Data Loading...

16 April 2020 Flipbook PDF

E-Paper Harian Metropolitan


165 Views
20 Downloads
FLIP PDF 20.18MB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

Belum Dapat Bansos Bisa langsung Lapor Bupati METROPOLITAN - Kabupaten Bogor resmi melaksanakan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) per Rabu (15/4) hingga 14 hari ke depan demi memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di Bumi Tegar Beriman, yang terus menunjukkan grafik peningkatan jumlah kasus. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor pun sudah menyiapkan bantuan sosial untuk warga yang mengalami kesulitan atau warga yang

KAMIS

16 APRIL 2020 EDISI. 2.949 TAHUN 8 HARGA ECERAN: RP 3.000 HARIANMETROPOLITAN

WWW.METROPOLITAN.ID

HARIANMETROPOLITAN



HARIANMETROPOLITAN

BELUM...Baca Hal

5

WARGA MASIH

SUSAH DIATUR Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan angka penyebaran virus corona atau Covid-19 di Bogor rupanya berdampak lain. Penjagaan dan penyekatan di jalan utama, jalan kompleks hingga gang perkampungan, justru menimbulkan polemik. Hanya gara-gara ditegur tidak menggunakan masker bisa berujung Kewilayahan harus aktif adu jotos di beberapa tempat, memantau pergerakan warga termasuk di Bogor. dan kedatangan orang lain TENTANG PSBB



ke wilayahnya

WARGA...Baca Hal 5

ni ok ita i gin tari ber Facebo n i a i And gomen ung d an. b men kan ga ropolit sila ian Met Har

Tujuan membatasi kegiatan dan pergerakan orang dan atau barang dalam menekan penyebaran covid-19

Dasar Hukum

Penutupan jalan/gang seringkali menimbulkan gejolak warga

Salah kaprah penjagaan, yang bukan dilakukan aparat atau tokoh berwenang, tapi malah pemuda tanggung nongkrong

Perwali Kota Bogor nomor 30 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam penanangan Covid-19 di Kota Bogor

Dishub Sepakat

Ojol Dilarang

Angkut Penumpang

METROPOLITAN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah mulai diterapkan di beberapa wilayah. Menyusul DKI Jakarta, wilayah Bodebek mulai melakukan PSBB hari ini. Sementara itu, Tangerang Raya akan menyusul di akhir minggu ini. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana Pramesti menyatakan bahwa selama masa PSBB di Jabodetabek, semua Dinas Perhubungan daerah telah sepakat untuk melarang ojek online mengangkut penumpang. Keputusan itu diambil dalam rapat BPTJ dengan Dinas Perhubungan tingkat provinsi, kota dan 

DISHUB...Baca Hal

TINJAU: Kapolda Irjen Pol Rudy Sufahriadi a bersama Panglim Kodam III/SiliI wangi Mayjen TN Nugroho Budi kil Wiryanto dan Wa Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau sejumlah ri check point di ha pertama pelaksata naan PSBB di Ko Bogor.

Lemahnya pengawasan aparat dan pemerintah dalam pelaksaanaan pembatasan atau penutupan akses jalan.

Kurangnya kesadaran masyarakat dalam penggunaan masker, prosedur cuci tangan, penggunaan handsanitizer dan/atau disinfektan saat akan masuk wilayah tertentu Mudah tersinggung saat ditegur atau diingatkan untuk mematuhi aturan PSBB

LITAN

OPO FOTO: FADLI/METR

R O G O B A T O PSBB K

! L A M I S K BELUM MA

METROPOLITAN - Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimulai serentak di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Di hari pertama PSBB, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama jajaran Muspida Kota Bogor memantau arus kendaraan yang masuk Kota Bogor di Gerbang Tol Jagorawi

5

N ITA

Perbup Bogor no.16 tahun 2020 Tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor

OL OP TR

KENDALA DAN POLEMIK

E I/M DL FA

BERUJUNG RICUH

: TO FO

PSBB

Menggunakan prosedur kesehatan selalu, mulai dari pemakaian masker, memeriksa suhu tubuh, menggunakan handsanitizer atau disinfektan hingga cuci tangan sebelum masuk wilayah Melakukan penjagaan dan pembatasan akses warga

Pembatasan aktifitas warga di luar rumahSelama PSBB, warga harus menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Sehat Bersih) dan selalu mengenakan masker saat diluar rumah

di Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Pria yang akrab disapa RK itu mengungkapkan, berdasarkan data yang diberikan Jasa Marga, sejak diberlakukannya PSBB pada dini hari hingga pagi hari kemarin, arus kendaraan yang masuk Kota Bogor via Tol Jagorawi mengalami penurunan mencapai 50 persen. ”Laporan dari 

PSBB...Baca Hal

5

RICUH SAAT DITEGU R PAKAI MASKER Selasa (14/4), pasar Kelura Ko h Keribu ta Bogor Te an Babakan ngah. tan an t tersing ar war g g pakai ung saat dit a yang maske r dan egur untuk masuk cuc g yang 'm ang wilaya i tangan sa h oleh a enjaga pemu t '. da Senin (13/4), Cibinong, Kabupaten Bogor. Adu jotos terjadi antara warga dengan pemuda yang tersinggung saat diminta mengenakan masker saat melintas masuk perumah an. GRAFIS: SIGIT/METROPOLITAN

SELEB Alami Gejala, Twindy Rarasati Positif Covid-19

Modifikasi MLM Jadi Multi Level Membantu

Gagas Gerakan Bantu 1 Ajak 2 Hadapi Corona

METROPOLITAN - Satu lagi artis yang positif Covid-19, ialah Twindy Rarasati. Bintang sitkom ’The East’ itu mengabarkan hal tersebut di akun Instagram sembari mengunduh foto yang sedang menggunakan masker. Twindy kemudian mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan orang-orang yang sudah memberi dukungan. Dalam unggahannya, ia terlihat sedang berada di kamar rumah sakit dengan memakai masker. ”Saya positif Covid-19, terima 

ALAMI...Baca Hal

5

Imbas penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 yang begitu cepat di Indonesia tentunya memberi pengaruh besar bagi sektor perekonomian. Imbauan physical distancing atau menjaga jarak fisik antara diri sendiri atau orang lain, bekerja, belajar dan beribadah di rumah, hingga pelarangan kegiatan yang menimbulkan keramaian berdampak pada kegiatan ekonomi. Roda ekonomi nyaris terhenti di beberapa tempat. 

GAGAS...Baca Hal

5

PEDULI: Seorang warga memberi masker kepada seorang pejalan kaki untuk mencegah penyebaran virus corona.

IST/METROPOLITAN

Layouter: Dadi

HANKAM WWW.METROPOLITAN.ID

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

2

HARIANMETROPOLITAN

KAMIS 16 APRIL 2020

HUKUM Polisi Buru Oknum yang Ngamuk di Cibinong METROPOLITAN - Mabes Polri memastikan pria berkaus biru yang mengamuk karena tidak terima ditegur lantaran tidak memakai masker bukan personel kepolisian. Diketahui, peristiwa itu terekam dalam video dan viral di media sosial. ”Bukan polisi,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono, Rabu (15/4). Saat ini, aparat kepolisian sedang memburu pria tersebut. ”Ya sedang dicari siapa dia,” ujar Argo. Apabila setelah ditangkap serta diperiksa melanggar aturan hukum, Argo memastikan pria itu akan dikenai sanksi tegas. Diberitakan sebelumnya, beredar video di media sosial yang menampilkan pemuda berkaus biru mengamuk. Dalam video itu, si pria menantang seseorang berkelahi. Orang yang ditantang itu sebelumnya menegur si pria karena tidak mengenakan masker. Peristiwa itu terjadi di Pos Satpam Perumahan Taman Rezeki, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (kmp/ yok/run)

IST/METROPOLITAN

PENYEKATAN: Dua personel TNI Kodim 0621 dan dua anggota Pol PP memantau PSBB di perbatasan provinsi.

TNI Pantau Perbatasan Antar-Provinsi

METROPOLITAN -Personel TNI Kodim 0621 Kabupaten Bogor melakukan pemantuan di perbatasan kedua provinsi, Jawa Barat dan Banten. Hal itu guna mencegah wabah Covid-19 yang masuk ke wilayah Kabupaten Bogor. Salah satunya dilakukan di perbatasan Kecamatan Rumpin,

SANDIKA/METROPOLITAN

PANTAU: Petugas Polres Bogor memantau pergerakan kendaraan di salah satu ruas jalan di Kabupaten Bogor.

PELAYANAN 10 Personel Polisi di Setiap Zona Merah METROPOLITAN - Polres Bogor menurunkan 940 personel untuk mengawasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Bogor. Dari 940 personel, sepuluh orang ditempatkan di 12 titik yang masuk zona merah penyebaran pandemi Covid-19. Dalam kegiatan Petugas nantinya akan PSBB ini, melakukan check point kapolres Bogor utama selama 24 jam. bersama Kabag OPS Polres Bogor AKP Agung Ramadan Pemerintah Kabupaten Bogor mengatakan, PSBB itu sesuai arahan bupati dan Kodim 0621 Bogor yang dilakukan mendirikan 12 sejak Rabu (15/4) mulai pukul 00:00 WIB. titik check point ”Dalam kegiatan PSBB yang masuk zona ini, kapolres Bogor merah. bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan Kodim 0621 mendirikan 12 titik check point yang masuk zona merah,” kata Agung. Selain 12 titik, sambungnya, juga akan didirikan pos lima titik check point PSBB yang masuk zona biru. Dalam PSBB ini, pemda dan Kodim 0621 bersinergi menugaskan personel sesuai protap dan SOP terkait pelaksanaan PSBB di masingmasing lokasi check point. ”Selain itu, serta diperkuat dengan bantuan dua kompi Dalmas Polda Jabar untuk ditempatkan di setiap titik,” ujarnya. Agung mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi situasi PSBB ini, dan patuhi imbauan-imbauan yang telah disosialisasikan sebelumnya. ”Sebelumnya, Pak Kapolres Bogor bersama Dandim, Bupati, Kadishub sudah melakukan simulasi check point PSBB di Flyover Cibinong,” pungkasnya. (mul/b/yok/run)

Kabupaten Bogor, dengan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Dua personel TNI dari Mako Koramil 2112 Rumpin pun sudah memantau ke lokasi. Danranil Rumpin Kapten Inf Khasbullah mengatakan, petugas gabungan dari koramil, lolsek serta Pol PP melakukan pemantauan di

perbatasan kedua provinsi itu. ”Kita lakukan pemantauan soal PSBB di ruas Jalan Lapan, Desa Sukamulya. Hal itu guna mencegah penyebaran Covid-19,” kata Khasbullah kepada Metropolitan, kemarin. Ia menyebut saat ini 20 personel TNI telah disiagakan untuk memantau PSBB. Ser-

ta di setiap titik kepadatan arus kendaraan, baik masuk ke Kabupaten Bogor maupun sebaliknya yang mengarah ke BSD Tangerang Selatan. ”Bukan hanya perbatasan, bahkan di setiap titik yang masuk zona merah kita siagakan personel,” ujarnya. Camat Rumpin Rusliandi

menambahkan, sesuai kebijakan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bogor, check point dilakukan di zona hijau. Meski begitu, aparat tetap siaga. ”Tetap aparat siaga. Tadi pagi juga kita coba lakukan pemeriksaan di depan koramil dan Desa Mekarsari,” pungkasnya. (mul/c/yok/run)

Warga Bojonggede Digegerkan Sanca Emas METROPOLITAN - Saat seluruh masyarakat dibuat geger Covid-19, warga Kampung Muara, RT 02/11, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, justru dibuat geger dengan kemunculan ular jenis sanca emas di salah satu saluran irigasi. Warga sekitar, Paul (40), mengatakan bahwa ular berukuran dua meter itu tiba-tiba muncul. Warnanya yang unik, bukan membuat warga takut, justru menjadi tontonan. “Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, saya langsung lapor ke Damkar Kabupaten Bogor,” kata Paul kepada Metropolitan. Sementara itu, Komandan Regu Disdamkar Kabupaten Bogor Burhansyah mengatakan,

saat mendapatkan laporan tersebut langsung meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi keberadaan ular tersebut. “Tim Rescue Damkar langsung turun ke lokasi untuk lakukan evakuasi ular yang malah menjadi tontonan warga,” ucapnya. Saat evakuasi, lanjutnya, bukan tanpa hambatan, ular dengan nama beken liow phyton albertisi itu sempat kabur. Tak ayal, hal itu menyulitkan tim evakuasi hingga akhirnya ular bisa diamankan. Ia menuturkan, ular tersebut berhasil dievakuasi setelah dilakukan pencarian. Ular itu erjenis liow phyton albertisi, namun warga Bogor menyebutnya sanca bibir putih atau sanca emas. “Warga Bogor menyebutnya ular bibir putih atau sanca

IST/METROPOLITAN

EVAKUASI: Petugas Rescue Damkar Kabupaten Bogor bersama warga berhasil menangkap ular sanca emas di Bojonggede.

emas. Ular yang memiliki warna keemasan ini, beruku-

ran sekitar dua meter lebih. Kita sudah amankan ular ter-

sebut,” tuntasnya. (mul/b/suf/ run)

Melongok Kegiatan Warga Binaan Pemasyarakatan Gunungsindur

Produksi Ratusan Masker Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Khusus Gunungsindur masih produktif membuat masker kain untuk menekan penyebaran wabah pandemi Covid-19. Laporan: Mulya Diva KEPALA Lapas Khusus Gunungsindur Mulyadi mengatakan, pembuatan masker merupakan inisiatif untuk membantu mencegah penyebaran virus corona, mengingat masker semakin langka akhir-akhir ini. ”Namun kita beli bahan, dan langsung diproduksi masker ini. Sedangkan untuk peruntukannya masker diutamakan untuk warga binaan dan petugas kami terlebih dahulu,”

kata Mulyadi kepada Metropolitan, kemarin. Ia menuturkan, pembuatan masker itu berlangsung di Balai Latihan Kerja. Ada sepuluh warga binaan yang turut serta dalam pembuatan masker. Saat ini, jelasnya, di Lapas Khusus Gunungsindur menerapkan protokol kesehatan. ”Protokol itu berupa aturan khusus untuk menggunakan masker bagi setiap petugas, tamu dinas dan warga binaan

BERBAGI: Kalapas Gunungsindur membagikan masker kepada petugas Lapas Gunungsindur.

IST/METROPOLITAN

saat berada di area lapas,” ujarnya. Dalam waktu tiga hari, sambung Mulyadi, warga binaan berhasil membuat 200

masker. Hari pertama 30 masker, dan di hari kedua lebih banyak lagi, yakni 70 masker. ”Produksi itu hingga hari ke-

tiga, dengan menghasilkan seratus masker yang berhasil dibuat,” pungkasnya. (mul/c/ yok/run)

Layouter:bayu

INTERNASIONAL WWW.METROPOLITAN.ID

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

KAMIS

16 APRIL 2020

HARIANMETROPOLITAN

3

AS bakal Setop Dana ke WHO

AFRIKA Kongo Diserang Dua Virus Sekaligus METROPOLITAN - Republik Demokratik Kongo harus menghadapi dua wabah sekaligus. Selain diserang virus corona jenis baru atau Covid-19, negara di Benua Afrika tersebut juga menghadapi kemunculan penyakit Ebola. Hingga Selasa (14/4), Kongo melaporkan 60 kasus positif Covid-19 dengan jumlah meninggal 5 orang. Belum selesai pandemi Covid-19, otoritas kesehatan Kongo mencatat mencatat kasus baru Ebola ketiga pada Senin (13/4). Kasus ketiga Ebola menjangkiti seorang anak perempuan berusia 7 tahun yang mulai menunjukkan gejala seusai mengunjungi pusat kesehatan yang sama seperti dua kasus sebelumnya. Setelah lebih dari tujuh pekan tanpa infeksi baru Ebola, Kongo pada Minggu sebenarnya berencana menandai berakhirnya wabah virus mematikan tersebut. Namun, pada Jumat kemarin satu kasus dilaporkan di Kota Beni. Seiring berjalannya waktu, kini ada 3 kasus Ebola yang dikonfirmasi. Ketiga pasien dalam kasus baru Ebola tersebut mengunjungi Pusat Kesehatan Horizon di Beni. Pasien ketiga mulai mengalami gejala pada 11 April. Hal itu disebut memiliki kesempatan bagus untuk bertahan hidup dan tidak dianggap begitu menular. “Kami rasa, kami akan segera mencegah wabah ini,” kata Boubacar Diallo, wakil manajer peristiwa untuk tanggap Ebola WHO seperti dilansir Reuters. Belum diketahui pasti bagaimana kasus pertama, tukang listrik berusia 26 tahun, tertular virus Ebola. Dia dikabarkan tidak melakukan kontak dengan pasien Ebola lainnya. (jp/feb/py)

