Data Loading...

Sriwijaya Jan'17 Reprint Flipbook PDF

Sriwijaya Jan'17 Reprint


158 Views
52 Downloads
FLIP PDF 21.64MB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

In-Flight Magazine

Edisi 71 / Januari 2017

Edisi 71 / Januari 2017

JOURNEY Menembus Jantung Cabo Da Flora, Flores

Gallery Photo Selamat Tahun Baru 2017

INSIDE SRIWIJAYA

NAM Air rayakan Ulang Tahun ke-3

4

Ceo’s note

Selamat Natal 2016 & Tahun Baru 2017 Semoga seluruh pelanggan dapat memanfaatkan sebaik-baiknya atas pelayanan extra flight ini

p

elanggan setia Sriwijaya Air & NAM Air yang kami hormati, Assalamualaikum wr wb, Salam sejahtera, Menutup akhir tahun 2016 ini, ijinkan kami menyampaikan beberapa hal tentang kinerja Sriwijaya Air Group selama setahun ini. Mengawali tahun 2016, di semester awal, Sriwijaya Air mempertahankan prestasi yang diperoleh pada tahun 2015, sebagai salah satu Maskapai Penerbanganan Terbaik di Indonesia dalam hal Keselamatan Transportasi pada acara Transportation Safety Awards yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Prestasi ini menghantarkan semangat Sriwijaya Air Group dalam memperoleh sertifikat Basic Avation Risk Standar (BARS) secara berturutturut dari kategori Green hingga kategori Silver dari Flight Safety Operation. Di tahun 2016, Sriwijaya Air Group pun memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 dalam kategori Peningkatan Manajemen Mutu yang berkaitan dengan Delay Management dan Top IT & Telco 2016 dari Majalah Itech. Tiga poin penting yang diperoleh Sriwijaya Air Group itu adalah tiket berharga buat Sriwijaya Air Group yang akan melakukan ekspansi penerbangan, dan juga melakukan Initial Public Offering (IPO). Ekspansi penerbangan yang akan menjadi tonggak sejarah penerbangan Sriwijaya Air Group ini adalah melakukan penerbangan ke Jeddah, Timur Tengah dengan menggunakan pesawat berbadan besar (wide body).

Rute Penerbangan ini secara khusus dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kepada para pelanggan yang hendak melakukan perjalanan ibadah umroh ke tanah suci. Ada tiga niatan Sriwijaya Air Group dalam penerbangan ke Jeddah tersebut yaitu untuk tujuan religi (menghantarkan umat untuk beribadah), sosial (mengirimkan karyawan muslim Sriwijaya Air untuk umroh secara bertahap) dan komersial (menjaga rute penerbangan ini tetap berjalan). IPO yang akan diluncurkan pada semester awal tahun 2017 ini telah dipersiapkan sedemikian rupa, baik track record positif (sejak penerbangan perdana 2003 hingga saat ini terus mencatatkan neraca positif, profit dan terus berkembang), accountable, maupun sisi komersial dan operasionalnya. Dan, menutup tahun ini pula, Sriwijaya Air Group juga telah menyiapkan pelayanan tambahan kursi (extra flight) untuk event Natal 2016 & Tahun Baru 2017. Sebanyak 190.790 kursi tambahan disiapkan untuk seluruh rute penerbangan di Indonesia, baik itu dari Papua hingga Sumatera. Penambahan extra flight ini mulai diberikan terhitung H-10 dan H+10 dari hari Natal dan Tahun Baru. Semoga seluruh pelanggan dapat memanfaatkan sebaikbaiknya atas pelayanan extra flight ini, dan membuat perencanaan perjalananan lebih baik sehingga dapat merayakan Natal dan Tahun Baru lebih nyaman bersama keluarga sebagai tradisi pulang kampung selain Hari Lebaran. Demikian disampaikan, atas nama manajemen dan seluruh karyawan Sriwijaya Air Group, kami ucapkan Selamat Natal 2016 & Tahun Baru 2017. Selamat jalan dan selamat terbang bersama Sriwijaya Air Group……..!!! PT Sriwijaya Air Group Chandra Lie President & CEO

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

contents Januari 2017 Photo Credit: OMAN

President Commissioner

Hendry Lie Commissioner

INSIDE

Johanes Bundjamin Andy Halim Fandy Lingga

MarkPlus, Inc. menyelenggarakan acara perhelatan pemasaran terbesar di Asia yaitu The MarkPlus Conference ke-11 di The Ritz Carlton Jakarta, Pacific Place pada Kamis, 8 Desember 2016.

President Director

Chandra Lie

JOURNEY

Finance Director

Keindahan alam dan keramahan penduduknya Bumi Flores meninggalkan kesan mendalam bagi siapapun.

Gabriella Sonia Commercial Director

Toto Nursatyo Operation Director

Capt. Lalu M Syakir TECHNICAL DIRECTOR

Dwi Iswantoro Quality, Safety, & Security Director

Capt. Dr. Toto Soebandoro Corporate Planning & BD Director

Jefferson Jauwena Legal (Advocat)

Samuel Ginting, SH Victorianus Sihotang, SH Hormat Torong, SH

88-93

TRAVELLER STORY

“ Di atas Puncak Sindoro, bintang berjatuhan di langit. Satu persatu jatuh meninggalkan makna dan pertanyaan. Apakah ini pertanda semua keinginan yang dimiliki akan segera menjadi kenyataan, ataukah malah pertanda inilah saat yang paling tepat untuk bersyukur atas keinginan terdahulu yang telah terkabulkan.

22 INSIDE SRIWIJAYA

NAM Air Rayakan Ulang Tahun ke-3

www.sriwijayaair.co.id sriwijaya air sriwijaya air on channel @sriwijayaair

Sriwijaya Magazine adalah satu-satunya in-flight magazine yang diakui secara resmi oleh Sriwijaya Air dan diperkenankan untuk hadir di kursi penerbangan Sriwijaya Air. Sriwijaya Air tidak mengakui media lain dengan format majalah, selain Sriwijaya Magazine, dan tidak memperkenankan media lain dengan format majalah, untuk hadir di kursi penerbangan Sriwijaya Air.

contents Januari 2017

74

88

52 34 INSIDE SRIWIJAYA 36 DISCOVER - NATURE PANGANDARAN 38 DISCOVER - KULINER BANDUNG 40 DISCOVER - HERITAGE PENANG 42 DISCOVER - SOUVENIR Ja k a rta 44 DISCOVER -heritage be r a s tagi 46 DISCOVER - NATURE LAMPUNG 48 resto C of f e e de n t i a l

Roa s t e ry & De sse rt R a h a si a K e n i k m ata n Kopi N usa n ta r a

94 52 INSPIRING PEOPLE N i e i ng h a n 56 JOURNEY MENEMBUS

64

TRAVELLER STORY PENDAKIAN GUNUNG SUMBING : pu nc a k bu k a n l a h seg a l a n ya



GALLERY PHOTO

94 art & culture T r a nsisi : F e s t i va l

Se l a m at Ta h u n Ba ru 2 017

74 DESTINATION MEN J ELAJAH SISI

SULAW E SI UTARA YANG BERBEDA

80 SNAPSHOT P ot r et Ta nga n-ta nga n K r e at i f

HOTEL

T e m bi Ru m a h Bu daya : W u j u d K e r a m a h a n Ru m a h Bu daya



88

JANTUNG C ABO DA FLORA , FLORE S

70 MOST WANTED

82

84 MUSIC & FILM

T e at e r Ja k a rta 2 016

96 footnote T u na i k a n W e l a s

Asi h DAN Se i m ba ngk a n H i du p

98 EVENT 106 OUR CUSTOMER 107 DESTINATION CITY 114 OFFICE

8

ADVERTORIAL

A

OPTIMISME PARIWISATA INDONESIA Teks: GAMA SATRIA | Foto: DOK. ISTIMEWA

KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA (WISMAN) KE INDONESIA SELALU MELEBIHI TARGET SETIAP TAHUNNYA. AKTIVITAS PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMASARAN YANG DILAKUKAN KEMENTERIAN PARIWISATA RI MENJADI SALAH SATU KUNCI KEBERHASILAN.

t

arget kunjungan 15 juta wisman ke Indonesia pada 2017 disongsong dengan kepala tegak oleh Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar). Optimisme ini bukan tanpa sebab, sejak tahun 2014, kunjungan wisman selalu melebihi target. Seperti halnya target 12 juta wisman pada 2016. Dalam periode Januari – September 2016, sebanyak 8,36 juta wisman datang ke Indonesia. Jumlah ini melebihi target hingga 103 persen untuk periode 9 bulan. Sehingga diproyeksikan sampai akhir Desember 2016, total target pun akan terlampaui.

“Setiap tahun target kunjungan wisman selalu naik. Tetapi saya optimis, karena setiap bulan kita memang selalu di atas target,” jelas Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata RI Prof. Dr. I Gde Pitana,M.Sc. Dalam hal negara asal, Malaysia, Singapura, Australia, serta Tiongkok, Taiwan, maupun Hongkong dan negara-negara Eropa masih menjadi penyumbang wisman terbesar dari tahun ke tahun. Selain itu, saat ini terdapat pula pertumbuhan wisman dari beberapa negara lain. Seperti halnya India. “Tahun lalu India baru

mendatangkan sekitar 270 ribu wisman. Sekarang kita targetkan 350 ribu. Memang belum besar, tapi pertumbuhannya luar biasa,” jelas I Gde Pitana. Walau terus mencatat kenaikan jumlah wisman, namun ternyata masih terdapat sedikit ganjalan bagi Pitana. Hal ini dikarenakan hampir semua wisman tersebut mencari Bali. Bedasarkan prosentase, 40 persen wisman mencari Bali, 30 persen Jakarta, 10 persen Batam dan Bintan, sedangkan sisanya terdistribusi ke daerah-daerah lain seperti Jogjakarta, Lombok, dan Manado.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

9

PENGEMBANGAN 10 BALI BARU Demi pemerataan dan mendatangkan wisman yang lebih banyak lagi, sejak beberapa waktu lalu Kementerian Pariwisata mengusung program “10 Bali Baru”. Melalui program ini, pemerintah menetapkan 10 destinasi yang diprioritaskan pengembangannya.

B

“Pertimbangan untuk mengembangkan sepuluh destinasi di luar Bali tersebut karena kita kaya sekali akan potensi wisata. Apa pun ada. Bahkan banyak produk pariwisata yang tidak ada di Bali,” ujar I Gde Pitana. Kesepuluh destinasi yang termasuk program tersebut ialah, Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo dan Gunung Semeru (Jawa Timur), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), serta Morotai (Maluku Utara).

C

D

|

EDISI 71

|

JANUARI 2017

A

Prof. Dr. I Gde Pitana,M.Sc.

B

Menyaksikan kemegahan Danau Toba, Sumatera Utara. Danau terbesar di Indonesia dengan Pulau Samosir di tengahnya.

C

Menikmati sinar matahari dan pemandangan Pantai Tanjung Aan, Lombok.

D

Formasi batu besar nan alami menjadi ciri khas dan magnet pariwisata di daerah Kepulauan Riau.

Pemilihan destinasi tersebut didasarkan modal dasar berupa sumber daya berbasis budaya maupun sumber daya berbasis alam yang tidak kalah dari Bali. Diharapkan nantinya destinasi-destinasi tersebut bisa berkembang dengan standar-standar kualitas seperti Bali, dan tentunya memenuhi keinginan serta kebutuhan wisatawan. “Bukan berarti kita menjiplak begitu saja dari Bali, tetapi kita mengambil prinsip-prinsip pengembangan sebuah destinasi. Hotelnya, atraksinya, pemandu wisatanya, dan keramahtamahan masyarakatnya harus sekelas Bali,” jelas mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali ini. Setiap destinasi tersebut bakal dikembangkan sesuai dengan keunikannya masing-masing. Sehingga memiliki identitas tersendiri. Seperti

10

halnya Lombok yang sudah dikenal dengan Halal Tourism, Jogjakarta sebagai Heritage Tourism, dan Banyuwangi sebagai Festival Tourism. Terkait konsep tersebut, Pemerintah juga mendorong agar industri wisata meningkatkan pola-pola perjalanan yang mengkombinasikan Bali dengan luar Bali. Untuk menarik wisman ke daerahdaerah di luar Bali dan Jakarta, awalnya memang harus tetap menggunakan Bali sebagai pancingan. Karena popularitas Bali sudah sangat kuat dibandingkan destinasi lainnya di Indonesia. “Artinya, setelah wisatawan ke Bali, mereka kita tarik dengan paketpaket perjalanan menarik ke daerahdaerah lainnya. Seperti Labuhan Bajo, Makassar, Jogjakarta, dan lain-lain. Jadi Bali selain menjadi end destination, juga sebagai hub destination. Hal ini kita namakan sebagai Bali and Beyond,” jelas I Gde Pitana. STRATEGI PROMOSI PARIWISATA DIGITAL Agar pariwisata di Indonesia semakin dilirik calon wisatawan, aktivitas promosi pun gencar dilakukan oleh Kemenpar. Yang menarik, Kemenpar kini lebih mengutamakan cara-cara baru dalam berpromosi, sesuai dengan kemajuan zaman.

E

E

Berburu matahari terbit di Bukit Punthuk Setumbu, Jawa Tengah sambil memandang Candi Borobudur dari kejauhan.

F

Menguak eksotisme kehidupan bawah laut di perairan Selat Makassar, Sulawesi Selatan.

G

Menjelajah nuansa kabut negeri dongeng di Kawah Putih, Ciwidey, Jawa Barat.

H

Menanti matahari terbenam di Tanah Lot, salah satu lokasi wisata favorit di Bali.

F

Selain melihat fenomena penggunaan teknologi informasi, sebuah studi oleh konsultan rekanan Kemenpar memperlihatkan bahwa 63 persen dari seluruh rangkaian perjalanan (searching, booking, preparing, stay, sharing) sebagian besar masyarakat dilakukan menggunakan media digital. Bedasarkan kenyataan tesebut, dalam dua tahun terakhir sebagian besar aktivitas Branding – Advertising – Selling Kemenpar dilaksanankan melalui media digital dengan alokasi sebesar 60 persen dari total anggaran. “Kita tidak bisa menghindari kebiasaan masyarakat

G

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

11

Beaches. Penghargaan ini berdasarkan pada jutaan ulasan, opini, dan kecenderungan booking yang dibuat oleh wisatawan di seluruh dunia dalam kurun 12 Bulan. Walau memprioritaskan media digital, bukan berarti Kemenpar meninggalkan media-media konvensional. I Gde Pitana yang memperoleh gelar profesor di bidang pariwisata pada tahun 2001 ini memiliki strategi “O to O”, atau “Online to Offline, Offline to Online”. H

TRIPADVISOR TRAVELLERS’ CHOICE AWARD 2016 Destinasi

Peringkat

Ubud Bali

Kategori

#10

Top 25 Destinations in the World

#3

Top 25 Destinations in the Asia

#5

Top 10 Islands in the World

#1

Top 10 Islands in the Asia

Lombok

#5

Top 10 Islands in Asia

Gili Trawangan

#6

Top 10 Islands in Asia

Tanah Lot Temple

#18

Top 25 Landmarks in Asia

Borobudur Temple

#21

Top 25 Landmarks in Asia

Gili Meno Beach

#11

Top 25 Beaches in Asia

Balangan Beach

#17

Top 25 Beaches in Asia

Nusa Dua Beach

#24

Top 25 Beaches in Asia

sekarang yang melakukan segala sesuatunya melalui media digital,” ucap I Gde Pitana. Beberapa media digital yang melakukan kerjasama promosi dengan Kemenpar antara lain ialah, Google (situs mesin pencari terpopuler di dunia), TripAdvisor (situs ulasan wisata terbesar di dunia) dan Baidu (situs mesin pencari terbesar di Tiongkok). Kemenpar mengaku bahwa penggunaan media digital empat kali lebih efisien dan efektif, baik

|

EDISI 71

|

JANUARI 2017

secara pengaplikasian maupun anggaran. Hasil yang dapat terlihat langsung ialah: performa situs resmi pariwisata Indonesia (indonesia.travel). Bedasarkan Google Analytic, situs tersebut mengalami kenaikan daily traffic rata-rata sebesar 359 persen setelah kampanye di Google bergulir. Pada tahun 2016, 9 destinasi di Indonesia juga berhasil menerima penghargaan TripAdvisor Travellers 'Choice Award dalam lingkup Global dan Asia dari 4 kategori yaitu: Destinations, Island, Landmark, dan

Sehingga Kemenpar pun masih mengalokasikan anggaran promosinya untuk media elektronik, media cetak, media luar ruang, festival, pameran wisata, serta FamTrip (familiarization trip), yaitu mendatangkan orang dari luar negeri untuk mengenal produkproduk pariwisata Indonesia. Hasil akhir kesuksesan kinerja Kemenpar memang mendatangkan wisman, namun indikator lainnya dapat dilihat juga dari beberapa penghargaan dan peringkat yang diperoleh kepariwisataan Indonesia di tingkat internasional. Seperti halnya posisi daya saing pariwisata Indonesia yang kini menempati urutan ke-50 di antara 141 negara bedasarkan peringkat Travel and Tourism Competitiveness Index 2015 - World Economic Forum (WEF). Sedangkan popularitas branding “Wonderful Indonesia” kini berada di peringkat ke-47 yang mengalahkan branding milik Malaysia dan Thailand. “Capaian ini melonjak jauh dari tahuntahun sebelumnya, ketika Indonesia masih menempati urutan bawah atau bahkan tidak masuk peringkat sama sekali. Apa yang sudah dikerjakan selama tiga tahun belakangan ini sudah mulai terlihat. Kini saatnya kita memanen wisatawan mancanegara,” seru I Gde Pitana.

contributors

Goenadi Haryanto Goenadi Haryanto adalah pensiunan arsitek, yang menggemari fotografi sejak tahun 1957. Dalam perjalanan hobi fotografinya, ia mendapatkan penghasilan dari hobinya tersebut, yang awalnya digunakan untuk menyelesaikan studinya. Pernah bekerja sebagai wartawan foto, teknisi kamar gelap, menulis di majalahmajalah dan buku fotografi dan akhir-akhir ini lebih banyak menjadi pendidik fotografi dan konsultan event-event fotografi.

Publisher PT. NEGERI AKSARA MANDIRI Jl. Gunung Sahari Raya No. 13 Blok B 8-10 Jakarta Utara 14420 Telp: +62 21 6471 7999 Fax: +62 21 6470 2828 [email protected] www.sriwijayamagazine.com Twitter: @SriwijayaMagz Instagram: @sriwijayamagz

Advertising Inquiries PT MONDO MEDIA Gd. The Habibie Center lt.1 Jl. Kemang Selatan no. 98 Jakarta Selatan P: +62 21 7883 2333 F: +62 21 7883 2444 [email protected] www.mmedia.co.id

R. HERU HENDARTO R. Heru Hendarto memulai hobi jalan-jalan dan fotografi semenjak meneruskan kuliahnya di jurusan Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Ia aktif menulis artikel dan foto wisata di berbagai media cetak sejak tahun 2008. Saat ini juga masih aktif sebagai admin di milis indobackpacker dan menulis di blog www. toekangbatoe.wordpress. com serta posting foto-foto perjalanannya di IG @rheruhendarto.

Editorial Board Toto Nursatyo Jefferson Jauwena Agus Soedjono Ari Kurnia Yusuf Suyitno Hadisusanto

Anggie Cyndia T Menurut akta kelahiran, lahir di Kota Bogor. Dibesarkan pun di Kota Hujan itu. Mahasiswa tingkat akhir yang punya nama panggilan Anggie dan Kuma ini suka dengan dunia fotografi. Selalu penasaran dengan daerahdaerah yang baru dikunjungi ataupun yang masih jarang dikunjungi. Punya cita-cita untuk keliling Indonesia. Saat ini pun masih berusaha untuk menyelesaikan kuliahnya. Untuk karya foto dapat dilihat di instagram @giekum.

Creative Design Fanji Ramadhan

Nur Wahyu Widayatno Nur Wahyu Widayatno adalah seorang fotografer dan penulis jurnalistik tentang kegiatan alam bebas. Pria ini berhasil mendapatkan gelar Sarjana Sastra pada tahun 2013 dan kini berkerja di Panorama Tours Indonesia. Foto dan tulisannya berhasil masuk kedalam majalah National Geographic Traveller. Sekarang karya-karyanya bisa dilihat di akun instagram pribadinya.

Junior Creative Design Angel Desyanty

Sales Team: Edy Sunarto Muhamad Aldo Dunn Abdul Hamid Febri Shendy Adhityani

Editor-in-Chief Karina Ayu Budiani

Finance Apria Roles Saputro Yadi Supriadi

Administration Support Novianti Indrayani Tenia

Editor Dian Triasari Adi Willi Hanhari

Promotion Ricco Andika Sri Fauziah Yulita

Contributors Erwin Yap

Reporter Dionesia Ika

Director of Sales Harry Sutanto

Redaksi menerima kiriman artikel dan foto untuk diterbitkan di majalah ini. Anda dapat mengirimkannya melalui email ke [email protected]. Subjek email CONTRIBUTOR_(Tema Tulisan)_(Nama Penulis)

14

Calendar event

-

14 Jan

15 Jan

Jelajah Alam Serasan Seandanan (JASS ) ke - 6 Lokasi : OKU Selatan, Sumatera Selatan

F O T O: fi g uraputi h dankat e . fi l e s .w ordpr e ss .com | 3 . bp. b l o g spot.com | e ddi e w i l h . b l o g spot.com

JASS merupakan event offroader tingkat Nasional bagi para pecinta motor trail.

Upacara Adat Tulude

Lokasi : Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

31 Jan

21 Jan

-

27 Jan

Solo Imlek Festival 14 Jan

Lokasi : Kota Surakarta, Jawa Tengah

-

16 Jan

Solo Imlek Festival 2017 akan menghadirkan kemeriahan 5000 lampion yang menghiasi ujung Jalan Gladak hingga simpang empat Warung Pelem, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Jenis lampion yang terpasang dibuat khusus berbentuk zodiak Tionghoa dan lampion ayam, sesuai dengan shio tahun 2017 yaitu ayam api.

29 Jan

Figura Manado

Lokasi : Jalan Kawasan Mega Mas, Kota Manado

Pesta Reba, Suku Bena, Nusa Tenggara Timur

Lokasi : Kampung Bena, Flores, Nusa Tenggara Timur

23 Jan

-

10 Feb

Pameran Lukisan Kelompok “Nujes Tujes” aliran expresionis Lokasi : Tembi Rumah Budaya, Yogyakarta

Figura Manado merupakan bentuk kesenian menirukan tingkah laku seseorang yang dikenal, yang diadopsi dari budaya klasik bangsa Yunani. Terselenggara dalam rangka Pesta Kunci Taong atau tahun setiap minggu terakhir bulan Januari dalam bentuk pawai.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

F O T O: O M A N

16

inside sriwijaya

a

Chandra Lie Raih The Best Industry Marketing Champion di Sektor Transportasi MarkPlus, Inc. menyelenggarakan acara perhelatan pemasaran terbesar di Asia yaitu The MarkPlus Conference ke-11 di The Ritz Carlton Jakarta, Pacific Place pada Kamis, 8 Desember 2016. Sebagai bagian dari opening session, diumumkan para peraih Indonesia Marketing Champion dari 16 sektor industri dan satu orang peraih Marketeer of The Year.

s

ejak tahun 2006 MarkPlus, Inc. bekerjasama dengan majalah Marketeers dan Indonesia Marketing Association secara konsisten memberikan pengakuan dan penghargaan kepada para tokoh di bidang pemasaran yang dipandang telah menunjukkan marketing spirit yang luar biasa dan patut diteladani. Para tokoh tersebut juga dinilai telah membawa dampak positif signifikan khususnya terhadap kinerja perusahaannya dan masyarakat luas pada umumnya. Para penerima penghargaan ini dipilih oleh tim dewan juri dengan Ketua Dewan Juri yakni Arief Yahya yang sekaligus menjabat Menteri Pariwisata Republik Indonesia. Keenambelas champions tersebut masing-masing dianugerahi penghargaan Indonesia Marketing Champion dan satu diantaranya yang dipandang paling menonjol, menerima penghargaan sebagai Marketeer of The Year.

Chandra Lie, President & CEO Sriwijaya Air Group, menjadi peraih Indonesia Marketing Champion sektor Transportasi dari keenambelas champions yang diumumkan. Penghargaan ini diterima secara langsung oleh Chandra Lie dari Arief Yahya selaku Ketua Dewan Juri. Chandra Lie menyambut penghargaan ini dengan sangat baik. “Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi lebih tepat untuk kita semua. Penghargaan ini adalah kontribusi nyata kita untuk Bangsa dan Negara melalui Transportasi Udara, yang telah ‘Merajut Pulau Mendekatkan Jarak’. Kita harus terus berkarya untuk Negeri kita. Wajib untuk kita memikirkan dan memajukan perusahaan kita, tidak hanya berpikir untuk pribadi kita saja,” ujarnya. Chandra Lie bersama Sriwijaya Air Group, dalam hal ini Sriwijaya Air dan NAM Air, telah menerbangkan lebih dari puluhan juta penumpang ke seluruh penjuru Indonesia dan regional sejak

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

inside sriwijaya

B

A Chandra Lie dan piagam

penghargaan usai acara.

B Chandra Lie menerima

Indonesia Marketing Champion dari Ketua Dewan Juri, Arief Yahya.

C Chandra Lie diapit ketiga putrinya, usai menerima penghargaan.

