan dibanding AC. AC hanya menghasilkan udara dingin tanpa memenuhi kebutuhan akan udara segar dan oksigen baru dari luar. Selain itu, ruangan dengan AC memiliki kelembapan yang rendah. Dengan Exhaust Fan berarti kita memasukan udara baru dari luar yang tentunya lebih segar. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut gunakanlah Exhaust Fan KDK karena KDK telah berpengalaman sejak 1909 dan merupakan pelopor Exhaust Fan pertama di Jepang, khususnya bidang tata udara. Exhaust Fan KDK mempunyai keunggulan yaitu hemat listrik, suara motor halus dan daya hisap yang cukup untuk setiap ruangan serta produk KDK sudah berlabel SNI. Untuk keamanan setiap produk KDK dilengkapi dengan thermal fuse atau sekering pengaman panas.

EDISI 56/oktober 2015

29

ARCHIPELAGO

penjajah Belanda.

Kini rumah milik Haji Syaifudin itu menjadi salah satu objek wisata yang dikenal sebagai Rumah Si Pitung. Rumah bercat cokelat kemerahan dan bergaya rumah panggung itu memiliki dua akses masuk melalui tangga bagian depan

30

EDISI 56/oktober 2015

ALL SEDAYU KELAPA GADING HOTEL Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading THE BNB KELAPA GADING Jl. Boulevard Bukit Gading Raya, Kelapa Gading

Tidak jauh dari lokasi Rumah Si Pitung terdapat penyewaan kapal wisata di Kampung Marunda. Kapal ini digunakan untuk berkeliling sekitar dermaga Pantai Marunda dengan membayar Rp.5.000 per orang. Usai puas menaiki kapal kita juga bisa menikmati aneka hidangan laut dan kelapa hijau di warung-warung sederhana sekitar dermaga.

F O T O: K A R I N A AY U B U D I A N I

Si Pitung adalah pahlawan asal Betawi yang dan bagian belakang. Bentuk rumah yang memanjang namanya sudah menjadi legenda. Sosoknya menyebabkan rumah ini memiliki lorong, sementara dikenal santun dan taat beragama. Ia ruangan-ruangannya berada di kanan dan kiri. pun memiliki beberapa sahabat karib, salah satunya bernama Haji Cukup sedih melihat fasilitas informasi yang Hotel Syaifudin. Rumah milik Haji ada di dalam Rumah Si Pitung. Meski kondisi Syaifudin di kawasan Marunda, bangunan cukup terawat, namun tidak banyak Jakarta Utara, pernah menjadi informasi mengenai rumah tesebut kecuali tempat persembunyian Si Pitung beberapa tulisan tentang Si Pitung dan fotoHARRIS HOTEL & CONVENTIONS dari kejaran penjajah Belanda. foto lama tanpa keterangan. Satu ruangan KELAPAGADING Oleh Belanda, Pitung dianggap yang cukup representatif adalah Kamar Si Sentra Kelapa Gading, berbuat kriminal karena mencuri Pitung, sementara area yang diberi tulisan Jl.Bulevar Kelapa Gading harta Belanda untuk dibagikan ‘Dapur’ hanya diberi beberapa peralatan kepada rakyat miskin. Pitung juga makan yang tampak terlalu sederhana. (Ayu) FAVE HOTEL KELAPA GADING Jl. Gading Indah Raya No.8 menggunakan harta curian itu untuk Blok C-32 mendanai perlawanan terhadap KEGIATAN LAIN

EDISI 56/oktober 2015

31

ARCHIPELAGO

MONUMEN MARTHA C. TIJAHAHU, AMBON PEJUANG WANITA ASAL AMBON, MARTHA CHRISTINA TIJAHAHU, DIABADIKAN LEWAT PATUNG YANG BERDIRI MEGAH DI BUKIT KARANG PANJANG, AMBON. PATUNG SETINGGI KIRA-KIRA TOTAL 7 METER INI BERDIRI DI ATAS BUKIT MENGHADAP INDAHNYA PEMANDANGAN KOTA AMBON. DARI LOKASI INI, KITA JUGA DAPAT MENIKMATI SUASANA SANTAI TERUTAMA SAAT SORE HARI MENJELANG MATAHARI TERBENAM. LOKASI PATUNG MARTHA CHRISTINA TIJAHAHU YANG MEMBAWA TOMBAK INI BERSEBELAHAN DENGAN KANTOR DPRD MALUKU. BERDIRI DI ATAS MONUMEN PEDESTAL BERLAPIS KERAMIK, PATUNG TERBUAT DARI PERUNGGU.

32

EDISI 56/oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

33

ARCHIPELAGO

Martha Christina Tijahahu yang mendapat julukan ‘Mutiara dari Timur’ ini lahir pada tahun 1800 di suatu desa bernama Abubu, Pulau Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah. Martha kecil dikenal sebagai pribadi yang memiliki kemauan keras dan pemberani. Sifat pemberani ini dalam istilah masyarakat Maluku adalah kabaressi. Wanita Kabaressi begitu pula julukan lain yang disandangnya karena ia berani melawan senjata api penjajah Belanda hanya dengan batu. Ayah Martha C. Tijahahu, Paulus Tijahahu merupakan salah seorang pemimpin perjuangan rakyat Maluku melawan Belanda. Oleh karena itu tidak heran jika Martha mengikuti jejak ayahnya. Perjuangannya bersama sang suami Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura berhasil menggempur pasukan Belanda yang bercokol di Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.

HOTEL AMARIS AMBON Jalan Diponegoro No.82-84, Ambon SWISS-BELHOTEL AMBON Jalan Benteng Kapaha, Ambon EVERBRIGHT HOTEL Jalan Cendrawasih No.20, Ambon THE NATSEPA RESORT & CONFERENCE CENTER Jalan Raya Natsepa No.36, Salahatu

F O T O: K A R I N A AY U B U D I A N I

Meski berada agak jauh dari pusat kota dan harus melalui jalanan menanjak untuk mencapainya, monumen patung Martha C. Tijahahu ini adalah spot terbaik untuk menikmati pemandangan kota Ambon. Sekeliling monumen pun ditanami aneka bunga warna warni sehingga menambah keindahan tempat ini. (Ayu)

Hotel

34

EDISI 56/oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

35

DESTINATION

TOMOHON KOTA BERBUNGA TEKS & FOTO: DIAN TRIASARI

TOMOHON DI KAKI GUNUNG LOKON, SULAWESI UTARA, TELAH TERKENAL SEBAGAI KOTA BUNGA. DI SANA BANYAK TUMBUH ANEKA BUNGA, TERLEBIH BUNGA KRISAN. MASYARAKAT LOKAL BIASA MENYEBUTNYA BUNGA SERUNI.

36

EDISI 56/oktober 2015

Hamparan tanaman bunga Krisan dapat kita jumpai di daerah Kakaskasen. Di daerah itu, kebanyakan masyarakat bertanam bunga, yang antara lain menanam bunga krisan. Bunga warnawarni ini pun melimpah. Beberapa menjadi konsumsi lokal, beberapa lainnya dijual ke luar kota, bahkan luar negeri. Potensi aneka bunga yang tumbuh di Tomohon memberi inisiatif bagi Pemerintah Daerah Kota Tomohon dan warga setempat untuk menyelenggarakan sebuah festival bertaraf internasional. Festival ini pun kini dikenal sebagai Tomohon Flower Festival. Kegiatan yang diselenggarakan pertama

kali tahun 2008 ini, sekaligus menjadi ajang promosi wisata di Tomohon. Festival ini menghadirkan beragam bentuk rangkaian bunga yang diikuti oleh Kabupaten/Kota seIndonesia dan Perusahaan Swasta/BUMN/ BUMD, serta beberapa negara sahabat. Selama festival juga diselenggarakan rangkaian acara lain seperti pawai kendaraan hias, kontes Ratu Bunga, dan lain-lain. Tomohon sendiri kabarnya telah ada sejak 1850 ketika Pendeta N. Graafland datang ke kota itu dan mendokumentasikannya dalam karya etnografis. Berdasarkan beberapa sumber, Tomohon berasal dari kata Tou mu’ung dalam bahasa Tombulu. Artiya,

salah satu daerah yang didiami suku Tombulu. Suku Tombulu merupakan suku masyoritas warga Tomohon, sedangkan Suku Toutemboan mendiami ujung utara kota, tepatnya di Desa Tinoor yang terdiri dari Tinoor Satu dan Tinoor Dua. Bahasa yang mereka gunakan pun beragam. Mereka menggunakan bahasa Manado dan Indonesia. Sedangkan percapakan dalam keluarga biasanya memakai bahasa Minahasa.

Atas: Danau Linow yang kandungan belerangnya cukup banyak.

LEGENDA LOKON Saat berada di Tomohon, bertepatan berlangsungnya Tomohon Flower Festival 2015, saya harus berangkat pada pukul 06.00 WITA dari Manado. Perjalanan sekitar satu

EDISI 56/oktober 2015

37

DESTINATION

jam dengan jalan berliku menggunakan kendaraan roda empat merupakan pesona tersendiri, hingga akhirnya sampai di kota yang berada di kaki Gunung Lokon. Meski mentari terik, suhu udara di Tomohon cukup sejuk. Pemandangan warna-warni bunga yang menghiasi kendaraan peserta lomba, serta antusias masyarakat setempat yang menyaksikan tersaji hingga acara selesai. Beruntung saat berada di Tomohon, keadaan Gunung Lokon sedang tenang. Biasanya, gunung ini sering “batukbatuk”. Gunung Lokon sendiri memiliki arti tertua dan terbesar. Dalam bahasa daerah setempat disebut Tua Lokon atau Tou Tua Lokon yang seperti orang sudah tua.

38

EDISI 56/oktober 2015

Menurut legenda, Gunung Lokon dihuni Makawalang yang hidup bahagia, aman dan sejahtera tanpa gangguan. Namun pada suatu hari, ia didesak oleh Pinontoan dan istrinya Ambilingan yang merasa mempunyai hak hidup di lokasi yang sama. Makawalang akhirnya menyerah. Dengan sedih hati ia turun gunung berjalan menerobos hutan mencari tempat tinggal baru. Cerita berlanjut, sampai lah Makawalang masuk ke dalam gua dan hidup di dalamnya dengan memelihara beberapa ekor babi hutan. Ia menancapkan tiang-tiang besar penyangga tanah agar bumi tidak runtuh menimpanya. Di situ ia membangun rumah. Menurut legenda, jika babi hutan peliharannnya menggosok-

gosokkan badan ke tiang penahan bumi tersebut, maka terjadilah gempa bumi. Entah apa kaitan legenda ini dengan kondisi geografis sekitar Tomohon, gempa bumi lebih sering dirasakan oleh masyarakat Tomohon yang berada di kaki Gunung Lokon. Legenda ini dipercaya hingga turun-temurun. Gempa dianggap sebagai ulah babi hutan peliharaan Makawalang yang sedang menggosokkan badannya di tiang penahan bumi dan menggarukgaruk tanah. Selama gempa berlangsung, masyarakat lokal biasanya akan membunyikan ‘kentongan’ atau benda apapun yang berbunyi nyaring sambil berteriak “wangko! Tambah hebat lagi” agar babi hutannya berhenti bergerak. Cerita itu hingga kini menjadi sebuah legenda turun-temurun yang

terus diceritakan hingga anak cucu masyarakat Minahasa yang hidup di Tomohon dan sekitarnya.

Searah jarum jam (dari kiri): Pemandangan asri dari gunung Lokon. Kendaraan hias dari salah satu Tomohon Flower Festival. Danau Linow.

EDISI 56/oktober 2015

39

DESTINATION

Kiri-kanan: Kebun bunga Krisan yang beraneka warna. Suasana pasar beriman kota Tomohon.

KEGIATAN LAIN DI TOMOHON Ketika di Tomohon, sempatkan diri untuk merasakan kelezatan olahan ikan mujair yang dibudidayakan masyarakat lokal. Biasanya mereka memelihara dan mengembangbiakkan ditambak-tambak di pinggiran Danau Tondano. Serta tidak jarang diatasnya berdiri rumah makan. Ikan mujair biasanya diolah sederhana, seperti dibakar, goreng kering atau dimasak woku blanga bersama sepiring nasi hangat dan sambal mentah atau sambal terasi. Hal unik lainnya dari ikan yang ada di Danau Tondano adalah ikan nike, seperti ikan teri yang bentuknya kecil-kecil. Nike merupakan ikan yang hidup dan berkembangbiak dengan sendirinya. Lalu apa lagi yang bisa dinikmati di Tomohon? BUKIT KASIH Mayoritas masyarakat Tomohon beragama Kristen, maka tak ayal di Tomohon banyak berdiri gereja dengan komunitasnya masing-masing. Toleransi dan kerukunan beragama di Tomohon sangat tinggi. Saat berlangsungnya salah satu hari raya, masyarakat akan saling berkunjung.

40

EDISI 56/oktober 2015

Bukit Kasih menjadi salah satu penanda harmonisasi kerukunan umat di Tomohon. Di bukit itu juga berdiri berbagai rumah ibadah agama yang ada di Indonesia dalam jarak berdekatan. Bukit Kasih memiliki cerita tentang nenek moyang atau leluhur masyarakat Minahasa. Dimana dapat kita lihat pahatan patung muka Toar dan Lumimuut, sepasang suami istri yang dipertemukan kembali di lokasi Bukit Kasih. PASAR EKSTRIM TOMOHON Penasaran dengan kuliner ekstrim? Datanglah ke Pasar Beriman, sebuah pasar tradisional yang menjadi pusat jual beli masyarakat lokal. Di sini kita akan menjumpai berbagai jenis hewan yang biasa dimasak oleh masyarakat Tomohon menjadi makanan lezat. Di sana dijual anjing, babi, kelelawar, tikus pohon, dan hewan-hewan umum lainnya. Bahkan ada beberapa hewan yang dijual masih hidup. Hewan ini baru disembelih jika ada pembeli ingin menyantapnya. Beberapa bahan baku daging dari hewan-hewan ‘tidak biasa’ tersebut sebelumnya dibakar hingga kering, kemudian dimasak dengan bumbu khas, dan dimakan.

EDISI 56/oktober 2015

41

INSPIRING PEOPLE

Amanda mewakili suara anak muda di World Economic Forum.

SEMANGAT MEMBARA SI PENDIDIK MUDA T E K S: K A R I NA AY U BU DI A N I FOTO : K A R I NA AY U BU DI A N I & D OK . PR I BA DI

HAL-HAL KECIL SEMASA SEKOLAH MENARIK PERHATIAN AMANDA PUTRI WITDARMONO DAN MENUNTUNNYA AKTIF DI BIDANG PENDIDIKAN. IA PUN MENJADI SALAH SATU SOSOK MUDA INSPIRATIF DI INDONESIA. BERGAYA SANTUN DAN TERPELAJAR SAAT DITEMUI SRIWIJAYA MAGAZINE, IA BERBAGI CERITA KEPADA KITA.

Perlakuan guru-guru SMA di Singapura kepada Amanda menyisakan kesan positif. Ia merasa sangat didukung oleh guru-guru di sana, dan itu membuatnya merasa tidak terasingkan meski berasal dari negara lain dan lebih muda dibandingkan siswa lainnya. Penghargaan-penghargaan kecil yang diberikan guru-guru di Singapura membuatnya semakin cinta dengan konsep sekolah.

Wanita cantik bernama lengkap Amanda Putri Witdarmono ini lahir di New York, 7 Oktober 1988. Sulung dari dua bersaudara yang disapa Amanda ini sudah menyukai konsep sekolah sejak kecil yang membuat dirinya merasa senang. Ia menyelesaikan pendidikan SD dan SMP di Jakarta dan melanjutkan pendidikan SMA di Singapura. Amanda mendapat beasiswa dari Asean Scholarship ketika berumur 13 tahun dan menjadikan dirinya sebagai salah satu siswa Methodist Girls School di Singapura pada tahun 2002.

Menginjak tahun ke-3 belajar di Boston University, Amanda memutuskan untuk mengikuti ajang Putri Indonesia pada tahun 2008. “Waktu itu aku berpikir inilah kesempatanku untuk mencoba hal berbeda karena setelah lulus kuliah aku harus fokus bekerja sesuai bidang yang aku geluti,” tutur wanita penyuka Coldplay ini. Ia pun terpilih menjadi satu dari enam finalis mewakili Provinsi DKI Jakarta. Pada ajang itu pun, Amanda meraih gelar Putri Indonesia Pendidikan 2008.

42

EDISI 56/oktober 2015

Kecintaan Amanda akan konsep sekolah memunculkan niat untuk meraih gelar sarjana jurusan Pendidikan Dasar di Amerika Serikat. Beruntung, niatnya didukung orang tua, dan Boston University menjadi universitas pilihan tempat ia menimba ilmu. Dalam perjalanan meraih gelar sarjana, beberapa orang sempat meragukan masa depan Amanda dengan gelar sarjana guru sekolah dasar. Keraguan itu ia tepis dengan tetap berpegangan pada kecintaannya akan konsep sekolah.