ISTIMEWA

METROPOLITAN - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan telah memerintahkan jajarannya untuk menghentikan aliran dana ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang ditudingnya berbuat kesalahan, sehingga menyebabkan banyak orang meninggal dunia akibat virus corona. ”Saya memerintahkan jajaran saya untuk menghentikan pendanaan selagi menyusun tinjauan terhadap peran Organisasi Kesehatan Dunia dalam salah kelola yang parah dan menutupi penyebaran virus corona,” papar Trump dalam jumpa pers di gedung Putih, Selasa (14/4) waktu setempat. ”WHO gagal melakukan tugas dasar mereka dan harus dimintai pertanggungjawaban,” lanjutnya. Saat ini AS merupakan negara dengan kasus positif corona terbanyak di dunia, yaitu 602.989 kasus. AS juga mencatat angka kematian terbanyak di dunia, yaitu 25.575 orang. Seorang pakar gugus tugas

penanganan Covid-19 menyatakan, Amerika Serikat ”bisa menyelamatkan banyak nyawa” seandainya lebih awal menerapkan langkah-langkah untuk menghentikan Covid-19. ”Jika kita melakukannya sejak awal, untuk menutup semuanya, barangkali akan sedikit berbeda,” kata dr Anthony Fauci, pakar dari gugus tugas penanganan virus corona di AS, kepada CNN. Trump menuding WHO tidak bersikap objektif, sehingga menerima klaim China tanpa melakukan peninjauan. ”Jika saja WHO melakukan tugasnya dalam mengutus pakar-pakar kesehatan ke China untuk secara objektif meninjau situasi di lapangan dan membeberkan kurangnya transparansi China, wabah ini bisa diatasi pada sumbernya dengan sedikit kematian,” katanya. ”Ini akan menyelamatkan ribuan nyawa dan menghindari kerusakan ekonomi dunia,” sambungnya. Trump menuding WHO terlalu percaya terhadap klaim pemerintah China. ”Keper-

ISTIMEWA

TERANCAM: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terancam tidak mendapatkan aliran dana dari Amerika Serikat (AS).

cayaan WHO pada pernyataan China mungkin menyebabkan peningkatan 20 kali lipat di dunia dan mungkin lebih…Begitu banyak kematian disebabkan kesalahan mereka,” tuding Trump. Sebelumnya, Trump mengklaim bahwa WHO bersikap ”China sentris” dalam menangani pandemi virus corona. Namun, klaim itu ditepis Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Dia justru me-

minta semua pihak ”jangan mempolitisasi virus ini”. ”Yang paling kuat seharusnya memimpin jalan dan mohon karantinakan politik Covid,” papar Tedros dalam pernyataan yang secara implisit merujuk Trump. WHO mengandalkan baik dari negara-negara maupun pihak swasta sebagai sumber pendanaan. Pendanaan tersebut juga dibagi menjadi kontribusi wajib dan sukarela. Beberapa tahun terakhir, pen-

danaan sukarela terlihat semakin penting. Pemerintah AS adalah kontributor dana sukarela terbesar, mencapai 15% dari seluruh pendanaan yang diterima WHO pada 2019. Perlu dicatat, AS berutang pada WHO dalam hal kontribusi wajib. Data pada Maret 2020 menunjukkan AS masih berutang lebih dari US$99 juta (Rp1,5 triliun). Jumlah ini terbanyak dari negara manapun. (bc/feb/py)

Inggris Kucurkan Dana Rp4 T Lawan Corona METROPOLITAN - Pemerintah Inggris mengeluarkan bantuan sebesar 200 juta poundsterling atau sekitar Rp4 triliun untuk melawan infeksi Covid-19. Departemen Pembangunan Internasional Inggris (DFID) mengumumkan paket bantuan ini yang akan disalurkan melalui badanbadan amal Inggris serta organisasi internasional untuk membantu mengurangi penyebaran infeksi virus corona di negara-negara berkembang.

Sekitar 130 juta poundsterling (Rp2,5 triliun) akan diberikan untuk badan-badan di PBB (UNICEF, UNHCR, UNFPA, etc) termasuk 65 juta poundsterling (Rp1,3 triliun) disalurkan ke Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang mengkoordinasikan upayaupaya internasional untuk mengakhiri wabah ini. Dana bantuan ini diharapkan bisa diberikan kepada negaranegara terdampak dan memiliki fasilitas kesehatan yang

ISTIMEWA

EKSPERIMEN: Seorang peneliti tengah melakukan eksperimen di laboratorium.

minim. Ini untuk mengurangi sebaran virus yang masih menjadi momok semua negara. Dengan tambahan bantuan 200 poundsterling, ini menjadikan Inggris sebagai negara pendonor terbesar di dunia yang ’nyawer’ untuk mengatasi pandemi Covid-19. Total, Inggris sudah menggelontorkan 744 juta poundsterling atau sekitar Rp15 triliun untuk menangani masalah pandemi Covid-19. (rml/feb/py)

KESEHATAN INOVASI LIPI Kembangkan Masker Berteknologi Nano METROPOLITAN - Loka Penelitian Teknologi Bersih Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LPTB LIPI) tengah mengembangkan masker menggunakan teknologi khusus, sehingga dihasilkan material nanokomposit dalam ukuran nano untuk mencegah penularan Covid-19. Hal ini selaras dengan kebijakan pemerintah yang telah menetapkan kewajiban bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan masker tatkala terpaksa untuk beraktivitas di luar rumah. Namun melonjaknya harga masker di pasaran, membuat banyak orang kesulitan mendapatkan masker yang sesuai standar perlindungan kesehatan. Menurut peneliti dari kelompok penelitian nanoteknologi lingkungan LPTB LIPI Muhamad Nasir, ada beberapa keunggulan nanomasker dibandingkan masker lainnya. “Nanomasker menggunakan bahan-bahan berukuran nano sedangkan masker lainnya menggunakan bahan berukuran mikro. Karena menggunakan teknologi nano maka kinerjanya lebih baik dibandingkan dengan masker konvensional. Salah satu keunggulannya adalah sirkulasi udara jadi lebih baik karena pengaruh slip flow dari bahan nano yang digunakan,” katanya. Nasir menjelaskan, nanomasker ini telah dikembangkan sejak 2017 ketika bencana flu burung (H5N1) melanda, diikuti dengan bencana asap kebakaran hutan dan polusi udara yang terus meningkat. Penelitian ini menggunakan skema pendanaan Insinas dari Ristekdikti. Hasil riset terkait nanomasker ini, sambung Nasir, telah dipatenkan dan sebagian juga telah dipublikasikan. Tetapi kendala nanomasker masih belum bisa diproduksi di pasaran. Hal ini karena riset suatu produk membutuhkan waktu mulai dari skala lab, perbesaran skala sampai skala produksi, standarisasi produk sehingga laik industri. Faktor lain terkait kelengkapan fasilitas uji yang terbatas dan pendanaan riset yang terbatas. “Saat ini kemampuan untuk produksi nanomasker masih skala terbatas dan belum sampai kepada skala produksi industri,” jelas Nasir. Nasir mengaku sangat prihatin dengan bencana pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini dan berharap bencana ini cepat berlalu. Nasir berharap masyarakat dan pemerintah proaktif untuk mengatasi masalah ini. Serta meminta masyarakat menggunakan masker dalam setiap aktivitasnya khususnya pada saat berinteraksi dan berkomunikasi langsung demi mencegah transmisi Covid-19 bertambah luas. (lip/feb/py)

WHO: 70 Vaksin Corona dalam Pengerjaan

VAKSIN: Sejumlah vaksin tengah diuji coba untuk menangkal virus corona.

ISTIMEWA

METROPOLITAN - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut, ada 70 vaksin corona virus atau Covid-19 dalam pengembangan secara global. Dari 70 vaksin yang dikembangkan, tiga kandidat di antaranya disebut sudah diuji dalam uji coba manusia. Dilansir dari Bloomberg via Ubergizmo, Rabu (15/4), para pembuat obat dan raksasa farmasi tengah berlomba menemukan obat bagi patogen yang mematikan tersebut. Salah satunya vaksin eksperimental yang dikembangkan CanSino Biologics Inc yang terdaftar di Hong Kong dan Institut Bioteknologi Beijing kini berada dalam fase 2. Dua lainnya yang diuji pada manusia adalah vaksin yang dikembangkan secara terpisah oleh produsen obat AS Moderna Inc dan Inovio Phar-

maceuticals Inc., menurut dokumen WHO. CanSino mengatakan, bulan lalu pihaknya menerima persetujuan pemerintah Tiongkok untuk memulai uji coba vaksin manusia. Sedangkan Moderna yang berbasis di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat (AS) juga menerima persetujuan regulator untuk bergerak cepat ke uji coba manusia pada Maret lalu, dengan telah menguji vaksin kepada hewan. Terakhir, Inovio memulai percobaan manusianya minggu lalu. Untuk mendapatkan vaksin sampai tiba di pasar, biasanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 tahun. Tapi kemajuan uji vaksin Covid-19 memang sangat cepat. Ini dilakukan karena industri obat berharap dapat menekan waktu yang dibutuhkan. (jp/ feb/py)

Ini 5 Aplikasi Kesehatan Rujukan Jokowi METROPOLITAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat Indonesia berobat secara online melalui aplikasi kesehatan atau telemedicine untuk mengetahui keterpaparan Covid-19. Untuk itu, pemerintah telah bekerja sama dengan berbagai aplikasi kesehatan. ”Tidak semua orang harus ke dokter atau ke rumah sakit atau ke puskesmas, tetapi bisa lewat telemedicine, sehingga mengurangi risiko ada tenaga medis tertular,” ujar Jokowi. Menurut Jokowi, penggunaan aplikasi telemedicine di Indonesia meningkatdari 4 juta menjadi 15 juta. Berikut 5 aplikasi yang telah resmi ditunjuk pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19: 1. KlikDokter dari Kalbe Anak usaha Kalbe, yakni KlikDokter, telah ditunjuk

pemerintah untuk mengedukasi dan membantu memberikan informasi yang benar terkait Covid-19. KlikDokter juga menghadirkan fitur cek risiko Covid-19 gratis yang siap siaga 24 jam melayani pengguna untuk konsulitasi online. 2. Grab dan Good Doctor Grab Indonesia dan Good Doctor telah bekerja sama dengan Kemenkes menghadirkan layanan pemeriksaan awal Covid-19. Layanan ini dapat digunakan untuk berkonsultasi dengan dokter dari Good Doctor melalui fitur GrabHealth pada aplikasi Grab. 3. Gojek dan Halodoc Gojek dan Halodoc juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kemenkes untuk pemeriksaan awal Covid-19. Pengguna dapat melakukan self assessment risiko Covid-19 dan

PEMAPARAN: Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang memaparkan langkah strategis dalam memutus mata rantai Covid-19.

ISTIMEWA

konsultasi online bersama 20.0000 dokter berlisensi dari Halodoc. 4. Alodokter Guna mendukung program KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) dari Kemenkes, Alodokter menghadirkan

layanan chatbot yang mampu berinteraksi cepat untuk menjawab pertanyaan terkait Covid-19. Layanan ini bisa diakses melalui website resmi Alodokter. 5. SehatQ SehatQ melalui Aliansi Tele-

medika Indonesia (Atensi) juga telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk menghadirkan fitur cek risiko Covid-19 melalui situs resmi SehatQ yang bisa diakses secara gratis oleh pengguna. (de/feb/py) Layouter: Ibnu Krisna

4

SEREMONI

KAMIS 16 APRIL 2020

WWW.METROPOLITAN.ID

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

Pemkot Bogor Salurkan APD ke Empat RS METROPOLITAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) berupa ratusan baju hazmat (hazardous materials) standar medis, baju coverall, hingga ribuan masker kepada empat rumah sakit dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor. ”Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor memberikan bantuan berupa masker dan APD kepada beberapa rumah sakit dan IDI. Kita juga dapat bantuan dari BNPB, kemudian kita langsung distribusikan kepada rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan. Meskipun sedikit, semoga bisa bermanfaat. Kalau ada lagi, kita akan distribusikan kembali,” ungkap Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Rabu (15/4). Keempat rumah sakit tersebut adalah RS Salak, RS Islam, RS Ummi dan RS Melania. Masing-

IST/METROPOLITAN

SERAHKAN: Anggota DPRD Kota Bogor Pepen Firdaus menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak pandemi virus corona, kemarin.

RDP Bagikan 600 Paket di 2 Wilayah

YOSAN/METROPOLITAN

BANTUAN: Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor menyalurkan bantuan APD ke rumah sakit.

masing rumah sakit tersebut mendapatkan 50 baju hazmat standar medis, 20 baju coverall dan 200 masker medis. Direktur Umum RS Ummi Najamudin mengatakan, bantuan tersebut sangat berman-

EKONOMI Pasar Mitra Tani di Bogor Gandeng Ojol

YOSAN/METROPOLITAN

KUNJUNGAN: Mentan Syahrul Yasin Limpo bersama Kepala KSP Moeldoko saat meninjau Pasar Mitra Tani di Jalan Tentara Pelajar, Cimanggu, Kota Bogor.

faat bagi tenaga kesehatan yang berjuang di garis terdepan penanganan Covid-19. “Alhamdulillah, Insya Allah bantuan ini sangat bermanfaat buat kami. Terima kasih banyak Gugus Tugas Kota Bogor

dan warga yang sudah berdonasi,” ujar Naja, sapaan akrabnya. Naja menambahkan, RS Ummi selalu berperan dan siap membantu Kota Bogor dalam penanganan Covid-19 ini. (ayb/ feb/run)

METROPOLITAN - Relawan Dulur Pepen (RDP) membagikan 600 paket sembako kepada warga di wilayah Baranangsiang dan Katulampa, Kota Bogor, kemarin. Bantuan berupa beras, mi instan dan sarden itu dibagikan berkat bantuan anggota DPRD Kota Bogor, Pepen Firdaus. Ketua RDP Hamzah mengatakan, sembako itu diberikan hari pertama sejak diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor. ”Kami berte-

rima kasih kepada Pak Dewan (Pepen Firdaus, red) atas kepeduliannya terhadap masyarakat dalam situasi ini. Di mana masyarakat mayoritas belum menerima bantuan dari pemerintah,” kata Hamzah. Menurutnya, pembagian sembako seperti ini tidak akan berhenti sampai sini. Pihaknya akan kembali melakukan pembagian sembako kepada warga-warga yang terdampak kebijakan PSBB. ”Insya Allah, setiap bulan kita lakukan beberapa kali

kegiatan ini. Tapi kita juga bukan hanya fokus membagikan sembako. Ada juga kegiatan lain seperti penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan lain sebagainya,” ujarnya. Menanggapi hal itu, Pepen Firdaus berharap melalui sembako ini sedikitnya dapat mengurangi beban warga selama masa PSBB. ”Hanya ini yang bisa kami berikan. Semoga kurang lebihnya bida bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. (rez/run)

Berbagi di Tengah Covid-19

Komunitas Jabar Bergerak Gagas Gerakan Nasi Bungkus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ( Jabar) melalui komunitas Jabar Bergerak mencanangkan Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu) untuk membantu masyarakat terdampak secara ekonomi dan sosial akibat pandemi Covid-19. Gasibu adalah bantuan kemanusiaan berupa pembagian makanan gratis kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19. KETUA Umum Jabar Bergerak Atalia Praratya mengatakan, bantuan itu berupa nasi bungkus dan kain gratis yang disediakan dalam stan Gasibu, sehingga masyarakat tinggal datang dan mengambil. ”Sasaran Gasibu yaitu mereka yang kekurangan dari sisi pangan karena adanya pandemi Covid-19. Banyak warga yang butuh untuk saat ini makan, itu yang kami lakukan,” ujarnya. Ia mengatakan hal itu saat turun langsung bersama tim Gasibu Jabar Bergerak di Pasar Cikutra, Kota Bandung, Selasa (14/4/2020). Istri Gubernur Jabar Ridwan Kamil itu men-