D Chandra Lie bersama

Hermawan Kartajaya, Arief Yahya, Rini Soemarno, dan peraih Indonesia Marketing Champion lain.

|

EDISI 71

Sriwijaya Air terbang perdana di tahun 2003. Lahirnya NAM Air, sister company Sriwijaya Air yang telah beroperasi sejak 2013 membuktikan perkembangan Sriwijaya Air Group yang sangat positif. Perkembangan positif ini merupakan konsistensi Sriwijaya Air Group yang terus memberikan kinerja positif hingga bisa berkembang lebih jauh dan berkontribusi untuk sisi internal maupun eksternal. Lebih jauh lagi Chandra Lie mengungkapkan langkah-langkah Sriwijaya Air Group ke depannya. “IPO yang kami rencanakan pada 2017 diharapkan dapat memberi kontribusi lebih pada pengadaan pesawat wide body (badan besar) yang akan diterbangkan untuk rute-rute internasional, salah satunya Jeddah. Ada atau tidaknya IPO, target pengadaan pesawat wide body tersebut tetap akan dilakukan. Rute ke Jeddah memiliki tiga tujuan. Pertama adalah tujuan religi, bahwa penerbangan ke Jeddah untuk ibadah. Jadi semoga amal ibadah pun akan kita peroleh. Kedua, tujuan sosial adalah komitmen kami menerbangkan karyawan secara bergantian untuk Umroh. Ketiga, tujuan komersial agar keberlangsungan rute Jeddah tetap menguntungkan dan tidak merugi,” jelasnya.

| JANUARI 2017

C

D

17

18

inside sriwijaya

Chandra Lie Raih Penghargaan ‘Bangga Memakai Produk Indonesia’ dari HIPPI

President & CEO Sriwijaya Air Group, Chandra Lie menerima penghargaan ‘Bangga Memakai Produk Indonesia’ pada Malam Apresiasi Bangga Memakai Produk Indonesia di Hotel Amos Cozy Jakarta pada Kamis (24/11).

c

handra Lie dipilih karena selalu mengenakan baju batik setiap hari. “Saya ingin mengatakan kalau saya tidak menggunakan produk Indonesia, saya tidak akan mungkin mendapatkan penghargaan ini. Saya bangga menjadi rakyat Indonesia dan saya bangga menggunakan produk Indonesia,” ujar Chandra Lie dalam sambutannya.

Malam Apresiasi Bangga Memakai Produk Indonesia yang pertama kali diselenggarakan ini menjadi acara puncak dari rangkaian Musyawarah Daerah VIII DPD HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) Provinsi DKI Jakarta. HIPPI memberikan penghargaan kepada 10 orang tokoh dari kalangan pengusaha dan politisi baik wanita maupun pria.

Chandra Lie Hadiri Acara Tatap Muka DIP Jakarta Pusat Bersama Wajib Pajak Chandra Lie menghadiri acara ‘Tatap Muka Kepala Kanwil DIP Jakarta Pusat dengan Wajib Pajak’ pada Kamis, 15 Desember 2016 di City Grand Ballroom, Grand Mercure Jakarta Harmoni.

c

handra Lie menghadiri acara ‘Tatap Muka Kepala Kanwil DIP Jakarta Pusat dengan Wajib Pajak’ pada Kamis, 15 Desember 2016 di City Grand Ballroom, Grand Mercure Jakarta Harmoni. Pada kesempatan tersebut Chandra Lie mengungkapkan pandangannya kepada peserta Tatap Muka yang hadir terkait kontribusi Sriwijaya Air Group sebagai wajib pajak dan program tax amnesty yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Sebagaimana yang telah diketahui sebelumnya, Chandra Lie telah mendatangi Kantor Wajib Pajak Besar di Sudirman pada 26 September 2016 untuk proses pelaporan dan pembayaran pajak.

CSR

Chandra Lie Rutin Berdonor Darah Untuk Menolong Sesama Meski kerap disibukkan dengan berbagai kegiatan sebagai President & CEO Sriwijaya Air Group, Chandra Lie selalu menyempatkan untuk berkegiatan donor darah.

p

ria asal Pangkalpinang ini menjadikan donor darah sebagai gaya hidup yang rutin dilaksanakan setiap beberapa bulan.

Pada bulan November 2016, Chandra Lie kembali menyempatkan diri di sela-sela kesibukannya ia menyempatkan berkegiatan donor darah. Donor darah yang dilakukan Chandra Lie adalah salah satu bentuk nyata lain selain program CSR yang rutin dilaksanakan oleh Sriwijaya Air Group ke beberapa panti asuhan di berbagai wilayah distrik Sriwijaya Air dan NAM Air.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

22

inside sriwijaya

a

NAM Air Rayakan Ulang Tahun ke-3 Teks: Adi Willi Hanhari Haloho | Foto: Willi & Oky

Minggu 11 Desember 2016, Sister company Sriwijaya Air yakni NAM Air merayakan HUT yang ke-3 di kantor pusat NAM Air di Jalan Gunung Sahari Raya No. 13 Blok B8-10, Jakarta. Selain keluarga besar NAM Air, perayaan HUT ke-3 NAM Air juga dihadiri oleh seluruh jajaran komisaris dan direksi Sriwijaya Air Group.

d

engan mengusung tema “Merajut Pulau Mendekatkan Jarak”, NAM Air merayakan peringatan HUT ke-3 tahun secara sederhana. Selain melakukan pemotongan kue ulang tahun, dilakukan juga pemotongan tumpeng dan doa bersama. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mensyukuri rahmat Tuhan Yang Maha Esa karena selalu menyertai setiap langkah NAM Air menemani perjalanan seluruh pelanggannya.

Disisi lain, President & CEO Sriwijaya Air Group Chandra Lie optimis bahwa di masa mendatang NAM Air akan menjadi salah satu maskapai pilihan utama pelanggan. Namun demikian Chandra Lie menjelaskan bahwa mimpi tersebut dapat terealisasi jika seluruh karyawan di NAM Air maupun Sriwijaya Air Group dapat terus bersinergi dan mengimplementasikan budaya kerja insan Sriwijaya Air Group. “Melihat begitu pesatnya kemajuan NAM Air saat ini, visi dan misi menjadi maskapai pilihan utama pelanggan bukanlah suatu hal yang mustahil. Dalam sambutannya, Presiden Direktur NAM Air yakni Jefferson Mari kita bersama-sama senantiasa menjaga keutuhan dan Jauwena bersyukur karena di tahun ke 3 NAM Air telah berkembang ditengah-tengah ketatnya persaingan bisnis penerbangan di Indonesia kekompakan dalam satu wadah keluarga besar Sriwijaya Air, maupun dunia. “Tak hanya memiliki 10 unit pesawat, saat ini NAM Air dengan tekad berjuang, berusaha dan bekerja keras serta juga telah memiliki jaringan penerbangan ke wilayah Sumatera, Jawa, bekerja ikhlas untuk menjadi perusahaan yang besar di mata Bali-Nusa, Maluku, Kalimantan, Sulawesi serta Papua. Ini merupakan Allah dan besar di mata umatnya,” terang Chandra Lie. sebuah perkembangan yang membanggakan dan patut kita syukuri bersama,” kata Jefferson. “Berkat kerja keras seluruh keluarga besar Disamping peringatan di kantor Gunung Sahari, perayaan NAM Air dan Sriwijaya Air Group, tahun depan kita akan kembali hari ulang tahun ke-3 NAM Air ini juga turut dirayakan oleh melanjutkan perjalanan NAM Air dengan mendatangkan 12 pesawat jajaran Air Crew NAM Air yang sedang bertugas melayani dan baru dengan jenis ATR 72-600,” lanjutnya. menemani perjalanan pelanggan dari satu kota ke kota lainnya.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

Terima Sertifikasi BARS

b

Ketika merayakan ulang tahun ke-3 pada 11 Desember 2016 lalu, NAM Air memberikan kejutan sebuah pencapaian prestasi di bidang safety, yaitu memperoleh sertifikasi Basic Aviation Risk Standar (BARS) dari Flight Safety Foundation. Meski baru berusia tiga tahun, NAM Air telah menunjukkan sebagai maskapai yang sangat concern terhadap safety. Dan, yang lebih membanggakan adalah prestasi BARS adalah prestasi keselamatan penerbangan kelas dunia. Melalui sertifikasi ini, maka NAM Air menjadi salah satu perusahaan jasa penerbangan yang dianggap patuh terhadap regulasi standar keselamatan penerbangan dan memenuhi standar keselamatan penerbangan itu sendiri. Sertifikasi ini juga menjadi bukti bahwa NAM Air memang layak menjadi maskapai yang memperoleh kepercayaan dari para mitra kerjanya, yang dalam beberapa hal menuntut tingginya tingkat keselamatan penerbangan, seperti perusahaan yang bergerak di bidang oil and gas. A

Jajaran Komisaris Sriwijaya Air Group berfoto bersama di penghujung perayaan HUT ke-3 NAM Air.

B

Direktur Quality Safety & Security NAM Air Capt. Dwiyanto Ambar Hidayat menyerahkan sertifikat BARS sebagai hadiah ulang tahun ke-3 NAM Air kepada President Direktur NAM Air, Jefferson Jauwena.

PTSP-STPT : 01/31.73.04.06/B/17/2015

24

inside sriwijaya

a

Sriwijaya Air Group Ajak 2800 Karyawan dan Keluarga Gelar Family Gathering Masih dalam suasana ulang tahun ke-13 Sriwijaya Air, sebagai wujud rasa syukur dan penghargaan perusahaan terhadap karyawannya Sriwijaya Air Group memberikan waktu dan kesempatan bagi seluruh karyawan beserta keluarganya untuk menikmati kebersamaan dan keceriaan bersama di acara Family Gathering Sriwijaya Air Group 2016 di The Jungle Waterpark di Bogor pada 3 Desember 2016.

k

emeriahan dan kebersamaan acara Family Gathering Sriwijaya Air Group 2016 ini turut dirasakan oleh seluruh karyawan beserta keluarganya yang berjumlah kurang lebih 2800 orang.

B

Sebagai perusahaan yang mengedepankan unsur safety, Sriwijaya Air Group mengawali acara Family Gathering ini dengan melakukan Safety Briefing yang dibawakan oleh Rully. S. Uno dari Direktorat Quality, Safety, and Security Sriwijaya Air. Setelah itu acara dibuka dengan menampilkan Rampak Gendang dan Modern Dance yang dipersiapkan untuk menghibur para peserta Family Gathering Sriwijaya Air Group 2016. Setelahnya acara dilanjutkan dengan pemberian kata sambutan oleh Chandra Lie selaku President & CEO Sriwijaya Air Group. Dalam kesempatan ini Chandra Lie ini berhasil membakar semangat para karyawan dan keluarga yang mengikuti kegiatan Family Gathering Sriwijaya Air Group 2016.

ED I S I 7 1

|

J A N UA R I 2 0 1 7

|

inside sriwijaya

C

“Apa yang diberikan oleh perusahaan ini adalah semata-mata untuk membahagiakan serta memberikan yang terbaik untuk seluruh karyawan Sriwijaya Air Group,” kata Chandra Lie. “Kita harus ingat, ada beberapa agenda besar yang akan kita lakukan di tahun mendatang seperti IPO dan juga mendatangkan pesawat wide body. Dengan demikian masih banyak tugas yang harus kita lakukan bersama. Mari kita saling bergandengan tangan untuk terus memajukan perusahaan yang kita cintai bersama ini,” lanjut Chandra Lie. Selepas sambutan, Chandra Lie mengundang seluruh jajaran komisaris dan direksi beserta keluarga ke atas panggung. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian apresiasi berupa THR & Angpau kepada salah satu keluarga karyawan Sriwijaya Air Group yakni Alm. Ronaldo Sukirno, yang baru saja meninggal dunia saat bertugas. Setelah apresiasi tersebut, manajemen Sriwijaya Air Group juga memberikan angpau kepada seluruh anak karyawan Sriwijaya Air Group yang hadir pada hari itu. Fun games menjadi acara berikutnya yang berhasil mengajak seluruh karyawan Sriwijaya Air Group bergabung tanpa adanya perbedaan

|

ED I S I 7 1

| J A N UA R I 2 0 1 7

dan turut bermain bersama. Games yang dimainkan pada hari itu adalah games terbang formasi, dimana filosofi tersebut menjadi budaya kerja yang diterapkan di Sriwijaya Air Group. Diluar rangkaian kegiatan diatas, perusahaan juga memberikan lucky draw kepada seluruh karyawan Sriwijaya Air group. Dalam kesempatan tersebut pihak panitia yang didukung penuh oleh manajemen menyediakan dua unit sepeda motor dan ratusan hadiah menarik lainnya. Di penghujung acara, seluruh peserta diberi kebebasan untuk menikmati seluruh fasilitas yang ada di The Jungle Water Park sembari menikmati lantunan musik dan lagu yang dibawakan oleh artis Tommy Ali dan Maya.

“Apa yang diberikan oleh perusahaan ini adalah sematamata untuk membahagiakan serta memberikan yang terbaik untuk seluruh karyawan Sriwijaya Air Group,”

A

Jajaran komisaris & direksi Sriwijaya Air Group melepas balon dalam Family Gathering 2016

B

President & CEO Sriwijaya Air Group Chandra Lie memberikan santunan sambil menggendong salah satu anak mendiang karyawan Sriwijaya Air Group.

C

Suasana Family Gathering pada saat sesi Fun Games dengan tema Terbang Formasi Sriwijaya Air Group.

25

26

inside sriwijaya

Sriwijaya Air Group Sambut Pesawat Baru Teks: Adi Willi Hanhari Haloho | Foto: Faiz Ridhal M

Dalam rangka merealisasikan fleet plan perusahaan di awal tahun 2016, Sriwijaya Air Group kembali mendatangkan armada baru dengan tipe Boeing 737 800NG.

a

rmada dengan nomor registrasi PK-CRC tersebut mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta pada 19 Desember 2016 pukul 23.00 WIB, dan diberi nama ‘kasih’. President & CEO Sriwijaya Air Group Chandra Lie mengatakan datangnya armada baru tersebut merupakan penutup di tahun 2016. “Dengan bergabungnya armada ini maka komitmen Sriwijaya Air Group untuk mendatangkan 12 pesawat baru sepanjang 2016 terpenuhi sudah,” jelas Chandra Lie. Dikatakannya, guna meneruskan pengembangan bisnis Sriwijaya Air maupun NAM Air sebagai sister company, di tahun 2017 mendatang Sriwijaya Air Group masih akan terus berupaya mendatangkan sejumlah armada baru.

a

A

Jajaran Direksi Sriwijaya Air Group bersama crew pesawat Sriwijaya Air group saat menyambut kedatangan armada baru Boeing 737 800NG ‘Kasih’ di Bandara International Soekarno hatta

“Untuk memperkuat rute penerbangan Internasional dan mewujudkan terbang ke Jeddah Sriwijaya Air berencana mendatangkan 15 armada baru narrow body,” kata Chandra Lie. “Khusus untuk NAM Air kami juga akan mendatangkan 12 armada ATR 72-600. Dengan demikian keinginan untuk ‘Merajut Pulau mendekatkan jarak’ dapat terpenuhi,” tutup Chandra Lie. Dengan hadirnya armada baru tersebut, maka saat ini Sriwijaya Air Group memiliki 52 armada yang terdiri dari Boeing 737 900ER, 737 800NG, 737 300 dan 737 500.

Family Gathering Mitra Sriwijaya Air Group Distrik Palu Teks: Adi Willi Hanhari Haloho | Foto: DOK

Masih dalam suasana perayaan HUT ke-3 NAM Air, kuatnya tali persaudaraan yang melekat pada Sriwijaya Air Group dengan para mitranya dibuktikan melalui kegiatan Family Gathering Mitra Sriwijaya Air Group 2016 yang diselenggarakan pada 11 Desember 2016 di Pantai Kaluku, Palu. A

m a

itra yang ikut hadir dengan sangat antusias itu berasal dari beberapa daerah di Palu dan mencapai jumlah kurang lebih 120 orang terdiri dari orang tua hingga anak-anak dari mitra Sriwijaya Air Group.

District Manager Sriwijaya Air Group Palu, Yudhi Tjanning berfoto bersama para mitra dalam acara Family Gathering Mitra Sriwijaya Air Group Distrik Palu.

  Acara tersebut dihadiri pula oleh Yudhi Tjanning yang memberikan sambutan dan memberikan informasi-informasi terkini dari Sriwijaya Air Group.  Selain itu acara tersebut juga diramaikan dengan beberapa games yang sangat diminati para peserta dan juga acara ramah tamah.   Dengan terselenggaranya Family Gathering Mitra Sriwijaya Air Group 2016 ini telah terjalin tali silaturahim yang kuat diantara Sriwijaya Air Group dengan mitra dan juga keluarganya.  Semoga Sriwijaya Air Group beserta seluruh para mitranya menjadi lebih solid dan kuat dalam menjalankan bisnis bersama.

ED I S I 7 1

|

J A N UA R I 2 0 1 7

|

SPECIAL SECTION

Perayaan

1256

Tahun

k a b u p a t e n

malang PAGES INSIDE: Interview Bupati Drs. H. Rendra Kresna Ulasan Regional Marketeer Award Liputan acara Gebyar Budaya Interview Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Wisata Pantai, Agrowisata dan geliat Desa Wisata

KIRAB BudAyA “GEByAR BuMI SINGoSARI”

Pesta Hari Ulang Tahun Kabupaten Malang dirayakan secara meriah di pesisir pantai Jalur Lintas Selatan ( JLS), Malang Selatan. Memasuki 1256 tahun, Kabupaten Malang kian matang akan prestasi dan semakin marak akan daya tarik pariwisata.

WISATA PARTISIPASI

MARKETING AWARd

H. Rendra Kresna selaku Bupati Kabupaten Malang mencanangkan pariwisata yang pro-rakyat. “Segala kegiatan wisata harus menguntungkan rakyat,” katanya. Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Made Arya Wedanthara menerapkan pariwisata yang melibatkan partisipasi warga.

Kabupaten Malang menerima penghargaan Regional Marketeers Award (RMA) 2016 dari lembaga marketing terpercaya, MarkPlus Inc. Penghargaan itu diberikan kepada Bupati Kabupaten Malang yang bersama jajarannya dinilai berhasil memasarkan wilayahnya ke tingkat nasional dan internasional.

SPECIAL SECTION Drs. H. Rendra Kresna, Bupati Kabupaten Malang

PENGhARGAAN PEMASARAN Kabupaten Malang menerima penghargaan Regional Marketeers Award (RMA) 2016 atas keberhasilan dalam aspek pemasaran wilayahnya di kancah nasional.

PARIWISATA PRo RAKyAT

Pariwisata Kabupaten Malang terus menggeliat. Sejalan dengan itu, Bupati h. Rendra Kresna mengatakan bahwa pengembangan pariwisata di kabupatennya akan senantiasa mendahulukan keuntungan rakyat. “Jadi bukan hanya investor yang diuntungkan, tapi rakyat juga mesti memperoleh keuntungan dari kegiatan pariwisata,” ujarnya ketika ditemui di Ritz Carlton SCDB Jakarta di sela-sela acara penerimaan Award untuk keberhasilan promosi pariwisata Kabupaten Malang. Kabupaten kedua terbesar di Jawa Timur ini terkenal akan berbagai jenis wisata yang berorientasi pada alam, terutama wisata pantai dan pegunungan. Selain itu, kabupaten Malang juga terkenal akan Wisata Reliji serta Wisata Budayanya. Candi Singosari yang menyimpan sejarah kekuasaan Ken Arok merupakan salah satu daya tarik utama selain Tari Topeng dan puluhan pantai di sepanjang Jalur Lintas Selatan ( JLS).

“Daya tarik pariwisata kami terpusat pada alam, tidak ada yang dibuat-buat. Wisata di wilayah kami terus dikembangkan dengan destinasi-destinasi anyar yang siap menjadi daya tarik baru,” ujar Bung Rendra, panggilan akrabnya. Apapun kategori wisatanya, Bung Rendra menekankan kebijakannya pada pariwisata yang pro pada rakyat. “Kita terbuka akan masuknya investor untuk mengembangkan sektor wisata yang diharapkan bisa memberi kontribusi besar pada pendapatan daerah. Tapi di atas segalanya, setiap kegiatan wisata harus mengedepankan kepentingan rakyat. Artinya, rakyat harus diuntungkan,” ujar Bupati yang dipercaya rakyatnya memimpin selama dua periode ini.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Publisher majalah Marketeer sekaligus pendiri MarkPlus Inc., Hermawan Kartajaya kepada Bupati Kabupaten Malang, H. Rendra Kresna. RMA merupakan bagian dari acara besar The 11th MarkPlus Conference 2016 yang berlangsung di Grand Ballroom hotel Ritz Carlton, SCBD Jakarta. Acara yang diklaim sebagai “acara marketing terbesar di Asia” ini dihadiri oleh 4 Menteri dan ratusan pebisnis papan atas dari dalam dan luar negeri. Lebih dari 4000 peserta memenuhi Grand Ballroom, beberapa tokoh bisnis dan kenegaraan tampak duduk di bagian depan, di antaranya Mochtar Riady pendiri Lippo Group yang berkesempatan memberi sambutan. Acara ini merupakan acara yang ditunggutunggu bagi penggiat pemasaran, baik pihak swasta maupun pemerintah. Presiden Joko Widodo beberapa kali hadir

jEjAK lANGKAh KEN ARoK Sri Rajasa San Amurwabhumi atau yang lebih dikenal dengan nama “Ken Arok” adalah salah satu tokoh pra-kolonial paling populer di tanah Nusantara. Dia adalah raja pertama Singosari, yang juga merupakan moyang dari raja-raja Majapahit. Jejak langkah kerajaan Singosari masih terekam dengan baik pada

Candi Singosari yang terletak di desa Candirenggo, kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Candi ini diperkirakan sebagai yang tertinggi di masanya, dan diduga berdiri di lokasi yang dulunya merupakan pusat Kerajaan Singosari. Candi yang telah beberapa kali dipugar ini merupakan salah satu maskot

dalam acara ini ketika masih menjabat Walikota Solo untuk menerima penghargaan RMA. Tahun ini sejumlah Walikota, Bupati dan pejabat kementerian hadir pada sesi penghargaan Regional Marketeer Award Penghargaan kategori ini dianugerahi bagi instansi yang berhasil memasarkan “produk”-nya dilihat dari teknik pemasaran. Kabupaten Malang merupakan salah satu dari sedikit kabupaten yang dinilai telah berhasil menggunakan teknik marketing dalam memperkenalkan wilayahnya, khususnya dalam konteks promosi pariwisata. Menanggapi penghargaan bergengsi ini, Bung Rendra dengan rendah hati mengatakan, “Kami berterima kasih atas penghargaan ini. Meski begitu, ini hanyalah dampak saja dari keseriusan kami menangani pekerjaan utama yang sebenarnya, yaitu terus menerus memajukan Kabupaten Malang.”

wisata Kabupaten Malang. Meski benda-benda asli milik Ken Arok dan istrinya Ken Dedes sudah tidak terekam zaman, namun legenda mereka masih terukir dengan baik pada candi ini. Selain itu, artefak sejarah juga bisa dilihat di Museum Singosari yang berdiri tahun 2015 lalu di kecamatan yang sama. Di museum ini, para wisatawan bisa belajar lebih banyak tentang sejarah Singosari.

SPECIAL SECTION

Beragam atraksi diperagakan oleh setiap rombongan, mengedepankan karakter khasnya masing-masing.

GEByAR PARAdE KEBudAyAAN

Karnaval budaya menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Malang ke 1256 menjelma sebagai “pesta rakyat”. Lebih dari 5000 peserta ikut berpartisipasi dalam konvoi seni-budaya di sepanjang pantai Jalur Lintas Selatan. Tahun ini, Kabupaten Malang memilih pesisir pantai Jalur Lintas Selatan ( JLS) sebagai lokasi puncak acara peringatan HUT Kabupaten Malang pada Sabtu, 19 November lalu. Ini merupakan pilihan yang spesial jika dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebab JLS yang kelak akan menghubungkan Banyuwangi-Jakarta merupakan proyek strategis bagi setiap kabupaten yang dilaluinya, Made Arya Wedanthara

khususnya bagi pengembangan pariwisata. Hari itu, dimulai sejak jam 10 pagi, jalan baru itu telah dipadati warga yang membludak ingin menonton rombongan karnaval yang bergerak dari garis start di Pantai Bekung dan berakhir di Pantai Ungapan. Sebuah panggung kecil berdiri di depan Pantai Ungapan, tempat Bupati H. Rendra Kresna bersama tamu undang-an menyambut dan melambai kepada setiap

pada peserta karnaval yang beratraksi di depan panggung. Beragam tema atraksi diperagakan oleh setiap rombongan, mengedepankan karakter khasnya masing-masing. Dari atraksi serupa debus, barisan penari topeng, opera hanoman, hingga sebabak drama raja-ratu dari masa Kerajaan Singosari. Setiap rombongan berlaga rata-rata sepanjang tujuh menit di depan panggung sebelum melintas

WISATA BERBASIS PARTISIPASI Wisata pantai dan gunung masih menjadi andalan utama pariwisata Kabupaten Malang. Sebagai tambahan, “Kita harus pandai menjual imajinasi,” kata Made Arya Wedanthara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Sebagai wilayah otonomi terbesar di Malang Raya, Kabupaten Malang memiliki daya tarik alam yang paling kaya. “Wisata pantai dan gunung masih menjadi daya tarik utama selain Wisata Sejarah dan Budaya,” ujar Made Arya Wedanthara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang.

Dia menambahkan, “Tapi itu saja tidak cukup, sebab kita harus pandai menjual imajinasi untuk mengembangkan pariwisata. Misalnya, ada yang menyebut bahwa Gua China itu tembus ke Gunung Kawi. Ini menarik dijadikan wacana untuk membentuk imajinasi wisatawan,” ujar pria berdarah Bali yang lahir dan besar di Malang ini.

digantikan rombongan berikutnya. Dalam waktu kurang dari dua jam, jalur sepanjang Pantai Bekung dan Pantai Ungapan sontak padat oleh warga dan peserta rombongan karnaval yang mengantri ingin tampil. Warga sekitar ditambah warga dari penjuru lain telah lengkap memadati kiri-kanan jalan dan melumpuhkan ruas acara sepanjang belasan kilometer. “Ini bukti antusiasme warga masyarakat. Pantai-pantai di pesisir selatan ini akan menjadi destinasi wisata baru yang semakin berkembang setelah adanya JLS ini. Saya berharap wilayah ini pada awalnya diramaikan oleh warga Kabupaten Malang dulu, dan kemudian dari sana bisa meluas ke warga Malang Raya, kemudian Jawa Timur, dan nantinya menjadi daya tarik nasional,” ujar H. Rendra Kresna memaparkan strategi dan harapannya. Acara parade budaya bertajuk “Gebyar Bhumi Singosari” ini merupakan perayaan hari kedua, sementara hari pertama dirayakan di tempat yang sama berupa acara pemilihan Putri Kebaya 2016 dan Kontes Miniatur Truk yang menerima Rekor MURI.