EDISI 56/oktober 2015

43

INSPIRING PEOPLE pandang yang lebih luas. Bahkan ia pun secara ‘tidak sengaja’ mendirikan organisasi We The Teachers (WTT) tahun 2014. “We The Teachers bisa dibilang a beautiful mistake. Berawal dari ngobrol bersama beberapa guru di daerah Serpong untuk bahan tesis aku,” jelas wanita yang fasih berbahasa Inggris ini. WTT adalah sebuah wadah bagi para guru untuk mengembangkan diri dan profesi mereka. Bagi Amanda, inilah panggilan hatinya sebagai manusia dan warga negara Indonesia. “Aku merasa diriku egois kalau ilmu yang aku dapat hanya aku bagikan untuk aku saja. Melalui WTT aku ingin guru-guru di Indonesia merasa bangga akan profesi mereka,” tutur Amanda. Amanda juga berkontribusi di bidang pendidikan melalui media Koran Berani (Berita Anak Indonesia) yang didirikan bersama ayah dan ibunya. Media independen berbasis online dan cetak ini didistribusikan secara terbatas di kalangan sekolah dan instansi pendidikan. Kontribusi Amanda di bidang pendidikan serta keikutsertaannya dalam Global Shapers Fellowship Program tahun 2012 memberinya kesempatan menjadi peserta World Economic Forum (WEF) di Davos dan Geneva. Pada sebuah kesempatan WEF di Jakarta, Amanda menjadi satu-satunya panelis perempuan mewakili suara generasi muda bersama beberapa tokoh berpengaruh lain seperti CEO Bank Mandiri, Direktur Boston Consulting Group, Dekan Lee Kuan Yew School of Public Policy , dan Sekjen PB NU. Kecintaan Amanda pada dunia pendidikan adalah bentuk kecintaan yang utuh. “Kepekaan akan hal-hal Sosok Amanda yang selalu senang berbagi cerita. kecil yang terjadi dalam hidupku membuat aku yakin aku mencintai dunia ini (pendidikan). Inilah arti passion bagiku. Sebobrok apapun itu, tetap membuatku jatuh cinta,” tutur Amanda, dengan harapan akan lebih banyak WE THE TEACHERS anak muda Indonesia Dunia pengembangan yang mewujudkan pendidikan mungkin memang cita-citanya sebagai telah mendarah daging dalam guru. Amanda telah tubuh Amanda. Lulus dari menetapkan hati Boston University, ia pun dan pikirannya untuk melanjutkan pendidikannya. menggeluti bidang Salah satu mimpi terbesarnya pendidikan sejak adalah menimba ilmu di usia belia. Ia menjadi Columbia Univerity, New sosok generasi York. Mimpi itu terwujud, dan muda Indonesia yang ia mengambil gelar Pasca berkontribusi untuk orang lain melalui passion-nya. Sarjana jurusan Pengembangan Pendidikan di sana. Fase Pasca Sarjana yang ia tempuh di Columbia University memberinya Bagaimana dengan kita? bekal untuk dapat mengembangkan pendidikan dari sudut

“K EPEK A A N AK A N HA LHA L K ECIL YA NG TERJA DI DA LA M HIDUPKU MEMBUAT AKU YAK IN AKU MENCINTAI DU NIA INI (PENDIDIK A N). INILAH A RTI PASSION BAGIKU. SEBOBROK APAPU N ITU, TETAP MEMBUATKU JATUH CINTA.”

44

EDISI 56/oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

45

REVIEW HOTEL

Kiri: The Amaroossa Bandung junior suite.

Suite, dan President Suite. Masing-masing kamar memiliki ciri khas. Setiap kamar menerapkan desain unik dan mewah dengan sentuhan khusus. Sejak beroperasi, hotel bintang empat ini telah mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat dengan permintaan kamar yang terus meningkat. Tidak hanya memberikan pengalaman berbeda, The Amaroossa Bandung juga menyediakan 11 ruang pertemuan berkapasitas 20 sampai 200 orang. Ruang pertemuan T E K S: DI A N T R I A SA R I | FOTO : T H E A M A RO O S SA juga dilengkapi dengan fasilitas modern dan lengkap. Terdapat juga fasilitas lain seperti Roses Coffee Shop, Gardenia dan Scarlet BERADA DI TENGAH KOTA, THE AMAROOSSA BANDUNG Pool Bar yang dapat HOTEL MENJADI ALTERNATIF PILIHAN WISATAWAN DAN dipergunakan sebagai tempat menikmati kulier PEBISNIS YANG DATANG KE KOTA KEMBANG, BANDUNG. di waktu luang setelah HOTEL BUTIK INI DIDESAIN NYAMAN UNTUK BERBAGAI berkegiatan. Fasilitas penunjang lain yang juga KEPERLUAN. KONSEP DESAINNYA MENAWAN. dapat dinikmati adalah pusat kebugaran dan kolam renang bersuasana asri. Anakdan berusia ratusan tahun. Kawasan Berada di Jalan Aceh, Bandung, The anak pun dapat menghabiskan waktu jalan ini tentu sangat cocok bagi kita Amaroossa dekat dengan pusat kota, bermain gratis di Kids Corner yang yang ingin menikmati suasana sejuk pusat bisnis, dan pusat perbelanjaan. menyediakan berbagai mainan dan sekitar hotel. Tak jauh dari lokasi hotal juga terdapat hiburan anak. Nah, untuk para wanita, banyak kawasan kuliner, antara lain tersedia juga ruang spa yang mampu The Amaroossa sendiri terbilang kawasan kuliner Jalan Riau dan Jalan menyegarkan diri kembali setelah sebuah hotel yang unik. Hotel ini Dago. The Amaroossa sendiri berada di seharian berkegiatan di Bandung. menyediakan 90 kamar yang terbagi sebuah jalan yang rindang dan masih dalam tipe Deluxe, Executive, Junior dinaungi banyak pohon besar, rimbun,

MENAWAN DAN NYAMAN

46

EDISI 56/oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

47

REVIEW HOTEL Kanan: Pelayanan berkelas dan lengkap di Club Room.

DIMANJAKAN KEMEWAHAN HOTEL BINTANG EMPAT T E K S: K A R I NA AY U BU DI A N I FOTO : HOT E L A L A NA SU R A BAYA

SIAPAPUN YANG HENDAK MELAKUKAN PERJALANAN BISNIS ATAUPUN LIBURAN PASTI MENGINGINKAN AKOMODASI HOTEL YANG NYAMAN, AKSES MUDAH DAN PAKETPAKET MENARIK SEBAGAI NILAI PLUS.

Hotel mudah dijangkau dari Bandara Internasional Juanda, dan tak jauh dari pintu tol Surabaya-Gresik yang merupakan jalur yang harus saya lewati dalam perjalanan nantinya.

Hotel Alana Surabaya menyediakan akomodasi yang cocok bagi pelaku bisnis dan wisata di Surabaya. Lokasi hotel berada di Jalan Ketintang Baru. Saat melakukan perjalanan dinas menelusuri beberapa kota di pantai utara Jawa Timur, saya memilih menginap di Alana Surabaya dengan berbagai alasan. Salah satunya adalah lokasi hotel yang strategis itu.

Selain lokasi, Alana Surabaya juga memiliki fasilitas lengkap. Selain kamar yang nyaman, manajemen hotel juga menyediakan fasilitas kolam renang indoor disertai pool bar, gym dan spa. Waktu bersantai bisa dihabiskan di Phoenix Lounge yang menawarkan aneka kue dari Cinnamon Cake Shop atau hidangan lezat dari Oryza Coffee Shop. Phoenix Lounge juga menyediakan paket High Tea Cocktails antara pukul

48

EDISI 56/oktober 2015

18.00 – 21.30 WIB. Paket ini juga menjadi compliment paket jika kita memilih paket kamar Club Room dan Suite Room. Pertunjukkan live music juga dapat dinikmati di Phoenix Lounge saat malam yang sekaligus menjadi hiburan menyenangkan menjelang istirahat. Dari segi kamar, Hotel Alana Surabaya mengadaptasi konsep interior modern, fresh dan chic. Ranjang dan sebuah sofa nyaman serta mini bar gratis difasilitasi hotel ini. Di Alana sendiri ada empat tipe kamar, yakni: Superior Room, Deluxe Room, Suite Room, dan Club Room. Paket tipe kamar Club Room dan Suite Room menjadi paket favorit di hotel ini.

SOLUSI PENGOBATAN KHUSUS UNTUK PENYAKIT JANTUNG YANG LAYAK DICOBA!

100% Alami

9 DARI 10 PENYAKIT JANTUNG TELAH BISA DIPULIHKAN Kombinasi Pengobatan “Ramuan Herbal & Terapi Lintah” Terbukti Mampu Menyembuhkan Berbagai Penyakit Jantung Sejak Tahun 2000 Dengan HIRUDO TERAPI Anda akan merasakan suatu proses penyembuhan yang sangat cepat dari hari ke hari Sudah banyak pasien dari seluruh Indonesia maupun luar negri telah merasakan khasiat pengobatan HIRUDO TERAPI. Kelebihan dua paket ini, selain dapat menikmati paket High Tea Cocktails, tamu yang memilih paket ini dapat menikmati fasilitas pengantaran dari bandara-hotel dan sebaliknya, serta dapat paket tambahan lain seperti foot massage gratis serta potongan harga makanan dan minuman. Sebagai hotel bintang empat, Alana Surabaya juga melengkapi fasilitas hotel dengan lima ruangan meeting berkapasitas hingga 200 orang. Ruangan meeting menggunakan fasilitas lengkapi, serta tersedia dalam paket meeting yang menarik. Selain itu, di hotel juga ada Business Center disertai internet nirkabel bandwith besar yang juga dapat dinikmati di setiap kamar. Segala kemudahan serta fasilitas Alana Surabaya sangat menarik dan menyenangkan. Saya pun yakin, tidak hanya saya yang merasa dimanjakan ketika menginap di sana. Tamu-tamu lain tentu merasakan hal yang sama.

MEMBANTU MENGOBATI :

Jantung Koroner, Jantung Bengkak, Katub Jantung, Jantung Bocor, Jantung Panas, Gangguan Irama Jantung, Lemah Jantung, Pengobatan Serabut Koroner Jantung Terapi Penyakit Jantung

®

Mall Seasons City, Ruko B I 2 Jl. Jembatan Besi - Latumenten, Jakarta Barat 11320

T: 021-2907 100 2-3 HP: 0816 78 60 55

w w w. h i r u d o c l i n i c . c o m

Praktek : Hari Senin s/d Sabtu Jam 09,00 - 14,00 (Minggu/Hari Libur Tutup) Menerima Pembayaran dengan kartu kredit & debit : EDISI 56/oktober 2015

49

DINKES STPT : # 1.3.0.3.3 1 7 4. 1 2 3 / 3 4 0 0 6 / 1 2.1 5

REVIEW FOOD PADUAN MINANG DAN NEGERI SAKURA T E K S & FOTO : K A R I NA AY U BU DI A N I

SUNTIANG MEMADUKAN KULINER MINANG DENGAN NEGERI SAKURA TANPA MELEPAS AKAR KULINER TRADISONAL MINANG YANG DIWARISKAN NENEK PEMILIK RESTORAN. INOVASI INI MEMBUAT KULINER INDONESIA SEMAKIN KAYA. Suntiang merupakan mahkota pengantin wanita yang dikenakan saat resepsi pernikahan tradisional Minang. Di Jakarta, Suntiang dipakai sebagai nama restoran yang memadukan menu masakan Padang dengan Jepang. Di resto itu, citarasa kuliner Padang yang terkenal dengan keragaman bumbunya itu dipadukan dengan menu masakan Jepang yang cenderung lebih sederhana dalam penggunaan bumbu. Terdapat lebih dari 50 tipe menu ditawarkan di Suntiang. Ada menu Jepang seperti ramen, udon, sushi, dan rice bowl. Sementara menu tradisional Padangnya antara lain gulai daun singkong, sate padang, ayam pop, rendang dan gulai tunjang. Selain jenis menu-menu tadi, Suntiang juga menyediakan kue cubit green tea yang legit dan creamy. Yang tak kalah menarik adalah perpaduan menu masakan Padang dan Jepang menjadi sebuah kliner nan unik. Sejak dikukuhkannya Rendang sebagai makanan terlezat di dunia oleh CNN, rendang semakin populer. Di Suntiang, rendang menjadi elemen pada menu

50

EDISI 56/oktober 2015

Atas-bawah: Limpahan keju di Cheese Beef Bowl. Desain Interior mewah untuk menikmati menu Jepang-Padang. Gulai Ramen adaptasi cita rasa pedas ala Minang.

sushi roll. Rendang roll adalah salah satu rekomendasi sushi roll yang harus dicoba. Potongan dagingnya lumer di mulut. Rasa otentik rendang sangat terasa dan tidak terlalu pedas. Menu lain yang tak kalah unik dan lezat adalah Gulai Ramen, Cheesy Cheese Beef Bowl dan Gyoza Duo Raso. Dua menu pertama adalah pilihan menu yang sangat mengenyangkan. Rasa kuah Gulai Ramen, tidak terlalu pedas. Gurih santan berpadu aneka bumbu otentik Minang menyatu dengan mi ramen serta potongan ayam karage. Cheesy Cheese

Beef Bowl justru menonjolkan limpahan keju di atas nasi, irisan daging, dan sayuran yang menjadi kunci penting menu ini. Menu Gyoza Duo Raso adalah favorit. Menu ini menyediakan dua rasa jenis isian, yaitu rendang daging sapi dan daging ayam balado yang dibungkus kulit gyoza nan lembut dan disantap dengan tiga jenis saus. Di Jakarta, restoran Suntiang dapat ditemui di Mal Pondok Indah dan Grand Indonesia. Cabang terbarunya, dengan konsep lebih sederhana bernama Suntiang Express, menempati salah satu gerai food court di Mal Ambasador. Inovasi yang terus bergulir di resto ini sebanding dengan kualitas yang ditawarkan. Saya merekomendasikannya untuk Anda.

EDISI 56/oktober 2015

51

REVIEW FOOD

SIGNATURE DISHES CILANTRO COFFEE & RESTO T E K S & FOTO : DI A N T R I A SA R I

PADA AWALNYA CILANTRO COFFEE & RESTO HADIR DAN MEMANJAKAN LIDAH PARA TAMU HOTEL THE BNB BANDUNG. KINI TAK HANYA TAMU HOTEL YANG BISA MENIKMATI SUASANA DAN MENUNYA. DI TENGAH SUASANA RESTO YANG MODERN, NON TAMU HOTEL PUN BISA MENIKMATINYA. Di Cilantro Coffee & Resto kita bisa memesan signature dishes unggulan resto ini, Grilled Fish Cilantro. Menu ini mengangkat bahan utama berupa ikan dori yang dipadu dengan mashed potato dan keju mozarella. Pada menu ini, fillet daging ikan dori dipadu mashed potato yang di-mixed dengan sayuran, serta potongan cilantro leaves untuk menghasilkan citarasa yang gurih dan unik.

hidangan ringan lainnya seperti aneka snack dan kopi racikan khusus. Sedangkan untuk minuman, tersedia antara lain Sweet Urban Cassava yang merupakan salah satu rekomendasi dari koki ahli Cilantro Caffee & Resto. Minuman dingin ini memiliki komposisi yang terdiri dari susu segar, cassava atau singkong, creamer, dan semuanya di-blend bersama simple syrup dan es batu. Agar lebih menarik dan menggugah selera, garnish strawberry, black cassava, serta daun ditambahkan di atasnya.