METROPOLITAN - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko melakukan peninjauan Pasar Mitra Tani di Jalan Tentara Pelajar, Cimanggu, Kota Bogor, Selasa (14/4). Pasar Mitra Tani Bogor besutan Badan Ketahanan Pangan pada Kementerian Pertanian itu menyediakan lebih dari sebelas kebutuhan bahan pokok, bekerja sama dengan layanan ojek online (ojol) untuk memudahkan warga dalam berbelanja memenuhi kebutuhan PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN bahan pokok, khususnya Menunjuk Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang dimuat dalam Pengumuman Tempel/ hasil pertanian di saat Selebaran tanggal 01 April 2020, Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996 PT. Bank DKI Grup Restrukturisasi & Penyelesaian Kredit Bermasalah, akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan wabah Covid-19 ini. tanpa kehadiran peserta lelang dengan cara penawaran melalui internet atas barang tidak bergerak dalam kondisi apa adanya dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor dan PT.Power Asetindo Selaras atas debitur : “Pasar Mitra Tani ini Objek Lelang Lot Nilai Limit Uang Jaminan dalam melayani masyarakat 1 AGUS MULYADI 1 (satu) bidang tanah sesuai Sertipikat Hak Milik No.03652 seluas Rp.421.560.000,- Rp.84.312.000,di tengah wabah Covid-19. 125 m² atas nama Agus Mulyadi, Blok A1 No.7, Desa/Kel.Cijujung , Kec. Sukaraja, Kab. Bogor, ,Propinsi Jawa Barat, Setempat dikenal ` Sebenarnya toko tani sebagai Perumahan Ciluar Residance Blok A1 no.7, berikut bangunan dan segala sesuatu yang berada di atasnya. semacam ini sudah ada 2 MUHAMMAD DEDEN KHOLIDA sejak lama, tapi kami 1 (satu) bidang tanah sesuai Sertipikat Hak Milik No.02223 seluas 76 m2 atas nama Muhmad Deden Kholida,Kav D No.35, Desa/Kel. optimalkan di seluruh Pondok Rajeg, Kec.Cibinong, Kab.Bogor, Propinsi Jawa Barat, setempat Rp.360.904.000,- Rp.72.200.000,dikenal sebagai Perumahan Kanaka Residance Kav. D No.35, berikut Indonesia untuk menjawab bangunan dan segala sesuatu yang berada diatasnya Keterangan: tantangan masyarakat, • Nominal jaminan yang disetorkan ke Rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. tantangan ekonomi dalam • Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. kondisi yang ada seperti • Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Aanwijzing : Calon Peserta lelang dapat melihat obyek yang akan dilelang sejak Pengumuman ini diterbitkan dan ini,” ujar Syahrul Yasin dapat menghubungi PT.Power Asetindo Selaras Telpon :021-3865854/082111075294 sdr.Fitra dan KPKNL Bogor Telpon : 0251-8315453. Limpo. Persyaratan Lelang: Ia menjelaskan, penyiapan 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website https://lelang.go.id 2. Syarat dan ketentuan serta tatacara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. infrastruktur pemenuhan Pelaksanaan Lelang : Cara Penawaran : Closed Bidding (dengan mengakses url https://lelang.go.id) kebutuhan harian warga ini Hari / Tanggal Lelang : Kamis, 30 April 2020 Batas Akhir Penawaran : Pukul 11.00 Waktu Server ( Sesuai WIB ). menindaklanjuti arahan Penetapan Pemenang Lelang : Setelah batas akhir penawaran. Tempat Pelakasanaan Lelang : KPKNL Bogor, Jalan Veteran No.45 Bogor. Presiden Joko Widodo yang Pelunasan Harga Lelang : Telah efektif diterima selambat - lambatnya 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang ingin semua kementerian Bea Lelang Pembeli : 2% (dua persen) dari harga lelang atau lembaga terlibat dalam Bogor, 16 April 2020 Ttd, menanggulangi wabah PT. Bank DKI Grup Restrukturisasi & Covid-19 ini. Penyelesaian Kredit Bermasalah KPKNL Bogor “Masalah pertanian adalah kebutuhan kesehaPENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang dimuat dalam Pengumuman rian masyarakat. Tidak ada Tempel/Selebaran tanggal 01 April 2020, Berdasarkan Pasal 6 Undang–Undang Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, PT. Bank CIMB Niaga, Tbk. Akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan orang yang tidak butuh perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor melalui jasa pralelang PT. Power Asetindo Selaras terhadap jaminan debitur: makan. Karena itu, di toko A. TYSA NOVENNY ini ada sebelas komoditas. 1 (Satu) bidang tanah sesuaiSHGB No.14541 an. Nyonya Tysa Novennyseluas136 m2, Berikut Bangunan yang berdiri diatasnya terletak Perumahan Citra Indah (Setempat dikenal dengan Perumahan Citra Bahkan lebih karena ada Indah Cluster Bukit Jasmine Blok BD 16 No.18)Desa/Kel.Singajaya, Kec.Jonggol, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. (Harga Limit Rp. 345.300.000,- Setoran Jaminan Rp.103.590.000,-). ikan juga. Kita persiapkan B. YUYU USYAWANA untuk bisa menyambung 1 (satu) bidang tanah sesuaiSHGB No.04488 an.Yuyu Usyawana seluas187 m2Berikut Bangunan yang berdiri diatasnya terletak di Perumahan Bukit Golf Riverside (Setempat dikenal dengan Perumahan antara kebutuhan warga Bukit Golf Riverside, Cluster Arcadia Housing 6 Blok F2 No.7)Desa/Kel.Bojongnangka, Kec.Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Prop.Jawa Barat. (Harga Limit Rp. 696.000.000,-; Setoran Jaminan Rp. 208.800.000,-). dengan apa yang ada di sini,” kata Syahrul. Pelaksanaan Lelang: Keterangan: - Cara Penawaran: Melalui Internet (Closed Bidding) - Nominal Jaminan yang disetorkan ke Wakil Wali Kota Bogor - Alamat Domain : https://lelang.go.id rekening VA (Virtual Account) harus - Hari, Tanggal: Kamis, 30 April 2020 sama dengan Nominal jaminan yang - Batas Akhir Penawaran : 11.30 Waktu Server (Sesuai WIB) disyaratkan. Dedie Rachim mengapre- Penetapan Pemenang : Setelah Batas Akhir Penawaran. - Jaminan harus sudah efektif diterima - Pelunasan Harga Lelang: 5 (lima) hari kerja setelah oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 siasi langkah Kementerian pelaksanaan lelang. (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. - Bea Lelang Pembeli: 2% dari harga lelang - Segala biaya yang timbul sebagai Pertanian dalam memuda- Tempat Pelaksanaan Lelang: KPKNL Bogor , Jl. Veteran akibat mekanisme perbankan menjadi No.45 Bogor. beban peserta lelang. hkan warga mendapatkan kebutuhan harian, khususSyarat-syarat Lelang : 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website https://lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta nya dari hasil pertanian tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. dengan harga terjangkau. 2. Obyek lelang dijual dengan ketentuan dan kondisi apa adanya (as is) sehingga apabila karena sesuatu hal terjadi gugatan, tuntutan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap obyek lelang “Terlebih bisa dipesan tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Bogor,PT. Bank CIMB NiagaTbk. dan PT. Power Asetindo menggunakan jasa ojek Selaras. 3. Peminat lelang dapat melihat barang yang akan dilelang pada alamat objek lelang mulai Pengumuman online. Jadi, seiring peneraini terbit sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanan lelang. 4. Untuk lainnya dapat menghubungi KPKNL Bogor Tlp. 0251 - 8315453 atau PT. Power Asetindo Selaras pan PSBB di Kota Bogor, Tlp. 021 - 3865854,082111075294 sdr. Fitra Bogor, 16 April 2020 warga bisa semakin Ttd dimudahkan,” terangnya. PT. Bank CIMB Niaga Tbk. KPKNL Bogor (ayb/feb/run)

jelaskan, penerima manfaat program tersebut adalah ojek daring, sopir angkutan kota, para pedagang dan masyarakat sekitar yang kurang mampu. ”Semenjak kemarin sebetulnya kami sudah melakukan di Gedung Pakuan tapi supaya lebih banyak lagi yang menerima manfaat maka kami hari ini berpindah,” tuturnya. Atalia juga menyebut Gasibu akan menyediakan 250 sampai 500 nasi kotak setiap hari dan akan terus dilakukan hingga pandemi Covid-19 berakhir. ”Sehari 250 sampai 500 nasi

IST/METROPOLITAN

PEDULI: Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Praratya membagikan nasi bungkus dan masker gratis saat pencanangan Garakan Nasi Bungkus.

kotak disediakan. Ke depan akan ada tambahan seperti roti tawar,” ucapnya. Gasibu merupakan ide Gubernur Ridwan Kamil. Ide tersebut adalah di luar tujuh bantuan keuangan dari pemerintah untuk masyarakat yang perekonomiannya terdampak pandemi Covid-19. Pada pelaksanaannya yang ke sekian, Gasibu kali ini di

Pasar Ciputra, Kota Bandung, juga berlangsung tertib. Atalia pun memuji masyarakat yang mengantre dengan tetap menerapkan pola pembatasan fisik dan mengenakan masker. ”Tadi bisa dilihat masyarakat sangat tertib antreannya berjarak

jadi saya kira masih bisa dilakukan berkeliling,” ungkapnya. Ia juga mengatakan, Gasibu di Kota Bandung kali ini merupakan yang pertama kali dan akan direplikasi di 27 kabupaten/ kota di Jabar. Terutama di daerah yang akan menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti Bogor, Depok dan Bekasi. ”Gasibu ini pertama kali hadir di Kota Bandung tapi kami juga mendorong ada di kota/kabupaten lainnya khususnya yang akan menerapkan PSBB,” ucapnya. ”Sebetulnya di wilayahwilayah juga sudah bergerak melalui kantor kelurahan/ desa yang diinisiasi oleh ibu-ibu PKK dalam bentuk dapur umum nanti akan disebarluaskan yang dibantu oleh karang taruna,” ungkapnya (*/feb/run)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 Undang-undang Nomor 4 Tahun 1996. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Khusus dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bogor akan melaksanakan penjualan dimuka umum/lelang eksekusi Hak Tanggungan terhadap barang jaminan milik debitur/penjamin hutang dari: Debitur : M. Ichsan “1 (satu) Bidang Tanah sesuai dengan SHGB No. 01781/Curugan. M. Ichsan dengan luas tanah 76 m2 berikut bangunan yang berdiri di atasnya, berlokasi di Perumahan Taman Sari Puri Bali Cluster Banjar Ubud Blok J12 No. 8 Kelurahan Curug Kecamatan Bojongsari Kota Depok Provinsi Jawa Barat.” (harga limit Rp 500.000.000,- ; setoran jaminan Rp. 150.000.000,-) Syarat-syarat Lelang : 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. 2. Syarat ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. 3. Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan, dan sudah efektif diterima selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 4. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. 5. Semua barang akan dijual DALAM KONDISI APA ADANYA, Kami menganjurkan peserta untuk memeriksa objek lelang sebelum mengikuti lelang dan apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap barang/objek lelang tersebut diatas pihak-pihak yang berkepentingan /peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Bogor maupun PT. Bank Rakyat Indonesia (persero), Tbk BRI Kantor Cabang Khusus. Deskripsi Pelaksanaan Lelang Cara Penawaran : Closed Bidding (dengan mengakses url www.lelang.go.id) Batas Akhir Penawaran : Sejak pengumuman lelang terbit sampai dengan : Kamis, 30April 2020, pukul : 11.15 WIB (waktu server) Pelunasan Harga Lelang : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli : 2% (dua persen) dari harga lelang Tempat pelaksanaan Lelang : KPKNL Bogor Jl. Veteran No. 45 Bogor Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi : BRI Kantor Cabang Khusus, (021 – 5746779), atau KPKNL Bogor. Jakarta , 16 April 2020

PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk Kantor Cabang Khusus

KPKNL Bogor

Layouter:Bayu Layouter:Ramadhani

SAMBUNGAN WWW.METROPOLITAN.ID

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

Warga Masih Susah Diatur 

Sambungan dari Hal 1

DI Kota Bogor, warga Kelurahan Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah, dibuat geger dengan kabar kericuhan antarwarga saat akan menerapkan PSBB pada Selasa (14/4) malam. Keributan yang melibatkan beberapa pemuda dengan salah satu ketua RT di RW 04, Kelurahan Babakanpasar, itu menimbulkan adu jotos lantaran salah paham. Lurah Babakanpasar Rena Da Frina membenarkan adanya keributan tersebut. Ia menceritakan kejadian itu bermula saat beberapa pemuda tanggung melakukan ’penjagaan’ di salah satu sudut gang. Kemudian salah seorang warga, W, bersama suaminya hendak melintas. Keduanya lalu ditegur pem-

uda yang tengah menjaga jalan lantaran tidak mengenakan masker dan enggan mencuci tangan terlebih dahulu. Meski sempat terjadi adu mulut, akhirnya keduanya sampai ke rumah. Tak sampai di situ, W mengadukan hal tersebut kepada orang tuanya, yang tak lain merupakan salah satu ketua RT di RW tersebut. ”Sontak marah lah, emosi. Merasa direndahkan karena ditegur pemuda seperti itu. Ia lalu datang dan menegur balik anak-anak yang jaga di situ,” katanya kepada Metropolitan. Tak hanya adu mulut dengan para pemuda, ketua RT itu pun sempat memukul salah satu pemuda tersebut. Merasa tidak terima, para pemuda itu pun menyerang balik orang tua tersebut. ”Akhirnya ramai, dilerai

warga juga. Setelah itu ya dibawa ke kelurahan untuk didamaikan. Intinya salah paham. Untungnya setelah dipertemukan, didamaikan,” ujarnya. Mantan lurah Sempur itu mengaku kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat dan pemerintah agar tidak salah kaprah dalam melaksanakan PSBB. Penyekatan dan penjagaan di akses jalan haruslah dilakukan orang yang berwenang, bukan dijaga pemuda tanggung yang malah bisa memperkeruh suasana. ”Selain itu, warga juga harus sadar, jangan tersinggung kalau diingatkan untuk pakai masker, cuci tangan di tempat yang disediakan sebelum masuk permukiman. Atau ditanya oleh yang jaga, mau itu warga atau tamu, karena memang

harus jelas,” jelas Rena. Atas kejadian itu, ia juga mengaku bakal memanggil kembali para RW Siaga Covid-19 di lingkungan yang ia pimpin agar tidak kembali terjadi perselisihan yang bermuara karena salah paham dalam menerapkan PSBB. ”Ini pelajaran lah buat kita. Nggak asal jaga, harus dewasa yang memang berwenang. Jangan asal pemuda. Tetap juga jangan risih kalau ditanya mau ke mana, pakai masker dan cuci tangan. Saya akan panggil semua RW untuk menyosialisasikan lebih maksimal kaitan PSBB ini,” ucapnya. Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Bogor, tepatnya di Cibinong, Senin (13/4) sore. Beredar video pria beradu mulut dan nyaris adu jotos dengan warga yang tengah berjaga di mulut kom-

Dishub Sepakat Ojol Dilarang Angkut Penumpang 

Sambungan dari Hal 1

kabupaten di wilayah Jabodetabek pada Senin (13/4) lalu. "Terkait ojek, seluruh peserta rapat sepakat jika selama masa berlakunya PSBB, ojek tidak untuk mengangkut penumpang di seluruh wilayah Jabodetabek," ujar Polana dalam keterangannya, dikutip Rabu (15/4). Terkait dengan permasalahan ojek online dalam Peraturan Menteri Perhubungan No 18 Tahun 2020, ia menjelaskan bahwa peraturan ini berlaku untuk seluruh wilayah di Indonesia dengan berbagai kondisi transportasi yang tentunya berbeda-beda. Menurutnya, toleransi untuk ojek online membawa penumpang dimunculkan karena sebagian wilayah di Indonesia memiliki keterbatasan transportasi umum. "Adapun

ketentuan dalam Pasal 11 yang membolehkan sepeda motor mengangkut penumpang dimunculkan karena di sebagian wilayah tertentu di Indonesia masih terdapat keterbatasan transportasi sehingga sepeda motor masih menjadi tumpuan transportasi," kata Polana. Di Jabodetabek sendiri, ia meminta masyarakat tidak lagi berpolemik soal operasional ojek online. Jika perlu bepergian, masih banyak moda transportasi yang bisa digunakan. Polana juga mengingatkan bahwa lebih baik masyarakat menghindari moda transportasi yang berisiko menularkan corona. "Khusus untuk wilayah Jabodetabek, saya ingin mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bertransportasi dan tidak berpolemik tentang boleh tidak sepeda motor

mengangkut penumpang, mengingat masih banyak alternatif moda transportasi lain yang bisa digunakan," kata Polana. "Jalau kita ingin sehat, tentunya dengan sendirinya kita sebisa mungkin menghindari bertransportasi yang berisiko penularan Covid-19," tegasnya. Sebelumnya, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terbit. Beleid itu ditandatangani Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan. Permenhub itu dinilai bikin bingung karena ada pasal yang mengatur ojol yang dilarang angkut penumpang, namun dalam kondisi tertentu masih diizinkan. Pasal 11 ayat 1 bu-

tir c tegas berbunyi sepeda motor berbasis aplikasi dibatasi penggunaannya hanya untuk pengangkutan barang. Namun pada butir d disebutkan dalam hal tertentu untuk tujuan melayani kepentingan masyarakat dan untuk kepentingan pribadi sepeda motor dapat mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan. Pertama, adanya aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB. Kedua, pengendara sepeda motor yang akan mengangkut penumpang wajib melakukan desinfeksi kendaraan dan perlengkapannya sebelum dan setelah selesai digunakan. Ketiga, menggunakan masker dan sarung tangan. Keempat, tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit. (dtk/mam/run)

kecualikan itu, nanti akan diberikan surat peringatan atau surat tilang (blanko teguran, red),” tegasnya. Ia berharap dengan dilaksanakannya PSBB yang akan dibarengi pemeriksaan secara masif kepada seluruh masyarakat di Bodebek, Pemprov Jawa Barat mampu memetakan penyebaran virus corona. Sehingga kebijakan strategis bisa diambil untuk menekan angka penyebaran virus corona ini. ”PSBB ini akan dilakukan selama 14 hari, sambil bersamaan dilakukan tes masif. Cara kuncinya itu dengan kedisiplinan warga yang dibarengi tes masif maka akan ketemu peta penyebaran virus corona di Kota Bogor, sehingga kita bisa memblok ada dan mengambil keputusan daerah mana saja yang PSBB-nya dikurangi dan yang diperketat,” ungkapnya. Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi bersama Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau sejumlah check point di hari pertama pelaksanaan PSBB di Kota Bogor. Check point yang pertama ditinjau adalah Stasiun

Bogor. Setelah sempat melihat situasi di stasiun tersebut, kapolda bersama rombongan berangkat menggunakan commuterline untuk meninjau check point di Stasiun Citayam. Kemudian kembali lagi ke Stasiun Bogor. Di hari pertama penerapan PSBB, kondisi di Stasiun Bogor terpantau masih ramai calon penumpang KRL. Namun, setiap penumpang diperiksa suhu tubuhnya dan tidak ada satupun tanpa menggunakan masker. Menanggapi soal masih tingginya jumlah penumpang KRL dari Stasiun Bogor, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menerangkan bahwa sudah terjadi penurunan jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Bogor. ”Jumlah penumpang yang biasanya 280.000, tadi sudah menyentuh angka 110.000. Sudah ada penurunan kurang lebih 50 persen,” kata Dedie kepada Metropolitan, Rabu (15/4). Karena jumlah penumpang KRL masih tinggi, Dedie kembali mengingatkan kepada PT KCI dan PT KAI untuk menindaklanjuti permohonan dari lima kepala daerah yang meminta diberhentikannya operasional kereta selama masa PSBB ini berlangsung.