Sepanjang tiga tahun kiprahnya di Disbudpar, Arya telah ikut menajamkan arah wisata berbasis alam. Lebih dari itu, dia juga gencar menumbuhkan kesadaran wisata masyarakat setempat agar ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan wisata di wilayah masing-masing. Sampai saat ini, Kabupaten Malang terus mengembangkan desa-desa wisata yang salah satunya telah dinobatkan sebagai Desa Wisata dengan kesadaran pariwisata terbaik di tingkat nasional. “Kita percaya bahwa partisipasi masyarakat itu jadi faktor penentu dalam kesuksesan pariwisata,” ujarnya.

SPECIAL SECTION

dAyA TARIK AGRoWISATA

Ingat Malang, ingat alam. Kabupaten Malang begitu kaya akan wilayah perkebunan, sehingga agrowisata menawarkan berbagai pengalaman yang hanya bisa “dipetik” di sana. Apel telah menjadi maskot wisata Malang Raya, termasuk Kabupaten Malang yang menjadi sumber dan penghasil apel terbesar. Wisata Petik Apel juga telah dikenal di kalangan wisatawan, meski bukan hanya

apel yang bisa dipetik di wilayah perkebunannya. Keboen Nogo adalah salah satu tujuan wisata yang menawarkan pengalaman memetik buah naga, selain terdapat pula perkebunan salak, jeruk dan sebuah desa yang

menawarkan “wisata lebah”, dengan kegiatan di antaranya menyaksikan peternakan lebah, proses pembuatan madu, sampai terapi kesehatan yang menggunakan sengat lebah. Di sini wisatawan juga bisa menikmati es madu, es jambu madu, dan berbagai produk yang berasal dari lebah. Bagi penggemar teh tersedia Kebun Teh Wonosari di mana wisatawan dapat memetik teh di tengah lingkungan sejuk yang bebas polusi. Teh Rolas yang wangi menjadi ikon wisata di sini. Para pengunjung bisa menikmati seduhan teh hasil petikannya sendiri sambil menikmati udara pegunungan yang segar. Di sini juga tersedia kolam renang, mini zoo, lahan perkemahan dan pertunjukan kesenian daerah. Sebagian besar lokasi Agrowisata ini dapat diakses dengan mudah melalui jalur transportasi yang tersedia, dan bagi yang ingin bermalam, telah tersedia sejumlah homestay milik warga yang nyaman huni.

dESA WISATA SEMAKIN BERhIAS

Desa Wisata diarahkan menjadi “denyut nadi” pariwisata Kabupaten Malang. Warga setempat disiapkan menjadi “operator wisata” di desanya masing-masing.

Sejak tahun 2008, Kabupaten Malang telah merancang sebuah konsep wisata yang bertumpu pada daya tarik desa. Hingga kini, telah ada sejumlah 13 Desa Wisata dimana warga desa menjadi bagian aktif dalam operasi wisata. Mereka telah dilatih untuk “sadar wisata”, bertugas menjadi duta wisata di desanya sendiri dan menjadi tour guide bagi setiap wisatawan yang datang. Dengan begitu mereka akan menjadi bagian yang diuntungkan oleh sektor wisata.

Desa Gubugklakah merupakan salah satu Desa Wisata yang telah memperoleh predikat sebagai Desa Wisata terbaik di tingkat Nasional. Di desa ini terdapat sejumlah daya tarik wisata, di antaranya Air Terjun Coban Pelangi, lokasi rafting, dan titik terdekat untuk menuju Gunung Bromo. Desa ini dikenal pula sebagai penghasil apel terbesar. Dipandu warga desa, di sini wisatawan bisa menikmati pengalaman memetik apel seperti para petani.

dARI WISATA GuNuNG hINGGA WISATA KulINER WISATA GuNuNG

WISATA AIR

WISATA SEjARAh

Gunung Kawi, terletak di Kecamatan Wonosari, terkenal sebagai tempat wisata spiritual. Gunung Arjuno-Welirang, sering digunakan untuk pendakian dengan melewati desa-desa. Gunung Bromo, melewati Desa Tumpang, Desa Gubugklakah, kecamatan Poncokusumo.

Waduk Selorejo, terletak di Kecamatan Ngantang. Kasembon Rafting, objek wisata bagi penggemar rafting. Pemandian Ken dedes, terletak di Kecamatan Singosari. Pemandian dewi Sri, menyajikan wisata pemandian air pegunungan di Kecamatan Pujon.

Candi Singosari dan Arca dwarapala, terletak di pusat Kecamatan Singosari. Candi jago ( Jayaghu), merupakan makam Ranggawuni, terletak di kecamatan Tumpang. Candi Kidal, merupakan makam Anusopati, terletak di kecamatan Tumpang.

MuTIARA WISATA lINTAS SElATAN Jalur Lintas Selatan

Proyek jalan raya yang menghubungkan pesisir pantai selatan pulau Jawa telah tersambung di beberapa bagian, termasuk di sebagian besar pesisir selatan Kabupaten Malang. Proyek yang disebut Jalur Lintas Selatan ( JLS) ini akan kian menghidupkan ekonomi warga yang tinggal di sepanjang JLS. Garis pantai selatan yang terbentang sepanjang 103 km di Kabupaten Malang menyediakan sedikitnya 35 titik wisata pantai yang memiliki karakter uniknya masing-masing. “Pantai-pantai di sepanjang JLS telah tersegmentasi dengan sendirinya. Ada yang karakternya cocok untuk wisata keluarga, ada yang baik untuk surfing, diving, snorkling, dan wisata budaya,” ujar Made Arya Wedanthara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang. Dia juga menambahkan bahwa masih banyak pantai yang belum tersentuh oleh pariwisata namun sudah mulai dikunjungi wisatawan asing yang gemar mencari “destinasi-destinasi perawan”. WISATA KulINER

Warung Nayamul, menyajikan prasmanan dengan andalan kare pedas, di Kecamatan Kepanjen. jaglo dau, sebuah rumah makan sajian Nusantara yang juga berfungsi sebagai galeri seni. Repoeblik Telo, menyiapkan berbagai jenis Ubi Ungu dan pusat oleh-oleh khas Malang. Soto Pak Amir, hidangan soto daging khas dari Pak Amir yang legendaris di Karangploso.

32

inside sriwijaya

a

Sriwijaya Air Kembali Umrohkan Karyawannya Ke Tanah Suci Teks : Adi Willi Hanhari Haloho | Foto: Dok. SRIWIJAYA AIR

Sebagai bentuk apresiasi dari perusahaan terhadap karyawannya, Sriwijaya Air Group kembali memberangkatkan 28 orang karyawannya untuk melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci. Program ini sendiri dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-13 Sriwijaya Air yang jatuh pada 10 November 2016 lalu.

p

resident & CEO Sriwijaya Air Group Chandra Lie mengaku sangat berbahagia karena perusahaan masih diberikan kesempatan untuk memberangkatkan beberapa karyawannya ke tanah suci. Beliau berharap agenda yang rutin dilaksanakan satu tahun sekali ini ke depan dapat menjadi sebuah kegiatan yang rutin dilakukan setiap harinya. Bila kelak Sriwijaya Air memiliki rute penerbangan ke Jeddah.

Group setiap hari secara bergiliran,” kata Chandra Lie. “Jika Allah mengijinkan, semoga nantinya keluarga karyawan juga dapat beribadah di tanah suci,” lanjut Chandra Lie Dikesempatan lain, saat acara penyambutan kepulangan ibadah umroh, pimpinan rombongan jamaah Sriwijaya Air Group yakni Ritho, Head of Dispatch membeberkan sedikit pengalaman perjalanan di tanah suci. Beliau mengaku begitu bahagia ketika pertama kali mengetahui bahwa mendapat kesempatan ibadah umroh dari Sriwijaya Air Group. “Meskipun waktu istirahat selama ibadah umroh sangat terbatas, saya dan rekan-rekan yang lain sangat bersemangat mengikuti rangkaian ibadah umroh di tanah suci,” kata Ritho. Jujur, ini adalah nikmat yang paling membahagiakan dalam hidup saya. Terima kasih Sriwijaya Air Group, semoga perusahaan yang kita cintai ini semakin besar dan diridhoi oleh Allah SWT,” tutup Ritho. A

Sriwijaya Air Berangkatkan 28 Karyawan Ke Tanah Suci

b

Jajaran komisaris & direksi bersama jamaah umroh Sriwijaya Air Group saat penyambutan kepulangan dari tanah suci

“Kegiatan ini merupakan mimpi saya sejak awal membangun perusahaan yang kita cintai ini. Dan dengan adanya rencana membuka penerbangan ke Jeddah, saya berkeinginan untuk dapat memberangkatkan seluruh karyawan Sriwijaya Air

b

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

34

inside sriwijaya

A

Sriwijaya Air Rayakan Natal “Strive To Be The Best With Jesus”

A

President & CEO Sriwijaya Air Group Chandra Lie bersama istri dan Pdt Gilbert berfoto bersama Panitia Natal 2016.

B

President & CEO Sriwijaya Air Group Chandra Lie memberikan santunan secara simbolis kepada pengasuh anak yatim piatu.

C

Keempat putri Chandra Lie yakni Brenda, Sherly, Shaaron dan Sheila saat tampil di Perayaan Natal Sriwijaya Air Group 2016.

D

President & CEO Sriwijaya Air Group Chandra Lie bersama President Director NAM Air Jefferson Jauwena menyalakan lilin Natal 2016.

Teks : Adi Willi Hanhari Haloho | Foto: Dok. SRIWIJAYA AIR

Sriwijaya Air Group merayakan Natal tahun 2016 di kantor pusat Sriwijaya Air yang terletak di Jl Marsekal Suryadarma, MI, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Rabu, 21 Desember 2016.

s

ejalan dengan tema tahunan yang telah diangkat pada HUT ke-13 Sriwijaya Air, perayaan Natal tersebut mengangkat tema ‘Strive To Be The Best With Jesus’. Dalam ibadah perayaan Natal tersebut turut hadir seluruh jajaran komisaris dan direksi Sriwijaya Air Group, mitra kerja dan mitra usaha serta hadir pula Pendeta Gilbert Lumoindong yang sengaja dihadirkan sebagai pembicara pada kesempatan yang spesial tersebut.

B

C

Pendeta Gilbert dalam khotbah mengatakan bahwa dalam kehidupan ini ‘kasih’ merupakan sebuah hal yang paling mendasar untuk dimiliki oleh setiap individu. Dengan semangat Natal, kata Pendeta Gilbert, diharapkan seluruh karyawan  senantiasa saling mengasihi, sehingga Sriwijaya Air Group menjadi maskapai penerbangan yang  dipercaya oleh seluruh masyarakat. “Melalui perayaan Natal ini,  mari bersama kita teladani kasih Kristus dan menerapkannya dalam pekerjaan, keluarga dan kehidupan sehari-hari,” kata Pendeta Gilbert. “Milikilah kasih, karena Tuhan terlebih dulu memberikan kasih-Nya kepada kita,” tambahnya. Senada dengan Pendeta Gilbert, Chandra Lie selaku President & CEO Sriwijaya Air Group dalam sambutannya menekankan bahwa Tuhan adalah Sang Penguasa yang harus diutamakan dalam menjalani kehidupan ini. “Perusahaan ini bukan milik saya melainkan hanya titipan dari Tuhan.

ED I S I 7 1

|

J A N UA R I 2 0 1 7

|

inside sriwijaya

Mari kita bahagiakan Tuhan agar kita semua, dan juga termasuk keluarga kita di rumah selalu diberikan kekuatan, kesehatan dan rejeki yang baik dalam menjalani kehidupan di dunia yang hanya sementara ini,” ucap Chandra Lie. “Natal bukan hanya sekedar seremoni, tapi natal untuk direnungkan dan diwujudkan dalam kehidupan kita setiap hari bahkan setiap saat dimanapun kita berada,” lanjut Chandra. Selain melaksanakan ibadah, kegiatan tersebut juga dihiasi dengan dilaksanakannya penyalaan lilin Natal, penampilan dari karyawan dan karyawati Sriwijaya Air Group, performance dari keempat putri Chandra Lie serta performance dari anak yatim piatu. Serupa dengan kegiatankegiatan sebelumnya, dalam kesempatan tersebut Sriwijaya Air Group yang diwakili oleh Chandra Lie juga berbagi kasih dengan membagikan santunan kepada seluruh anak yatim piatu yang hadir.

D

35

36

discover - nature

Pangandaran Teks & Foto: Dionesia Ika

g

Jika di Amerika ada Grand Canyon, Indonesia punya Green Canyon. Meski tidak sebesar dan setenar Grand Canyon, wisata alam yang berada di Pangandaran ini menyajikan keindahan alam yang memesona.

reen Canyon atau dalam bahasa Sunda, Cukang Taneuh berlokasi di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis. Lokasinya sekitar 30 km dari Kota Pangandaran. Karena berada di Jawa Barat, cukup banyak warga Jakarta dan Bandung yang berkunjung ke tempat ini. Perjalanan menggunakan kendaraan pribadi dari dua kota besar tadi membutuhkan waktu antara sekitar 6- 8 jam untuk sampai di lokasi. Untuk menuju Green Canyon, kita bisa menyewa perahu kayu yang berjajar di tepi sungai saat pertama tiba di objek wisata ini. Dengan harga sewa 75.000 rupiah per orang, kita akan diajak berkeliling menyusuri sungai Green Canyon.

Sepanjang perjalanan menyusuri sungai, dari atas perahu, kita akan disuguhkan pemandangan hutan yang ditumbuhi pepohonan tinggi dan rimbun, sungai berwarna kehijauan tempat hidup hewan air seperti kadal, biawak dan ular yang terkadang muncul ke permukaan. Setelah tiba di lokasi, kita akan disambut dengan tebingtebing batu tinggi yang seolah mengapit sungai Green Canyon. Kita juga bisa menikmati suara gemuruh air yang berjatuhan dari stalaktit tebing. Jika anda menyukai tantangan yang memacu andrenalin, anda bisa mencoba paket body rafting, yang menjadi pilihan favorit wisatawan.

ED I S I 7 1

|

J A N UA R I 2 0 1 7

|

Harga yang ditawarkan berkisar antara 150.000 sampai dengan 250.000 rupiah. Paket body rafting ini tidak hanya rafting saja, tetapi anda akan diajak berenang menikmati kejernihan Green Canyon, melompat dari tebing batu berketinggian sekitar 5 meter, serta trekking. Sedangkan bagi anda yang menyukai ketenangan, bersampan sambil memancing akan menjadi pilihan yang menyenangkan. Namun sangat disarankan waktu yang tepat bagi wisatawan untuk mengunjungi Green Canyon adalah tidak pada saat musim hujan. Karena warna air Green Canyon akan menjadi keruh kecoklatan, sehingga mengurangi eksotisme keindahan Green Canyon.

|

ED I S I 7 1

| J A N UA R I 2 0 1 7

38

discover - KULINER

Bandung Teks & Foto: Dian Triasari

Jalan-jalan ke Kota Kembang memang cocok untuk wisata kuliner. Di sini kita bisa berburu ragam jenis makanan, dari jajanan pasar, jajanan pinggir jalan, kafe-kafe atau fine dining yang ada di Bandung, Jawa Barat. Salah satunya di Pago Restaurant di Hotel The Papandayan.

k

oki handal di Pago Restaurant menghadirkan menu khas Sunda yang terkenal dengan bumbu rempah-rempah yang kuat dan sambal ulek yang menggugah selera. Seperti Gurame Goreng Bumbu Cobek yang dimasak goreng kering tepung atau kremes tersaji menarik di atas wadah beralaskan daun pisang. Racikan bumbu berupa bawang putih, ketumbar dan kunyit menjadi rasa dominan dari gurame goreng ini. Gurame goreng ini ditaburi potongan jengkol goreng. Jengkol identik dengan kuliner Indonesia terutama di Pulau Jawa dan bahkan kerap dijadikan lauk sehari-hari. Ciri khas Sunda terasa karena gurame goreng disajikan bersama sayur asam yang ditempatkan di sebuah mangkuk dan teko kecil dari tanah liat. Gurame goreng semakin lengkap citarasa Sundanya dengan dua pilihan sambal terasi dan sambal kecap. Sambalnya sengaja dibuat dua macam, untuk memberikan pilihan rasa bagi yang senang sambal kecap atau sambal ulek cobek yang pedas, dengan campuran rasa kencur, cabai merah, bawang putih, tomat dan daun kemangi. Sedangkan sayur asamnya merupakan khas sayur Sunda yang menghadirkan dominan rasa manis.

Selain menu Gurame Goreng Bumbu Cobek, kita juga bisa mencicipi menu Sup Iga Asam Pedas yang dimasak langsung dalam clay pot atau wadah tanah liat. Iga yang dipakai adalah iga sapi pilihan dengan kualitas daging yang premium. Guna menghasilkan rasa lunak daging pada iga, semua bumbu yang dicampurkan dimasak selama empat jam diatas api sedang. Karena iga dimasak asam pedas, dominasi gabungan potongan tomat hijau, belimbing wuluh, cabai pedas dan jeruk nipis sangat menonjol. Serta campuran daun ketumbar yang memberikan rasa berbeda saat kuah sup iganya kita seruput. Meski sudah terbilang cukup pedas, tambahan sambal ulek, beberapa cabai serta acar disertakan bagi yang menginginkannya. Bersantap di Pago Restaurant, Hotel The Papandayan Bandung, kita bisa memesan dan merasakan ragam kuliner khas Bandung atau Sunda yang otentik dengan suasana modern khas hotel bintang lima.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

40

discover - heritage

Penang Teks & Foto: Karina Ayu Budiani

Penang adalah pulau bagian dari Negara Malaysia yang terkenal akan akulturasi 3 budaya yakni China, India, dan Melayu. Banyak sekali objek wisata yang berkaitan dengan masing-masing budaya tersebut. Salah satunya adalah Klenteng Kek Lok Si.

k

lenteng Kek Lok Si dibangun sejak tahun 1891. Lokasinya berdekatan dengan Penang Hill yang juga menjadi primadona tujuan wisata di Penang. Kek Lok Si adalah komplek klenteng terbesar dan terindah di Asia Tenggara. Untuk menuju ke lokasi klenteng, sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi atau taksi. Hal ini dikarenakan tidak ada transportasi umum yang mengantarkan hingga pintu masuk. Perjalanan dari halte bus terdekat cukup jauh. Di dalam Kek Lok Si terdapat jutaan gambar Buddha yang indah serta ratusan patung, ukiran, dan mural baik pada interior ataupun eksterior bangunan-bangunan yang ada. Pagoda yang menjulang tinggi dan berada di atas bukit menjadi daya tarik yang istimewa bahkan saat saya masih berada di kejauhan dari lokasi. Pada bangunan terdepan, sebuah aula cukup besar yang digunakan untuk sembahyang. Sebagai pengunjung, saya juga sempat menggantungkan pita harapan dengan memberi sumbangan MYR 1.

Kek Lok Si tidak hanya digunakan sebagai tempat sembahyang ataupun pusat pengajaran budaya China dan Budha, tapi juga menjadi warisan budaya yang memiliki Mahayana Buddhism dan ritual tradisional China yang berpadu secara harmonis. Tak cukup waktu sebentar untuk menjelajahi komplek Kek Lok Si. Hal ini termasuk adanya beberapa level ketinggian yang menjadi lokasi bangunan. Namun jangan lewatkan untuk mengunjungi bagian teratas yakni patung raksasa Dewi Kwan Im. Ada dua cara menuju ke titik tertinggi ini yakni menggunakan kendaraan yang diparkir hingga lapangan persis di depan patung, atau menggunakan lift vertikal dari lokasi toko suvenir. Jika anda memilih menggunakan lift, harus sabar menunggu terutama di akhir pekan karena antriannya cukup panjang. Dari lokasi patung Dewi Kwan I mini kita juga bisa melihat lanskap kota Penang yang indah. Saya sarankan untuk tiba sebelum siang saat matahari sedang terik.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

Embrace the Wondrous Archipelago

Book in advance and get the best price www.santika.com

RESERVATION CENTER (62-21)

2700027

Bali - Java - Maluku - Nusa TeNggara - kaliMaNTaN - sulawesi -suMaTera aNd siNgapore

42

discover - souvenir

Jakarta Teks & Foto: Karina Ayu Budiani

Banyak sekali motif kain batik asli Indonesia baik motif klasik, modern, atau bahkan gabungan keduanya. Perkembangan motif batik yang pesat memunculkan kreatifitas seorang wanita bernama Erna untuk mengembangkan workshop batik khas Betawi di Marunda.

b

atik khas Betawi ini memiliki ragam motif yang benar-benar menunjukkan kebudayaan Betawi seperti motif ondel-ondel yang menjadi favorit, serta motif delman, si Pitung, Nandur Padi, dan Monas. Motif-motif unik ini didesain sedemikian rupa dengan warna-warni yang cerah seperti hijau, kuning, merah, biru, dan lain sebagainya. Tak hanya mengaplikasikan motif-motif utamanya saja, motif pinggiran juga diterapkan untuk semakin memperindah hasil akhirnya.

memberdayakan ibu-ibu di kawasan sekitar. Kreatifitas yang ia miliki tidak terbatas karena selain memproduksi kain dan baju jadi, ia juga memproduksi gelas batik dan tas batik.

Erna yang memiliki workshop di Marunda dan juga memasarkan hasil produksi para perajin batiknya di Thamrin City Jakarta, mendapatkan keahlian membatik sewaktu ia masih berada di Semarang. Keahliannya ini lalu ia kembangkan di daerah Marunda dengan

Bagi anda yang tertarik, bisa mendatangi langsung workshop batik Betawi di daerah Marunda. Anda bisa pula berkreasi menciptakan motif baru yang pastinya tiada duanya. Dengan mengenakan batik asli Indonesia, anda bisa tampil gaya sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia.

Meski batik print terus menggerus keberadaan batik tulis dan cap, batik Betawi karya ibu-ibu di Marunda ini tidak pernah habis dicari banyak orang. Bahkan beberapa kali Erna mendapat pesanan seragam. Kisaran harga kain batik Betawi adalah antara Rp 120.000- Rp 5 juta. Semua ini tergantung dari kesulitan pengerjaan hingga warna yang dihasilkan.

44

discover - heritage

Berastagi Teks & Foto: Sri Endahni

t

Seperti berada di Myanmar, itulah pemandangan Pagoda megah yang saya rasakan saat berada di Taman Alam Lumbini, Berastagi, Sumatera Utara. Ternyata apa yang saya rasakan tersEbut wajar adanya, karena Pagoda di tempat ini merupakan replika Pagoda di Myanmar.

aman Alam Lumbini terletak di Desa Tongkeh, Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo, Berastagi, Sumatera Utara. Fungsinya adalah sebagai tempat pelatihan diri bagi umat Budha seperti meditasi dan aktivitas Buddhis lainnya yang bertujuan untuk pengembangan Buddha Dharma. Di dalam kompleks taman alam terdapat sebuah kuil Budha atau Pagoda yang sangat megah. Pagoda ini merupakan replika dari Pagoda Shwedagon yang ada di Burma, Myanmar. Replika Pagoda Shwedagon di Taman Alam Lumbini ini merupakan replika tertinggi kedua yang pernah ada diantara replika sejenis yang ada di luar Burma (Myanmar) dan sekaligus kategori tertinggi di Indonesia. Oleh karena itu, Pagoda ini meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori tertinggi di Indonesia. Pagoda di Taman Alam Lumbini tampak megah karena bangunannya diselimuti cat berwarna emas. Jika sedang tidak ada jadwal ibadah, pengunjung boleh masuk ke dalam Pagoda Emas. Tapi untuk masuk ke dalam pengunjung harus berpakaian sopan dan menjaga ketertiban. Meskipun pagoda ini terbuka untuk umum, tetapi tetap merupakan tempat ibadah bagi umat Budha. Maka dari itu, jika masuk ke dalam Pagoda, pengunjung harus melepas alas kaki, tidak boleh membawa makanan dan minuman, juga pada saat memotret tidak boleh menggunakan flash, dan tentu saja tidak boleh berisik karena akan mengganggu umat Budha yang datang untuk bersembahyang. Nama Lumbini sendiri sebenarnya merupakan nama sebuah tempat di kaki Gunung Himalaya (Nepal), di mana Pangeran Siddharta Gautama dilahirkan pada tahun 563 SM oleh seorang Ratu yang bernama Mayadevi dan kelak Sang Pangeran akan menjadi Buddha. Pembangunan komplek Taman Alam Lumbini dengan replika pagoda berlantai dua ini merupakan sumbangan dari berbagai kelompok Buddhist dari berbagai negara di dunia.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

46

discover - NATURE

Lampung Teks & Foto: Dian Triasari

Taman Wisata Way Kambas terkenal sebagai pusat penangkaran dan rehabilitasi gajah Sumatera yang hampir punah terbesar di Indonesia. Belum lengkap rasanya jika tidak menaiki atau menunggang hewan berbelalai panjang ini saat berada di Provinsi Lampung. Alternatif lain selain ke Way Kambas adalah ke Taman Wisata Lembah Hijau.

m

enuju Way Kambas memang memakan waktu cukup lama dan melelahkan, sehingga sedikit wisatawan dengan waktu terbatas yang sempat melakukan perjalanan ke sana. Bagi kita yang penasaran ingin menunggang gajah Sumatera saat berada di Lampung, cukup datang ke Taman Wisata Lembah Hijau di Jalan Raden Imba Kesuma Ratu, Kelurahan Sukadana Ham Tanjung Karang Barat. Taman Wisata Lembah Hijau memiliki empat ekor gajah terlatih yang siap menemani seluruh pengunjung yang ingin berkeliling taman dengan menungganginya. Gajah tersebut didatangkan langsung dari Taman Nasional Way Kambas, sehingga sudah terlatih dan jinak jika berinteraksi dengan para pengunjung. Tidak hanya gajah, sang pawang yang melatih dan selalu menemani gajah saat beratraksi juga berasal dari Taman Nasional Way Kambas.

