Data Loading...
The Quality Ed 47 2015 Flipbook PDF
Barang Murah dari China
190 Views
38 Downloads
FLIP PDF 91.32MB
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
i
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
ii
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
1
Quality Time T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
More Than Just A Certificate
Address: Jl. Majapahit no. 68 Surabaya 60264 Jawa Timur-Indonesia Telp. 031 5630303, Fax. 031 5676324 email: [email protected] | www.wqa-sea.co.id Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S Inspiring world class quality business
2
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
REDAKSI Publisher
Widayanti Achmad Editor in Chief
Ibnu Prabowo
Surat Pembaca
Contributors
Badan Standarisasi Nasional, House of Quality Indonesia Group, Akademi Hipnoteraphy Indonesia, PT. Kubik Kreasi Sisilain
Kirimkan kritik, salam, atau masukan untuk majalah The Quality silakan kirim melalui email ke:
Expert Committee
dr. Harry Parathon SpOG (K) Widayanti Achmad Bambang Prasetya Atantya Harpindi M Jamil Azzaini Ariesandi Yuswohadi Ketut Witara
PRODUCTION
Head of Production
M.Rasyid Maududi Graphic Design
Gema AD Laksana
[email protected]
Dear Redaksi Majalah The Quality, Kiranya kami dapat diinformasikan cara & manfaat untuk bergabung bersama klub pelanggan The Quality dan juga info mengenai cara berlangganan, dan promo dari majalah The Quality. terima kasih salam, jahja
Journalist/Photographer
Bimo Hariadi Contributors Journalist
Putut W Guritno Nugroho Budi
MARKETING & CIRCULATION Marketing
Siska Sulistya Ningrum Circulation
Dear Jahja, Terima kasih atas apresiasinya. Untuk berlangganan bisa mohon kirim email permintaan langganan ke [email protected]. Kemudian untuk manfaat menjadi klub pelanggan The Quality adalah mendapatkan pelayanan pertanyaan seputar mutu, mendapatkan diskon berlangganan dan seminar. Ikuti terus perkembangan informasi-informasi menarik selanjutnya bagi klub pelanggan The Quality. Best regards, The Quality
Yogi Novianto
EDITORIAL SECRETARY Dian Avitri Pradita
GENERAL SUPPORT Effendi
REKENING Bank Mandiri No.Rek 141 000 283 8480 (a.n : PT. Quality Action Indonesia)
JAKARTA OFFICE Jl. Kecapi No.1, Jagakarsa, Jakarta Selatan Phone : 021 - 7888 2089 fax : 021- 7888 2089 Email : [email protected] [email protected] Website : www.thequality.co.id
SURABAYA OFFICE
6 Bulan
$ 9.99
12 Bulan
$ 19.99
Jl. Majapahit no. 68 Surabaya 60264 Jawa Timur-Indonesia Telp. 031 5630303, Fax. 031 5676324 Website : www.hoqi.co.id
BERLAKU HANYA DI MAGZTER NEWSTAND
Member of :
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
BERLANGGANAN DIGITAL THE QUALITY KINI LEBIH HEMAT
Download melalui Playstore (android) Appstore (iPad/iPhone)
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
3
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
4
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
CONTENTS Inspiring World Class Quality Business
VOL. 47 • DESEMBER 2015
40
64
Cover Story
Special Interview
BARANG MURAH DARI CHINA Ekonomi China Beralih dari Heavy Industries Menjadi Domestic Consumption Thomas Lembong Menteri Perdagangan
8
24
News
DENGAN COB, ASURANSI SWASTA BISA DUKUNG LAYANAN BPJS
20
32
Service Excellence
CITI SMART BRANCH, REVOLUSI PENGALAMAN PERBANKAN
38 Business Inside
ATANTYA H MULYANTO
SNI PASAR RAKYAT MEMPERKUAT FUNGSI PASAR YANG BERDAYA SAING
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
HEDONIC TREADMILL
Financial Outlook
BTN-BPJS TK DUKUNG SEJUTA RUMAH
72 Mindset
ARIESANDI, S.CHT
PULAU SEANDAINYA
76 Quality Corner
WIDAYANTI ACHMAD
ASAL KERJAAN BERES?
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
5
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
5 brands 99 hotels by 2024 GRAND ATRIA ATRIA HOTELS ARA HOTELS FAMEHOTELS STARLET HOTELS
ATRIA HOTEL & CONFERENCE GADING SERPONG
ATRIA RESIDENCES GADING SERPONG
ATRIA HOTEL & CONFERENCE MAGELANG
ATRIA HOTEL & CONFERENCE MALANG
ARA HOTEL GADING SERPONG
FAMEHOTEL GADING SERPONG
Discover Modern Asian Hospitality in PARADOR Tradition… PARADOR Hotels & Resorts has rapidly become one of the most recognized hospitality management brands in Indonesia, with an ultimate goal of managing 99 leading hotels, resorts and private residences by the year 2024. Committed to inspiring the innovative development of the industry, PARADOR has established 5 brand concepts within its managed collection, including Grand Atria, Atria Hotels, Ara Hotels, Famehotels and Starlet Hotels. With a wide range of alternative class offerings, PARADOR always delivers the best combination of professionalism and humble Asian hospitality.
BUSINESS DEVELOPMENT CONTACT and INFORMATION Lobby Level of Atria Residences Gading Serpong CBD Gading Serpong Lot #5 Jl. Boulevard Gading Serpong, Tangerang 15810 T. (+62) 21 - 292 15 999 | F. (+62) 21 - 292 16 999 [email protected] www.parador-hotels.com
JAKARTA : Gatot Subroto - Cakung | TANGERANG : Gading Serpong | BANTEN : Paramount Island (Ujung Kulon) BEKASI | BOGOR | YOGYAKARTA | MAGELANG | SURABAYA | MALANG | BALI | LOMBOK | LAMPUNG
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Editor Note I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
6
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Lama-lama Indonesia Punya Oek! Atau yang disingkat LIPO, dimana pernah dalam sebuah kesempatan dikaitkan dengan keberadan mega korporasi LIPPO Group milik seorang Taipan keturunan Tionghoa, Mochtar Riady yang menaungi banyak bidang usaha sukses dari mulai perbankan, properti, bahkan sampai media dan e-commerce. Sebutan oek yang populer dipakai masyarakat Tionghoa di Indonesia sebagai kata ganti orang, menyiratkan bahwa lewat jalur bisnis Indonesia akan dikuasai. Sederhananya, “Indonesia akan kami miliki”, China menyatakan diri mempunyai misi untuk menguasai pasar dunia lewat produk-produknya. Hal tersebut tertuang dalam program Made in China 2025. Dalam road map program tersebut, produk-produk China nantinya tidak akan sekedar membanjiri dari segi kuantitas, namun juga dari segi kualitas. Jika mutu produknya naik, maka sudah pasti harganya ikut naik. Namun untuk saat ini, yang banyak kita temui ialah produk-produk China tersebut masih dalam kategori “abalabal”, murah atau setidaknya disebut substandard. Prinsip dari sebuah standarisasi pada dasarnya ialah memberikan perlindungan terhadap konsumen. Jika sebuah produk tak berstandar, maka potensi membahayakan dan merugikan konsumen menjadi sangat tinggi. Terlebih jika produk tersebut merupakan barang impor, maka klaim atas kerusakan, ketidaksesuaian spesifikasi, dampak negatif yang timbul akan susah untuk dilakukan. Merupakan sebuah hal yang ironis kemudian ketika pada faktanya di lapangan saat ini produkproduk China kian membanjiri pasar dalam negeri. Komitmen pemerintah pun dipertanyakan, karena selain mengancam konsumen, juga mengancam eksistensi produk-produk lokal yang justru sedang digenjot dengan SNI. Dalam kesempatan kali ini, redaksi secara khusus menyajikan seperti apa kondisi tersebut berlangsung saat ini dan secara actual bagaimana sikap pemerintah Indonesia. Selamat membaca!
(Editor in Chief)
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
7
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
News I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
8
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Industri Asuransi Indonesia Masih Membutuhkan Lebih Banyak Adjuster ini, di Jakarta, Rabu (18/11/2015) terkait dengan peringatan Hari Asuransi (Insurance Day) 2015. Mengenai persyaratan dasar untuk menjadi seorang adjuster, diakui Budi bahwa sebagian besar adjuster di Indonesia saat ini memiliki latar belakang keilmuan di bidang teknik, terutama teknik mesin, teknik sipil, dan teknik elektro. Walaupun demikian, sebenarnya latar belakang keilmuan ini bukan merupakan sesuatu yang mutlak. Mereka yang berlatarbelakang keilmuan apapun dapat memilih profesi sebagai adjuster, karena syarat yang utama untuk menjadi seorang adjuster yang mumpuni adalah adanya kemauan (willingness) yang kuat dan panggilan jiwa (passion).
I
ndustri asuransi di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan akan berkembang semakin pesat. Hal ini tak lepas dari target pertumbuhan penetrasi asuransi hingga 20 persen dalam 2-3 tahun ke depan, sesuai target yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seiring pertumbuhan industri asuransi tersebut, maka dibutuhkan banyak sumber daya manusia di industri perasuransian. Salah satunya adalah SDM di bidang penilaian kerugian asuransi, atau SDM loss adjuster. Sehingga profesi adjuster semakin penting, seiring terus meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berasuransi. Menurut Ketua Asosiasi Penilai Kerugian Asuransi Indonesia (APKAI) Budi S Maharesi, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap asuransi, terutama asuransi umum atau asuransi kerugian, kebutuhan terhadap adjuster juga terus meningkat mengingat saat ini jumlahnya masih terbatas. Di sisi lain, jumlah adjuster di Indonesia dalam 10 tahun terakhir meningkat pesat. “Jika 10 tahun lalu jumlahnya sekitar 250 orang, lima tahun lalu jumlahnya kurang dari 290 orang. Namun saat ini jumlah adjuster di Indonesia hamper mencapai 400 orang,” kata Budi S Maharesi saat menjelaskan profesi
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
“Adjuster itu tumbuh dalam proses OJT atau on the job training. Karier sebagai adjuster dimulai dari menjadi pengamat, karena si pemula belajar dengan cara mengamati seniornya bekerja dan membuat laporan. Kemudian dia membuat laporan bayangan, hingga dinilai mampu untuk mengambil tanggung jawab sendiri. Setelah dinilai mahir maka dia dapat ‘terbang solo’ sebagai adjuster, dan tahap selanjutnya mendapat penilaian dari rekan sejawat (peer review),” kata Presiden Direktur PT McLarens Indonesia ini. Lebih lanjut dijelaskan bahwa karir sebagainb adjuster tidak harus berakhir dengan profesi penilai kerugian, karena sebenarnya di industri perasuransian terbuka kemungkinan untuk pindah ke industri lainnya misalnya ke perusahaan asuransi umum atau ke perusahaan pialang asuransi (broker). “Sudah ada beberapa contoh, mereka yang memulai karir sebagai adjuster, ketika pindah ke industri lain juga mencapai posisi yang tinggi. Sebagai misal Karel Fitrijanto, Dirut Panin Insurance yang kini menjadi Wakil Direktur Utama PT Asuransi Multi Artha Guna (MAG) setelah Panin merger dengan MAG, adalah orang yang mengawali karir sebagai adjuster. Kemudian ada Victor Sandjaya, mantan Dirut Allianz Utama juga mengawali karir sebagai adjuster. Satu lagi adalah Bagus Dharma Susila, saat ini menjadi Vice President Director AON Indonesia, sebuah perusahaan broker, juga awalnya menjadi adjuster,” jelas Budi S Maharesi. ***
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
9
News T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Yayasan Danamon Peduli Menggelar Festival Pasar Rakyat ke-6 di Pasar Kebon Kembang Kota Bogor, Jawa Barat
Y
ayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) melalui kampanye nasional bertajuk Jelajah Pasar Rakyat Nusantara menggelar Festival Pasar Rakyat sebagai wujud dukungan terhadap keberadaan dan perkembangan pasar rakyat di Indonesia. Festival Pasar Rakyat kembali diselenggarakan di Pasar Kebon Kembang atau yang lebih dikenal dengan Pasar Anyar di kota Bogor, Jawa Barat ini merupakan yang keenam kalinya bertepatan dengan Hari Ikan Nasional. “Jika kita datang ke sebuah daerah baru, datanglah ke pasar rakyat karena disanalah etalase terlengkap yang menceritakan kekayaan komoditas di daerah tersebut. Pasar rakyat ini merupakan aset bangsa yang besar
nilai dan perannya. Kita harus bangga jika mampu melestarikan dan memajukan pasar rakyat sebagai karakter bangsa Indonesia. ” ujar Restu Pratiwi, Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kota Bogor. Hadir dalam Festival Pasar Rakyat di Pasar Kebon Kembang, Dr. Bima Arya Sugiarto, Walikota Bogor; Andri Latif A. Mansjoer, Direktur Utama PD Pakuan Jaya; Herry Hykmanto, Direktur Danamon Syariah; Swandajani Gunadi, Direktur Sumber Daya Manusia PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance); Made Sukada, Komisaris Independen Danamon dan Restu Pratiwi, Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli;
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
News I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
10
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Kesehatan dengan menggunakan virtual account, sebagaimana biasa dilakukan. Kedua, perusahaan asuransi swasta yang melakukan CoB dengan BPJS Kesehatan, bisa bertindak sebgai pembayar iuran jaminan kesehatan yang diikutkan dalam CoB menggunakan virtual account masingmasing badan usaha atau individu. Salah satu perusahaan asuransi yang mendukung layanan BPJS adalah Mandiri Inhealth. Koordinasi keduanya telah dilakukan sejak pertama kali BPJS terbentuk di tahun 2014.
Dengan CoB, Asuransi Swasta Bisa Dukung Layanan BPJS
D
alam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang merata kepada seluruh masyarakat Indonesia, Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong perusahaan-perusahaan swasta untuk mengikutsertakan pegawainya ke Jaminan Kesehatan Nasional. Hal ini membuat perusahaan asuransi yang sudah ada tentu harus bisa menyesuaikan agar tetap bertahan. BPJS dalam hal ini memiliki mekanisme Coordination of Benefit (COB) di mana asuransi swasta dapat bekerja sama memberikan pelayanan kesehatan. Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan, drg Fadjriadinur, beberapa waktu lalu menyebutkan penerimaan iuran peserta CoB dibedakan menjadi dua kelompok. Pertama, badan usaha atau individu membayarkan iuran jaminan kesehatan langsung kepada BPJS
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Direktur Operasional Mandiri Inhealth Wahyu Handoko mengatakan bahwa sebenarnya perusahaan tak perlu bingung antara asuransi swasta atau Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS. “Ini kan keseimbangan baru. Kita ada koordinasi dengan BPJS namanya COB dan kita lihat ruang apa dalam JKN yang bisa kita lengkapi dan ada bisnisnya. Ruang itu adalah kecepatan dan kenyamanan layanan karena tentu kalau untuk layanan kesehatan sendiri kita tak bisa menyaingi yang menjamin dari ujung rambut sampai ujung kaki,” kata Wahyu dalam acara temu media di Plaza Bapindo, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2015). “Produk yang kita desain adalah untuk kecepatan dan kenyamanan. Perusahaan yang mempunyai finansial lebih pasti akan menjadikan itu tolak ukur apakah jaminan karyawan cukup BPJS saja atau pada level tertentu BPJS plus asuransi kesehatan,” lanjutnya. Kondisi ekonomi saat ini memang menjadi tantangan bagi perusahaan yang harus memberikan jaminan kesehatan pegawainya. Bagi yang mempunyai kemampuan finansial pas mungkin hanya akan mendaftarkan pegawainya ke BPJS namun jika ingin lebih seperti ingin lebih cepat dilayani dengan fasilitas yang nyaman, maka bisa menggandeng asuransi swasta. Untuk diketahui, saat ini memang sudah ada beberapa perusahaan asuransi swasta yang telah bekerja sama dengan BPJS.
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
11
News T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
EVERCOSS GEBRAK PASAR DENGAN SMARTPHONE 4G PERDANANYA
E
vercoss membuat gebrakan baru dengan meluncurkan brand lokal perdana dengan teknologi jaringan 4G yang di launching di Hotel J.S Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan selasa (10/11) lalu.
Dengan mengukuhkan diri sebagai brand yang serius menggarap pasar 4G, Evercoss resmi meluncurkan dua smartphone 4G yaitu Elevate Y3+ dan Winner T3 yang menyasar segmen pengguna yang berbeda kelas. Sedikit berbicara tentang spesifikasi pada elevate Y3+, smartphone yang tampil dengan layar 5inch IPS HD menyajikan banyak fitur menarik salah satunya adalah kamera yang dilengkapi dengan fitur Gesture Shot, Smile Detection dan Voice capture pada resolusi 8MP dan 5MP. Tidak cukup disitu saja, Elevate Y3+ dengan OS Lollipop ini memberikan fitur lain seperti Smart Access yang dimana fitur berfungsi untuk melakukan akses cepat ke berbagai fungsi smartphone contohnya untuk masuk ke kamera pngguna cukup menuliskan huruf “C” di layar. Semua fungsi akses cepat seperti , “M,C,O,S,V,W”, dapat diakses oleh pengguna dengan mudah.
Beralih ke Winner T3, smartphone dengan layar 4inch ini, memberikan fitur yang tidak jauh berbeda dengan Elevate Y3+. yang membedakan adalah kapitas serta fasilitas yang lebih ringan dan lebih murah. Dalam launchingnya, evercoss tidak sendirian. Evercoss menggandeng Telkomsel sebagai provider yang mempelopori Digital experience di Indonesia dengan melakukan bundling berupa spesial paket data Telkomsel senilai 3GB per-bulan untuk 1000 pembeli pertama di Lazada (www.lazada.com). Ricky Tanudibrata selaku Chief Marketing Officer Evercoss mengatakan “Evercoss serius dalam menciptakan ekosistem 4G, hal ini dibuktikan dengan hadirnya produk terbaru kami yang dapat dirasakan oleh semua masyarakat di Indonesia”, tegas Ricky dalam pidatonya. Di kesempatan lainnya, Lindayanti Harjono juga menyatakan “kami sangat mendukung kesertaannya dalam kerjasama bundling bersama smartphone Evercoss untuk mempercepat penetrasi 4G di Kota-kota lain, dengan memberikan promo bonus dan lain-lain sebagai bentuk pelayanan maksimal terhadap pelanggan”. Tutupnya (NUG)
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
News I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
12
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
serta Henny Gunawan, Regional Corporate Officer Danamon Wilayah I Jabodetabek, Cilegon, Serang, dan Lampung. Restu Pratiwi menambahkan, “Kami beruntung sekali mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bogor dan PD Pasar Pakuan Jaya dalam menjalankan kampanye Jelajah Pasar Rakyat Nusantara ini. Selaku pemerintah kota dan pengelola pasar rakyat di kota Bogor, PD Pasar Pakuan Jaya memiliki semangat yang sama dengan Yayasan Danamon Peduli. Kerja sama ini menghasilkan makin berkembangnya ragam komoditas di pasar rakyat Kebon Kembang, dari sayuran, produk jadi berkualitas ekspor seperti sepatu tas dan pakaian tersedia di pasar. Tidak berlebihan jika kita posisikan bahwa pasar rakyat adalah etalase terbesar kekayaan komoditas suatu daerah.” Kegiatan Festival Pasar Rakyat merupakan bentuk aksi nyata dari upaya Danamon dalam mendukung promosi pasar yang digelar di banyak kota di Indonesia. Hingga saat ini, Pasar Festival Rakyat telah diselenggarakan di Pasar Rau, Serang, Banten; Pasar Kembang, Surabaya, Jawa Timur dan Pasar Baru, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Pasar Ngasem, Yogyakarta dan Pasar Lama, Tangerang. Untuk penyelenggaraan
kegiatan promosi Pasar Rakyat, Danamon Peduli memberikan dukungan dana lebih dari Rp 1 miliar. Melalui kegiatan Festival Pasar Rakyat, Danamon Peduli berupaya membuktikan bahwa pasar rakyat merupakan ruang publik yang kreatif, edukatif dan berbudaya serta lebih dari sekadar tempat transaksional semata. Dalam rangkaian kegiatan Festival Pasar Rakyat di Pasar Kebon Kembang ini, digelar acara jalan sehat dan gerakan pungut sampah, berbagai lomba kreatif yang melibatkan pedagang dan pelajar, memasak olahan ikan bersama Zidan Junior Masterchef Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional, penampilan seniman Bogor, kuliner legendaris Bogor, talkshow dan kelas literasi keuangan bernama Pojok BISA. Pada kesempatan terpisah, Satinder Pal Singh Ahluwalia, Direktur Perbankan Mikro Danamon menjelaskan bahwa melihat pentingnya fungsi pasar di dalam perekonomian, Danamon Simpan Pinjam (DSP), yang merupakan unit usaha mikro Danamon, berkomitmen untuk membantu perkembangan usaha para pedagang pasar melalui layanan perbankan yang mudah dijangkau. “Dengan pengalaman selama lebih dari 11 tahun bermitra dengan para pedagang pasar, kami sadar bahwa fungsi kami melalui Danamon Simpan Pinjam bukan hanya menyentuh para pedagang pasar sebagai nasabah saja namun juga merangkul sebagai penggerak perekonomian. Melalui Danamon Simpan Pinjam, selaras dengan visi Danamon yaitu ‘Peduli dan Membantu Jutaan Orang Mencapai Kesejahteraan’ serta semangat Danamon Peduli dalam mengembangkan pasar rakyat di Indonesia, kami juga memberikan bantuan program edukasi dengan nama ‘Pojok BISA’ yang ditujukan untuk memberikan tambahan pengetahuan dalam perencanaan keuangan bagi mitra pedagang pasar. Tujuan kegiatan ini agar para pedagang pasar dapat merencanakan keuangannya menjadi lebih baik sehingga hasilnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan,” tambah Ahluwalia.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
13
News T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Kementerian BUMN Ingin Bentuk Trading House Saingi Alibaba
D
eputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo mengatakan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bercita-cita ingin menyaingi Alibaba.com.
Pasalnya, ada wacana pembangunan trading house untuk para UMKM nasional yang dilakukan oleh PT Sarinah, PT PNM, PT Sucofindo dan BUMN terkait lainnya. “Sekarang kita cek lagi standarisasi Aceh ke Papua kita ingin PNM seperti itu sehingga bisa menstandarisasi produk UMKM yang ada dan nanti akan disertifikasi oleh sucofindo,” kata Gatot di Kapal KM Kelud, Minggu (22/11/2015). Dalam perjalanannya, Gatot mengungkapkan, para produk UMKM yang dipasarkan pada trading house milik BUMN ini akan dipasarkan juga melalui Belanja.