Ia juga meminta gubernur DKI Jakarta agar bisa bersinergi dengan Bodebek selama masa PSBB ini berjalan. ”kami juga mengingatkan kembali terkait dengan permohonan dari lima kepala daerah yang kemarin menggelar rapat untuk pemberhentian sementara perjalanan kereta commuterline, paling tidak bisa dijadikan perhatian terlebih dahulu. Termasuk kepada Pemerintah DKI untuk bisa memaksimalkan PSBB ini. Karena jika tidak dilakukan bisa sia-sia, di mana dana sudah dikucurkan miliaran hingga triliunan tetapi hasilnya kurang maksimal,” ujarnya. Selain di Stasiun Bogor, sejumlah ruas jalan di Kota Bogor terpantau masih ramai. Salah satunya di pintu keluar Tol Jagorawi, yang menjadi akses masuk menuju Kota Bogor. Masih banyak kendaraan pribadi memasuki wilayah Kota Bogor. Namun, secara umum para pengendara menggunakan masker dan di dalam kendaraan pun penumpangnya tidak lebih dari 50 persen. Bagi pengendara yang belum menggunakan masker, ditegur petugas dan diminta mengenakan penutup mulut dan hidung. (dil/b/mam/run)

PSBB Kota Bogor Belum Maksimal!



Sambungan dari Hal 1

Jasa Marga, pintu masuk Kota Bogor via Tol Jagorawi jumlah kendaraan yang masuk sudah menurun hampir 50 persen. Jadi sementara tujuan dari PSBB terlihat ada hasilnya di pagi hari ini (kemarin, red) meski belum maksimal,” ungkapnya kepada Metropolitan. Walaupun mengalami penurunan via gerbang Tol Jagorawi, RK meminta Pemkot Bogor harus tetap waspada. Sebab, pintu masuk ke Kota Bogor tidak hanya melalui Tol Jagorawi. Setidaknya kurang lebih terdapat sepuluh akses masuk ke Kota Bogor. Bahkan berdasarkan laporan dari wakapolda Jawa Barat, pihak kepolisian akan dikerahkan di seluruh titik penjagaan guna melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang masih ngeyel dan keluyuran selama masa PSBB. Pihak kepolisian juga akan langsung memberikan tindakan tegas berupa penilangan kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan dan di luar delapan bidang yang dikecualikan. ”jika mereka melanggar aturan, yaitu tujuannya tidak jelas dan bukan kelompok pekerja dari delapan sektor yang di-

Alami Gejala, Twindy Rarasati Positif Covid-19 

Sambungan dari Hal 1

kasih keluargaku tersayang dan orang-orang terdekatku untuk supportnya yang melimpah,” tulisnya. Twindy Rarasati lalu mengirim pesan kepada khalayak ramai. Ia juga mengingatkan pentingnya untuk cuci tangan dan jaga jarak. ”Teruntuk sahabat dan teman-teman yang masih melanjutkan perjuangan menghadapi pan-

demi ini, I’m sorry that I have to take a rest in this one, sehat-sehat terus teman-teman semuaaa! Stay home everyone, this too shall pass. Jangan lupa physical distancing, cuci tangan, makanmakanan bergizi dan olahraga,” katanya. Artis sekaligus dokter itu memang sempat menjalani tes kesehatan setelah ia merasakan gejala-gejala pada tubuhnya. Setelah itu, Twindy

baru dinyatakan positif beberapa hari lalu. ”Makanya dia juga tes. Begitu dia inisiatif tes, hasil tesnya muncul beberapa hari kemudian yang menyatakan kalau dia positif gitu,” tutur Walfi selaku manajer, Rabu (15/4). Meski demikian, kondisi Twindy sudah stabil. Sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Walaupun, menurut Walfi, masih ada beberapa gejala yang kerap dirasakan

Twindy. ”Ada (gejala, red). Dia mengalami gejala-gejala yang seperti banyak media ceritakan,” lanjutnya. Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga Twindy pun memberi dukungan. Meski keluarganya tak bisa bertemu langsung dengan Twindy. ”(Keluarga, red) Tetap kasih support, kasih semangat. Ya mereka juga ya udah, mau gimana,” lanjutnya. (dtk/ mam/run)

5

KAMIS 16 APRIL 2020

HARIANMETROPOLITAN

pleks, sebab ditegur karena tidak mengenakan masker saat akan melintas. Warga kompleks perumahan Taman Rezeki Cibinong, Dolfie, menceritakan kejadian itu bermula saat pemuda datang bersama wanita berkerudung mengendarai sepeda motor. Si pemuda itu masuk kompleks perumahan, sedangkan teman wanitanya menunggu. Pemuda yang belum diketahui identitasnya itu diduga hendak mengambil uang di ATM yang berada di ruko depan perumahan tersebut. Saat memasuki portal, pemuda tersebut diminta mengenakan masker oleh satpam kompleks. ”Sebetulnya bawa masker tapi nggak dipakai. Masuk lewat portal, ditegur sekuriti. Dua kali ditegur nggak nurut, terus lewat di depan saya. Karena saya warga, ya saya tegur juga supaya dipakai maskernya. Akhirnya adu mulut karena saya tegur kok nggak nurut. Saya agak keras ngomongnya,” bebernya. Tidak terima ditegur, pemuda itu menghampirinya sambil menantang berkelahi dengan mengaku sebagai ’anggota’. Lalu ia berusaha mem-

beri pemahaman imbauan memakai masker. Namun pemuda itu justru melayangkan bogem mentah. ”Saya bilang hati-hati, kita menjalankan instruksi pemerintah. Jangan bilang begitu, baliho imbauan itu atas nama presiden. Dia jawab, ’Kenapa? Saya nggak takut’. Dari situlah video yang beredar mulai ramai,” paparnya. Selain di Bogor, polemik serupa pun terjadi di DKI Jakarta. Seorang pengendara mobil mengacungkan pisau ke petugas kepolisian yang melakukan pemeriksaan PSBB di kawasan Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Rabu (15/4) pagi. Ia diduga tak terima ketika polisi memintanya menggunakan masker. Camat Kebayoran Lama Aroman mengatakan, pengendara mobil itu tak mengenakan masker sesuai aturan PSBB. Pengendara mobil itu justru tak terima ketika diberhentikan dengan alasan sedang mengawal anggota. ”Dia nggak pakai masker, dia malah turun (dari mobil, red). Disuruh pakai masker malah nggak terima. Karena dia katanya lagi ngawal ang-

gota atau apa lah, gitu,” kata Aroman, Rabu (15/4). Menurutnya, polisi sudah cukup persuasif meminta pria tersebut untuk menggunakan masker. Namun, pria yang diduga purnawirawan TNI itu malah mengacungkan pisau ke arah petugas. Polisi dan petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta kemudian mengamankan pria tersebut. Pisau milik pria itu pun langsung diamankan petugas. ”Akhirnya disuruh minggir, dikasih tahu sama anggota polisi juga. Tapi dia akhirnya ikut (pakai masker, red),” ujarnya. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menetapkan PSBB di Jakarta per 10 April 2020. Kebijakan itu diambil lewat Keputusan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta. Begitu juga dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang memberlakukan PSBB di lima wilayahnya, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, hingga 14 hari ke depan. (ryn/c/cn/mam/run)

Belum Dapat Bansos Bisa langsung Lapor Bupati 

Sambungan dari Hal 1

terdampak corona, dari berbagai sumber anggaran. Bantuan sosial tersebut rencananya disalurkan hari ini (15/4) kepada semua warga yang membutuhkan. Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, selama 14 hari ke depan, kondisi situasi Kabupaten Bogor dipastikan tidak berjalan seperti biasa karena serba dibatasi. Ia pun paham pelaksanaan PSBB bakal menimbulkan berbagai dampak, termasuk secara ekonomi. Sebab, banyak warga tidak bisa mencari nafkah seperti biasa karena pergerakannya terbatas. Sehingga ia berharap adanya bantuan dari pemerintah bisa membantu warga dalam menghadapi PSBB. ”Dengan bantuan itu, saya berharap warga Kabupaten Bogor tidak ada yang tidak makan, tidak ada yang kelaparan karena corona. Bagi yang belum mendapat bantuan sosial, segera lapor ke ketua RT atau RW, atau bisa melapor langsung kepada saya,” katanya kepada pewarta, Rabu (15/4). AY, sapaan karibnya, mengaku tidak sedikit warga yang tidak bisa mencari nafkah seperti biasa, tidak bisa ngerumpi seperti biasa, tidak bsia bersilaturahmi dengan kerabat

dan sanak saudara seperti biasa, bahkan salat Jumat di masjid atau beribadah ke gereja seperti biasa pun tidak bisa. Kalaupun bisa, harus melalui media komunikasi internet. Situasi semakin berat tidak sedikit warga Kabupaten Bogor yang dirumahkan atau bahkan di-PHK karena perusahaan tempat bekerja terimbas corona. ”Saya atau siapa pun sesungguhnya tidak ingin PSBB. Saya ingin warga Kabupaten Bogor lincah bergerak mencari nafkah, bersilaturahmi dan beribadah sebagaimana mestinya. Tetapi saya harus melakukan PSBB karena faktanya sudah cukup banyak warga Kabupaten Bogor yang meninggal karena corona. Tidak sedikit yang masuk dalam status orang dalam pengawasan dan tidak sedikit pula yang berada dalam status pasien dalam pengawasan di rumah sakit,” jelasnya. Ia melanjutkan, Pemkab Bogor menyiapkan rumah sakit yang bisa diandalkan. Terbukti beberapa kasus positif sudah sembuh. Tetapi jika pasien terus bertambah, maka rumah sakit dan tenaga medis bakal kewalahan dan tidak akan mencukupi. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengakui sumber corona di Indone-

sia berasal dari episentrum corona DKI Jakarta. Sementara Kabupaten Bogor sangat berdekatan dengan Ibu Kota, serta tidak sedikit warga Kabupaten Bogor yang bekerja di Jakarta. Karena itu, AY pun sadar warga Kabupaten Bogor sangat rentan tertular covid-19 dan yang terpapar sekarang ini kebanyakan karena berinteraksi di Jakarta. ”Makanya dengan berat hati saya harus melaksakan PSBB, saya harus membatasi pergerakan warga agar untuk sementara tidak dulu bepergian, tidak dulu berkumpul, tahan dulu keinginan silaturahmi dengan keluarga, handai taulan dan lainnya. Dengan PSBB, saya ingin mengajak semua warga Kabupaten Bogor untuk saling menjaga, saling tidak menularkan dan samasama memutus mata rantai penularan virus yang mematikan itu,” ujarnya. “Tidak ada alasan lain, pelaksanaan PSBB semata-mata untuk mencegah dan menghentikan penularan, dan memutus mata rantai penularan corona. Oleh sebab itu, tinggallah di rumah untuk sementara. Lebih baik mengisolasi diri di rumah ketika masih sehat, ketimbang diisolasi di rumah sakit setelah tertular corona,” tuntasnya. (ryn/b/mam/run)

Gagas Gerakan Bantu 1 Ajak 2 Hadapi Corona 

Sambungan dari Hal 1

KONDISI ini yang membuat seorang remaja tergerak membuat gerakan untuk membantu masyarakat yang mengandalkan gaji hariannya untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Remaja bernama Rakean Radya Al Barra itu membuat Gerakan Bantu 1 Ajak 2. Remaja yang akrab disapa Raka itu mengaku terinspirasi dari sistem MLM atau Multi Level Marketing dalam membuat Gerakan Bantu 1 Ajak 2. Siswa kelas XII SMA 5 Bandung itu memodifikasi singkatan MLM menjadi Multi Level Membantu. ”Inti konsepnya adalah membantu orang-orang yang terdampak secara ekonomi oleh krisis Covid-19 sekarang, supaya kebutuhannya tercukupi dan tidak perlu keluar (dengan segala risiko tertularnya, red) dan bisa tinggal di rumah dengan nyaman

seperti kebanyakan orang saat ini. Gerakan ini adalah ajakan untuk membantu satu orang yang sedang kesulitan beserta keluarganya agar bisa terjamin kebutuhan pokoknya selama karantina itu dan juga mengajak dua orang lain untuk melakukan hal yang sama. Harapannya, kebaikan ini bisa menyebar secepat penyebaran Covid-19 sendiri sehingga bisa turut membantu dalam menurunkan laju penyebaran,” jelas Raka. Cowok 18 tahun itu tergugah hatinya untuk membuat Gerakan Bantu 1 Ajak 2 karena melihat keadaan di sekitarnya. Ditambah lagi berbagai video viral di media sosial yang memperlihatkan cerita orang-orang yang terpengaruh secara ekonomi karena adanya social distancing demi mencegah penyebaran virus corona. ”Karena ada keresahan bersama, dengan waktu luang yang berlimpah, sempat banyak diskusi dengan keluarga

(terutama ayah, red) tentang apa yang bisa kita lakukan sebagai orang biasa untuk membantu mereka yang kesulitan itu,” ucap anak dari pasangan Aleams Barra dan Lia Herliana Bachtiar itu. Agar gerakannya Bantu 1 Ajak 2 bisa menular, Raka mengunggah video mengenai gerakan sosialnya itu ke berbagai akun media sosial miliknya. Gayung bersambut, video yang diunggahnya ke YouTube viral dan menarik perhatian warganet. Raka yang pernah mengenyam pendidikan saat TK sampai SD kelas dua di Lexington, Kentucky, Amerika Serikat itu mengatakan bahwa Gerakan Bantu 1 Ajak 2 yang baru saja dimulainya ini meski sudah viral, belum mendapat banyak respons dari masyarakat untuk melakukan hal serupa. Ia berharap lebih banyak orang mau melakukan Gerakan Bantu 1 Ajak 2 ini demi membuat penyebaran virus corona berkurang di Indonesia. (dtk/mam/run)

DIREKTUR UTAMA: H. Hazairin Sitepu. GENERAL MANAGER: Rama Irawan. PEMIMPIN/PENANGGUNG JAWAB REDAKSI: Rama Irawan. REDAKTUR PELAKSANA: Febriula Sindisari. KOORDINATOR LIPUTAN: Eka Rudi Wibowo REDAKTUR: Fadlya El’Arsya, Eka Rudi Wibowo, M. Yusuf, Muhamad Imam, M. Reza Malik, Arifin Nur. REPORTER: Hasan Yosan, Ryan Muttaqien, Yogi Faisal, Mulyadiva, Fadil Novianto. FOTOGRAFER: Fadli Akbar, Sandika Fadilah. BIRO CIBINONG: Aldy Supriyadi. BIRO PENDIDIKAN: Agus Rustandi. BIRO TIMUR: Taufik Hidayat. BIRO BARAT: Ade Sumantri SEKRETARIS REDAKSI: Eka Novitasari. COPY EDITOR: Noviati F A, Harun Santosa. PRACETAK: Dadi Septiadin, Ibnu, Fariz. DESAIN IKLAN: Rachmawati Juwita. DESAIN GRAFIS: Sigit Isdian. TEKNOLOGI INFORMASI: Beny Irawan. KEUANGAN: Retna Puji Kandini. LAWYER CORPORATE: Andi Syarifuddin, SH. MH PEMASARAN/SIRKULASI: M. Yusuf, IKLAN: Jamsy Sitepu. OMBUDSMAN: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto. ALAMAT REDAKSI DAN TATA USAHA: Gedung Graha Pena Lantai II, Jalan KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Kota Bogor. TELP: 0251-7534040, FAX: 0251-7534040, EMAIL: [email protected]. DITERBITKAN OLEH: PT Bogor Mediapolitan. PERCETAKAN: PT.Bogor Media Grafika Jln Siliwangi Kav 1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor No Tlp.0251-8655965 (isi di luar tanggung jawab percetakan). IKLAN: Iklan Umum Display halaman 1 (FC): Rp60.000/mmkolom. Iklan Umum Display halaman I (BW) : Rp 30.500/mmkolom. Iklan umum Display halaman dalam (FC): Rp40.000/mm kolom, Iklan umum display halaman dalam (BW) : Rp27.000/mmkolom, iklan sosial:Rp17.000, Advetorial: Rp14.000, IKLAN BARIS: Rp10.000/baris. Harga iklan belum termasuk PPN 10%. Wartawan Harian Metropolitan selalu dibekali identitas dan tidak menerima uang atau barang berharga lainnya dari narasumber. Layouter: Ibnu Krisna

BISNIS & HIBURAN

6

WWW.METROPOLITAN.ID

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

PRAHARA

Risiko Nikah dengan Suami Manja(1)

SAYA dan suami sudah menikah 5 tahun dan belum dikaruniai anak. Suami saya adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Meski demikian perbedaan umur kami 6 tahun, dia lebih tua dari saya. Suami saya, orang yang romantis, baik, dan pengertian. Tetapi kadang saya menganggap sikapnya itu

berlebihan. Ia merasa tidak sanggup untuk memiliki anak, katanya dan juga dari penilaian saya, karena dia takut ada “saingan” dalam hidupnya Saya maklum, setidaknya saat itu, tapi sekarang kami telah menikah 5 tahun, saya rasa keinginannya untuk tidak memiliki anak tidaklah wajar. Bersambung