Hal ini dilakukan oleh pihak manajemen Taman Wisata Lembah Hijau, agar wahana baru ini menjadi lebih sempurna dan menjamin keselamatan pengunjung yang menunggang gajah. Pengunjung dapat mengambil paket wahana Elephant Riding dengan dua pilihan yaitu jarak dekat sekitar lima menit dan 30 menit lamanya dengan jalur perjalanan mengitari lokasi Taman Wisata Lembah Hijau. Atau cukup berfoto saja menggunakan kamera sendiri dengan gajah, saat menunggu hewan bergading tersebut berjalan mengelilingi taman. Taman Wisata Lembah Hijau sendiri merupakan taman wisata keluarga yang berorientasi lingkungan, memadukan antara rekreasi bernuansa alam dan wisata edukasi tentang pengetahuan alam dan aneka jenis hewan. Taman yang berdiri diatas tanah seluas 30 hektar ini menjadi salah satu wisata favorit saat akhir pekan.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

48

resto

Coffeedential Roastery & Eatery

Rahasia Kenikmatan Kopi Nusantara Teks : Dionesia Ika

A

Hot Coffee latte

B

Design Interior Coffeedential

C

Pizza Thai Chicken

Foto: COFFEEDENTIAL; Dionesia Ika

p

B

a

ertama saya mencicipi Hot Latte, rasanya sangat pas untuk dinikmati kala santai. Kopinya tidak terlalu pahit, namun juga tidak terlalu manis. Bagi penikmat kopi tentu akan menyukai cita rasa yang dihasilkan dari secangkir Hot Latte ini. Cangkir kedua saya disuguhkan Flat White, yaitu perpaduan susu dengan taro (talas) yang disajikan dingin. Flat White sangat cocok dinikmati siang hari. Rasa yang dihasilkan juga cukup unik, sangat menyegarkan tenggorokan. Dilanjutkan ke cangkir ketiga yaitu Hot Red Velvet, dilihat dari tampilannya yang berwarna merah tentu sangat menggoda. Rasa yang dihasilkan juga manis namun tetap tidak mengecewakan di lidah saya. Menu Flat White dan Hot Red Velvet bisa menjadi menu rekomendasi bagi pengunjung yang tidak ingin menikmati kopi.

c

Coffee shop yang baru dibuka ini menawarkan sesuatu yang berbeda dengan coffee shop lainnya. Dengan menggunakan mesin roasting sendiri, Coffeedential mengutamakan sajian kopi arabica lokal terbaik, diantaranya kamojang, Gayo, Kintamani, Toraja, Flores, hingga Wamena. Saat berkunjung ke Coffeedential, saya diajak mengungkap rahasia kenikmatan kopi nusantara.

Tidak hanya meyuguhkan sajian kopi, Coffeedential juga menyediakan menu lainnya seperti teh, jus, dessert, atau pun main course. Saya juga berkesempatan mencoba Pitza Thai Chicken. Adonan roti pitza yang tidak terlalu tebal membuat pitza terasa crispy, dilengkapi perpaduan potongan ayam berbumbu, paprika, potongan nanas segar dan lelehan keju menjadi menu yang pas sebagai pendamping secangkir kopi. Design interior Coffeedential juga sangat apik, menciptakan suasana nyaman bagi para pengunjung yang sebagian besar adalah anak muda. Bagi para penikmat kopi yang ingin berkunjung, Coffedential Roastery & Eatery buka dari hari Senin sampai Jumat mulai pukul 09.00 – 21.00 WIB, serta hari Sabtu – Minggu pukul 08.00 – 22.00 WIB.

ED I S I 7 1

|

J A N UA R I 2 0 1 7

|

TAUZIA Privilege y M ta o g g an k tu un *Diskon 10%

50

hotel

Hamueco Dive Resort:

Representasi Eksotisme Raja Ampat Teks: Dian Triasari | Foto: @Travellerculun

Suara ombak dan angin Pantai Saleo bisa langsung kita rasakan jika menginap di HamuEco Resort, Raja Ampat, Provinsi Papua. Menyatu dengan alam memang diusung sebagai konsep penginapan yang ramah lingkungan.

a

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

hotel

s b

truktur bangunan yang didominasi oleh kayu-kayu menjadi ciri khas dari HamuEco Resort. Keunikan yang dimilikinya yaitu tepat berada di atas bibir Pantai Saleo dengan pesona alamnya yang indah dan pemandangan sunset ketika sore menjelang malam. HamuEco Resort dibangun pada 2011 sebagai tempat menginap saat berlibur dan memberikan pengalaman berbeda saat berada di Raja Ampat. Pengelola membatasi jumlah kamar dan tamu untuk setiap kunjungannya karena berusaha tetap menjaga kelestarian alam sekitar agar tidak terlalu tereksploitasi. Kehadiran HamuEco, selain berpartisipasi dalam mengembangkan pariwisata Raja Ampat, juga memiliki misi supaya tamu dengan anggaran terbatas juga dapat menikmati keindahan Raja Ampat yang dianggap sebagai wisata mahal. Kita bisa memperoleh biaya yang masih terjangkau, berikut paket tur yang tersedia untuk berkeliling pulau. HamuEco memiliki enam kamar tamu yang dibangun menggunakan kayu diatas wilayah Pantai Saleo.

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

Bangunan resort tepat berada diatas air menghadap barat, sehingga dari dalam kamar dan balkon kita dapat menyaksikan pemandangan matahari terbenam dengan pemandangan Pulau Gam dan Waigeo. Kesederhanaan dan ramah lingkungan sangat diusung oleh HamuEco, dimana kita diajak menikmati alam Raja Ampat secara alami. Suara angin pantai dari balik jendela kamar dan kunang-kunang yang terkadang muncul di malam hari semakin membuat kita benar-benar menyatu dengan alam. Begitu juga dengan langit-langit dibuat tinggi dan terbuka, sehingga kita dapat mendengar langsung suara alam bebas tanpa perlu kipas atau AC di kamar. Selain memberikan kenyamanan menginap yang menampilkan keindahan pesona Pantai Saleo, HamuEco Resort menyediakan restoran yang dibangun diatas pantai menghadap laut dengan pemandangan Pulau Mansuar, Gam dan Batanta. Di sini kita bisa menikmati kuliner khas Raja Ampat dan hidangan seafood yang fresh from the oven.

C

D

Official Website: hamueco.com A Kamar diatas air

dengan pemandangan sunset dan sunrise.

B Bermain kano diatas laut yang jernih.

C Sundeck dengan

hammock tali menghadap matahari terbenam.

D Schooling fish di bawah air titik penyelaman Mioskon, Raja Ampat.

51

52

Inspiring people

A Buku Aljabar dan teori

berhitung milik Ing Han.

B Sosok Nie Ing Han

yang menginspirasi.

C Nie Ing Han dengan

materi matematikanya.

D Saat mengajar les privat.

a

B

c

ED I S I 7 1

|

J A N UA R I 2 0 1 7

|

inspiring people

Nie Ing Han:

Berbagi Ilmu Meski Memiliki Keterbatasan Teks: Karina Ayu Budiani | Foto: Dionesia Ika

Nie Ing Han tidak mengenal kata tidak bisa. Prinsip hidup Napoleon Bonaparte yang ia adaptasi untuk dirinya ini memberinya semangat untuk berbagi ilmu dengan menjadi guru meski ia memiliki keterbatasan penglihatan. Berbagi ilmu sudah menjadi kebiasaannya sejak masa sekolah. Ia selalu diandalkan teman-temannya untuk membantu menjawab persoalan matematika yang sulit. Ing Han yang terkenal pintar di kalangan teman-temannya bahkan meraih predikat siswa terbaik dari tiga SMA ternama di Salatiga kala itu.

n d

ie Ing Han atau akrab disapa Ing Han dikenal sebagai seorang guru privat matematika dan fisika yang memiliki keterbatasan penglihatan atau tunanetra. Kedua bidang ilmu tersebut ia kuasai bukan tanpa alasan, karena ia adalah seorang Sarjana Teknik Elektro ITB. Memulai perkuliahan di tahun 1964, sosok Ing Han yang kini berusia 70 tahun ini tampak lugas menjelaskan berbagai istilah-istilah matematika saat ditemui oleh Sriwijaya Magazine. Mengajar sudah menjadi hal yang tak terpisahkan dari Ing Han. “Ilmu kalau tidak dipelihara akan hilang. Jadi saya mengajar untuk memeliharanya,” ujar Ing Han.

|

ED I S I 7 1

| J A N UA R I 2 0 1 7

Meski usianya tak lagi terbilang muda, memorinya masih sangat baik saat ditanya perihal murid-muridnya. Murid pertama yang ia ajar telah sukses menamatkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dan kini tengah melanjutkan pendidikan dokter spesialis di Universitas Indonesia. Ada pula murid-muridnya yang telah sukses mendapatkan pekerjaan di Amsterdam, Kanada, Amerika, Singapura, dan Australia. Tak hanya itu, ia juga sempat bercerita perihal muridnya yang juga seorang tuna netra, bernama David Franky, yang kini melanjutkan jejak Ing Han menjadi guru privat matematika. Profesi seorang guru bukan hal baru bagi Ing Han, karena kedua orang tuanya juga berprofesi sebagai guru. Didasari keinginannya untuk membantu kedua orang tua mencari biaya untuk kuliah, ia pun menjalankan profesi sebagai guru privat untuk murid-murid SMP dan SMA di sela-sela kesibukannya berkuliah. Usai menamatkan kuliah, ia kembali ke kampung halamannya di Salatiga dan mengajar di Universitas Kristen Satya Wacana. Pada tahun 1977 ia merantau ke Jakarta dan bekerja di salah satu perusahaan swasta sambil meneruskan profesinya sebagai pengajar di Universitas Kristen Indonesia.

53

54

Inspiring people

e

Jika ingin sukses harus pintar, jika ingin pintar harus rajin belajar, dan jika ingin belajar harus rajin membaca. e Nie Ing Han bersama dengan salah seorang muridnya.

Pada tahun 1987, saat Ing Han berusia 41 tahun dan tengah menanjak karirnya, ia justru mengalami sakit yang akhirnya membuat dirinya mengalami kebutaan hanya dalam waktu kurang dari satu bulan. Divonis mengalami kebutaan sempat membuat hatinya berontak selama kurun waktu dua tahun. Namun seiring waktu berlalu, ia terus bercermin pada diri sendiri dan meyakini dirinya untuk bertindak dan tidak berlarut-larut mempertanyakan hal yang menimpa dirinya. ‘I have to do something. I have to do a real thing’ hal itu pun terlintas di benaknya. Ing Han akhirnya memutuskan menjadi guru privat bagi murid-murid SMP dan SMA sejak tahun 1991 yang ia lakukan di rumahnya berlokasi di Bukit Permai, Cibubur.

Mengajar di Tengah Keterbatasan

Keterbatasan penglihatan yang dimiliki oleh Ing Han tidak membatasinya dalam mengajar. Ia menggunakan berbagai bahan yang sama digunakan oleh guru-guru lain pada umumnya. “Saya bisa menuliskan materi di papan tulis. Namun karena saya tidak bisa membacanya, siswa yang biasanya membacakan dan memberi arahan ke mana saya harus melanjutkan menulis,” jelas Ing Han.

Ia juga dengan rapi menyusun buku-buku pelajaran koleksinya yang mayoritas adalah buku yang ia gunakan ketika bersekolah dan kuliah. Hingga kini ia masih ingat dengan jelas setiap judul dari bukubuku tersebut. Beberapa halaman penting pun masih dengan jelas ia ingat dan mampu dengan tepat menyebutkan poin-poin penting yang ada di dalamnya. Ing Han juga menggunakan alat bantu lembaran-lembaran kertas besar yang dilaminating berisi berbagai rumus dan materi pelajaran. Lembaran-lembaran ini ia urutkan secara kelompok sesuai topik pengajaran. Dibantu oleh istrinya, Ing Han tahu betul apa yang perlu dituliskan di lembaranlembaran tersebut dengan bantuan materi dari buku-buku koleksinya. Ing Han adalah sosok guru yang cenderung mengarahkan muridmuridnya untuk menemukan sendiri motivasi untuk belajar. “Jika ingin sukses harus pintar, jika ingin pintar harus rajin belajar, dan jika ingin belajar harus rajin membaca,” pesan Ing Han bagi murid-muridnya yang ingin sukses.

ED I S I 7 1

|

J A N UA R I 2 0 1 7

|

56

JOURNEY

Teks & Foto: R. Heru Hendarto

Keindahan alam dan keramahan penduduknya Bumi Flores meninggalkan kesan mendalam bagi siapapun. Keunikan hewan komodo, keelokan panorama bawah laut, hamparan lanskap perbukitan yang indah serta budaya masyarakat yang beragam membuatnya semakin cantik. Saya memilih penjelajahan overland untuk menikmatinya.

JOURNEY

57

A

JOURNEY

58

B

A

Keindahan Gili Laba perjalanan Sailing Flores.

B

Sawah jaring laba-laba atau lodok di desa Cancar.

C

Persiapan atraksi Caci.

D

Duel Caci dengan cambuk dan tameng.

E

Sawah jaring laba-laba atau lodok di desa Cancar.

DAY 1 – Labuan Bajo, revisited

Time 15:38 - sunny afternoon w/ gentle wind Pesawat menukik, mata saya tertumbuk pemandangan teluk yang indah. Delay tiga jam menyiksa badan pun sirna. Hijaunya pulau-pulau mungil serta birunya laut membuat tubuh kembali semangat. Same place with the same memory, namun modernisasi mengubah segalanya. Kali ini, bandara baru dan hiruk-pikuk kota membuat saya pangling, lepas orientasi. Teluk Bajo sore itu begitu mempesona. Puluhan perahu bertiang memenuhi perairan berkilau emasnya. Cuatan puncak pulau-pulau misterius pun terekam kamera. Dari kota pesisir ini, misteri the Komodo Dragon pun diungkap ke para ‘pemburunya’. Pulau Rinca, Pulau Komodo, lanskap kepulauan dan hamparan bawah lautnya selalu memukau bagi siapapun. Hari pun gelap, sebentar lagi rekan-rekan perjalanan Flores Overland akan merapat di dermaga. Kali ini saya absen ikut perjalanan sailing Komodo. Tapi, tujuh tahun lalu, perjalanan empat hari tiga malam telah saya habiskan di laut. Berlayar dari Bajo hingga berlabuh ke Gili Haji nun jauh di Lombok. Once in a lifetime trip yang mengesankan.

C

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

JOURNEY

Time 17.40 – breezing fog Kabut dingin menembus pori kulit, suasana mistis pun merebak. Kampung Todo memang tidak setenar Waerebo, namun dahulu Todo adalah pusat kebudayaan Manggarai. Todo tengah berbenah, demikian ujar Pak Titus. Kejayaan sembilan rumah Mbaru Niang sepertinya akan bersinar kembali. Di rumah utama, masih terjaga warisan berharga gendang kecil dari kulit perut manusia. Kerajinan tenun dan budaya adatistiadat pun kembali dihidupkan. Kabut semakin tebal, kami lanjut menuju Denge hingga larut malam. Pondok Pak Blasius menjadi tempat pilihan untuk transit.

DAY 3 – Waerebo, Village on Clouds

D

E

DAY 2 – Labuan Bajo-Denge, Let the Adventure Begins

Time 09.30 – bright hot blue sky Sepagi itu matahari telah bersinar dengan teriknya. Panasnya membakar kulit. Dua mobil telah siap di muka hotel. Good bye laut, petualangan darat pun dimulai. Dinginnya hembusan AC mobil menendang semangat kami. Ke arah timur kami berlalu.

Time 14.45 – light shower Mendung menggantung, gerimis pun datang. Saya tak pernah cemas dengan perubahan cuaca. Namun, kali ini mobil melalui jalanan super sempit dan berkelok patah. Lebar satu depa lebih sedikit, tebing di kanan dan jurang di kiri. Sekali salah perhitungan, lewat lah sudah. Satu-satunya yang menghibur adalah pemandangan sawah yang terhampar di kaki perbukitan. Sungai mengalir menembus kaki tebing, berkelok laksana ular. Sungguh indah tanah Flores ini.

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

Time 04.30 – clear dawn sky Walau mata masih terkantuk, hiking empat jam menanjak pun kami lakoni. Sesekali kami tertawa lepas, mendengar cerita lucu dari Pak Frans. Legenda Gunung Pocoroko yang tegak berdiri di jalur perjalanan menjadi penghibur lelah. Beberapa penduduk setempat menyalip langkah kami, tak tampak letih di wajah mereka. Hari ini adalah puncak perayaan tahun baru Penti di Waerebo. Melambangkan suka-cita dibalut nuansa magis yang kental, acara ini memanggil banyak perantau untuk pulang. Bayang rerimbunan pohon sepanjang jalur setapak menuju Waerebo menyejukkan hawa pagi itu. Time 09.15 – hot morning Desa Waerebo tinggal selangkah lagi, gendang sudah ditabuh. Pemandangan yang luar biasa, tujuh menara rumah beratap tinggi berlapis ijuk mencuat di tengah-tengah lembah hijau. Sekelilingnya perbukitan tinggi menjadi benteng pelindung. Saya seolah berada di negri atas awan. Bergabung dengan rombongan lain, kami pun disambut para tetua dengan ramah. Saling mengenalkan asal diri masing-masing, semua sudah dianggap layaknya saudara. Atraksi tari caci dimulai. Tak seperti namanya, ‘tarian’ khas Flores ini lebih condong pada adu kecepatan mencambuk dan menangkis. Luka sobek berdarah adalah hal yang biasa. Sorak-sorai paling gemuruh terdengar jika pemain bisa mengenai wajah lawannya. Rasa sakit dan perih luka lecutan cambuk itu yang akan menguatkan mental para lelaki Flores. Tua, muda, semua berpartisipasi. Saya pun keasyikan hingga lupa makan siang.

59

60

JOURNEY

Keindahan alam dan keramahan penduduknya Bumi Flores meninggalkan kesan mendalam bagi siapapun. budaya masyarakat yang beragam membuatnya semakin cantik.

F

Komodo, populasi terbanyak di Pulau Rinca.

G

Melakukan ritual persembahan di makam leluhur.

H Benang dan kain

tenun berpewarna alami di Bena.

G

F

Time 16.10 – foggy afternoon Kerumunan berpindah ke depan mbaru gendang, upacara boa dimulai. Ayam disembelih dan dibakar, leluhur pun diundang. Tarian sanda digelar di depan compang pemujaan. Para tetua terus menari berputar hingga hari menjelang gelap. Rafael, rekan perjalanan saya, ikut masuk ke dalam lingkaran. Lamat-lamat dia meniru gerakan dan melafalkan syair. Besar di Ruteng dan berkarir di Jakarta, Rafael sedang berjuang meneruskan adat kampung nenek-moyangnya. Setelah ritual libur kilo selesai, sesajen babi pun digelar di Mbaru Gendang. Semua penduduk dewasa berkumpul. Bersama-sama dengan roh nenekmoyang yang diundang dari lodok, boa, wae teku dan compang, mereka menari dan berpantun semalaman. Saya yang sudah tak kuat menahan kantuk naik dan menarik selimut di Rumah Baca.

Dendangan go’et yang sayup-sayup indah mengiringi tidur lelap saya.

DAY 4 – Ruteng, A Long Winding Road

Time 08.00 – morning w/clear sky Waktunya meninggalkan desa yang amazing ini. Satu malam yang tak terlupakan. Saya menyempatkan berfoto dengan para tetua sambil berpamitan. Lambaian tangan mereka sungguh tulus. Terasa haru menyesak di dada. Time 17.10 – cloudy afternoon Kami singgah di pinggir jalur menuju Ruteng. Desa Cancar memiliki warisan yang unik, yaitu lodok. Pembagian tanah adat untuk setiap keluarga dimulai dengan mematok bagian tengah tanah. Selanjutnya ditarik garis memanjang menyebar. Luas dan besarnya tergantung kedudukan keluarga di masyarakat.

Semakin terpandang, semakin luas lah tanah yang diperoleh. Tanpa didasari, sistem pembagian turuntemurun tersebut membuat bentuk jaring laba-laba. Setengah jam kami mendaki, beradu cepat dengan mentari yang mulai tenggelam. Tiba di atas, rasa lelah pun terobati. Apalagi saya bertemu dengan Mas Singgih yang kedatangannya sudah dinantinanti semenjak dari Labuan Bajo waktu itu. Berdua, kami menggelar kamera duluan. Matahari tenggelam, selanjutnya kami merapat ke Ruteng, ibu kota kabupaten Manggarai. Suhu semakin terasa menusuk tulang, dingin. Saya memilih ngendon di penginapan, recovery tubuh menjadi prioritas.

DAY 4 – Aimere-Bajawa, The Home of Moke, Traditional Liquor

Time 12.50 – clear hot noon Mobil merapat di Aimere, kami disambut Pak Dolof yang ramah. Berbagai hidangan arak alias moke pun digelar. Mulai kualitas rendah hingga level premium, semuanya gratis. Adel dan Jo tak melewatkan kesempatan cicip-mencicip ini. Saya sih hanya berani menyaksikan saja. Serem juga melihat demo arak yang tersambar api.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

JOURNEY

Tak heran jika arak tipe itu berjuluk moke ‘BM’, alias ‘Bakar Menyala’. Walau berkadar alkohol tinggi, pembuatannya sangat bersih dan higienis. Tak ada material oplosan lain kecuali akar-akaran atau ginseng. Sumbernya hanya dari bunga atau buah lontar yang dipotong, disadap dan disuling. Tetesan arak dikumpulkan dan difermentasi. Konon, rasanya pahitpahit manis. “Mirip-mirip soju lah Om rasanya”, demikian ujar Jo yang sudah memerah hidungnya.

H

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

Puas mencicipi dan membeli beberapa botol untuk para supir, kami merapat di Bajawa sore harinya. Tak kalah dingin dari Ruteng, kami pun tak banyak polah. Ngobrol ramai di teras kamar menjadi pengisi kegiatan pengusir dingin malam itu.

DAY 5 – Bena-Ende-Moni, In the Hunt of Traditional HandWoven Cloths

Time 07.05 – clear cold morning Pagi buta, saya sudah meluncur ke pinggiran Bajawa.

Jalur sepi menuju desa Bena saya tempuh. Saya leluasa berkeliling. Puluhan rumah tradisional yang dihuni oleh sembilan suku ini sungguh menawan mata. Julangan batu raksasa laksana menhir berserakan di sana-sini. Di tengah kampung terdapat bhaga dan ngadhu, pondok kecil tak berpenghuni dan bangunan tiang beratap ijuk. Pastinya, desa ini tak pernah tersentuh arsitektur modern. Saya bertandang ke rumah ibu Maria.

61

62

JOURNEY

TIPS

1

Perjalanan overland Flores dapat ditempuh dari dua arah. Rute timur dimulai dari Ende dan berakhir di Labuan Bajo. Sementara rute barat mengambil jalur sebaliknya. Di Labuan Bajo para pelancong mengambil perjalanan Sailing Flores. Tersedia jalur pendek selama dua hari satu malam dan kembali ke Labuan Bajo, atau paket empat hari tiga malam menembus ke barat hingga Lombok.

2

Kegiatan utama di Flores adalah wisata alam dan wisata budaya. Persiapkan fisik yang cukup karena beberapa lokasi harus ditempuh dengan trekking ringan. Tidak banyak makanan yang tersedia sepanjang perjalanan kecuali di kota-kota besar, sehingga perbekalan yang cukup adalah mutlak. Demikian pula obat-obatan, pakaian outdoor dan tabir surya.

3

Beberapa kain yang ditenun tangan dengan benang berpewarna alami pun saya ambil. Transaksi selesai, dan hidangan panasnya kopi Flores membuat pagi itu terasa nikmat sekali. Duduk di serambi rumah, Gunung Inerie yang menjulang ke langit biru tersaji di depan mata. Terbersit pula untuk nekad mendaki ke puncak, apalagi suami Ibu Maria bersedia menemani. Sayang, waktu saya sangat terbatas. Perjalanan kami lanjutkan ke Ende dan terus ke Moni.

I

K

NAM Air menyediakan penerbangan dari/ke Labuan Bajo satu kali setiap hari dari Denpasar. Sriwijaya Air menyediakan penerbangan dari/ke Denpasar melalui Jakarta, Yogyakarta, Dili, Maumere, Waingapu, Surabaya, dan Makassar. J

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

JOURNEY

DAY 6 – Last Day, Kelimutu, The Coloured Vulcanic Lakes

Time 04.25 – breezing dawn Perjalanan menuju Kelimutu terasa lama, mungkin karena jalan yang berkelak-kelok dan sepi. Terancam terlambat menyaksikan sunrise, saya dan Mas Singgih melangkah lebih cepat. Kawan lainnya pun tertinggal jauh. Tapak demi tapak semakin terjal, dan kami melambat tepat pada anakanak tangga terakhir. Tiba di atas dengan bercucuran keringat, sepertinya kami beruntung.

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

Matahari belum menembus horizon timur, dan kabut masih bersemayam di atas kawah. Kelimutu sendiri memilki tiga buah danau berwarna. Satu di sebelah kiri disebut Tiwu Ata Mbupu, dan dua danau lain yang bersebelahan dinamai Tiwu Nuwa Muri Ko’o Fai dan Tiwu Ata Polo. Masing-masing danau adalah tempat persemayaman para arwah berbeda. Masih banyak waktu, saya menunggu sambil meneguk segelas kopi. Para pemburu foto mulai berdatangan, tripod dan kamera bertebaran. Bersyukur kami sudah memperoleh spot yang tepat.

Kabut tersibak angin, tapi awan di penghujung menutupi mentari. Lambat laun kabut menghilang, dan pemandangan Kelimutu jelas terhampar. Kami berdua menjelajahi setiap sudut kawah, menikmati waktu-waktu terakhir di sini. Daratan Flores luas adanya, baru dua pertiga yang saya jelajahi. Masih ada Maumere hingga Larantuka di ujung. Dua kota itu menjadi waiting list saya, sehingga akan genaplah petualangan di seantero Cabo da Flora.

I

Penutup ritual tari semalaman bersama arwah, subuh hari.

J

Danau Tiwu Ata Mbupu tempat bersemayam roh jahat.

K

Sudut lain dari danau Tiwu Ata Polo.