com yang saat ini dimiliki oleh PT Telkom Indonesia. “Supaya seperti bisa kaya alibaba.com. supaya kita bisa mempromosikan produk UMKM sehingga kita bisa tidak hanya jual dalam negeri tetapi juga di luar negeri. ini untuk yang ekonomi kerakyatan,” tambahnya. Menurut Gatot, program-program tersebut masuk dalam Roadmap BUMN 2015-2019. Adapun, program lainnya seperti pembangunan ATM bank-bank Himbara. Pasalnya, penggabungan ATM bank Himbara mampu menghemat capex dari masing-masing perbankan BUMN. “Presiden Jokowi dan Ibu Menteri Rini meminta amat sangat kepada bank pemerintah untuk segera mengakselerasi sinergi ATM Himbara. Jadi pack office harus jadi satu untuk front office terserah Mandiri, BNI, BRI atau BTN,” tukasnya.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Qualitiers Club I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
14
TT HH E EQQ UU AA L ILTI T Y YMM AA GG AA ZZ IN IN E E | VOL.47 | VOL.47| DESEMBER | DESEMBER2015 2015
Ready Stock is Ready to Use Qualitiers Club adalah komunitas di House of Quality Indonesia yang dibangun sebagai antisipasi pengembangan mutu di Indonesia. Tujuan Qualitiers Club menyediakan sarana pendidikan dan komunikasi saling sharing informasi, ide dan pengalaman untuk mencapai Bravo Indonesia Bermutu menuju tantangan Global. Aktivitas Qualitiers Club di antaranya diskusi panel, workshop, dan upaya lainnya untuk memasyarakatkan pengembangan mutu di seluruh lini kegiatan industri, pemerintah maupun bisnis pada umumnya. Kirimkan pertanyaan Anda seputar Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System) ke alamat email: [email protected]
Terima kasih atas kesempatan ini, yang ingin kami tanyakan sebenarnya sudah menjadi masalah yang beberapa kali selalu muncul dan sedikit banyak menimbulkan dampak negatif terhadap proses pelayanan kami terhadap pelanggan, yaitu barang-barang di gudang seringkali tidak dapat difungsikan secara optimal pada waktu akan digunakan, contohnya peralatan tang, catut, kunci pas bahkan alat-alat pelindung diri seperti helm pengaman, body hardness, safety belt dan lain-lain. Bagaimana cara mengatasi hal tersebut ? Terima kasih atas pertanyaannya, terus terang saya juga sering menjumpai masalah yang serupa di beberapa perusahaan kontraktor maupun jasa pelayanan perawatan peralatan elektronis dan yang semacamnya. Ada slogan yang selalu kita ingat ketika kita menyimpan peralatan di gudang atau tempat peralatan lainnya, yaitu :
Ready Stock is Ready to Use Yang berarti bila kita siap menyimpan sesuatu peralatan maka pastikan bahwa ketika kita membutuhkannya, maka peralatan tersebut siap untuk digunakan. Ini berarti pula, ketika kita merencanakan sesuatu kita juga perlu merencanakan hal selanjutnya dari perencanaan tersebut. Di dalam prosedur pemeliharaan prasarana, kita mengenal “preventive maintenance”, yaitu perawatan yang bersifat pencegahan dengan kata lain jangan menunggu rusak baru diadakan perawatan tapi perawatan dilakukan justru mencegah perusakan.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
15
Qualitiers Club T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Ada beberapa hal yang perlu kita siapkan dalam melakukan preventive maintenance, diantaranya : Identifikasi yang jelas terhadap peralatan yang akan dilakukan perawatan, termasuk di dalamnya : bahan material pembentuknya, kapasitas tempat penyimpanannya, frekuensi pemakaian peralatan tersebut dan sumber daya yang terdapat di dalamnya (perawatan mesin). Sinkronisasi jadwal perawatan dan jadwal pemakaian peralatan tersebut. Pada saat dilakukan perawatan selayaknya peralatan jangan dipakai. Bila pada mesin, biasanya setting mesin akan dirubah ke default nya atau setting awal mesin sebelum dilakukan perubahan, maka sebaiknya mesin jangan dipakai sebelum perawatan selesai dilakukan. Lakukan perawatan sesuai dengan instruksi kerja atau memakai cheklist perawatan. Ini berguna sebagai pemastian kualitas peralatan akan selalu dapat dijaga. Bila memungkinkan membawa dokumen penunjang (eksternal) dari buku petunjuk pemakaian peralatan atau manual operation dari peralatan tersebut. Selain target waktu perawatan ditentukan, tidak lupa untuk selalu memperhatikan faktor keamanan (safety use) pada saat dilakukan perawatan. Petugas perawatan juga sebaiknya sudah terbiasa melakukannya sehingga cepat, tidak terburu-buru tapi tetap cermat dan responsif. Selain itu pada saat kita melakukan stock opname atau stock taking, sekalian itu pula kita dapat melakukan inventarisir dan pengendalian kualitas material. Bila material sudah berkurang kualitasnya karena faktor lamanya penyimpanan dan kondisi lingkungan area penyimpanan, maka dapat dilakukan perawatan sesegera mungkin untuk menjaga peralatan agar berfungsi dengan baik dan optimal dan yang terpenting adalah SIAP DIPAKAI. Terima kasih semoga dapat membantu.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
House of Quality I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
16
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Pengenalan
Standardisasi HACCP (lanjutan 2)
PADA edisi sebelumnya, sudah di sampaikan terkait dengan sejarah dan pengertian HACCP serta keuntungan dari penerapan standardisasi tersebut. Pada edisi kali ini yang disampaikan adalah penjelasan lebih detail tentang 7 prinsip dari HACCP. PRINSIP – 1 : IDENTIFIKASI BAHAYA Secara umum, di kenal 3 (Tiga) Jenis potensi Bahaya yang terkait dengan keamanan pangan, yaitu : • Potensi Bahaya BIOLOGIS (MIKROBIOLOGIS) • Potensi Bahaya KIMIA • Potensi Bahaya FISIK APA SAJA CONTOH POTENSIPOTENSI BAHAYA TERSEBUT? Potensi bahaya biologis: • Bakteri patogen (kontaminasi, pertumbuhan, ketahanan) beserta toksin-toksin • yang dihasilkannya • virus • jamur dan mikotoksin • protozoa Potensi bahaya kimia • Polutan (logam berat...) • Produk-produk beracun (pestisida, asam, mineral oils, produk-produk yang bocor dari mesin,…) • Residu obat-obatan hewan dan pestisida. Potensi bahaya fisik: • Serpihan gelas atau logam dari mesin atau wadah • Benda-benda asing seperti pasir, kerikil atau potongan kayu.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
17
House of Quality T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Ketut Witara
Productivity Improvement Management System (PIMS) HOQI Group
POTENSI BAHAYA BIOLOGIS Apa saja yang bisa dilakukan dalam mengendalikan potensi bahaya biologis (preventive) ? Untuk mengendalikan potensi bahaya ini, cukup banyak proses pengontrolan yang bisa kita lakukan , diantaranya : 1. Pengendalian suhu / waktu 2. Pemanasan dan pemasakan 3. Pendinginan dan pembekuan 4. Pengendalian pH 5. Penambahan garam utk pengawetan 6. Proses Pengeringan 7. Pengemasan 8. Pengendalian sumber bahan baku 9. Pembersihan dan sanitasi
Berikut ini adalah daftar bahan pangan serta organisme patogen yang kemungkinan ada di dalamnya. Bahan Pangan
Organisme Patogen
Daging dan produk daging
Salmonella S. aureus Y. enterocolitica C. perfringens C. Botulinum
E. coli patogenik L. monocytogenes Virus enteric Parasit
Susu dan produk susu
Mycobacterium Brucella Salmonella L. monocytogenes E. Coli
S. aureus Bacillus sp. Clostridium sp. Virus
Unggas dan produk unggas
Salmonella Campylobacter C. Perfringens
S. aureus Y. Enterocolitica L. monocytogenes
Produk hasil laut (ikan, kerang, udang)
V. cholerae V. parahaemolyticus C. Botulinum
L. monocytogenes Parasit Virus (utama Hepatitis A)
Sayur-sayuran
Salmonella Shigella V. cholerae L. Monocytogenes
Virus Hepatitis A& enteric Parasit
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
House of Quality I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
18
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Sedangkan berikut ini adalah daftar mikotoksin (racun/toksin yang di hasilkan oleh cendawan) serta mikroba penghasilnya. Mikotoksin
Mikroba penghasil
Makanan yang tercemar
Aflatoksin
Aspergillus flavus
Jagung, kacang tanah, biji kapas, kopra, beras, susu, kacang-kacangan lain.
Patulin
Penicillium claviforme
Apel, anggur, buah-buahan
Okratoksin A
Aspergillus ochraceus
Gandum, jagung, barlei, kacang tanah, biji-bijian
Zearalenon
Fusarium sp.
Jagung, barlei, sorghum, wijen, minyak jagung, pati
Fumonisin
Fusarium moniliforme
Jagung, barlei, sorghum, wijen, minyak jagung, pati
Botulinin
Clostridium botulinum
Makanan kaleng, daging, ikan & sea food, telur, sayuran
Asam bongkrek
Pseudomonas cocovenenans
Bungkil ampas kelapa, tempe bongkrek
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
19
Event T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Produk-produk Ber SNI Hadir di Indonesia Quality Expo 2015 pangsa pasar internasional sebagai bentuk kesiapan Indonesia menyambut pasar bebas terutama pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 1 Januari 2016. “Ketiga untuk mewujudkan Cinta Produk Dalam Negeri yang aman dan berkualitas serta mendorong industri barang dan jasa yang berdaya saing tinggi untuk menyambut pasar bebas terutama pemberlakuan MEA,” papar Bambang.
S
etelah sukses pada tahun 2013 dan 2014, di tahun 2015 ini Indonesia Quality Expo (IQE) kembali digelar. Acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center pada 9-10 November itu dihadiri oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Acara yang bertepatan dengan Bulan Mutu Nasional itu dibuka oleh Menristek Dikti Muhammad Nasir kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya. Indonesia Quality Expo 2015 (IQE) menampilkan berbagai agenda acara yang diantaranya pameran produk yang diikuti puluhan UKM dan Kementrian,Seminar Nasional Standardisasi, Penganugrahan SNI Award 2015, Presentasi Produk Bersertifikat SNI, Seminar TBT – WTO, Lokakarya Pengembangan Distance Learning System, Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata, Workshop Standar dan Skema Penilaian Kesesuaian Ekolabel, dan Launching Skema Akreditasi.
Menurut Bambang kedepan nantinya akan banyak pertemuan para stakeholder standardisasi baik dari kalangan produsen, konsumen, lembaga penilaian kesesuaian, perguruan tinggi, maupun pemerintah pusat dan daerah, juga dihadiri oleh Lembaga Penilaian Kesesuaian atau Lembaga Sertifikasi, Laboratorium, atau Lembaga Inspeksi, yang telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Bambang menambahkan melalui pameran ini ditampilkan produkproduk bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dan atau standar internasional diantaranya ISO 9001/14000/50001/IEC/CAC. “Pengalaman Indonesia menyambut pemberlakuan ASEAN CHINA Free Trade Agreement/ACFTA pada tahun 2010 sudah seharusnya bisa membuat Indonesia semakin siap menyambut MEA. IQE 2015 diharapkan menjadi ajang pamer dan unjuk prestasi kepada masyarakat Indonesia atas kesiapan Indonesia menyambut MEA 2015,” papar Bambang. Bambang juga menambahkan bahwa Indonesia akan memberikan dorongan optimisme ke seluruh pihak untuk melakukan yang terbaik bagi produk Indonesia dan pertumbuhan industri nasional yang semakin kompetitif.
IQE 2015 merupakan ajang perayaan HARTEKNAS (Hari Kebangkitan Teknologi Nasional) yang ke 20 (1995-2015) dimana tahun ini mengambil tema “70 tahun Merdeka : Standar Mempercepat Transformasi Menuju Indonesia Lebih Baik”. Kepala Badan Standarisasi Nasional, Bambang Prasetya, mengatakan tema kali ini memiliki tiga tujuan pertama mempertemukan seluruh stakeholder standardisasi untuk bertukar informasi serta sebagai wujud kebulatan tekad dalam memajukan perkembangan standardisasi di Indonesia. Selain itu yang kedua untuk menyajikan beragam produk ber-SNI dan atau standar internasional yang telah diakui dunia atau memiliki
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
National Standardization T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
20
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
SNI Pasar Rakyat memperkuat fungsi pasar yang berdaya saing oleh :
Zakiyah dan Denny Wahyudhi BADAN STANDARDISASI NASIONAL
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
21
National Standardization T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Istilah pasar, bagi sebagian besar kalangan mungkin identik dengan sebuah tempat dimana bertemunya penjual dan pembeli, dengan kesan tempat tidak bersih, tidak nyaman, tidak sehat dan minim fasilitas. Ya, mungkin ini yang dimaksud adalah Pasar tradisional. Sebuah tempat yang sesungguhnya memiliki fungsi strategis baik secara ekonomi maupun sosial.
D
engan disahkannya Undang-Undang No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, istilah Pasar Tradisional kini berubah penyebutannya menjadi Pasar Rakyat. Sebagaimana disebut tadi, Pasar Rakyat merupakan suatu lembaga ekonomi yang mempunyai fungsi yang sangat strategis. Pasar menjadi simpul kekuatan ekonomi lokal; memberi kontribusi terhadap perekonomian daerah; meningkatkan kesempatan kerja; dan menyediakan sarana berjualan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.
memberdayakan komunitas pasar, Komite Teknis Perumusan standar bidang jasa perdagangan merumuskan Rancangan SNI (RSNI1). Komtek yang diketuai oleh Kementerian Perdagangan ini terdiri dari dari wakil pemerintah, pakar, konsumen, dan pengelola pasar, yaitu pakar pasar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo), Asosiasi
Pasar rakyat juga dapat menjadi referensi harga bahan pokok yang mendasari perhitungan tingkat inflasi dan indikator kestabilan harga; meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD); sebagai salah satu sarana keberlanjutan budaya setempat; serta merupakan hulu sekaligus muara dari perekonomian informal yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Begitu besarnya peran dan fungsi pasar rakyat sehingga perlu dikelola dan diatur secara formal oleh pemerintah. Peraturan yang terkait dengan pembangunan maupun pengelolaan pasar saat ini, diantaranya Undang-undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, Undang-undang Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Presiden (Perpres) No. 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern; Peraturan Menteri Perdagangan No. 48 Tahun 2013 tentang Pedoman Pembangunan dan Pengelolaan Sarana Distribusi Perdagangan; Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 70 Tahun 2013 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, dan masih ada beberapa peraturan lainnya. Namun, untuk memudahkan para pelaku pasar dalam mengelola dan membangun pasar serta
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
National Standardization T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
22
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), serta Komite Standardisasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Pada Bulan April Tahun 2015 maka Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan SNI 8152:2015, Pasar rakyat. SNI 8152:2015 diluncurkan pertama kalinya pada 18 Mei 2015 lalu pada acara Sosialisasi SNI 8152:2015 Pasar Rakyat : Peningkatan Perlindungan Konsumen, Pedagang dan Pengelola Pasar serta Daya Saing Pasar yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan RI di Auditorium Gedung Utama Kementerian Perdagangan, Jakarta. Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan RI, Widodo pada acara itu menceritakan bahwa inisiasi perumusan SNI Pasar Rakyat sudah direncanakan sejak dulu dan ini sejalan dengan salah satu program Nawa Cita Presiden RI Bapak Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Bapak Jusuf Kalla tentang pembangunan 5000 pasar rakyat. Dalam
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
pembangunan 5000 pasar tersebut, diharapkan akan diterapkan SNI sehingga terwujud pasar yang memenuhi aspek K3L (Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Kelestarian Lingkungan Hidup). Dengan dikelolanya pasar rakyat sesuai dengan SNI, diharapkan produk yang beredar di dalam pasar sesuai ketentuan yang pada akhirnya dapat meningkatkan perlindungan terhadap konsumen. Selain itu, diharapkan pula pasar rakyat dapat dikelola secara lebih professional serta menjadi sarana perdagangan yang kompetitif terhadap pusat perbelanjaan, pertokoan, mall, plasa, maupun pusat perdagangan lainnya. SNI 8152:2015 menetapkan beberapa ketentuan yang meliputi persyaratan umum, persyaratan teknis, dan persyaratan pengelolaan. Persyaratan umum terdiri dari lokasi pasar, kebersihan dan kesehatan, serta keamanan dan kenyamanan. Persyaratan teknis terdiri dari ruang dagang, aksesibilitas dan zonas, pos ukur ulang dan sidang tera, fasilitas umum, elemen bangunan, keselamatan dalam bangunan,
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
23
National Standardization T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
pencahayaan, sirkulasi udara, drainase, ketersediaan air bersih, pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah, sarana telekomunikasi, dan keselamatan dalam bangunan. Persyaratan pengelolaan terdiri dari prinsip pengelolaan pasar, tugas pokok dan fungsi pengelola pasar, prosedur kerja pengelola pasar, struktur pengelola pasar, pemberdayaan pedagang, serta pembangunan pasar. Adanya persyaratan tentang fasilitas pos ukur ulang dan sidang tera tersebut, menjadi satu keunggulan yang dimiliki pasar rakyat. Pos ukur ulang dan sidang tera merupakan kegiatan uji kembali atas akurasi timbangan yang digunakan sehingga kesalahan ukur yang dapat mengakibatkan kerugian pedagang dan konsumen dapat dihindari. Sementara itu, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina menambahkan, Kementerian Perdagangan akan terus mendorong revitalisasi pasar rakyat di kabupaten/ kota. Nah, prinsip revitalisasi pasar rakyat tersebut haruslah memenuhi 4 aspek yaitu revitalisasi fisik, manajemen, ekonomi dan sosial sesuai yang tercantum dalam SNI Pasar Rakyat. Dengan begitu, kualitas pasar rakyat dapat ditingkatkan baik dari
sisi kualitas fasilitasnya maupun pengelolaannya. Sementara itu, revitalisasi ekonomi dan sosial mengarah pada bagaimana proses sebuah pasar berkembang, tumbuh, berdaya saing serta memberikan pendapatan yang meningkat bagi pedagang dan lingkungan ekonomi di sekitarnya. Tahun 2010-2014, Kementerian Perdagangan telah melakukan revitalisasi 498 pasar rakyat melalui tugas perbantuan dengan angka lebih dari 2 triliun. Dari 498 pasar yang dievaluasi, 53 pasar memang terjadi peningkatan ekonomi. Rata-rata peningkatan sebesar 70 persen selama 2010-2013. Pada tahun 2014, bahkan terjadi peningkatan omzet pedagang mencapai 253 persen. Kementerian Perdagangan meyakini, pasar-pasar yang direvitalisasi dan menerapkan SNI Pasar Rakyat, ke depannya akan mengalami peningkatan ekonomi lebih banyak lagi. Rencananya, hingga tahun 2019, Kementerian Perdagangan akan merevitalisasi 5000 pasar. Revitalisasi diharapkan tidak hanya berupa pembangunan pasar baru tetapi membuat pasar –pasar yang sudah ada menjadi baru dan berdaya saing.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Service Excellence I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
24
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
CITI SMART BRANCH, Revolusi Pengalaman Perbankan Sebagai bentuk konsistensi dan komitmen dalam menghadirkan inovasi terbaik melalui produk dan layanan yang bermanfaat bagi nasabah di Indonesia, hari ini Citi Indonesia meresmikan Citi Smart Branch di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
K
ehadiran Citi Smart Branch bertujuan untuk memperluas misi Citi dalam menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih sederhana dan fleksibel bagi nasabah di daerah pemukiman kelas atas. Nasabah di Pantai Indah Kapuk akan dimanjakan dengan produk dan layanan perbankan berkelas dunia, yang dikenal sebagai Citi Signature Experience. Menurut Chief Executive Officer Citi Indonesia Batara Sianturi saat ini, wilayah ASEAN terutama Indonesia, tengah menghadapi tren makro yang terdiri dari
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
globalisasi, urbanisasi dan digitisasi. “Dalam kaitan itu, Citi bangga bisa menjadi bagian dari kemajuan pesat sistem perbankan terkini. Kami senantiasa memastikan relevansinya, yaitu dengan menghadirkan ke Indonesia teknologi global yang kami miliki, termasuk kantor cabang Citi ini, yang menawarkan pengalaman digital nasabah terbaharui . Hal ini menegaskan komitmen Citi terhadap Indonesia, sebagai salah satu pasar penting kami,” kata Batara.
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
25
Service Excellence T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Country Business Manager, Global Consumer Banking Citi Indonesia Lauren Sulistiawati mengatakan, “Peluncuran Citi Smart Branch di Pantai Indah Kapuk merupakan bukti perwujudan komitmen di Indonesia sebagai salah satu negara yang diberikan investasi untuk pengembangan bisnis Citi. Kami pun percaya akan prospek pasar Indonesia.” Sebelumnya tahun ini, Citi Indonesia telah meresmikan secara serentak tiga Smart Branch di area Jakarta, yaitu Kelapa Gading, Gedung Prince Center, Sudirman dan Gedung APOL, Abdul Muis. Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, merupakan salah satu daerah pemukiman elit dengan pertumbuhan pesat di Jakarta, yang selaras dengan target segmen nasabah Citi. “Citi Smart Branch menawarkan jasa penasihat dan layanan keuangan terintegrasi untuk menyajikan pengalaman berharga dalam manajemen keuangan kepada nasabah Citi, terutama di area Pantai Indah Kapuk,” tambah Lauren.
Sejak hari pembukaan hingga 30 November 2015, siapa pun yang datang ke bank/’ title=’Citibank’>Citibank Smart Branch dan menunjukkan bukti pembelanjaan di area PIK senilai minimum Rp. 500.000 (melalui metode transaksi apa saja) akan berkesempatan untuk mendapatkan hadiah langsung berupa pilihan payung, tumbler atau passport holder melalui putaran wheel of fortune. Satu pekan sebelum pembukaan kantor cabang di PIK, Citi kembali menegaskan komitmennya dengan melakukan kerjasama dengan pengembang properti PT Intiland Development Tbk untuk penyewaan ruang kantor di South Quarter, sebuah pusat kantor terpadu di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan. Melalui perjanjian ini, Citi akan menempati 10 lantai untuk kantor baru di salah satu menara South Quarter. Ruang kantor tersebut nantinya akan menjadi pusat operasi bisnis dan jasa keuangan untuk sebagian besar karyawan Citi, terutama mereka yang bekerja di departemen operasional.
Menanggapi pembukaan Citi Smart Branch, Batara Sianturi menambahkan “Indonesia sudah siap dan memiliki potensi besar untuk menyerap dan mengembangkan teknologi yang akan mendefinisikan ulang seluruh pengalaman perbankan. Oleh karena itu, komitmen tunggal Citi adalah menawarkan inovasi dan solusi yang paling solid dan relevan melalui produk dan layanan kami dalam bentuk Citi Smart Branch.” Untuk menyelaraskan kualitas pada setiap Smart Branch, Citi Smart Branch terbaru ini juga dilengkapi dengan fitur teknologi yang telah ditingkatkan seperti Citi Workbench yang memungkinkan pelanggan untuk melakukan berbagai transaksi perbankan termasuk pembukaan rekening, pendaftaran bank/’ title=’Citibank’>Citibank Internet Banking, berbagai fungsi layananan pelanggan, dan proses aplikasi digital lainnya. Cabang baru ini juga dilengkapi ruang pertemuan dan fasilitas video conferencing yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah dalam melakukan sesi pribadi dengan tenaga ahli Citi dan relationship manager. Terdapat pula Citigold Lounge yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabahnya. “Dengan menggabungkan teknologi kelas dunia dan inovasi perbankan digital, Citi Smart Branch akan meningkatkan pengalaman perbankan dan memenuhi kebutuhan keuangan yang lebih beragam dan dinamis bagi nasabah Citi di Indonesia,” ujar Lauren.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Service Excellence I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
26
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Mazda Raih Peringkat Tertinggi Kepuasan Layanan Purna Jual J.D. Power Asia Pasifik 2015 Indonesia Customer Service Index (CSI) StudySM menyatakan Mazda mendapat peringkat tertinggi pada tingkat kepuasan layanan purna jual diantara merek mass market di pasar Indonesia.
D
irektur J.D. Power Asia Pacific, Kaustav Roy mengatakan peningkatan jumlah servis di Indonesia merupakan sebuah tantangan untuk para dealer dalam mengatur kemampuan pelayanan mereka untuk mengatasi banyaknya permintaan pelayanan yang menambah durasi waktu tunggu dan menyebabkan tingkat kepuasan pelanggan menurun.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
“Peningkatan volume pelayanan pada dealer resmi dan rendahnya proporsi pelanggan yang melakukan reservasi adalah sebuah tantangan untuk dealer resmi untuk mengatasi jumlah pelayanan yang selalu berubah,” kata Kaustav Roy.
Penilaian Kinerja Dealer
Studi yang kini telah memasuki tahun ke-15, mengukur kepuasan pemilik kendaraan baru dengan proses layanan purna jual melalui
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
27
penilaian kinerja dealer dalam lima faktor dari yang terpenting yaitu, kualitas servis 30%; memulai pengerjaan servis 27%; fasilitas servis 15%; pengambilan kendaraan 15%; dan konsultan layanan 12%. “Kinerja pelayanan dealer dihitung dalam skala 1.000. Studi tahun 2015 ini secara ekslusif memeriksa kepuasan pelayanan di segmen mass market,” tambahnya. Secara kesuluruhan tingkat kepuasan untuk merek mass market mencapai rata-rata 761 poin pada tahun 2015, menurun 6 poin dari tahun 2014. Tingkat kepuasan menurun pada kelima faktor, yang mana faktor konsultan layanan adalah faktor yang paling banyak mengalami penurunan (-11 poin). Studi ini menemukan bahwa proporsi pelanggan yang menunggu untuk berbicara dengan konsultan layanan sebelum melakukan layanan meningkat ke 43% dari 35% di 2014. Sebagai hasilnya, tingkat kepuasan pelanggan menurun sebanyak 14 poin antara pelanggan yang menunggu vs dengan yang tidak menunggu (754 vs 768). Selain itu, secara keseluruhan, waktu tunggu untuk menyerahkan kendaraan untuk pelayanan telah meningkat dengan rata-rata 6 menit hingga 22 menit pada tahun 2015. “OEM menemukan kesulitan untuk mematuhi proses customer interfacing, Oleh karena itu, mereka perlu mengembangkan layanan penjadwalan yang lebih mudah dan selaras untuk meningkatkan alur kerja dan kepuasan pelanggan,” akunya. Mazda mendapat peringkat tertinggi secara keseluruhan atas kepuasan pelayanan pelanggan dengan pelayanan purna jual mereka di antara merek mass market lainnya, dengan nilai 769. Mazda melakukan pelayanan mereka dengan baik dalam 4 dari 5 faktor yang ada, termasuk memulai pengerjaan servis, konsultan layanan, pengambilan kendaraan, dan kualitas servis.
Service Excellence T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
dari J.D. Power Asia Pacific 2015 Indonesia Customer Service Index (CSI) StudySM. Kami berterima kasih atas kepercayaan para pelanggan setia Mazda sehingga pada tahun ini Mazda berhasil membuktikan kualitas terdepan layanan pelanggan dan purna jual kami melalui penghargaan yang kami terima ini.” Lebih lanjut Okue menambahkan, “Penghargaan ini tentunya tidak akan dapat diraih tanpa adanya kerja sama tim dan dukungan dari semua pihak yang mendukung kesuksesan kami. Oleh karena itu kami ingin berbagi kegembiraan ini dengan mengucapkan banyak terimakasih kepada jajaran manajemen dan seluruh karyawan Mazda Motor Indonesia atas kerja kerasnya selama ini.” “Pencapaian ini juga tidak terlepas dari dukungan seluruh rekanan dealer Mazda yang senantiasa secara konsisten memberikan yang terbaik dalam meningkatkan kualitas pelayanan mereka. Kepuasaan tertinggi para pelanggan Mazda akan selalu menjadi komitmen Mazda sebagai bagian dari semangat Be Alive Mazda di Indonesia.” tutur Okue. J.D. Power Asia Pacific Indonesia Customer Service Index (CSI) StudySM yang telah berlangsung selama 15 tahun terakhir ini mengukur tingkat kepuasaan para pemilik kendaraan baru melalui proses layanan purna jual yang mereka peroleh. Penelitian ini menelaah kinerja dealer pada lima aspek utama, yakni : kualitas pelayanan, inisiatif dalam pelayanan, fasilitas,layanan pengambilan kendaraan dan konsultasi purna jual. Kinerja para dealer Mazda tersebut juga terbantukan oleh beberapa inovasi yang telah dilakukan oleh Mazda di beberapa tahun belakangan ini termasuk pendirian Part Distribution Center di tahun 2014 untuk menjamin ketersediaan pasokan suku cadang bagi dealer, program Mazda Technician Contest (MazTech) yang secara resmi telah tersertifikasi oleh Mazda Motor Corporation Japan, dan juga program Mazda Dealership Parts Improvement Program untuk meningkatkan proses kinerja karyawan serta kemampuan untuk mengelola stok ketersediaan suku cadang.
“Mitsubishi dan Toyota mengikuti di belakangnya, seri di peringkat kedua dengan masing-masing nilai 764,” pungkasnya. 2015 Indonesia CSI Study ini adalah sebuah studi berdasarkan respon dari 3.625 pemilik kendaraan yang telah menerima pengiriman kendaraan baru mereka antara Februari 2013 hingga Juni 2014 dan telah membawa kendaraan mereka ke dealer resmi atau pusat servis antara Agustus 2014 hingga Juni 2015. Studi dilakukan antara bulan Februari hingga Juni 2015.
Bukti KualitasTerdepan Menanggapi pencapaian Mazda ini, Keizo Okue, President Director PT Mazda Motor Indonesia menyampaikan, “Sungguh merupakan suatu kehormatan bagi Mazda untuk dapat meraih posisi tertinggi
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Service Excellence I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
28
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
TNT Indonesia Kembangkan Layanan Bisnis Melalui Program NPS Belum lama ini, TNT Indonesia memperoleh angka kepuasan pelanggan tertinggi berdasarkan perhitungan kuantitatif Net Promoter Score (NPS). TNT Indonesia memperoleh score 67 yang merupakan nilai tertinggi diantara 200 cabang TNT lainnya di seluruh dunia.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
P
erhitungan angka kepuasan para pelanggan ini merupakan salah satu tolok ukur kesuksesan bagi TNT Indonesia dalam memegang teguh komitmen terhadap penyediaan layanan logistik terbaik yang memberikan kepuasan bagi pelanggan di Indonesia.