Grilled Fish Cilantro sangat tepat dinikmati ketika kita berkunjung ke resto, sambil merasakan suasana Cilantro Coffee & Resto Atas-bawah: Grilled Fish Cilantro; Cilantro Coffee & Resto bisa menjadi salah dan sekitarnya. Ya suasana ruang satu tempat nongkrong ketika menginap di betul, dan sekitarnya, makan Cilantro Bandung. Berada satu area dengan Metro karena dari resto ini kita coffee & resto; Sweet Indah Mall, Bandung, resto dan café ini bisa juga menyaksikan Urban Cassava. menjadi alternatif tempat kongkow ketika langsung suasana berbelanja di mall. Desain resto yang unik masyarakat yang hilirdan beratmosfer urban masa kini, sangatlah mudik di sekitar resto. tepat dalam membantu melepas lelah dan mengisi waktu luang di sela-sela belanja. Selain menu berat, di Cilantro Coffee & Resto kita dapat memesan berbagai

52

EDISI 56/oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

53

REVIEW BOOKS

LAGU LAMA BERULANG LAGI Penulis: Benny Rachmadi Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia

Komikus Benny Rachmadi menuangkan berbagai polemik di Indonesia lewat buku terbarunya ‘Lagu Lama Berulang Lagi’. Buku ini diolah dari kartun-kartun editorial Benny Rachmadi untuk harian dan tabloid Kontan. Indonesia yang dilanda aneka polemik mulai dari politik, ekonomi, hingga isu-isu hangat seperti fenomena batu akik dituangkan Benny dalam tulisan dengan bahasa yang lucu. Beberapa isu diceritakan lewat sindiran baik dalam gambar atau dialog. Pembaca buku ini akan dibuat tertawa sekaligus berkaca karena beberapa komik bercerita menyangkut kehidupan sehari-hari. (Ayu)

ONE DAY IN JAKARTA

Penulis: Thibault Gregoire Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia

Thibault Gregoire bercerita soal Jakarta selama 24 jam melalui foto. Fotografer Belgia ini menuliskan kata pengantar yang cukup menarik, dengan menyebut Jakarta sebagai The Big Durian. Sebutan ini seakan memberi gambaran kepada pembaca tentang hal yang akan mereka lihat pada halaman demi halaman di buku ini. Petualangan foto Jakarta dimulai dari pukul 04.36 WIB saat langit Jakarta masih temaram, hingga kembali temaram di pukul 04.12 WIB. Foto-foto Thibault berhasil menangkap tidak hanya situasi, namun juga ekspresi manusia dengan sangat apik. Buku ini layak dimiliki siapapun yang ingin menangkap situasi Jakarta dari sudut pandang yang unik. (Ayu)

54

EDISI 56/oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

55

REVIEW MUSIC

NATE RUESS

ALBUM: GRAND ROMANTIC

F O T O : W W W. F R E E C O V E R S . N E T

Nate Ruess dalam album solo ini menghantarkan lagu-lagu berlirik penuh arti. Meski lagunya tidak melulu soal cinta, Nate membawakan lagunya secara sentimentil, antara lain pada lagu Moment. Penggalan liriknya seperti curahan hati, senada dengan musiknya. Tak hanya itu, lagu It Only Gets Much Worse juga berhasil memunculkan sisi sentimentil Nate. Lagu-lagu lainnya, Great Big Storm, Choir Ending, Harsh Light, dan Ah Ha justru memberi nuansa berbeda dengan nada-nada penyemangat. Album yang diambil dari judul lagu Grand Romantic ini secara keseluruhan bisa mengobati kerinduan para penggemar. (Ayu)

Grup vokal dengan satu anggota wanita ini menelurkan album baru berjudul Sing It All Away yang juga menjadi salah satu judul lagu dalam album ini. Pembuka album, Rule The World menjadi satu-satunya lagu dengan beat super cepat. Bahkan lagu ini cenderung seperti dance music. Lagu lain, Boomerang dibuka dengan suara vokalis wanita satu-satunya Boomerang sedikit berunsur dance music. Susunan lagu dalam album ini unik. Di awal album, lagu pembuka perlahan berlanjut dengan lagu-lagu pop seperti pada lagu Hold On The Break, Alright dan We Got Love. Keunikan ada pada lagu Home We’ll Go yang memiliki sedikit sentuhan country. (Ayu)

56

EDISI 56/oktober 2015

F O T O : W W W. F R E E C O V E R S . N E T

WALK OFF THE EARTH

ALBUM: SING IT ALL AWAY

REVIEW FILM

THE MARTIAN

SUTRADARA: RIDLEY SCOTT Pemain: Matt Damon, Jessica Chastain, Kate Mara, Michael Pena

F O T O : W W W. I M PAWA R D S .C O M

Mark Watney merupakan seorang astronot yang sedang menjalankan misi ke Mars. Ia diperkirakan meninggal setelah terjebak badai mengerikan, hingga ia pun ditinggalkan oleh tim yang menyertainya. Namun kenyataan berkata lain. Watney rupanya selamat dan terjebak di sebuah planet asing seorang diri. Ia pun harus bertahan hidup hanya dengan persediaan makanan dan minuman yang terbatas. Ia mencari cara untuk mengirim sinyal ke bumi yang mengabarkan bahwa ia masih hidup. Signal SOS itu pun sampai di bumi, dan NASA memutuskan untuk menjemput Watney. (Ayu)

BURNT

F O T O : W W W. I M PAWA R D S .C O M

SUTRADARA: JOHN WELLS Pemain: Bradley Cooper, Uma Thurman, Sienna Miller, Lily James Film ini mengisahkan cerita lucu dan emosional cinta dua anak manusia dan dunia kuliner. Dikisahkan tentang Chef Adam Jones yang sangat ambisius. Dalam dunia kuliner, ia telah meraih dua bintang Michelin, dan berkeinginan untuk meraih bintang tiga. Ambisi itu rupanya sempat membutakan Adam Jones. Ia pun hanya peduli pada hasil karya kuliner maha dasyat ciptaannya. Perilakunya yang berkaitan dengan pemakaian obat-obatan terlarang dan wanita menghancurkan karirnya. Tersadar akan kelakuannya, Adam berusaha memperbaiki kesalahan demi mengincar gelar bintang tiga Michelin. Untuk mewujudkan ambisinya, ia membuat dapur sendiri lengkap dengan peralatan terbaik. Ia juga akrab dengan Helene yang selalu memberinya semangat. (Ayu)

EDISI 56/oktober 2015

57

ASUS ZENPAD C Z170CG

Tampil dengan Ergonomic rounded edges Asus ZenPad C Z170 hadir memenuhi kebutuhan Anda akan smartphone handal. Asus ZenPad memiliki desain dan tampilan yang terinspirasi dari filosofi desain Asus Zen yang mengharmonisasikan keindahan serta fungsi. Produk ini menggunakan prosesor quad core 64-bit Intel terbaru, Intel Atom x3-C3230RK berkecepatan 1GHz. Sistem operasinya Android 5.0 Lollipop dengan ZenUI. Memakai

prosesor terbaru Intel yang merupakan platform komunikasi berbasis System On Chip (SoC), memungkinkan ZenPad mengintegrasikan berbagai komponen ke dalam satu chip. Seluruh fitur yang ada, seperti RAM, WiFi, Bluetooth, Audio dan GPS akan terintegrasi maksimal dalam satu prosesor sehingga meningkatkan efisiensi ruang dan konsumsi daya. Bentuknya yang fashionable dengan tebal hanya 8,4mm membuat kita nyaman untuk membawa-bawanya. (Dian)

Tipis dan ringan, itulah keunggulan Wiko Highway Pure. Produk asal Perancis ini setipis 5,1 mm dan ringan 98 gram, sehingga memiliki sebutan Wiko Highway Pure Slimmer Than Ever. Memiliki kemampuan deteksi multi jari, Wiko Highway Pure mengandalkan prosesor quad-core 1,2 GHz Cortex-A53 dengan Qualcomm MSM8916 Snapgradon 410. Smartphone ini beroperasi menggunakan Android OS Kitkat v4.4, RAM 2 GB, serta berkapasitas memori internal 16 GB. Kemampuan fotografinya ditunjang oleh kamera utama 8 MP, serta kamera sekunder 5 MP, disertai fitur LED Flash dan Autofocus. Wiko Highway Pure juga telah membawa teknologi 4G LTE, sehingga menghadirkan koneksi internet super cepat. (Dian)

F O T O: W W W. Z E N PA D _ Z 3 7 0 C _ FA M I LY.C O M

MOST MOST WANTED WANTED

58

EDISI 56/oktober 2015

F O T O: W W W.W O R L D.W I K O M O B I L E .C O M

WIKO HIGHWAY PURE Z170CG

F O T O: W W W. M I L I TA R Y1S T.C O.U K

STERIPEN ULTRA SteriPEN Ultra adalah sebuah alat yang efektif menghilangkan atau mematikan sekitar 99,9% bakteri, virus dan protozoa dalam air. Produk ini sudah memenuhi standar sertifikat kesehatan Amerika Serikat, yaitu Water Quality Association’s Gold Seal. Pemakaiannya sangat mudah dan ramah lingkungan karena memakai Organic Light Emiting Diodes. Cara penggunaannya, Anda cukup memasukan ujung SteriPEN ke dalam air, diamkan sesaat sambil diaduk-aduk. Setelah indikator menyala memunculkan gambar senyum, proses pemurnian air dinyatakan selesai. Alat ini bisa langsung diaplikasikan pada air hujan, sungai atau mata air ketika keadaan darurat. Kekuatan baterai mampu untuk pemakaian 8.000 treatments, dan dapat di-charge memakai kabel USB. (Dian)

F O T O: C L U B I C .C O M

KODAK PIXPRO SP360-4K

Meramaikan ceruk pasar kamera digital kecil untuk berbagi kegiatan adventure, Kodak meluncurkan Kodak Pixpro SP360-4K. Action camera yang dikeluarkan Kodak dapat merekam video hingga resolusi 4K (2880×2880) yang dilengkapi berbagai mode, antara lain: Dome (235 derajat), Global (360 derajat), Segment (180 derajat mengambil gambar bagian depan dan 180 derajat bagian belakang), serta Panorama. Kodak Pixpro SP360-4K dapat digunakan dalam air hingga kedalaman 60 meter dengan memakai case khusus. Kamera juga dibekali koneksi WiFi dan NFC guna memudahkan operasional dan transfer data. (Dian)

EDISI 56/oktober 2015

59

PHOTOS

1

2

3

60

EDISI 56/oktober 2015

KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR

4

T E K S: G OE NA DI H A RYA N TO

SEPERTI UMUMNYA DESTINASI YANG ADA DI INDONESIA TIMUR, KUPANG DAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR MENYIMPAN POTENSI FOTOGRAFI YANG BESAR SEKALI. PESONA ALAM DAN KERAMAHAN WARGA, SERTA BUDAYA SETEMPAT DAPAT MENJADI INSPIRASI BAGI SETIAP FOTOGRAFER.

Urusan kuliner, di pasar malam Kupang, kita bisa menjumpai aneka hidangan laut yang diolah dari tangkapan yang segar (catch of the day). Selain itu juga ada sop sapi pedas yang sangat cocok bagi penyuka rasa pedas. Nah, obyek-obyek tadi, tentu menjadi sebagai inspirasi fotografi kita. Selebihnya, selamat menambah koleksi foto Anda.

Ada suasan lain yang kita temui di Kupang, baik pada pagi, siang, petang, maupun malam hari. Pesona alam jelas memberi inspirasi bagi kita, maupun fotografer secara khusus. Di sisi lain, keramahan penduduk serta budaynya memberi warna unik pada kamera kita. Sumber inspirasi yang ada ini jelas memberi semangat pada setiap fotografer yang umumnya bermukim dan beraktivitas di kota besar di Indonesia. Kupang tergolong kota kecil. Namun begitu, Kupang bukanlah kota yang tertinggal. Pembangunan pesat berlangsung di kota ini. Begitu pun dengan petumbuhan pembangunan pariwisatanya. Ada beragai lokasi dapat dijadikan spot hunting foto. Cara terbaik menemukannya adalah dengan mengajak fotografer setempat untuk hunting lokasi foto terbaik bersama-sama, dan tentunya sekaligus mengunjungi lokasi wisatanya. Tentu seperti halnya kota lain di Indonesia, Kupang juga memiliki oleh-oleh khas. Kalau sudah sampai di Kupang, jangan lupa membawa oleh-oleh makanan yang dikenal dengan nama sei, sejenis dendeng yang dibuat dari daging sapi atau babi. Marning jagung atau pop corn khas NTT juga merupakan camilan yang patut mendapatkan perhatian. Selain itu ada juga kerajinan tangan yang unik sebagai buah tangan untuk mereka yang kita hormati dan sayangi.

5

FOTO: GOENADI HARYANTO

1. Pelabuhan Samudera Kupang.

2. Pasar dan pelelangan ikan Oiba di Kupang,NTT. 3. Silakan dipilih, ikan segar, tanpa pengawet kimia. 4. Tangkapan besar. The big catch. 5. Warung makan seafood di pasar malam Kupang.

EDISI 56/oktober 2015

61

PHOTOS

1

FOTO: IMAM TJAHJONO

3

1. Perahu-perahu nelayan 2. Dimana laut, langit dan gunung berpadu elok. 3. Pasar ikan di Kupang. 4. Anak-anak pesisir NTT. 5. Danau Kilimutu, unggulan destinasi wisata Indonesia.

62

EDISI 56/oktober 2015

4

5

2

EDISI 56/oktober 2015

63

PHOTOS

1

3

2

4

FOTO: BUDI DARMAWAN 1. Bambu untuk membuat bagan. 2. Pohon di tengah laut, di bawah langit yang biru.

3. Alat musik Sasando, dengan perlengkapan daun lontar dan selendang kebanggaan Timor. Penutup kepala dari daun lontar disebut Ti’ilangga, khas dari Pulau Rote.

4. Tenunan khas Timor. 5. Seni patung NTT.

5

64

EDISI 56/oktober 2015

6

6. Perajin daun lontar, di antara rimbunnya pohon-pohon lontar.

EDISI 56/oktober 2015

65

journey

KIBARKAN MERAH PUTIH DI PUNCAK PRAU T E K S & FOTO : N U R WA H Y U W I DAYAT NO

“SEBUAH NEGARA TIDAK AKAN KEKURANGAN SOSOK PEMIMPIN APABILA ANAK MUDANYA SERING BERPETUALANG DI HUTAN, GUNUNG DAN LAUTAN.”- SIR HENRY DUNANT.

66

EDISI 56/oktober 2015

F O T O: PA U L U S T I R TA

Hari itu, tepat 17 Agustus 2015 di Puncak Gunung Prau – Dieng. Kami merapatkan barisan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, dan mengirimkan doa untuk para pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan Indoesia. Tanpa ada perbedaaan ras,suku bangsa, dan budaya, atas nama Negara Kesatuan Republik Indonesia, Merah Putih kami kibarkan di Puncak Gunung Prau, Wonosobo, dihadapan 400 peserta upacara. Gunung Prau adalah gunung kecil yang memiliki ketinggian 2.565 m. Gunung ini menjadi salah satu tujuan paling favorit para pendaki di Indonesia.

Puncak Gunung Prau diklaim memiliki tempat terbaik se-Asia Tenggara untuk melihat matahari terbit. Prau terletak di kawasan dataran tinggi Dieng, Wonosobo. Untuk mencapai puncaknya, ada dua jalur pendakian, yaitu Patak Banteng dan Dieng. Keduanya merupakan jalur yang dapat ditempuh selama 3-4 jam hingga ke puncak gunung. Jalur alternatif lainnya adalah melewati Pos Patak Banteng, Pos Kalilembu, Pos Dwarawati dan Pos Wates, serta Pos Dieng Kulon.

Kiri-kanan: Merah Putih berkibar di puncak Gunung Prau. Suasana upacara 17 Agusatus 2015 di ikuti ratusan pendaki.

Kami memutuskan mendaki melewati Jalur Dieng. Jalur ini relatif aman. Setelah membayar retribusi sebesar Rp10.000 di pos

EDISI 56/oktober 2015

67

journey

68

EDISI 56/oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

69

journey

pendakian, kami pun akan mendapatkan tiket masuk yang disertai peta pendakian dan tata tertib pendakian Gunung Prau. Aku, Arrel dan Misbah adalah tim awal yang berangkat lebih dulu untuk mengurus segala kebutuhan upacara di puncak. Kami berjalan mulai tanggal 15 Agustus 2015 bersama dua porter asli Dieng. Kami berencana membangun camp site

Jarak tempuh dari base camp sampai Pos 1 sekitar satu jam berjalan dengan pemandangan pohon cemara di sepanjang jalur. Sekitar 2 km dari base camp terdapat perkebunan carica (pohon papaya dengan buah seukuran jambu biji) yang akan diolah menjadi buah tangan khas Dieng. Pos 1 sampai Pos 2, medan mulai sedikit lebih terjal daripada sebelumnya. Dingin semakin menusuk kulit kami. Angin menyelinap

Perlahan keindahan pemandangan pohon cemara tergantikan oleh gumpalan-gumpalan awan berwarna jingga di langit. Perasaaan kami semakin senang setelah berhasil mencapai Pemancar. Tiada lagi pohon besar yang menutupi pemandangan. Bukit-bukit bak punggung naga membentang sepanjang mata memandang. Gumpalan awan dan kabut bersatu membuat pesona punggung naga semakin dramatis. Kini kami berjalan meniti punggung naga tadi sampai sekitar 20 menit dan tibalah di atas bukit. Di kejauhan terlihat deretan bukit yang biasa disebut Bukit Teletubbies oleh pendaki. Namun karena hari sudah mulai gelap, kami tidak begitu peduli pemandangan sekitar. Kami bertiga mulai mempercepat langkah untuk sampai puncak terlebih dingin semakin menjadi-jadi. Sekitar 20 menit kemudin kami tiba di puncak. Porter sudah menunggu dan langsung saja kami mendirikan tenda dalam suasana angin kencang dan dingin yang menggigit kulit. Total perjalan menghabiskan waktu sekitar 4 jam bagi kami untuk sampai puncak. Lelah terbayar sudah, kami bisa beristirahat malam itu.

TIA DA LAGI POHON BESA R YA NG MENU TUPI PEM A NDA NGA N. BUK IT-BUK IT BAK PU NGGU NG NAGA MEMBENTA NG SEPA NJA NG M ATA MEM A NDA NG. GUMPA LA N AWA N DA N K A BU T BERSATU MEMBUAT PESONA PU NGGU NG NAGA SEM AK IN DR A M ATIS. dan lapangan upacara di atas Gunung Prau. Start dari base camp jam 4 sore, dalam cuaca yag sedikit berkabut dan dingin, kami menyusuri perjalanan hingga ke puncak Prau.

Halaman sebelumnya: Menikmati suasana pegunungan. Atas: Berjalan di padang ilalang.

70

EDISI 56/oktober 2015

melewati celah-celah jaket dan akhirnya menempel di kulit. Perjalanan santai yang kami lakukan berkesan karena langit mulai tampak berwarna oranye kemerah-merahan. Sekitar satu jam berjalan, kami tiba di Pos 2 yang ditandai dengan papan himbauan. Kami beristirahat sejenak, minum dan menyantap snack. Pendakian dari Pos 2 ke Pos 3 adalah perjalanan yang mengagumkan.