63

64

GALLERY PHOTO

A

B

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

GALLERY PHOTO

Selamat Tahun Baru 2017 Teks: Goenadi haryanto

Ketika majalah ini ada di hadapan anda, kita telah melewati 366 hari di Tahun 2016, yang diwarnai oleh berbagai peristiwa dan drama yang menyita perhatian kita semua. Foto: Rudi Hendian

s

eiring dengan matahari yang menampakkan wajahnya di ufuk timur Indonesia, pada tanggal 1 Januari 2017, kita memanjatkan doa untuk tahun yang baru, yang memberikan peluang dan harapan dalam mencapai impian-impian pribadi, maupun keberhasilan pemerintah dalam lebih menyejahterakan seluruh bangsa dan suasana damai serta bersahabat. Sebagai negeri kepulauan yang posisinya di khatulistiwa, dengan 17.000 lebih pulau besar dan kecil serta lautan yang luas, tema khusus yang kami pilih untuk galeri foto edisi ini, adalah: “Matahari terbit dan laut”. Melengkapi tema khusus tersebut, tema sentral kami adalah: “Kekayaan dan keragaman alam, manusia dan budaya yang tersebar di seluruh Nusantara”. Semoga foto-foto yang dipilih dalam koleksi ini dapat menginspirasi pembaca yang gemar memotret, untuk merencanakan destinasi fotografi berikutnya, bersama Sriwijaya Air. A Ketinting melintas di

Pantai Pulau Derawan, Kalimantan Timur.

b Anak-anak di Istana Maimun, Medan, Sumatera Utara.

c Tari Tradisional Pepe Karimaka, Maros, Sulawesi Selatan.

C

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

65

66

GALLERY PHOTO Foto: Johannes W Karundeng

A

B

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

GALLERY PHOTO

C

A Setiap tahun anak-

anak dan remaja Tegalalang, Gianyar, Bali turut serta dalam pawai upacara grebekan dimana kulit wajah dan tubuh mereka dicat berbagai warna dan pola.

b Nelayan kecil yang

berani naik sampan dan menangkap ikan sendiri di laut Flores yang dalam.

c Ibu-ibu pembuat atap

nipah di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Setiap harinya mereka bisa membuat ratusan atap yang masih dipakai di desadesa sekitar.

D Pencari telur dan

penangkar penyu di Pulau Durai, Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

D

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

67

68

GALLERY PHOTO Foto: Goenadi Haryanto

A

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

GALLERY PHOTO

B

A Negeriku yang permai,

Matahari Terbit di Pantai Kelayang, Pulau Belitung.

b Menyangrai kopi,

di Desa Sembalun, Lombok.

c Kepala Suku, di

Pegunungan Arfak, Papua Barat

C

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

69

MOST WANTED

F O T O: ro g. asus .com

1. ASUS ROG GL553 ASUS GL553 adalah notebook gaming yang mengambil segmen pengguna yang mengincar produk-produk berspesifikasi tinggi namun dengan banderol harga yang lebih terjangkau. Produk satu ini merupakan pembaruan dari ROG Strix dengan nama ROG GL502, dengan berbagai komponen canggih seperti prosesor Intel Core i7-6700HQ dan Nvidia GTX 960M serta sudah dilengkapi Windows 10. ASUS GL553VW memiliki software yang didesain khusus untuk memaksimalkan performa dan kenyamanan ketika bermain. Aplikasi tersebut adalah ASUS Gaming Center, dimana pengguna dapat mengonfigurasi beberapa aspek seperti mengendalikan kecepatan kipas (fan) serta mengontrol beberapa mode gaming sesuai keinginan dan kebutuhan kita. Serta memiliki keyboard dengan tingkat kedalaman sentuhan atau travel distance cukup dalam yakni 2,5 mm, membuat pengguna akan merasakan kenyamanan luar biasa ketika menekan tombol demi tombolnya. Ada pula fitur anti-ghosting 30 key rollover yang diberikan pada ASUS ROG GL553, membuat tombol-tombol pada keyboard mampu ditekan secara bersamaa apabila dibutuhkan. (dian)

2. Wottle – Water Bottle Multi fungsi, inilah yang dihadirkan oleh ‘Wottle’atau Water Bottle, sebuah perangkat portable berupa gelas atau botol air minum siap pakai yang memiliki teknologi terkini. Wottle mempunyai fungsi sebagai tempat minum yang sanggup menyimpan hawa panas dalam waktu cukup lama. Karena pada bagian bawah gelas terdapat perangkat baterai portable yang bisa memanaskan suhu air. Bahan gelas atau botol terbuat dari 340 stainless steel, BPFA free dan telah lulus uji coba FDA, dengan alat pemanas berupa 4500 mAh power bank, berikut pilihan ukuran botol 350ml atau 410ml. Berfungsi sebagai pemanas mampu tahan sekitar enam jam untuk derajat 203 F sampai panas derajat 131 F dan memberikan rasa dingin lebih dari empat jam. Karena bentuknya yang ringkas, Wottle bisa dibawa kemana-mana, serta sanggup sebagai power bank guna men-charge ponsel memakai kabel micro-USB. (dian)

F O T O: indi e g o g o.com

70

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

F O T O: En z as B ar g ains .com

MOST WANTED

3. Ellie – Digital UV Sterilizing Pod

Ketika bepergian bersama buah hati, pasti bagi orang tua manapun akan selalu memikirkan kebersihan segala kebutuhannya. Steril terhadap barang-barang yang dipakai anak menjadi salah satu prioritas untuk menjaga kesehatannya, seperti mencuci bersih botol susu kosong dan memanaskannya. Inilah yang dilirik oleh Ellie dengan menghadirkan ‘Ellie Digital UV Sterilizing Pod’yang berfungsi sebagai alat pemanas portable. Mengusung teknologi TRUVIOLET™, produk ini mampu membunuh aneka produk siap pakai diantaranya botol susu bayi, mainan anak, tempat makan dan lainnya dari bakteri ecoli, salmonella, atau serangga kecil menggunakan the digital UV light yang tersemat dalam Ellie Digital UV Sterilizing Pod. Kemampuan memberihkan kuman dan bakteri dapat bekerja hanya dalam 60 detik sebanyak 99,9 %, serta bisa dibawa kemana-mana dalam tas. Kekuatan baterai tenaga pemanas yang dikeluarkan dapat bertahan seminggu dan dapat diisi ulang menggunakan kabel micro-USB. (dian)

4. The Saver Emergency Breath System F O T O: g e ar h un g ry.com

Safety iQ menghadirkan produk alat bernafas portable dengan nama The Saver Emergency Breath System. Alat ini berfungsi bagi kita yang berada dalam kondisi udara yang tidak sehat, karena dapat menghindari dari asap polusi kendaraan bermotor, kebakaran, rokok dan lainnya. The Saver Emergency Breath System mampu menjadi penyaring pembersih udara yang mengandung toksin, gas karbon monoksida dalam waktu lima detik. Selain bentuknya yang kecil dan dapat dibawa kemanamana, produk ini menjadi benda darurat yang bisa dipakai kapan saja, terutama saat travelling. Dengan tiga lapisan sistem penyaring, yaitu bagian pertama pre-filter asap dan debu; Hopcalite filter untuk karbon monoksida serta ketiganya sebagai menghilang sisa asap beracun. The Saver Emergency Breath System bisa digunakan untuk dewasa maupun anak kecil. (dian)

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

71

72

REVIEW BOOKS

Captain, I’m Yours Penulis: Chynthia Dewantari Penerbit: Elex Media Komputindo Membaca novel ini akan membuatmu percaya bahwa tidak ada takdir yang buruk. Setiap apa pun yang terjadi di dunia ini, pasti sudah sesuai dengan rencananya. Seperti nasib Reya yang harus diuji dengan perkawinan di usia yang relatif muda karena “kecelakaan” yang menimpanya hingga putus kuliah. Sejak awal pernikahannya memang sudah rapuh sekali, belum lagi tekanan dari keluarga Azka, khususnya mama mertuanya yang tidak setuju dengan pernikahannya. Ternyata ada rahasia yang jauh lebih besar sebagai pemicu konflik. (ika)

Wujudkan Mimpimu! Penulis: Rifyal Qurban Penerbit: Elex Media Komputindo Buku sederhana ini dibuat untuk memotivasi para remaja yang masih santai-santai dan masih kurang fokus mewujudkan mimpi-mimpinya. Buku ini dikemas dengan penampilan semi komik dipadu dengan full colour sehingga menjadi menarik untuk dibaca oleh semua kalangan terlebih lagi para remaja. Ya, karena buku ini memang dipersembahkan spesial kepada para remaja, agar dapat berani menentukan pilihan dalam hidup ini, sehingga semakin menyadari bahwa hidup ini memang sarat tekanan dan inspirasi. (ika)

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

NAM AIR Edisi 36/ Tahun IV/ Januari 2017

Traveller Story

ART & CULTURE

DESTINATION

Pendakian Gunung Sumbing: Karena Puncak Bukanlah Segalanya

Transisi: Festival Teater Jakarta 2016

Menjelajah Sisi Sulawesi Utara yang berbeda

74

DESTINATION

DESTINATION

Teks & Foto: Anggie Cyndia T. , Buyung Mangangue

Provinsi Sulawesi Utara erat kaitannya dengan kota Manado. Lalu, apa yang ada di pikiran tentang Manado? Yup, tiga B. Bubur Manado, Bunaken, dan Boulevard. Sebetulnya Manado bukan hanya 3B saja yang dinikmati, dari Manado masih ada tempat wisata lain yang bisa dibilang masih sedikit peminat dan masih bisa dinikmati kapan pun. Jadi, kalau mau escape dari kesibukan kota, tempat-tempat ini sangat direkomendasikan.

75

76

DESTINATION

Pantai Perawan

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki pantai dengan nama Pantai Perawan. Namun, siapa yang menyangka bila di Sulawesi Utara sendiri terdapat nama pantai yang serupa, tepatnya di Desa Pulisan, Kecamatan Likupang Timur. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Kota Manado. Kurang lebih membutuhkan waktu dua jam untuk sampai di tempat tujuan. Hal yang pertama dilakukan dari Kota Manado adalah ke tempat wisata Pantai Pulisan. Karena lokasi Pantai Perawan berada di sebuah pulau, maka harus naik kapal dari Pantai Pulisan. Jarak dari Pantai Pulisan menuju Pantai Perawan, kurang lebih memakan waktu 15 menit. Kelebihan dari pantai ini, selain masih asri dan pasir putihnya adalah lokasi snorkeling yang tidak jauh dari pantai. Tidak perlu kapal untuk menuju lokasi snorkeling. Dari pantai, bisa langsung menggunakan alat dan berenang sebentar. Maka langsung terlihat terumbu karang beserta ikan-ikan. Akan lebih nikmat lagi bila sembari menikmati pantai, ditemani dengan ikan bakar, atau cumi bakar.

B

Pulau Baling-Baling

Dari Pantai Perawan, kini kita melompat ke Pulau Baling-Baling. Pulau ini memang tidak sepopuler Bunaken. Bahkan masih jarang sekali wisatawan tahu mengenai pulau ini. Padahal pulau ini memiliki nama yang unik, yakni Baling-Baling. Pulau ini berlokasi di daerah bernama Tumbak. Sebuah desa nelayan yang terdapat di Kabupaten Minahasa Tenggara. Jarak dari Manado menuju Tumbak, kurang lebih memakan waktu tiga jam. Sedangkan dari Tumbak menuju Pulau Baling-Baling menghabiskan waktu kurang lebih 15 menit. Bila cuaca cerah, pulau ini memiliki pemandangan yang begitu indah

C

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

DESTINATION

D

E

A View dari bukit Pulau Maharo.

B Empat nelayan

sedang memancing di bawah Pulau yang terlihat dari Bitung.

C Salah satu titik

menyelam di Pulau Makalehi.

D Nemo dengan

mudah ditemukan di Pulau Baling-baling.

E Karang-karang yang tak jauh dari Pantai Perawan.

Dari bukit Pulau Baling-Baling, air berwarna biru jernih dapat dinikmati. Memanjakan mata yang haus akan biru dan jernihnya air laut. Di pulau ini, kegiatan seperti memancing, diving, dan snorkeling dapat dilakukan.

Dari Bitung kita dapat menikmati matahari terbit yang dipadukan dengan latar Pulau Lembeh sembari melihat berbagai jenis kapal hilir mudik.

Bitung

Dari Pulau Sulawesi, saatnya menyeberang ke Pulau Mahoro. Meski masih menjadi bagian dari Provinsi Sulawesi Utara, untuk sampai di pulau ini memakan waktu yang cukup lama. Menggunakan kapal feri dapat memakan waktu 10 jam, karena berada di lokasi Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Itu pun belum langsung ke Pulau Mahoro, namun, harus mampir dulu ke Pulau Siau.

Selanjutnya, sebelum meninggalkan Pulau Sulawesi, saya mampir dulu sebentar di Bitung. Kota ini memiliki perkembangan yang begitu pesat karena terdapat pelabuhan laut yang mendukung untuk pembangunan kota tersebut. Selain itu, kota ini pun termasuk kota industri, tepatnya industri perikanan. Namun, siapa yang menyangka, kota pelabuhan ini juga memiliki beberapa lokasi yang tidak kalah menarik dengan tempat-tempat wisata lainnya.

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

Pulau Mahoro

77

78

DESTINATION

F

Satu hal yang perlu diingat, menjaga kelestariannya tetap menjadi prioritas utama. F Danau terkenal di

Makalehi, Danau Cinta.

G Pemandangan pagi hari di Bitung.

H Gunung aktif terkenal

di Pulau Siau, Gunung Karangetang.

Pulau Siau menjadi lokasi dua gunung. Satu gunung aktif terkenal, yakni Gunung Karangetang, serta Gunung Tamata yang merupakan gunung tidak aktif. Selain itu, Pulau Siau juga terkenal akan penghasil pala terbaik. Perjalanan dari Pulau Siau ke Pulau Mahoro menggunakan kapal memakan waktu kurang lebih 45 menit. Namun, bila cuaca kurang bagus, akan memakan waktu dua jam. Di Pulau Mahoro tidak terdapat penghuni sama sekali. Meski begitu, bila menaiki bukit di pulau yang hanya berpenghuni empat kambing ini, kita dapat menikmati keindahan yang tiada duanya.

Memang butuh perjuangan untuk mencapai puncak bukit Pulau Mahoro. Saya harus mendaki karena belum terdapat akses jalan. Medannya pun cukup terjal. Selain itu, banyak ‘ranjau’ kambing. Jadi, diperlukan kejelian setiap langkah yang saya ambil. Namun, bila sudah mencapai puncak, semua lelah dan rintangan terbayar. Tidak hanya pemandangannya, Pulau Mahoro memanjakan para pecinta bawah laut. Ada tempat-tempat untuk diving atau pun snorkelling. Tapi bagi saya yang bukan penyelam, sudah bisa berada di pantainya saja, mata saya sudah dimanjakan pemandangan indah.

EDISI 71

Pulau Makalehi

Eksotis adalah kata yang cukup pas untuk menggambarkan Pulau Makalehi. Lokasinya di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, tepat di bagian barat Pulau Siau. Pulau Makalehi menyimpan kisah-kisah budaya yang menarik dengan situs tengkorak, makam kuno, serta kisah heroik para tua-tua sejarah yang melawan penjajah hingga dibantai secara masal. Keunikan Makalehi makin lengkap karena monumen NKRI dibangun sebagai lambang kedaulatan Negara di salah satu pulau terluar NKRI ini.

|

JANUARI 2017

|

DESTINATION

Belakangan ini Makalehi memikat para petualang alam dengan pesona Danau Cinta yang menawan. Danau Cinta tidak memiliki aliran sungai menuju laut. Hal ini menyebabkan tidak adanya sampah kiriman dari darat sehingga kebersihan laut Makalehi dapat terus terjaga. “The Best Underwater Visibility”. Kalimat ini sering dilontarkan oleh para divers mancanegara saat selesai diving di Pulau makalehi. Suasana jernih dalam laut memberi nuansa kenyamanan dalam menikmati tiap detik gerakan makhluk hidup di laut Makalehi. Arus yang baik juga membuat siklus laut tetap stabil serta jernih pada sepanjang dive site Pulau Makalehi. Para divers yang menyelam pada Point Mawelogang I (depan Pelabuhan Laut Makalehi) sering dikagetkan dengan pemandangan anak-anak yang menanti saat kemunculan para divers. Saat situasi tidak berombak dengan lautan yang tenang, aktivitas diving dapat dinikmati dari dermaga oleh masyarakat setempat. Visibility ini bagaikan magnet yang selalu membawa kembali para divers yang pernah mengunjungi dan menikmati keindahan bawah laut Pulau Makalehi.

Bagaikan permata-permata tersembunyi, Sulawesi Utara ternyata menawarkan banyak hal menarik yang belum banyak diketahui banyak orang. Bolehlah sebagai seorang traveller mencicipi kemolekan alamnya. Satu hal yang perlu diingat, menjaga kelestariannya tetap menjadi prioritas utama.

EDISI 71

| JANUARI 2017

Beberapa destinasi wisata yang saya sebutkan erat kaitannya dengan nuansa outdoor. Oleh karena itu untuk kenyamanan anda yang ingin bepergian ke sana, saya berbagi beberapa tips berikut ini.

Beberapa destinasi wisata yang saya sebutkan erat kaitannya dengan nuansa outdoor. Oleh karena itu untuk kenyamanan anda yang ingin bepergian ke sana, saya berbagi beberapa tips berikut ini.

G

H

|

TIPS

1

Diusahakan untuk ke lokasilokasi ini saat tidak musim hujan atau pun angin kencang. Ombak yang kurang bersahabat tentu akan menghambat perjalanan yang tidak menyamankan diri.

2

Bawalah dry bag. Jika tidak ingin benda-benda berharga seperti kamera, power bank, dan charger menjadi basah, dry bag adalah tas yang wajib dibawa. Dikarenakan rata-rata ukuran kapal yang kecil, sering kali air laut masuk ke dalam kapal. Belum lagi hujan yang bisa tiba-tiba turun.

3

Bawalah peralatan snorkelling. Tidak semua lokasi menyediakan tempat sewa peralatan snorkelling. Hal ini akan sangat membantu sekali karena pemandangan indah di bawah air tidak layak untuk dilewatkan.

4

Bawalah lebih banyak uang kertas. Masyarakat di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro tidak menerima uang logam.

79

80

SNAPSHOT

A

Potret Tangan-tangan Kreatif Teks: Karina Ayu Budiani | Foto: Dian Triasari, Ario Triwibowo Y

Buah karya pemikiran yang tercermin lewat kelihaian tangan-tangan kreatif adalah sebuah mahakarya. Seperti karya-karya dari para perajin Indonesia yang saya sajikan di rubrik Snapshot kali ini.

A Wayang kertas khas Mbah Brambang.

B Proses pemberian warna pada batik.

C Seniman lukis dengan

media kanvas dan obat nyamuk bakar.

D Pengrajin sedang membuat ukiran pada batu.

m

erekam kegiatan para perajin yang jarang menjadi perhatian bagi banyak orang ini adalah sesuatu yang justru menarik perhatian saya. Foto Mbah Brambang yang tengah mewarnai wayang kertas menggunakan kuas misalnya, seakan foto tersebut bercerita pada saya bahwa usia renta tak memadamkan keahlian seseorang. Bermodalkan sebuah lampu bohlam dan kuas kecil, Mbah Brambang yang mengerjakan karyanya di Dusun Godegan, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo ini tampak serius bekerja. Masih berlokasi di Sukoharjo, foto seorang pekerja yang tengah mewarnai batik juga menjadi perhatian saya. Di dalam sebuah ruang sederhana yang dipenuhi tumpukan kain-kain batik, seorang pria menggunakan segenap tenaga untuk membilas kain batik yang telah diwarnai dengan air. Proses pewarnaan batik ini dilakukan berulang-ulang mulai dari pencelupan kain batik ke dalam bak berisi pewarna lalu dibilas dengan air dan begitu seterusnya.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

SNAPSHOT

81

Melalui foto-foto ini, saya semakin yakin bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya. Kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Bergeser dari Sukoharjo namun masih di wilayah Jawa Tengah, kreatifitas muncul dari bahan yang tidak terduga yakni lukisan dengan rokok dan obat nyamuk di Magelang. Warna monokrom yang dihasilkan dari ketelitian tangan pelukisnya menghasilkan lukisan dengan nuansa sephia, serupa hasil foto zaman dahulu.

C

Tidak jauh dari Magelang, di Kabupaten Bantul ada Desa Wisata Kasongan yang identik dengan desa kerajinan. Salah satu hasil kerajinan yang dihasilkan di tempat ini adalah ukiran kayu. Meski Kasongan lebih terkenal dengan hasil kerajinan gerabah, hasil ukiran kayu yang dihasilkan di desa ini juga tak kalah cantik dengan kerajinan gerabah. Melalui foto-foto ini, saya semakin yakin bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya. Kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Tangan-tangan kreatif yang semkin memperkaya khasanah produk-produk asli Indonesia ini sudah sepatutnya kita lestarikan. Lestari dengan mencintai dan menggunakannya.

B

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

D

82

hotel

Tembi Rumah Budaya: Wujud Keramahan Rumah Budaya Teks: Karina Ayu Budiani | Foto: Tembi Rumah Budaya

Berlibur ke Yogyakarta dan merasakan sesuatu yang berbeda bisa menjadi pilihan yang menyegarkan. Kearifan kota Yogyakarta yang terkenal dengan akar budaya Keraton yang kuat tercermin di berbagai sisi kota. Terlebih lagi dengan akar budaya yang juga melahirkan arsitektur tradisional Jawa. Inilah yang coba dihadirkan oleh Tembi Rumah Budaya.

s

Sembilan unit rumah hasil konservasi rumah limasan Jawa yang tersebar di desa-desa di pelosok Jawa Tengah dan Yogyakarta menjadi akomodasi utama bagi para tamu. Seluruh material kayu dan bangunan dari rumah-rumah limasan tersebut masih asli dari tahun 1930 hingga 1950an.

Berawal dari sebuah museum dengan nama yang sama, fasilitas bale inap atau Hotel Tembi Rumah Budaya layaknya paket wisata budaya dan sejarah yang menawarkan pengalaman menginap unik kepada para tamu.

Meski merupakan bangunan konservasi, kenyaman bagi tamu sangat diperhatikan. Layaknya kulitas dan kelengkapan hotel bintang empat, Tembi Rumah Budaya dilengkapi dengan air conditioner, amenities lengkap, water heater (pemanas air), dan jaringan internet nirkabel di seluruh area.

a

eakan rasa penat terlepas seketika saat menatap penataan lanskap Tembi Rumah Budaya yang menyajikan suasana pedesaan yang asri dan sarat akan unsur-unsur budaya Jawa. Jika kesadaran saya hilang seutuhnya, mungkin saya akan merasa berpindah waktu ke Yogyakarta masa lampau.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

hotel

Kesembilan unit bangunan yang ada yakni Badegan, Adikarto, Wuryantoro, Ganjuran, Ngadirojo, Polaman, Morangan, Kriyan Lor dan Kriyan masing-masing memiliki karakteristik berbeda. Luas bangunan, interior maupun eksteriornya pun berbeda. Beberapa rumah bahkan memiliki kamar mandi nuansa pedesaan asli yaitu outdoor (luar ruang). Sebagai tambahan kenyamanan untuk para tamu, selain fasiltas-fasilitas yang sudah saya sebutkan tadi, para tamu akan dilayani dengan antar jemput Bandara Internasional Adisutjipto, menikmati afternoon tea mulai pukul 15.00 WIB serta menikmati makanan khas Tembi Rumah Budaya pada pagi, siang, dan malam hari. Bagi tamu yang membawa keluarga, dapat memesan extra bed.

Tembi Rumah Budaya juga memiliki fasiltas lain yang berkaitan erat dengan seni dan budaya. Museum Tembi Rumah Budaya menampilkan koleksi peninggalan benda sejarah seperti keris, tempat tidur kayu, tombak, wayang kulit, topeng, dan lain-lain. Selain itu terdapat Galeri Seni, Bale Dokumentasi, dan Perpustakaan. Galeri seni memamerkan karya seni baik seni lukis, seni kriya maupun seni instalasi. Bale Dokumentasi didominasi oleh foto-foto kuno, majalah kuno dan benda-benda kuno lainnya. Tembi Rumah Budaya juga mengadakan kegiatan belajar membatik, kerajinan, melukis wayang, menatah topeng, membuat gerabah, menari jawa dan lain-lain. Dapat dipastikan hari-hari anda di bale Inap Tembi Rumah Budaya akan membawa anda lebih mengenal budaya Jawa dan budaya Yogyakarta khususnya.

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

B

c

“Jika kesadaran saya hilang seutuhnya, mungkin saya akan merasa berpindah waktu ke Yogyakarta masa lampau”

A

Suasana Malam Hari di Tembi Ruma Budaya.

B

Interior Derba Kayu Khas Limasan Jawa.

C

Fasilitas Kolam Renang Dengan Latar Nuansa Pedesaan .

