Data Loading...

teks ceramah Flipbook PDF

teks ceramah


123 Views
46 Downloads
FLIP PDF 541.69KB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

SMK Kelas XI

Shelfa Fitria, S.Pd 1

KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya, e-modul ini dapat diselesaikan dengan baik. E-modul ini terkait dengan materi pempembelajaranan yang akan dipelajari, yaitu mengkritik teks anekdot dari makna tersirat pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas XI. Penulis sangat berharap e-modul ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai pempembelajaranan Bahasa Indonesia. Lebih karena itu, penulis berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan emodul yang telah penulis buat di masa yang akan datang. Semoga e-modul sederhana ini dapat digunakan dan dipahami dengan baik dan jelas.

Bekasi, 11 Oktober 2020 Penulis

Shelfa Fitria, S.Pd

i

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .......................................................................................................i DAFTAR ISI ......................................................................................................................ii Uraian Materi A. Mengidentifikasi Informasi Berupa Permasalahan Aktual yang Disajikan dalam Ceramah 1. Memahami Informasi dan Permasalahan yang Didengar atau yang Dibaca .................................................................................................................................2 Tugas .........................................................................................................................3 2. Menemukan Informasi dan Permasalahan Aktual dalam Teks Ceramah................4 Tugas ........................................................................................................................4 B. Rangkuman ...................................................................................................................4 DAFTAR PUSTAKA .........................................................................................................5

ii

A. Mengidentifikasi Informasi Berupa Permasalahan Aktual yang Disajikan dalam Ceramah. Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu : 1. Memahami informasi dan permasalahan yang didengar atau yang dibaca. 2. Menemukan informasi dan permasaahan aktual dalam teks cerama. Pernahkah anda memiliki keinginan untuk tampil di depan umum ? jika ingin tampil di depan umum, salah satu kegiatan yang bisa anda lakukan adalah berceramah. Dengan berceramah kita dapat membagikan apa yang kita kuasai. Bahkan melalui ceramah kita dapat berbagi ilmu yang kita miliki kepada orang lain. Jadi, aktivitas ceramah sangat bermanfaat bukan ? Kegiatan 1 1. Memahami Informasi dan Permasalahan yang Didengar atau yang Dibaca Perhatikan teks dibawah ini.

Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang berbahagia, Pemilihan kata-kata oleh masyarakat akhir-akhir ini cenderung semakin menurun kesantunannya dibandingkan dengan zaman saya dahulu ketika kanak-kanak. Hal tersebut tampak pada ungkapan-ungkapan pada banyak Kalangan dalam menyatakan pendapat dan perasaannya, seperti ketika berdemonstrasi ataupun rapat-rapat umum. Kata-kata mereka kasar atau bertendensi menyerang. Tentu saja, hal itu sangat menggores hati yang menerimanya. Gejala yang sama terlihat pula pada penggunaan bahasa oleh para politisi kita, misalnya ketika melontarkan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Tanggapan-tanggapan mereka terdengar pedas, vulgar, dan beberapa di antaranya cenderung provokatif. Padahal sebelumnya, pada zaman pemerintahan Orde Baru, pemakaian bahasa dibingkai secara santun lewat pemilihan kata yang dihaluskan maknanya (epimistis). Kita pun tentu gelisah sebagai orang tua. Kita sering menyaksikan kebiasaan berbahasa anak-anak dan para remaja yang kasar dengan dibumbui sebutan-sebutan antarsesama yang sangat miris untuk didengar. Fenomena tersebut menunjukkan adanya penurunan standar moral, agama, dan tata nilai yang berlaku dalam masyarakat itu. Ketidaksantunan berkaitan pula dengan rendahnya penghayatan masyarakat terhadap budayanya sebab kesantunan berbahasa itu tidak hanya berkaitan dengan ketepatan dalam pemilikan kata taupun kalimat. Kesantunan itu berkaitan pula dengan adat pergaulan yang berlaku dalam masyarakat itu. Penyebab utamanya adalah perkembangan masyarakat yang sudah tidak menghiraukan 2 perubahan nilai-nilai kesantunan dan tata krama dalam suatu masyarakat.