EDISI 56/oktober 2015

71

journey KIBARKAN MERAH PUTIH Menjelang pagi, mentari mulai mengintip di ufuk timur. Langit pun berwarna ungu bercampur emas menjadi satu paduan maha karyaNya saat itu. Angin tipis dan udara dingin menyibak wajah dengan lembut. Ribuan manusia berdiri menunggu momen tersebut. Tepat tanggal 17 Agustus 2015, tim dari Jakarta sudah bergabung dengan kami di Puncak Prau. Total tim kami menjadi 14 orang, menunggu pesona sunrise Prau dengan sangat antusias. Dengan segelas teh hangat dan bermantel jaket tebal, kami berdiri bersama. Menunggu detik-detik mentari menyapa dunia. Di atas bukit dalam kejauhan, terlihat barisan rapi tenda warna-warni menghiasi punggungan bukit. Beberapa pendaki menancapkan Bendera Merah Putih dan beberapa ada yang mengibarkan. Pemandangan seperti ini begitu terlihat sempurna. Sorak – sorai ribuan pendaki memancing mentari beranjak dari balik bukit. Sinarnya tersebar ke seluruh penjuru birunya langit. Gunung Sindoro dan Sumbing yang tadinya terlihat gelap, perlahan mengemas karena pantulan cahaya mentari. Di depan mata terlihat jelas Gunung Sindoro dan Sumbing. Di timur terlihat barisan tiga gunung lainnya, yaitu Gunung Merbabu, Merapi, dan Lawu. Kaki-kaki mereka terbungkus awan pagi berwarna abu-abu, sangat rapat menyerupai ombak di lautan. Pagi itu sangat sempurna, inilah kebesaran maha karya Sang Pencipta. Sekitar sejam berlalu, momen golden sunrise terbaik di Gunung Prau menghilang. Langit sebersih birunya samudera. Ini saatnya bagi kami untuk melaksanakan gladi resik Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70. Lapangan upacara dipenuhi ratusan pendaki yang ingin mengikuti upacara. Hal pertama yang kami lakukan adalah mengkoordinir semua peserta untuk bernyanyi bersama. Gaungan ratusan suara pendaki saat itu membakar euphoria Gunung Prau. Setelah terciptanya barisan yang rapi, dan semua terlihat sudah siap, saya memasuki lapangan upacara dan memimpin upacara. Fenomena yang paling luar biasa adalah ketika momen pengibaran Merah Putih. Suara ratusan pendaki yang hormat dan bernyanyi, semangat itu tersulut dan menyebar ke seluruh penjuru bukit di Gunung Prau. Pendaki yang tidak di dalam lapangan upacara pun ikut bernyanyi dan memberi hormat kepada Sang Saka. Di atas bukit dari kejauhan tampak ribuan pendaki mengangkat tangannya, hormat serempak seraya berkata, “Hiduplah Indonesia Raya!”

72

EDISI 56/oktober 2015

TIPS M E M I L I H T E N DA C A M PI NG Tenda merupakan peralatan wajib seorang pendaki gunung atau penyuka kegiatan alam terbuka. Tenda menjadi tempat istirahat dan sebagai pelindung dari cuaca buruk. Hal ini menuntut penggiat alam terbuka untuk memilih tenda yang tepat. Dalam memilih tenda perhatikan hal berikut: 1. KAPASITAS TENDA • Pilih tenda yang sesuai dengan kebutuhan, dalam hal ini kapasitas. Sebuah tenda bisa menampung dua, empat hingga enam orang. Setiap orang pastinya memiliki kebutuhan yang berbeda. Jika Anda lebih sering bepergian sendiri atau berdua, pilih saja tenda berkapasitas 2 orang. 2. BAHAN TENDA • Jenis bahan tenda yang paling baik adalah bahan nilon karena memiliki kemampuan lebih baik dalam menahan udara dingin dan air hujan. Namun saat ini dapat ditemukan jenis tenda yang terbuat dari dua buah bahan yaitu bahan nilon di bagian luar dan bahan katun di bagian dalam. 3. FLYSHEET • Tambahkan flysheet pada tenda. Flysheet merupakan lembaran anti air pada bagian luar tenda. Fungsi utamanya adalah untuk menahan air hujan dan panas matahari agar tidak langsung mengenai tenda. 4. FRAME TENDA • Pilihlah frame tenda dari aluminium, karena aluminum merupakan bahan kuat, awet dan ringan.

NAM AIR Edisi 21/ Tahun II/ Oktober 2015

HISTORIA

MENELUSURI JEJAK MAJAPAHIT DI TROWULAN

ART & CULTURE

PENGABDIAN I GUSTI NGURAH RAI EDISI 56/oktober 2015

73

SNAPSHOT BROMO T E K S & FOTO : I DR IS PR A SET I AWA N

JIKA SELAMA INI SAYA HANYA MELIHAT DAN MEMBACA TENTANGNYA, SABTU 5 SEPTEMBER 2015 SAYA BISA DATANG DAN MELIHAT LANGSUNG KEINDAHAN BROMO. Tepat pukul 02.00 WIB Sabtu dinihari, tibalah kami dititik transit, yakni sebuah penginapan yang jaraknya masih sejam lagi dari kawasan wisata Gunung Bromo. Dari titik tersebut, perjalanan kami lanjutkan menggunakan kendaraan berpenggerak 4 roda (4WD). Tiap mobil diisi lima penumpang. “Dari hotel ini masih sejam lagi sampai di puncak Bromo. Untung sudah booking mobil sejak jauh hari, sebab kalau dadakan bisa mahal dan kadang penuh,” kata Pak Said, driver kami. Berbekal pengalamannya membawa wisatawan puluhan tahun, Pak Said hafal betul tiap tikungan menuju Bromo. Tak perlu mengendorkan gas saat menikung, meskipun medan jalan sempit, menanjak, dan hanya bisa dilalui satu mobil. Pukul 02.55 WIB, kami tiba di depan pintu gerbang menuju tempat untuk menyaksikan sunrise. Semakin hari, rombongan wisatawan, semakin memadati spot. Tak hanya lokal, wisatawan mancanegara pun tak mau kalah menyaksikan salah satu sunrise terindah di dunia ini. Puas berfoto dengan latar belakang sunrise dan landscape Gunung Bromo, pukul 06.15 WIB, kami pun bergerak menuju daerah padang pasir di lembah Bromo. Di kaki Gunung Bromo, para ojek kuda langsung menyambut untuk menjajakan jasa menunggang kuda. “Ayo pak naik kuda saja biar lebih cepat sampai ke tangga menuju kawah Bromo,” kata Pak Suman, menawarkan kudanya. Nego-nego harga pun deal. Saya dan teman pun menunggang kuda menuju tangga kawah Bromo. Untuk menuju kawah Bromo, masih butuh perjuangan. Kita harus menapaki 250 anak tangga. Melelahkan, namun semuanya terbayar saat mencapai bibir kawah. Bromo memang indah, bahkan lebih indah dari cerita yang pernah saya baca sebelumnya.

Atas-bawah: Mengabadikan panorama dengan smartphone. Tangga menuju kawah. Naik kuda ke kaki kawah.

74

EDISI 56/oktober 2015

ART & culture PENGABDIAN I GUSTI NGURAH RAI T E K S & FOTO : K A R I NA AY U BU DI A N I

BEBERAPA WANITA TAMPAK SEDANG SIBUK MENGERJAKAN KEGIATAN RUMAH TANGGA. TAMPAK DUA ORANG SEDANG MENJAHIT, SEORANG LAINNYA TENGAH MENYAPU, DUA ORANG LAINNYA TENGAH MEMASAK DAN SEORANG LAGI TENGAH BERISTIRAHAT. SEORANG WANITA YANG TENGAH BERISTIRAHAT TERSEBUT TAMPAK MURUNG DAN GELISAH. RUPANYA KEGUNDAHAN TENGAH MELANDA HATI DAN PIKIRANNYA KARENA SUAMI TERCINTA SEDANG BERADA DI MEDAN PERANG.

Itulah sekelumit babak dalam sendratari I Gusti Ngurah Rai: Akhir Dari Sebuah Pengabdian yang dipentaskan oleh 10 orang penari Yayasan Swargaloka di Galeri Indonesia Kaya Jakarta beberapa waktu lalu. Babak demi babak ditampilkan dengan menggabungkan cerita kehidupan I Gusti Ngurah Rai, pahlawan nasional asal Bali. Sendratari ini terdiri dari 4 babak dan diawali dengan penggambaran kegelisahan istri I Gusti Ngurah Rai yang ditinggal pergi berperang. Babak ini juga menggambarkan penderitaan rakyat Bali akibat kekejaman penjajah Belanda.

Atas: I Gusti Ngurah Rai gagah berani melawan Belanda penjajah.

Babak kedua dan ketiga mengisahkan dua sisi berbeda dari I Gusti Ngurah Rai yakni keagungannya saat diangkat menjadi pimpinan pasukan melawan Belanda, dan selisih pendapat beberapa orang mengenai kepahlawanan I Gusti Ngurah Rai. Babak terakhir adalah antiklimaks saat I Gusti Ngurah Rai tewas ditembak pasukan penjajah Belanda setelah semua pasukannya tewas berperang. Sebuah akhir sendratari yang dramatis ketika tokoh yang memerankan I Gusti Ngurah Rai dengan lantang meneriakkan ‘Puputan’ atau berjuang hingga titik darah penghabisan.

EDISI 56/oktober 2015

75

ART & culture Sendratari ini bukanlah satu-satunya karya seni gerak dan tari yang terinspirasi oleh I Gusti Ngurah Rai. Tarian tradisional Bali memiliki beragam tari termasuk Tari Puputan yang menggambarkan Perang Puputan. “Saya menggarap sendratari I Gusti Ngurah Rai dengan menitikberatkan pada tokohnya. Tidak hanya fokus pada perjuangannya namun juga mengangkat kehidupan dan hubungan beliau dengan istrinya,” jelas Bathara Saverigadi Dewandoro, koreografer Yayasan Swargaloka. Kombinasi gerakan dasar tari Bali yakni agem, tandang dan tangkep dengan gerakan-gerakan modern menghasilkan tarian kontemporer orisinil di pementasan sendratari ‘I Gusti Ngurah Rai: Akhir Dari Sebuah Pengabdian. Penggambaran adegan tiap babaknya menjadi sebuah paket yang lengkap disertai kostum kontermporer bernuansa Bali. Perkembangan kesenian di Bali saat ini tengah berada pada fase pengembangan desain kostum kontemporer Bali dan inilah misi pengenalan yang ingin diperkenalkan oleh Swargaloka kepada warga Jakarta. Selain itu ada alasan tersendiri kenapa kali ini Swargaloka menampilkan sendratari bertema Bali karena kesenian Bali tetap berpegang teguh pada tradisi namun tetap antusias dalam mengembangkannya.

76

EDISI 56/oktober 2015

I GUSTI NGURAH RAI DALAM CATATAN SEJARAH Kemerdekaan Indonesia 1945 ternyata tidak serta merta membebaskan diri dari penjajah. Tahun 1946, Belanda kembali datang ke Bali, dan sempat mengepung para pemuda Bali pada bulan November 1946. I Gusti Ngurah Rai bersama para pemuda melakukan perlawanan heroik di Desa Marga. Mereka berperang melawan tentara Belanda yang bejumlah pasukan lebih besar dan senjata lebih lengkap. Pertempuran heroik ini dikenal dengan Perang Puputan, dan hingga kini dianggap sebagai sebuah bentuk perjuangan yang diagungkan dari I Gusti Ngurah Rai dan pasukannya. Paragraf tadi adalah sekelumit topik yang dijabarkan dalam buku Perang Bali karya I Gusti Ngurah Pindha. Dalam buku itu juga dituliskan, Letnan Kolonel I Gusti Ngurah Rai yang memiliki latar belakang militer dikisahkan tidak mengindahkan prinsip-prinsip militer selama perang Margarana. Ia nekad berperang dengan pasukan yang kurang terlatih dan tanpa bekal senjata memadai. Kisah yang muncul ini menimbulkan beberapa perdebatan soal sosok I Gusti Ngurah Rai.

Namun apapun kontroversi yang terjadi, doktrin puputan (berjuang hingga titik darah penghabisan) yang dicanangkan I Gusti Ngurah Rai terus menggema secara nasional. Meski kekalahan yang akhirnya diraih, namun kegentaran yang sempat dirasakan penjajah Belanda saat itu adalah contoh nyata bahwa semangat mampu menggerakkan gunung tertinggi sekalipun.

Searah jarum jam (dari kiri bawah): I Gusti Ngurah Rai dan para prajuritnya. Gerak tari Bali yang dinamis. Kegelisahan I gusti Ngurah Rai. Akhir hidup I Gusti Ngurah Rai.

EDISI 56/oktober 2015

77

SOUVENIR

BIOLA LOKAL BERKUALITAS ANTONIO STRADIVARI T E K S & FOTO : A M A N RO C H M A N

DIKALANGAN PARA MUSISI, BIOLA BUATAN TANGAN JARANG SEKALI DIJUMPAI. MOESTAFIDZ CHAIRONI MEMBUATNYA DI WORKSHOP RUMAHAN.

Dari dalam rumah, suara dawai biola terdengar indah. Sesekali terdengar suara tinggi melengking dan fals. Seorang bapak tua terlihat duduk di dalam rumah dan sedang asik memutar-mutar pasak penyetel senar biola. Bapak tua bernama Moestafidz Chaironi (73) itu adalah seorang pembuat biola handmade. Keahliannya membuat biola diperoleh secara otodidak sejak awal tahun 2000. Kini beberapa biola buatannya telah diekspor ke luar negeri untuk memenuhi pesanan khusus . Moestafidz Chaironi membuat biola di rumahnya di Jalan Arjuno, Batu, Jawa Timur. Karya pertamanya dibuat dari papan kayu, alas kasur tempat tidurnya. Biola pertama yang banyak kekurangan itu pun laku dibeli seharga ratusan ribu rupiah. Setelah berhasil membuat biola dari papan alas tempat tidur, ia bersemangat mempelajari berbagai jenis kayu yang ada di Indonesia sebagai bahan pembuatan biola, antara lain kayu waru, jati, sengon, mahoni, basia, meranti, klengkeng, dan nangka. Rupanya, tidak semua kayu tersebut bagus sebagai bahan utama biola karena kayu asal Indonesia yang beredar di pasaran umur tebangnya tidak lebih dari lima tahun. Sementara itu, umur tebang kayu berpengaruh terhadap kualitas suara biola.

Tahun 2008, Moestafidz pun menggunakan kayu maple dari Amerika dan Kanada yang usia tebangnya rata-rata di atas 10 tahun. Moestafidz mengerjakan sendiri seluruh proses pembuatan biola di lantai dua rumahnya. Biola dibuatanya menggunakan campuran kayu lokal Indonesia dan luar negeri, yaitu kayu sawo dan kayu eboni sebagai gagang (neck) biola. Badan biola dibuat dari campuran kayu siprus, mahoni dan maple. Pemilihan kualitas kayu ini sangat menentukan kualitas suara biola. Proses pembuatan biola dimulai dengan pencetakan ukuran badan samping biola pada papan kayu maple. Kayu kemudian digergaji dan dipipihkan sesuai ukuran yang dikehendaki.

Searah jarum jam (dari kiri bawah): Sedang Menghaluskan biola; Moestafidz di workshop rumahnya; Biola buatan tangan kreatif Moestafidz.

78

EDISI 56/oktober 2015

Setelah itu, gagang biola dibuat dan diukir. Pekerjaan berlanjut dengan proses penempelan bagian-bagian biola dan pengepresan. Proses ini merupakan yang tersulit, serta membutuhkan konsentarsi dan ketelatenan. Proses selanjutnya adalah pengecatan badan biola. Satu biola membutuhkan waktu perkerjaan 10 hari dan perbulanya mampu membuat 3 biola. Untuk rangkaian penyetel senar didatangkan dari Jerman. Tongkat gesek

terbuat dari kayu mahoni atau sawo, dengan bulu gesek dari ekor kuda Sumbawa. Biola buatan Moestafidz tidak kalah dengan biola handmade Eropa. Bahkan, buatan Moestafidz lebih ringan, bersuara lebih keras, dan sepuluh kali lebih murah dari biola buatan Eropa. Yang unik, semua biola buatan Moestafidz berpatokan pada biola buatan Antonio Stradivari, seorang pembuat alat musik berdawai terhebat di Eropa pada kurun waktu 1644-1737.

EDISI 56/oktober 2015

79

HISTORIA

MENELUSURI JEJAK MAJAPAHIT DI TROWULAN T E K S & FOTO : K A R I NA AY U BU DI A N I

TROWULAN DIDUGA SEBAGAI PUSAT KERAJAAN MAJAPAHIT. DI SINI BANYAK DITEMUKAN SITUS SEJARAH YANG MEMILIKI ANGKA TAHUN YANG SAMA DENGAN KERAJAAN MAJAPAHIT. KOTA KECIL YANG MENJADI BAGIAN WILAYAH MOJOKERTO INI MENJADI MUARA BAGI SIAPAPUN YANG HAUS AKAN INFORMASI SEJARAH KERAJAAN MAJAPAHIT.