83

84

REVIEW MUSIC & FILM

Gwen Stefani

Setelah 10 tahun berlalu, Gwen Stefani akhirnya mengeluarkan album solo bertajuk This Is What The Truth Feels Like. Judul album yang cukup panjang namun bisa dibilang cukup menggambarkan apa yang ingin disampaikan oleh Gwen Stefani. Album ini berisi 12 tracks dengan nuansa pop. Satu lagu bahkan ia buat sebagai tribut kepada Amy Winehouse berjudul Naughty. Lagu Send Me A Picture memiliki lirik yang sedikit ‘nyeleneh’. (ayu)

Various Artist

F O T O: w w w.T O K O P E D I A .C O M

ALBUM: That’s What I Call Music 93 That’s What I Call Music mengeluarkan koleksi lagulagu Top 40 yang populer sepanjang tahun 2015-2016. Lagu-lagu hits ini pasti sangat familiar dan dinanti para penggemar musik pop. Beberapa track yang ada seperti Justin Bieber-Love Yourself, Zayn-Pillowtalk, ColdplayHymn For The Weekend, dan Shawn Mendes-Stitches. Dengan total 44 lagu di dalam album ini, pendengar pasti terpuaskan. Di antara 44 tracks tersebut ada pula lagulagu top hits lain seperti Selena Gomez-Hands To Myself, Ellie Goulding-Army, The Weeknd-The Hills, dan tidak ketinggalan Charlie Puth lewat lagu One Call Away. (ayu) A

ED I S I 7 1

|

J A N UA R I 2 0 1 7

|

F O T O: w w w. A l l C D C ov e rs .C O M

Album: This Is What The Truth Feels Like

REVIEW MUSIC & FILM

85

A Dog’s Purpose

A Dog’s Purpose merupakan sebuah film drama komedi Hollywood yang diadaptasi dari sebuah novel karya W. Bruce Cameron. Film ini bercerita tentang seekor anjing yang sedang mencari sebuah arti tujuan hidupnya, yang membuat film ini seru ternyata anjing tersebut telah beberapa kali bereinkarnasi dan telah beberapa kali berganti majikan. Tujuan dari anjing tersebut selalu bereinkarnasi adalah mencari sebuah arti tujuan hidup bersama majikannya dan hingga kini ia masih belum menemukan majikan yang tepat untuk dirinya dan akhirnya ia mendapat sebuah rumah baru serta majikan baru dan akankah ia mendapat tujuan yang selama ini ia dambakan bersama pemilik barunya tersebut? (ika)

Resident Evil : The Final Chapter

F O T O: r e sid e nt e vi l

Pemain : Milla Jovovich, Ali Larter, Shawn Roberts, Lain Glen, Ruby Rose Sutradara : Paul W.S Anderson Resident Evil : The Final Capter berkisah tentang kelanjutan Alice melawan Umbrella Corporation yang kini semakin mengancam keberadaan umat manusia yang belum terkena virus mematikan tersebut. Alice  tengah berada bersama sisa manusia yang belum terinfeksi, ia mendapatkan kekuatan supernya lagi setelah disuntik dengan T-virus oleh Wisker. Umat manusia kini berada dalam ancaman kepunahan. Alice yang tak mau tinggal diam lantas bergabung dengan setiap orang yang berniat untuk melawan, di sisi lain ia juga harus pergi ke tempat dimana ini semua berawal. (ika)

|

ED I S I 7 1

| J A N UA R I 2 0 1 7

F O T O: A D O G ’ S P U R P O S E

Pemain: Britt Robertson, Bradley Cooper, Dennis Quaid, Logan Miller, Peggy Lipton Sutradara: Lasse Hallstrom

History of NAM AIR NAM Air resmi diperkenalkan kepada publik pada 26 September 2013. Maskapai ini merupakan bagian dari Sriwijaya Air Group. Pada prinsipnya tidak banyak perbedaan antara Sriwijaya Air dan NAM Air. Dari segi penggunaan warna atau color identity, NAM Air masih menggunakan kombinasi warna yang serupa dengan Sriwijaya Air. Diilhami oleh color identity Sriwijaya Air, NAM Air menggunakan warna yang sama yaitu merah, putih dan biru. Maknanya adalah menandakan keberanian, kejujuran dan simbolisasi keberadaan NAM Air yang selalu mengudara di angkasa. NAM Air mengusung visi menjadi airlines pilihan utama pelanggan. Visi ini merupakan tantangan dari seluruh manajemen dan karyawan NAM Air untuk memberikan pelayanan yang terbaik, sehingga dapat mencuri perhatian masyarakat dan pelanggan untuk selalu ingat dan memilih NAM Air sebagai satu-satunya maskapai yang dapat dipercaya dan diminati pelayanannya. Sementara itu, dua misi yang diembannya adalah Merajut Negara Kepulauan, serta Melayani, Mengabdi dan Berbagi. Misi pertama tentu menjadi kebanggaan NAM Air bila suatu saat nanti, keberadaannya dapat melayani pelanggannya di seluruh kepulauan ini. Jangkauan antar pulau ditempuh dengan mudah dan singkat. Sedangkan melayani adalah prinsip

kerja yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaiknya, dimulai dari antar karyawan hingga kepada pelanggannya. Makna mengabdi pun demikian sifatnya, yaitu pengabdian kepada perusahaan secara khusus, dan negara pada umumnya. Dan Berbagi menjadi kunci terakhir untuk selalu ingat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Terbang Perdana pada 10 11 12 13 NAM Air memulai penerbangan perdana atau Inaugural Flight dari Jakarta menuju Pangkalpinang dengan menggunakan pesawat Boeing 737500, pada pukul 10.00 WIB, tanggal 11 Desember 2013 (10 11 12 13). Penerbangan perdana ini sekaligus memperkenalkan NAM Air kepada para pengguna jasa penerbangan Indonesia, baik yang ada di Pangkalpinang dan di seluruh wilayah Indonesia. Hadirnya NAM Air, akan menjadi pilihan lain bagi pengguna jasa penerbangan yang akan bepergian ke wilayah Indonesia yang diterbangi oleh NAM Air. “NAM Air hadir untuk menjadi feeder atau pengumpan bagi Sriwijaya Air, yang saat ini telah melayani penerbangan dari Sabang hingga Merauke. Bila rute penerbangan Sriwijaya Air melayani antar ibukota propinsi di seluruh Indonesia maka NAM Air akan melayani rute lanjutan menuju ke wilayah di tingkat kotamadya atau kabupaten,” ujar Direktur Utama NAM Air Jefferson Jauwena. NAM Air memulai penerbangan reguler pertama pada 19 Desember 2013

Boeing 737-500 NAM Air di bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

dengan menggunakan dua pesawat B737-500. Adapun rute pertama yang diterbangi yakni dari Jakarta – Pontianak PP, Jogjakarta – Pontianak PP. Pesawat kedua direncanakan untuk menerbangi rute Palu – Luwuk PP, Surabaya – Palu PP, Surabaya – Pangkalanbun PP dan Semarang – Pangkalanbun PP. Maskapai yang merupakan sister company Sriwijaya Air ini menerima Sertifikat Operator Penerbangan atau Air Operator Certificate (AOC) 121-058 tertanggal 29 November 2013 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Dalam kategori bisnisnya, NAM Air berada pada kategori Medium Service, sama halnya posisi yang diterapkan oleh Sriwijaya Air. Kesamaan kategori pelayanan inilah menjadi aset yang kuat untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan, baik pelanggan Sriwijaya Air maupun NAM Air tanpa perbedaan hitungan harga tiket dan pelayanannya. Dengan kesamaan posisi ini maka segala bentuk pelayanan pelanggan sama persis antara Sriwijaya Air dengan NAM Air.

88

TRAVELLER STORY

ED I S I 7 1

|

J A N UA R I 2 0 1 7

|

TRAVELLER STORY

Teks : Nur Wahyu Widayatno Foto: Nur Wahyu Widayatno, FADEL HAKIM

“ Di atas Puncak Sindoro, bintang berjatuhan di langit. Satu persatu jatuh meninggalkan makna dan pertanyaan. Apakah ini pertanda semua keinginan yang dimiliki akan segera menjadi kenyataan, ataukah malah pertanda inilah saat yang paling tepat untuk bersyukur atas keinginan terdahulu yang telah terkabulkan. Misteri ini terus berlanjut hingga kabut dan angin dingin menelan keindahan panorama langit malam Gunung Sumbing. Malam itu kami semua berdoa untuk bersyukur karena telah melihat bintang jatuh”

|

ED I S I 7 1

| J A N UA R I 2 0 1 7

89

90

TRAVELLER STORY

C A

Perjalanan Jakarta - Dieng

Aku, Aprian Setiawan, Rani Ayu dan Meizal Rossi berkumpul di Terminal Lebak Bulus untuk pergi mendaki ke Gunung Sumbing. Kami berniat naik bus jurusan Terminal Wonosobo. Bermodalkan tiket bus Dieng Indah seharga Rp. 110.000, kami berempat berangkat dengan harapan pagi hari sudah tiba di Wonosobo. Sesuai harapan, sekitar pukul 5.30 WIB kami tiba di Terminal Wonosobo. Setibanya di terminal, kami disambut cuaca yang berkabut. “Lanjut kemana kita nih?” tanyaku. “Kita akan ke Patak Banteng, di sana ada rumah sewaan yang biasa aku singgahi,” jawab Meizal. Obrolan berlanjut, akhirnya kami memutuskan untuk menuju Dieng terlebih dahulu usai memastikan bahwa homestay sudah siap. Setelah itu kami langsung mencari bus kecil jurusan Dieng. Tidak beberapa lama, bus sudah siap. Ongkos per orang dikenakan Rp 20.000 sekali jalan. Dieng sekarang menjadi kota dengan daya tarik bagi para pelancong karena memiliki banyak tempat wisata. Gunung Prau adalah salah satu gunung wisata favorit sejak akhir tahun 2012. Selain menawarkan trekking yang cepat, hanya 3 jam saja, pesona pemandangan bukit-bukit yang terhampar menjadikan Gunung Prau ramah bagi pendaki. Kapasitas daya tampung Gunung Prau bisa mencapai lebih dari 20.000 orang menurut data tahun 2015 dari Kepala Pengelola Basecamp Dieng. Gunung Prau memiliki predikat sebagai tempat melihat matahari terbit terbaik se-Asia Tenggara menurut beberapa surat kabar.

C

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

TRAVELLER STORY

Untuk ke puncak Gunung Prau kami hanya membawa kamera, raincoat, air minum dan snack. Awalnya langkah kami berempat konstan hingga jalan berbatu usai. Namun sampai di trek tanah yang sedikit menanjak, Rani terlihat kelelahan dan banyak meminta waktu untuk beristirahat. Maklum saja, dia harus mengimbangi langkah kami para pria yang biasa mendaki. Hingga akhirnya Rani menyatakan tidak sanggup untuk mengikuti kami dan memutuskan untuk turun dan kembali.

B C

Nafasku berlarian, pundakku terasa panas. Seperti inilah rasanya mendaki gunung. Sakit dan lelah yang dirasa akan hilang seiring perasaan yang mengikuti suasana pendakian.

A

Ber-swafoto dengan latar campsite kami

B

Menyusuri, padang rumput yang indah

C

Momen bahagia yang tepat untuk berfoto latar Gunung Sindoro

Akhirnya kami tiba di Patak Banteng sekitar jam 9 pagi. Gerimis masih menyelimuti, udara makin dingin. Kami bergegas menurunkan carrier satu persatu dari dalam bus. Ternyata homestay yang dimaksud Meizal terletak di pinggir jalan raya. Langsung saja setelah semua carrier sudah terpegang, kami masuk ke dalam homestay.

Lari Ke Puncak Gunung Prau

Udara dingin langsung menyibak wajah begitu aku membuka pintu. Ini semacam sambutan Dieng yang sangat khas. Dieng berada di ketinggian 1900an mdpl sehingga suhu dan udaranya sudah seperti di atas gunung. Setelah semua menitipkan carrier di homestay, kami berempat menuju basecamp pendakian Patak Banteng untuk melakukan pendaftaran mendaki Gunung Prau. Biaya retribusi yang digalang pengelola setempat sebesar Rp 10.000 per orang. Basecamp pendakian dapat ditempuh 10 menit dengan berjalan kaki dari homestay.

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

Kami bertiga melanjutkan pendakian dan sekitar pukul 3 sore langit mulai terbuka. Pemandangan yang tadinya tertutup kabut mulai terlihat. Jalanan yang sedikit becek membuat kami harus berhati-hati dalam menapak agar tidak menyebabkan cedera. Sekitar satu jam pendakian, kami tiba di Puncak Gunung Prau (2.556 mdpl). Kabut tetap terlihat tebal, pemandangan tertutup warna putih semua. Lalu kami mencari spot yang bagus untuk beristirahat. Sambil menunggu kabut menghilang sepenuhnya, kami menggelar sofa angin untuk merebahkan diri. Sekitar jam 5 sore, kabut masih memenuhi Gunung Prau. Kami akhirnya memutuskan untuk turun saja karena percuma menunggu sunset jika cuaca berkabut. Sekitar setengah jam dengan sedikit berlari, kami kembali tiba di basecamp pendakian dan menuju homestay. Setelah kami membereskan perlengkapan dan bersih-bersih, kami berpamitan kepada pemilik homestay dan menuju rumah Lugas, teman kami lainnya.

Pendakian Gunung Sumbing via Bowongso

Esoknya di Hari Minggu, kami berencana jam 9 pagi sudah tiba di basecamp Bowongso. Perjalanan dari rumah Lugas sampai basecamp Bowongso kurang lebih satu jam. Perjalanan ke basecamp dipenuhi dengan pemandangan kebun petani tembakau. Katanya, tembakau Wonosobo merupakan tembakau terbaik di Pulau Jawa. Kami tiba lebih dulu di basecamp Djogiel Awar– Awar. Nama Djogiel berarti Linggis, dan AwarAwar dibalik menjadi Rawa-Rawa. Basecamp ini resmi dibuka sebagai jalur pendakian pada 16 Desember 2015.

91

92

TRAVELLER STORY

Seorang pemuda penjaga basecamp, bernama Shiyah menghampiri kami. Ia menjelaskan bahwa jalur yang ditempuh untuk bisa tiba di puncak, membutuhkan total waktu 8 jam jika tidak berhenti. Sedangkan jarak tempuh untuk mencapai Pos II Bogel hanya 3 jam dari basecamp ini. “Kalian akan diantar hingga pintu rimba menggunakan mobil pick-up dengan biaya Rp 10.000 per orang sekitar 15 menit dari sini,” Shiyah menerangkan. Ia melanjutkan dengan arahan pendakian satu demi satu.

“Kita mendirikan tenda di atas sana. Ada sebuah pohon yang dapat kita dekorasi untuk nanti malam,” ujar Apri. Lalu semuanya mengangkat carrier dan menuju lokasi tersebut. Jaraknya tidak terlalu jauh, hanya 30 meter dari plang bertuliskan Pos II Bogel. Setelah 10 meter melangkah terdapat bacaan yang berbunyi “Sumber Mata Air Kehidupan” diikuti tanda panah kebawah. Ini seperti yang dikatakan Shiyah bahwa ada mata air di Pos II.

Menemukan Pohon Ajaib

Kami tiba dibawah pohon setinggi 3 meter yang berbatang kecil. Aku membuka carrier untuk mencari buah melon untuk kuhidangkan. Kami lantas membuka peralatan camp masing–masing, menentukan posisi camp, dan saling bantu untuk mendirikan tenda. Sehabis makan kami mengeluarkan aki dan lampu guna mendekor pohon ajaib yang kami temukan.

Suhu di luar tenda menunjukan 5 derajat Celsius. Berkali-kali merasakan kedinginan, tidurku terganggu. Lalu aku berusaha bergerak mencari headlamp lantas membuka resleting pintu tenda agar bisa keluar dan melihat langit malam. Kulihat langit biru kelam begitu luas. Bintang sedikit yang nampak. Asap putih memenuhi pemandangan sekitar. Sore hari kami sampai di Pos II Bogel dalam pendakian Gunung Sumbing lewat jalur Bowongso. Tigapuluh meter sebelum mencapai pos II, jalur menjadi agak landai. Jalur yang landai menandakan berakhirnya setiap tanjakan menuju pelataran atau tempat yang luas.

C D

Nafasku berlarian, pundakku terasa panas. Seperti inilah rasanya mendaki gunung. Sakit dan lelah yang dirasa akan hilang seiring perasaan yang mengikuti suasana pendakian. Kala kita terus merasakan kelelahan dan sakit yang menerpa, saat itu pula penderitaan menerpa. Namun jika kita berusaha senang dan lepas, lelah menjadi bagian paling manis hingga tempat peristirahatan. Karena pendakian mengajarkan kesabaran demi mencapai tujuan. Hari ini kami beruntung. Cuaca hanya berkabut dan sempat gerimis di Pos I. Aku mencoba melihat sekeliling lokasi untuk mencari sesuatu, Pohon Bogel yang disebutkan Shiyah. Kemudian Apri kembali dengan berlari kecil.

C E

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

TRAVELLER STORY

Tak butuh waktu lama, dalam sekejap pohon itu berubah menjadi cantik. Kabut perlahan menghilang dan memunculkan Gunung Sindoro beserta ratusan bintang di langit.

Puncak Bukanlah Segalanya

Mataku terasa berat tepat di keesokan harinya. Pagi hariku untuk menikmati sunrise gagal total. Rasa kantuk menyerang dengan hebat. Aku sedikit menyesal karena begadang sampai jam 4 pagi untuk mengambil timelapse langit malam hingga subuh. Dalam sebuah pendakian gunung aku rasa puncak bukanlah yang segalanya. Ketidakpastian di alam bebas mengharuskan kita agar selalu bertindak dengan taktis bijaksana. Cuaca sering berubah-ubah, kondisi teman perjalanan tak bisa dipandang sebelah mata. Ketika cuaca dan esensi menuju puncak itu tidak ada, kita harus terima dengan ikhlas.

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

Aku sudah merasa nyaman dibalik sleeping bag tebal pagi itu hingga enggan bergabung bersama yang lainnya di luar. Aku pun tertidur pulas. Jam 10 pagi aku terbangun, kabut lenyap disingkirkan oleh sinar matahari dari balik puncak. Aku kaget, kami bersembilan akhirnya tidak ada yang pergi ke puncak. Dan baru kali ini aku sungguh tidak menyesal tidak mencapai puncak dalam sebuah pendakian gunung. Pendakian kali ini walaupun gagal tiba sampai puncak, semua tim terlihat tak ada masalah sedikitpun. Semua tampak bahagia. Aku seruput sisa-sisa terakhir kopiku. Waktu menunjukan jam 10 pagi. Sinar itu datang lagi, kabut terpecah dan perlahan menipis. Sinar matahari yang diceritakan muncul tadi pagi sekarang tepat mengenai wajahku. Rasanya benarbenar sangat hangat dan nyaman. Terima kasih Tuhan.

D Pemandangan

padang rumput basah akibat embun pagi.

E Campsite kami

terlihat cantik dengan hiasan lampu warna-warni.

93

94

ART & CULTURE

C A

C B

Transisi:

Festival Teater Jakarta 2016 Teks: DIONESIA IKA | Foto: Dionesia Ika, fANJI RAMADHAN

Indonesia kaya akan seni. Seni merupakan unsur kebudayaan yang tumbuh sejajar dengan perkembangan manusia sebagai pencipta dan penikmat karya seni. Salah satunya adalah seni pertunjukan atau teater.

m

engusung tema “Transisi” perhelatan Festival Teater Jakarta (FTJ) 2016 sukses digelar pada 21 November – 9 Desember 2016, bertempat di Taman Ismail Marzuki. Dengan tema utama ‘Transisi’, FTJ kali ini mencoba menempatkan dirinya dalam konteks penting perubahan masa kini, baik di Jakarta maupun di tingkat nasional dan global.

“Transisi” juga bermakna perubahan dari festival teater yang bersifat kompetisi, menjadi festival yang benarbenar festive, dalam artian suasana festival yang meriah dengan beragam bentuk pementasan, diskusi, lokakarya dan bazar. Sebuah festival yang mencoba mengakomodasi perkembangan seniseni lain demi memperkaya bentukbentuk pementasan, termasuk dengan mengundang kelompok-kelompok teater dari luar negeri.

C

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

ART & CULTURE

Cerita pementasan

C D

A Salah satu adegan “Class Room”.

B Salah satu penampilan pada sayap tamu, Senadidimime.

C Kelompok Sandiwara Sunda Miss Tjitjih.

D Pementasan “Si Manis Jembatan Ancol”.

E “Class Room”.

C E

Program Pementasan

Selama 19 hari, sebanyak 26 grup teater telah meramaikan FTJ 2016. Kelompok teater yang tampil di FTJ 2016 terbagi ke dalam “empat sayap”, yakni Sayap Utama, Sayap Tamu, Sayap Klasik, Sayap Perspektif. Sayap Utama berisi penampilan 16 grup teater yang menjuarai babak penyisihan Festival Teater Jakarta di lima wilayah DKI Jakarta. Sayap Tamu menampilkan empat kelompok teater undangan, yaitu Jaring Project (Yogyakarta), Artery (Jakarta), Padepokan Seni Madura (Madura), Sena Didi Mime Indonesia (Jakarta). Sementara Sayap Klasik adalah pentas grup-grup teater tradisional yang hingga kini masih bertahan di Jakarta, yakni Lenong Denes Puja Betawi, Sahibul Hikayat lta Saputra, Wayang Orang Bharata, Sandiwara Sunda Miss Tjitjih. Adapun Sayap Perspektif adalah penampilan dua kelompok di malam pembukaan (kolaborasi seniman) dan penutupan (kelompok MuDa dari Jepang).

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

“Di ruang kelas kita pernah duduk bersama dalam satu sejarah, memperdebatkan soal kenapa kentut tidak dapat dihitung, padahal ia bisa dibagi seisi ruang? Ingatan kita tentang bunyi menjadi nol lantaran angin menolak dikatakan kentut. Ingatan kita tentang rindu, terus menunggu, lantaran waktu tak kunjung tiba. Kita kemudian sejajar dengan angin namun bukankah kita tak pernah belajar terbang? Di ruang kelas kita pernah duduk bersama dalam satu sejarah, lalu hilang ingatan bersama guru yang tak pernah ada” – Class Room. Salah satu pementasan sayap tamu, yaitu Ruang kelas (Class Room) oleh Sena Didi Mime membuat hal spontan yang seharusnya terjadi tetap terkesan spontan. Ceritanya sengaja tidak dirangkai secara naratif namun dibiarkan mengalir begitu saja. Adegan per adegan bisa dinikmati dengan jenaka tanpa direkayasa. Teater tubuh yang dibawakan dapat membuat penonton mengerti tentang cerita yang dihadirkan. Salah satu pementasan sayap klasik yaitu Si Manis Jembatan Ancol, oleh Sandiwara Sunda Miss Tjitjih, mengahadirkan legenda cerita horror namun komedi. Dengan gaya bahasa Sunda dan Betawi, para pemain tetap bisa memukau penonton yang hadir. Cerita yang dibawakan juga dapat dimengerti semua penonton penikmat seni teater.

95

96

FOOTNOTE

Tunaikan Welas Asih dan Seimbangkan Hidup Gempa di Aceh menjadi berita duka bagi Bangsa Indonesia. Harmonisasi Bangsa Indonesia yang sempat tidak selaras beberapa waktu lalu kini bangkit kembali. Fanatisme untuk satu tujuan yang sempat marak pun luntur oleh rasa welas asih terhadap sesama dan kesadaran sebagai Bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika.

l

ima unsur atau elemen dalam metafisika, semuanya samasama dibutuhkan oleh setiap individu. Elemen tanah melambangkan kebutuhan akan sandang dan pangan. Elemen air dibutuhkan juga dalam kehidupan sehari-hari yang melambangkan komunikasi. Sebagai mahluk sosial, manusia membutuhkan komunikasi. Elemen kayu melambangkan pendidikan dan uang atau tabungan. Elemen api melambangkan kepercayaan, agama, ajaran-ajaran moral, dan hiburan atau entertainment. Elemen terakhir yakni logam, melambangkan pelatihan, olahraga yang membentuk tubuh, menguatkan juga disiplin.

“Individu yang terlalu disiplin juga akan menyebabkan sosok yang kaku dan sulit untuk menjadi lebih fleksibel terhadap orang lain” Dari kelima elemen tersebut, tidak bisa hanya kita utamakan satu elemen saja. Keseimbangan lima elemen tersebut harus dijaga dengan baik. Sebagai contoh jika terlalu banyak makan maka justru timbul berbagai penyakit. Individu yang terlalu disiplin juga akan menyebabkan sosok yang kaku dan sulit untuk menjadi lebih fleksibel terhadap orang lain. Atau saya ambil contoh lain,

sosok yang terus saja belajar tanpa bekerja juga tidak akan baik hasilnya. Fanatik terhadap satu hal ada baiknya dialihkan ke hal-hal yang lebih positif. Hal ini terkait dengan kondisi pemberitaan demo yang marak baru-baru ini. Perhatian publik terpusat kepada hal itu selama berminggu-minggu. Harmonisasi antara beberapa kelompok masyarakat pun sempat sedikit terganggu dengan hal tersebut. Namun ke-Bhinneka Tunggal Ikaan kita sebagai satu bangsa Indonesia seperti kembali hidup ketika berita gempa di Aceh muncul. Tidak peduli siapapun, dari latar belakang apapun, bersatu padu untuk membantu korban gempa. Berita Aceh telah membangkitkan rasa welas asih seluruh bangsa Indonesia yang bahu membahu tergerak untuk membantu. Berita gempa di Aceh menunjukkan diri kita sebagai seorang manusia yang juga mampu menunjukkan welas asih terhadap sesama. Kita mau hidup kita untuk selalu ‘terang’ maka harus ada welas asih dalam diri kita.

Erwin Yap Edukator & Konsultan Metafisika Tiongkok, Traveler, Pemerhati Seni dan Budaya Hp: 08999099889 www.erwinyap.com Kursus online baca rupa: www.erwinyap.asia/kursus_bacarupa

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

ADVERTORIAL

Tuntaskan 2 jenis batuk dengan SILADEX DI TENGAH CUACA YANG TIDAK MENENTU SEPERTI SEKARANG, PENYAKIT DAPAT LEBIH MUDAH MENYERANG, TERLEBIH DENGAN POLA HIDUP YANG TIDAK SEHAT DAN MAKAN TIDAK TERATUR. Diformulasikan dan dikomposisikan untuk mengatasi dua jenis batuk yang sering diderita, Siladex memiliki dua varian, yakni Siladex Mucolytic & Expectorant untuk batuk berdahak. Mengandung 2 bahan aktif berupa Bromhexine HCl yang bekerja sebagai pengencer dahak, dan Guaifenesin untuk mempermudah pengeluaran dahak dari tenggorokan, formula yang terkandung dalam varian ini tidak menyebabkan kantuk sehingga Anda bebas beraktivitas. Sementara jika Anda mengalami batuk disertai pilek, gunakan Siladex Cough & Cold. Mengandung tiga bahan aktif, Dextromethorpan HBr untuk menekan batuk di pusatnya, Doxulamine Succinate untuk meringankan gejala alergi, serta Pseudoephedrine HCl untuk meredakan hidung tersumbat. Siladex Cough & Cold juga dapat membantu mengobati alergi seperti debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, tumbuhan, dan lain-lain. Mengobati batuk dengan pengobatan yang tepat sangatlah penting, tapi tidak kalah penting pula untuk menjaga kesehatan jika tubuh rentan terkena penyakit. Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?