16 APRIL 2020

HARIANMETROPOLITAN

Maia Estianty Gagal Liburan ke Luar Negeri METROPOLITAN - Maia Estianty mengungkap bahwa rencananya untuk berlibur dengan Irwan Mussry saat Lebaran ke luar negeri nanti terancam gagal, mengingat virus corona yang semakin lama semakin banyak menelan korban jiwa. ”Tadinya kalau misalnya nggak ada covid ini saya pengin terbang ke luar negeri aja. Terus karena ada covid jadi akhirnya kita cancel semua penerbangan. Saya udah cancel dari zaman Wuhan itu meledak corona,” ujar Maia Estianty. Hingga saat ini, Maia dan Irwan lebih memilih menghabiskan waktu di rumah agar memutus penyebaran virus corona. ”Aku dan suamiku langsung cancel seluruh penerbangan ke luar negeri. Dari awal waktu Indonesia belum ada corona. Mungkin dari Januari kita udah nggak terbang-terbang ke luar negeri sama sekali,” sambungnya. Kemudian, Maia Estianty setuju dengan kebijakan pemerintah yang mengundur momen cuti Lebaran hingga akhir 2020. Terlebih, menurutnya, teknologi saat ini cukup canggih, sehingga tak mengharuskan setiap orang bertemu muka dengan mengunjungi kampung halaman dan melepas rindu. ”Sebenarnya kalau kita bilang esensi, mudik kan sebenarnya budaya ya di beberapa negara. Tapi kan sebenarnya nggak pulang juga nggak apa-apa. Ya kita kebetulan aja budayanya (pas lebaran) libur jadi pada mudik. Itu menjadi budaya, menurut saya. Maaf kalau salah ya,” katanya. ”Nggak ada bedanya (mudik atau tidak). Apalagi teknologi jaman sekarang sudah bisa videocall, yang penting pulsa tinggi nih ya kan untuk bayar internet hehe. Atau kita ada wifi yang gratis. Itu kan bisa telepon-teleponan, bisa lihat mukanya. Jadi nggak perlu dengan harus ketemu secara fisik kan,” lanjutnya. Ditundanya Idul Fitri ke akhir 2020, membuat Maia Estianty mengungkap bahwa dirinya memilih menjalankan momen kumpul keluarga saat perayaan Idul Adha. Dirinya bahkan mengaku hal tersebut rutin ia lakukan, dengan menerbangkan kedua orang tuanya ke Jakarta. ”Saya orang tua di Surabaya masih. Keluarga kebetulan udah janjian tahun ini Idul Adha Lebarannya. Jadi lebaran ini udah pasti nggak ada apa-apa, diganti Idul Adha,” ujarnya. Mengenai rencana Maia sekeluarga untuk merayakan momen Lebaran saat Idul Adha, rupanya menjadi sebuah tradisi di keluarga besarnya. Sebab, para saudaranya diketahui kerap bepergian ke luar negeri lantaran asisten rumah tangga mereka selalu meminta jatah mudik pada momen Idul Fitri. ”Kita putuskan tahun ini Lebarannya di hari Idul Adha, karena kebanyakan keluarga saya pembantunya lagi pada nggak ada, jadi pada kelayapan ke luar negeri semua. Makanya keputusannya kita ganti di Idul Adha. Tapi begitu ada corona ini, ya nggak tahu lagi kita. Ya lihat kondisinya dulu gitu lho,” tutupnya. (okz/mam/py)

KAMIS

MUSIK

Bermusik Lagi, Giring Puji-puji Nidji

Maia Estianty

Tenang! KUR Tetap Mengalir Meski Corona Merebak

METROPOLITAN - Selepas hengkangnya Giring Ganesha, Nidji kini bangkit dan memulai jalannya sendiri. Sang mantan vokalis menyebut band Nidji sudah jauh lebih keren. Pujian itu disampaikan juga kepada Ubay, vokalis Nidji yang baru. Giring menilai Ubay cocok menggantikan posisinya. ”Sudah perfect buat mereka, sudah bisa berdiri dan berjalan. Saya rasa, sekarang Nidji sudah keren banget, Ubay juga. Jadi cocok banget,” ucap Giring dalam wawancara virtual. Dalam kesempatan yang sama, Giring juga kembali menyampaikan alasannya mundur dari Nidji. Menurutnya, kondisi memaksanya tidak lagi berjalan bersama band yang membesarkan namanya itu. Saat itu, Giring harus memilih antara manggung atau fokus menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Untuk memproduksi musik dan kegiatan kreatif, Giring menyebut dirinya masih sanggup bersama Nidji, tapi tidak saat manggung. Menurutnya, itu terlalu membebani rekannya di band dan kru lain yang bergantung kepada Nidji. ”Nggak enak lah sama anakanak kalau ngebebanin mereka kalau vokalisnya saja nggak bisa manggung,” ujarnya. Sayang, usaha Giring menduduki kursi DPR RI bersama PSI gagal. Kini ia memutuskan kembali bermusik dengan menjalani proyek solo. Giring pun meluncurkan single debutnya berjudul ’Sendiri’. (dtk/py)

Link Aja Syariah Resmi Diluncurkan IST/METROPOLITAN

SALURKAN: PT BRI terus menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pelaku UMKM.

IST/METROPOLITAN

DINIKMATI: Layanan Syariah Link Aja bisa dinikmati masyarakat dengan memperbarui aplikasi Google Playstore.

METROPOLITAN - Link Aja akhirnya meluncurkan layanan syariah. Kini layanan Syariah Link Aja bisa dinikmati masyarakat dengan memperbarui aplikasi Link Aja di Google Playstore. POH Direktur Utama Link Aja, Haryati Lawidjaja, mengatakan, Link Aja melihat kebutuhan yang besar masyarakat Indonesia akan produk ekonomi syariah. Sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan tersebut dan mendukung upaya pemerintah, layanan Syariah Link Aja hadir sebagai solusi uang elektronik syariah pertama di Indonesia yang dapat dipercaya umat untuk melakukan berbagai hal bermakna. ”Harapan kami, layanan Syariah Link Aja bisa memberikan kemudahan bagi seluruh kalangan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat muslim Indonesia,” kata Haryati. Ia menjelaskan, layanan Syariah Link Aja adalah uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mendapatkan sertifikat DSN MUI, setelah terbitnya Fatwa

DSN MUI No.116/DSN-MUI/ IX/2017 tentang Uang Elektronik Syariah serta izin pengembangan produk uang elektronik server-based dari Bank Indonesia. Head of Group Syariah Channel Link Aja, Widjayanto Djaenudin, menyampaikan, layanan Syariah Link Aja mengedepankan beberapa prinsip dasar. Yaitu penempatan dana bekerja sama dengan sejumlah bank syariah, mengaplikasikan tata cara transaksi yang sesuai dengan kaidah syariah serta dapat diterima di seluruh pedang (merchant) yang bermitra dengan Link Aja. Layanan Syariah Link Aja mengedepankan tiga kategori utama produk layanan syariah, yaitu ekosistem zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf), pemberdayaan ekonomi berbasis masjid serta digitalisasi pesantren dan UMKM. Link Aja berkomitmen terus melakukan inovasi produk dan memperluas mitra kerja sama sebagai upaya membangun ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

METROPOLITAN - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Corporate Secretary BRI, Amam Sukriyanto, mengungkapkan, penyaluran KUR BRI hingga akhir Maret 2020 tercatat Rp37,4 triliun. Dana KUR sebesar itu mengalir ke 1,3 juta pelaku UMKM. Ia menyebutkan, angka ini setara dengan 31,15 persen dari target penyaluran KUR yang ditetapkan pemerintah pada 2020 sebesar Rp120,2 triliun. ”Penyalurannya antara lain KUR Mikro Rp33,8 triliun, KUR kecil Rp3,5 triliun dan KUR TKI Rp30 miliar,” terang Amam dalam

keterangan tertulisnya, Rabu (15/4). Amam mengatakan, BRI juga fokus menyalurkan KUR ke sektor produksi. Penyalurannya mencapai 58,68 persen dari total penyaluran KUR BRI pada akhir Maret 2020. BRI juga memiliki strategi untuk pertumbuhan yang selektif yakni clustering sektor ekonomi dan wilayah terdampak, sehingga bisa meminimalisasi risiko yang muncul. Lalu secara intensif, BRI melakukan program relaksasi pinjaman bagi pengusaha yang terdampak Covid-19 serta melakukan pendampingan dan pelatihan virtual bagi pelaku UMKM. Salah satu faktor utama lain

yang menunjang penyaluran KUR BRI, yakni saat ini seluruh aktivitas Relationship Manager/Mantri BRI telah didukung utilisasi aplikasi digital BRI, sehingga proses penyaluran kredit berjalan normal meski terdapat imbauan physical distancing dari pemerintah. ”BRI juga telah menghadirkan aplikasi yang bisa mempercepat proses pengajuan pinjaman dan penyaluran kredit mikro yakni BRISPOT. Aplikasi khusus ini menjadi tools bagi para Mantri BRI guna menciptakan fleksibilitas dan efektivitas, sehingga proses kredit bisa dilakukan secara digital dengan lebih cepat di tengah imbauan work from home dan physical distancing,” bebernya. (dtk/mam/py)

Layouter: aldy maulana

KAMIS 16 APRIL 2020

METRO SPORT WWW.METROPOLITAN.ID

PERFORMA 5 Sultan Pemilik Klub Sepak Bola METROPOLITAN - Sepak bola tentunya sudah tidak asing lagi di telinga semua orang di segala penjuru dunia. Wajar pastinya jika para pencinta sepak bola merasa kehilangan saat kompetisi harus dihentikan sementara waktu akibat pandemi virus corona seperti sekarang ini. Saat ini, banyak agenda olahraga, terutama sepak bola, ditangguhkan sementara waktu. Ada yang ditunda hingga tahun depan, bahkan ada pula yang belum dipastikan lagi kapan digelar. Di sisi lain, sepak bola dianggap sebagai industri cabang olahraga yang sangat menjanjikan. Hal tersebut membuat banyak orang melakukan investasi dengan mengakuisisi klub sepak bola ternama. Warga Negara Indonesia, Erick Thohir, pernah menjadi pemilik saham mayoritas klub besar di Italia, Inter Milan. Pria yang kini menjabat Menteri BUMN itu pernah mempunyai 70 persen saham mayorias Nerazzuri sebelum melepasnya pada pertengahan 2019 ke satu di antara perusahan Hong Kong. Para investor tersebut, tidak hanya sekadar membeli klub, tetapi juga mengeluarkan dana fantastis untuk mendatangkan banyak pemain bintang di setiap periode transfer. Para pemilik itu tentu ingin menjadikan klubnya sebagai yang terbaik dan meraih banyak gelar. Lantas, siapa pemilik klub paling kaya atau sultan di dunia saat ini? Berikut rangkumannya: Philip Anschutz (LA Galaxy) Philip Anschutz diketahui memiliki bisnis dari sektor energi, hiburan hingga olahraga. Dari bisnis-bisnis tersebut Philip Anschutz mendapat pemasukan sekitar 10 miliar dolar atau setara Rp156 triliun. Di tangan Philip Anschutz, LA Galaxy menjelma menjadi klub papan atas di Amerika Serikat. Pemain-pemain bintang yang pernah bermain untuk LA Galaxy antara lain, David Beckham, Zlatan Ibrahimovic hingga Chicarito. Roman Abramovich (Chelsea) Beberapa klub seperti Manchester United, Newcastle United dan Tottenham Hotspur pernah masuk radar Roman Abramovich sebelum memutuskan membeli Chelsea. Kehadiran Abramovich pada Juni 2003 membuat the Blues mendapat banyak keuntungan. Chelsea menjelma menjadi klub berbahaya di pentas Eropa seperti Liga Champions. Tak jarang klub asal London itu mendapat pemain yang diinginkan. Pria asal Rusia itu diketahui memiliki kekayaan mencapai 12,4 miliar dolar atau setara Rp188 triliun. Andrea Agnelli (Juventus) Juventus merupakan klub paling sukses di pentas Serie A. Hal itu dibuktikan dengan torehan gelar scudetto sebanyak sembilan kali secara beruntun. Kesuksesan tersebut tak lepas dari pemilik klub, Andrea Agnelli. Keluarga Agnelli secara turun temurun telah memimpin Juventus sejak 1923. Andrea Agnelli tercatat memiliki kekayaan senilai 13,5 miliar dolar atau setara Rp211 triliun. Pemasukan tersebut berasal dari usaha keluarga selaku pemilik FIAT Motor Grup. Dietrich Mateschitz (RB Leipzig dan Salzburg) Dietrich Mateschitz merupakan investor asal Austria yang memiliki bisnis di bidang minuman energi, Reb Bull. Menurut Forbes, total kekayaan Dietrich Mateschitz senilai 22 miliar dolar atau setara Rp345 triliun. Dietrich Mateschitz diketahui menanamkan modalnya di dua klub sepak bola, yakni RB Leipzig dan Salzburg. Kedua klub tersebut bermain di dua kompetisi berbeda. RB Leipzig bermain di Bundesliga, Jerman. Sementara RB Salzburg bermain di kasta tertinggi sepak bola Austria. Perlahan, kedua klub mampu menjadi pesaing klub-klub besar di Eropa. Musim ini, RB Leipzig menjadi pesaing ketat Bayern Munchen dalam perburuan gelar Bundesliga. Sheikh Mansour (Manchester City dan lainnya) Saat ini, Manchester City dianggap sebagai satu di antara klub besar, baik di Inggris maupun Eropa. Hal tersebut tak lepas dari campur tangan pemilik klub, Sheikh Mansour. Pria asal Dubai, Uni Emirat Arab, itu mengakuisisi the Citizens pada 2008. Sejak saat itu, Manchester City dikenal sebagai klub paling jorjoran dalam mengeluarkan uang untuk membeli pemain. Untuk kekayaan, Sheikh Mansour mempunyai harta sekitar 30 miliar dolar (Rp470 triliun). Sheikh Mansour diketahui memiliki beberapa klub lain, seperti New York City dan Melbourne City. (bol/rez/run)

ANDREA AGNELLI

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

7

HARIANMETROPOLITAN

Nasib MotoGP Ditentukan Bulan Depan METROPOLITAN - Teka teki kelanjutan gelaran MotoGP 2020 mulai menemui titik terang. Dorna Sports selaku operator MotoGP dikabarkan akan mengambil keputusan terkait nasib ajang balap kuda besi ini pada akhir Mei mendatang. Sekadar diketahui, hingga kini balapan MotoGP 2020 harus tertunda imbas pandemi virus corona alias Covid-19. Wabah ini membuat Dorna menunda lima balapan pertama. Sampai saat ini, balapan yang mengalami pembatalan dan penundaan adalah MotoGP Qatar, Spanyol, Prancis, Italia dan Catalunya. Krisis yang terjadi saat ini juga sempat membuat Dorna nyaris putus asa. CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta pernah mengatakan, MotoGP 2020 bisa dilanjutkan jika vaksin virus corona ditemukan. Namun, kini Dorna dikabarkan mulai menemukan titik terang untuk MotoGP musim ini. Dalam wawancara dengan ESPN, Ezpeleta optimistis bisa memiliki jadwal baru MotoGP 2020 pada akhir Mei nanti. ”Saya optimistis, setidaknya

ISTIMEWA

pada akhir Mei, kami akan memiliki titik terang dari yang terjadi saat ini. Dan dari sana mencoba membuat balapan yang mungkin bisa digelar,” kata Ezpeleta. ”Kita mungkin harus memulainya tanpa penonton, tetapi kami bertekad menggelar MotoGP 2020. Dan jika itu memungkinkan secara fisik, dan pandemi memungkinkan, kami akan mencoba

melakukannya,” sambungnya. Selain optimistis bisa menggelar MotoGP musim ini, Dorna Sports juga yakin kejuaraan 2020 akan selesai sebelum 13 Desember. Ezepeleta juga tidak peduli dengan jumlah seri balapan yang bisa dilangsungkan nanti. Dorna hanya berharap bisa menggelar balapan sebanyak mungkin. ”Tapi itu bukan tujuan dari kejuaraan. Jika kami bisa mu-

lai pada bulan Juli, itu akan menjadi panggung,” imbuh Ezepeleta. ”Dan jika kita bisa mulai pada bulan September, atau yang lain, yang pasti musim ini akan berakhir paling lambat di pertengahan Desember,” lanjutnya. Dalam kesempatan tersebut Dorna juga menampik gagasan menggelar dua balapan pada akhir pekan, karena itu tidak akan memberikan ke-

untungan secara ekonomi. ”Jika kita mulai di Eropa, dengan pengecualian Spanyol, setelah September atau Oktober akan sulit untuk melakukan balapan. Ya Kami akan mulai pada bulan September, kami dapat menjadwalkan serangkaian balapan di Eropa dan kemudian di negara-negara yang mengizinkannya,” tandas pria kelahiran Barcelona itu. (cnn/rez/run)

Ratu Tisha Dilirik Sriwijaya METROPOLITAN - Klub Liga 2, Sriwijaya FC, masih menunggu jawaban dari Ratu Tisha Destria. Sebelumnya, Sriwijaya FC melayangkan lamaran untuk mengisi posisi manajer tim. Sriwijaya FC bergerak cepat setelah mengetahui Tisha mengundurkan diri dari jabatan Sekjen PSSI, Senin (13/4). Manajemen klub berjuluk Laskar Wong Kito mengajukan tawaran resmi

sehari berselang, Selasa (14/4). Sekretaris Sriwijaya FC, Faisal Mursyid, mengatakan posisi manajer klub sedang lowong sepeninggal Hendri Zainuddin yang naik jabatan menjadi Wakil Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (OSM). Posisi tersebut kosong sejak pertengahan Januari 2020. Pihak klub belum menunjuk pengganti sampai akhirnya melayangkan tawaran kepada Tisha.