Menelusuri sejarah masa lampau bisa jadi sebuah kegiatan yang menyenangkan. Selain menambah wawasan, kita juga berkesempatan mendatangi lokasi-lokasi baru yang belum pernah kita tahu sebelumnya. Seperti yang saya lakukan ketika menelusuri situs-situs sejarah peninggalan kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Tercatat dalam sejarah bahwa kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan besar di Nusantara. Kerajaan ini bisa dibilang sebagai ‘kelanjutan’ dari kerajaan Singosari dengan raja terakhirnya, Kertanagara, yang dibunuh Jayakatwang (Adipati Kediri) karena menolak membayar upeti. Akibat kematian Kertanegara, Raden Wijaya - menantu Kertanagara, pun melarikan diri ke Madura dan meminta perlindungan kepada Aryawiraraja. Kepada Raden Wijaya, Aryawiraraja memberikan area hutan Tarik sebagai daerah kekuasaan baru. Daerah baru ini pun kemudian diberi nama Majapahit. Wilayah Majapahit semakin besar setelah Raden Wijaya bekerja sama dengan pasukan Mongolia untuk melumpuhkan Jayakatwang. Di sisi sebaliknya, setelah memperoleh kemenangan atas Jayakatwang, Raden Wijaya kemudian mengusir pasukan Mongolia keluar dari pulau Jawa. Raden Wijaya naik tahta sebagai Raja Majapahit tahun 1293 dengan gelar Sri Kertajasa Jayawardhana. Masa keemasan Kerajaan Majapahit adalah pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Menurut catatan sejarah wilayah kekuasaan Majapahit kala itu hampir sama luasnya dengan wilayah Indonesia saat ini. Namun sepeninggal Hayam Wuruk, konflik internal kerajaan berlangsung berlarut-larut hingga muncul berbagai perang yang berujung pada kehancuran Majapahit. Belum terlalu jelas benar apa penyebab utama kehancuran Majapahit. Namun akibat

80

EDISI 56/oktober 2015

kehancurannya, berakhir pula masa kerajaan Hindu-Budha di Nusantara, dan perlahan digantikan kerajaan-kerajaan Islam yang juga tumbuh di Pulau Jawa. Perjalanan menelusuri sejarah Kerajaan Majapahit saya awali dari Museum Purbakala Trowulan di Trowulan, Jawa Timur. Museum Purbakala Trowulan berada di Jalan Pendo Agung. Di sana terdapat koleksi khusus tentang kerajaan Majapahit, hingga peta situs Kerajaan Majapahit. Bagian depan museum ini menjadi pusat informasi tentang Kerajaan Majapahit, seperti silsilah raja-raja dan peta lokasi situs-situs Majapahit. Sementara di area pendopo, tepatnya di halaman belakang museum, disimpan berbagai koleksi penting dari masa Majapahit. Sungguh menakjubkan melihat aneka koleksi peninggalan Majapahit di Museum Purbakala Trowulan. Hampir semua koleksi sejarah di sini adalah asli. Koleksi terbanyak adalah arca, karena Majapahit adalah kerajaan dengan latar belakang Hindu-Budha. Ada pula bongkahan bata, lantai dan dinding yang disinyalir merupakan bagian dari bangunan peninggalan Majapahit. Area museum sendiri rupanya juga menjadi bagian dari peninggalan Majapahit. Pada bagian belakang museum terdapat situs yang merupakan bekas pemukiman penduduk.

Kanan: Keindahan Candi Bajangratu menjulang tinggi.

EDISI 56/oktober 2015

81

HISTORIA

Situs berikutnya, Candi Brahu, terletak agak jauh dari dua candi MENUJU SITUS sebelumnya. Candi Brahu memiliki ketinggian sekitar 25,7 meter. Setelah cukup informasi mengenai lokasi situs-situs Majapahit Lagi-lagi ini adalah salah satu bukti kemegahan arsitektur di Trowulan, saya bergerak mengunjungi situs-situs tersebut Majapahit. Candi ini mengekspos warna merah bata dan memiliki secara langsung. Situs yang paling dekat dengan museum bentuk yang artistik. Dari bentuknya dapat disimpulkan bahwa adalah Kolam Segaran. Situs terdekat lainnya adalah Candi candi ini adalah tempat pemujaan Budha. Nama Bajangratu. Candi ini memiliki bentuk atap Brahu diperkirakan berasal dari kata warahu yaitu yang disebut Paduraksa. Paduraksa dalam konsep Hindu bermakna seseorang apabila Atas: Candi Tikus, pemandian sebuah bangunan suci. di era Majapahit. akan memasuki tempat suci diharapkan telah Candi terakhir yang saya datangi adalah Candi Bentar menyatukan seluruh pikirannya hanya pada Wringinlawang. Kata Lawang dalam bahasa Jawa hal-hal baik saja. yang berarti pintu menggambarkan bentuk candi ini yang menyerupai gerbang. Candi ini diperkirakan sebagai pintu Selanjutnya saya mengunjungi Candi Tikus. Bentuk bangunan perbatasan menuju kota Majapahit. Bentuknya sekilas mirip Candi Tikus justru menyerupai sebuah kolam. Bentuk dengan Candi Bajangratu yang berundak-undak. Candi ini bukan candi ini tak lepas dari mitologi Hindu, Amertamantana. situs terakhir yang ada di Trowulan. Masih banyak lagi situs Amertamantana merupakan proses pemuatan larutan air lainnya di kota kecil ini. Kota kecil dekat Mojokerto ini menyimpan susu untuk mencari air amerta yang akan melanggengkan banyak bukti kemegahan dan kejayaan Kerajaan Majapahit. kehidupan para dewa. Bahan serta warna bata Candi Tikus Hingga kini kemegahan setiap situs era Majapahit yang ada masih sama persis dengan Candi Bajangratu. Detil-detil hiasan terjaga dan terawat dengan baik yang membuat saya semakin pada dinding candi terlihat sangat indah meski candi ini tidak kagum dengan Trowulan. menjulang tinggi ke atas.

82

EDISI 56/oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

83

History of NAM AIR NAM Air resmi diperkenalkan kepada publik pada 26 September 2013. Maskapai ini merupakan bagian dari Sriwijaya Air Group. Pada prinsipnya tidak banyak perbedaan antara Sriwijaya Air dan NAM Air. Dari segi penggunaan warna atau color identity, NAM Air masih menggunakan kombinasi warna yang serupa dengan Sriwijaya Air. Diilhami oleh color identity Sriwijaya Air, NAM Air menggunakan warna yang sama yaitu merah, putih dan biru. Maknanya adalah menandakan keberanian, kejujuran dan simbolisasi keberadaan NAM Air yang selalu mengudara di angkasa. NAM Air mengusung visi menjadi airlines pilihan utama pelanggan. Visi ini merupakan tantangan dari seluruh manajemen dan karyawan NAM Air untuk memberikan pelayanan yang terbaik, sehingga dapat mencuri perhatian masyarakat dan pelanggan untuk selalu ingat dan memilih NAM Air sebagai satu-satunya maskapai yang dapat dipercaya dan diminati pelayanannya. Sementara itu, dua misi yang diembannya adalah Merajut Negara Kepulauan, serta Melayani, Mengabdi dan Berbagi. Misi pertama tentu menjadi kebanggaan NAM Air bila suatu saat nanti, keberadaannya dapat melayani pelanggannya di seluruh kepulauan ini. Jangkauan antar pulau ditempuh dengan mudah dan singkat. Sedangkan melayani adalah prinsip

kerja yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaiknya, dimulai dari antar karyawan hingga kepada pelanggannya. Makna mengabdi pun demikian sifatnya, yaitu pengabdian kepada perusahaan secara khusus, dan negara pada umumnya. Dan Berbagi menjadi kunci terakhir untuk selalu ingat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. TERBANG PERDANA PADA 10 11 12 13 NAM Air memulai penerbangan perdana atau Inaugural Flight dari Jakarta menuju Pangkalpinang dengan menggunakan pesawat Boeing 737500, pada pukul 10.00 WIB, tanggal 11 Desember 2013 (10 11 12 13). Penerbangan perdana ini sekaligus memperkenalkan NAM Air kepada para pengguna jasa penerbangan Indonesia, baik yang ada di Pangkalpinang dan di seluruh wilayah Indonesia. Hadirnya NAM Air, akan menjadi pilihan lain bagi pengguna jasa penerbangan yang akan bepergian ke wilayah Indonesia yang diterbangi oleh NAM Air. “NAM Air hadir untuk menjadi feeder atau pengumpan bagi Sriwijaya Air, yang saat ini telah melayani penerbangan dari Sabang hingga Merauke. Bila rute penerbangan Sriwijaya Air melayani antar ibukota propinsi di seluruh Indonesia maka NAM Air akan melayani rute lanjutan menuju ke wilayah di tingkat kotamadya atau kabupaten,” ujar Direktur Utama NAM Air Jefferson Jauwena. NAM Air memulai penerbangan reguler pertama pada 19 Desember 2013

Boeing 737-500 NAM Air di bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

84

EDISI 56/oktober 2015

dengan menggunakan dua pesawat B737-500. Adapun rute pertama yang diterbangi yakni dari Jakarta – Pontianak PP, Jogjakarta – Pontianak PP. Pesawat kedua direncanakan untuk menerbangi rute Palu – Luwuk PP, Surabaya – Palu PP, Surabaya – Pangkalanbun PP dan Semarang – Pangkalanbun PP. Maskapai yang merupakan sister company Sriwijaya Air ini menerima Sertifikat Operator Penerbangan atau Air Operator Certificate (AOC) 121-058 tertanggal 29 November 2013 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Dalam kategori bisnisnya, NAM Air berada pada kategori Medium Service, sama halnya posisi yang diterapkan oleh Sriwijaya Air. Kesamaan kategori pelayanan inilah menjadi aset yang kuat untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan, baik pelanggan Sriwijaya Air maupun NAM Air tanpa perbedaan hitungan harga tiket dan pelayanannya. Dengan kesamaan posisi ini maka segala bentuk pelayanan pelanggan sama persis antara Sriwijaya Air dengan NAM Air.

EDISI 56/oktober 2015

85

FLEET

Boeing 737-500

OFFICE

Jl. Gunung Sahari Raya No. 13 Blok B8 10, Jakarta Utara, 14420 Telp: +62 6471 7999

Seluruh kantor Sriwijaya Air juga merupakan kantor perwakilan NAM Air

86

EDISI 56/oktober 2015

EDISI 56/oktober 2015

87

TRAVELER STORY

RAJAH TITI KELUARGA SIKEREI T E K S & FOTO : Z U L K I F L I

DI KEPULAUAN INI TAK ADA GUNUNG. YANG ADA HANYA BUKIT-BUKIT, RAWA, DAN SUNGAI YANG TENANG. HUTANNYA PUN BEGITU. SETENANG PAGI KALA PARA ORANG TUA MENYERUPUT KOPI SAMBIL MELIHAT ANAK-ANAK MEREKA YANG MASIH TERLELAP. PANTAI BERPASIR PUTIH ADALAH JUALAN UTAMA PULAU INI. PUN OMBAKNYA, MERANGSANG PESELANCAR DUNIA UNTUK DATANG. NUN DI PEDALAMAN RIMBA, SATU KELUARGA BERDIAM. KELUARGA YANG MASIH MENJAGA ARAT SABULUNGAN DARI RODA ZAMAN YANG KIAN BERPUTAR KENCANG.

Perahu kayu yang saya tumpangi ini sedang mengarah ke Pulau Siberut, salah satu pulau di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Ada empat pulau utama di Kepulauan Mentawai ini. Siberut di utara, Sipora di tengah, Pagai Utara dan Pagai Selatan di bagian selatan. Pulau-pulau itu berhadapan langsung dengan samudera yang namanya bertaut dengan negara India sana, yakni Samudera Hindia. Bersama saya ada penduduk lokal dan beberapa turis asing yang berpakaian khas seorang peselancar. Tidak terasa sepuluh jam sudah kapal ini melaju. Hingga akhirnya sauh yang diangkat di Pelabuhan Bungus, Padang, kembali dibenamkan ke dasar laut. Saya pun sampai di Siberut. Mendarat di Siberut, saya menuju warung Pak Jun. Saya baru hendak menyeruput kopi ketika gerimis tiba-tiba turun. Warung ini tidak hanya menyediakan sarapan pagi, tetapi juga barang-barang keperluan rumah, termasuk segala keperluan yang akan kami bawa ke dalam hutan. Saya mengenal Pak Jun dari obrolan singkat dengan Adi Rosa, peneliti tato Mentawai. “Jika sampai di Siberut, singgahlah di rumah Pak Junaidi. Nanti saya akan menghubungi beliau,” begitu kata Adi Rosa beberapa hari sebelum keberangkatan saya ke Siberut Warung Pak Jun terletak di tengah pasar di pusat kota. Pasar ini tidak terlalu besar. Cukup setengah jam berjalan kaki, kita telah hafal seluk beluk pasar. Beberapa tokonya menjual barang dagangan yang serupa bahkan sama. Rumah makan pun saling berdekatan, bahkan ada yang berhadap-hadapan.

“Bang!” Ridwan, seorang teman seperjalanan saya memanggil sambil memberi isyarat kepada saya untuk menoleh ke arah yang ia tunjuk. Dua orang wanita berkulit keriput namun masih tegap tampak berbelanja di toko yang saya singgahi. Pakaian mereka lusuh. Tanpa alas kaki. Kalung bermanik kecil dengan aneka warna melingkar di leher. Gelang dikenakan di tangan. Saya semakin terkesiap ketika melihat rajah tato di badan mereka. Gores hijau di pipi, leher, tangan, hingga kaki. Dan mereka berbicara dengan bahasa yang tidak saya mengerti. “Mereka dari dalam,” kata penjaga toko. “’Dari dalam’ berarti dari dalam hutan,” saya mencoba mengartikan sendiri ucapan si penjaga toko. Beberapa pertanyaan pun muncul di kepala. Berapa jauh jalan yang harus mereka tempuh hingga kemari? Mengapa mereka harus menempuh perjalanan hingga ke pesisir Siberut hanya untuk membeli makanan? Sudah habiskah persediaan hutan yang diwariskan kepada mereka? Saya masih bertanyatanya dalam hati hingga penjaga toko menyentak lamunan saya dengan menyodorkan kertas yang berisi angkaangka yang harus saya lunasi. “Berbaik-baiklah selama di dalam. Jangan membuat jarak dengan mereka,” demikian pesan Pak Junaidi sebelum saya berangkat ke kampung suku Mentawai di dalam hutan. Saya dan tiga orang teman memang akan menuju ke pedalaman Siberut untuk melihat kehidupan suku Mentawai di sana. Kami memilih jalur darat menuju salah satu kampung paling dalam di hutan Siberut. Kami pun harus menempuh tiga jam

Kiri: Keluarga Aman Lau Lau bercengkrama di dalam uma.

EDISI 56/oktober 2015

89

TRAVELER STORY

Searah jarum jam (dari kiri): Aman Lepon menunjuk dere di tengah batang pohon durian, dere adalah gambar tapak tangan dan kaki orang yang telah meninggal; Potret Abay Lau Lau, istri Aman Lau Lau, tak hanya pria, perempuan Mentawai juga merajah tubuhnya dengan titi; Aman Lau Lau dan Aman Lepon menarikan tarian Uizab di dalam uma.

pintu yang berhadapan dengan hutan. Di bagian belakang ini, para wanita mengolah sagu. Sagu adalah salah satu makanan pokok orang-orang pedalaman Mentawai. perjalanan dengan ojek dalam gerimis dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. “Hutan di pulau ini berlapis-lapis. Tak jarang binatang liar berkeliaran bebas. Pohon-pohon menjulang rapat bersebelahan dengan tumbuhan semak. Pohon sagu tumbuh di mana-mana, dan orang-orang tak menanam padi,” tulis John Crisp, karyawan British East India Company, dalam artikelnya yang menceritakan kedatangannya ke Mentawai pada 14 Agustus 1792. Hingga saat ini, kondisi hutan di pedalaman Mentawai yang digambarkan oleh Crisp dalam artikelnya yang berjudul An Account of The Inhabitants of The Poggy Islands Lying Off Sumatra itu masih sama. Seperti yang saya alami selama perjalanan. Tak jarang kami berpapasan dengan babi hutan. Oleh beberapa peneliti, Siberut dipercaya sebagai daerah asal dari orang-orang yang menghuni Kepulauan Mentawai hari ini. “Sampai di sini kami bisa mengantar,” demikian kata bapak paruh baya tukang ojek yang mengantarkan saya sambil menepikan motornya. Tak lama, tiga

90

EDISI 56/oktober 2015

motor lain yang ditumpangi teman saya pun sampai. Dusun Buttuy, saya membaca tulisan pada sebuah dinding rumah kayu tempat keempat motor ojek menurunkan kami. Udara di sini lembab. Hujan baru saja berhenti. Matahari tidak tampak. Sepertinya sore sudah menjelang. Rumah di dusun di tengah hutan ini semua berbahan dari alam. Atapnya daun rumbia. Tiang-tiang utama dari kayu ribuh. Ada juga bambu, rotan, batang pohon enau serta gaharu sebagai bahan tambahan. Di bagian depan, yang menghadap ke arah matahari terbit, terdapat tangga kayu melengkung. Di ujung tangga, tanah cekung menampung air untuk mencuci piring. Dalam rumah, beberapa kerangka hewan dipajang. Ada tempurung penyu, kepala rusa, paruh burung rangkong, dan kepala babi. Satu yang membuat saya bergidik, ada pajangan tengkorak kepala monyet. Puluhan kepala monyet itu digantung rapi di ruang tengah yang juga merupakan dapur rumah ini. Bulu kuduk saya sempat berdiri ketika melintas di bawah pajangan kepala monyet itu. Bagian belakang rumah terdapat