S

alah satunya adalah batuk yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika batuk mulai menyerang, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan batuk. Anda harus mengenali jenis batuk yang dialami. Jika batuk berdahak, gunakan obat berjenis Mucolytic yang berfungsi untuk mengencerkan dahak, membuatnya tidak lengket, sehingga mudah untuk dikeluarkan. Namun jika batuk tidak berdahak disertai pilek, obat yang Anda butuhkan adalah yang mengandung kombinasi antara Dextromethorphan untuk meredakan batuk, Doxylamine Succinate untuk mengobati alergi, dan Pseudoefedrin untuk melancarkan hidung tersumbat. Apapun jenis batuk yang diderita, gunakanlah obat batuk yang bebas gula & bebas alkohol. Selain itu, Anda juga disarankan untuk banyak meminum air putih. Jika batuk berlanjut, sebaiknya Anda langsung kunjungi dokter agar dapat segera ditangani penyebabnya. Untuk menyembuhkan batuk, konsumsilah Siladex, obat batuk cair yang aktif menuntaskan batuk menurut jenisnya. Siladex merupakan sirup obat batuk yang bebas alkohol dan bebas gula, sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes.

|

EDISI 71

| JANUARI 2017

SILADEX, AKTIF TUNTASKAN BATUK

97

98

EVENT

F O T O: D O K U M E N I S T I M EWA

Peluncuran Buku Tentang Penanganan Penyakit Jantung Oleh Prof. Dr. Frans Santosa Guru Besar Angiologi Vaskuler FK Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) Prof. Dr. Med. dr. Frans Santosa, kembali meluncurkan buku tentang penanganan penyakit jantung koroner, pada Kamis, 8 Desember 2016. Bertempat di auditorium Gedung Sudirman UPNV Jakarta, diluncurkan dua buku yang berjudul “State of the art Treatment of Coronary Heart Disease” dan “State of the art Treatment of Hearth Failure”. Kedua buku tersebut diterbitkan dalam bahasa Inggris.Buku bertajuk State of the art Treatment of Coronary Heart Disease merupakan edisi kedua atau edisi revisi. Pada buku edisi kedua ini Frans ingin memastikan bahwa terapi yang disebutkan di edisi pertama sudah berkembang dan tepat. Selain itu ada beberapa obat baru yang menambah efektifitas terapi pengobatan yang belum disebutkan di edisi pertama. Sementara pada buku yang bertajuk State of the art Treatment oh Heart Failure, Frans mengulas tentang penyakit jantung lemah. Dalam buku ini Frans menuturkan bagaimana pengobatan yang benar, maka penderita jantung lemah bisa diobati dan mengalami recovery. Dengan kedua buku terbarunya ini, peraih nobel dari Komunitas Nobel Indonesia (KNI) ini berharap lebih banyak dokter yang membaca. Apalagi informasi yang ada di kedua buku tersebut dimuat berdasarkan penelitian ilmiah yang sudah dibuktikan (evidence based). (ika)

BRI Run 2016 Dalam rangka hari jadinya ke-121, Bank BRI menggelar BRI RUN 2016 yang mengusung konsep Digital Mentality pada 4 Desember 2016. Lomba lari yang akan dimulai dan diakhiri di Plaza Selatan GBK, diikuti segenap lapisan masyarakat dengan gratis. Perlombaan terbagi dalam dua kategori, yaitu; Fun Race (5K) dan Run Race (10K). Peserta akan memperebutkan total hadiah senilai Rp.132 Juta, dengan hadiah utama berupa Tabungan BritAma senilai Rp. 15 Juta untuk pemenang pria dan wanita kategori Run Race (10K) dan Rp. 10 Juta untuk kategori Fun Race (5K). Kesempatan tersebut juga digunakan Bank BRI untuk memperkenalkan produk-produk BRI, khususnya BRIZZI, Kartu Kredit BRI dan BritAma X. (dian)

#CeritaPancious Bersama Rio Motret

Pancious mengajak Pancious Lovers untuk berbagi momen terbaiknya saat bersantap di outlet Pancious. Melalui kampanye #CeritaPancious, Pancious Lovers bisa mengekspresikan dan menceritakan pengalaman mereka dalam sebuah foto. Kampanye berbentuk kompetisi foto ini bekerjasama dengan brand kamera Nikon yang dimulai pada Agustus 2016 dan berakhir Desember 2016, di mana customer diajak untuk mengabadikan segala aktivitas mereka saat makan di Pancious lewat foto yang di-posting di Instagram. (dian)

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

ADVERTORIAL

MANJAKAN WISATAWAN, BRI DAN JCB

Luncurkan Kartu Kredit Platinum

M

emegang kartu kredit dengan fitur beragam memberikan wisatawan banyak kenyamanan saat travelling. Untuk itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, bekerja sama dengan JCB (Japan Credit Bureau) International Co. Ltd meluncurkan kartu kredit BRI JCB Platinum. Bertempat di Pondok Indah Golf Course, Jakarta pada 20 November 2016 lalu, peluncuran kartu kredit ini dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur Utama BANK BRI, Asmawi Syam, serta Deputy President JCB International Co. Ltd, Kimihisa Imada. Penerbitan kartu kredit berlogo JCB ini diharapkan dapat menangkap peluang penggunaan dan kepemilikan kartu kredit bagi para wisatawan di Indonesia. Kartu Kredit BRI JCB Platinum diluncurkan sebagai bagian dari strategi Bank BRI untuk melengkapi lini produk di segmen konsumer, khususnya kartu kredit bagi para wisatawan. Berbagai fitur khusus akan dimiliki para pemegang kartu kredit BRI JCB Platinum, antara lain ekstra BRI Point untuk transaksi di luar negeri, merchant restoran, airlines, golf, dan rental mobil. Transaksi di luar negeri juga dapat dikonversi menjadi cicilan. BRI Point yang didapat nantinya dapat dikonversikan menjadi airline miles, pembebasan biaya tahunan kartu, dan berbagai promo menarik lainnya. “Dengan fitur-fitur yang ditawarkan, kami optimistis bahwa BRI dapat menerbitkan 50 ribu kartu pada saat mulai dipasarkan pada awal Q1 2017 hingga Q4 2017,” ujar Corporate Secretary Bank BRI, Hari Siaga Amijarso. Pemegang kartu kredit BRI JCB Platinum juga mendapatan berbagai fitur untuk berwisata |

EDISI 71

| JANUARI 2017

lainnya seperti akses gratis ke Airport Lounge di puluhan bandara di Asia, akses gratis ke JCB Plaza Lounge di kota-kota tujuan bisnis dan wisata dunia, akses Wi-Fi gratis dan diskon di banyak merchant di Jepang. “JCB sangat senang dan bangga bekerja sama dengan BRI untuk penerbitan kartu kredit BRI JCB Platinum, dimana kerjasama ini dapat meningkatkan market share JCB di Indonesia, khususnya untuk segmen kartu kredit Premium di Indonesia. Karena JCB fokus pada segmen premium di Indonesia, jumlah kartu JCB yang beredar telah tumbuh sejumlah 60% sejak 2014, ujar Direktur PT JCB International Indonesia, Koichiro Wada. Koichiro Wada mengklaim bahwa perjalanan ke luar negeri meningkat dari tahun ke tahun, terutama ke negara-negara Asia untuk segmen travel yang lebih luas. Dia juga yakin bahwa fitur khusus yang ditawarkan sangat menarik traveler untuk pasar Indonesia yang hobi traveling, dan meningkatkan jumlah cashless society di Indonesia. Kartu Kredit BRI JCB Platinum dihiasi dengan desain burung Nuri Irian yang merupakan jenis burung eksotis dari pedalaman Papua, Indonesia Timur. Selain mewakili keindahan, burung Nuri Irian juga menggambarkan keterbukaan dan kebebasan karena spesies ini sangat suka berada di alam terbuka dan memperdengarkan kicauan indahnya. “Hal ini sejalan dengan tujuan penerbitan kartu kredit BRI JCB Platinum untuk para traveler serta semangat Bank BRI untuk tidak pernah berhenti menghadirkan produk dan layanan yang terbaik bagi para nasabahnya,” pungkas Hari Siaga.

99

100

EVENT

F O T O: D O K U M E N I S T I M EWA

Grand Opening Hotel GranDhika Semarang “Adhi Berkarya Untuk Negeri” Tepat tanggal 16 Desember 2016, Hotel GranDhika Semarang, melakukan grand opening bertemakan “Adhi Berkarya Untuk Negeri”, dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) mengembangkan bisnis usahanya dengan melakukan investasi di lahan milik ADHI menjadi hotel berbintang empat dengan brand Hotel GranDhika yaitu GranDhika Semarang, Medan dan Jakarta. Chain hotel ini dikelola langsung oleh Departemen Hotel dan Properti ADHI. Tahun ini Hotel GranDhika hadir di tiga kota besar Indonesia yaitu Jakarta, Medan dan Semarang. Melalui Hotel GranDhika, ADHI turut berkontribusi dalam mendukung kebutuhan akomodasi bagi para wisatawan serta menambah pendapatan negara melalui sektor pajak. Bersamaan dengan grand opening GranDhika Semarang, pihak manajemen mengundang beberapa media untuk mengikuti media fam trip ke Semarang. Kehadiran Hotel GranDhika juga mampu menyerap tenaga kerja mencapai kurang lebih 450 orang. Selain itu ADHI senantiasa meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang dimiliki melalui GranDhika Executive Development Program (GEDP). Hotel GranDhika juga memiliki brand value yang tidak hanya mampu mengoperasikan hotel namun diharapkan dapat sejajar dengan chain hotel lainnya. (dian)

Craft Beer Dari Stark Tampil Dengan Wajah Baru Stark dengan bangga memperkenalkan tampilan baru koleksi craft beer-nya. Stark meluncurkan enam varian: Wheat, Dark Wheat, Indonesian Pale Ale (IPA), Low Carbohydrate Lager, Lychee Ale dan Mango Ale. Stark Craft Beer kini hadir dengan tampilan logo dan label yang baru, dengan disain visual yang menggambarkan karakter dan keindahan cita rasa setiap jenis bir yang diproduksi Stark Craft Beer. New look yang ditampilkan Stark Craft Beer serta varian baru yang siap menggebrak industri food & beverage Indonesia dilengkapi pula dengan kehadiran website Stark Craft Beer yang baru: www.stark-beer.co.id.

WhizLiz Ciptakan e-Commerce Jual Beli Emas dan Berlian Melalui website www.whizliz.com, pelanggan yang berada di dalam kota besar dan kota terpencil pun dapat membeli perhiasan dengan harga terjangkau, tanpa harus mendatangi toko. WhizLiz menyediakan perhiasan berlian dengan clarity VVS berwarna F, emas 18K (kadar 75%) dan emas 9K (kadar 37.5%). Website tersebut menyediakan kemudahan sehingga pengalaman berbelanja menjadi lebih mudah dan cepat. WhizLiz menawarkan pelayanan berupa pengiriman secara pribadi oleh agen pengiriman WhizLiz, khusus untuk pembelian di atas Rp 25 juta. Serangkaian acara digelar untuk mensosialisasikan manfaat positif dan kemudahan dari website WhizLiz di Bandung, Jumat (02/12).

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

102

EVENT

F O T O: D O K U M E N I S T I M EWA

Parador Hotels & Resorts Hadirkan Starlet Hotel Serpong, Tangerang Parador Hotels & Resorts, meresmikan Grand Opening ‘Starlet Hotel Serpong’ yang dihadiri oleh Ibu Airin Rachmi Diany Walikota Tangerang Selatan, Bapak Gusri Effendi - Ketua PHRI Tangerang Selatan, Bapak H. Moch. Ramlie, MA - Ketua DPRD Tangerang Selatan, Drs. M. Yanuar Ketua Dinas Pariwisata Daerah Tangerang Selatan, dan Jajaran Manajemen Paramount Enterprise. Starlet Hotel Serpong adalah hotel ekonomis pertama di Indonesia yang menggunakan aplikasi mobile (Revolusi self-check-in dan terobosan teknologi tanpa kunci). Dengan motto “Affordable Comfort”, serta mengedepankan pentingnya inovasi dan efisiensi. Starlet Hotel Serpong hadir memenuhi kebutuhan para pelancong/traveler/pebisnis muda yang erat dengan teknologi di era digital, yaitu mengembangkan sebuah aplikasi mobile yang memungkinkan tamu untuk memesan kamar kan perjalanan baik untuk dinas maupun wisata. (dian)

WHIZ HOTEL SUDIRMAN PEKANBARU RESMI BEROPERASI Intiwhiz Hospitality Management kembali merealisasikan ekspansi keduanya di Pulau Sumatra dengan meresmikan Whiz Hotel Sudirman Pekanbaru pada Kamis, 1 Desember 2016. Hotel ini berada tepat di jantung kota Pekanbaru sebagai pusat nadi industri bisnis dan ekonomi masyarakat Melayu Riau. Whiz Hotel Sudirman Pekanbaru dilengkapi 6 fasilitas pertemuan serta menawarkan 150 kamar. Whiz Hotel Sudirman Pekanbaru memiliki fasilitas sky lounge di Lantai 16 para tamu bukan hanya bisa menikmati hidangan khas Whiz Hotel namun bisa dimanjakan dengan pemandangan keindahan kota pekanbaru.

Launching Vivo V5 New Color dan Ambasador Baru

Vivo V5 mengeluarkan varian terbarunya yaitu Rose Gold dan Space Grey yang lebih fashionable dan stylish. Dua varian tersebut mengekspresikan #perfectselfie, karena Vivo V5 sendiri dilengkapi kamera depan 20MP dengan sensor IMX376 dan fitur Selfie Softlight yang mampu mendeteksi pencahayaan sekitar, serta bisa langsung aktif saat diperlukan dan menciptakan efek pencahayaan seperti studio foto profesional. Setiap parameter Selfie Spotlight V5 bertujuan untuk menghasilkan gambar lebih natural, juga menambahkan fitur Face Beauty 6.0 yang dapat membuat kulit terlihat merona dan bercahaya secara alami. Bersamaan ini Vivo V5 New Color menampilkan ambasador baru yakni Afgansyah Reza dan Pevita Pearce. (dian)

Kemeriahan Chinese New Year di Atria Malang Chinese New Year atau Tahun baru Cina yang jatuh pada tanggal 28 Januari 2017 akan ikut diramaikan Atria Hotel Malang dengan menggelar Chinese New Year Gala Dinner seharga Rp 185.000 nett per orang. Harga tersebut sudah didukung oleh berbagai sajian Buffet pembangkit selera yakni Appetizer, Soup, Main Course, Live Cooking, berbagai macam stall dan pilihan desserts dengan didukung pula oleh penampilan Chinese entertainment seperti barongsai, dan juga doorprizes untuk anak-anak kecil dan keluarga yang menginap di Hotel Atria. Perayaan Chinese New Year Gala Dinner ini akan diselenggarakan di Canting Restaurant pada tanggal 27 Januari 2017 mulai dari pukul 6 sore hingga 10 malam. Seiring dengan adanya atraksi barongsai dan didukung oleh adanya pengambilan kantong Angpao pada setiap sudut Fasilitas Atria Hotel Malang seperti Lobby, Restaurant, dan Tangga.

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

ADVERTORIAL

Strategi Baru Demi Manjakan PARA TAMU MAMPU MEYAKINKAN TAMU UNTUK DATANG, LALU MEMBUAT MEREKA BETAH DI DALAM HOTEL, MERUPAKAN PRINSIP KERJA YANG DIPEGANG OLEH LEORANS P. SITINDJAK. UNTUK ITU, HOTEL MANAGER ALL SEDAYU INI PUN SUDAH MEMILIKI BANYAK RENCANA MENARIK UNTUK SEPANJANG TAHUN 2017.

F

asilitas dan pelayanan prima, serta lokasi strategis tepat pada jantung pusat perbelanjaan di kawasan Kelapa Gading membuat Hotel All Sedayu saat ini telah memiliki banyak pelanggan tetap. Baik itu dari segmen korporat maupun individual dan keluarga. Kondisi yang sudah baik bagi bisnis perhotelan ini tak lantas membuat Leorans berpuas diri atau merasa nyaman. Persaingan dengan hotel-hotel lain disikapinya dengan berbagai rencana untuk terus dapat memuaskan para tamu dan peng unjung. Strategi yang diracik diakuinya tak bisa lepas dari hasil pengamatan terhadap tren di luar, maupun juga evaluasi kinerja terhadap tim kerjanya. Dari situ, salah satu rencana yang sudah dimilikinya ialah meningkatkan performa bagian F&B di hotelnya. Rencana yang sudah disiapkannya untuk bagian F&B di tahun 2017 ialah mengadakan promo menu a’ la carte setiap tiga bulan sekali, serta menggelar menu buffet tematik yang berbeda-beda setiap beberapa hari sekali. “Di hotel mana pun, F&B paling menantang untuk diangkat. Namun saya tetap optimis,” ujar Leorans. Kemudian, pria yang sudah 15 tahun bergelut di dunia perhotelan ini menginginkan agar kinerja atau performa seluruh anak buahnya bisa lebih ditingkatkan lagi. Tentunya yang berkaitan dengan kenyamanan serta pelayanan terhadap tamu hotel.

|

EDISI 70

| DESEMBER 2016

Hal ini dilaksanakannya bersama Divisi Human Resources dengan mengadakan beberapa program pelatihan. Program pengembangan diri, pengembangan emosional, leadership, product knowledge, serta pelatihan untuk menjadi hotelier yang ideal digelar bagi para karyawan dengan mendatangkan bantuan konsultan dari luar, yang terdiri dari profesional berpengalaman serta ahli di bidang-bidang tersebut. “Saya ingin agar tercipta suasana kompetitif di antara para karyawan hotel. Dalam artian mereka berlomba-lomba satu sama lain untuk menunjukkan performa yang baik, terutama dalam menservis tamu hotel,” jelasnya.

23 103

104

EVENT

A

Four Points By Sheraton #TravelReinvented Media Trip

A Four Point Makassar B Four Point Bali

F O T O: D O K U M E N I S T I M EWA

Interior menawan merupakan buah karya kolaborasi dari dekorator dan perancang interior kelas dunia Zohra Boukhari. Inspirasinya berasal dari negara asalnya yaitu Maroko dan pengalamannya di seluruh penjuru Asia. Zohra telah memberikan sentuhan yang tak lekang oleh waktu serta penghargaan kepada akar budayanya dan kentalnya unsur Bali. Zohra sendiri telah tinggal menetap di Bali selama dua dekade dan telah menyelesaikan banyak proyek desain tata ruang diantaranya di Paris, Bangkok, Maroko dan Cina. Selain merasakan menginap di Four Points by Sheraton Bali, Kuta yang nyaman, teman media juga diajak menikmati keindahan pariwisata Kota Bali dan kuliner lezatnya. b

Beberapa waktu, jaringan Hotel Four Points By Sheraton dengan Hotel Four Points Makassar dan Kuta, Bali, mengajak beberapa rekan media untuk merasakan pengalaman menginap. Kegiatan ini diadakan dengan tema #TravelReinvented dalam rangka mempromosikan kedua hotel barunya yang hadir di Indonesia. Four Points By Sheraton Bali, Kuta, menawarkan gaya liburan resor Pulau Bali yang lengkap dengan pengalaman otentik kepada tamu yang menginap. Hotel ini hadir dengan layanan prima, kemudahan dan kenyamanan, mengusung gaya otentik Four Points by Sheraton yang cerah, serta menjadi hotel pertama Four Points di Indonesia.

Kunjungan berikutnya, siap menuju Four Points by Sheraton Makassar, yang merupakan hotel dengan kamar terbesar di Makassar dan memiliki ruang pertemuan terluas di Indonesia Timur yang menjadikannya sebagai akomodasi MICE terdepan di Makassar, Sulawesi selatan. Menjadi debut Hotel Starwood pertama yang launching di Indonesia Timur. Four Points by Sheraton Makassar, memiliki 335 kamar. Selain itu hotel ini juga akan dilengkapi dengan 4 venue Food & Beverages. Setiap tamu dapat menikmati full-service dining di The Eatery Restaurant, juga Golden Asian Restaurant yang memberikan suguhan menu Asian Food dan Suki. Selain itu tamu dapat menikmati atraksi Chef di Teppanyaki Live Station pertama yang ada di Makassar. (dian)

EDISI 71

|

JANUARI 2017

|

EVENT

Huawei P9 Hadir dengan ‘Reinvent Smartphone Photography’ Huawei sebagai produsen smartphone ketiga terbesar di tingkat global, dengan bangga mengumumkan kehadiran Huawei P9 di Indonesia. Huawei berkomitmen meningkatkan upaya untuk terus menghadirkan smartphone dan alat telekomunikasi terbaik untuk para konsumennya, berkolaborasi dengan Leica, pemimpin di dunia imaging menghadirkan smartphone Dual Lens revolusioner dan inovatif. Kamera Dual Lens yang menakjubkan telah mengangkat standar fotografi smartphone ke level yang berbeda. Kamera ini mempunyai kemampuan untuk mengabadikan foto dengan warna yang hidup dan juga foto hitam putih dengan tajam dan indah. Huawei P9 memberikan suatu pengalaman yang berbeda bagi para konsumennya dan memahami akan adanya fenomena penggunaan smartphone mereka untuk mengambil foto dan mengabadikan momen-momen berharga di kehidupannya. (dian)

Kementerian Pariwisata Siapkan Tiga Program Prioritas untuk Capai Target Wisman 2017 Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menggelar Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata Jakarta, Rabu (21/12). Menpar didampingi Sekretaris Kemenpar Ukus Kuswara dan Pejabat Eselon 1 di lingkungan Kementerian Pariwisata, Ketua Umum Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI), serta Ketua Umum GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) memberikan penjelasan umum tentang kinerja kementerian selama tahun 2016 dan pemaparan program prioritas tahun 2017. Pemerintah menetapkan target pariwisata 2017 yakni; kontribusi pariwisata terhadap perekonomian (PDB) nasional sebesar 13%, devisa yang dihasilkan sebesar Rp 200 triliun, penyerapan tenaga kerja sebanyak 12 juta, jumlah kunjungan wisman 15 juta dan pergerakan wisnus 265 juta, serta indeks daya saing (WEF) berada di ranking 40, dari posisi saat ini di ranking 50 dunia. Berkaitan dengan pencapaian target tersebut, Menpar Arief Yahya memaparkan tiga program prioritas Kemenpar yang akan diimplemtasikan tahun 2017 yakni; digital tourism, homestay (pondok wisata), dan konektivitas udara.

|

ED I S I 7 1

| J A N UA R I 2 0 1 7

105

OUR CUSTOMER

Perkenalkan nama saya Tony Widharma, Saya sangat terkesan atas keramahan dan kemurahan hati pramugari Sriwijaya Air yang bernama  Sylvia. Pada tanggal 4 Desember 2016 saya pulang dengan menggunakan Sriwijaya Air dari Bandara Sultan Hasanuddin ke Bandara Soekarno Hatta dengan jadwal penerbangan 15.20, pada saat check in saya sempat tidak sadarkan diri dan ditolong kemudian dibawa ke klinik di bandara oleh petugas yang berada di dalam bagian check in Sriwijaya Air, hasil tensi dokter normal, karena saya mual saya diberi obat setelah itu kemudian saya diajak makan bersama keluarga, namun karena mual, saya tidak makan dan hanya minum teh manis panas. Lalu saya dan ibu saya naik ke pesawat, setelah pesawat lepas landas kemudian pramugara dan pramugari membagikan snack, setelah saya makan ternyata saya merasa masih lapar, kemudian Sylvia lewat dan saya panggil untuk menanyakan apakah ada cemilan,  kemudian ia ke belakang dan membawakan sebungkus biskuit marie dan berkata bahwa tanggal kadaluwarsanya masih lama,  saya bertanya berapa harganya, tapi dia bilang tidak perlu dibayar.  Singkat cerita, saya makan biskuit tersebut dan Alhamdulillah perasaan lapar teratasi. Terima kasih Sylvia atas keramahan dan kemurahan hatinya, Insya Allah mendapat balasan yang setimpal.  Amin.  Sukses terus Sriwijaya Air, dan terus tingkatkan layanannya.  Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,  Tony Widharma Bogor 081383xxxxxx

Redaksi Sriwijaya Inflight Magazine menerima berbagai saran dan masukan. Silakan kirim surat ke alamat redaksi atau email ke: [email protected]. Jangan lupa, sertakan nama, alamat, nomor kontak, serta nomor dan tanggal penerbangan Anda.