”Sriwijaya FC meminta Ratu Tisha untuk mengisi jabatan sebagai manajer tim karena kami ingin memperkuat manajemen Sriwijaya FC khususnya untuk posisi manajer,” kata Faisal. Namun, sampai berita ini diturunkan, belum ada ada balasan dari Tisha. Manajemen klub juga belum menentukan batas waktu menunggu respon dari wanita 34 tahun. ”Sejauh ini, belum ada jawaban. Te-

tapi kami masih akan tetap menunggu,” ujarnya. Mundur dari PSSI, Tisha tak serta merta jauh dari dunia sepak bola. Lulusan FIFA Master itu diketahui mendu-

duki posisi strategis sebagai Wakil Presiden AFF dan salah satu anggota Komite Kompetisi A F C . (ine/rez/ run)

Digadang Jadi Presiden RFEF Spanyol METROPOLITAN - Mantan kiper dan legenda hidup Real Madrid, Iker Casillas, digadang bakal terpilih jadi Presiden Asosiasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). Dirinya diprediksi mampu menyisihkan incumbent Luis Rubiales jika proses pemilihan digelar pekan ini. Penjaga gawang FC Porto itu disebut diproyeksikan dapat mengalahkan petahana dengan perbandingan suara 80 melawan 59. Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Cadena Ser, dukungan yang diberikan untuk Casillas pun mencapai angka 94 persen.

Terkait pencalonan pemain peraih trofi Piala Dunia (2010) dan Piala Eropa (2008, 2012) ini, tercatat sudah ada tujuh federasi regional yang menyatakan dukungan untuknya. Federasi-federasi itu ialah Madrid, Castilla y León, Castilla la Mancha, Galicia, The Basque Country, Catalonia dan Andalucía. Casillas, kiper jebolan Real Madrid junior, meraih banyak gelar juara bersama Los Blancos. Penjaga gawang 38 tahun itu berseragam Madrid selama 16 musim dari tahun 1999 hingga 2015. Ia total mengemas 725 laga di semua ajang. Kiper kelahiran 1981

itu mengoleksi lima kali juara Liga Spanyol dan dua kali Copa del Rey. Tiga gelar Liga Champions juga berhasil dipersembahkan dan satu trofi Piala Dunia Antarklub. Usai menuai sukses di Santiago Bernabeu, Casillas memulai tantangan baru di Liga Portugal. Pemain yang mengawali karier bersama Real Madrid C itu memutuskan hengkang ke FC Porto pada musim 2015/2016. Selama lima musim terakhir, ia mengemas 156 laga di semua kompetisi. Pemilik 167 caps bersama timnas Spanyol itu juga sukses meraih gelar juara Primeira Liga 2017/2018 dan

trofi Supertaça Cândido de Oliveira 2018 atau Piala Super Portugal. Meskipun selama empat tahun Casillas jadi salah satu kiper utama FC Porto, pada musim 2019/2020 ia belum sekali pun merumput. Pada Mei 2019 lalu, Casillas sempat

terkapar saat latihan karena serangan jantung dan menjalani operasi darurat di RS. Kendati pulih lima hari kemudian, ia dilap orkan hanya menjalani latihan ringan saja selama ini. FC Porto juga belum pernah memainkannya di bawah mistar pada laga resmi. (tir/rez/run)

Coutinho Dibanderol Rp1,4 Triliun METROPOLITAN - Ketertarikan sejumlah klub terhadap Philippe Coutinho mulai menemui titik terang. Barcelona dikabarkan siap melepas mantan penggawa Liverpool itu dengan nilai transfer senilai 75 juta pounds atau setara Rp1,4 Triliun. Sebagaimana diketahui, Coutinho sampai sekarang masih berstatus sebagai pemain Barcelona. Namun khusus di musim 2019/20 ini, penggawa berkebangsaan Brasil tersebut bermain untuk Bayern Munchen dengan status pinjaman. Penampilan Coutinho cukup impresif jika dibandingkan dengan waktu bersama Barcelona musim lalu, namun tak sesuai ekspektasi. Sampai sekarang, mantan bintang Liverpool itu baru mengoleksi sembilan gol di semua kompetisi. Karena itulah, Munchen dikabaran enggan mempermanenkan statusnya musim depan. Apalagi biaya perma-

ISTIMEWA

nen yang telah disepakati pada awal masa pinjaman cukup tinggi, yakni 75 juta pounds. Hal itu membuat Coutinho jadi tersedia kembali di pasar transfer berikutnya. Wajar

jika demikian, sebab pemain berusia 27 tahun itu sudah tidak memiliki tempat lagi di skuat inti Barcelona. The Sun pun melaporkan kalau perburuan tanda tangan Coutinho kini tinggal menyi-

sakan dua tim saja. Mereka adalah Arsenal dan juga Chelsea, yang notabene adalah rival bebuyutan Liverpool di Premier League. Ya, sebagaimana yang telah disebutkan, Coutinho adalah

mantan pemain Liverpool. Ia menghabiskan waktu lima musim sebelum akhirnya pindah ke Barcelona pada tahun 2018 lalu dengan mahar 142 juta pounds. Barcelona sendiri dikabarkan lebih membutuhkan dana segar ketimbang kehadiran Coutinho di Camp Nou. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk membiayai kepulangan Neymar dari PSG. Dulu, Neymar pernah menjadi salah satu penyerang utama Barcelona. Namun ia harus pindah ke PSG karena klausul pembeliannya sebesar 222 juta euro, seperti yang ada di kontraknya, ditebus oleh Les Parisiens. Kabar kedekatan Barcelona dengan Neymar sempat ramai dibicarakan. Juara bertahan La Liga itu bahkan telah melakukan pergerakan jelang penutupan bursa transfer musim panas lalu. Sayang, mereka gagal mencapai kata sepakat dengan PSG. (bol/rez/run) Layouter: Ibnu Krisna

8

KAMIS

BOGOR TIMUR & UTARA

16 APRIL 2020

WWW.METROPOLITAN.ID

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

SANDIKA/METROPOLITAN

TINJAU: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Bupati Bogor, Ade Yasin, saat meninjau produksi Alat Pelindung Diri (APD) masker di PT Multi One Plus, Gunungputri, Kabupaten Bogor, kemarin.

Emil Tinjau Pabrik APD di Gunungputri

Insya Allah Jabar Aman METROPOLITAN - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, melakukan peninjauan ke pabrik pembuat Alat Pelindung Diri (APD) di Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, kemarin. Tinjauan tersebut

dilakukan untuk memastikan APD bagi tenaga medis di Jawa Barat aman dan tercukupi. Menurut lelaki yang akrab disapa Emil itu, lokasi industri masker medis ini adalah salah satu dari sembilan pabrik atau

TENJO Pemdes Batok Bagikan 749 Sembako

industri APD di Kabupaten Bogor. ”Ini satu dari sembilan pabrik di Bumi Tegar Beriman yang memproduksi APD, masker dan baju hasmat,” katanya. Emil menjelaskan, pabrik yang dikunjunginya ini mam-

pu memproduksi 250 ribu masker per hari. Masker medis hasil produksi itu pun habis dipesan sejumlah instansi kenegaraan, termasuk pemerintah daerah (pemda). ”Janjinya akhir April pro-

duksi naik 1 juta per hari dan mungkin nanti 2 juta. Jadi, suatu hari Insya Allah jangan khawatir masker bedah di Bogor, Indonesia, Jabar akan tercukupi dan aman,” jelasnya. Emil menuturkan, kelebihan

Indonesia, khususnya Jawa Barat, adalah cukup kuat dalam hal industri. ”Mudah-mudahan dalam 2-4 bulan ke depan, kebutuhan APD di Indonesia dimulai dari Kabupaten Bogor dulu tercukupi, Jabar tercu-

kupi, Indonesia tercukupi datang dari industri-industri yang memang datang dari Jabar. Memang ada sebagian yang akan diekspor, tapi itu jadi prioritas kedua,” pungkasnya.(tib/rez/py)

Bukannya Belajar di Rumah, Pelajar Malah Tawuran METROPOLITAN - Entah apa yang ada di pikiran tiga remaja asal Bogor ini. Mereka yang masih duduk di bangku SMP bersama sejumlah rekannya malah janjian tawuran di tengah pandemi virus corona. Peristiwa ini terjadi di Perumahan Sentra, Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, kemarin. Informasi yang dihimpun Metropolitan, ketiga pelajar ini masih duduk di bangku kelas 9. Dari hasil interogasi, mereka tinggal di Kalisuren, Tajurhalang. Kanit Pol PP Tajurhalang, Sularso, menuturkan, kronologi kejadian ini berawal dari janjian melalui pesan singkat WhatsApp. Kedua kubu sepa-

Atas perbuatannya, sambung dia, ketiga remaja ini langsung diamankan ke kantor Kecamatan Tajurhalang untuk diserahkan ke aparat kepolisian. ”Saat di kantor kecamatan kita sempat berikan hukuman berupa push up agar mereka jera. Kita juga berharap orang tua bisa menjaga anak-anaknya yang masih pelajar agar tidak keluar rumah. Apalagi di tengah pandemi virus corona. Pastikan mereka (pelajar, red) tetap belajar di rumah,” ujarnya. Sementara itu, seorang pelajar yang diamankan mengaku diajak rekannya. ”Janjian di handphone. Saya lagi belajar di rumah eh dikabari kawan,” katanya singkat. (khr/b/rez/ py)

IST/METROPOLITAN

HUKUM: Tiga pelajar SMP asal Bogor mendapatkan hukuman dari petugas Satpol PP Tajurhalang lantaran kedapatan melakukan aksi tawuran.

kat tawuran di Perumahan Sentra. Beruntung, aksi mereka bisa diredam warga.

”Dari tangan ketiga pelajar, kita mengamankan satu senjata tajam berupa celurit. Se-

mentara para pelajar dari kubu lain kabur saat dilerai warga,” katanya.

Metamorfosis Peduli Bojonggede IST/METROPOLITAN

TERIMA: Warga Desa Batok menerima bantuan berupa paket sembako dari Pemdes Batok, kemarin.

METROPOLITAN - Pemerintah Desa (Pemdes) Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, membagikan 749 paket sembako kepada warga, kemarin. Paket tersebut dikumpulkan berkat bantuan pihak ketiga dan uang pribadi Kades Batok, Atta Sudrajat. Adapun paket sembako itu di antaranya beras, gula pasir, terigu dan telur. ”Sebanyak 749 paket sembako ini kami berikan Sebanyak kepada keluarga miskin 749 paket non-PKH yang terdampak sembako ini Covid-19,” terang Atta kami berikan Sudrajat kepada Metropolitan, kemarin. kepada Melalui bantuan ini, ia keluarga berharap setidaknya bisa miskin non- meringankan beban warga selama masa kebijakan PKH yang Pembatasan Sosial Berskala terdampak Besar (PSBB). ”Semoga bisa Covid-19. bermanfaat. Bantuan dari pemkab nanti akan dibagikan setelah bantuan turun ke desa,” ujarnya. Sementara itu, warga penerima manfaat, Iwan, mengaku lega dengan bantuan ini. Meski jumlah yang diberikan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan selama masa PSBB. ”Senang lah meski kurang. Kami berharap bantuan sembako seperti ini bisa terus dibagikan selama kita disuruh diam di rumah,” harapnya. (sir/b/rez/ py)

METROPOLITAN - Upaya pencegahan pandemi virus corona terus digencarkan berbagai elemen masyarakat. Kali ini dilakukan organisasi non-pemerintah atau Non Government Organization (NGO) bernama Komunitas Metamorfosis. Mereka menggelar aksi nyata pencegahan virus asal Wuhan, China itu di Bojonggede, Kabupaten Bogor. Pencegahan tersebut dilakukan dengan pembagian tisu basah, voucer belanja

senilai Rp50.000 bagi lansia, nasi bungkus, hand sanitizer dan masker. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah tempat ibadah dan pemukiman warga serta memasang stiker atau sosialisasi pentingnya membersihkan tangan. ”Kami lakukan di Bojonggede, mulai dari perkampungan hingga stasiun,” terang Ketua Komunitas Metamorfosis, Sofia. Dalam kegiatan itu, sambung dia, pihaknya tak lupa

memberikan semangat kepada warga bahwa Covid-19 ini akan berakhir. Termasuk mengingatkan warga akan pentingnya melakukan phsycal distancing dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS). ”Ke depan, kami masih akan terus melakukan sosialisasi PSBB serta kegiatan sosial lainnya untuk membantu masyarakat terdampak serta mencegah penyebaran wabah Covid-19,” pungkasnya. (khr/b/rez/py)

IST/METROPOLITAN

SERAHKAN: Perwakilan Komunitas Metamorfosis menyerahkan bantuan kepada warga Bojonggede yang terkena dampak pandemi virus corona.

Cara Gugus Tugas Covid-19 Tenjo Perangi Virus Corona

Sadarkan Warga lewat 2.500 Masker Kesadaran warga akan bahaya virus corona alias Covid-19 nampaknya belum dirasakan betul oleh seluruh masyarakat. Masih banyak warga yang cuek akan wabah tersebut. Atas dasar itulah, Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Tenjo terus melakukan aksi nyata turun ke lapangan. AKSI nyata kali ini dilakukan dengan membagikan 2.500 masker gratis, sambil diselingi kegiatan sosialisasi pentingnya physical distancing. Aksi tersebut dilakukan di Stasiun Kereta Api dan Pasar Rakyat Tenjo serta di sekitar jalan yang menjadi titik keramaian warga. Ketua Gugus Tugas Covid-19

Kecamatan Tenjo, Asnan, mengatakan, aksi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari imbauan presiden, gubernur Jabar serta bupati Bogor mengenai keharusan masyarakat menggunakan masker selama beraktivitas di luar ruangan. ”Ini bentuk kepedulian Pemcam Tenjo. Sebanyak 2.500

IST/METROPOLITAN

BAGIKAN: Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Tenjo, Asnan membagikan masker gratis bagi warga yang masih beraktivitas di tengah kebijakan PSBB di wilayah Kabupaten Bogor.

masker ini kami bagikan gratis kepada masyarakat umum, seperti pedagang, sopir, pengen-

dara sepeda motor, penumpang kereta serta masyarakat umum lainnya,” kata Asnan yang juga

camat Tenjo kepada Metropolitan, kemarin. Melalui aksi pembagian masker tersebut, ia berharap bisa meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyebaran Covid-19 serta menyadari pentingnya physical distancing sebagaimana instruksi pemerintah demi kebaikan bersama. ”Jangan anggap sepele penyebaran virus corona. Kalau tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya diam di rumah. Mari kita sama-sama memerangi dan memutus mata rantai penyebaran virus ini,” pungkasnya. (sir/b/rez/py) Layouter:Bayu

BOGOR SELATAN & BARAT WWW.METROPOLITAN.ID

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

9

KAMIS

16 APRIL 2020

HARIANMETROPOLITAN

Kades Cijeruk Bagikan Masker di Jalanan CIJERUK - Pemerintah Desa (Pemdes) Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, melaksanakan kegiatan penyemprotan di sepanjang jalan alternatif di Desa Cijeruk. Dalam kegiatan ini, Kepala Desa (Kades) Cijeruk, Asep Saepulrohman, ikut membagikan masker ke setiap pengendara. ”Kami menyiapkan seribu masker untuk dibagikan secara gratis kepada warga dan pengendara yang melintas. Tujuannya sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan mereka,” ungkapnya. Walaupun saat ini situasi dan kondisi di Cijeruk kondusif dan aman dari penyebaran virus corona, pihaknya tetap aktif melakukan pencegahan. ”Alhamdulillah, sampai sekarang warga kami tidak ada yang kena dampak virus Covid-19.

Semua masih terkendali dan aman,” tuturnya. Ia pun menjamin bila ada warga yang meninggal karena terdampak virus corona, pemerintah desa (pemdes) tidak akan menolaknya. ”Yang penting jenazahnya sudah sesuai protokol dan SOP kesehatan,” sambungnya. Di lokasi yang sama, Bhabinkamtibmas Desa Cijeruk, Bripka Eko, menambahkan, pihaknya akan mendukung penuh kegiatan positif yang dilakukan Pemdes Cijeruk. Ini sesuai tugas pokok sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. ”Kami terus berikan imbauan kepada warga agar tetap melakukan jaga jarak dan menghindari kerumunan demi memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Cijeruk,” tandasnya. (nto/c/feb/py)

ADE ME

TROPOL

ITAN

IST/METROPOLITAN

GRATIS: Jajaran Pemdes Cijeruk membagikan masker gratis bagi pengendara yang melintas di sepanjang jalan alternatif wilayah Cijeruk.