Sosok bangunan ini adalah uma, rumah panggung tempat saya bermalam hingga dua hari ke depan. Uma tidak hanya berfungsi sebagai rumah tempat menginap, tetapi lebih pada pusat dari kehidupan masyarakat tradisional Mentawai. Benda-benda pusaka disimpan dalam uma. Punen, upacara adat, dilangsungkan di dalam uma. Segala permasalahan diselesaikan di dalam uma. Uma adalah “rumah suci” bagi masyarakat pedalaman Siberut yang dipimpin oleh Rimata. Aman Lau Lau adalah Rimata dari uma yang saya diami saat ini, seorang Sikerei Suku Salakhirat yang disegani oleh masyarakat Siberut. Ia mendapatkan uma dari ayahnya. Tatapan tajam penghuni uma tidak menyiratkan permusuhan. Di uma ini berdiam empat keluarga dengan Aman Lau Lau, Aman Lepon, Aman Godai, dan Aman Carolina sebagai kepala di masing-masing keluarganya. “Aman” memiliki arti yang jauh berbeda dengan kata “aman” dalam tatanan bahasa Indonesia. Aman di sini adalah sebutan untuk seorang ayah yang kemudian diikuti dengan nama anak tertua. Aman

Lau Lau, ayah dari anak tertua yang bernama Lau Lau. Dan Abay adalah sebutan untuk ibu. MERAJAH TITI Lampu-lampu minyak sudah dinyalakan seturut berhentinya gerimis yang turun semenjak siang. Pendar kuningnya semakin menegaskan warna titi, tato, di tubuh Aman Lau Lau dan Aman Lepon yang basah oleh peluh. Beberapa saat lalu, Aman Lau Lau dan Aman Lepon baru saja menarikan tarian uizab di tengah uma, tarian yang mengadopsi gerak burung camar. Saya memperhatikan rajah bintang di kedua bahu Aman Lau Lau. Rajah bintang itu, kata Aman Lepon, bernama sibalu-balu. Sibalu-balu itu ada di kedua bahunya. Belakangan saya baru tahu bahwa sibalu-balu hanya digambarkan di badan seorang Sikerei. Rajah titi di tubuh orang Mentawai sangat jauh berbeda dengan tato yang

ada di era pop saat ini yang hanya digunakan untuk gagah-gagahan, hiasan, dan bahkan untuk unjuk jati diri. Titi adalah satu hal yang agung bagi orang Mentawai. Tiap motifnya berisi falsafah hidup, suluh perjalanan abadi mencapai surgawi dalam Arat Sabulungan (aliran kepercayaan masyarakat Mentawai). Titi mulai dirajah semenjak orang Mentawai masih bocah dan akan terus dipakai hingga ajal menjelang. Tidak mudah untuk membuat rajah titi ini. Beberapa ritual yang dipimpin Sikerei harus dilewati. Kadang waktu pembuatannya sampai berbulan-bulan. Sebuah pesta adat yang menghidangkan babi dan ayam pun digelar di rumah orang yang akan ditato. “Alat untuk membuat tato berupa kawat tembaga yang dipasang tegak lurus di ujung sepotong kayu. Panjang kayu kirakira 20cm. Tinta yang dipakai terbuat dari jelaga damar dicampur air atau air tebu,” jelas William Marsden dalam buku History of Sumatra. Darah mulai mengalir ketika tangkai kayu berkawat itu kemudian

dipukul pelan-pelan Sipatiti (si pembuat tato) pada motif yang telah ia gambar sebelumnya. Lambat laun tinta akan menyatu dengan kulit. Rasa sakit tak terhingga harus dirasakan oleh orang Mentawai selama pengerjaan titi. Kulit yang berdarah kemudian akan membengkak selama berharihari. Inilah suatu pengorbanan untuk menjaga tradisi. Sayangnya, saat ini tidak banyak lagi orang-orang Mentawai yang mau men-titi tubuh mereka. Selain karena berbagai ajaran agama yang berkembang di Mentawai melarang penggunaan tato, juga karena biaya untuk menyiapkan ritualnya cukup besar. Selain itu, tergerusnya salah satu tradisi Arat Sabulungan ini dikarenakan ulah penembak misterius (petrus) pada tahun ’80an yang menjadikan orangorang bertato sebagai salah satu sasaran. “Mereka, petrus itu, tak bisa membedakan mana yang tradisi dan mana yang kriminal,” ungkap Adi Rosa yang meneliti lebih dalam tentang tato Mentawai pada tahun 1994. Hasil penelitiannya dihimpun dalam tesis yang berjudul Eksistensi Tato Sebagai Salah Satu Karya Seni Rupa Tradisional Masyarakat Mentawai.

EDISI 56/oktober 2015

91

GRAND OPENING TAMAN SANTAP RUMAH KAYU ANCOL T E K S: DI A N T R I A SA R I | FOTO : D OK . SR I W I JAYA A I R

MENGUSUNG KONSEP PLEASANT, ALWAYS GREEN DAN MOTTO GO GREEN, TAMAN SANTAP RUMAH KAYU DIBUKA SECARA RESMI DI TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL, JAKARTA. GRAND OPENING RESTO INI BERLANGSUNG JUMAT 18 SEPTEMBER 2015. kulinernya. Menu-menu khas Nusantara diolah dari bahan-bahan terbaik dan disajikan unik serta menggugah selera makan. Menu unggulannya cukup beragam. Kepiting Jumbo Lada Hitam menjadi menu andalan, bersama dengan menu lainnya seperti Gurame Saus Mangga yang tersaji bersama serutan mangga muda segar, serta Ayam Bakar Rumah Kayu yang memakai ayam kampung sebagai bahan dasar utama. Sementara itu untuk menu minuman, tersedia antara lain Green Fresh Rumah Kayu yang merupakan campuran jus daun sawi hijau, nanas, serta perasan jeruk lemon. Dengan tambahan es, minuman ini sangat segar diminum pada siang hari nan terik.

Hadir sebagai restoran bernuansa Indonesia, Taman Santap Rumah Kayu menyuguhkan beragam kuliner khas Nusantara yang diracik dengan bumbu rempah asli Indonesia. Resto ini menempati area tepi pantai seluas 4.000 meter persegi di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Konsep bangunannya di desain ramah lingkungan dengan nuansa alam yang hijau dan segar, dilengkapi dengan beberapa kolam ikan di dekat area santap. “Melalui konsep ini kami berharap nantinya dapat membangkitkan kesadaran masyarakat untuk ikut berperan aktif memelihara kelestarian lingkungan,” kata Susanto Wijaya, Direktur Utama Taman Santap Rumah Kayu Ancol. Selain konsep lanskap dan tata ruang resto yang nyaman, Taman Santap Rumah Kayu juga unggul dalam kelezatan

92

EDISI 56/oktober 2015

Tidak hanya menyuguhkan aneka menu spesial yang bisa dinikmati di saung-saung, Taman Santap Rumah Kayu Ancol juga menghadirkan area santap yang unik di atas pesawat Boeing 737-400 Sriwijaya Air. “Pesawat ini menjadi salah satu kebanggaan dari Rumah Kayu Ancol. Kami ingin memberikan sensasi yang berbeda dalam menyantap setiap hidangan yang dipesan,” ungkap Susanto Wijaya. Hadir sebagai restoran yang serba guna, Taman Santap Rumah Kayu Ancol juga mendukung penyelenggaraan acara meeting, bussines lunch, gathering, ulang tahun, hingga wedding.

Searah jarum jam (dari kiri): Presiden Direktur Sriwijaya Air Chandra Lie, Presiden komisaris Sriwijaya Air Hendry Lie, Artis Sultan Djorgie, Komisioner Sriwijaya Air Fandy Lingga, Finance Director Gabriella Sonia, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama; Direktur Utama Rumah Kayu Susanto Wijaya dan Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi; Jajaran Direksi Sriwijaya Air berfoto bersama keluarga dan tamu undangan.

EDISI 56/oktober 2015

93

BUSINESS

EFEK MENUNDA DALAM BERBISNIS Kerugian terbesar yang melanda bisnis Anda tentu sudah diketahui bukan? Salah satunya adalah kerugian yang disebabkan karena menunda waktu. Walau terlihat sepele, menunda waktu memiliki dampak sangat besar bagi bisnis Anda. Pekerjaan jadi terlambat selesai dan saat waktu deadline akan merasa tertekan. Kerugian terbesar yang dirasakan adalah perasaan menyesal dalam diri sendiri. Pekerjaan jadi terabaikan dan menumpuk. Kebiasaan selalu menunda waktu akan mengakibatkan masalah yang lebih besar. Dan sering kali kita tidak merasakan hal itu. Keterlambatan menyelesaikan pekerjaan akan berdampak lain. Tentu saja, ada harga yang harus Anda bayar akibat keterlambatan. Bayaran yang harus dikeluarkan pun tidak kecil, yang berarti akan mengalami kerugian besar. Anda pikir hanya Anda sendiri yang akan merasakannya? Keluarga juga akan mendapatkan cipratan dampak dari kesalahan pribadi. Andai saja Anda mengerti tentang butterfly effect, kebiasaan Anda menunda waktu tentu tidak akan dilakukan. Anda ataupun saya juga tidak menggampangkan waktu yang kita miliki. Pekerjaan yang dilakukan juga tidak akan tertunda dibuatnya. Konsepnya menjelaskan bahwa kesalahan kecil saja akan terakumulasi dan menjadi besar.

semakin banyak saja. Tiba saatnya deadline, akhirnya harus merelakan waktu luang dan menghabiskan waktu dengan upaya keras mengerjakan tugas yang menumpuk. Padahal jika dilakukan tepat waktu, tentunya akan mendapatkan manfaat. Waktu luang yang dimiliki bisa dimanfaatkan untuk hal lain. Nah, muncul pertanyaan, “Bagaimana caranya tidak menunda waktu lagi?” Saya memiliki paket Resolusi Waktu sebagai solusinya. Isinya menjelaskan kuncinya bukan cara tidak menunda-nunda, tetapi sistem yang menjadikan Anda lebih produktif. Selengkapnya dapat Anda pelajari di Revolusi Waktu. Jika merasa banyak masalah yang menimpa, semua tentu ada penyebabnya. Pastinya diri sendirilah penyebab kesalahan yang diperbuat di masa lalu. Sebaiknya hindari menunda waktu kerja jika tidak ingin masalah terus datang menemui Anda. Salam Pencerahan..!!

BERAPA NILAI WAKTU ANDA Jika selalu membiasakan diri selalu menunda waktu, akibatnya pekerjaan Anda semakin menumpuk dan

K ELUA RGA JUGA AK A N MENDAPATK A N CIPR ATA N DA MPAK DA R I K ESA LAHA N PR IBA DI. A NDAI SAJA A NDA MENGERTI TENTA NG BUTTER FLY EFFECT, K EBIASA A N A NDA MENU NDA WAKTU TENTU TIDAK AK A N DILAKUK A N.

94

EDISI 56/oktober 2015

Tom MC Ifle Founder Top Coach Indonesia www.topcoachindonesia.com

iklan FP

EDISI 56/oktober 2015

95

EVENTS

SIRUP INZANA JAMU ANTI MASUK ANGIN

Mau jalan-jalan, mau keluar kota, yuk minum sirup masuk angin Inzana. Cegah masuk angin sebelum terlambat. Sirup masuk angin Inzana adalah salah satu produk ternama Konimex, sebuah brand perusahaan farmasi di Indonesia yang sudah sangat terkenal dalam memproduksi berbagai jenis obat yang aman dan efektif. Konimex telah membantu jutaan keluarga dalam memelihara kesehatan dan menjadi teman setia di saat sakit.

Men’s Fashion Week 2015 Plaza Indonesia menyelenggarakan Men’s Fashion Week dengan mengangkat tema The Youthful Spirit. Acara tersebut dilangsungkan tanggal 15-19 September 2015 dengan menghadirkan 14 brand ternama Indonesia dan Internasional. Beberapa diantara brand tersebut adalah Fred Perry, Rococo, Ben Sherman, Adamist, Morato, Alleira Batik, dan masih banyak lagi. “Tema The Youthful Spirit dimaksudkan untuk memperkenalkan koleksi-koleksi high-street fashion dengan variasi bentuk pakaian serta styling seru dan modern, namun masih tetap maskulin dan dandy,” jelas Zamri Mamat, General Manager Marketing & Communications PT. Plaza Realty, Tbk. Tema The Youthful Spirit juga diaplikasikan pada desain ruang fashion show dengan menampilkan gambar hasil karya 8 seniman graffiti dan permainan musik dari beberapa DJ antara lain Shawn Muljadi, Oki Koro, Tiara Eve, Heru, P. Double, Anton, dan Hogi. Beberapa selebritis muda Indonesia seperti Dimas Beck, Fedi Nuril, Reza Rahadian, Rio Dewanto tmpak turut memeriahkan runway Men’s Fashion Week 2015.

Jadi, jangan lupa siapkan sirup masuk angin Inzana untuk menemani berbagai kegiatan si kecil, mulai dari berangkat sekolah, piknik, jalan-jalan atau keluar kota, agar tidak mabuk dan mual selama perjalanan. Sirup ini tidak membuat si kecil tertidur karenanya, sehingga ia tetap dapat menikmati perjalanan bersama orang tua tercinta.

96

EDISI 56/oktober 2015

DOK. ISTIMEWA

Sirup masuk angin Inzana bisa menjadi teman baru dalam berbagai aktivitas Si Kecil. Sirup masuk angin ini terbuat dari jamu dan bahan alami tanpa efek samping. Manfaatnya untuk mencegah dan meredakan gejala masuk angin pada anak, seperti meriang, pusing, perut kembung, mual dan muntah. Komposisi tiap sachet (5ml) mengandung campuran ekstrak yang setara dengan: zingiberis rhizoma (jahe) 333.4 mg, usneae thallus (kayu angin) 73.4 mg, oleum anisi 0.5 mg, oleum menthae 0.25 mg, oleum caryophylli 0.05 mg. Tentunya produk ini sudah terdaftar di BPOM. Sirup masuk angin Inzana tersedia di toko obat, apotek, dan mini market.

EDISI 56/oktober 2015

97

EVENTS

Budaya Lokal Meriahkan Pembukaan Hotel Batiqa

Rabu, 9 September 2015, Johannes Suriadjaja, Presiden Direktur PT Surya Internusa Hotel, meresmikan pembukaan Hotel Batiqa Cirebon. Peresmian ditandai dengan pemecahan kendi dan penandatanganan prasasti. Kemeriahan acara dimulai dengan konvoi dari hotel menuju Gua Sunyaragi dan kembali ke hotel. Acara turut melibatkan 30 becak hias dan 40 sepeda onthel. Para tamu undangan dihibur dengan tarian khas Cirebon yakni Tari Ronggeng Bugis, serta penampilan band dan suguhan spesial dari Hotel Batiqa Cirebon.

Forest Secret, brand internasional yang memiliki varian produk kosmetik dan perawatan kulit, kembali mengadakan Ambassador Search sekaligus rangkaian acara pencarian Duta Produk Forest Secret seri ke-4. Kali ini penyaringan kontestan Ambassador Search dilakukan secara online melalui Facebook dan terinspirasi dari gaya hidup anak muda masa kini. Acara puncak diselenggarakan pada malam hari dengan tema acara Ordinary Glamour Night pada 8 Agustus 2015 di The Ice palace, Lotte Shopping Avenue. Dalam puncak acara, kepada seluruh tamu undangan dan penonton disuguhkan berbagai macam hiburan seperti penampilan spesial dari Christy Cherrybelle, Band Accoustic dan doorprize. Grand Finale akan diselenggarakan pada akhir tahun 2015 dan akan disiarkan di MNC Channel dan Global TV.

98

EDISI 56/oktober 2015

Q Grand Dafam Syariah Diluncurkan Dafam Hotel Management meramaikan bisnis perhotelan di Kalimantan Selatan dengan meresmikan Q Grand Dafam Syariah di Banjarbaru. Hotel ini berkonsep syariah dan menyatu dengan Q Mall. Puncak acara Grand Opening hotel berlangsung Kamis, 13 Agustus 2015, di Q Mall Ballroom. Hotel ini sebetulnya telah beroperasi setahun sejak 7 Agustus 2014. Acara peresmian yang sekaligus sebagai perayaan ulang tahun pertama Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru turut dimeriahkan berbagai acara seperti perlombaan futsal dan badminton antar-hotelier se-Banjarmasin dan Banjarbaru, donor darah, dan pengajian. Hotel megah ini memiliki fasilitas 148 kamar, terdiri dari 7 tipe kamar. Kelengkapan fasilitas lainnya adalah kolam renang, gym, sky garden, meeting rooms, ballroom, lounge, mushola, dan Junjung Buih Restaurant. Lokasi hotel sangat strategis dan dapat dijangkau 10 menit dari Bandar Udara Banjarbaru Syamsudin Noor, serta 5 menit menuju kota Martapura.

DOK. ISTIMEWA

Ambassador Forest Secret Indonesia Seri 4

Topotels Raih Penghargaan di Bali Tourism Award 2015 Salah satu jaringan hotel lokal yang berkomitmen menyediakan layanan sempurna bagi tamu-tamunya, yaitu Topotels Hotels & Resorts meraih penghargaan sebagai Bali Leading Regional Hotel Chain pada Bali Tourism Award 2015. Penghargaan bergengsi dalam dunia pariwisata di Bali ini diberikan pada pertengahan Agustus 2015 di Bali International Convention Center.

Proses seleksi pemenang Bali Tourism Award 2015 ini berlangsung selama hampir satu tahun, termasuk proses verifikasi oleh tim panitia dan juga pengumpulan suara secara online yang memiliki bobot 25 persen dari nilai total. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dari Topotels Hotels & Resorts yang menunjukkan kualitas pelayanan dan kepopuleran mereka di mata para traveller.