Sebagai bentuk apresiasi TNT Indonesia kepada pelanggan, TNT Indonesia mengadakan roadshow Promoter’s Night di 4 kota besar Indonesia yaitu Bandung, Semarang, Surabaya dan Jakarta. Sistem penilaian NPS merupakan salah satu aspek kesuksesan pengembangan bisnis serta loyalitas para pelanggan terhadap suatu perusahaan dengan metodologi penggabungan metrik yang mampu memprediksi pertumbuhan bisnis perusahaan dengan filosofi manajemen yang berorientasi pada kegiatan yang dilakukan perusahaan.
LayananTerintegrasi Managing Director TNT Indonesia, Tomy Sofhian mengatakan, perkembangan bisnis TNT Indonesia merupakan hasil dari kritik serta saran yang pihaknya terima secara langsung. “Kami mendengar, mengelola serta mengimplementasikan apa yang menjadi perhatian para pelanggan kami. Pencapaian yang kami peroleh berdasarkan Net Promoter Score (NPS) memacu kami agar dapat memberikan layanan yang lebih baik bagi para pelanggan. Tentunya, hal ini sejalan dengan slogan kami, ‘The People Network’,” kata Tomy dalam perbincangannya dengan indopos.co.id di Jakarta, Kamis (15/10). “Sebagai organisasi penyedia jasa layanan, kepuasan dan loyalitas pelanggan merupakan salah satu indikator kesuksesan kami dalam menjalankan bisnis di Indonesia. Kondisi geografis Indonesia yang bervariasi memberikan peluang bagi industri logistik untuk terus berkembang dan memainkan peran yang krusial dalam pengiriman dan penerimaan barang sesuai kebutuhan konsumen,” tambahnya.
29
Service Excellence T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
pelanggan, yaitu kecepatan pengiriman (transit time) dan harga yang bersaing (competitive price). TNT Indonesia ingin dikenal sebagai pemimpim pasar dalam hal pelayanan pelanggan yaitu dengan berfocus pada pengalaman pelanggan dalam bertransaksi dengan TNT. Atau dikenal sebagai service leadership,” jelas Tomy . Pada kesempatan yang sama, Human Resource, CR and CE Director TNT Indonesia, Eko Pramudito mengungkapkan, NPS merupakan alat ukur baru untuk mengukur kepuasan pelanggan. Sistem ini telah secara umum digunakan oleh perusahaan-perusahaan global terkemuka karena telah teruji validitas dari hasil penghitungan kuantitatif NPS. Namun, kata dia, metodologi NPS belum secara masif digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk mengukur kepuasan dan loyalitas pelanggan. “Melalui sistem NPS, TNT Indonesia melaksanakan penilaian kepuasan pelanggan dengan menggunakan metodologi survei yang dikirimkan kepada para pelanggan aktif di Indonesia. Survei ini didistribusikan melalui email yang dikirim secara acak oleh kantor pusat TNT per kuartal,” ujar… Para pelanggan yang menerima survei akan memilih skor penilaian dari 1-10 dalam menilai pelayanan jasa pengiriman dan penerimaan dokumen, paket dan kargo yang ditawarkan TNT Indonesia. NPS merupakan hasil dari jumlah kategori promotor dikurangi kategori detractor. Dimana nilai 0 – 6 dikategorikan sebagai detractor, sementara nilai 9 – 10 merupakan nilai promotor. Nilai 7-8 dianggap sebagai nilai pasif. Dengan adanya survei tersebut, TNT Indonesia melihat bahwa angka yang didapatkan merupakan masukan positif dari para pelanggan yang membuat perusahaan terus mengembangkan bisnis serta layanan yang memenuhi kebutuhan para pelanggan.
Seiring dengan semakin ketatnya persaingan di industri ini, TNT Indonesia melihat bahwa jasa pengiriman dan logistik membutuhkan layanan terintegrasi untuk memenuhi permintaan yang semakin beragam dari para pelanggan. Permintaan konsumen yang semakin beragam membutuhkan pelaku industri yang tanggap dan senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan ini. Inilah yang dilihat oleh TNT Indonesia sebagai alasan utama untuk terus berinovasi.
Service Leadership “Hingga saat ini, sebagian besar kurir internasional di Indonesia masih bersaing hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar dari
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Marketing Exellence I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
Sukses Adalah
Kesabaran Yuswohady
Managing Partner, Inventure www.yuswohady.com
30
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
B
agi saya kesabaran adalah esensi kesuksesan. Sukses membutuhkan kerja keras, fokus, ketekunan, dan persistensi dalam kurun waktu panjang. Karena itu sukses butuh ekstra kesabaran. Ungkapan ini bagi sebagian besar orang mungkin dianggap jadul, puritan, bahkan menjadi bahan tertawaan. Sama dengan ungkapan Jawa: “alon-alon waton klakon” yang dianggap usang dan mengalami pemiskinan makna. Wajar, karena di tengah dunia yang serba cepat, semua-semua haruslah cepat, termasuk kesuksesan. “Sukses yang lambat mah nggak cool, kuno, jadul!!!” begitu kira-kira kata para young digital entrepreneurs yang selalu terobsesi menjadi overnight billionaire saat startup yang baru didirikannya mendapatkan suntikan dolar dari kapitalis global.
Tak Ada yang Instan Dulu seminar-seminar motivasi begitu happening di negeri ini. Judul-judul seminar seperti: “Cara
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
31
Cepat Menjadi Kaya” atau “Menjadi Kaya Raya di Usia Muda” atau “Kaya Mendadak Lewat Properti” begitu larismanis dipadati peserta. Begitu banyak orang di negeri ini melihat kesuksesan sebagai sesuatu yang instan dan gampang diwujudkan. Mereka terbuai oleh tips-tips indah para motivator/inspirator yang menunjukkan seolah-olah jalan menuju sukses itu lempeng, mudah, dan bisa diraih dengan cepat. Di ruang seminar motivasi kita berteriak keras “saya bisa!!!”, namun seringkali kita menggampangkan kenyataan bahwa “bisa” itu membutuhkan kemampuan, perjuangan, ketekunan, disiplin, dan persistensi selama setahun, lima tahun, bahkan puluhan tahun. Kita maunya perjuangan dan kerja keras setahun, lima tahun, atau puluhan tahun itu “dimampatkan” menjadi hanya beberapa detik saat kita bersemangat meneriakkan “saya bisa!!!” di ruang seminar. Itu sebabnya seminar motivasi kebanyakan tak mampu menjadikan orang lebih hebat dalam mencapai sukses. Semangat doang, kerja kagak. Dengan semangat membara seolah kerjaan lima atau sepuluh tahun bisa diselesaikan dalam sekejab. Sukses itu butuh perjuangan tak kenal lelah dalam waktu lama. Sukses butuh kesabaran melakukan hal-hal kecil dalam jumlah besar, dalam kurun waktu lama. Sukses butuh proses, bukan sesuatu yang instan. Sukses tak semudah dan secepat seperti diomongkan para motivator/ inspirator.
Marathon, Not Sprint By default sukses itu lambat dan perlu waktu. Gampang saja argumentasinya, karena sukses membutuhkan kemampuan, ekspertis, pengalaman, kearifan, kerja keras, fokus, disiplin, dan ketekunan, yang semua itu membutuhkan waktu untuk memupuknya (Ingat, kita tidak sedang ngomongin sukses karena menang lotere atau dapat warisan lho!!!). Semakin panjang waktu untuk memupuk kemampuan dan pengalaman, maka semakin matang pula kemampuan dan pengalaman itu, sehingga semakin kokoh pula pondasi kesuksesan yang akan kita tuai. Karena itu saya berani mengatakan bahwa success is more about a marahon game than
Marketing Exellence T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
a sprint game. Sosok sukses lebih menyerupai pelari maraton ketimbang pelari cepat. Sukses adalah proses panjang untuk menggali kemampuan, menimbun pengalaman, dan mengendapkan kearifan. Sukses adalah buah kerja keras, ketekunan, persistensi, dan tahan banting dalam jangka panjang. Karena semua itu membutuhkan waktu lama maka kuncinya adalah kesabaran. Semua itu membutuhkan proses tahap demi tahap, lapis demi lapis, sampai pada akhirnya tujuan yang kita harapkan bisa terwujud. Marathon game berarti bekerja secara fokus, disiplin tahap demi tahap, tekun, telaten, konsisten, persisten dalam kurun waktu lama. Sementara sprint game adalah kerja yang all out, semua sumberdaya dikerahkan, kalau perlu dipaksakan, kalau bisa di-shortcut, dan semua dilakukan dengan serba cepat dan instan. Saya kok lebih pas dengan model kesuksesan yang pertama ketimbang yang kedua. Seperti halnya di dunia kuliner, slow food pasti akan lebih enak dari fast food. Maka dalam hal kesukesan, slow-cooked success pasti lebih kokoh pondasinya ketimbang fast-cooked success. Apakah dengan demikian kita tidak boleh sukses secara cepat? Bukan begitu juga. Poin saya, bahkan ketika kita mencapai sukses dalam waktu supercepat, maka itu belumlah sukses yang final. Masih banyak ujian yang harus kita lewati untuk mencapai kesuksesan yang sesungguhnya. Jadi jangan sampai sukses yang cepat membuat kita berpuas diri, malas, gampang menyerah, bahkan takabur sehingga kita tidak bisa mewujudkan sukses-sukses berikutnya. Ambil contoh Steve Jobs. Steve mencapai kesuksesan dalam semalam di usia 22 tahun saat meluncurkan Apple II. Tapi itu bukanlah sukses Steve yang sesungguhnya, karena kemudian ia tergelincir dan jatuh berkeping-keping saat didepak dari Apple. Sukses sesungguhnya adalah saat ia mengembalikan Apple dari ambang kehancuran menjadi perusahaan paling bernilai di dunia hingga saat ini. Pengalaman, kearifan, kerja keras, ketekunan, persistensi, dan (jangan lupa) kesabaran, menempa Steve menjadi seorang yang matang untuk mencapai sukses yang sesungguhnya. Ia meraih kesuksesan yang sesungguhnya di usia kepala empat, sebuah kurun waktu yang panjang.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Financial Outlook I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
32
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
BTN-BPJS TK DUKUNG SEJUTA RUMAH Untuk memberikan komitmen atas terpenuhinya kebutuhan rumah bagi masyarakat Indonesia, termasuk kebutuhan rumah bagi para pekerja, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) dalam penyediaan rumah bagi pekerja. terkait produk perumahan pekerja kerjasama bank. Program ini adalah fasilitas yang diberikan BPJS TK kepada para pekerja dan perusahaan yang telah terdaftar sebagai peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan dan memenuhi syarat untuk mendapatkan fasilitas perumahan. Dalam hal ini BTN akan memberikan fasilitas menyangkut Kredit Konstruksi (KK), KPR dan Pinjaman Uang Muka (PUM).
K
erjasama ini merupakan sinergi 2 BUMN dalam rangka mendukung program pemerintah terkait sejuta rumah. Ini merupakan komitmen kami dalam pemenuhan rumah rakyat sekaligus menjawab kebutuhan rumah bagi para pekerja di dalam negeri. Demikian Maryono, Direktur Utama Bank BTN menjelaskan usai menandatangani perjanjian kerjasama dengan BPJS TK di Jakarta, Selasa 27 Oktober 2015.
Skema Kerjasama Maryono menambahkan kerjasama yang ditandatangani antara BTN dengan BPJS TK ini
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Sementara dijelaskan oleh Maryono skema kerjasama BTN dengan BPJS TK terkait program ini adalah dengan dilakukan diawal pembukaan dan penempatan rekening perumahan pekerja kerjasama bank program jaminan hari tua dalam bentuk deposito yang bersumber dari dana jaminan hari tua yang dibuka atas nama BPJS TK di Bank BTN. Penempatan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Pola penyaluran dana ini adalah executing yang dilakukan oleh Bank BTN dalam bentuk KK, KPR dan PUM. Pelaksanaan dan segala risiko pembiayaan PPKB ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab BTN. Ini terkait dengan kompetensi dan pengalaman pembiayaan perumahan yang sudah dilakukan BTN selama ini. Kami akan professional menjalankan program ini dan tetap akan GCG, tegas Maryono.
Target AkhirTahun Kerjasama Bank BTN dengan BPJS Ketenagakerjaan dimulai sejak tahun 2006 dengan Program Perumahan Bagi Peserta Jamsostek melalui Kredit Pemilikan Rumah Sederhana Sehat Jamsostek (KPRSHJ), Kredit Pemilikan Rumah Jamsostek
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
33
Financial Outlook T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
(KPRJ), Kredit Kontruksi Jamsostek (KKJ). Tahun 2008 kerjasama tersebut berubah menjadi Pinjaman Uang Muka (PUMP-KB) Jamsostek. Sampai dengan Juni 2015 telah terealisasi dari kerjasama program ini rumah sebanyak 29.945 unit dengan jumlah penyaluran lebih dari Rp.560 Miliar. Bank BTN masih menguasai market share pembiayaan perumahan per Juni 2015 tercatat mencapai 29,4%. Sampai dengan Triwulan III 2015 tercatat Kredit dan Pembiayaan Bank BTN tumbuh 19,04% dari Rp110,54 Triliun pada tahun 2014 menjadi Rp131,58 Triliun pada 30 September 2015. Kredit dan pembiayaan yang diberikan Bank BTN tumbuh lebih baik diatas rata-rata industri nasional per Agustus 2015 yang berada pada kisaran 10,96%. Bank BTN memproyeksikan kredit yang diberikan Perseroan akan terus tumbuh sampai dengan akhir tahun 2015. Kami mempunyai target sampai dengan akhir tahun 2015. Kami mempunyai target sampai dengan akhir tahun pertumbuhan kredit berada pada kisaran 18% - 19%, tambah Maryono.
Bunga KPR Lebih Rendah
dilakukan tahun 2006. Keduanya meluncurkan program perumahan bagi peserta BPJS (dulu Jamsostek) berupa kredit pemilikan rumah sederhana sehat Jamsostek (KPRSHJ), KPR Jamsostek (KPRJ), dan kredit konstruksi Jamsostek (KKJ). Tahun 2008 kerja sama berubah menjadi pinjaman uang muka (PUM), dana yang disalurkan lebih dari Rp560 miliar untuk 29.945 unit rumah. Peserta BPJS yang ingin mengajukan KPR akan diberlakukan persyaratan dan ketentuan yang berlaku di Bank BTN. Suku bunganya mengacu pada BI Rate ditambah 3 persen per tahun. Untuk pinjaman program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) bunganya tetap mengikuti ketentuan pemerintah. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya mengatakan, kerja sama ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Presiden minta agar BPJS tidak hanya memberikan perlindungan tapi juga kesejahteraan dasar pesertanya. “Dengan penyertaan dana BPJS di Bank BTN, peserta BPJS bisa mendapatkan bunga KPR lebih rendah karena hanya BI Rate ditambah 3 persen,” katanya.
Sementara itu BPJS akan menempatkan dananya sebesar Rp20 triliun di bank spesialis perumahan itu. Program perumahan pekerja ini bisa dimanfaatkan pekerja yang sudah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan minimal satu tahun dan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan fasilitas perumahan. Bank BTN akan memberikan fasilitas yang mencakup KPR, kredit konstruksi, dan pinjaman “Ini merupakan kerja sama yang sifatnya sinergitas antara dua lembaga guna mendukung program perumahan. Ini menjadi komitmen bersama kami untuk menjawab kebutuhan perumahan bagi kalangan pekerja. Jadi program ini berupa penempatan rekening dalam bentuk deposito di Bank BTN dengan dana yang bersumber dari dana jaminan hari tua atas nama BPJS,” ujar Maryono, Direktur Utama Bank BTN, usai penandatanganan kerja sama di Kantor Pusat BPJS Jakarta, Selasa (27/10). Kerja sama Bank BTN dengan BPJS sudah pernah
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Financial Outlook I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
34
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Simpel (Simpanan Pelajar) dari Bank Mandiri Bank Mandiri bersama Bank Syariah Mandiri (BSM) mengenalkan Simpanan Pelajar (Simpel) untuk mendorong budaya menabung sejak dini bagi pelajar. Peluncuran Mandiri Simpanan Pelajar tersebut dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon, Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumanungtuti S. Soetiono, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Ariyanto dan Direktur Utama BSM Agus Sudiarto di Hall Basket Senayan Jakarta, Rabu (16/9).
W
akil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Ariyanto mengemukakan, produk tabungan ini menyasar para peserta didik mulai jenjang PAUD hingga SMA dan Pondok Pesantren. Saat ini, Bank Mandiri telah bekerjasama dengan 63 sekolah untuk mendukung
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
pengembangan Simpanan pelajar ini. “Budaya menabung sangat penting untuk dikenalkan sejak dini. Tujuannya, agar para pelajar dapat mengendalikan diri dan bijak dalam membelanjakan uang yang dimiliki,” kata Sulaiman.
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
35
Financial Outlook T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Untuk diketahui, data statistik menunjukkan bahwa jumlah pelajar SD hingga SMA mencapai 20% dari total populasi di Indonesia. Kondisi tersebut merupakan peluang untuk meningkatkan inklusi keuangan masih sangat besar. Produk Mandiri Simpanan Pelajar ini merupakan salah satu layanan untuk memancing minat pelajar dalam menabung. Pasalnya, karakteristik dan fiturnya telah disesuaikan dengan kebutuhan para pelajar. Simpel, lanjut Sulaiman, memiliki setoran awal yang ringan, bebas biaya administrasi bulanan dan minimum setoran yang terjangkau. Sebagai tahap awal, Bank Mandiri akan mengembangkan Simpel di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Untuk selanjutnya secara bertahap produk Simpel akan dikembangkan ke berbagai wilayah Indonesia. Melalui produk Simpel ini, Bank Mandiri juga berharap dapat mendorong kenaikan simpanan dalam bentuk dana murah. Hingga akhir Juni 2015, penghimpunan dana pihak ketiga Bank Mandiri mencapai Rp 654,9 triliun. Dari jumlah tersebut, total dana murah yang berhasil dikumpulkan Bank Mandiri sebesar Rp 403,9 triliun atau tumbuh 16,9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. PT Bank Mandiri Tbk menargetkan rekening Simpanan Pelajar hingga akhir tahun ini mencapai 15.000 rekening. Perseroan mengenalkan Simpanan Pelajar (Simpel) untuk mendorong budaya menabung sejak dini bagi pelajar.
Target dan Pencapaian Direktur Konsumer dan Ritel Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan saat ini tabungan Simpel sudah mencapai 4.000 rekening. Dengan tabungan Simpel ini, perseroan memiliki potensi yang besar dalam peningkatan DPK. Pasalnya, jumlah siswa di Indonesia cukup banyak. “Potensinya dalam 5 tahun bisa 1 juta penabung, misalkan satu penabung setahun Rp1 juta, itu
ada potensi Rp1 triliun,” ujarnya di Jakarta, Rabu (16/9/2015). Saat ini, lanjutnya, pihaknya sudah bekerja sama dengan 100 sekolah di Jakarta dan ditargetkan bisa menggandeng lebih banyak sekolah-sekolah lain di seluruh Indonesia.Dia menambahkan kerja sama ini akan berdampak pada perolehan DPK Bank Mandiri yang semakin tinggi. “Porsi CASA atau current account saving account sampai akhir tahun terhadap total DPK 68%, naik, tahun lalu hanya 63%-65%. Total tabungan kita ada Rp220 triliun. Simpanan Pelajar ini kontribusi ke CASA belum bisa dilihat. DPK memang kita rebutan juga. Yang penting bukan uangnya saja, edukasi usia dini belajar menabung,” tutur Hery. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Ariyanto mengatakan, produk tabungan ini menyasar para peserta didik mulai jenjang PAUD hingga SMA dan Pondok Pesantren. Sebagai tahap awal, akan mengembangkan Simpel di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. “Sekarang Bank Mandiri sudah bekerjasama dengan 63 sekolah dan akan bertambah lagi. Setoran awal Simpel yaitu Rp50.000 dan tidak ada bunga serta tidak ada administrasi,” katanya. Melalui produk Simpel ini, lanjutnya, Bank Mandiri berharap dapat mendorong kenaikan simpanan dalam bentuk dana murah
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Financial Outlook I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
36
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Peluncuran Produk Bringin Link, Penandatanganan Kerjasama serta Kilas Balik Pencapaian Produk Asuransi Mikro Pada awal pendiriannya, Bringin Life dibentuk untuk memenuhi kebutuhan serta melengkapi pelayanan kepada nasabah perbankan BRI, khususnya nasabah kredit kecil Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui perlindungan Asuransi Jiwa Kredit. Dalam perkembangannya, setelah melihat besarnya peluang pengembangan bisnis asuransi seperti : Asuransi Jiwa, Kesehatan, Program Dana Pensiun, Kecelakaan Diri, Anuitas dan Program Kesejahteraan Hari Tua. Bringin Life mulai meluaskan pelayanan dan menambah pasar di luar BRI dengan menawarkan dan layanan asuransi kepada masyarakat luas baik individu maupun kumpulan.
28
tahun Bringin life, sebagai perusahaan asuransi jiwa nasional yang telah melindungi jutaan jiwa nasabah khususnya untuk produk asuransi mikro, telah menjadikan Bringin Life semakin terpercaya dalam mengemban amanah yang diberikan. Hal ini sejalan dengan program regulator melalui Otoritas Jasa Keuangan, agar perusahaan asuransi jiwa menyentuh lapisan menengah kebawah melalui produkproduknya.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Untuk mendukung program OJK tersebut, saat ini terdapat dua produk mikro asuransi Bringin Life yang telah diluncurkan dan akan terus dikembangkan, yakni produk AM KKM ( Asuransi Mikro Kecelakaan Kesehatan dan Meninggal Dunia) serta Bringin Ajaib. Untuk produk Asuransi Mikro AM KKM yang pertama kali diluncurkan pada bulan September 2014, kerjasama yang telah dilakukan dan akan terus dikembangkan adalah dengan BRI.
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
37
Financial Outlook T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Pertumbuhan AM KKM ini terus menunjukan angka pertumbuhan signifikan sekitar 27% dan untuk produk Bringin Ajaib, kerjasama yang telah kami lakukan dan akan terus kami optimalkan salah satunya adalah dengan pegadaian.
Pencapaian danTarget Sedangkan untuk produk Bringin Ajaib, yang pertama kali diluncurkan pada tanggal 28 Oktober 2014, pertumbuhan rata-rata adalah sekitar 15% dari bulan ke bulan sejak diluncurkan. Kerjasama Bringin Life yang telah terjalin dengan pegadaian melalui produk Bringin Ajaib, diawali dengan penjualan kepada nasabah pegadaian di 8 titik Kantor Cabang Pegadaian sebagai pilot project dan akan terus dikembangkan di 400 titik kantor cabang Pegadaian. Sebagai target di Pegadaian untuk tahun 2015 ini adalah dapat terjualnya Kartu Bringin AJaib ini rata-
rata per bulan 50 ribu kartu untuk kantor cabang serta 30 ribu kartu untuk unit. Selanjutnya, masih melalui produk Bringin Ajaib, Bringin Life segera bermitra dengan Bank BJB, dimana penandatanganan kerjasama akan dilakukan pada hari ini, untuk 8 cabang BJB sebagai project awal. Untuk menyempurnakan keberadaan Bringin life agr menjadi Stronger diusianya ke 28 tahun di hari ini, Bringin Life meluncurkan produk unit link Bringin Link dengan target pasar menengah agar Bringin Life dapat berkompetisi dan memenuhi kebutuhan masyarakat, mengingat sebagian masyarakat telah teredukasi dengan produk sejenis yaitu unit Link. Perihal manfaat tambahan yang ada juga didasari dari kebutuhan masyarakat akan manfaat manfaat tersebut. Adapun produk Bringin Link secara resmi akan di jual di pasaran pada tanggal 2 Nopember 2015
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
BUSINESS INSIDE I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
38
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
HEDONIC TREADMILL
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
39
BUSINESS INSIDE T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Atantya H Mulyanto Praktisi Manajemen Email : [email protected] & [email protected] INDONESIA sedang mengalami keterpurukan ekonomi yang dirasakan sampai lapisan masyarakat terbawah. Tapi ada gejala anomali kalau kita berkunjung ke Mal Mal Highend Level. Masih banyak orang menenteng belanjaan barang barang bermerek mahal. Tas, baju, arloji, sepatu dan gadget adalah benda benda favorit buruan para Shopaholic. Mereka mungkin merasa bahagia dengan membeli banyak barang bermerek dan up to date. Pertanyaan: Kenapa makin tinggi income seseorang, ternyata makin menurunkan peran uang dalam membentuk kebahagiaan? Kajian-kajian dalam ilmu financial psychology menemukan jawabannya, yg kemudian dikenal dengan nama: “hedonic treadmill”. Gampangnya, hedonic treadmill ini adl seperti ini: saat gajimu 5 juta, semuanya habis. Saat gajimu naik 30 juta per bulan, eh semua habis juga.Kenapa begitu? Krn ekspektasi n gaya hidupmu pasti ikut naik, sejalan dg kenaikan penghasilanmu.Dengan kata lain, nafsumu utk membeli materi/barang mewah akan terus meningkat sejalan dg peningkatan incomemu. Itulah kenapa disebut hedonic treadmill: seperti berjalan diatas treadmill, kebahagiaanmu tidak majumaju !
menang undian berhadiah.Itulah efek hedonic treadmill. Jadi apa yang harus dilakukan agar kita terhindar dari jebakan hedonic treadmill? Lolos dari jebakan nafsu materi yg tidak pernah berujung ? Terapkan lah gaya hidup yg bersahaja ! sekeping gaya hidup yg tidak silau dengan gemerlap kemewahan materi. Mengubah orientasi hidup ! makin banyak berbagi , semakin banyak memberi kepada orang lain, teruji justru semakin membahagiakan... Bukan -lah banyak mengumpulkan materi yg membuat kebahagiaanmu terpuaskan !
When enough is enough.
Kebahagiaan itu kadang sederhana : misal masih bisa menikmati secangkir kopi panas, memeluk anggota keluarga yg sehat, tersenyum memulai hari hari, menyapa dan mengasih tip ke tukang sampah, lanjut membaca “makanan” spiritual sepanjang perjalanan menuju tempat tugas berbakti utk bangsa dan agama, maka betapa indahnya hidup ini !
Nafsu materi tidak akan pernah terpuaskan.
Selamat menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya kawan.