PSBB Perdana di Ciampea, Banyak Pengendara tak Pakai Masker LEUWILIANG Forum Literasi Luncurkan Film Edukasi METROPOLITAN - Forum Literasi.org bakal meluncurkan konten kreatif berupa video edukasi dalam memberikan pencerdasan mengenai perekonomian Indonesia. Ketua Umum Forum Literasi (Forum Literasi. org), Abdul H, mengatakan, saat ini pemerintah harus gerak cepat menyelamatkan perekonomian Indonesia lantaran perekonomian dunia sedang lesu. Ditambah merebaknya pandemi Covid-19, sangat jelas lemahnya perekonomian di Indonesia. Bahkan kemarin, pemerintah mencatat sekitar 1,66 juta para pekerja di-PHK. ”Melihat pentingnya hal itu, sebagai rakyat Indonesia kami ingin ikut ambil bagian dalam mendorong upaya perbaikan ekonomi,” katanya. Abdul mengaku pihaknya akan menghadirkan konten kreatif berupa video edukasi untuk memberikan pencerdasan mengenai perekonomian Indonesia saat ini serta bagaimana solusinya. Ia juga bakal menghadirkan beberapa narasumber yang memiliki kapasitas tinggi di bidangnya. “Tujuannya untuk memberikan wawasan yang sangat penting bagi kita. Dengan begitu, kita semua bisa mengetahui apa itu Omnibuslaw dan manfaatnya untuk memperbaiki kondisi perekonomian kita saat ini,” pungkasnya. (ads/c/ feb/py)

JASINGA

IST/METROPOLITAN

CHECK POINT: Jajaran Muspika, Kepolisian, TNI dan relawan melakukan check point di perbatasan.

Muspika Jasinga Perketat Perbatasan Bogor-Lebak METROPOLITAN - Sesuai Peraturan Bupati Bogor Nomor 16 Tahun 2020, Kabupaten Bogor melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah perbatasan dengan wilayah lain demi mencegah penyebaran virus Covid-19. Salah satunya di wilayah Kecamatan Jasinga yang berbatasan dengan Kabupaten Lebak, tepatnya di Kampung Cigelung, Desa Wirajaya, Kecamatan Jasinga, Rabu (15/4). “Hari ini (kemarin, red) bersama Muspika Jasinga dan jajaran kepolisian serta TNI dan relawan melakukan check point di perbatasan dengan Kabupaten Lebak,” jelas Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jasinga, Toto Supriyadi. Dengan diberlakukannya PSBB di Kabupaten Bogor, sambung Toto, minimal ada pembatasan kendaraan yang masuk. “Kebanyakan kendaraan dari Rangkasbitung, Jakarta, Pandeglang dan Serang. Sebab, wilayah Jasinga sebagai pintu masuk dan keluar bagi pemudik,” katanya. Sementara itu, Kepala Puskesmas Curug Kecamatan Jasinga, Alih Yuliadi, mengatakan, kegiatan Check Point ini untuk memperketat penyebaran virus Covid-19. “Kita melakukan pengukuran suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan untuk warga yang memasuki Kabupaten Bogor wilayah Jasinga khususnya. Kalau ada yang demam kita sarankan kembali ke tempat asalnya. Yang paling penting mewajibkan penggunaan masker kepada pengguna jalan,” tukasnya. (ads/c/feb/py)

CIAMPEA – Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kecamatan Ciampea tidak terlihat mencolok. Meski sudah ada aturan soal kewajiban menggunakan masker, nyatanya masih banyak pengendara yang cuek saat keluar rumah tanpa alat pelindung. Camat Ciampea, Chaerudin Felani, mengatakan, di Kecamatan Ciampea ada sebelas titik check point. Salah satunya di Jembatan Ciampea, Desa Ciampea yang berbatasan dengan Kecamatan Rancabungur. Hasil evaluasi satu hari penerapan PSBB, masih banyak pengendara yang melintasi wilayah Ciampea tidak menggunakan masker. ”Setiap pengendara yang melintas diimbau menggunakan masker dan membatasi jumlah penumpangnya. Mereka juga dicek suhu tubuhnya dan diberikan masker,” ujarnya. Ia tak menampik bila lalu

IST/METROPOLITAN

DIPERIKSA: Polisi saat memeriksa setiap pengendara yang melintas terkait kebijakan PSBB.

lintas di wilayahnya masih terbilang ramai. Hal ini lantaran wilayahnya masuk akses jalan nasional dan provinsi. “Berbeda dengan kondisi jalan kabupaten, terpantau sepi dari lalu lintas kendaraan. Adapun pengendara yang melintas

hanya untuk membeli kebutuhan pokok dan hal urgen,” terangnya. Meski begitu, ia memastikan jika kondisi di perkampungan relatif terkoordinir. Bahkan, hampir semua titik telah dipasangi portal dan dijaga Satgas

Covid-19 tingkat desa serta relawan. Ia pun mengimbau masyarakat di Kecamatan Ciampea tinggal di rumah selama 14 hari dan jika keluar rumah harus menggunakan masker. ”Di kecamatan ada empat orang yang positif Covid-19.

Rata-rata mereka yang punya riwayat perjalanan dari luar negeri. Saya mengajak semua masyarakat Ciampea bersamasama memerangi wabah Covid-19. Salah satunya dengan tinggal di rumah selama 14 hari,” tukasnya. (ads/c/feb/py)

Suhu Badan Tinggi, Tiga Warga Dramaga Ditangani Tim Medis DRAMAGA - Muspika Dramaga dibantu Tim Medis UPT Puskesmas setempat menggelar check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di pertigaan masuk Jalan Lingkar Dramaga (JLD) depan Hotel Duta Berlian. Pada hari pertama PSBB, tercatat ada tiga pengendara bermotor yang suhu tubuhnya melebihi 37 derajat Celsius. Sementara ratusan pengendara kedapatan tidak memakai masker. Kapolsek Dramaga, AKP Sudarsono, mengatakan, meskipun Dramaga bukan termasuk zona merah Covid-19 di Kabupaten Bogor, pihaknya tetap waspada. Sebab, wilayahnya diapit dua kecamatan kategori zona merah, yakni Ciomas dan Ciampea. “Mau nggak mau Dramaga tetap berinisiatif melakukan check

IST/METROPOLITAN

DICEK: Petugas saat mengecek suhu tubuh pengendara di Jalan Lingkar Dramaga (JLD).

point guna menangkal warga yang lalu lalang dari kedua wilayah tersebut,” ungkapnya. Dalam pelaksanaan ini, Muspika Dramaga dan UPT Puskesmas dibantu 7 anggota polsek, 5 anggota BKO Polda Jawa Barat, 4 anggota Pol PP

kecamatan serta 2 tim medis dari dinas kesehatan. Menurutnya, check point ini sekaligus untuk menyosialisasikan kebijakan PSBB selama 14 hari. Ia berharap seluruh masyarakat bisa mematuhi aturan tersebut. ”Ter-

masuk kami akan mengecek suhu tubuh masyarakat. Kebetulan pada hari pertama ini, kami menemukan tiga pengendara yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat Celsius yang langsung dicatat dan ditangani tim medis dinkes

dari UPT Puskesmas Dramaga,” ungkapnya. Ia pun menyayangkan masih minimnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker. Apalagi, banyak angkutan kota (angkot) yang membawa penumpang melebihi batas seharusnya. ”Kami akan terus sosialisasi, misalnya seperti ditemui warga tidak memakai masker, kami akan berikan masker. Begitupun untuk penumpang roda empat yang melebihi empat orang harus ada yang diturunkan,” tegasnya. Sementara itu, Camat Dramaga, Ivan Pramudia, menambahkan, pihaknya akan fokus pada sepuluh titik rawan di sepuluh desa di Dramaga. Oleh karena itu, pihaknya melibatkan semua pemerintah desa. (ads/c/ feb/py)

Ikatan Alumni SMPN Cijeruk/Cigombong Kumpulkan Donasi

Pakai APD, Gotong-royong Bangun Ponpes Tahfiz Ikatan Alumni SMP Negeri Cijeruk/Cigombong bersama guru dan warga Kampung Watesjaya, RT 03/03, Desa Watesjaya, secara sukarela ikut mendukung pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fath Qiroatun Najwa.

Laporan: Anto MESKI saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), itu bukan menjadi kendala dalam proses pembangunan. Malahan, pihaknya tetap memperhatikan SOP Kesehatan sesuai ketentuan. Termasuk menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tukang. Demikian disampaikan Ketua Panitia Pembangunan, Ummi Iis Aryani, kepada wartawan koran ini.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Hari ini (kemarin, red) sudah dilakukan pengecoran lantai dua. Kami betulbetul menerapkan protokol standar kesehatan meliputi pemakaian masker, sarung tangan plastik serta menjaga jarak dengan yang lain,” terangnya. Ummi menambahkan, pembangunan yang dilakukan merupakan hasil donasi yang dikumpulkan alumni SMP Negeri Cijeruk/Cigombong, Dewan Guru SMP dan SMA Negeri

ANTO/METROPOLITAN

GUYUB: Ikatan Alumni SMP Negeri Cijeruk/Cigombong bersama guru dan warga Kampung Watesjaya secara sukarela mendukung pembangunan Ponpes Al-Fath Qiroatun Najwa.

Cigombong. ”Ada juga donatur tetap Bapak Aep dan warga Desa Watesjaya. Kami sangat berterima kasih. Yang pasti, untuk pengerjaan tidak terlalu

banyak karena sedang ada wabah Covid-19,” terangnya. Sesuai rencana, sambung Ummi, ponpes ini bakal dibangun tiga lantai, di mana

lantai ketiga akan digunakan untuk anak-anak Tahfiz Quran. Dengan pembangunan ponpes ini, ia berharap ada kamar untuk menginap para santri, akan ada kelas untuk pendidikan Islam, ruang aula, kantor guru, aula, ruang dapur dan kantin. “Kami berharap dengan dibukanya ponpes ini banyak anakanak Tahfiz Quran yang andal dan berakhlakul karimah sesuai ajaran dan perintah nabi. Mudah-mudahan bisa terlaksana,” harapnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Al-Fath Qiroatun Najwa, Sihabudin, mengucapkan syukur karena totalitas para donatur yang terus membantu pembangunan ponpes. Ia yakin bahwa citacitanya mendidik anak-anak Tahfiz Quran ini bisa terwujud. (nto/c/feb/py) Layouter: Aldy Maulana

10

JADETABEK PLUS

KAMIS

16 APRIL 2020

WWW.METROPOLITAN.ID

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

PEMERINTAHAN DKI Jakarta Resmi Punya Wagub METROPOLITAN - Warga DKI Jakarta resmi mempunyai wakil gubernur (wagub) saat ini. Riza Patria baru saja dilantik Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai pendamping Anies Baswesan di Istana Negara Jakarta, kemarin. Politisi Partai Gerindra itu mengisi kursi wagub DKI yang kosong hampir dua tahun sejak ditinggal Sandiaga Uno. Riza Patria dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 40/P Tahun 2020 tentang Pengesahan Pengangkatan Wagub DKI Jakarta sisa masa jabatan 2017-2022. ”Mengesahkan pengangkatan Ahmad Riza Patria Wakil Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan 2017-2022 dan yang bersangkutan diberi gaji pokok dan tunjangan jabatan wakil kepala daerah,” kata Jokowi saat melantik Riza. ”Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya sebagai wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD Negara RI Tahun 1945 dan menjalankan segala uu dan peraturannya, dengan seluruslurusnya, serta berbakti kepada masyarakat nusa dan bangsa,” ucap Riza saat membacakan sumpah menirukan ucapan Jokowi. Dalam acara pelantikan, hadir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan beberapa petinggi negara lainnya. Riza terpilih menjadi wakil gubernur DKI Jakarta yang baru berdasarkan hasil voting di DPRD DKI. Dia mendapat 81 suara, sementara pesaingnya dari PKS yakni Nurmansjah Lubis hanya memperoleh 17 suara. Riza merupakan politikus Gerindra yang terdaftar sebagai anggota DPR 2014-2019 dan 2019-2024. Ia otomatis mundur dari kursi parlemen demi menjalani tugas sebagai wagub DKI Jakarta. Riza bukan orang baru jika dikaitkan dengan pimpinan Pemprov DKI Jakarta. Ia pernah ikut pilkada pada 2012 silam melawan pasangan JokowiAhok empat pasangan calon lainnya. Kala itu, Riza menjadi calon wagub mendampingi cagub Hendardji Soepandji. Mereka tidak diusung parpol, melainkan independen meski Riza merupakan kader Gerindra. Riza termasuk politikus yang jago beradu argumen. Ia dipilih menjadi Juru Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di pilpres 2019 lalu. ”Setelah dilantik, baru saya bergabung membantu Pak Gubernur. Tentu prioritas pertama saya membantu Pak Gubernur menangani virus corona,” ucap Riza usai dipilih DPRD DKI Jakarta sebagai wagub pada awal April lalu. (cnn/rez/run)

IST/METROPOLITAN

LANTIK: Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria saat dilantik Presiden Jokowi di Istana Negera Jakarta, kemarin.

KEBIJAKAN Catat! Tangerang Dirikan 64 Check Point Selama PSBB METROPOLITAN - Pemerintah Kota dan Kabupaten Tangerang tengah menyiapkan 64 posko check point selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Puluhan posko itu tersebar di sejumlah titik, yang berada dekat perbatasan dengan Kota dan Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan serta DKI Jakarta. Pada check point tersebut akan disiagakan petugas untuk sosialisasi ke pengendara soal pelaksanaan PSBB, seperti penggunaan masker dan pembatasan penumpang di angkutan umum. Tidak terkecuali, semua berlaku bagi seluruh kendaraan. Diketahui, untuk pelaksanaan PSBB di Kota dan Kabupaten Tangerang berlaku mulai pukul 00:00 WIB Sabtu (18/4) mendatang. Berdasarkan data yang diterima, berikut lokasi check point: Untuk di Kota Tangerang check point akan tersebar di delapan titik di Kecamatan Periuk, tujuh titik di Kecamatan Benda, enam titik di Kecamatan Cipondoh dan Pinang, lima titik di Kecamatan Larangan dan Karang Tengah, empat titik di Kecamatan Jatiuwung, dua titik di Kecamatan Cibodas, Neglasari dan Batu Ceper serta satu titik di Kecamatan Ciledug. Kemudian, untuk di Kabupaten Tangerang tersebar di Kelapa Dua (Simpang Islamic) Jalan Raya Karawaci-Legok, Curug (Simpang Bitung) Jalan Raya Bitung-Jayanti, Pagedangan (Simpang Maloko) Jalan Raya Karawaci-Legok, Pasar Kemis (Simpang Pasar Kemis) Jalan Raya Cikupa-Pasar Kemis. Lalu, Cikupa (Gerbang Citra Raya) Jalan Raya Bitung-Jayanti, Kemeri (Simpang Jembatan Ribut) Jalan Raya Kuku-Daon, Legok (Perbatasan Botang) Jalan Raya Legok-Parung Panjang, Cisauk (Simpang Suradita) Jalan Raya Serpong-Cisauk, Teluk Naga (Simpang Bojong Renged) Jalan Raya Kampung Melayu. Selanjutnya, Kosambi (Pospol Kosambi) Jalan Raya Prancis, Sepatan (Simpang Sepatan) Jalan Raya Sepatan-Mauk, Rajeg (Simpang Kukun) Jalan Raya Rajeg-Mauk, Jambe (Bundaran Kutruk) Jalan Raya Lingkar Selatan, Tigaraksa (Pos Pantau Tigaraksa) Jalan Raya KH Syekh Nawani, Solear (Simpang Adiyasa) Jalan Raya Adiyasa-Maja serta Jayanti (Perbatasan Sertang) Jalan Raya Jayanti. (rep/dtk/run)

FADLI/METROPOLITAN

TINDAK: Warga Depok diberhentikan aparat keamanan lantaran keluar rumah tanpa menggunakan masker di tengah pemberlakuan kebijakan PSBB, kemarin.

Jangan Ngeyel, Pelanggar PSBB Depok bakal Ditindak Tegas METROPOLITAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana menindak tegas pelanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu berkaca dari masih banyaknya pelanggaran yang terjadi pada hari pertama penerapan PSBB di Depok. Wali Kota Depok Mohammad Idris berjanji akan menindak

lebih tegas para pelanggar ketentuan PSBB. ”Pada pelaksanaan PSBB di Kota Depok pada hari pertama tanggal 15 April 2020 ini, masih ditemukan banyaknya warga yang belum dapat melaksanaan PSBB,” kata Idris melalui keterangan tertulis, kemarin sore. Ia menyebut aparat gabungan di wilayahnya menjumpai

Masih ditemukan adanya kerumunan, masih ada warung makan yang menyediakan layanan di tempat dan lain-lain.

warga yang tidak menggunakan masker ketika keluar rumah dan berboncengan di sepeda motor. ”Masih ditemukan adanya kerumunan, masih ada warung makan yang menyediakan layanan di tempat dan lain-lain,” ucapnya. Atas dasar itu, Idris dan jajarannya akan melakukan tindakan tegas walau mungkin saja warga belum sepenuhnya

paham mengenai aktivitas yang dilarang selama PSBB di Depok. ”Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok akan segera melakukan evaluasi intensif pelaksanaan PSBB di hari pertama ini, selanjutnya untuk mengambil langkah-langkah pengaturan yang lebih tegas,” ujar Idris. (kom/rez/run)

Satpol PP Tutup Paksa Toko di Jaktim METROPOLITAN - Satpol PP Jakarta Timur (Jaktim) melakukan penutupan paksa sejumlah toko yang ada di wilayahnya. Penutupan itu dilakukan lantaran mereka masih buka saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kemarin. Kasi Operasional Satpol PP Jakarta Timur Badrudin mengatakan, pihaknya menyisir sejumlah pasar tradisional dan pertokoan kaki lima di Jakarta Timur yang masih beroperasi. ”Penutupan tempat-tempat usaha yang tidak boleh dalam Pergub 33 Tahun 2020, di Pasar Gembrong tidak boleh. Alhamdulillah berjalan lancar penutupan. Kita lanjut ke arah Makasar, Kecamatan Cipayung, Pasar Rebo dan terakhir Ciracas,” kata Badrudin. Badrudin mengaku pihaknya masih mendapatkan sejumlah pelaku usaha besar yang masih buka. Alasannya, se-

TUTUP: Petugas Satpol PP Jakarta Timur meminta pengusaha pakan burung menutup usahanya di tengah pemberlakuan PSBB di wilayah Jakarta.