Pameran Foto PT Angkasa Pura II

Kiri-kanan: Goenadi Haryanto-Komunitas Foto Bandara, Faik Fahmi-Director of Commercial & Business Development of Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi-President Director of Angkasa Pura II dan Rudi Hendian-Komunitas Foto Bandara berfoto bersama saat pembukaan pameran.

Komitmen PT Angkasa Pura II sebagai BUMN yang bergerak dalam bidang usaha pelayanan jasa kebandarudaraan kepada para pelanggannya ditunjukkan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui pameran foto yang dibuka oleh Presiden Direktur Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional 2015. Pameran yang berlangsung antara 4 – 13 September 2015 tersebut memajang puluhan foto hasil jepretan Komunitas Fotografi Bandara. Foto yang dipajang rata-rata menampilkan keindahan arsitektural area terminal, pesawat, serta aktivitas pelayanan petugas di bandara.

D II SS II 5 6 / o k t o b e r 2 0 1 5 EE D

99

EVENTS

Peresmian Santika Premiere Hayam Wuruk Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk kini resmi dibuka pada hari Rabu, 2 September 2015. Syukuran pembukaan Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Mariyani Ojong.Tema syukuran pembukaan Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk ini adalah Betawi, dimana seluruh hidangan, kemasan serta isi acaranya sungguh sarat dengan budaya Betawi. Diawal acara, sentuhan Betawi terasa dari alunan musik Gambang Kromong yang dimainkan. Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta adalah hotel berbintang 4 yang berlokasi di Jl. Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Hotel ini memiliki 271 rooms and suites, dengan fasilitas Grand Ballroom, 5 Meeting Rooms, Kicir-Kicir Restaurant, club Llounge, fitness room, swimming pool, interactive IPTV, serta free Wi-Fi di setiap kamarnya.

KONSER 20TH ANNIVERSARY GLENN FREDLY

100

EDISI 56/oktober 2015

Photo Face-Off Musim ke-2 Fotografi dan traveling merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan. Melihat hal tersebut, saluran TV kabel History kembali mempersembahkan tayangan Photo Face-Off seri kedua. Program ini menjadi platform terbaik bagi para fotografer serta pecinta fotografi di Asia untuk belajar menguasai berbagai teknik hingga teknologi fotografi terbaru. Dalam kesempatan ini, History Channel mempersembahkannya melalui kerjasama dengan Canon Photo Marathon dan Silk Air. Tingginya minat penonton pada musim pertama menjadikan acara Photo Face-Off memperoleh rating sangat baik di Singapura, Malaysia, dan Thailand. (Dian)

DOK. ISTIMEWA

Tepat 17 Oktober 2015, penyanyi Glenn Fredly akan menyelenggarakan Konser 20th Anniversary Glenn Fredly bertajuk Menanti Arah. Pada kesempatan ini, Glenn Fredly akan menampilkan 20 lagu karyanya, dengan tata panggung megah dan tampilan 360’ center stage, serta tata lampu, kekuatan audio visual yang belum pernah terjadi pada konser sebelumnya. Pemanfaatan teknologi panggung terkini juga akan menambah spektakuler gelaran penyanyi solo berbakat ini. Dalam konser ini akan diungkapkan proses dan pengalaman hidup serta karir Glen selama 20 tahun. Penyanyi kelahiran tahun 1975 ini mendeskripsikan Menanti Arah sebagai terminologi sebuah perjalanan hidup. (Dian)

EDISI 56/oktober 2015

101

EVENTS

Pameran 25 Karya Bertema Plastic Artotel bekerjasama dengan Monstore menampilkan 25 karya desainer bertema Plastic yang berlangsung selama sepekan pada bulan September 2015 di Art Space Artotel Thamrin, Jakarta. Pameran ini diadakan berdasar kesamaan visi dan misi Artotel Indonesia dan Monstore untuk mendukung dan mengembangkan potensi para seniman lokal. Monstore melalui Scene Stealers -- wadah untuk mengikutsertakan para seniman lokal berpartisipasi dalam kancah mode Indonesia, menghadirkan karya seniman lokal hasil interpretasi mereka terhadap konsep Plastic. Penafsiran konsep tersebut berdasarkan pengertian ‘Manusia menjadi plastik. Sesuatu yang palsu akibat dalam kesehariannya selalu berusaha untuk menjadi signifikan’. (Ayu)

Swiss-Belhotel International Buka Tiga Hotel

Swiss-Belinn Karawang dibuka dengan 178 kamar, dan merupakan akomodasi yang menampilkan desain modernminimalis, dengan segala fasilitas dan ruang pertemuan bertaraf internasional. Sedangkan Zest Hotel Airport Jakarta yang mengusung bintang dua sebagai hotel budget, menawarkan 196 kamar berkualitas, nyaman, dan modern. Sementara Swiss-Belhotel Airport Jakarta merupakan hotel bintang empat yang terletak di kawasan Airport Hub. Hotel ini berkonsep lifestyle mall yang akan memberikan kemudahan akses bagi tamu hotel untuk memperoleh ragam kuliner, hiburan, dan belanja. Swiss Belhotel Airport Jakarta hadir dengan 153 kamar berinterior modern minimalis, dan menyediakan sepuluh ruang pertemuan berkapasitas hingga 365 orang. (Dian)

102

EDISI 56/oktober 2015

DOK. ISTIMEWA

Menutup akhir 2015, Swiss-Belhotel International kembali membuka tiga hotel baru, yaitu Swiss-Belinn Karawang, Zest Hotel Airport Jakarta, dan Swiss-Belhotel Airport Jakarta pada September 2015. Sejak berdiri tahun 1987, Swiss-Belhotel International telah mngembangkan usaha ke seluruh Asia dan Timur Tengah. Tahun ini, Swiss-Belhotel International akan membuka 20 hotel guna mencapai target mengelola 250 hotel dan resor pada tahun 2022.

EDISI 56/oktober 2015

103

OUR CUSTOMERS

Dear Sriwijaya Inflight Magazine, Terima kasih untuk pramugara Sriwijaya Air. Kisahnya begini, kantor tempat saya bekerja, mengirim saya ke beberapa kota di Provinsi Papua selama 2 minggu, untuk suatu pekerjaan. Saat di Distrik Ilaga, Kabupaten Mimika, saya mengalami cidera tulang belakang ringan. Minggu, 23 Agustus 2015, tibalah waktunya saya kembali ke Jakarta. Saya pulang ke Jakarta melalui Jayapura, menggunakan Sriwijaya Air SJ 589. Penerbangan ini transit di Timika, dan durasi penerbangan dari Jayapura ke Timika hanya 1 jam saja. Dalam penerbangan itu, saya duduk di kursi 15 B. Di belakang saya adalah pintu darurat, sehingga saya tidak bisa memundurkan kursi. Tulang belakang saya mulai kembali terasa nyeri. Saya putuskan dalam penerbangan lanjutan dari Timika ke Makassar, yang durasinya cukup lama, saya harus pindah duduk ke kursi yang bisa dimundurkan, sekadar untuk merilekskan tulang belakang saya. Saat transit di Timika, saya komunikasikan permintaan saya untuk pindah duduk pada seorang pramugara bernama Umsidar. Dengan sabar, pramugara baik ini mencarikan saya kursi lain, hingga akhirnya saya duduk di 29C dengan sangat lebih nyaman.Saat boarding untuk penerbangan Makassar ke Jakarta, pramugara Umsidar kembali membantu saya mencarikan kursi. Kali ini saya duduk di kursi 31E. Besar terima kasih saya kepada semua awak pesawat yang bertugas, terutama pada pramugara Umsidar yang bertugas dalam penerbangan itu. Yang dilakukannya dengan mencarikan kursi lain saat penerbangan penuh sesak, sangat berarti bagi saya, bagi kesehatan saya, sehingga saya bisa beristirahat dengan nyaman dalam penerbangan tersebut. Redaksi Sriwijaya Inflight Magazine menerima berbagai saran dan masukan. Silakan kirim surat ke alamat redaksi atau email ke: [email protected]. Jangan lupa, sertakan nama, alamat, nomor kontak, serta nomor dan tanggal penerbangan Anda.

104

EDISI 56/oktober 2015

Terima kasih Sriwijaya Air. Terima kasih FA Umsidar. ABDUL KADIR S (DADE SALAMPESSY) Apartemen Puri Park View Meruya Utara - Kembangan, Jakarta Barat

EDISI 56/oktober 2015

105

DHAKA

PEKANBARU

TERENGGANU

CHENGDU WUHAN

NINGBO

HANGZHOU

NANKING

LUWUK

DESTINATION CITY

AMBON [AMQ]

BALIKPAPAN [BPN]

BANDUNG [BDO] BANJARMASIN [BDJ] BATAM [BTH] BENGKULU [BKS] BERAU [BEJ] BIAK [BIK]

Pattimura

Ambon – Makassar: 1 kali / hari Ambon – Ternate: 1 kali / hari*

Sepinggan

Balikpapan – Jakarta: 3 kali / hari Balikpapan – Surabaya: 2 kali / hari Balikpapan – Palu: 1 kali / hari Balikpapan – Berau: 2 kali / hari Balikpapan – Tarakan: 3 kali / hari Balikpapan – Banjarmasin: 1 kali / hari Balikpapan – Makassar: 1 kali / hari Balikpapan – Yogyakarta: 1 kali / hari

Husein Sastranegara

Syamsudin Noor

Banjarmasin – Balikpapan: 1 kali / hari Banjarmasin – Makassar: 1 kali / hari

Hang Nadim

Batam – Jakarta: 2 kali / hari Batam – Medan: 1 kali / hari Batam – Jambi: 1 kali / hari

Fatmawati Soekarno

Bengkulu – Jakarta: 2 kali / hari

Kalimarau

Berau – Balikpapan: 2 kali / hari

Frans Kaisepo

Biak – Makassar: 1 kali / hari Biak – Jayapura: 1 kali / hari

Hangzhou – Denpasar: 1 kali / hari Ningbo – Denpasar: 1 kali / hari Nanking – Denpasar: 1 kali / hari Chengdu – Denpasar: 1 kali / hari

CINA

DENPASAR [DPS]

Ngurah Rai

Denpasar – Jakarta: 2 kali / hari Denpasar – Dili: 1 kali / hari Denpasar – Hangzhou (Cina): 1 kali / hari Denpasar – Ningbo (Cina): 1 kali / hari Denpasar – Nanking (Cina): 1 kali / hari Denpasar – Chengdu (Cina): 1 kali / hari

DILI [DIL] GORONTALO [GTO]

JAKARTA [CGK]

Presidente Nicolau Lobato

Dili – Denpasar: 1 kali / hari

Jalaluddin

Gorontalo – Manado: 1 kali / hari* Gorontalo – Makassar: 1 kali / hari

Soekarno-Hatta / Cengkareng

Jakarta – Medan: 3 kali / hari Jakarta – Batam : 2 kali / hari Jakarta – Padang: 2 kali / hari Jakarta – Jambi: 2 kali / hari Jakarta – Bengkulu: 2 kali / hari Jakarta – Palembang: 3 kali / hari Jakarta – Pangkal Pinang: 6 kali / hari Jakarta – Tanjung Karang: 6 kali / hari Jakarta – Tanjung Pandan: 4 kali / hari Jakarta – Tanjung Pinang: 1 kali / hari Jakarta – Pontianak: 5 kali / hari Jakarta – Balikpapan: 3 kali / hari Jakarta – Surabaya: 5 kali / hari Jakarta – Semarang: 3 kali / hari Jakarta – Solo: 3 kali / hari Jakarta – Yogyakarta: 2 kali / hari Jakarta – Malang: 3 kali / hari Jakarta – Denpasar: 2 kali / hari Jakarta – Makassar: 4 kali / hari Jakarta – Ternate: 1 kali / hari Jakarta – Ambon: 2 kali / hari Jakarta - Lubuklinggau: 1 kali / hari Jakarta - Pekanbaru: 1 kali / hari

Sultan Thaha Syaifuddin

Jambi – Jakarta: 2 kali / hari Jambi – Batam: 1 kali / hari

Sentani

Jayapura – Biak: 1 kali / hari Jayapura – Makassar: 1 kali / hari Jayapura – Merauke: 1 kali / hari Jayapura – Timika: 1 kali / hari Jayapura – Manokwari: 1 kali / hari

KENDARI [KDI]

Haluoleo Kendari

Kendari – Makassar: 2 kali / hari

KUPANG [KOE]

El Tari

Kupang – Surabaya: 1 kali / hari

Radin Inten II

Lampung – Jakarta: 6 kali / hari

Syukuran Aminnudin

Luwuk – Makassar: 2 kali / hari*

JAMBI [DJB] JAYAPURA [DJJ]

LAMPUNG [TKG] LUWUK [LUW]

DESTINATION CITY LUBUKLINGGAU [LUW]

MAKASSAR [UPG]

MALANG [MLG]

Silampari

Sultan Hasanuddin

Makassar - Banjarmasin : 1 kali / hari Makassar – Jakarta : 4 kali / hari Makassar – Surabaya: 4 kali /hari Makassar – Palu: 1 kali / hari Makassar – Gorontalo: 1 kali / hari Makassar – Ternate: 1 kali / hari Makassar – Sorong: 2 kali / hari Makassar – Kendari: 1 kali / hari Makassar – Ambon: 1 kali / hari Makassar – Biak: 3 kali / minggu Makassar – Jayapura: 2 kali / hari Makassar – Luwuk: 2 kali / hari* Makassar – Balikpapan: 2 kali / hari Makassar – Manokwari: 1 kali / hari & 4 kali / minggu Makassar – Timika: 1 kali / hari

Abdul Rachman Saleh

Malang – Jakarta: 3 kali / hari Penang – Medan: 1 kali / hari Ipoh – Medan: 1 kali / hari Terengganu – Medan: 1 kali / hari

MALAYSIA MANADO [MDC] MANOKWARI [MKW]

MEDAN [KNO]

MERAUKE [MKQ] PADANG [PDG] PALEMBANG [PLM] PALU [PLW]

Lubuklinggau – Jakarta: 1 kali / hari Lubuklinggau – Palembang: 1 kali / hari

Sam Ratulangi

Manado – Gorontalo: 1 kali / hari* Manado – Surabaya: 1 kali / hari Manado – Ternate: 1 kali / hari

Rendani

Manokwari – Sorong: 1 kali / hari Manokwari – Makassar: 2 kali / hari Manokwari – Jayapura: 2 kali / hari

Kuala Namu

Medan – Jakarta: 3 kali / hari Medan – Padang: 1 kali / hari Medan – Batam : 1 kali / hari Medan – Penang: 1 kali / hari Medan – Ipoh: 1 kali / hari Medan – Terengganu: 1 kali / hari

Mopah

Merauke – Jayapura: 1 kali / hari Merauke – Makassar: 1 kali / hari (direct flight)

Minangkabau

Padang – Jakarta: 2 kali / hari Padang – Medan : 1 kali / hari

Sultan Mahmud Badaruddin II

Palembang – Jakarta: 3 kali / hari Palembang – Pangkal Pinang: 2 kali / hari Palembang – Lubuklinggau: 1 kali / hari

Mutiara

Palu – Balikpapan: 1 kali / hari Palu – Makassar: 1 kali / hari

PANGKALPINANG [PGK]

PEKANBARU [PKU]

Depati Amir

Pangkal Pinang – Jakarta: 6 kali / hari Pangkal Pinang – Palembang: 2 kali / hari Pangkal Pinang – Tanjung Pandan: 1 kali / hari

Sultan Syarif Kasim II

Pekanbaru – Jakarta: 1 kali / hari

PONTIANAK [PNK]

Supadio

Pontianak – Jakarta: 5 kali / hari

SEMARANG [SRG]

Ahmad Yani

Semarang – Jakarta: 3 kali / hari Semarang – Surabaya: 1 kali / hari

Domine Eduard Osok

Sorong – Makassar: 2 kali / hari Sorong – Manokwari: 1 kali / hari Sorong – Timika: 1 kali / hari

Adisumarmo

Solo – Jakarta: 3 kali / hari

Juanda

Surabaya – Jakarta: 5 kali / hari Surabaya – Yogyakarta: 1 kali / hari Surabaya – Manado: 1 kali / hari Surabaya – Makassar: 4 kali / hari Surabaya – Kupang: 1 kali / hari Surabaya – Semarang: 1 kali / hari Surabaya – Balikpapan: 2 kali / hari

TANJUNGPANDAN [TJQ]

HAS Hananjoedin

Tanjung Pandan – Jakarta: 4 kali / hari Tanjung Pandan – Pangkalpinang: 1 kali / hari

TANJUNGPINANG [TNJ]

Raja Haji Fisabilillah

Tanjung Pinang – Jakarta: 1 kali / hari

Juwata

Tarakan – Balikpapan: 2 kali / hari

Mozes Kilangin

Timika – Jayapura: 1 kali / hari Timika – Makassar: 1 kali / hari Timika – Sorong: 1 kali / hari

Sultan Babullah

Ternate – Ambon: 1 kali / hari* Ternate – Makassar: 1 kali / hari Ternate – Manado: 1 kali / hari Ternate – Jakarta: 1 kali / hari

Adisutjipto

Yogyakarta – Jakarta: 2 kali / hari Yogyakarta – Surabaya: 1 kali / hari Yogyakarta – Balikpapan: 1 kali / hari

SORONG [SOQ] SOLO [SOC]

SURABAYA [SUB]

TARAKAN [TRK] TIMIKA [TIM] TERNATE [TTE]

YOGYAKARTA [JOG]

SAFETY & INVOCATIONS TENTANG BARANG TERLARANG Kepada seluruh penumpang Sriwijaya Air yang terhormat... Demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan Anda, perhatikanlah hal-hal berikut:

TENTANG BAGASI: • Mohon tidak memasukkan uang, perhiasan dan dokumen berharga, ataupun sejenisnya kedalam bagasi Anda. Kami tidak

ISLAM “Dengan nama Allah (semoga) menyertai perjalanan dan mendaratnya (pesawat ini). Sungguh, Tuhanku, benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Q.S. Hud: 41) Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah yang menganugerahi kami kemampuan yang memanfaatkan (pesawat) ini, sedang kami sendiri (tanpa pertolongan-Nya) tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya hanya kepada Tuhan kita, kita pasti kembali. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini bagi kami dan perpendekanlah jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan, dan Engkau pula pelindung bagi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, kesuraman pandangan, serta bencana menyangkut harta dan keluarga. (Do’a Nabi Muhammad)

KATOLIK-CATHOLIC

KATEGORI BARANG-BARANG BERBAHAYA:

Dalam (demi) nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, amin. Ya Tuhan, dahulu kala Engkau pernah menyelamatkan anak-anak Israel yang menyeberangi laut dengan kaki kering. Tiga raja budiman dari sebelah timur telah engkau tunjukkan jalan kepada-Mu dengan bimbingan bintang yang ajaib. Kami mohon kepada-Mu: Karuniakanlah kami sebuah perjalanan yang aman, dengan cuaca yang baik dan menyenangkan. Berikanlah kami bimbingan malaikatmalaikat-Mu yang kudus, termasuk kepada awak pesawat yang terbang ini, agar mereka dapat mengantarkan kami untuk mencapai tempat tujuan dengan selamat. Kami mohon juga agar keluarga yang kami tinggalkan Engkau hibur dalam rasa damai, sampai kami akhirnya boleh mendarat di tempat tujuan dengan selamat. Terpujilah nama-Mu, sekarang dan selamanya. Dalam (demi) nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Amin.