Saat income 10 juta/bulan, mau naik Avanza. Saat income 50 juta/bulan pengen berubah naik Alphard. Itu salah satu contoh sempurna tentang jebakan hedonic treadmill.
“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu. Sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu)” (QS al-Takâtsur [102]: 1-3)
Hedonic treadmill membuat ekspektasimu akan materi terus meningkat. Itulah kenapa kebahagiaanmu stagnan, meski income makin tinggi.
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia semakin kikir.” (QS al-Mârij [70]: 19-21).
Ada eksperimen menarik: seorang pemenang undian berhadiah senilai Rp 5 milyar dilacak kebahagiaannya 6 bulan setelah ia mendapat hadiah.Apa yang terjadi? 6 bulan setelah menang hadiah 5 milyar, level kebahagaiaan orang itu SAMA dengan sebelum ia
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kekayaan itu bukanlah lantaran banyak harta bendanya, akan tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kebahagiaan jiwa.” (HR al-Bukhari).
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Cover Story I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
40
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Ekonomi China Beralih dari Heavy Industries Menjadi Domestic Consumption Thomas Lembong, Menteri Perdagangan
P
roduk China bisa mengungguli produk lokal yang harganya jauh lebih tinggi, sehingga produk lokal tidak diminati konsumen. Kondisi ini pada gilirannya akan mematikan perusahaan lokal. Akibat dari semua itu maka perusahaan lokal akan ditutup dan meningkatkan pengangguran di dalam negeri. Belum lagi Devaluasi mata uang yuan terhadap
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
dollar AS yang akan memunculkan ancaman bagi perekonomian Indonesia, produk impor asal China akan semakin bajir dan akan semakin berdampak pada sektor industry. Menanggapi kemungkinan itu, Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan, jika disandingkan dengan yuan, rupiah masih dalam posisi menguntungkan. “Terus terang saya rasa tingkat kurs
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
41
Cover Story T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
rupiah akan in line yuan. Kalau kita lihat dalam 12 bulan hingga 24 bulan terakhir Yuan cukup stabil, hanya melemah 2-3 persen. Sedangkan Rupiah sudah melemah hingga 20 persen. “Jika dibandingkan antara Yuan dan Rupiah, mata uang kita masih dalam posisi menguntungkan. Itu karena kita melemahnya jauh lebih banyak dari melemahnya Yuan,” kata pria yang biasa disapa Tom di Kantor Kementerian Perdagangan. Thomas Lembong mengatakan, pemerintah tidak ansisipatif terhadap perubahan ekonomi yang terjadi di negara China, hal itu sangat disayangkan karena dari sisi perdagangan bilateral dengan China, Indonesia harus mempelajari permintaan China dan bagaimana evolusi perekonomiannya. Menteri Perdagangan menyebutkan, Ekonomi China sudah mulai beralih dari heavy industries menjadi domestic consumption. “Dalam lima tahun terakhir ini, kita tidak siap mengantisipasi itu akan terjadi. Kita berpikir bahwa heavy industries di China akan berkibar terus dan mereka akan terus konsumsi barang komoditas dari kita. Tidak ada yang namanya selama-lamanya. Suatu saat akan berhenti,” kata lulusan dari Harvard University itu. Menyadari kurangnya antisipasi dari pemerintah, Tom mengatakan, mulai sekarang, pemerintah akan
mempelajari apa saja permintaan dari China. Dia juga mengatakan, untuk memenangi perdagangan dengan China, kementeriannya juga akan melakukan koordinasi erat dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Perindustrian. Terkait pencegahan penyelundupan barang impor, Thomas menegaskan pihaknya mengupayakan penindakan di pelabuhan. Pasalnya, setelah keluar dari pelabuhan, barang akan segera tersebar luas dan sulit untuk dilacak. “Impor ilegal sebaiknya dicegah di pelabuhan,” ujar Mendag. Ia menambahkan, “Sekali impor ilegal setelah keluar menyebar ribuan disitributor dan tercampur barang legal. Sulit memberantas impor ilegal setelah keluar pelabuhan.” Penyebaran impor ilegal merupakan tanggung jawab importir. Dia pun mengimbau kepada para pengecer supaya meminta sertifikat produk penggunaan tanda SNI (SPPT SNI). “Pengecer yang memperdagangkan barang diberlakukan SNI wajib, saat menerima pasokan meminta fotokopi SPPT SNI dari pemasok,” ujar dia.
Kemendag Musnahkan Barang Impor Asal China yangTak Sesuai SNI Ditengah banjirnya produk asal China yang masuk ke Indopnesia, Kementerian Perdagangan memusnahkan lampu hemat energi (swa-ballast) dan mesin air yang berasal dari China. Pemusnahan dilakukan karena kedua barang tersebut tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Jumlah lampu merk Citylamyang dimusnahkan sebanyak 51.050 buah untuk tipe 2U, 3750 buah untuk tipe 3U dan 5.250 buah untuk tipe spiral. Sedangkan untuk pompa air merk Lakoni Tipe SP-127 seri produk 4000001 sampai 4059999 sebanyak 79 unit. Penarikan dan pemusnahan lampu itu berdasarkan hasil uji laboratorium lampu hemat energy yang tidak sesuai dengan persyaratan SNI wajib 04-6504-2001. Sedangkan untuk mesin pompa air tidak sesuai dengan persyaratan SNI 04-6292.2.41-2003. Langkah pemusnahan itu untuk melindungi konsumen dari kemungkinan terjadinya kerugian yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan konsumen.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Cover Story T HIEN Q S PUI R AILNI TGYWMOARGLADZ ICNLEA S| SVOL.47 Q U A L| I DESEMBER T Y B U S I N2015 ESS
Saleh Husin
Menteri Perindustrian
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
42
T HIENQ S PUI R A ILNI TGY W MO ARGLADZ ICNLEA S| SVOL.47 Q U A L| IDESEMBER T Y B U S I N2015 ESS
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
43
Cover Story T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Pemerintah Akan Mendorong Penerapan SNI untuk Produk Impor
M
asuknya barang impor asal China ke Indonesia menjadi penyebab industri padat karya di negeri ini terus terpuruk. Harganya yang murah membuat masyarakat Indonesia lebih memilih produk-produk itu, walaupaun belum teruji kualitas dan mutunya. Untuk mengatasi gempuran prolduk yang belum teruji standarisasinya itu, Menteri Perindustrian Saleh Husin memiliki cara sendiri untuk menahan banjirnya barang impor dari China itu. Pemerintah akan mendorong penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap produk impor yang masuk ke Indonesia. ”kita akan memperketat dengan pencatuman SNI. selain itu juga koordinasi dengan kementerian lain, menahan barang-barang ilegal seperti di tekstil, barang bekas,” ujar Saleh Husin. Saleh Husin juga mengatakan, barang impor ilegal yang tengah marak di Indonesia, salah satunya yaitu pakaian bekas. Produk-produk ini banyak masuk secara ilegal dari Jepang dan China. “Yang paling kentara adalah impor pakaian bekas. Meski dilarang tetap masuk ke Indonesia dan ini memukul industri tekstil kita dan turut menyebabkan pemutusan hubungan kerja, PHK,” ujar Saleh Saleh menilai, terkait masalah kualitas, produk ilegal juga merugikan konsumen. Bahkan, usia pakai yang pendek membuat produk tersebut tidak lagi terpakai dan berakhir menjadi limbah. “Misalnya barang elektronika ilegal dari luar negeri yang tentu saja tidak memenuhi SNI. Ini juga merusak penguatan industri kita,” lanjutnya.
Dengan landasan hukum larangan pakaian impor yang sudah ada, seperti Menperindag Nomor 642/MPP/Kep/9/2002 tanggal 23 September 2002 dan Undang Undang No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan melarang impor pakaian bekas, maka perlu penegakan hukum. “Masuknya barang ilegal sudah terlalu mencolok untuk disangkal. Bukan lagi dalam kemasan seadanya tetapi menggunakan peti kemas. Artinya, harus ada penegakan hukum,” kata dia. Penyebab lain dari peredaran barang impor itu adalah PHK pada sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) dan alas kaki serta industri tembakau. Ini merupakan penurunan penyerapan pasar luar negeri dan masuknya barang impor sejenis dengan harga yang lebih bersaing. Hantaman berikutnya ialah daya beli masyarakat menurun karena ekonomi nasional melambat. “Daya saing industri tergerus karena biaya energi mencekik yaitu listrik dan gas,” ujar dia. Maka dalam jangka pendek, kata Saleh, penyelamatan industri dilakukan antara lain dengan mempercepat realisasi fasilitas Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) dan mempercepat realisasi program restrukturasi permesinan industri tekstil dan alas kaki. “Sementara secara jangka panjang, dilakukan melalui pemberian stimulus fiskal dan pemberian kredit,” tandas dia Saleh juga mengaku, impor bahan baku masih cukup tinggi. Ini karena industri masih mengalami berbagai permasalahan, dimana masih lemahnya daya saing industri nasional, kemudian belum kuatnya struktur industri
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Cover Story I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
44
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
nasional. Disamping itu juga belum optimalnya alokasi sumber daya energi dan bahan baku serta pembiayaan industri. Belum lagi masih banyak juga ekspor komoditi primer dalam hal ini gas, batu bara, mineral logam, minyak sawit, kakao, karet, kulit. Belum memadainya dukungan sarana dan prasarana industri seperti kawasan industri, jaringan energi dan telekomunikasi, transportasi dan distribus ini juga menjadi masalah yang dialami industri. Menurut Saleh, penurunan impor bahan baku di satu sisi berdampak pada penurunan pertumbuhan beberapa cabang industri yang selama ini mengandalkan bahan baku dan bahan penolong dari luar negeri. Namun demikian, penurunan impor bahan baku juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk primer, sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor, mengembangkan industri substitusi impor, dan mendukung program hilirisasi industri berbasis sumber daya alam.
Pengembangan Industri Subsitusi Impor Kementerian Perindustrian sudah mengambil langkah untuk pengembangan industri substitusi impor. Pertama, Pemberian insentif fiskal untuk investasi baru berupa Tax Holiday dan Tax Allowance. Kedua,jaminan ketersediaan pasokan gas, energi termasuk listrik, bahan baku, dan sumber daya industri lainnya; ketiga, penyertaan modal negara, penjaminan ketersediaan daya listrik, dan fasilitasi ketersediaan lahan dan infrastruktur pendukung bagi pembangunan smelter logam dasar (bijih besi, alumina, bauksit dan tembaga). Langkah keempat, kebijakan pengendalian impor produk industri; keenam, pemberlakuan Bea Keluar dan DMO untuk memenuhi kebutuhan alokasi Gas Bumi, NAFTA dan PTA, serta Condensate untuk bahan baku industri petrokimia; enam, pengenaan Bea Keluar dalam rangka penjaminan ketersediaan bahan baku industri berbasis agro meliputi kelapa sawit dan kakao; tujuh,pemberlakuan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) bagi produk industri pulp dan kertas secara wajib; serta fasilitasi pengembangan kawasan industri dan penyediaan infrastruktur pendukung industri.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Langkah-Langkah Hadapi MEA Dalam menghadapi MEA yang sudah semakin dekat, Kementerian Perindustrian mengambil dua langkah, pertama, bidang Trade in Goods (Perdagangan Barang), dan langkah kedua,) bidang Trade in Services (Perdagangan Jasa). Di bidang perdagangan barang, Kementerian Perindustrian, menggenjot peningkatan daya saing industri dilakukan melalui penguatan struktur industri dengan melengkapi struktur industri yang masih kosong, serta menyiapkan strategi ofensif dan defensif dalam akses pasar. Strategi ofensif meliputi penyiapan produk-produk seperti: (1) Industri Agro (kakao, karet dan CPO); (2) Ikan dan Produk Olahan Ikan; (3) Tekstil dan Produk Tekstil; (4) Kulit dan Alas Kaki; (5) Furnitur; (6) Makanan dan Minuman; (7) Petrokimia dan Pupuk; (8) Otomotif, Permesinan dan Komponen; dan (9) Logam Dasar, Besi dan Baja untuk menembus pasar ASEAN. Sedangkan strategi defensif dengan cara penyusunan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produkproduk manufaktur. Untuk strategi mendorong investasi dimaksudkan untuk meningkatkan peran industri Indonesia dalam rantai suplai global (global supply chain) serta meningkatkan proses transfer teknologi melalui investasi. Dalam bidang perdagangan jasa, Kementerian Perindustrian juga menggunakan strategi defensif dan ofensif. Strategi Defensif: Kemenperin membangun dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja industri melalui penyediaan infrastruktur kompetensi yang meliputi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Lembaga sertifikasi Profesi (LSP) dan Tempat Uji Kompetensi (TUK) dengan melibatkan Asosiasi Industri dan pelaku usaha industri. Sampai saat ini sudah tersusun 50 SKKNI sektor industri serta 25 LSP dan TUK. Secara progresif
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
45
Cover Story T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
diupayakan penambahan 15 SKKNI dan 10 LSP sektor industri setiap tahunnya, diutamakan bidang industri prioritas, yaitu industri berbasis agro dan industri padat karya, antara lain pengolahan produk turunan kelapa sawit, kakao, karet, perikanan, tekstil & produk tekstil, alas kaki, kulit dan barang kulit, furniture, makanan dan minuman, pupuk & petrokimia, mesin dan peralatannya, logam dasar, besi & baja. Strategi Ofensif: Pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan industri dalam bentuk Akademi Komunitas bidang industri dan/atau lembaga pelatihan industri serta meningkatkan keterampilan dan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja sektor industri melalui diklat sistem three-in-one (pelatihan-sertifikasipenempatan kerja) untuk tingkat operator, supervisor maupun ahli pratama dan ahli muda (D1 dan D2), untuk industri padat karya antara lain industri TPT dan alas kaki, industri karet, industri plastik, bidang logistik, pengelasan, dan industri pengolahan kelapa sawit bekerjasama dengan asosiasi industri dan pelaku usaha industri.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Cover Story I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
46
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Dr. Enny Sri Hartati,
Direkturi Institute for Development of Economics and Finance (Indef)
Harganya yang Murah Membuat Barang Impor Asal China Merajai Konsumen Indonesia
G
empuran barang impor dari China semakin merangsek masuk ke pasaran Indonesia. Harganya yang murah membuat barang impor itu merajai konsumen Indonesia. Kebijakan yang longgar serta tak diberlakukannya Standar Nasional Indonesia (SNI) pada barang yang masuk membuat industri kecil dan menengah di Indonesia semakin terpinggirkan.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Ekonom senior dari INDEF, Enny Sri Hartati menggungkapkan, itu karena perdagangan Indonesia terlalu liberal dan lunak. Ini terlihat dari derasnya barang impor yang masuk tanpa melihat kualitas barang. Contohnya saja barang elektronik dan pakaian impor dari China dan Thailand yang menguasai sebagian besar pasar Indonesia. “Produk dari China sangat menguasai pasar di Indonesia. Kebijakan kita terlalu longgar dan lunak.
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
47
Cover Story T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Semestinya diperketat lewat bea masuk atau SNI,” ujar Enny Sri Hartati. Gempuran produk China yang sangat murah dijual di pasaran membuat industri di Indonesia menuju kolaps seperti tahun 2009. Pengendalian impor dengan membuat kebijakan yang strategis mesti diberlakukan, tanpa nanti belakangnya mesti berurusan dengan WTO. Seperti yang terjadi pada Permendag Impor hortikultura. Melunak karena dibawa ke WTO oleh Amerika, dan China pun ikut-ikutan. “Apa yang tidak diikuasai oleh China dalam perdagangan Indonesia. Dari elektronik, tekstile, alas kaki, mainan anak hingga celana dalam pun dikuasai, “ujar Enny lagi. Mestinya Indonesia menerapkan SNI untuk produk impor itu. Jika tak punya standar menurut kualitas Indonesia tak boleh masuk barang impor tersebut. Baju-baju, barang elektronik dan lainnya yang murah terkadang juga tak memenuhi kualitas. Namun karena harganya murah tetap saja dibeli masyarakat. Kebijakan perdagangan harus punya kreativita, negara ini tidak boleh bebas dalam perdagangan. “Tak ada perdagangan di negara manapun yang yang bebas seperti Indonesia, semua bisa masuk dengan bebas tanpa ada kendali,” ujar Enny Lagi. Belum lagi kinerja perdagangan yang belum menunjukkan sentimen positif terhadap perekonomian nasional. Hal ini bisa terlihat dari neraca perdagangan yang selalu mengalami defisit. “Dengan berbagai macam high cost yang kita alami sekarang, mulai dari nilai tukar dan semacamnya, ini menjadi tantangan yang sangat besar. Tanpa didevaluasi saja, kita sudah defisit perdagangan dengan China,” tutur Enny. Enny menambahkan, langkah China perlu diantisipasi meski Indonesia terikat dengan Free Trade Aggreement (FTA). Pasalnya, tekanan ekspor produk China bisa membunuh industri dalam negeri. “Tentu kita tertekan, tapi kita sudah terikat dengan FTA dengan China. Tidak bisa ganjel dengan tarif lagi. Pemerintah harus melakukan antisipasi,” katanya. Enny mengatakan saat ini kondisi Indonesia seperti bermain bola, jika tidak mampu menyerang maka
negara ini harus memperkuat dari sisi pertahanannya. “Perkuat pertahanan itu konkretnya akan berpotensi pada serbuan barang-barang impor. Instrumen yang dapat kita lakukan ialah bagaimana agar barangbarang impor tidak banjiri pasar kita, terutama dari Cina,” paparnya lagi. Enny pun memberikan strategi apa yang seharusnya dilakukan pemerintah untuk mengatasi hal yang lambat laun akan menggusur produk dalam negeri. Yang paling utama dan menurutnya ampuh adalah bagaimana pemerintah mengefisienkan produksi dalam negeri. Kalau produksi dalam negeri relatif lebih murah, maka akan menjadi instrumen pertahanan yang ampuh. “Untuk produksi barang yang lebih murah membutuhkan stimulus dari pemerintah. Untuk mengatasi suku bunga yang tinggi pemerintah harus berperan dengan memberikan stimulus termasuk pembiayaan UMKM melalui KUR,” paparnya. Enny juga mengatakan, jika tidak mampu menghalau impor minimal mampu memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri sehingga pemerintah bisa menggerakan sektor lapangan kerja.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Cover Story I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
48
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Badan Pusat Statistik
China Menjadi Pemasok Barang Impor Terbesar di Indonesia
B
adan Pusat Statistik (BPS) memprediksi barang-barang China akan semakin membanjiri Indonesia mutai bulan ini. Hal ini terkait dengan melemahnya nilai Yuan. Pemerintah diminta memperketat impor barang dari Negeri Tirai Bambu itu. BPS sebelumnya mengimbau agar Indonesia mewaspadai sebuan barang konsumtif asal China seperti ponsel, laptop, mainan anak-anak dan sebagainya. Alasannya, dengan depresiasi yuan, harga produk-produk tersebut semakin murah dan kian membanjiri pasar dalam negeri. Dari data yang dikeluarkan badan Pusat Statistik (BPS) pertengahan November lalu, nilai impor dari China tahun 2015 naik dibandingkan dengan tahun 2014 lalu. BPS mencatat nilai impor dari China melonjak sebesar 64,39% pada tahun ini dibandingkan dengan
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
periode tahun sebelumnya atau cara year on year (yoy). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada periode Januari-Oktober 2014, impor dari China sebesar US$ 14,5 miliar, sedangkan periode yang sama tahun ini nilai mencapai US$ 23,8 miliar. “Secara akumulasi, impor dari China naik 64,39%. tetapi kalau secara month to month (mtm) turun 6,95%,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin dalam jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta. Hal ini berbeda dengan negara mitra dagang utama lainnya, seperti Jepang pada periode yang sama (yoy) justru turun 54,63% dari US$ 24,9 miliar menjadi US$ 11,5 miliar. “Jepang secara akumulatif turun 54,63%, kalau mtm
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
49
Cover Story T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
naik 5,1%. Karena memang seperti ada beberapa bahan yang ditahan untuk impor, karena beberapa waktu lalu ada penguatan dolar yang tinggi,” jelasnya. Sementara itu Singapura secara akumulasi juga turun 15,8% dari US$ 8,6 miliar ke US$ 7,3 miliar. Amerika Serikat (AS) mengalami hal yang serupa dengan penurunan 9,85% dari US$ 6,8 miliar ke US$ 6,2 miliar. “Untuk negara lain juga begitu ada indikasi beberapa perusahaan menahan pembelian barang,” tukasnya. Dari catatan BPS, nilai impor non migas Indonesia ke China mencapai 24,04 persen sepanjang Januari-Juli 2015. Nilainya mencapai US$ 16,5 miliar pada periode tersebut. Angka ini menurun dari realisasi periode yang sama sebelumnya sebesar US$ 17,3 miliar. Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, Adi Lumaksono mengatakan, serbuan barang dari China akan semakin masif dan mulai terlihat. “Barang dari Cina akan banyak karena harganya semakin murah,” ujar Adi di Kantor BPS. Berdasarkan data BPS, tanpa ada devaluasi saja China terus menjadi pengimpor barang terbanyak ke Indonesia dengan nilai 24,miliar dolar AS atau 16,5 persen dari jumlah impor. Adi mengatakan, untuk mencegah terjadinya banjir produk dari Tiongkok itu otoritas berwajib seperti Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan dapat memperketat proses impor dan masuknya barang ilegal. “Selain ilegal, ancaman barang KW
selundupan juga akan semakin besar,” jelasnya. Adi meminta, pemerintah terus menggalakkan penggunaan barang dalam negeri. Ekspor juga harus terus digenjot agar tren surplus neraca peradagangan negara dapat dipelihara hingga akhir tahun. Deputi Bidang Sattistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, Indonesia perlu mewaspadai barang impor dari China bukan Malaysia, menurutnya Malaysia tidak terlalu mengganggu karena Indonesia punya harga dan kualitas yang tidak kalah bersaing dengan Malaysia. Sasmito menyarankan agar pemerintah memacu kinerja ekspor ke China karena peluang untuk memasukan produk unik asal Indonesia ke pasar China. “beberapa waktu lalu saya baru pulang dari China, peluang pasar disana sangat besar, misalkan ekspor batu akik saja, di China itu masih bersifat tradisional perhiasannya. Barang-barang kita unik, penduduknya 1,4 miliar orang kaya disana banyak tinggal penetrasi saja. Pemerintah perlu mendorong produk lokal lain yang berpotensi mendunia, “ ungkapnya. Dia juga mengatakan, China itu sangat lahap apa saja bisa dikonsumsi dan Indonesia punya banyak pengusaha keturunan Tionghoa dan partner dagang di China, maka menurutnya ini harus di manfaatkan jaringannya untuk membuka akses pasar negeri tirai bambu itu.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Cover Story I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
50
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
B
anjirnya produk asing khususnya produk yang berasal dari negeri tirai bambu China, memaksa masyarakat menyimpulkan bahwa perdagangan bebas tidak bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah sendiri tidak memberikan proteksi terhadap melubernya barang impor. Dan rakyat Indonesia khususnya pelaku usaha kecil tidak disiapkan untuk bisa bersaing ditingkat global. Yang menjadi permasalahan saat ini adalah banjirnya produk impor dari negeri China, membuat sejumlah pelaku usaha dalam negeri mengalami kekhawatiran. Pasalnya banjirnya produk China di pasar domestik berpotensi membunuh industri lokal. Wiwik Rusfendi, Direktur Indonesia Trade Academy mengatakan, Trend Impor akan terus bergerak searah dengan bertambahnya kebutuhan masyarakat. Dan menurutnya tidak ada satupun negara didunia ini yang dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Sehingga menurut Wiwik dengan berkembanganya masyarakat akan berkembang pula perdagangan. “Dengan berkembangnya masyarakat maka perdagangan akan berkembang pula, begitu juga dengan impor,” paparnya. Namun seiring dengan kebutuhan masyarakat akan barang impor, pelaku impor atau importir di Indonesia masih sangat terbatas dengan jumlah penduduk di Indonesia yang mencapai 241 juta jiwa. Daftar importer yang terdaftar di Kemendag sebanyak 32.647 izin dan tidak semaunya aktif. “Negara kita dengan penduduknya yang besar membuat setiap individu menggunakan barang impor baik barang jadi maupun barang pendukung. Dan nilai impor di Indonesia tahun 2014 sebesar US$ 178,18 milliar, ini akan terus meningkat kedepannya,” ungkap Wiwik.
Wiwik Rusfendi,
Direktur Indonesia Trade Academy
Trend Impor di Indonesia Akan Terus Bergerak Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Meningkatnya impor ini juga dipengaruhi oleh kebutuhan dalam negeri dan juga kebijakan perdagangan internasional. Selain itu kuirangnya dukungan pemerintah terhadap produksi lokal masih sangat kurang. “Kalau kita bandingkan dengan negara Tiongkok produk kita kalah dalam persaingan. Misalnya saja dari perizinan, infranstruktur, penelitian pengembangan produk, bahan baku pendukung dan tekhnologi,” tambah Wiwik. Wiwik juga menjelaskan, saat ini tantangan importer di Indonesia adalah regulasi impor yang sering berubah. Selain itu menurutnya perizinan yang diberlakukan oleh kementrian terkait masih kurang efisien. Untuk kualitas barang impor Wiwik mengatakan, jika kualitas barang impor yang mauk ke Indonesia bergantung pada importer yang memilih pasarnya. “banyak sekali kualitas barang yang masuk kesini baik dari harga maupun produk, dan semua itu tergantung dari importer dalam memilih pasar,” tandas Wiwik.
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
51
Cover Story T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Untuk mengatasi peredaran barang impor China yang makin merengsek masuk ke Indonesia, kementrian perdagangan akan menerapkan Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) pada setiap barang impor yang masuk. Menanggapi hal ini Wiwik menyambut baik akan hal itu, namun Wiwik juga mengatakan agar pemerintah tidak gegabah dalam menerapkan itu. “Mungkin produk-produk tertentu tidak masalah jika harus sesuai SNI, tapi kalau diterapkan menyeluruh akan berdampak cukup besar pada kesejahteraan masyarakat. karena pengurusan SNI produk impor membutuhkan biaya yang sangat mahal sehingga hanya pemilik modal besar nantinya yang bisa melakukan impor,” terangnya.