Misalnya, kesantunan (tata krama) yang berlaku pada zaman kerajaan yang berbeda dengan yang berlangsung pada masa kemerdekaan dan pada masa kini. Kesantunan jugaberkaitan dengan tempat: nilai-nilai kesantunan di kantor berbeda dengan di pasar, di terminal, dan di rumah. Pergaulan global dan pertukaran informasi juga membawa pengaruh pada pergeseran budaya, khususnya berkaitan dengan nilai-nilai kesantunan itu. Fenomena demikian menyebabkan para remaja dan anggota masyarakat lainnya gamang dalam berbahasa. Pada akhirnya mereka memiliki kaidah berbahasa yang mereka anggap bergengsi, tanpa mengindahkan kaidah bahasa yang sesungguhnya. Sejalandenganperubahanwaktudantantanganglobal, banyakhambatan dalam upaya pembelajaran tata krama berbahasa. Misalnya, tayangan televisi yang bertolak belakang dengan prinsip tata kehidupan dan tata krama orang Timur. Sementara itu, sekolah juga kurang memperhatikan kesantunan berbahasa dan lebih mengutamakan kualitas otak siswa dalam penguasaan iptek. Selain itu, kesantunanberbahasaseringpuladiabaikandalamlingkungan keluarga. Padahal, belajar bahasa sebaiknya dilaksanakan setiap hari agar anak dapat menghayati betul bahasa yang digunakannya. Anak belajar tata santun berbahasa mulai di lingkungan keluarga. Nilai-nilaikesantunanberbahasadalamberagama juga merupakan salah satu kewajiban manusia yang bentuknya berupa perkataan yang lembut dan tidak menyakiti orang lain. Kesantunan dipadankan dengan konsep qaulan karima yang berarti ucapan yang lemah lembut, penuh dengan pemuliaan, penghargaan, pengagungan, dan penghormatan kepada orang lain. Berbahasa santun juga sama maknanya dengan qaulan ma’rufa yang berarti berkata-kata yang sesuai dengan nilai-nilai yang diterima dalam masyarakat penutur. Oleh karena itu, pendidikan etika berbahasa memiliki peranan yang sangat penting. Pemerolehan pendidikan kesantunan berbahasa sangat diperlukan sebagai salah satu syariat dalam beragama. Dengan kesantunan, dapat tercipta harmonisasi pergaulan dengan lingkungan sekitar. Penanaman kesantunan berbahasa juga sangat berpengaruh positif terhadap kematangan emosi seseorang. Semakin intens kesantunan berbahasa itu dapat ditanamkan, kematangan emosi itu akan semakin baik. Aktivitas berbahasa dengan emosi berkaitan erat. Kemarahan, kesenangan, kesedihan, dan sebagainya tercermin dalam kesantunan dan ketidaksantunan itu. Berbahasa santun seharusnya sudah menjadi suatu tradisi yang dimiliki oleh setiap orang sejak kecil. Anak perlu dibina dan dididik berbahasa santun. Apabila dibiarkan, tidak mustahil rasa kesantunan itu akan hilang sehingga anak itu kemudian menjadi orang yang arogan, kasar, dan kering dari nilai-nilai etika dan agama. Tentu saja, kondisi itu tidak diharapkan oleh orangtua dan masyarakat manapun. Teks seperti itulah yang sering kali disebut sebagai ceramah. Mungkin ada pula yang mengatakannya sebagai teks pidato, teks seperti itu dapat kita peroleh dalam berbagai kesempatan di sekolah mungkin hampir setiap hari mendapatkannya baik dari guru, kepala sekolah, pembina OSIS, dan pihak-pihak lainnya. Dilingkungan masyarakat pun sering kali kita mendapatkanceramah. Dari teks semacam itu, kita dapat memperoleh tambahan pengetahuan, informasi, dan wawasan. Tugas Jawablah dengan benar dan jelas! 1. 2. 3. 4. 5.

Apa manfaat jika kamu mendengar ceramah? Apa manfaat jika kamu menyajikan ceramah? Kapan dan di mana saja kesempatan mendengar ceramah itu dapat kita ikuti? Bagaimana persamaan dan perbedaan antara ceramah dengan pidato ? Informasi atau pengetahuan apa saja yang kamu peroleh dari teks ceramah dan pidato diatas ? Jelaskan !

3

Kegiatan 2

2. Menemukan Informasi dan Permasalahan Aktual dalam Teks Ceramah Jenis-jenis informasi dapat dikategorikan sebagai berikut : a. Informasi berdasarkan fungsi : informasi berdasarkan materi dan kegunaan materi. b. Informasi berdasarkan format penyajian : Informasi berdasarkan bentuk format penyajian materinya. c. Informasi berdasarkan lokasi peristiwa : Informasi berdasarkan lokasi peristiwa berlangsung. d. Informasi berdasarkan bidang kehidupan : Informasi berdasarkan bidang-bidang kehidupan yang ada. e. Informasi berdasarkan bidang kepentingan, dapat dibedakan menjadi empat : 1. Informasi yang menyangkut keselamatan atau kelangsungan hidup pembaca 2. Informasi yang menyangkut perubahan dan berpengaruh pada kehidupan pembaca. 3. Informasi tentang cara dan praktis bagi pembaca untuk meningkatkan kualitas hidupnya. 4. Informasi tentang peluang bagi pembaca untuk memperoleh sesuatu. Tugas Manakah informasi yang berkaitan dengan masalah bahasa? Kembangkanlah jawabanmu pada buku kerjamu! No.

Contoh Informasi

Ya

Bukan

Alasan

Kesantunan itu penting untuk a.

diperhatikan dalam berbagai kesempatan. Setiap budaya memiliki pola

b.

berinteraksi yang cenderung berbeda-beda. Dalam ekspresi seseorang itu

c.

terdapat banyak pesan yang harus diperhatikan. Terjadi salah pengertian antara

d.

mereka sehingga sering terjadi pertengkaran.

e.

Seminar itu akan dipublikasikan hasinya di media masa nasional.

B. Rangkuman 1. Ceramah adalah pembicaraan di depan umum yang berisi penyampaian suatu informasi, dan pengetahuan. 2. Informasi disebut pua dengan penerangan informasi bersifat publisitas, ditunjukkan untuk Umum. 4

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Buku Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademis Kelas XI. 2018 Surat kabar, majalah, dan media elektronik.

5

Buku ini cocok untuk pendidik dan peserta didik. Buku ini menjelaskan mengenai pengajaran bahan ajar yang disajikan bisa tersampaikan dengan baik dan jelas secara keseluruhan. Pendekatan yang dianut dalam buku ini adalah pendekatan saintifik yang dimana siswa diajarkan untuk aktif dan memahami setiap materi dengan pendekatan ilmiah. Didalam buku ini sudah terdapat uraian materi dan tugas mengenai mengidentifikasi informasi berupa permasalahan aktual yang disajikan dalam ceramah.

Shelfa Fitria, S.Pd 6