CHINA

CHENGDU

RUTE YANG DIRENCANAKAN

CHONGQING

ZHANGJIAJIE

NANCHANG

CHANGSA

QUANZHOU

GUANZHOU

SRILANKA COLOMBO

IPOH NATUNA

FUZHOU

DESTINATION CITY

DESTINATION CIT Y

ALOR [ARD]

MALI



Alor - Kupang

1 kali / hari

GORONTALO [GTO]

jalaluddin

Gorontalo - Makassar

1 kali / hari

AMBON [AMQ]

Pattimura



Ambon - Ternate

4 kali / minggu

JAKARTA [CGK]

SOEKARNO - HATTA / CENGKARENG

BAJAWA [BJW]

SOA



Bajawa - Kupang

1 kali / hari

BALIKPAPAN [BPN]

Sepinggan

BANDUNG [BDO]

HUSEIN SASTRANEGARA



Balikpapan - Jakarta Balikpapan - Surabaya Balikpapan - Palu Balikpapan - Tarakan Balikpapan - Banjarmasin Balikpapan - Makassar Balikpapan - Yogyakarta Balikpapan - Berau Bandung - Surabaya

2 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari

BANJARMASIN [BDJ]

Syamsudin noor



Banjarmasin - Balikpapan Banjarmasin - Makassar

1 kali / hari 4 kali / minggu

BATAM [BTH]

HANG NADIM



Batam - Jakarta Batam - Medan Batam - Jambi Batam - Natuna Batam - Lampung

2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 3 kali / minggu 4 kali / minggu

BENGKULU [BKS]

FATMAWATI SOEKARNO



Bengkulu - Jakarta

1 kali / hari

Jakarta - Medan Jakarta - Batam Jakarta - Padang Jakarta - Jambi Jakarta -Bengkulu Jakarta - Palembang Jakarta - Pangkal Pinang Jakarta - Tanjung Karang Jakarta - Tanjung Pandan Jakarta - Tanjung Pinang Jakarta - Pontianak Jakarta - Balikpapan Jakarta - Surabaya Jakarta - Semarang Jakarta - Solo Jakarta - Yogyakarta Jakarta - Malang Jakarta - Denpasar Jakarta - Makassar Jakarta - Ternate Jakarta - Lubuklinggau Jakarta - Pekanbaru Jakarta - Sorong Jakarta - Silangit Jakarta - Muarabungo

2 kali / hari 2 kali / hari 2 kali / hari kali / hari 1 kali / hari 3 kali / hari 7 kali / hari 6 kali / hari 5 kali / hari 1 kali / hari 5 kali / hari 2 kali / hari 6 kali / hari 3 kali / hari 3 kali / hari 2 kali / hari 3 kali / hari 2 kali / hari 5 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 4 kali/minggu

BERAU [ BEJ]

Kalimarau



Berau - Balikpapan Berau - Surabaya

2 kali / hari 1 kali / hari

JAMBI [DJB]

sULTAN tHAHA SYAIFUDDIN

Jambi - Jakarta Jambi- Batam

2 kali / hari 1 kali / hari

BIAK [BIK]

frans kaisepo



Biak - Makassar Biak - Jayapura

6 kali / minggu 6 kali / minggu

JAYAPURA [DJJ]

SENTANI

Nanning -Denpasar Hangzhou - Denpasar Ningbo - Denpasar Nanjing - Denpasar Chengdu - Denpasar

3 kali / minggu 3 kali / minggu 3 kali / minggu 3 kali / minggu 3 kali / minggu

Jayapura - Biak Jayapura - Makassar Jayapura - Merauke Jayapura - Timika Jayapura - Manokwari Jayapura - Sorong

6 kali / minggu 1 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari 4 kali / minggu 3 kali / minggu

Kendari - Makassar

1 kali / hari

Denpasar - Jakarta Denpasar - Yogyakarta Denpasar - Dili Denpasar - Hangzhou (China) Denpasar - Ningbo (Chna) Denpasar - Nanjing (China) Denpasar - Chengdu (China) Denpasar - Maumere Denpasar - Waingapu Denpasar - Surabaya Denpasar - Nanning Denpasar - Makassar Denpasar - Labuan Bajo

2 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 3 kali / minggu 3 kali / minggu 3 kali / minggu 3 kali / minggu 4 kali / minggu 3 kali / minggu 1 kali / hari 3 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari

KENDARI [KDI]

hALUOLEO KENDARI



KUPANG [KOE]

el tari

Kupang - Maumere Kupang - Surabaya Kupang - Waingapu Kupang - Bajawa Kupang - Ende Kupang - Larantuka Kupang - Alor Kupang - Ruteng

1 kali / hari 1 kali / hari 3 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari

LABUAN BAJO [LBJ]

Komodo

Labuan Bajo - Denpasar

1 kali / hari

LAMPUNG [TKG]

RADIN INTEN II

Lampung - Jakarta Lampung - Batam

6 kali / hari 4 kali / minggu

LARANTUKA [LKA]

GEWAYANTANA

Larantuka - Kupang

1 Kali / hari

LUWUK [LUW]

SYUKURAN AMINNUDIN

Luwuk - Makassar

1 kali / hari dan 4 kali / minggu

CHINA

DENPASAR [DPS]

NGURAH RAI

DILI [DIL]

PRESIDENTE NICOLAU LOBATO

Dili - Denpasar

2 kali / hari

ENDE [ENE]

H. HASAN AROEBOESMAN

Ende - Kupang

1 kali / hari



DESTINATION CIT Y

LUBUKLINGGAU [LLG]

Silampari

Lubuklinggau – Jakarta

2 kali/hari

MAKASSAR [UPG]

Sultan Hasanuddin

Makassar - Denpasar Makassar - Banjarmasin Makassar – Jakarta Makassar – Surabaya Makassar – Palu Makassar – Gorontalo Makassar – Ternate Makassar – Sorong Makassar – Kendari Makassar – Ambon Makassar – Biak Makassar – Jayapura Makassar – Luwuk Makassar – Balikpapan Makassar – Manokwari Makassar – Timika Makassar – Merauke

1 kali/hari 4 kali/minggu 5 kali/hari 4 kali/hari 1 kali/hari 1 kali/hari 2 kali / hari 2 kali/hari dan 4 kali/minggu 1 kali/hari 1 kali/hari 6 kali/minggu 1 kali/minggu 1 kali/hari dan 4 kali/minggu 1 kali/hari 1 kali/hari dan 2 kali/minggu 1 kali/hari 4 kali/minggu

MALANG [MLG]

Abdul Rachman Saleh

Malang – Jakarta

3 kali/hari

Penang – Medan Ipoh – Medan Terengganu – Medan

1 kali/hari 1 kali/hari 1 kali/hari

MALAYSIA

MANADO [MDC]

Sam Ratulangi

Manado – Ternate

1 kali/hari

MANOKWARI [MKW]

Rendani

Manokwari – Sorong Manokwari – Makassar Manokwari – Jayapura

5 kali/minggu 1 kali/hari dan 2 kali/minggu 4 kali/minggu

MAUMERE [MOF]

Frans Seda

Maumere – Denpasar Maumere - Kupang

4 kali/minggu 1 kali/ hari

MEDAN [KNO]

Kuala Namu

Medan – Jakarta Medan – Padang Medan – Batam Medan – Penang Medan – Ipoh Medan – Terengganu Medan - Pekanbaru

2 kali/hari 1 kali/hari 1 kali/hari 1 kali/hari 1 kali/hari 1 kali/hari 1 kali/hari

MERAUKE [MKQ]

Mopah

Merauke – Jayapura Merauke – Makassar

1 kali/hari 4 kali/minggu

MUARABUNGO [MRB]

MUARA BUNGO

Muarabungo - Jakarta

4 kali/minggu

NATUNA [NTX]

Ranai

Natuna - Batam

3 kali/minggu

PADANG [PDG]

Minangkabau

Padang – Jakarta Padang – Medan

2 kali/hari 1 kali/hari

PALEMBANG [PLM]

Sultan Mahmud Badaruddin II

Palembang – Jakarta Palembang – Pangkal Pinang Palembang – Yogyakarta

3 kali/hari 2 kali/hari 1 kali/hari

PALU [PLW]

Mutiara

Palu – Balikpapan Palu – Makassar

1 kali/hari 1 kali/hari

DESTINATION CIT Y PANGKALPINANG [PGK]

Depati Amir

Pangkal Pinang – Jakarta Pangkal Pinang – Palembang Pangkal Pinang – Tanjung Pandan

7 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari

PEKANBARU [PKU]

Sultan Syarif Kasim II

Pekanbaru – Jakarta Pekanbaru - Medan

1 kali / hari 1 kali / hari

PONTIANAK [PNK]

Supadio

Pontianak – Jakarta Pontianak - Yogyakarta

5 kali / hari 1 kali / hari

RUTENG [RTG]

Frans Sales Lega

Ruteng - Kupang

1 kali / hari

SAMPIT [SMQ]

h. ASAN

Sampit - Surabaya

1 kali/hari

SEMARANG [SRG]

Ahmad yani

Semarang – Jakarta Semarang – Surabaya

3 kali / hari 2 kali / hari

SILANGIT [DTB]

DANAU TOBA

Silangit - Jakarta

2 kali / hari

SORONG [SOQ]

Domine Eduard Osok

Sorong - Jakarta Sorong – Makassar Sorong – Manokwari Sorong – Timika Sorong - Jayapura

1 kali / hari 2 kali / hari dan 4 kali / minggu 5 kali / minggu 2 kali / minggu 3 kali / minggu

SOLO [SOC]

Adisumarmo

Solo – Jakarta

3 kali / hari

SURABAYA [SUB]

Juanda

Surabaya – Jakarta Surabaya – Yogyakarta Surabaya – Makassar Surabaya – Kupang Surabaya – Semarang Surabaya – Balikpapan Surabaya – Denpasar Surabaya – Ternate Surabaya - Bandung Surabaya -Sampit

5 kali / hari 1 kali / hari 4 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari 3 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali/hari

TANJUNGPANDAN [TJQ]

HAS Hananjoedin

Tanjung Pandan – Jakarta Tanjung Pandan – Pangkalpinang

5 kali / hari 1 kali / hari

TANJUNGPINANG [TNJ]

Raja Haji Fisabilillah

Tanjung Pinang – Jakarta

1 kali / hari

TARAKAN [TRK]

Juwata

Tarakan – Balikpapan

2 kali / hari

TIMIKA [TIM]

Mozes Kilangin

Timika – Jayapura Timika – Makassar Timika – Sorong

1 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / minggu

TERNATE [TTE]

Sultan Babullah

Ternate – Ambon Ternate – Makassar Ternate – Manado Ternate – Jakarta Ternate - Surabaya

4 kali / minggu 2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 3 kali / minggu

WAINGAPU [WGP]

Umbu Mehang Kunda

Waingapu – Denpasar Waingapu - Kupang

3 kali / minggu 3 kali / minggu

YOGYAKARTA [JOG]

Adisutjipto

Yogyakarta - Denpasar Yogyakarta – Jakarta Yogyakarta – Surabaya: Yogyakarta – Balikpapan Yogyakarta – Pontianak Yogyakarta – Palembang

1 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari

SAFTEY & INVOCATIONS

TENTANG BARANG TERLARANG Kepada seluruh penumpang Sriwijaya Air yang terhormat... Demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan Anda, perhatikanlah hal-hal berikut:

TENTANG BAGASI: • Mohon tidak memasukkan uang, perhiasan dan dokumen berharga, ataupun sejenisnya kedalam bagasi Anda. Kami tidak bertanggungjawab atas kehilangan atau kerusakan terhadap barang berharga tersebut. • Mohon tidak membawa bagasi ke atas kabin lebih dari satu buah. Dimensi maksimum bagasi yang diperkenankan adalah 23 x 33 x 56 cm, berat maksimum adalah 5 kg. • Kami berhak menolak pengangkutan bagasi yang tidak sesuai dengan ketentuan diatas.

KATEGORI BARANG-BARANG BERBAHAYA: • Tas kantor dan sejenisnya yang menggunakan perangkat alarm di dalamnya. • Barang yang mengandung gas, baik yang mudah terbakar maupun tidak, atau beracun, seperti butana, oksigen, propana, dan aqualung. • Barang yang mengandung bahan perusak seperti asam (acid), basa (alkaline), dan baterai telepon selular yang basah. • Barang yang dapat dikategorikan sebagai perantara bakteri atau virus. • Bahan peledak, perlengkapan perang, petasan dan sejenisnya. • Cairan atau benda padat yang mudah terbakar seperti geretan, korek api, alat pemanas, dan bahan yang mudah menyalakan api. • Bahan-bahan yang mudah teroksidasi seperti bubuk pencuci dan peroksida. • Racun seperti arsenik, sianida, dan insektisida. • Barang-barang yang mengandung merkuri, magnet, dan berpotensi dapat melukai pihak lain. • Obat-obatan dan peralatan kecantikan dalam jumlah banyak seperti hair spray, parfum, dan obat-obatan yang mengandung alkohol.

ISLAM “Dengan nama Allah (semoga) menyertai perjalanan dan mendaratnya (pesawat ini). Sungguh, Tuhanku, benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Q.S. Hud: 41) Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah yang menganugerahi kami kemampuan yang memanfaatkan (pesawat) ini, sedang kami sendiri (tanpa pertolongan-Nya) tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya hanya kepada Tuhan kita, kita pasti kembali. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini bagi kami dan perpendekanlah jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan, dan Engkau pula pelindung bagi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, kesuraman pandangan, serta bencana menyangkut harta dan keluarga. (Do’a Nabi Muhammad)

KATOLIK-CATHOLIC Dalam (demi) nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, amin. Ya Tuhan, dahulu kala Engkau pernah menyelamatkan anak-anak Israel yang menyeberangi laut dengan kaki kering. Tiga raja budiman dari sebelah timur telah engkau tunjukkan jalan kepada-Mu dengan bimbingan bintang yang ajaib. Kami mohon kepada-Mu: Karuniakanlah kami sebuah perjalanan yang aman, dengan cuaca yang baik dan menyenangkan. Berikanlah kami bimbingan malaikatmalaikat-Mu yang kudus, termasuk kepada awak pesawat yang terbang ini, agar mereka dapat mengantarkan kami untuk mencapai tempat tujuan dengan selamat. Kami mohon juga agar keluarga yang kami tinggalkan Engkau hibur dalam rasa damai, sampai kami akhirnya boleh mendarat di tempat tujuan dengan selamat. Terpujilah nama-Mu, sekarang dan selamanya. Dalam (demi) nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Amin.

PROTESTAN-PROTESTANT Bapa Surgawi, kami mengucap syukur dan terima kasih atas rahmat dan kasih sayang-Mu yang tidak berkeputusan di dalam hidup kami. Saat ini kami panggil nama-Mu yang kudus untuk menyertai perjalanan kami. Kiranya Tuhan melindungi dengan kuasa Roh Kudus-Mu, pesawat yang kami tumpangi ini agar terhindar dari gangguan dan marabahaya. Demikian juga dengan para awak pesawat, kiranya Tuhan juga yang memimpin serta memberi kemampuan bagi mereka untuk melaksanakan tugas mereka masing-masing dengan baik, sehingga kami bisa tiba di tujuan tepat waktu dengan selamat dan dalam sukacita. Terima Kasih atas pertolongan serta kasih-Mu yang tidak berubah dari sejak dulu, sekarang, sampai selama-lamanya. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami naikkan doa dan permohonan kami ini. Amin.

HINDU-HINDUISM Om Shangyang Widhi Wasa yang Maha Jaya yang mengatasi segala kematian, kami memujamu. Lindungilah kami dari marabahaya. Om Shangyang Widhi Wasa, semua keuntungan, kekayaan, kepandaian adalah atas yadnya suci-Mu. Semoga tingkah laku dan pikiran kami menjadi bersih dan mencapai kebahagiaan lahir-bathin.

BUDDHA-BUDHISM Terpujilah Sang Bhagava, Yang Maha Suci, yang telah mencapai penerangan sempurna (3x). Semoga semua makhluk hidup berbahagia. Demikianlah hendaknya. (Paritta Suci)

KHONGHUCU-CONFUCIAN Kehadirat TIAN, Tuhan Yang Maha Esa, di tempat Yang Maha Tinggi. Dengan bimbingan Nabi Kong Zi, dipermuliakanlah Shang Di, Tuhan Yang Maha Kuasa. Berikanlah bimbingan kepada seluruh awak pesawat, agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Berikanlah karunia yang terbaik, agar kami semua dapat selamat sampai tujuan dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta.

OUR STORY

SEJARAH

SRIWIJAYA AIR Sriwijaya Air berdiri tepat pada Hari Pahlawan, yaitu 10 November tahun 2003. Dengan bermodalkan satu armada pesawat Boeing 737-200, Sriwijaya memulai penerbangan perdananya dengan menerbangi rute Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Palembang PP, Jakarta-Jambi PP, dan Jakarta-Pontianak PP. Para pendiri Sriwijaya Air adalah Hendry Lie, Chandra Lie, Johannes Bundjamin, dan Andy Halim. Beberapa tenaga ahli yang turut membidani kelahiran Sriwijaya Air adalah Supardi Syahrial, Capt. Kusnadi Yusuf, Capt. Adil W., Capt. Harwick L., Gabriella Sonia, Suwarsono, dan Joko Widodo. Dengan visi, kapasitas bisnis dan minat masyarakat yang semakin meningkat terhadap jasa penerbangan Sriwijaya Air, penambahan jumlah armada dan rute menjadi sebuah keniscayaan. Hingga saat ini, Sriwijaya Air mengoperasikan 43 armada pesawat untuk menerbangi 47 kota domestik maupun regional, dan ratusan pilihan jam keberangkatan. Untuk regenerasi armada pesawat dan mengantisipasi penambahan rute, Sriwijaya Air telah mendatangkan Boeing 737-900 ER dan Boeing 737-800 NG. Dengan menambah rute domestik secara lebih intens, pelayanan pada rute domestik akan lebih maksimal. Keselamatan (Safety), keamanan (Security), dan pelayanan (Service) merupakan pedoman utama pelayanan Sriwijaya Air bagi seluruh penumpangnya. Sehubungan dengan itu, dalam hal perawatan dan pemeliharaan armada, Sriwijaya Air bekerjasama dengan ST Aerospace Singapore, Malaysia Airlines Systems (MAS), Garuda Maintenance Facility (GMF) dan PT. Aero Nusantara Indonesia (ANI). Kerjasama ini dimaksudkan agar para pelanggan Sriwijaya Air mendapatkan rasa aman dan kenyamanan optimal saat menggunakan jasa Sriwijaya Air. Selain itu, tenaga kerja yang dimiliki Sriwijaya Air merupakan sumber daya manusia pilihan yang terampil, ramah dan terpercaya. Sesuai dengan moto Sriwijaya Air yaitu “Your Flying Partner”, kini Anda dapat melakukan reservasi tiket secara lebih

nyaman dan mudah selama 24 jam, cukup dengan menghubungi nomor hotline 021 292 79 777 atau 0804 1 777 777. ARTI LOGO DAN WARNA Logo Sriwijaya Air: Dibaca RU-YI (Bahasa Cina), yang artinya: apa yang kita inginkan atau usahakan harus yakin bisa tercapai. Warna Putih: Seluruh karyawan Sriwijaya Air harus memiliki hati yang bersih, sebersih warna dasar armada Sriwijaya Air. Warna Biru: Sriwijaya Air berkeinginan untuk melanglang buana ke seluruh pelosok Nusantara tercinta. Warna Merah: Para pimpinan dan karyawan Sriwijaya Air harus berani dan bijak dalam menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan. Tulisan Sriwijaya Air: Sriwijaya Air harus menjadi perusahaan yang besar dan terkenal, seperti kerajaan Sriwijaya yang namanya terukir dalam sejarah nasional dan regional. Lekukan hati di atap pesawat: Para pimpinan dan karyawan harus mempunyai rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa cinta terhadap perusahaan.

OUR FLEET

Boeing 737-900 ER

Boeing 737-800 NG

Boeing 737-300

Boeing 737-500 W

OFFICE HEAD OFFICE: SRIWIJAYA AIR Jl. Marsekal Suryadarma no. 1, Kawasan M1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. 15127 Telp: +62 21 5591 7777 NAM AIR Jl. Gunung Sahari Raya, No. 13 Blok B8 - 10, Jakarta. Telp: +62 21 6471 2345

BRANCH OFFICE: BANDARA SOEKARNO HATTA Terminal 2F Telp: +62 21 550 7902 MELAWAI Jl. Melawai Raya No. 193, Blok M Jakarta Selatan Telp: +62 21 739 7779 GUNUNG SAHARI Jl. Gunung Sahari Raya 13 Blok B8 - 10 Jakarta Pusat Telp: +62 21 6471 2345 HARMONI Jl. Suryopranoto No. 9E, Jakarta Pusat Telp: +62 21 351 9977 KELAPA GADING Jl. Boulevard Raya Blok TN 2 No.33 Kelapa Gading , Jakarta Utara Telp: +62 21 450 0097 SUNTER Kompleks Ruko Taman Nyiur Jl. Danau Sunter Utara Blok M No. 11 Telp: +62 21 650 5689 TEBET Jl. Dr. Saharjo No. 317F, Jakarta Selatan Telp: +62 21 8378 6688 TANJUNG DUREN Jl. Tanjung Duren Raya No. 1 C, Jakarta Barat Telp: +62 21 5694 3999 RAWA BOKOR Ruko Taman Mahkota Mutiara Jl. Husen Sastranegara Blok A-2 No. 26 Telp: +62 21 5437 0877 BEKASI Jl. Achmad Yani Ruko Sentra Niaga Blok A6 No. 6 Telp: +62 21 8843553 CIKARANG Ruko Kuning Sentra Cikarang (CTC) Blok C No.23 Jl. Raya Cikarang, Cibarusah Telp: +62 21 8911 7537 DEPOK Jl. Margonda Raya No. 304D Telp: +62 21 777 3131 BOGOR Jl. Pajajaran No. 60D Telp: +62 251 8393 777 SERPONG Jl. Kompleks Ruko Villa Melati Mas Fista Blok A -1 No. 12, Serpong - Tangerang Telp: +62 21 5315 3377

DISTRICT OFFICES: SUMATERA: BANDAR LAMPUNG Jl. Jend. Sudirman No. 5A, Tanjung Karang Telp: +62 721 268 218 BATAM Jl. Komp. Batama Blok C No. 4, Nagoya Telp: +62 778 430 077 BENGKULU Jl.R.Suprapto No.3 Telp: +62 736 341 889 JAMBI Jl. Hayam Wuruk No. 37, Jelutung Telp: +62 741 755 0138 MEDAN Jl. Gajah Mada No. 3 C-D Telp: +62 61 455 2111 MUARA BUNGO Bandara Muara Bungo Muara Bungo-Jambi Telp: +62-823-75006060 LUBUKLINGGAU Bandara Silampari Telp: +62 733 452 488

PADANG Jl. Juanda No. 24 Telp: +62 751 448 8777 PALEMBANG Jl. Jend. Sudirman No. 18 A-B Telp: +62 7113 88888 PANGKAL PINANG Jl. Soekarno Hatta No. 227D Telp: +62 717 425 6688 SUNGAI LIAT Jl. Muhidin No. 143B, Bangka Telp: +62 717 92 947 KOBA Jl. By Pass No. 1, Bangka Tengah Telp: +62 718 61 716 PEKANBARU Sudirman City Square Blok B2 Telp: +62 761 859 800 SILANGIT Bandara Silangit Tapanuli Utara-Sumatera Utara Telp: +62-853-62080709 TANJUNG PANDAN Jl. Jend. Sudirman No. 28, Pangkal Lalang Telp: +62 719 21 677 TANJUNG PINANG Jl. D.I. Panjaitan KM.9 komplek Plaza Bintan Centre Blok Mayang No.12 Telp: +62 771 442 888

JAWA: JAKARTA Jl. Melawai Raya No. 193 Blok M Telp: +62 21 739 7779 BANDUNG Ruko Imperial Jl. Gatot Subroto No.230 Kav. 6 Telp: +62 22 731 3999 MALANG Jl. Letjen S. Parman No. 59B Telp: +62 341 471 777 SEMARANG Kompleks Ruko Peterongan Plaza A-6 Jl. MT Haryono No. 719 Telp: +62 24 841 3777 SOLO Gedung Center Point Blok A-10 Jl. Slamet Riyadi No 371 Purwosari Solo Telp: +62 271 723 777 SURABAYA Jl. Sulawesi 50 Telp: +62 31 5050 111 YOGYAKARTA Jl. Sultan Agung 54 Wirogunan Mergangsan Telp: +62 274 414 777

BALI/NUSA TENGGARA: DENPASAR Jl. Sunsetroad No. 101 Blok B, Kuta, Kab. Badung Telp: +62 361 849 6777 KUPANG Jl. Palapa No. 19F, Ruko Palapa, Oebob Telp: +62 380 831 666 LABUAN BAJO Bandara Udara Komodo Jl. Yohanes Sehadun Labuan Bajo-Nusa Tenggara Timur Telp +62-385-2440681 MAUMERE Bandar Udara Frans Seda Telp: +62 382 242 5500 / +62 382 242 5525 WAINGAPU Bandara Umbu Mehang Kunda Jl. Adi Sucipto No.1 Telp: +62 387 2564 375

MALUKU: AMBON Jl. AM Sangaji No. 79 Telp: +62 911 354 498 TERNATE Ruko Jati Land No. 49 Jl. Boulevard raya Jati Land Bisnis Center Telp: +62 921 31 222 99

KALIMANTAN: BALIKPAPAN Jl. Marsma Iswahyudi No. 121C, Gunung Bakaran Telp: +62 542 749 777 SAMARINDA Komp. Mall Lembuswana Jl. S. Parman Blok C No. 17 Telp: +62 541 777 9866 TARAKAN Jl. Jend. Sudirman No. 21 Kampung Bugis Telp: +62 551 337 77 BERAU Jl. Pemuda No. 50, Tanjung Redep Telp: +62 554 202 8777 BANJARMASIN Jl. Jend. Ahmad Yani KM 3,5 No. 210C Telp: +62 511 327 2377 PONTIANAK Jl. Imam Bonjol No. 26A Telp: +62 561 768 777 SAMPIT Bandara H. Asan Sampit-Kalimantan Tengah Telp: +62-5312065050 SINGKAWANG Jalan Ahmad Yani No.108 (Lobby hotel Dangau) Telp: +62 562 633 030

SULAWESI: GORONTALO Jl HB Jassin No 77 Telp: +62 435 827 878 KENDARI Jl. A.Yani No.171 Telp: +62 401 319 4900 LUWUK Jl.Moh Hatta Ruko Permai No.10 Maahas Luwuk-Banggai +62 461 21 999 MAKASSAR Jl. Boulevard Raya No. 6-7 Panakukang Mas Telp: +62 411 424 700 MANADO Manado Town Square, Boulevard Manado, 12 A Jl. Piere Tendean Telp: +62 431 888 0988 PALU Perkantoran D’Vatulemo No. 8 Jl. Prof. Moh. Yamin Telp: +62 451 428 777

PAPUA: BIAK Jl. Moh. Yamin no. 1 Telp: +62 981 265 77 JAYAPURA Jl. Raya Abepura-Sentani Ruko Baru Blok A No. 1 Padang Bulan Sosial Telp: +62 967 524 588 MANOKWARI Jl. Kota Baru No. 37-39 Telp: +62 986 212 488 MERAUKE Bandara Mopah Telp: +62 971 324 377 SORONG Jl. Sam Ratulangi No. 5 Kampung Baru Telp: +62 951 322 177 TIMIKA Jl. Cendrawasih, Ruko No.6, Hotel Komoro Tame Telp : +62 901 324 377

REGIONAL: PENANG Penang International Airport, Malaysia Telp: +604 64466384 DILI (SRIWIJAYA AIR) Timor Plaza Unit #210 Rua Presidente Nicolau Lobato Comoro Telp: + 670 3311 355 DILI (NAM AIR) CBD 3 Unit 103A Central Timor Plaza Complex Rua Avenida Presidente Nicolau Lobato Telp: +670 3311 777

In-Flight Magazine

Edisi 71 / Januari 2017

Edisi 71 / Januari 2017

JOURNEY Menembus Jantung Cabo Da Flora, Flores

Gallery Photo Selamat Tahun Baru 2017

INSIDE SRIWIJAYA

NAM Air rayakan Ulang Tahun ke-3