Melihat masuknyta produk China yang semakin banjir tentu ada kategori barang yang paling banyak tingkat kebutuhannya. Wiwik mengatakan barang impor dari China yang paling banyak penyebarannya adalah mesin. Selain itu bahan baku pendukung industry, barang-barang seperti plastic, fashion, barang elektronik dan barang rumah tangga. Banyaknya barang China masuk ke Indonesia karena masih diminati oleh masyarakat, menurut Wiwik hal ini karena barang China memiliki karakter yang sangat menonjol yaitu harganya yang murah. “pasar sangat berminat dengan produk-produk China ini, karena salah satu karakteristik yang paling menonjol adalah harganya yang lebih murah. Ini sesuai dengn masyarakat kita yang ioncomenya rendah sehingga sesuai dengan daya beli,” papar Wiwik Lagi. Walau harganya yang relatif murah dan belum tentu terjamin kualitasnya, namun menurut Wiwik masyarakat Indonesia merespon dengan baik produkproduk tersebut. “Tanggapannya masyarakat relative bagus, ini dibuktikan dengan penjualan produk China yang terus meningkat dan repeatr order yang tinggi. Dengan begitu kita sudah mengetahui respon pembeli,” tambahnya.
Wiwik juga mebegaskan, banyak Importir parsial yang bermodal kecil dan banyak juga UMKM yang membutuhkan impor seperti produk pendukung dan sarana produksi seperti mesin. “SNi disini akan menambah biaya dan banyak importir kecil yang tidak mampu untuk mengurusnya, mereka mengharuskan mengambil dari importir besar dengan harga yang lebih tinggi dan ini akan mempengaruhi produktifitas UMKM di Indopnesia,” paparnya. Selain itu penerapan SNI menurut Wiwik akan meningkatkan harga jual produk impor akan berkurangnya importir dan akan mempengaruhi daya beli masyarakat yang akhirnya akan mempengaruhi kemakmurn masyarakat Indonesia. “Selain bisa mempengaruhi kemakmuran masyarakat, pemngurusan SNI ini membutuhkan waktu dan kalau diterapkan secara mendadak akan mempengaruhi perdagangan di Indonesia yang berdampak pada perekonomian rakyat. Padahal Standarisasi Internasional sudah ada, contoh seperti ISO. Kita harus bisa belajar dari Deng Xiaoping tentang keterbukaan cina yang dimulai 1978 yang membuat cina seperti sekarang, ” tutur Wiwik. Wiwik berharap ada pemerataan perekonomian dari bisnis impor ini sehingga tidak hanya dinikmati oleh pemodal besar , yang bisa meningkatkan wawasan produk dan kewirausahaan bagi masyarakat Indonesia sehingga imbas positif dari perdagangan bebas bisa terjadi .
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Special Interview I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
52
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
BARANG MURAH DARI CHINA STRATEGI PROTEKSI MELALUI SNI
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
Special Interview
53
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Bambang Prasetya Kepala Badan Standarisasi Nasional
C
hina menyatakan diri mempunyai misi untuk menguasai pasar dunia lewat produk-produknya. Hal tersebut tertuang dalam program Made in China 2025. Dalam road map program tersebut, produk-produk China nantinya tidak akan sekedar membanjiri dari segi kuantitas, namun juga dari segi kualitas. Jika mutu produknya naik, maka sudah pasti harganya ikut naik. Namun untuk saat ini, yang banyak kita temui ialah produkproduk China tersebut masih dalam kategori “abalabal”, murah atau setidaknya disebut substandard. Prinsip dari sebuah standarisasi pada dasarnya ialah memberikan perlindungan terhadap konsumen. Jika sebuah produk tak berstandar, maka potensi membahayakan dan merugikan konsumen menjadi sangat tinggi. Terlebih jika produk tersebut merupakan barang impor, maka klaim atas kerusakan, ketidaksesuaian spesifikasi, dampak negatif yang timbul akan susah untuk dilakukan. Merupakan sebuah hal yang ironis kemudian ketika pada faktanya di lapangan saat ini produkproduk China kian membanjiri pasar dalam negeri. Komitmen pemerintah pun dipertanyakan, karena selain mengancam konsumen, juga mengancam eksistensi produk-produk lokal yang justru sedang digenjot dengan SNI. Nah, bagaimana Badan Standarisasi Nasional sebagai perumus SNI menyikapi situasi tersebut. Berikut perbincangan kami dengan Kepala BSN, Bambang Prasetya;
Bagaimana BSN menyikapi dinamika impor dalam negeri saat ini dari sisi mutu produk? Kita terlebih dahulu harus memiliki pemahaman yang sama bahwa standar merupakan piranti utama untuk memastikan mutu, hal ini telah terbukti secara teoritis, maupun dari pengalaman empiris di berbagai negara maju, dan Indonesia yang saat ini merupakan bagian dari G-20 harus mampu membuat lompatan di bidang Standardisasi, yaitu untuk memastikan bahwa produk nasional yang memenuhi SNI adalah produk bermutu yang mampu menembus pasar global,
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Special Interview I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
54
dan untuk memastikan bahwa hanya produk impor bermutu yang dapat masuk dan beredar di wilayah NKRI Impor, sebenarnya merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindarkan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan bangsa Indonesia atas produk yang bahan bakunya tidak tersedia dan tidak dapat diproduksi di wilayah NKRI, namun demikian kita harus memastikan bahwa apabila kebutuhan tersebut dapat diproduksi di Indonesia, maka produk Indonesia tersebut harus dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tentunya dengan cara yang sehat, sedemikian hingga setelah menjadi tuan rumah di negeri sendiri, produk dalam negeri tersebut mampu menjadi produk global Untuk dapat memiliki produk dalam negeri yang menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu menjadi produk global memang bukan hal yang mudah, tetapi dengan melihat jumlah penduduk Indonesia yang besar hal tersebut sangat masuk
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
akal untuk dapat dicapai karena dengan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, produk dalam negeri tersebut telah memiliki basis pasar yang cukup kuat untuk dijadikan pijakan untuk mendominasi pasar global. Pengalaman Korea mendorong Samsung, LG, Hyundai, KIA yang pada awal dekade 2000 an masih menjadi produk lokal, tetapi saat ini, khususnya Samsung telah menjadi produsen elektronik terbesar di dunia, dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi nasional.
Menurut catatan BSN, berapa prosentase jumlah barang impor yang telah memenuhi standar nasional dan yang belum? Harus diakui, prosentasenya masih sangat kecil, sebagai contoh untuk produk listrik rumah tangga, sampai dengan saat ini BSN telah menetapkan SNI untuk 60 jenis produk listrik rumah tangga, namun demikian yang diberlakukan secara wajib oleh pemerintah baru 6 (enam) jenis produk, dan dari sekitar 8000
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
55
SNI yang telah ditetapkan, baru 270 SNI yang mengatur persyaratan produk yang diberlakukan wajib, yang mencakup 103 jenis produk, serta terdapat 443 SNI produk yang telah diterapkan secara sukarela oleh pelaku usaha. Dengan demikian harus diakui bahwa masih banyak yang harus dilakukan untuk dapat memanfaatkan SNI sebagai piranti untuk memastikan mutu dari produk barang impor yang masuk ke wilayah Indonesia Seperti apa penilaian teknis BSN terkait keberadaan produkproduk China di pasar dalam negeri saat ini? Tidak seluruh produk China bermutu rendah, bahkan mayoritas produk China dengan merek yang berasal dan dimiliki oleh pelaku usaha yang berkedudukan hukum di China memiliki mutu yang baik dan dijual dengan harga yang tidak bisa dipandang murah, bahkan setelah kita menelusuri ketentuan CCC mark yang diberlakukan oleh pemerintah China, persyaratan CCC mark yang merupakan persyaratan wajib bagi produk untuk dapat dipasarkan di wilayah China mengacu pada standar internasional yang termutahkri dan mencakup berbagai aspek keselamatan. Kita bisa melihat beberapa produk teknologi informasi dan elektronik yang diproduksi oleh China dijual dengan harga dan spsifikasi yang tinggi. Di sisi lain, sering kita temukan produk “made-in China”, tetapi ternyata merek produk tersebut justru untuk pertama kali didaftarkan di Indonesia oleh pelaku usaha yang berkedudukan hukum di Indonesia, dan ternyata produkproduk inilah yang seringkali ditemukan bertanda SNI tetapi tidak memenuhi persyaratan SNI pada saat dilakukan pengawasan pasar. Tidak sedikit di antara merek-merek tersebut yang muncul hanya sekali dan kemudian tidak beredar lagi. Hal ini teridentifikasi dari laporan lembaga sertifikasi produk yang melakukan pencabutan hak penggunaan tanda SNI untuk produk-produk seperti ini. Dalam konteks ini, tentunya tidak hanya ketentuan teknis tentang standar yang diperlukan, tetapi justru pentingnya peningkatan kecintaan kepada Tanah Air sedemikian hingga para pemilik merk kita tersebut tidak memasukkan produk China bermutu rendah yang kemudian menjadi pesaing atau bahkan mematikan produsen dalam negeri yang berinvestasi dengan mendirikan pabrik dan merekrut tenaga kerja di wilayah tanah air kita ini. Sebagai contoh, bagaimana kita melihat di bandar Svarnabhumi Thailand yang megah itu terpasang monitor bermerk Polytron, yang 100% didisain dan diproduksi di Indonesia oleh sumber daya manusia Indonesia, tetapi di Bandara Soekarno Hatta justru kita tidak melihat merek Polytron, atau Merek Akari, yang juga memproduksi LED TV.
Special Interview T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Sejauh apa kualitas yang dimiliki produkproduk tersebut khususnya dari sisi proteksi terhadap konsumen ? Ketika sebuah produk ternyata tidak memenuhi persyaratan standar, sudah barang tentu tingkat proteksinya kepada konsumen diragukan, ketika produk dari manapun masuk ke wilayah Republik Indonesia secara bebas tanpa ada kewajiban untuk memenuhi standar yang mengatur persyaratan keselamatan, kesehatan, dan keamanan konsumen maka pasar Indonesia menjadi potensi beredarnya barang-barang yang di negara asalnya sendiri bahkan mungkin tidak bisa beredar karena tidak dapat memenuhi standar yang diberlakukan wajib oleh pemerintah di negara asalnya. Sebagai contoh nyata adalah produk listrik rumah tangga untuk dapat beredar di China harus memenuhi persyaratan keselamatan dan persyaratan kompatibilitas elektromagnetik, tetapi saat ini pemerintah Indonesia baru mewajibkan persyaratan keselamatan, itu pun seperti kami sampaikan di atas dalam jenis yang masih sangat terbatas, artinya apabila ada produk listrik rumah tangga yang berasal dari China memenuhi persyaratan keselamatan tetapi tidak memenuhi persyaratan kompatibilitas elektromagnetik, produk tersebut masih dapat beredar di Indonesia, sedangkan untuk jenis produk di luar yang SNI nya telah diberlakukan wajib oleh pemerintah bahkan yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan dan persyaratan kompatibilitas elektromagnetik, masih dapat beredar di Indonesia kondisi itulah yang menyebabkan BSN berpendapat dan mengusulkan, bahwa seluruh produk impor yang dapat beredar di wilayah Indonesia harus telah memenuhi persyaratan regulasi atau persyaratan standar negara asal yang setara atau lebih ketat dibandingkan dengan SNI yang telah ditetapkan untuk produk tersebut.
Berdasarkan catatan BSN, seberapa besar penyebaran produk-produk China di pangsa pasar dalam negeri saat ini? Data akurat, resmi, dan mutakhir tentang volume dan penyebaran produk Chinda dalam pasar dalam negeri saat ini tentunya dapat diperoleh oleh siapapun dari data yang dipublikasikan oleh Biro Pusat Statistik atau Pusat Data dan Informasi Kementerian Perdagangan Secara nyata dari pengamatan di pasar, kita juga bisa melihat sebarapa besar sebaran produk China di Indonesia, dengan hanya melihat tulisan “made-in China” pada produk tersebut
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Special Interview I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
56
Contoh realita yang sangat mudah, bila kita datang ke Ace Hardware yang menjual berbagai jenis piranti sepertinya dari seluruh jenis produk yang dipajang pasti ada yang “made-in China”, apabila kita datang ke Asemka, pasti mata kita juga tidak bisa terhindar dari membaca “made-in China”, demikian pula di kaki lima yang menjual perkakas dengan harga murah, jadi memang sebarannya secara nyata sangat luas, dan ini tidak hanya dihadapi oleh Indonesia, kalo kita ke berbagai negara maju di Eropa, termasuk Jerman pun kita melihat realita yang sama, demikian pula di Jepang, dan negara-nagara tersebut mengambil strategi penerapan standar untuk dapat menciptakan persaingan yang adil di pasar untuk produk yang memiliki mutu setara
Khususnya dalam kategori produk apa saja yang jumlahnya paling besar dan menurut BSN urgen untuk dilakukan proteksi lewat SNI ? tentu saja yang paling urgen adalah memberikan proteksi melalui SNI untuk memastikan perlindungan konsumen dari aspek keamanan, kesehatan, keselamatan, dan pelestarian fungsi lingkungan hidup, dengan demikian produk-produk yang sehari-hari digunakan oleh masyarakat menjadi prioritas utama, lebih sempit lagi adalah produk-produk yang disepakati sebagai sektor prioritas dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN di ASEAN, sektor prioritas utama yang disepakati untuk diterapkan adalah sektor kelistrikan, khsusunya produk listrik yang sehari-hari digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga yang mencakup 132 standar internasional yang disepakati sebagai ASEAN harmonized standards Kami sangat berhati-hati untuk menggunakan strategi proteksi melalui SNI, karena kesalahan strategi justru akan dapat mematikan atau menyulitkan pelaku usaha dalam negeri, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil, saat ini tim penelitian dan pengembangan kami sedang melakukan analisis secara mendalam terkait dengan penerapan SNI mainan anak, karena keluhan yang datang dari pelaku usaha mikro dan kecil dalam negeri yang justru tertekan dengan pemberlakuan SNI wajib mainan anak, demikian pula kekhawatiran dengan pemberlakuan SNI wajib pakaian bayi
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Untuk memastikan bahwa hasil uji, sertifikasi, dan inspeksi yang dilakukan oleh laboratorium uji, laboratorium kalibrasi, lembaga sertifikasi dan lembaga inspeksi untuk produk domestik dapat diterima di seluruh pasar ASEAN BSN melalui sistem akreditasi nasional yang dioperasikan Komite Akreditasi Nasional (KAN) telah berhasil memperoleh pengakuan internasional terhadap kompetensi laboratorium uji, laboratorium kalibrasi, lembaga inspeksi, laboratorium klinik, lembaga sertifikasi sistem manajemen mutu, lembaga sertifikasi sistem manajemen lingkungan, lembaga sertifikasi produk, lembaga sertifikasi sistem keamanan pangan, yang telah dicapai sejak tahun 2000 s.d 2014, dan tahun ini telah dinilai untuk pengakuan terhadap sistem akreditasi lembaga sertifikasi personal, dengan demikian pada awal tahun 2016 diharapkan Indonesia telah memiliki seluruh senjata yang diperlukan untuk memastikan bahwa produk lokal dan juga kompetensi personal Indonesia dapat diterima di seluruh kawasan ASEAN.
Apa tantangan yang dihadapi untuk memberlakukan SNI selama ini? Dengan senjata utama berupa SNI yang telah harmonis dengan persyaratan ASEAN, termasuk SKKNI yang diharmonisasikan dengan persyaratan sektor yang disepakati di ASEAN, dan dukungan laboratorium, lembaga inspeksi dan lembaga sertifikasi yang kompetensinya diakui di tingkat ASEAN, Asia Pacific maupun global, upaya lanjutan yang diperlukan adalah penyusunan regulasi yang tepat dan sinergi antar seluruh kementerian dan lembaga dalam penerapannya. Tantangan lain yang harus dapat diselesaikan adalah merubah “cara pandang” terhadap SNI, selama ini karena penerapan SNI diawali dengan cara “memberlakukan SNI” sebagai kewajiban, kemudian berkembang cara pandang, bahwa penerapan SNI atau pembubuhan tanda SNI adalah proses “perizinan” bukan sebuah proses “pembuktian mutu”, cara pandang ini yang kemudian membuat bahkan banyak pelaku usaha, terutama pelaku usaha mikro dan kecil yang memandang penerapan SNI sebagai kewajiban yang membebani, bukan sebagai piranti yang dibuat untuk meningkatkan daya saing produk dalam negeri
Apakah kategori-kategori produk tersebut sudah semuanya mampu diakomodir lewat SNI?
Cara pandang yang berkembang bahwa penerapan SNI sebagai salah satu proses perizinan inilah yang kemudian membawa praktek-praktek yang tidak bertanggungjawab yang kemudian menimbulkan isu “biaya mahal” untuk menerapkan SNI
dari sisi ketersediaan SNI, sejak tahun 2010 melalui Gerakan Nasional Penerapan SNI, BSN telah melakukan harmonisasi SNI dengan persyaratan standar yang disepakati sebagai dasar implementasi MEA
Dengan penetapan UU 20 tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian yang memberikan payung untuk penerapan SNI secara sukarela ini, kami berusaha mengubah cara pandang tersebut, menjadi SNI adalah sahabat bagi
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
57
produsen dalam negeri dan SNI adalah fasilitas untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro dan kecil, hal ini telah mulai diimplementasikan dengan kerjasama dan sinergi dengan Kementerian atau Lembaga pemerintah, dan juga pemerintah daerah, sebagai contoh Jawa Timur yang sejak tahun 2014 telah menerapkan pembebasan biaya sertifikasi dan biaya pengujian bagi pelaku usaha mikro dan kecil di fasilitas sertifikasi dan biaya pengujian di balai sertifikasi dan pengujian milik pemerintah propinsi, yang tentunya akan didorong secara masif ke propinsi lain di seluruh Indonesia
Apakah BSN sendiri telah menjalin kerja sama dengan pemerintahan China/otoritas setempat untuk kesepakatan pemberlakuan SNI? BSN melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) telah menandatangani nota kesepahaman dengan China National Accreditation Service for Conformity Assssment (CNAS) sebagai bentuk kerjasama saling pengakuan terhadap kompetensi laboratorium, lembaga inspeksi, dan lembaga sertifikasi CNAS merupakan otoritas di China yang bertanggungjawab untuk memastikan keabsahan hasil uji, inspeksi dan sertifikasi yang diperlukan untuk pembubuhan tanda CCC sebagai persyaratan produk yang diijinkan untuk diedarkan di wilayah China Dari rintisan nota kesepahaman tersebut, BSN telah mempelajari skema penilaian produk yang diperlukan bagi produsen untuk dapat mengedarkan produknya di China, dan persyaratan untuk tanda CCC tersebut adalah standar nasional china yang diadopsi dari standar internasional yang ditetapkan oleh ISO maupun IEC, dan bahkan aspek yang diatur sebagai persyaratan untuk tanda CCC tersebut pada prinsipnya mengacu pada serangkaian persyaratan standar yang setara atau bahkan lebih tinggi daripada SNI dengan melihat kenyataan bahwa banyak ditemukan beredar produk China di Indonesia yang ternyata tidak sesuai dengan persyaratan untuk CCC, rintisan nota kesepahaman tersebut dipandang dapat diperluas dengan perjanjian antara pemerintah China dan pemerintah Indonesia untuk saling mengakui bahwa produk China yang telah dinyatakan memenuhi syarat regulasi atau standar untuk tanda CCC dapat diakui untuk menggunakan tanda SNI, dan sebaliknya produk Indonesia yang telah diakui oleh pemerintah Indonesia untuk menggunakan tanda SNI dapat diakui oleh pemerintah China untuk menggunakan tanda SNI dengan perjanjian tersebut, diharapkan masing-masing pihak memiliki tanggung-jawab untuk menjamin mutu produk yang
Special Interview T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
saling diperdagangkan, sedangkan integritas dan imparsialitas pelaksanaan kegiatan standardisasi, akreditasi, dan sertifikasi antara kedua belah pihak dipertanggungjawabkan melalui saling penilaian dalam organisasi kerjasama saling pengakuan kompetensi laboratorium, lembaga sertifikasi, dan lembaga inspeksi di tingkat internasional dan regional, di mana KAN mewakili Indonesia, dan CNAS mewakili China menjadi anggotanya. Dengan skema ini, diharapkan laboratorium, lembaga sertifikasi, dan lembaga inspeksi yang ada di Indonesia, khususnya yang dimiliki oleh pemerintah dapat dikembangkan menjadi lembaga nir-laba untuk memfasilitasi pelaku usaha dalam negeri, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil untuk dapat meningkatkan daya saingnya di pasar Indonesia melalui penerapan SNI.
Apa sinergi terbaru BSN dengan Kementrian Perdagangan terkait arus barang dari China/ produk impor dan apa yang bisa ditargetkan di tahun ini terkait hal tersebut? Saat ini, BSN,Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian sedng menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Sistem Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, sebagai aturan pelaksanaan tentang pengembangan dan penerapan SNI, sebagai turunan dari UU No. 3 tahun 2014 tentang Perindustrian, UU No. 7 tahun 2014 tentang perdagangan, dan UU No. 20 tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian Peraturan Pemerintah ini diharapkan dapat diselesaikan dan ditandatangani oleh Presiden RI pada akhir tahun 2015 ini sedemikin hingga dapat memberikan payung hukum bagi deregulasi proses penerapan SNI dengan tetap menjaga perlindungan kepentingan nasional, perlindungan keamanan, keselamatan, dan kesehatan masyarakat, serta pelestarian fungsi lingkungan hidup. Secara paralel, saat ini BSN sedang menyusun skema-skema penerapan SNI yang diharapkan dapat digunakan untuk memanfaatkan kerjasama saling pengakuan kompetensi laboratorium uji, lembaga sertifikasi, dan lembaga inspeksi di tingkat internasional untuk meningkatkan efisiensi proses penerapan dan pemberlakuan SNI, khususnya untuk mewujudkan SNI sebagai sahabat bagi konsumen, dan sahabat bagi pelaku usaha dalam negeri, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil, serta sebagai piranti yang dapat digunakan untuk memfasilitasi produk nasional mengakses pasar global.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
GCG Practice I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
58
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
GCG Terbaik Perusahaan Telekomunikasi
Penerapan prinsip-prinsip “Tata Kelola Perusahaan yang Baik” merupakan bagian dari komitmen PT Indosat Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan” atau “Indosat”) untuk menjalankan kegiatan bisnis secara bertanggung jawab. Indosat sebagai perusahaan publik yang mencatatkan sahamnya secara dual listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Bursa Efek Surabaya (BES) dan New York Stock Exchange (NYSE) serta mencatatkan obligasinya di BES, Luxembourg Stock Exchange dan Singapore Exchange, terus berupaya untuk menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan standar tertinggi.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
K
ami meyakini bahwa dengan perwujudan prinsip kewajaran, transparansi, akuntabilitas dan tanggung jawab, akan meningkatkan nilai Perseroan. Pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik tersebut terus disempurnakan sehingga memberikan manfaat yang semakin besar bagi para stakeholder. Penyempurnaan praktek tata kelola perusahaan di tahun 2006, mencakup kegiatan-kegiatan sebagai berikut: •
Implementasi Pasal 404 Sarbanes-Oxley Act 2002 Sebagai perusahaan yang tercatat di Amerika Serikat, Perseroan juga mengikuti ketentuan yang dikeluarkan oleh US-SEC, salah satunya adalah Sarbanes-Oxley Act 2002. Khusus terkait Pasal 404 Sarbanes-Oxley Act 2002 terkait dengan pengendalian internal dalam pembuatan Laporan Keuangan, Perseroan telah menyiapkan implementasinya sebagai bagian dalam proses
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
59
bisnis Perseroan dan akan disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan Tahunan dalam Format 20-F ke US-SEC. •
Pembentukan Tim Enterprise Risk Management Perseroan membentuk Tim Enterprise Risk Management pada akhir tahun 2006 sebagai landasan dalam menjalankan fungsi pengawasan, pengendalian dan disiplin dalam mengelola risiko.
•
Penyempurnaan Whistleblower Policy Prosedur ini diperuntukan bagi para karyawan dan pihakpihak lain yang berkepentingan untuk menyampaikan pengaduan atau kekhawatiran mengenai akurasi laporan keuangan, siaran pers atau bentuk keterbukaan informasi lainnya, masalah akuntansi, pengendalian akuntansi internal atau audit. Kebijakan ini pertama kali diimplementasikan pada tahun 2005.
•
Penyempurnaan Kode Etik Kode Etik ini merupakan pedoman tata perilaku Direktur dan karyawan Perseroan dalam pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan termasuk memenuhi kewajiban sebagai perusahaan publik yang dual listing. Kode Etik ini pertama kali diimplementasikan pada tahun 2004.
•
Optimalisasi Situs Web Untuk kemudahan bagi seluruh stakeholder dalam memperoleh informasi yang berkaitan dengan Perseroan dan anak-anak perusahaannya, Perseroan dari waktu ke waktu terus mengembangkan situs http://www. indosat.com, agar lebih informatif dan mudah diakses setiap waktu.
GCG Practice T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
penerapan Good Corporate Governance (GCG) tahun 2014 dengan menggunakan metode perhitungan dan analisa data yang diperoleh dari Laporan Tahunan 2014, website, dan sumber informasi lainnya. ”Kami sangat gembira mendapatkan pengakuan atas upaya penerapan GCG yang selalu dilakukan oleh perusahaan. Indosat sebagai perusahaan publik, berkomitmen untuk selalu menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) dan Standar Etika (Code of Ethics) kepada para pemangku kepentingan Indosat dan anak perusahaannya. Semoga penghargaan ini akan menjaga konsistensi kami dalam menerapkan GCG di masa yang akan datang,” ujar Harsya Denny Suryo, Group Head Investor Relations & Corporate Secretary Indosat. Indosat senantiasa menerapkan prinsip-prinsip GCG yaitu Transparancy, Accountability, Responsibility, Independency, dan Fairness kepada para pemangku kepentingan seperti para pemegang saham, konsumen, pemasok, dan masyarakat sekitar. Sebelumnya Indosat juga pernah meraih IICD GCG Award di tahun 2014 dengan kategori The Best Right of Shareholders dan 2013 sebagai Best Disclosure and Transparency.