• Tas kantor dan sejenisnya yang menggunakan perangkat

PROTESTAN-PROTESTANT

bertanggungjawab atas kehilangan atau kerusakan terhadap barang berharga tersebut. • Mohon tidak membawa bagasi ke atas kabin lebih dari satu buah. Dimensi maksimum bagasi yang diperkenankan adalah 23 x 33 x 56 cm, berat maksimum adalah 5 kg. • Kami berhak menolak pengangkutan bagasi yang tidak sesuai dengan ketentuan diatas.

alarm di dalamnya. • Barang yang mengandung gas, baik yang mudah terbakar maupun tidak, atau beracun, seperti butana, oksigen, propana, dan aqualung. • Barang yang mengandung bahan perusak seperti asam (acid), basa (alkaline), dan baterai telepon selular yang basah. • Barang yang dapat dikategorikan sebagai perantara bakteri atau virus. • Bahan peledak, perlengkapan perang, petasan dan sejenisnya. • Cairan atau benda padat yang mudah terbakar seperti geretan, korek api, alat pemanas, dan bahan yang mudah menyalakan api. • Bahan-bahan yang mudah teroksidasi seperti bubuk pencuci dan peroksida. • Racun seperti arsenik, sianida, dan insektisida. • Barang-barang yang mengandung merkuri, magnet, dan berpotensi dapat melukai pihak lain. • Obat-obatan dan peralatan kecantikan dalam jumlah banyak seperti hair spray, parfum, dan obat-obatan yang mengandung alkohol.

Bapa Surgawi, kami mengucap syukur dan terima kasih atas rahmat dan kasih sayang-Mu yang tidak berkeputusan di dalam hidup kami. Saat ini kami panggil nama-Mu yang kudus untuk menyertai perjalanan kami. Kiranya Tuhan melindungi dengan kuasa Roh Kudus-Mu, pesawat yang kami tumpangi ini agar terhindar dari gangguan dan marabahaya. Demikian juga dengan para awak pesawat, kiranya Tuhan juga yang memimpin serta memberi kemampuan bagi mereka untuk melaksanakan tugas mereka masing-masing dengan baik, sehingga kami bisa tiba di tujuan tepat waktu dengan selamat dan dalam sukacita. Terima Kasih atas pertolongan serta kasih-Mu yang tidak berubah dari sejak dulu, sekarang, sampai selama-lamanya. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami naikkan doa dan permohonan kami ini. Amin.

HINDU-HINDUISM Om Shangyang Widhi Wasa yang Maha Jaya yang mengatasi segala kematian, kami memujamu. Lindungilah kami dari marabahaya. Om Shangyang Widhi Wasa, semua keuntungan, kekayaan, kepandaian adalah atas yadnya suci-Mu. Semoga tingkah laku dan pikiran kami menjadi bersih dan mencapai kebahagiaan lahir-bathin.

BUDDHA-BUDHISM Terpujilah Sang Bhagava, Yang Maha Suci, yang telah mencapai penerangan sempurna (3x). Semoga semua makhluk hidup berbahagia. Demikianlah hendaknya. (Paritta Suci)

KHONGHUCU-CONFUCIAN Kehadirat TIAN, Tuhan Yang Maha Esa, di tempat Yang Maha Tinggi. Dengan bimbingan Nabi Kong Zi, dipermuliakanlah Shang Di, Tuhan Yang Maha Kuasa. Berikanlah bimbingan kepada seluruh awak pesawat, agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Berikanlah karunia yang terbaik, agar kami semua dapat selamat sampai tujuan dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta.

EDISI 56/oktober 2015

111

OUR STORY

SEJARAH

SRIWIJAYA AIR Sriwijaya Air berdiri tepat pada Hari Pahlawan, yaitu 10 November tahun 2003. Dengan bermodalkan satu armada pesawat Boeing 737-200, Sriwijaya memulai penerbangan perdananya dengan menerbangi rute Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Palembang PP, Jakarta-Jambi PP, dan Jakarta-Pontianak PP. Para pendiri Sriwijaya Air adalah Hendry Lie, Chandra Lie, Johannes Bundjamin, dan Andy Halim. Beberapa tenaga ahli yang turut membidani kelahiran Sriwijaya Air adalah Supardi Syahrial, Capt. Kusnadi Yusuf, Capt. Adil W., Capt. Harwick L., Gabriella Sonia, Suwarsono, dan Joko Widodo. Dengan visi, kapasitas bisnis dan minat masyarakat yang semakin meningkat terhadap jasa penerbangan Sriwijaya Air, penambahan jumlah armada dan rute menjadi sebuah keniscayaan. Hingga saat ini, Sriwijaya Air mengoperasikan 43 armada pesawat untuk menerbangi 47 kota domestik maupun regional, dan ratusan pilihan jam keberangkatan. Untuk regenerasi armada pesawat dan mengantisipasi penambahan rute, Sriwijaya Air telah mendatangkan Boeing 737-900 ER dan Boeing 737-800 NG. Dengan menambah rute domestik secara lebih intens, pelayanan pada rute domestik akan lebih maksimal. Keselamatan (Safety), keamanan (Security), dan pelayanan (Service) merupakan pedoman utama pelayanan Sriwijaya Air bagi seluruh penumpangnya. Sehubungan dengan itu, dalam hal perawatan dan pemeliharaan armada, Sriwijaya Air bekerjasama dengan ST Aerospace Singapore, Malaysia Airlines Systems (MAS), Garuda Maintenance Facility (GMF) dan PT. Aero Nusantara Indonesia (ANI). Kerjasama ini dimaksudkan agar para pelanggan Sriwijaya Air mendapatkan rasa aman dan kenyamanan optimal saat menggunakan jasa Sriwijaya Air. Selain itu, tenaga kerja yang dimiliki Sriwijaya Air merupakan sumber daya manusia pilihan yang terampil, ramah dan terpercaya. Sesuai dengan moto Sriwijaya Air yaitu “Your Flying Partner”, kini Anda dapat melakukan reservasi tiket secara lebih

112

EDISI 56/oktober 2015

nyaman dan mudah selama 24 jam, cukup dengan menghubungi nomor hotline 021 292 79 777 atau 0804 1 777 777. ARTI LOGO DAN WARNA Logo Sriwijaya Air: Dibaca RU-YI (Bahasa Cina), yang artinya: apa yang kita inginkan atau usahakan harus yakin bisa tercapai. Warna Putih: Seluruh karyawan Sriwijaya Air harus memiliki hati yang bersih, sebersih warna dasar armada Sriwijaya Air. Warna Biru: Sriwijaya Air berkeinginan untuk melanglang buana ke seluruh pelosok Nusantara tercinta. Warna Merah: Para pimpinan dan karyawan Sriwijaya Air harus berani dan bijak dalam menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan. Tulisan Sriwijaya Air: Sriwijaya Air harus menjadi perusahaan yang besar dan terkenal, seperti kerajaan Sriwijaya yang namanya terukir dalam sejarah nasional dan regional. Lekukan hati di atap pesawat: Para pimpinan dan karyawan harus mempunyai rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa cinta terhadap perusahaan.

OUR FLEET

Boeing 737-900 ER

Boeing 737-800 NG

Boeing 737-400

Boeing 737-300

Boeing 737-500 W

EDISI 56/oktober 2015

113

OFFICES HEAD OFFICE: Jl. Marsekal Suryadarma no. 1, Kawasan M1 Bandara Soekarno-Hatta, 15127 Tangerang. Telp: +62 21 559 17 777 GUNUNG SAHARI Jl. Gunung Sahari Raya, No. 13 Blok B8 - 10 Telp: +62 21 6471 7999

DISTRICT CENGKARENG:

BANDARA SOEKARNO HATTA Terminal 1B Telp: +62 21 550 7902

DISTRICT JAKARTA:

Jl. Melawai Raya No. 193, Blok M Jakarta Selatan Telp: +62 21 739 7779

BRANCH OFFICES JABODETABEK: MELAWAI Jl. Melawai Raya No. 193, Blok M Jakarta Selatan Telp: +62 21 739 777 HARMONI Jl. Suryopranoto No. 9E, Jakarta Pusat Telp: +62 21 351 9977 KELAPA GADING Jl. Boulevard Raya Blok TN 2 No.33 Kelapa Gading , Jakarta Utara Telp: +62 21 450 0097 SUNTER Kompleks Ruko Taman Nyiur Jl. Danau Sunter Utara Blok M No. 11 Telp: +62 21 650 5689 TEBET Jl. Dr. Saharjo No. 317F, Jakarta Selatan Telp: +62 21 8378 6688 TANJUNG DUREN Jl. Tanjung Duren Raya No. 1 C, Jakarta Barat Telp: +62 21 5694 3999 RAWA BOKOR CENGKARENG Ruko Taman Mahkota Mutiara Jl. Husen Sastranegara Blok A-2 No. 26 Telp: +62 21 5437 0877 UJUNG MENTENG Kompleks Rukan Ujung Menteng Jl. Raya Bekasi KM 25 Blok B No. 21 Jakarta Timur Telp: +62 21 4680 2201 BEKASI Jl. Achmad Yani Ruko Sentra Niaga Blok A6 No. 6 Telp: +62 21 8843553 CIKARANG Ruko Kuning Sentra Cikarang (CTC) Blok C No.23 Jl. Raya Cikarang, Cibarusah Telp: +62 21 8911 7537 DEPOK Jl. Margonda Raya No. 304D Telp: +62 21 777 3131 BOGOR Jl. Pajajaran No. 60D Telp: +62 251 8393 777 BSD (Serpong - Tangerang) Jl. Kompleks Ruko Villa Melati Mas Fista Blok A -1 No. 12, Serpong - Tangerang Telp: +62 21 5315 3377

DISTRICT OFFICES SUMATERA: BANDAR LAMPUNG Jl. Jend. Sudirman No. 5A, Tanjung Karang Telp: +62 721 268 218 BATAM Jl. Komp. Batama Blok C No. 4, Nagoya Telp: +62 778 430 077

114

EDISI 56/oktober 2015

BENGKULU Jl.R.Suprapto No.3 Telp: +62 736 341 889 JAMBI Jl. Hayam Wuruk No. 37, Jelutung Telp: +62 741 755 0138 MEDAN Jl. Gajah Mada No. 3 C-D Telp: +62 61 455 2111 LUBUKLINGGAU (Bandara Silampari) Jl. Lapter Desa Air Kuti, Lubuklinggau Telp: +62 733 452 488 PADANG Jl. Juanda No. 24 Telp: +62 751 448 8777 PALEMBANG Jl. Jend. Sudirman No. 18 A-B Telp: +62 7113 88888 Jl. Radial No. 2886 Telp: +62 711 379 888 PANGKAL PINANG Jl. Soekarno Hatta No. 227D Telp: +62 717 425 6688 PEKANBARU Komplek Perkantoran Sudirman City Square Blok B2 Telp: +62 761 859 800 SUNGAI LIAT Jl. Muhidin No. 143B, Bangka Telp: +62 717 92 947 KOBA Jl. By Pass No. 1, Bangka Tengah Telp: +62 718 61 716 TANJUNG PANDAN Jl. Jend. Sudirman No. 28, Pangkal Lalang Telp: +62 719 21 677 TANJUNG PINANG Jl. D.I. Panjaitan KM.9 komplek Plaza Bintan Centre Blok Mayang No.12 Telp: +62 771 442 888

JAWA: BANDUNG Ruko Gatsu Imperial Kav.6 Jln. Gatot Subroto No.230 Telp: +62 22 731 3999 MALANG Jl. Letjen S. Parman No. 59B Telp: +62 341 471 777 SEMARANG Kompleks Ruko Peterongan Plaza A-6 Jl. MT Haryono No. 719 Telp: +62 24 841 3777 SOLO Gedung Center Point Blok A-10 Jl. Slamet Riyadi No 371 Purwosari Solo Telp: +62 271 723 777 SURABAYA Jl. Kombes Polisi M. Duriyat No. 41 Kav. 8, Kedung Sari Telp: +62 31 549 1777 YOGYAKARTA Jalan Sultan Agung 54 Wirogunan Mergangsan Telp: +62 274 414 777

BALI/NUSA TENGGARA: DENPASAR Jl. Sunsetroad No. 101 Blok B, Kuta, Kab. Badung Telp: +62 361 849 6 777 KUPANG Jl. Palapa No. 19F, Oebobo Telp: +62 380 831 666 MAUMERE Bandar Udara Frans seda Telp: +62 382 242 5500 / +62 382 242 5552 WAINGAPU Bandara UMBU MEHANG KUNDA Jl. Adi Sucipto No.1 Waingapu Telp: +62387 2564 375

MALUKU: AMBON Jl. AM Sangaji No. 79 Telp: +62 911 354 498 TERNATE Ruko Jati Land No. 49 Jl. Tapak 2 Jati Land Biisnis Center Telp: +62 921 31 222 99

KALIMANTAN: BALIKPAPAN Jl. Marsma Iswahyudi No. 121C, RT 53 Gunung Bakaran, Kalimantan Timur Telp: +62 542 749 777 SAMARINDA Komp. Ruko Mall Lembuswana Jl. S. Parman Blok C No. 17 Telp: +62 541 777 9866 TARAKAN Jl. Jend. Sudirman No. 21 Telp: +62 551 337 77 BERAU Jl. Pemuda No. 50, Kalimantan Timur Telp: +62 554 202 8777 BANJARMASIN Jl. Jend. Ahmad Yani KM 3,5 No. 210C Telp: +62 511 327 2377 PONTIANAK Jl. Imam Bonjol No. 26A Telp: +62 561 768 777 SINGKAWANG Jalan Ahmad Yani No.1 Telp: +62 562 633 030

SULAWESI: GORONTALO Jl HB Jassin No 77 Kota Gorontalo Telp: +62 435 827 878 KENDARI Jl. A.Yani No.171 Wua-Wua Kendari Telp: +62 401 319 4900 LUWUK Jl.Moh hatta Ruko Permai No.10 Maahas Luwuk-Banggai +62 461 21 999 MAKASSAR Jl. Boulevard Raya No. 6-7 Panakukang Mas Telp: +62 411 424 700 MANADO Jl. Woltermonginsidi Komplek bahu mall No Blok S-18 Telp: +62 431 837 688 PALU Jl. Walter Mongonsidi No. 37 Telp: +62 451 428 777

PAPUA: BIAK Jl. Moh. Yamin no. 1 Telp: +62 981 265 77 JAYAPURA Komplek Ruko Pasifik Permai Blok A No. 2 Telp: +62 967 524 588 MANOKWARI Jl. Kota Baru No. 37 Telp: +62 986 211 777 SORONG Jl. Sam Ratulangi No. 5 Kampung Baru Telp: +62 951 322 177 TIMIKA Jl. Cendrawasih, Ruko No.6, Hotel Komoro Tame- 99910 Telp : +62 901 324 277 MERAUKE Bandara Mopah Telp: +62 971 324 477

REGIONAL:

PENANG Penang International Airport, Malaysia Telp: +604 64466384 DILI Timor Plaza Unit #210 Rua Presidente Nicolau Lobato Comoro Telp: + 670 3311 355

Ad Happy Puppy.indd 1

9/14/15 10:03 AM

Ad Waterbom PIK.indd 1

9/22/15 9:32 AM