Berbagai informasi kebijakan dan pelaksanaan tata kelola perusahaan dapat ditemui dalam Bagian Corporate Governance situs Indosat seperti (a) Anggaran Dasar Perseroan (b) Pernyataan mengenai tata kelola perusahaan sebagaimana dipersyaratkan oleh Peraturan Pencatatan NYSE Pasal 303A.11 (c) Kode Etik sebagaimana dipersyaratkan oleh Pasal 406 Sarbanes-Oxley Act 2002 dan Peraturan Pencatatan NYSE Pasal 303A.10 serta (d) Charter (Pedoman Kerja) dari Komite Audit dan Komite-Komite lainnya yang bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris serta (e) tata cara penanganan pengaduan (Whistleblower Policy). Konsistensi akan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik tersebut pun terus berlanjut dan mendapat pengakuan dengan didapatkannya penghargaan sebagai perusahaan telekomunikasi dengan GCG terbaik dalam Indonesia GCG Award 2015. Indosat, anggota dari Grup Ooredoo, memperoleh penghargaan Indonesia Good Corporate Governance Award 2015 peringkat 1 dengan nilai sangat baik di kategori telekomunikasi. Penghargaan ini diberikan oleh Economic Review bekerja sama dengan IPMI International Business School, dan Sinergi Daya Prima yang melakukan penilaian kinerja perusahaan dalam
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
CSR Review I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
60
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Darurat Asap: Asian Agri Bagikan Masker, Vitamin Hingga Air Mineral Pekatnya kabut asap yang masih menyelimuti Riau tentu saja memprihatinkan kita semua. Oleh karena itu Asian Agri melalui berbagai unit bisnisnya terus melakukan kegiatan-kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) yang bertujuan untuk membantu meringankan warga yang terkena dampak asap. Mulai dari melakukan pengobatan gratis ke desa-desa, pembagian masker dan vitamin, bahkan dimasa darurat asap ini perusahaan juga telah membuka klinik kebun untuk dapat melayani warga sekitar.
M
aka pada 22 Oktober 2015, unit bisnis Asian Agri PT. Inti Indosawit Subur Pabrik Sungai Pokahan melakukan aksi sosial dengan membagi masker, vitamin dan air mineral kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan sejak pagi ini diawali dengan pembagian paket (Masker, Vitamin C dan Air Mineral) kepada semua masyarakat Desa Simpang Koran dan dilanjutkan dengan aksi pembagian masker, air mineral dan vitamin C kepada pengguna jalan.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Manager Pabrik Sungai Pokahan, Arwediedy Gultom mengatakan: “Selain warga sekitar perusahaan, kami juga ingin agar bantuan kami juga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi. Oleh karena itu setelah melakukan pembagian paket ke masyarakat desa Simpang Koran, maka pembagian kami lanjutkan ke Jalan lintas Pekanbaru – Taluk Kuantan,” ujarnya. Selain itu, beliau juga menyatakan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian Asian Agri terhadap bencana asap yang terjadi. “Kiranya hal ini dapat
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
61
CSR Review T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
membantu masyarakat, karena disini masker juga sulit didapat,” pungkasnya. Selain masker, Pabrik Sungai Pokahan juga membagi air mineral dan vitamin C. “Selain membagi masker, kami juga membagi air mineral dan vitamin C, hal ini untuk menghimbau warga agar pada masa darurat asap ini perlu menjaga daya tahan tubuh dengan banyak minum air minum dan mengkonsumsi vitamin,” ujarnya menjelaskan. Ninik Mamak Desa Tanjung Pauh, Hariwan yang secara kebetulan melintas, menyambut baik dengan kegiatan yang dilakukan oleh Asian Agri. Serta menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian PT IIS yang sudah langsung terjun ke masyarakat desa sekitar. “Terima kasih kepada PT.Inti Indosawit Subur (PT.IIS) yang sudah memberikan perhatian kepada masyarakat yang memang sedang mengalami musibah terkena dampak asap. Beliau berharap apa yang dilakukan oleh PT. IIS , dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya,” ujarnya.
Ketua BPD Desa Tanjung Pauh Bapak Yan Simon juga turun kelokasi melihat langsung aksi Asian Agri peduli ini. Kepala Desa Tanjung Pauh, H. Alhaji juga menyampaikan terima kasih kepada Asian Agri dalam hal ini PT. IIS yang sudah melakukan aksi peduli ini. “Sebenarnya tidak perlu muluk-muluk melakukan rencana besar, tetapi aksi seperti ini saja sudah langsung bisa dirasakan masyarakat yang memang sedang dalam kesulitan,” ujarnya. Asian Agri sendiri adalah perusahaan perkebunan sawit yang beroperasional di Sumatera Utara, Riau dan Jambi, dimana dalam menjalankan usahanya senantiasa mengedepankan prinsip-prinisp kelapa sawit yang ramah lingkungan. Salah satunya adalah dengan menerapkan prinsip “zero burning” dimana perusahaan tidak membenarkan untuk melakukan pembakaran lahan. Dan hal ini terbukti dengan berbagai sertifikasi yang telah didapatkan oleh Asian Agri, diantaranya sertifikasi RSPO, ISCC dan ISPO. (GoRiau)
Kepala Desa Tanjung Pauh Bapak H. Alhajji dan juga
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
CSR Review I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
62
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Kembali Turun Tangan di Bencana Kabut Asap Perusahaan yang berstatus sebagai Perseroan Terbatas, menurut peraturan, diwajibkan untuk menjalankan apa yang disebut Tanggung Jawab Sosial, atau yang dikenal sebagai Corporate Social Responsibility (CSR). Sebagai warga korporat (corporate citizens), kami tidak terlepas dari kewajiban tersebut. Dan untuk menjalankan kewajiban tersebut PT.Telkom Indonesia Tbk (Persero) telah merumuskan sebuah pedoman kebijakan dan operasional, yakni peraturan Direksi No.PD.701.00/2014 tentang Pengelolaan Telkom Corporate Social Responsibility (Telkom CSR).
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
63
CSR Review T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
M
enurut Peraturan Direksi tersebut, program Telkom CSR terdiri dari Program Kemitraan (PK), Bina Lingkungan (BL) dan CSR Public Relations (CSR PR), atau kegiatan di luar program kemitraan dan bina lingkungan. Telkom CSR berasaskan pada GCG dan GCC (Good Corporate Citizenship) dan berprinsip pada apa yang secara umum dikenal dengan TARIF, singkatan dari Transparancy, Accountability, Responsibility, Independency, and Fairness. Selain itu Telkom juga berpegang prinsip dalam ISO 26000, yaitu akuntabilitas, transparansi, perilaku etis, penghormatan kepada kepentingan shareholders, kepatuhan hukum (compliance), penghormatan kepada norma perilaku internasional serta penegakan hak asasi manusia. Salah satu komitmennya dalam menjalankan CSR adalah turut mengembangkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Oleh karena itu Telkom memandang perlu untuk menciptakan hubungan baik dan harmonis dengan masyarakat. Upaya yang dilakukan secara terus-menerus dalam memenuhi komitmen CSR, terbukti telah memperoleh pengakuan berbagai pihak. Di antara pengakuan pihak independen terhadap kinerja CSR Telkom adalah penghargaan Grand Platinum dalam ajang Indonesian Corporate Social Responsibility Award (ICA) tahun 2014. Penghargaan ini tidak hanya menjadi bukti pengakuan dari pihak luar akan tetapi sekaligus merupakan bukti pencapaian kinerja sejalan dengan landasan CSR berbasis ISO 26000 Kabut asap yang kembali menyelimuti Riau, Jambi dan Sumatera Selatan dimana berdampak pada kesehatan masyarakat, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) direspon oleh Telkomsel yang merupakan bagian dari Telkom Group dengan menggelar Periksa Kesehatan gratis sebagai bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan yang sama pernah dilakukan Telkom Group saat terjadi kabut asap yang melanda Sumatera Selatan dan Jambi pada bulan Oktober 2014 lalu. Pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan di empat kota yaitu Dumai, Pekanbaru, Jambi dan Palembang, dimana masing-masing kota disebar sebanyak 4 titik. Untuk Palembang kegiatan ini dilakukan di kantor layanan GraPARI Telkomsel Palembang, BTN Indralaya, Talang Kelapa dan Air Karang. Untuk Jambi dilakukan di kantor layanan GraPARI Bungo, GraPARI Jambi,
dan dua titik lainnya disekitar kantor mitra Autorized Distributor Telkomsel. Sedangkan untuk Dumai dilakukan di Sebanga Duri, Dockyard, Bukit Kapur, dan Bagan Siapi api. Pekanbaru dilakukan di Rokan, Seberida, Panam dan Damai Palas. General Manager Sales Region Sumbagsel Telkomsel – Badar mengatakan, “Kami turut prihatin atas dampak kabut asap yang dirasakan oleh warga pada beberapa propinsi di Sumatera. Untuk itu, kami merasa perlu untuk kembali mengambil langkah proaktif dengan menggelar periksa kesehatan GRATIS yang dapat digunakan untuk memeriksa kesehatan dan pengobatan GRATIS, terutama bagi warga yang mengalami dampak kesehatan akibat kabut asap”. Periksa kesehatan yang dilakukan diposko kesehatan Telkom Group ini ditangani oleh team medis yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan termasuk memberikan pengobatan kepada warga yang mengalami keluhan kesehatan terutama akibat dampak kabut asap. Telkomsel juga tidak menutup kemungkinan akan terus melanjutkan bantuan sejenis jika dirasakan masih perlu. Badar menambahkan “Kami berharap kegiatan yang kami lakukan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama bagi warga yang tempat tinggalnya terkena kabut asap”.katanya. Sementara itu, General Manager ICT Operation Region Sumbagteng – Awal R Chalik mengatakan, “Kami turut prihatin atas dampak kabut asap yang dirasakan oleh warga pada beberapa propinsi di Sumatera. Untuk itu, kami merasa perlu untuk kembali mengambil langkah proaktif dengan menggelar periksa kesehatan GRATIS yang dapat digunakan untuk memeriksa kesehatan dan pengobatan GRATIS, terutama bagi warga yang mengalami dampak kesehatan akibat kabut asap”. Periksa kesehatan yang dilakukan diposko kesehatan Telkom Group ini ditangani oleh team medis yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan termasuk memberikan pengobatan kepada warga yang mengalami keluhan kesehatan terutama akibat dampak kabut asap. Telkomsel juga tidak menutup kemungkinan akan terus melanjutkan bantuan sejenis jika dirasakan masih perlu. Bambang menambahkan “Kami berharap kegiatan yang kami lakukan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama bagi warga yang tempat tinggalnya terkena kabut asap”
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Quality Company I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
64
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (TPSF)
Terus Bangun kapabilitas SDM, Inovasi dan Efisiensi di Setiap Lini Kerja
P
ada tahun 2015 ini Tiga Pilar Sejahtera Food mendapatkan penghargaan SNI Awards. PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (TPSF) merupakan perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2003. Awalnya perusahaan ini hanya bergerak di bisnis makanan (TPS Food) dan pada 2008 mulai memasuki bisnis perkebunan kelapa sawit (TPS Agro). Sejalan dengan proses transformasi bisnis yang dimulai pada 2009, TPSF telah menjadi salah satu perusahaan yang termasuk dalam Indeks Kompas 100 dan mendapat penghargaan Best Consumer Goods Industry Public Listed Company serta termasuk perusahaan yang masuk dalam daftar “A List of the Top 40 Best Performing Listed Company” pada tahun 2011. Bisnis makanan dari TPS Food adalah bisnis pendahulu dan tetap menjadi kontributor utama TPSF yang terus mengembangkan usahanya dengan mengakuisisi beberapa perusahaan antara lain PT. Subafood Pangan Jaya yang bergerak di bidang produksi bihun jagung dengan beberapa merek terkenal Subahoon dan Cap Tanam Jagung, serta mengakuisisi merek TARO pada akhir tahun 2011 yang memiliki tingkat awareness yang sangat tinggi dan telah menghasilkan pertumbuhan dan kinerja yang luar biasa dengan memberikan kontribusi pendapatan hingga 25% dari total penjualan TPS Food. Bisnis Kelapa Sawit dimulai TPSF pada tahun 2008 dengan mengakuisisi PT Bumiraya Investindo (BRI) yang berlokasi di Kalimantan Selatan. Bisnis ini merupakan natural hedge untuk TPSF karena memanfaatkan minyak sawit dalam bisnis makanan, sekaligus merupakan sumber pendapatan dan potensi pertumbuhan di masa akan datang. Untuk meningkatkan produksi, TPS Agro melakukan strategi pengembangan secara organik dan an-organik. TPS Agro mengalokasikan sebagian besar dana investasi untuk menambah lahan tertanam pada kegiatan usaha sektor ini, di mana ditargetkan sebesar 41.000
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
65
Quality Company T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
hektar lahan tertanam pada tahun 2015. Pada akhir tahun 2010 TPSF memulai bisnis beras. Melalui akuisisi PT Dunia Pangan, yang mana usaha di bidang Beras ini juga merupakan salah satu bentuk kontribusi TPSF bagi ketahanan pangan nasional. Bisnis model TPS Rice adalah “Paddy to Rice”, yaitu mengkorversi padi basah (GKP : Gabah Kering Panen) yang dibeli para petani, dikeringkan dan diolah dengan mesin yang modern menjadi beras. Dengan bisnis model “Paddy to Rice” TPS Rice secara jelas membedakan dirinya dengan kompetitor lain yang kebanyakan rice milling tradisional kecil dan tersebar di banyak tempat serta kebanyakan mengadopsi bagian kecil dari bisnis model TPS Rice. Masuknya TPSF ke dalam bisnis perdagangan beras diharapkan akan membantu memperbaiki pendapatan petani beras, yang sering terpaksa menjual hasil produksi mereka pada harga rendah terlepas daripada kondisi saat itu yang sedang panen.
dengan senantiasa menumbuhkan daya saing perusahaan menuju kepada performance terbaik. Dengan terus membangun kapabilitas sumber daya manusia, inovasi dan efisiensi di setiap lini kerja dan kepemimpinan yang mempunyai visi kuat, TPSF yakin akan dapat memenuhi komitmen untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan, keuntungan bagi investor, dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat dan kepada bangsa dan negara.
Selama tiga tahun terakhir, sejalan dengan proses transformasi bisnis yang dicanangkan pada akhir tahun 2009, TPSF telah berkembang pesat dengan kombinasi akuisisi dan pola pertumbuhan internal. Dengan komitmen untuk meningkatkan nilai perusahaan dari waktu ke waktu, kedua teknik tersebut sejauh ini mampu meningkatkan masa hidup perusahaan serta meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan Indonesia. Proses Transformasi Bisnis secara berkelanjutan dilaksanakan
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Quality Company I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
66
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Tingkatkan Daya Saing Human Capital, Semen Indonesia Dirikan Lembaga Sertifikasi Profesi
P
ada tanggal 13 oktober 2015 lalu, dilakukan penyerahan lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP Semen Indonesia Group) oleh ketua badan nasional sertifikasi profesi (BNSP) Sumarna S. Abdurahman kepada direktur utama PT Semen Indonesia (Persero) Suparni. Melalui keputusan Nomor KEP.709/BNSP/ VIII/2015, LSP SMI Group telah berhasil memenuhi segala persyaratan yang telah disyaratkan oleh BNSP sehingga LSP SMI Group dapat mulai menjalankan fungsinya. LSP SMI Group ini merupakan Lembaga Sertifikasi kategori lembaga sertifikasi profesi pihak kedua, di mana LSP SMI Group memiliki wewenang untuk melakukan asesmen dan menerbitkan sertifikasi kompetensi sesuai dengan pedoman BNSP kepada seluruh karyawan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., Anak Perusahaan, Perusahaan Pemasok, Perusahaan Penyalur dan pemangku kepentingan lainnya yang termasuk dalam rantai bisnis PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Adapun tugas pokok LSP SMI Grup yakni
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
menyusun dan mengembangkan skema sertifikasi, membuat perangkat asesmen dan uji kompetensi, menyediakan tenaga uji (asesor), melakukan surveilan pemeliharaan sertifikasi, memverifikasi dan menetapkan tempat uji kompetensi, memelihara kinerja asesor dan mengembangkan pelayanan sertifikasi.
Keunggulan Daya Saing Direktur Utama Semen Indonesia Suparni mengatakan sebagai salah satu BUMN, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berupaya ikut berperan dalam menciptakan dan memperkuat keunggulan daya saing bangsa Indonesia. Keunggulan daya saing yang dimaksud adalah berbasiskan pada pengembangan dan pembangunan human capital, sejalan dengan pengembangan karyawan dalam rangka operasionalisasi bisnisnya. Semen Indonesia melihat adanya pergeseran persaingan di tingkat global di industri semen, yaitu menuju penciptaan dan pengintegrasian pengetahuan serta teknologi.
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
67
Quality Company T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir tahun 2015 menjadi pemicu dinamika perubahan persaingan bisnis di kawasan Asia Tenggara yang jauh berbeda dibandingkan dengan dengan karakter persaingan beberapa dekade sebelumnya. “Sebagai salah satu langkah antisipatif dalam pemenangan kompetisi tersebut, Semen Indonesia merasa perlu mendirikan sebuah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berfungsi menjamin kompetensi karyawaannya dalam menjalankan operasional perusahaann. LSP SMI Group merupakan LSP Pihak Kedua yang didirikan Semen Indonesia berdasarkan pada syarat-syarat tertentu dan diberi lisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pusat kebijakan pemberian sertifikasi profesi”, ujarnya. Ruang lingkup uji kompetensi LSP SMI Group meliputi seluruh profesi yang ada di Semen Indonesia, Anak Perusahaan dan perusahaan jejaring rantai bisnis Semen Indonesia, meliputi profesi pengoperasian pabrik semen, penelitian, pengembangan, membangun, manajemen proyek, distribusi, pemasaran dan fungsi penunjang lainnya.
Skema dan Proses Asesmen Pada tahap awal pendiriannya, LSP SMI Group
memiliki 5 skema profesi dan akan dikembangkan secara terus menerus sampai dengan seluruh profesi atau jabatan disusun skemanya. Adapun skema profesi tersebut yaitu klaster evaluasi proses, klaster supervisi lapangan operasi kiln dan coal mill, klaster supervisi pemeliharaan mesin repair area kiln dan coal mill, klaster supervisi lapangan operasi cement mill, klaster supervisi pemeliahraan listrik LSP SMI Group bertempat di Gedung Utama Semen Indonesia Lt 2, Jalan Veteran Gresik – Jawa Timur. Pada ala pendiriannya LSP SMI Group memiliki 3 tempat uji kompetensi (TUK) yaitu pabrik semen di Tuban, Tonasa dan Padang. Proses asesmen dan sertifikasinya dilaksanakan oleh para asesor kompetensi yang telah memperoleh sertifikasi dari BNSP sebagai jaminan bahwa asesor kompetensi tersebut telah kompeten dan mampu menjalankan tugas.Jumlah Asesor yang telah dimiliki sampai saat ini berjumlah 34. Pengembangan jangka panjang LSP SMI Group Tahun 2016-2017 telah memiliki 50 skema kompetensi, 40 aseseor dan 1000 peserta. Tahun 2017 dengan 100 skema kompetensi, 80 asesor dan 1500 peserta. Kemudian diarahkan untuk memberikan sertifikasi oleh karyawan SMI Grup pad tingkat nasional dan regional.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
The Inspiration I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
68
BELAJAR DARI MASA LALU Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
K
ata kata ini sudah klasik terdengar dan sudah berulang kali mendengar bahkan menggunakannya pada sesi motivasi. Jangan takut berbuat salah, lebih baik berbuat salah dari pada tidak berbuat sama sekali, boleh berbuat salah tetapi tidak yang kedua kalinya, belajar dari kesalahan masa lalu adalah guru sejati. Kesalahan adalah pertanda kita sadar terhadap adanya sesuatu yang lebih baik. Jangan terlalu menjadi beban atas kesalahan yang pernah terjadi, tetapi bagaimana kita bangkit dan memperbaiki kesalahan merupakan pilihan sesuatu yang berharga. Suatu hari saya bertemu dengan prof. Chan dari The International Colledge of Surgeons, seorang yang diusia senja bangkit memotivasi diri untuk
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
69
The Inspiration T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
dr. Harry Parathon, SpOG Expert Committee Coordinator the Quality Magazine
berbuat kebaikan bagi masyarakat global. Ia pernah mengalami “kesalahan” yang berulang ulang dalam menjalankan profesinya sebagai dokter spesialis Obstetri Ginekologi, namun justru hal tersebut yang membentuk pribadi dan keyakinan saat ini, dikatakan “bahwa dunia manapun, profesi apapun banyak memperoleh penemuan baru yang saat ini berguna, bermula dari kesalahan kesalahan yang pernah terjadi masa lalu”. Tidak ada suatu prosedure operasi yang baik, aman, efektif saat ini langsung ditemukan begitu saja, semua berawal dari kesalahan kumulatif yang selalu di update untuk menjadi semakin baik dan aman bagi proses pengobatan orang sakit. Dahulu kala, prosedure operasi menggunakan pembiusan umum sederhana berupa cairan obat bius diteteskan dalam sungkup wajah sampai pasien tertidur cukup dalam, rasa sakit hilang total, sehingga dokter dengan leluasa dapat melaksanakan operasi dengan tenang. Namun banyak timbul kejadian yang tidak diinginkan akibat proses pembiusan kuno tersebut, dokternyapun ikut menghirup gas bius yang menguap, akibatnya dokter dan pembantunya menjadi ngantuk juga. Prosedur itu, dulu merupakan prosedur legal dan terbaik pada jamannya, namun kejadian morbiditas menyebabkan para ahli ingin memperbaiki, bahan, alat, sarana, cara mana yang menyebabkan munculnya potensi gangguan atau kejadian tidak dinginkan. Saat ini, prosedure tersebut dinyatakan tidak layak dan salah……! Ukuran apa yang digunakan untuk menghakimi suatu prosedure merupakan suatu kesalahan atau lebih jahat lagi dinyatakan malpraktek. Apakah yang dahulu banyak dilakukan dan telah berjasa menyelamatkan banyak orang, kemudian saat ini karena alasan persyaratan akreditasi menjadi tidak boleh dilakukan, serta dianggap mempunyai konotasi kesalahan, kelalaian atau malpraktek. Prof Chan bilang.. It is not fair…..! Dunia modern, sering kali menghakimi dan mendzalimi pendahulunya sebagai suatu kesalahan yang tidak boleh tampil kembali bahkan sebaiknya dibenamkan untuk tidak muncul kepermukaan agar dilupakan orang dimasa depan, tidak adil bukan….!
Orang modern membuat parameter yang sangat rinci dengan berkiblat pada safety, quality, comfort, satisfy dan manusiawi, lantas value baru ini ditelan mentah mentah diyakini sebagai kebenaran baru yang harus dilakukan oleh orang masa kini. Bukankah peran para kapitalis memang pandai menelorkan kaidah baru bertata nilai terkini yang diyakini menyelamatkan dan meningkatkan harkat martabat manusia, tetapi pada saat implentasi selalu menyebabkan kegaduhan storming. Kadang kita harus melihat kebelakang, saat kita berhadapan dengan situasi dimana strata kemasyarakatan masih jauh dari yang diharapkan, sosio ekonomi rendah, situasi gempa yang memporakporandakan persyaratan kehidupan standar, saat itulah seoarang humanitarian akan tampil dengan ide dan aksi yang penuh kesederhanaan namun tetap dalam jiwa dan nalurinya untuk menyelamatkan umat manusia. Saat saat seperti ini yang dahulu dijalankan dan sekarang dinyatakan malpraktek, justru akan mengumandang sebagai penyelamat nyata yang dibutuhkan. Operasi penyelamatan dapat dikerjakan di tenda darurat dengan prosedure sederhana, dengan peralatan sederhana, sangat jauh dari persyaratan yang di canangkan suatu rumah sakit yang sudah lulus akreditasi internasional. Kalau peraturan modern yang diharuskan terjadi, maka tidak akan pernah ada upaya penyelamatan dan pengentasan masalah karena persayaratan standar tidak ada. Sudah saatnya kita tidak berbantah perihal salah dan benar, tetapi kita tata kembali pola berfikir untuk memfokuskan diri pada how to involve and solve the problems, because the real problems in front of us. Semangat membantu, tolong menolong lintas umat manusia yang tidak melihat warna kulit, ras, ukuran mata, warna rambut, keyakinan, agama, suku bangsa, politik. Upaya yang dilakukan prof Chan sama seperti halnya misi ICS to help humanity and more appropriate and practical surgery for all.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
The Inspiration I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
70
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Nilai apa yang dapat kita pelajari dari pandangan seorang praktisi yang akhirnya menemukan pendapat bahwa suatu pembaharuan memang baik untuk situasi tertentu dimana pelaku dan lingkungan masyarakat sudah pada taraf met-need menjadi suatu kebutuhan primer. Pembaharuan bukan berarti meniadakan value lama, tata cara lama, panduan lama yang sebelumnya pernah menjadi posisi baik pada jamannya tidak selalu di hakimi sebagai kesalahan, pimpinan bijak akan memilah dan memilih mana yang masih nyaman dan efektif digunakan untuk lingkungan kerjanya. Sebuah perusahaan mendatangkan konsultan bisnis, kontrak kerja telah disepakati, seluruh tahap pembenahan ditawarkan melalui methode coaching. Saat tahap awal diberlakuan, situasi kerjapun mulai goyah, gonjang ganjing menjadi menu utama ngerumpi setiap saat. SDM merupakan langkah awal pembenahan, seleksi kompetensi, kesesuaian posisi karyawan dengan target masing masing harus jelas dan terukur. Ternyata beberapa karyawan memilih untuk mengundurkan diri, aktivitas bisnis sedikit menurun, namun konsultan bersikukuh menerapkan ilmu modern yang ia pelajari dan yakini dapat memperbaiki kinerja bisnis. Konsultan menerapkan strategi marketing jitu yang diharapkan mendapat revenue lipat ganda. Kebingungan mulai terjadi disana sini, karyawa mulai berani menyampaikan kekecewaannya, namun karyawan yang tidak sejalan dipersilakan minggir, relokasi atau mengundurkan diri. Nah, saat semua bingung, pemilik perusahaan turun gunung dengan satu pertanyaan, mengapa dengan yang dulu..? bukankah semua aktivitas sudah terkendali, perbaikan hanya pada penajaman target pencapaian, mengapa semua unit mengalami perubahan masif..? bahkan orang yang sudah berjasa selama ini memilih mengundurkan diri. Kaidah masa lalu belum tentu harus ditinggalkan apabila rencana kedepan masih belum tahu secara tepat keuntungannya, perbaikan selalu berasal dari suatu kesalahan, perbaikan belum tentu menghasilkan kebaikan. Di India ketika penduduk dilarang memasak dengan menggunakan kayu bakar, munculah wabah penyakit pes yang ditularkan oleh tikus, karena saat masyarakat memasak dengan kayu bakar, tikus enggan berada di rumah yang berasap. Saat penderita menopause dianjurkan mengkonsumsi hormon estrogen untuk mencegah dini terjadinya osteoforesis, ternyata prevalensi kanker payudara
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
71
The Inspiration T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
meningkat tajam pada wanita yang mengkonsumsi estrogen jangka panjang. Ide atau pelaksanaan pembaharuan disuatu perusahaan, instansi atau organisasi harus memiliki definisi dan pemahaman serta dikaitkan tujuan yang jelas. pembaharuan harus dimulai dari pendekatan kesamaan visi dan filosofis serta dijabarkan menjadi kesesuaian dan kesepalatan value antar pihak. Meskipun secara theoritis inovasi akan dapat mendongkrak efisiensi, efektifitas atau revenue karena merupakan upaya yang disesuaikan dengan harapan kastemer atau masyarakat. Inovasi tetap harus diuji melalui test and measure serta analisis yang
valid dan tajam. Pengalaman atau kejadian masa lalu adalah materi sejarah yang harus dipelihara, karena merupakan batu loncatan sejarah perusahaan, atau bangsa sekalipun, yang bukan untuk dipersalahkan atau dipermalukan, melainkan kita dudukan sebagai kehormatan masa lalu yang hal tu adalah keputusan terbaik masa lalu. Masa kini kalaupun itu merupakan kebaikan karena sudah ada pembanding masa lalu, sehingga perbaikan masa kini berawal dari penemuan masa silam. Rasa syukur, arif, santun dan menghargai upaya kinerja yang lalu adalah bentuk pikiran positif yang sebaiknya dimiliki setiap orang dalam posisi dan kedudukan apapun. (HAP)
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Mindset T HIEN Q AILNI TGYWMOARGLADZ ICNLEA S| SVOL.46 S PUI R Q U A L| I NOVEMBER T Y B U S I N E2015 SS
72
S PUI A R ILNI TGY W Q U A L| IDESEMBER T Y B U S I N2015 ESS T H IENQ MO AR GLADZ ICNLEA S| SVOL.47
Pulau Seandainya SUATU ketika, seorang pengusaha yang sudah setengah baya menemui salah satu pemuka agama di tempatnya, ia hendak meminta nasehat. “Pak, kenapa ya, di lingkungan saya, semua orang tidak begitu menyukai saya dan mereka bilang saya pelit dan tidak bersyukur?” ... “Kenapa begitu?” ....
Lalu pengusaha tersebut melanjutkan, “ … keluarga dan orang terdekat selalu meminta saya untuk beramal atau membagi berkat kepada sekitar atau kepada orang yang membutuhkan, namun saya kataka pada mereka untuk tenang saja karena saya tidak seperti orang lain yang memberi sebagian dari harta mereka, tapi saya akan bagikan seluruh harta saya pada saat saya meninggal!” Kemudian dengan senyum bijaksana, pemuka agama tersebut bertanya “Memang kapan Bapak meninggal?”
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
73
Mindset T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Ariesandi, S.CHT wwww.ariesandi.com BB: 2696E906
Sang pengusaha itu menjawab “Ya saya belum tahulah”. Dan sang pemuka agama mengatakan, “Baiklah, saya tidak akan menjawab pertanyaan Bapak, namun saya akan menceritakan sebuah perumpamaan kepada Bapak tentang seekor sapi dan seekor babi. Babi adalah termasuk binatang yang kurang disukai orang karena wajahnya yang jelek, badannya yang bau dan kandangnya yang selalu jorok, sedangkan sapi banyak yang suka.” Suatu hari Babi mengeluh kepada Sapi,”Pi (panggilan sayang sapi hehehe), orang selalu memuji badanmu yang bagus, matamu yang bening. Mereka pikir engkau sangat dermawan sebab setiap hari engkau memberi mereka susu segar. Tetapi coba engkau bayangkan dengan aku. Aku telah memberikan semua yang aku miliki, nyawaku melayang sia-sia, dagingku mereka panggang dan kadang mereka membuat ham, kakiku mereka belah dan mereka membuat sop kaki. Bulu-buluku mereka olah dan dijadikan sikat. Tetapi kenapa tak satupun orang dimuka bumi ini yang menyukai aku??” “Mau tahu apa jawaban si Sapi?” kata pemuka agama
Anda, sesama dan Tuhan itu bukan nantinya setelah Anda meninggal, tapi pada saat ini, pada saat Anda masih bernafas. Apa yang Anda lakukan dan memberi arti bagi sesama saat ini itulah yang PENTING. Seringkali di penghujung tahun orang mulai menyadari bahwa harusnya mereka bisa mencapai lebih banyak KALAU TIDAK : • menunda • bermalas-malasan • menganggap waktu masih panjang • kehilangan fokus pada tujuan utama • mengikuti saran yang salah • ragu dalam mengambil keputusan Mereka menyesal mengapa mereka melakukan hal yang saya sebut di atas kemudian dalam hati mereka berjanji bahwa tahun depan mereka akan lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan di tahun yang sudah lewat. Namun apa yang terjadi di tahun berikutnya ???? Yaaaa … mereka mengulangi apa yang mereka lakukan dan putuskan di tahun sebelumnya.
“Maulah Pak ... “ jawab pengusaha Si sapi menjawab, “Bi (panggilan sayang juga untuk babi) barangkali karena aku memberikan apa yang aku miliki ketika aku masih hidup, sedangkan kamu ... memberikan semuanya setelah kamu mati”. Pengusaha tersebut terdiam sejenak dan akhirnya tersenyum mengerti. Sahabat tercinta ilustrasi diatas hanyalah karangan belaka jadi jangan serius gitu dong mukanya #hehehehe Namun moral cerita dibalik itu yang hendak saya sampaikan adalah bahwa hal terpenting dalam hidup adalah masa kini. Apa yang Anda lakukan untuk diri
Anda kenal dengan orang-orang seperti di atas? Atau mungkin bahkan kenal sangat baik ?? Banyak orang hidup di sebuah pulau yang saya sebut “Pulau Seandainya”. Orang-orang yang hidup di pulau seandainya dijangkiti oleh penyakit “alasanitis”. Mereka punya segudang alasan yang masuk akal untuk menunda, ragu, takut, bermalas-malasan dan menganggap waktu masih panjang sehingga mereka tak harus membuat keputusan atau mengambil tindakan nyata atas impian-impian mereka. Orang-orang di Pulau Seandainya akan menceritakan pada generasi berikutnya, “Dulu saya punya pemikiran
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Mindset I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
74
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
atau ide untuk bla bla bla sehingga orang bisa lebih sukses dan bahagia”.
alias gratis di web saya yaitu www.ariesandi.com/ successmastery.
Dan saat ditanya apa kelanjutan dari ide tersebut maka mereka akan menjawab, “Ya belum saya lakukan karena saya takut, cemas, kuatir dan saya pikir …………”
Judulnya adalah 21 Days Success Mastery Program. Dalam tutorial tersebut saya mendampingi Anda selama 21 hari penuh melakukan perubahan di 5 area penting kehidupan Anda. Anda serasa punya pelatih sukses pribadi yang setiap hari mengingatkan Anda untuk melakukan berbagai tugas pengembangan diri dan penggalian potensi diri sehingga Anda bisa menjadi juara.
Begitulah kebiasaan mereka di Pulau Seandainya. Apa penyebab orang-orang di Pulau Seandainya melakukan hal seperti di atas? Hal itu dikarenakan citra diri yang kurang sehat. Ada bagian dalam diri orang-orang tersebut merasa tak mampu, tak berharga, dan tak layak. Ini muncul karena perlakuan dan perkataan yang diterima di masa lalu dan terngiang terus dalam pikiran. Sahabat .... hiduplah untuk masa kini ... masa lalu sudah tidak dapat Anda ubah ... masa depan tidak bisa Anda prediksi ... berjuanglah dan berusahalah yang terbaik setiap harinya ...
Hal ini saya lakukan karena wujud syukur dan terima kasih saya pada mentor-mentor kehidupan yang telah membimbing saya dan sebagai wujud kepedulian saya pada orang-orang yang ingin mengembangkan dirinya ke level lebih tinggi. Saya percaya setiap orang jika diberi panduan tentang apa yang harus digali dalam dirinya maka mereka akan bisa melejit lebih tinggi lagi dalam setiap aspek kehidupannya.
Seringkali apa yang Anda takutkan, cemaskan dan kuatirkan di pikirkan Anda hanyalah ada di pikiran Anda. Semua itu akan lenyap begitu Anda melangkah.
Akhir kata sadarilah bahwa Anda dilahirkan untuk juara namun lingkungan seringkali memborbardir Anda dengan berbagai kata-kata dan perlakuan negatif yang akhirnya mengendap dalam memori jangka panjang Anda dan membatasi Anda.
Saya memiliki sebuah kado untuk Anda yang senantiasa merasa perlu meningkatkan diri berupa sebuah audio mp3 tutorial lengkap untuk mengembangkan diri, bisnis dan karier Anda ke tingkat yang lebih tinggi.
Bebaskan diri dari berbagai batasan tersebut dan keluarlah dari Pulau Seandainya. Anda lebih hebat dari pada yang Anda pikirkan. Salam hebat selalu untuk Anda.
Tutorial ini bisa Anda download secara cuma-cuma
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
75
Success Spirit T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Tanamkan Value Jamil Azzaini
Inspirator Sukses Mulia www.jamilazzaini.com
B
eberapa waktu yang lalu, saya menerima kiriman whatsapp (wa) dari salah satu orang tua yang anaknya ikut Public Speaking for Teens (PSFT) yang diadakan Akademi Trainer. Isinya berupa dialog sang anak dan ibunya. Sang anak tidak lulus seleksi masuk di sekolah favorit pilihannya. Dan sang ibu ingin datang ke sekolah itu untuk bersedia "membayar" mahal agar anaknya diterima. Di luar dugaan ibunya, sang anak berkata "jangan mama, itu tidak baik, tidak etis. Dalam bahasa agama haram. Saya juga tidak bangga bila diterima dengan cara itu." Sang ibu berteriak, kagum, haru dan bangga. Ia menangis sembari memeluk anaknya yang baru saja lulus SMP itu. Saya pun ikut meneteskan air mata bangga membaca cerita itu. Saya dan teman-teman Akademi Trainer tahu anak itu, selama tiga hari selama acara PSFT kami mengamati dengan seksama. Dan di luar dugaan apabila akhirnya ia punya value prinsip yang ia pegang. Ya, mendidik anak yang utama bukanlah rangking atau bersekolah di sekolah favorit atau ternama. Mendidik anak itu menanamkan value untuk modal kehidupannya. Jangan abaikan penanaman value ini. Bersungguh-sungguhlah dalam urusan ini. Value-value kehidupan terbaik itu diperoleh dari rumah bukan dari sekolah favorit dan terbaik sekalipun. Tentu sekali-kali Anda perlu mengirimkan anak ke acara training, seperti PSFT. namun tanggungjawab utama penanaman value ada pada orang tua, ada di rumah.
Value tertanam kepada anak melalui penglihatan, pendengaran, interaksi dan apa yang dirasakan sang anak. Rumah adalah tempat training terbaik untuk penanaman value ini. Oleh karena itu, miliki jadwal ngobrol dan diskusi dengan buah hati Anda bukan hanya sesempatnya. Waktunya flexible, bisa diperjalanan menuju sekolah. Bisa di rumah atau saat liburan. Ini untuk memuaskan pendengaran putraputri Anda. Ingat ya, ngobrol bukan kata-kata perintah atau amarah. Setiap tindak tanduk orang tua dilihat dan disaksikan oleh anak maka orang tua yang bijak selalu memperbaiki diri. Ia akan berusaha memperbanyak melakukan hal-hal yang positif dan terus mengurangi hal yang negatif. Sungguh orang tua egois yang hanya memuaskan egonya bila ia melakukan hal yang negatif padahal ia melarang anaknya melakukan hal yang sama. Ini bentuk pembelajaran yang merusak penanaman value pada anak. Kesadaran penanaman value bagi anak adalah prioritas utama dibandingkan sibuk berlomba memasukan anak ke sekolah favorit yang belum tentu care terhadap value. Saya menemukan sekolah favorit yang hanya fokus pada akademik, sibuk berebut piala namun abai terhadap penanaman value. Padahal bagi proses perkembangan anak, value lebih penting dibandingkan nilai akademik dan prestasiprestasi yang sering dilombakan. Wallahu'alam. Salam Sukses Mulia
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Quality Corner I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
76
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
ASAL KERJAAN BERES? Oleh : Widayanti Achmad (Penggagas Peningkatan Mutu Indonesia) Publisher The Quality Magazine Founder House of Quality Indonesia email: [email protected]
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
77
Quality Corner T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
PERNAHKAH Anda menemui kondisi di tempat Anda bekerja memiliki orientasi hasil daripada proses yang harus sesuai standar atau peraturan perusahaan pada umumnya? Yang berarti bahwa, mungkin perusahaan memberlakukan jam kerja yang fleksibel terhadap Karyawannya, atau bahkan tidak perlu untuk masuk kantor setiap hari asal pekerjaan selesai dengan baik dan memenuhi target. Pertama, mungkin Anda berada di sebuah perusahaan yang belum memiliki infrastruktur dan manajemen yang baik. Kedua, Anda mungkin juga berada di sebuah perusahaan yang telah memiliki sistem dan infratsuktur yang sangat memadai. Jika Anda berada di yang kedua, maka Ketiga, Anda adalah orang pilihan. Dalam hal ini Anda terpilih karena Anda tak hanya memiliki komptensi, tetapi juga Anda memiliki etos kerja yang dapat dipercaya. Memang setiap perusahaan mempunyai budaya nya sendiri. Namun budaya perusahaan dirumuskan bukan hanya dari sudut pandang manajemen puncak untuk bagaimana menciptakan lingkungan yang kondusif dan sistematis guna mendukung efektivitas dalam operasional perusahaan. Tetapi budaya perusahaan juga dirumuskan untuk membentuk karateristik SDM sehingga semua berjalan dalam kesesuaian dan keharmonisan. Google, sebuah perusahaan teknologi search engine berbasis internet yang sangat termuka di dunia menerapkan budaya keterbukaan dan kolaboratif di lingkungan perusahaan. Banyak sumber menyebutkan bahwa banyak fasilitas yang disediakan perusahaan bagi karyawan di kantor. Dari mulai fasilitas olahraga, game, snack gratis, sampai ruang pijat. Kesemua fasilitas dapat dipergunakan kapan saja walaupun dalam jam kerja. Fasilitas-fasilitas tersebut hampir terdapat di setiap sudut kantor sehingga menjadi ruang publik guna menciptakan interaksi antar karyawan. Dengan adanya interaksi diharapkan akan muncul ide-ide kreatif untuk tercipta inovasi-inovasi baru. Namun disatu sisi timbul pertanyaan, apa yang menjadi jaminan karyawan tersebut justru tidak akan terganggu kinerjanya akan adanya fasilitas-fasilitas tersebut? Bukankan karyawan akan justru bermalasmalasan? Bisa jadi untuk menjadi karyawan Google adalah impian setiap karyawan. Dimana mereka bisa menjadi bagian dari sebuah brand yang begitu terkemuka seantero jagad sehingga menjadi gengsi tersendiri
disamping juga untuk berada di perusahaan sekaliber Google karyawan akan mendapatkan gaji dan tunjangan yang luar biasa. Oleh karena itu para karyawan yang ada didalamnya akan terus berpacu dan bersaing untuk bagaimana dapat terus langgeng menjadi bagian dari perusahaan. Terlepas dari kondisi tersebut, menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi seorang karyawan untuk memiliki manajemen pribadi yang baik. Karena kelabilan naik turun kinerja adalah suatu keniscayaan. Maka dari itu, banyak perusahaan pada umumnya menerapkan serangkaian aturan untuk menjamin kinerja berjalan dengan maksimal dan efektif. Menjadi orang pilihan dalam perusahaan ialah ketika seseorang tersebut mampu me-menej diri dengan baik. Terlepas dari kemampuan teknis yang dimiliki, attitude adalah juga faktor utama. Pada dasarnya seseorang memiliki tanggung jawabnya masingmasing. Bahkan setiap orang dikatakan bertanggung jawab pada dirinya sendiri. Ketika pada diri saja sudah mampu bertanggung jawab maka kesiapan untuk memberikan manfaat terhadap perusahaan pun sangat tinggi. Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi bagaimana seseorang mampu menjadi orang pilihan, orang yang dipercaya mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Pertama, haruslah berada di bidang yang diminati, disukai, dan dikuasai. Kedua, konsisten dan berpengalaman dibidangnya. Ketiga, selalu memperkaya diri dengan pengetahuan dan update dengan perkembangan zaman sehingga memiliki wawasan yang luas. Keempat, selalu terbuka menjalin interaksi. Kualitas karyawan memang sangat ditentukan dari potensi yang dimiliki oleh tiap karyawan itu sendiri. Namun tetap, sebagus apapun potensi yang dimiliki oleh oleh karyawan, tidak akan berkembang kalau tidak dibarengi dengan sistem manajemen perusahaan yang bagus pula. Untuk itu kedua pihak yaitu perusahaan dan karyawan harus dapat berinteraksi dengan baik. Agar kedua pihak bisa bekerja dengan sehat, maka harus ada kejelasan dan konsistensi dalam menerapkan sistem yang disepakati, misalnya sistem penilaian atau evaluasi yang diterapkan, kurun waktu penilain diamana tiap karyawan dilihat performance dan produktivitasnya, dll.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Event I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
78
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
2nd Qualitiers Club Gathering:
Upgrading New Standard ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015
S
ebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu di Indonesia, House of Quality Indonesia kembali menggelar acara Qualitiers Club Gathering pada 14 November 2015, bertempat di Ballroom Hotel Java Paragon, Surabaya. Seperti diketahui bahwa Qualitiers Club merupakan komunitas peduli mutu yang diprakarsai oleh House of Quality Indonesia dimana Qualiters Club Gathering ini kemudian menjadi ajang jejaring dan berbagi pengetahuan serta benchmarking mutu di Indonesia. Gelaran ini merupakan yang kedua dan merupakan gelaran rutin enam bulan sekali yang didadakan House of Quality Indonesia . Dalam Qualitiers Club Gathering kali ini, adanya pembaharuan dalam standar ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 menjadi materi utama untuk disajikan. Praktisi sekaligus
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
pengamat manajemen mutu, Atantya H. Mulyanto menjadi pembicara dalam acara ini. Acara dihadiri oleh 200 peserta yang khusus dating dari beberapa kota di Indonesia baik sebagai perwakilan perusahaan, instansi, akademisi maupun lembaga. Antusiasme peserta dalam mengikuti acara tampak begitu tinggi. Terlebih tema mengenai pembaharuan standar ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan 14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan menjadi urgensi bagi kelangsungan perusahaan atau organisasi di masa sekarang ini. Atantya menyatakan bahwa seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat dimana mengakibatkan adanya perubahan kultur di masyarakat, maka wajib kemudian bagi perusahaan atau organisasi untuk menangkap perkembangan tersebut dan berinovasi.
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
79
Event T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Standar Baru, Urgensi Baru
Seperti halnya yang diungkapkan Presiden Direktur House of Quality Indonesia, Widayanti Achmad yang membuka acara tersebut, bahwa dari sekian banyak perusahaan yang ada di Indonesia yang mampu eksis sampai saat ini ialah perusahaan yang mampu berinovasi. Penerapan standar baru ISO 9001:2015 dan 14001:2015 dinyatakan sebagai sebuah urgensi di lingkungan perusahaan atau organisasi saat ini. Namun begitu, urgensi penerapan ISO 9001 & 14001 versi 2015 berbeda-beda untuk setiap organisasi. Hal tersebut ditentukan oleh Derajat rivalry (persaingan) bisnis yg dimasuki, New entrants (mudah masuknya pemain baru) di bisnis yg sama, dan Strategic Intent (Strategi inti) apakah itu Customer driven strategi, Product driven, atau Cost leadership. Jika organisasi memiliki derajat tinggi dari ketiga faktor tersebut maka urgensi Upgrade atau Penerapan ISO versi 2015 menjadi lebih tinggi.
hal. Untuk ISO 9001 terdapat dalam tiga hal yaitu Organization Context (klausa 4), Risk Management (beberapa klausa), dan Knowledge Management (klausa 9). Selain itu adanya Annex SL, sebagai struktur tingkat tinggi yang baru serta teks umum untuk seluruh standar ISO baik yang baru maupun yang direvisi, adalah satu perubahan terbesar yang terdapat dalam dokumen ISO 9001:2015. Topik lainnya yang baru di dalam ISO 9001 adalah: a] konteks organisasi (klausa 4), b] pengetahuan (klausa 9), c] kontrol terhadap produk dan jasa yang disediakan oleh pihak luar (outsourcing, klausa 8), dan d] pengenalan resmi konsep pendekatan berbasis risiko (beberapa klausa).
2008 vs 2015 Kemudian didapati dalam acara tersebut juga, perbedaan terpenting ISO 9001:2015 dan 14001:2015 dengan versi terdahulu ialah dalam beberapa
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Event I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
80
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Kemudian untuk ISO 14001, Annex SL (struktur baru tingkat tinggi dan teks umum untuk semua standar ISO baru dan revisi) adalah saTu perubahan terbesar dalam dokumen ISO 14001:2015. Annex SL menggabungkan EMS ke dalam pemikiran strategis sebuah perusahaan dan meningkatkan tanggungjawab dalam isu kepemimpinan di perusahaan dalam kaitannya dengan EMS. Topik lainnya yang baru di standar ISO 14001 termasuk: a] konteks organisasi (klausa 4), b] pendekatan berbasis risiki (klausa 6 dan 10), c] ruang lingkup dan penerapan (klausa 4.3 dan 1), d] informasi terdokumentasi (klausa 7.5), dan e] perspektif siklus hidup dan pemantauan outsourcing (klausa 8).
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Tuntutan Zaman dan Teknologi Kedua standar versi 2015 ini telah mengadaptasi tuntutan terkait dengan perkembangan teknologi . Seperti yang tertuang didalamnya, setidaknya ada dua hal. Pertama, Manajemen Pengetahuan. Menjadi klausa baru. Di dalamnya berisi segala pengalaman, produk, penemuan, patent dan sistem Informasi Strategic organisasi diwajibkan untuk disimpan. Kedua, Konteks Organisasi. Telah memasukkan unsur Internal dan Eksternal yang mempengaruhi organisasi. Termasuk konteks Eksternal adalah perubahan teknologi yang harus diadaptasi oleh organisasi.
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
81
Event T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Indocomtech 2015 Usung Tema “Internet of Thinks” mendorong industri PC untuk tumbuh dan bersaing dengan gadget. Dirjen Aptika Kemenkominfo, Bambang Heru Tjahjono yang turut hadir dalam acara pembukaan mengatakan menyambut gembira Indocomtech yang ke-23 tahun ini. “Kominfo mendukung karena tugas pemerintah adalah memberdayakan,” ujar Bambang.
I
ndocomtech kembali digelar pada 28 Oktober-1 November di Jakarta Convention Center. Pameran yang diadakan oleh yayasan Apkomindo bekerjasama dengan PT. Amara Pameran Internasional (API) ini merupakan yang ke 23 dan Indocomtech kali ini mengusung tema “Internet of Thinks” tren dimana semua perangkat elektronik saling terhubung. . Sebanyak 300 perusahaan teknologi dan informasi, mulai dari vendor-vendor PC, laptop, printer, dan sebagainya, ikut serta dalam pameran Indocomtech 2015 ini. Tak hanya pameran produk-produk komputer dan aksesorinya, Indocomtech juga menghadirkan serangkaian seminar Pop Conference dengan beragam tema terkait dengan tren dunia teknologi informasi.
Bambang berharap Indocomtech ini bisa meningkatkan pengetahuan generasi muda tentang internet of things, cloud computing, aplikasi dan sebagainya.Hidayat Tjokrodojo ketua Yayasan Apkomindo mengatakan pihaknya bangga dapat konsisten menyelenggarakn pameran tekhnologi komunikasi ini. Dia mengatakan akan menjaga konsistensi penyelenggaraan Indocomtech karena sangat bermanfaat bagi peserta pameran dan juga pengunjungnya. Produk yang dipamerkan nantinya akan menjadi branchmark perkembangan teknologi di tanah air. “Kami harus mengakui bahwa perjalanan selama 23 tahun itu tidak luput dari segala liku-liku, namun justru hal itui yang menjadikan Indocomtech semakin tajam dan peka sehingga dapat memberikan informasi yang paling mutakhir dan gambling kepada masyarakat Indonesia tentang Teknologi terbaru dalam bentuk sebuah pameran,” ujarnya.
Pendiri Apkomindo, Agus Setiawan saat pembukaan Indocomtech 2015 mengatakan, pameran kali ini bukan hanya memberikan arena bisnis bagi peserta pameran saja, namun juga memberikan edukasi dan inspirasi bagi pengunjung. Sementara itu Ketua Pengurus Pusat Apkomindo, Rudi Rusdiansyah dalam sambutannya mengatakan pameran Indocomtech diharapkan bisa terus
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Quality Time I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
82
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Satu Paket Sempurna Wisata “Gurilaps” Sukabumi Sukabumi adalah salah satu kabupaten di provinsi Jawa Barat yang memiliki cukup banyak tempat wisata. Salah satu daerah di Sukabumi yang menjadi tujuan utama berwisata adalah Pelabuhan Ratu.
P
elabuhan Ratu merupakan sebuah kecamatan yang menjadi ibukota Kabupaten Sukabumi. Secara administratif, Pelabuhan Ratu adalah sebuah kecamatan yang terhimpun dari sembilan desa dan satu kelurahan. Letak geografinya yang berbatasan langsung dengan perairan lepas Samudera Hindia menyuguhkan sejumlah pesona wisata bahari yang mengagumkan. Ombak besar dengan tebing dan bukit yang memukau dapat dijumpai disini. Deburan ombak yang menghantam karang
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
hingga sampai ke pantai membuat setiap wisatwan ingin menikmati lebih dekat. Belum lagi suasana matahari tenggela jika cuaca cerah menambah keindahan tersendiri tempat ini. Tak perlu kawatir untuk mendapatkan tempat penginapan. Disini sederet losmen dan hotel dengan haraga terjangkau hingga hotel berbintang bisa menjadi pilihan untuk bermalam. Kuliner yang disuguhkan mulai dari kaki lima hingga restoran
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
83
Quality Time T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
seafood berjejer rapi menawarkan harga yang bervariasi.
Pantai Karang Hawu
Salah satu tempat yang menjadi favorit wisatawan lokal adalah Pantai Karang Hawu. Pantai Karanghawu, yang letaknya sekitar 20 km dari pusat Kota Palabuhan Ratu, merupakan pantai karang yang menjorok ke laut dan berlubang di beberapa bagiannya. Bentuk karangnya lebih mirip tungku, dalam bahasa Sunda disebut “Hawu”. Disini juga terdapat sebuah bukut terjal dimana menurut cerita penduduk setempat merupakan singgasana Nyi Roro Kidul penguasa Pantai Selatan. Jika pengunjung ingin melihat bagaimana suasananya dapat melewati anak tangga yang tersusun rapi.
Cimaja Daerah ini merupakan spot yang terbaik di Pelabuhan Ratu untuk pencinta olah raga Susrving. Banyak wisatwan lokal dan mancanegara saat pagi dan sore hari berdatangan ketempat ini untuk menjajal liarnya
ombak yang ada di Pantai ini. Disini kerap diadakan tournament selancar yang diikuti oleh surver-surver dalam negeri maupun manca negara.
Pemandian Air Panas Cisolok
Ditempat ini anda akan dimanjakan dengan air panas yang keluar dari mata air. Suasana yang alami membuat pengunjung betah berlama-lama untuk berendam menghilangkan rasa lelah atau untuk menyegarkan badan setelah bekerja. Jika anda tak membawa baju untuk ganti, disini banyak kios yang menjual aneka souvenir dan baju untuk bilas dengan harga terjangkau.
Goa Lalay
Goa Lalay ini terbilang unik karna lokasinya berada tidak terlalu jauh dari bibir pantai. Lokasi goa ini berjarak sekitar 3km dari pusat kota Pelabuhan Ratu. Goa ini dihuni oleh jutaan kelelawar yang biasanya akan meninggalkan goa pada pukul lima sore Karna banyak kelelayar yang menghuni goa, maka goa ini dinamakan Goa Lalay yang artinya kelelawar. Suasana lembab sangat rerasa begitu kita memasuki goa. Di dalamnya, kita akan mendapati pemandangan indah dinding dan atap goa yang dihiasi oleh stalagtit dan stalagmit, walau tidak terlalu banyak
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Quality Time I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
84
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Pantai Mutiara Hotel dan Restoran Jika anda ingin mencari kenyamanan dan suasana rumah untuk tempat istirahat selama berada di pelabuhan ratu, Pantai Mutiara Hotel dan restoran bisa menjadi pilihan. Ditempat ini ada 37 kamar dengan ukuran dan harga yang berbeda. Mulai dari rumah dengan tiga kamar dan ruang tamu beserta dapur dengan harga Rp. 1 juta, kamar dengan single bed dengan harga Rp. 550.000 hingga satu rumah dengan satuy kamar tidur dan ruang tamu dengan harga Rp. 650.000 bisa menjadi pilihan. Atau kamar dengan harga Rp. 200.000 hingga Rp. 300.000 juga ada disini. Tinggal pilih yang sesuai dengan keinginan. Disini anda mendapatkan breakfast dan bisa berenang di kolam renang yang ada didepan hotel. Lahan parker yang luas serta akses ke pantai yang menyajikan pemandangan menarik menjadi pilihan wisatwan lokal dan manca negara untuk bermalam.
Phopo Café dan Resto
Phopo Café dan resto bisa menjadi pilihan anda untuk
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
menikmati hidangan laut dan masakan khas sunda
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
85
Quality Time T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
dengan pemandangan pantai Pelabuhan ratu yang indah. Phopo Café dan resto menawarkan 80 menu yang siap memanjakan lidah anda. Dengan harga mulai dari Rp. 15.000 hingga Rp. 90.000 bisa menjadi pilihan dan sesuaikan dengan kantong anda. Mau makan di saung yang lokasinya berada di bibir pantai atau di restoran lantai dasar bisa menjadi pilihan. Jika anda ingin melihat pemandangan pantai dari lantai dua sambil makan atau menyeruputr kopi dan teh lantai dua bisa menjadi pilihan. Tempat ini kerap selalu menjadi pilihan perusahaan swasta atau pemerintah kabupaten untuk mengadakan gathering. Selain itu penduduk sekitar juga sering mengadakan resepsi pernikahan di tempat ini. Tempat yang bisa menampung hingga 500 orang lebih ini juga pernah menjadi tempat gathering komunitas motor Harley Davidson dan komunitas Mobil Toyota. Tempat ini saat weekend selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan ada juga wisatawan manca negara. Dan tempat ini juga selalu
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Quality Time I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
86
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
kebanjiran pesanan untuk paket nasi kotak yang dipesan perusahaan swasta ataupun pemerintah daerah yang mengadakan meeting atau ghatering.
Ujung Genteng
Ujung Genteng merupakan sebuah pantaio yang berada di Kecamatan Ciracap, Sukabumi Jawa Barat. Pantai yang indah dengan pasir putih dan ombak yang besar merupakan salah satu tempat wisata favorit. Disini banyak spot untuk bisa dinikmati, diantaranya adalah Pantai Tujuh Ombak yang menjadi favorit para pencinta olahraga surving karena ombaknya bisa mencapai tujuh tingkat. Pantai Cibuaya merupakan pantai yang tenang dan sangat aman untuk bermain ditepian atau sekedar bersantai menikmati sunset. Selanjutnya adalah Pantai Pangumbahan memiliki pemandangan yang luar biasa indah, dengan hamparan pasir putih yang halus dengan radius 1km dan ombak yang bisa mencapai 3 meter sangat bik untuk tempat berselancar. Disini juga menjadi tempat penangkaran penyu hijau. Pada malam hari anda bisa melihat penyu-penyu bertelur di pantai ini.
Curug/Air Terjun di Ujung Genteng Selain menyajikan pantai yang indah, Ujung Genteng juga menyimpan suasana indah lain. Air Terjun yang masih alami bisa dijumpai ditempt ini. Curug Cikaso terdapat tiga buah air terjun dengan masing-masing ketinggian mulai dari 6 meter, 7 meter hingga 7,5 meter. Disini anda dapat berenang di kolam yang jernih dan kedalaman hingga tiga meter saat musim kemarau. Disini juga terdapat penyewaan ban untuk anda berenang sambil menikmati segarnya udara disekitar yang masih bersih. Selain itu ada Curug Luhur yang menawarkan pemandangan memukau. Sayang jika anda ke Ujung Genteng jika melewatkan Curug-curug ini.
Wisata Menarik di Sawarna
Puas menikmati tempat wisata di Pelabuhan ratu, anda juga harus menjajal indahnya pemandangan di Sawarna. Sawarna merupakan nama sebuah desa yang berada di Kabupaten Lebak, Banten. Lokasinya berbatasan langsung dengan kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Tempat ini juga menawarkan segudang tempat wisata yang indah dan menarik. Berikut berbagai tempat yang patut disinggahi jika berada di Sawarna.
Pantai Ciantir
Pantai Ciantir memiliki pasir putih dengan ombak tidak terlalu besar. Pemandangan yang menghiasi sekitar pantai membuat kita terbawa akan suasana damai dan tenang. Pantai ini aman untuk berenang keluarga dan kerabat yang senang berl;ama-lama dengan air laut yang jernih. Hampir tidak ada karang di pantai ini, yang ada hanya hamparan pasir putih lembut yang siap menjadi tempat yang nyaman untuk bermain.
Pantai Tanjung Layar
Tanjung Layar adalah ikon dari Pantai Sawarna. Di pantai ini terdapat dua buah karang besar yang berhimpitan seperti layar kapal, di sekelilingnya ada karang-karang cadas dan karang yang datar membuat kita seakan terbawa di lantai sebuah kapal besar. Tempat ini harus dikunjungi karena merupakan spot yang cocok untuk berfoto dan mengabadikan moment yang mungkin jarang didapat karena aktifitas pekerjaan.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
87
Quality Time T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Karang Teraje
Di tempat ini kita bisa melihat sunset lebih jelas. Pantai ini terdiri dari gugusan karang yang menjulang sepanjang pantai, dan menarik bagi seorang fotografer lanskap untuk dicoba.
Gua Langir dan Gua Seribu Candi
waktu luang untuk berlibur bersama keluarga dan kerabat, tak salah jika mengunjungi Pelabuhan rartu dan Sawarna. Anda akan merasakan pengalaman yang tak terlupakan dengan pemandangan dan kearifan masyarakat lokal yang siap memandu anda selama melakukan perjalanan. Tempat singgah seperti hotel dan losmen dengan harga terjangkau dan fasilitas menarik siap menampung anda selama berada disini.
Gua langir adalah gua yang berpintu kecil namun di dalamnya memiliki ruang yang cukup besar dengan pemandangan yang cukup indah di dalam gua. Sedangkan Gua Seribu Candi adalah gua yang berpintu kecil, namun ketika kita masuk kita disajikan sebuah pemandangan stalagmit dan stalagtit yang menjulang menyerupai candi-candi kecil. Masih banyak tempat wisata lain di sawarna diantaranya Pantai Lagon Par, Pulau Manuk, Tapak Kabayan, Bukit Seribu Tangga dan lainnya. Jika punya
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Quality Time I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
88
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Keceriaan Penuh Kesan di SINDU KESUMA EDUPARK Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
89
Quality Time T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
T
elah hadir di Jogjakarta, tepatnya di Kabupaten Sleman, sebuah wahana rekreasi keluarga, yaitu SINDU KUSUMA EDUPARK disingkat SKE. SKE berdiri diatas lahan seluas 7 Hektar, merupakan unit usaha dari KUSUMA AGROWISATA yang berpusat di Kota Wisata Batu Jawa Timur, dan sudah berpengalaman dalam pembangunan daya tarik wisata. Pengelolaan SKE ditangani oleh Manajemen yang sudah mengelola beberapa wahana Waterpark / Themepark dan atau Edupark di Indonesia. Sindu Kusuma Edupark yang berlokasi di jl magelang km 3 Sleman Yogyakarta ini mulai dikunjungi ribuan wisatawan yang datang dari berbagai wilayah semenjak resmi dibuka pada akhir Desember 2014. Dengan mengandalkan konsep edukasi, SKE akan tampil sebagai wahana wisata keluarga yang mampu memberikan pengalaman dan kesan tersendiri bagi setiap pengunjungnya. SKE sebagai sebagai wahana wisata keluarga sangat memperhatikan nilai nilai Adiluhung Budaya Jawa yang dipakai sebagai Tata Laku Utama dalam memberikan layanan prima kepada setiap pengunjungnya agar memperoleh pengalaman pelayanan yang luar biasa. Dengan Bertekad menjadi wahana wisata keluarga terbaik, SKE berusaha secara pasti memberikan wahana-wahana baru yang lebih menarik, menyenangkan dan lebih semarak bagi pengunjung. Akan hadir beberapa wahana baru setiap tahun sebagai wujud penyegaran wahana. Berikut beberapa wahana yang ada di SKE;
FERRIS WHEEL Icon utama dari SKE adalah Ferris Wheel dengan ketinggian 48 meter. Dengan 28 kabin yang bisa menampung 4 orang dewasa di setiap kabin. Anda bisa menikmati pemandangan Jogja dan sekitarnya dari Ferris Wheel ini.
SEGWAY Segway adalah sebuah kendaraan personal mobility unik yang di import dari Amerika Serikat. Anda dapat merasakan sensasi yang berbeda saat berkeliling dengan Segway. Sebelum Anda memulai, tim kami akan men training Anda bagaimana cara menggunakan Segway yang benar.
BUMPER CAR Bumper Car kami memiliki arena seluas kurang lebih 250 meter persegi. Anda dapat merasakan sensasi berkejarkejaran dengan teman dan saudara Anda. Tersedia 20 mobil yang siap untuk Anda pergunakan.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
Quality Time I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
90
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
TRAMPOLIN
KERETA API
Bebaskan ekspresi Anda! Melompat sambil berjungkir balik di Trampolin kami. Tersedia 4 mat Trampolin yang siap Anda pergunakan. Kru kami akan mendampingi Anda selama Anda berlompat-lompat.
Anda bisa menikmati alam di SKE sambil berkeliling menggunakan kereta kami. 1 putaran kereta akan memakan waktu kurang lebih 10 menit.
FLYING CHAIR Flying Chair kita akan‘menerbangkan’Anda sampai dengan ketinggian 4 meter. Sambil berayun-ayun diatas Anda bisa menikmati pemandangan sekitar SKE. Tinggi minimum untuk wahana ini adalah 120cm.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
FLYING BICYCLE Rasakan sensasi bersepeda di udara dengan Flying Bicycle kami. Bersepeda diatas rel dengan ketinggian 3 meter dan panjang rel 100 meter. Tinggi minimum untuk wahana ini adalah 100cm
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
91
Quality Time T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
KERETA KECIL Khusus untuk adik-adik dengan tinggi maksimum 120 cm. Kereta ini akan berputar-putar di area Plasa Winongo yang terletak di sebelah Kali Winongo.
DINO PARK Wahana Bermain yang cocok untuk anak-anak dan keluarga tersedia juga cafetaria di dalamnya
CINEMA 7D CAROUSEL Adik-adik dapat menikmati Komidi Putar kami, tersedia kuda dan kereta kencana untuk dinaiki.
ROTARY CUPCAKES Berputar-putar dengan Cangkir Puter di SKE! Masingmasing cupcakes yang ada dapat berputar sendiri dan apabila perputaran tersebut terlalu kencang, Anda dapat menghentikan dengan menekan tombol yang Ada.
Nikmati sensasi film 7D hanya di Sindu Kusuma Edupark. Untuk masuk diarea ini, pengunjung dikenakan tarif masuk Rp 15.000 plus deposit dikartu tanda masuk sebesar Rp 35.000. Sehingga total uang yang wajib disediakan oleh pengunjung sebesar Rp 50.000. Soal fasilitas disini sudah bisa dibilang lengkap dengan tempat parkir yang luas, mushola di dalam maupun di luar, toko makanan yang menjual jajanan, dan toko souvenir yang menjual baju serta pernak-pernik khas Jogja.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
gadget n’ Technology
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
92
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Acer Liquid Jade Primo Tampil dengan Sempurna Pabrikan Acer telah memberikan pernyataan secara resmi tentang harga jual smartphone yang telah mendukung windows 10 yaitu Liquid Jade Primo. Smartphone ini ternyata sudah diumumkan secara resmi pada saat peluncuran Acer Liquid M330 yang lebih berkualitas. Kemunculan Acer Liquid Jade Primo kini dibanderol lebih mahal dibandingkan
M330. Harga smartphone Liquid Jade Primo kisaran USD410 atau setara Rp 5 jutaan. Ternyata smartphone tersebut merupakan kelas premium dan memiliki spesifikasi unggulan.
Pada kamera yang diterapkan dalam smartphone Liquid Jade Primo memiliki resolusi 21MP serta terdapat dual LED serta pada bagian depan memiliki 8MP yang lebih sempurna.
Mengulas sekilas spesifikasi Acer Liquid Jade Primo yang memiliki prosesor Hexa coe 808 serta memberikan 3GB RAM dan lebar layar memiliki 5.5 inchi yang lebih berkualitas. Resolusi pada smartphone Liquid Jade Primo memiliki kualitas Full HD dengan 1080 x 1920 pixels yang lebih sempurna.
Smartphone Liquid Jade Primo ini juga terdapat fitur Continuum serta mampu digunakan sebagai komputer yang akan terhubung dengan display. Fitur tersebut memiliki syarat untuk kapasitas minimal RAM 3GB serta memiliki prosesor 808 atau 810 yang lebih berkualitas tersebut.
Pixma MG7770, Printer Multifungsi Trendi dari Canon Hadir dengan tiga pilihan warna memikat yaitu merah, emas dan hitam, Pixma MG7770 dilengkapi Double Front Cassette yang memberikan keleluasaan pengguna untuk pilihan kertas. Adanya Fitur Auto Duplex juga memberikan kemudahan ketika mencetak pada kedua sisi, tanpa harus membalik kertas secara manual. Bukan itu saja, fungsi cetak dan memindai juga tidak perlu melalui komputer. Dengan aplikasi Canon PRINT Inkjet / SELPHY, pengguna dapat langsung mencetak dokumen dan foto langsung dari smartpone atau tablet berbasis iOS atau Android. Adanya layanan Pixma Cloud Link, pengguna juga dapat mencetak dari layanan media sosial seperti Facebook, Instagram, serta aplikasi cloud storage seperti Evernote, Dropbox, dan GOOGLE DRIVE. “PIXMA MG7770 dirancang sebagai
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
printer multifungsi dengan warna-warna trendi serta mudah pengoperasiannya. Sangat menyenangkan untuk interior ketika diletakkan di sudut ruang kerja rumah atau kantor. Layar sentuh LCD dan teknologi nirkabel memberikan kemudahan pengguna untuk mencetak atau memindai langsung dengan smartphone atau tablet. Pixma MG7770 memiliki sistem tinta dengan 6 katrid warna, termasuk tinta abuabu untuk menghasilkan tingkatan gradasi warna yang lebih solid. Hasil akhir akan nampak secara jelas, baik teks dan garis yang tajam sehingga tampak lebih hidup meskipun dicetak pada kertas biasa. Fitur Borderless Printing memungkinkan printer ini mencetak foto dengan lebih maksimal hingga satu halaman kertas
penuh. Proses instalasi juga mudah dan cepat, hanya membutuhkan waktu 26 menit, atau lebih cepat 30% dari printer model konvensional yang membutuhkan waktu sekitar 38 menit untuk siap cetak. Kecepatan cetaknya pun tidak diragukan. Printer ini memiliki ISO kecepatan cetak dokumen 10 images per minute (ipm) dan 15 untuk hitam putih, sedangkan untuk mencetak foto ukuran 4R cukup membutuhkan waktu 21 detik. Tentunya, layar sentuh LCD 3,5 inci semakin memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengguna.
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
93
gadget n’ Technology
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Panasonic Hadirkan Notebook Hybrid 2-in-1 Tahan Banting Berbagai perangkat 2-in-1 saat ini sudah mulai banyak ditemukan di pasaran. Beberapa brand ternama menawarkan jenis perangkat tersebut dengan beragam fitur dan spesifikasi yang disajikan. Kebanyakan brand menawarkan notebook hybrid dengan desain yang cukup umum layaknya perangkat 2-in-1 saat ini. Akan tetapi, Panasonic mencoba menawarkan sebuah perangkat 2-in-1 yang berbeda dari biasanya. Dengan tetap mengusung desain yang dapat digunakan di berbagai mode penggunaan, keunggulan produk 2-in-1 dari Panasonic ini adalah memiliki tingkat durabilitas yang tinggi dan perangkat ini diberi nama Panasonic ToughBook CF-20. Panasonic ToughBook CF-20 dirancang sebagai perangkat yang full rugged yang layarnya dapat dilepas dari docking sehingga Anda dapat menggunakannya sebagaimana sebuah tablet. Perangkat 2-in-1 ini ditujukan untuk kalangan profesional yang banyak berkerja di luar ruangan baik dengan kondisi cuaca ekstrim seperti pertambangan, pengeboran minyak lepas pantai, perkapalan dan lain sebaginya yang tentunya membutuhkan sebuah perangkat mobile yang tahan banting. Panasonic ToughBook CF-20 telah berhasil melewati berbagai tahap pengujian MIL-SPEC seperti IP65 dan MIL-STD 810G berkat penggunaan casing berbahan magnesium alloy yang dibungkus
dengan karet tebal di beberapa bagian. Walaupun perangkat ini memiliki ketahanan yang tinggi, bobot yang dimilikinya ternyata tidak terlalu berat. Perangkat ini memiliki bobot sekitar 1.75kg dengan layar berukuran 10.1” beresolusi 1920 x 1200, dengan menggunakan panel IPS serta touchscreen hingga 10 sentuhan. Panasonic juga turut menyertakan sebuah Pen Digitizer IP55. Mengenai dapur pacunya, Panasonic ToughBook CF-20 menggunakan prosesor Intel Core vPro M5 6Y57 Skylake berkecepatan 1.1GHz dan dapat meningkat berkat penggunaan Turbo Boost mencapai 2.8GHz. Untuk menunjang kinerja prosesornya, Panasonic membenamkan memory 8GB dan sistem penyimpanan data berupa SSD berkapasitas 256GB.
Perangkat yang didukung dengan Windows 10 ini memiliki berbagai kelengkapan port layaknya sebuah notebook konvensional di antaranya port USB3.0, MicroSDXC slot, HDMI port, audio combo dan sebuah slot SIM card yang mendukung 4G-LTE. Beberapa fitur lainnya juga turut disematkan antara lain WiFi 802.11ac, Bluetooth, NFC, GPS chip dan dua buah kamera di antaranya 2MP di bagian depan dan 8 MP di bagian belakang. Produk yang diperuntukkan bagi kalangan bisnis ini kabarnya sudah tersedia di pasaran. Panasonic membanderol harga yang tergolong cukup fantastis yakni berkisar USD 2.259.
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
94
THE QUALITY MAGAZINE SALES OUTLET
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
GRAMEDIA (JABODETABEK) • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •
Taman Anggrek Mall Pondok Indah Mall Purimall Plaza Semanggi Grand Indonesia Kelapa Gading Mall Matraman Botanic Square, Bogor Artha Gading Mall Bintaro Plaza Depok Plaza Supermall, Karawachi Mall of Indonesia Mall Ciputra Sumarecon Mall Serpong Ambassador Mall Sunter Mall Balaikota Tangerang Pluit Village Cibubur Ekalokasari Bogor Hero Pajajaran Bogor Pejaten Village Emporium Pluit Mall Teras kota Metropolitan Mall, Bekasi Mega Bekasi Kalibata Mall Alam Sutera
GRAMEDIA (P. JAWA) • • • • •
Tunjungan Plaza, Surabaya Royal Plaza Surabaya Manyar, Surabaya Ciputra World, Surabaya Expo Surabaya, Surabaya
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
• • • • • • • • • • • • • • • • • • • •
Pakuwon Surabaya, Surabaya Grand City, Surabaya Slamet Riyadi, Solo Solo Square, Solo Tamara Plaza, Purwokerto Javamall, Semarang Pandanaran, Semarang Amaris, Semarang Sudirman, Yogyakarta Mall Malioboro, Yogyakarta Ambarukmo Plaza, Yogyakarta Gramedia Jember Jl.Trunojoyo No. 85, Jember Madiun Toko Jl Panglima Sudirman 22, Madiun Gedung UFO, Kediri Grage Mal, Cirebon Malang Town Square, Malang Basuki Rachmat, Malang Nikita ,Bali Duta Plaza, Bali Mall Galeria, Bali
GRAMEDIA (LUAR P. JAWA)
• Gramedia Bandar Lampung Jl. Raden Intan No. 63, Tanjung Karang, Bandar Lampung • Gramedia Padang Jl. Damar No. 63, Padang • Palembang Square, Palembang • Palembang Atmo, Palembang • Batam City Square, Batam • Sudirman, Pekanbaru • Pekanbaru Mall, Pekanbaru • Trimedia MAL SKA, Pekanbaru • Panakukang, Makasar
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
• Mall Ratu Indah, Makasar • Mal Gajah Mada, Pontianak • Komplek Mal Lembuswana, Samarinda • Veteran, Banjarmasin • Dutamall, Banjarmasin • Balikpapan Center, Balikpapan • TB. Gramedia Pangkal Pinang, Jl. Melintas No. 40, Pangkal Pinang
• • • • • • •
PAPERCLIP STORE
• • • • • • • • • • •
• • • • • • • • • • • •
Gandaria City Kelapa Gading Mall Sumarecon Mall Serpong Cibubur Junction Taman Anggrek Mall Midplaza Gatot Subroto Bursa Efek Jakarta Pondok Indah Mall Emporium Pluit Mall Pejaten Village Gajah Mada Plaza Citragran Cibubur
KHARISMA
• • • • • • • • • • • •
Gajah Mada Tomang Tol Kalimalang Plaza Pondok Gede Mall Cijantung Cibubur Junction Cibubur Plaza Mall Cilandak Mall Cinere Taman Harmoni Pamulang Permai Bogor Trade Mall Karawanag Central Plaza
Bali Kuta Gedung Glael Denpasar Super Ekonomi Singaraja Gianyar Mall Mataram Lombok Lombok Tengah Lombok Timur
CONVENTIONAL OUTLETS (JABODETABEK)
Simatupang Agc | TB. Simatupang Bima Agc | Tebet Dwitama | Pondok Gede Bookstore | Gambir Arif Agc | UI Depok Janter | Kalimalang H.Udin Agc | Pasar Minggu Puji Agc | Kelapa Gading Liston Agc | Buaran Togamas | Depok Togamas | Lebak Bulus
GUNUNG AGUNG
• • • • • • • • • • •
ATRIUM PLAZA, Jakarta Pusat KWITANG 6, Jakarta Pusat KWITANG 38, Jakarta Pusat MALL ARION, Jakarta Timur TAMINI SQUARE, Jakarta Timur BLOK M PLAZA, Jakarta Selatan SENAYAN CITY LT. 5, Jakarta Selatan MARGO CITY, Depok CBD CILEDUK, Tangerang BSD PLAZA, Tangerang CITY MALL, Tangerang
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
95
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
House of Publishing The Quality Publishing is one of the magazines editorial department at The Quality under Indonesia’s PT Quality Action specializing in the field of book publishing. The books are published a non-fiction book entitled Business, Motivation, Profile, and a variety of themes related to improving life, skills, and business.
We serve printing & digital Publication to share your idea to the world Contact House of Publishing
JAKARTA OFFICE Jl. Kecapi No.1, Jagakarsa, Jakarta Selatan Phone/ fax : 021 - 7888 2089 Email : [email protected] www.thequality.co.id
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
FORMULIR BERLANGGANAN 96
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
YUK GABUNG BERSAMA KLUB PELANGGAN THE QUALITY Anda akan mendapatkan Harga Berlangganan Hemat Plus Kepastian Pengiriman ke Alamat yang Anda Inginkan! Untuk Informasi Berlangganan:
HUB: 031-563-0505
FORMULIR BERLANGGANAN
Gunting di sini
ISI DENGAN HURUF KAPITAL Nama : Alamat : E-mail : Telepon : (rumah) Berlangganan :
(mobile) 12 Edisi
24 Edisi
Mulai dari edisi :
CARA PEMBAYARAN Transfer Bank Mandiri No.Rek 141 000 283 8480 (a.n : PT. Quality Action Indonesia) (Bukti transfer dan Formulir di kirim melalui FAX ke no. 031-563-1011 atau melalui email: [email protected])
Tarif Langganan Majalah the Quality • 12 bulan: Rp 354.000 • 24 bulan: Rp 708.000 Biaya Pengiriman • Free Ongkos Kirim Untuk Wilayah Pulau Jawa
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
iii
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
I N S P I R I N G WO R L D C L A S S Q UA L I T Y B U S I N E S S
Indonesia’s Number 1 Quality Magazine
iv
T H E Q U A L I T Y M A G A Z I N E | VOL.47 | DESEMBER 2015