IST/METROPOLITAN

bagian pelaku usaha berkilah belum mendapatkan informasi mengenai penutupan usaha saat PSBB guna mencegah penyebaran Covid-19. ”Banyak masih pelaku-

pelaku usaha yang notabene kalangan skala besar yang belum menjalankan Pergub 33 Tahun 2020. Jadi tadi kita melaksanakan penindakan penutupan. Ada sebagian

yang masih merasa belum mendapat informasi dari pemangku wilayah atau aparat setempat,” ujar Badrudin. Petugas melakukan penindakan dengan memberikan

penjelasan dan imbauan kepada pelaku usaha untuk menutup tokonya. Penutupan berlangsung lancar tanpa adanya protes dari pelaku usaha. (kom/rez/run)

Aparat Keamanan Kota Sukabumi Peduli Sesama

Bagikan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu Personel Mapolres Sukabumi Kota dan Kodim 0607 Kota Sukabumi membagikan makanan berupa nasi kotak kepada masyarakat kurang mampu dan warga terdampak Covid-19. Sebanyak 350 nasi kotak yang disediakan habis diserbu warga sekitar. Nasi kotak yang dibagikan kepada warga kurang mampu ini merupakan hasil gotongroyong dua aparat keamanan di Kota Sukabumi. Para petugas kepolisian didampingi Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo membagikan nasi kotak kepada warga di Posko Dapur Umum Ops Aman Nusa II Lodaya 2020 di halaman TK Al-Jihad, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Sukabumi, kemarin. Selain itu, beberapa anggota polwan dan sejumlah petugas dari Polres Sukabumi Kota, juga personel Kodim 0607 Kota Sukabumi turut

mengatur distribusi bantuan nasi kotak di posko dapur umum tersebut. AKBP Wisnu Prabowo mengatakan, bantuan nasi kotak yang disiapkan jajarannya di posko dapur umum ini merupakan salah satu kegiatan humanis, sekaligus kepedulian Polres Sukabumi Kota untuk meringankan beban warga kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19. ”Kegiatan ini kami selenggarakan semata-mata sebagai rasa kepedulian kami terhadap warga kurang mampu yang terkena dampak akibat pandemi Covid-19,” katanya. Menurutnya, kegiatan akan

IST/METROPOLITAN

BAGIKAN: Petugas kepolisian membagikan makanan gratis kepada warga Kota Sukabumi yang terdampak Covid-19.

terus berlanjut dan akan melibatkan semua pihak terkait. Termasuk dari unsur Forko-

pimda Kota Sukabumi. ”Bahkan kegiatan akan terus bergulir di beberapa wilayah-

wilayah lainnya yang terdampak pandemi Covid-19,” ujarnya. (pr/rez/run) Layouter:Faris

SAMBUNGAN WWW.METROPOLITAN.ID

HARIANMETROPOLITAN

HARIANMETROPOLITAN

KAMIS

16 APRIL 2020

HARIANMETROPOLITAN

11

Banprov Mulai Disebar PULANG KERJA: Sejumlah karyawan pabrik di Jalan Gunungputri, Kabupaten Bogor, usai bekerja.

SANDIKA/METROPOLITAN

9.000 Buruh Bogor Dirumahkan METROPOLITAN - Mewabahnya virus corona di Indonesia melahirkan efek domino dan dilema di berbagai sektor. Sebut saja sektor industri. Jika pabrik tidak ditutup, maka potensi penularan tinggi karena kerumunan orang yang padat. Namun jika ditutup, perekonomian macet hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan dan melonjaknya angka pengangguran. Di Jawa Barat saja, tak kurang 46.000 orang harus rela di-PHK dan dirumahkan lantaran terdampak Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat meninjau pabrik masker dan Alat Pelindung Diri (APD) di bilangan Wanaherang Gunungputri, Rabu (15/4). Kartu Pra-Kerja dari pemerintah pun dianggap jadi salah satu jurus solusi terbaik. ”Ada kartu Pra-Kerja. Hari ini ada 46.000 yang di-PHK dan dirumahkan. Itu nanti kita prioritaskan di kartu Pra-

Kerja yang Rp3,5 juta dari pemerintah per paketnya. Karena tidak bisa mengganti pekerjaannya, ini hanya survival selama proses dirumahkan,” katanya kepada para pewarta. Ia mengakui data tersebut masih berjalan karena dunia industri sedang bergejolak dengan potensi penurunan. Namun intinya, ia ingin meyakinkan bahwa pemerintah hadir bagi warga terdampak. ”Tiap hari tiap minggu mungkin beda-beda, tapi tetap percayakan ke pemerintah, kita tidak diam. Hari ini sembako sudah kita kirim lewat ojol dan PT Pos di zona Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” tutur RK, sapaan karibnya. RK pun sudah menginstruksikan pabrik-pabrik yang meminta izin pada daerah untuk tetap beroperasi. Salah satunya memastikan semua pegawai dilakukan pemeriksaan kesehatannya. Mulai dari manajer hingga satpam harus

diberi rapid test, sehingga memberi keyakinan kepada pemerintah daerah untuk tetap buka demi menghindari PHK. ”Tidak ada PHK, berjalan normal pabriknya, tinggal jaga jarak. Jadi ekonomi tetap jalan. Seperti pabrik masker ini, yang tetap jalan dengan prosedur kesehatan. Di sini produksi 250.000 APD sehari, meskipun habis dipesan instansi kenegaraan. Jujur kita butuh minimal satu juta APD. Sedangkan stok baru kurang dari 100.000. Ini akan bergantung keberhasilan kebijakan PSBB,” ujarnya. Dengan tetap beroperasinya pabrik produk kesehatan, dua hingga empat bulan ke depan kebutuhan APD di Indonesia, terutama Kabupaten Bogor, akan tercukupi. Jabar pun tercukupi karena kebutuhan nasional tercukupi dari industri di Jabar. ”Sebanyak 60 persen kita punya pabrik. Jadi agak tenang karena kebutuhan terpenuhi,” jelas RK.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin, menyebutkan, jika pabrik industri di Bumi Tegar Beriman ingin tetap beroperasi demi menjaga kebutuhan produksi hingga menekan angka PHK, maka harus melakukan rapid test kepada semua karyawan. Mulai dari buruh hingga manajemen, sehingga ada jaminan keamanan kepada pemerintah. ”Kalau mau buka ya harus rapid test semua. Keseluruhan, mulai dari manajemen sampai buruh. Jadi harus ada jaminan keamanan ke pemerintah bahwa pabrik itu buka ketika buruhnya aman,” ujarnya. Sejauh ini, sambung AY, data pekerja yang dirumahkan untuk Kabupaten Bogor mencapai angka 9.000 orang lebih, tapi angka tersebut bergerak terus. ”Jadi masih berubah. Intinya alat tes sudah banyak, bisa dibeli, seharusnya perusahaan bisa beli, nggak ada keluhan harusnya,” terang AY. (ryn/b/yok/py)

Setiap Hari Tambah Korban 

Sambungan dari Hal 12

DARI data yang dirilis Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor per Rabu (15/4) pukul 19:00 WIB, lima kasus baru yakni perempuan (61) asal Kecamatan Cibinong, perempuan (23) asal Ciampea, laki-laki (28) dan laki-laki (56) asal Kecamatan Tajurhalang serta laki-laki (14) asal Kecamatan Bojonggede. ”Selain itu, ada penambahan korban meninggal dunia dengan status PDP, laki-laki (45) asal Kecamatan Jonggol,” kata Bupati Bogor yang juga Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin (AY). Bertambahnya satu kasus di Kecamatan Cibinong, sambung AY, menjadikan wilayah pusat kota dan pemerintahan Kabupaten Bogor itu sebagai zona merah ’paling berbahaya’ dibanding 12 wilayah zona merah lainnya, karena jumlah kasus positif corona tertinggi se-Kabupaten Bogor. ”Setelah pada Selasa (14/4) jumlahnya

ada 9 kasus, kini bertambah satu kasus menjadi 10 kasus positif,” terangnya. Setelah Cibinong, 13 kecamatan lain yang masuk zona merah yakni Kecamatan Bojonggede dan Gunungputri (8 kasus positif), Cileungsi (5 kasus positif ), Ciampea (3 kasus positif ), Kemang, Tajurhalang, Citeureup dan Babakanmadang (2 kasus positif) serta Parungpanjang, Ciseeng, Ciomas, Ciawi dan Jonggol dengan masing-masing satu kasus positif. ”Secara umum, total kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 960 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 582 orang dengan 14 kasus di antaranya meninggal dunia. Lalu, total kasus positif sebanyak 50 orang dengan lima di antaranya terkonfirmasi meninggal dunia dan empat orang dinyatakan sembuh,” ujarnya. Sementara di Kota Bogor, berdasarkan keterangan tertulis Nomor 036/Jubir/SiagaCorona/Pemkot-Bogor/2020,

terhitung pada Selasa (14/4), jumlah ODP Kota Bogor mencapai 928 orang. Dengan rincian 550 dinyatakan selesai dan 378 lainnya masih dalam proses pemantauan. Untuk data PDP mencapai 104 orang, dengan rincian 21 selesai dan 62 lainnya masih dalam pengawasan. Sementara yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 58 orang dengan rincian 10 meninggal dan 48 lainnya dalam penanganan tim medis. Jumlah tersebut bertambah pada Rabu (15/4). Berdasarkan keterangan tertulis Nomor 036/Jubir/ Siaga-Corona/Pemkot-Bogor/2020, terhitung pada Rabu (15/4) jumlah ODP Kota Bogor saat ini mencapai 932 orang. Dengan rincian 564 di antaranya dinyatakan selesai dan 368 lainnya masih dalam proses pemantauan. Sedangkan data PDP mencapai 119 orang, dengan rincian 27 selesai dan 70 lainnya masih dalam pengawasan. Sementara yang terkonfir-

masi positif Covid-19 mencapai 58 orang dengan rincian 10 meninggal dan 48 lainnya dalam penanganan. Juru Bicara Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan, secara keseluruhan jumlah pasien meninggal mencapai 33 orang. Dengan rincian 23 pasien meninggal dalam status PDP dan 10 pasien lainnya meninggal dalam kondisi positif Covid-19. ”Sebanyak 23 orang meninggal dalam status PDP. Saat ini masih menunggu hasil lab swab dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulisnya. Jika mengacu data yang ada, terhitung Rabu (15/4), jumlah PDP Kota Bogor meningkat sebanyak 15 pasien. ”Kemarin PDP ada 104, saat ini menjadi 119 orang. Jumlah PDP yang meninggal juga bertambah, semula 21 orang sekarang menjadi 23,” tandasnya. (ogi/ ryn/c/yok/py)

Pemberlakuan PSBB di Pasar Tradisional Kabupaten Bogor

Harga Rempah-rempah Mulai Normal Setelah sempat melambung sejak meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19), harga berbagai jenis komoditi rempah-rempah di Kabupaten Bogor mulai menunjukkan grafik penurunan harga. Tak aneh, rempah-rempah termasuk komoditi yang sering dicari lantaran dianggap bisa meningkatkan imunitas tubuh.

pah yang sempat tinggi harganya berangsur turun,” katanya kepada Metropolitan, Rabu (15/4). Tak hanya itu, sambung dia, harga temulawak pun berangsur turun dengan harga Rp5.000. Bila awal pekan ini sempat berada di harga Rp20.000 per kilogram, kini temulawak bisa didapat dengan harga Rp15.000 per kilogram. Sama seperti kencur yang kini berada di harga Rp75.000 per kilogram. Padahal, awal pekan ini harganya mencapai Rp80.000 per kilogram atau turun sekitar Rp5.000. ”Sama

erahkan bantuan tersebut kepada ojek online untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Yakni, warga yang tingkat ekonominya berada di bawah 30 sampai 40 persen atau dikategorikan sebagai warga miskin. ”Sesuai komitmen hari ini (kemarin, red) untuk mereka yang sudah terdata mendapatkan bantuan dari provinsi yaitu mereka yang berada di 30 sampai 40 persen ekonomi terbawah,” kata RK kepada Metropolitan, kemarin. Selain banprov, sambung RK, ada enam bantuan lainnya yang akan diterima masyarakat Bodebek selama 14 hari masa PSBB berlangsung. Enam pintu itu di antaranya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Dana Desa, Kartu PraKerja, Bantuan dari APBD Kota Bogor dan Bantuan Sosial dari Presiden Republik

Indonesia. ”Untuk bantuan presiden akan disalurkan lima hari lagi dari sekarang,” terangnya. Selain menggandeng PT Pos Indonesia, RK menambahkan, untuk pengiriman sembako yang terdiri dari beras, minyak, gula, tepung, telur dan vitamin ini dilakukan ojek online (ojol). ”Tujuan utama kerja sama antara ojol dengan ojek pangkalan (opang) ini agar mereka bisa tetap bekerja dan mendapat pemasukan,” ujarnya. Bagi masyarakat yang merasa belum terdata dan layak menerima bantuan, RK menerangkan, masyarakat bisa mengadukannya melalui aplikasi Pikobar. ”Bagi mereka yang tidak terdaftar dan merasa berhak, silakan melaporkan melalui fitur aduan di website Pikobar (Pusat Informasi Covid Jawa Barat),” imbaunya. (dil/b/yok/py)

FADLI/METROPOLITAN

PADAT: Para penumpang saat turun dan menaiki kereta api di Stasiun Bogor, kemarin. PT KCI masih mengkaji penumpukan penumpang untuk penerapan PSBB di Kota Bogor.

Diminta Tutup, Commuter Line Keukeuh Beroperasi 

Sambungan dari Hal 12

tersebut. ”Masih dibahas para pemangku kepentingan, terutama pemerintah dan pemerintah daerah,” katanya. Selama masa pembahasan, tambah Adli, PT KCI masih menggunakan kebijakan lama. Di antaranya seperti membatasi jam operasional, pengurangan jumlah perjalanan KRL Commuter Line, menerapkan social distancing dalam rangkaian hingga kebijakan lainnya sesuai regulasi dan aturan pemerintah. ”Saat ini kami diarahkan untuk mengoperasikan KRL sesuai jam operasional masa PSBB. Tapi kita tetap mengedepankan imbauan pemerintah, seperti mewajibkan penumpang menggunakan masker, menerapkan sosial distancing dan kebijakan lainnya,” tuturnya. Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Amanat Nurani (FAN) DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, mengatakan, selama masa PSBB, KRL Commuter Line sebaiknya dihentikan. Ia juga meminta Pemkot Bogor terus melakukan komunikasi intensif dengan

manajemen KCI untuk merealisasikan hal tersebut. ”Tim Gugus Tugas Covid-19 disarankan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan manajemen untuk mengambil langkah yang sama dan searah. Ini dalam upaya menghentikan penyebaran Covid-19 supaya upaya dan langkah yang kita ambil bisa berhasil dan efektif,” pintanya. Pria yang juga menjabat sebagai ketua DPD PAN Kota Bogor itu menuturkan, hingga tadi pagi (kemarin, red), penumpukan penumpang masih terjadi di stasiun. Salah satunya Stasiun Cilebut. ”Ini kan bahaya bagi kita semua kalau situasi ini terus terjadi. Sementara upaya pihak KRL Commuter Line tidak terlihat. Pokoknya semua pihak harus bersikap serta bertindak searah dan sejalan dalam percepatan penanganan dan pemutusan mata rantai Covid-19,” tegasnya. Sekadar diketahui, Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Bekasi hingga Kota Depok sepakat mengusulkan penghentian sementara operasional moda transportasi massal

commuter line selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Rabu (15/4). Hal tersebut disepakati kelimanya saat menggelar video conference bersama pada Senin (13/4). ”Tadi kita berkoordinasi soal penerapan PSBB. Kita semua sepakat meniadakan sementara operasional KRL commuter line selama masa PSBB diberlakukan di Bodebek ini. Atau selama 14 hari ke depan,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rahim. Ia menilai, para penumpang commuter line memiliki risiko besar terpapar Covid-19 dan menjadi salah satu media risiko penyebaran virus corona. Terlebih saat lima daerah ini (Bodebek, red) melaksanakan PSBB serentak, Rabu (15/4). ”Tujuannya, menyelamatkan jiwa manusia agar tidak terpapar Covid-19. Itu saja dulu. Kenapa harus ditutup, karena risikonya terlalu bebas, dengan pengendalian saat ini yang lemah kita tidak bisa menjamin bahwa pembatasan social distancing di dalam kereta bisa terwujud. Buktinya terjadi penumpukan penumpang,” jelasnya. (ogi/c/yok/py)

Warga MBR Bagikan Lele demi Bantu Sesama

Laporan: Ryan Mutaqien HAL itu terjadi hampir di sebagian besar pasar Kabupaten Bogor di bawah Perusahaan Daerah (PD) Pasar Tohaga. Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan, mengatakan, sempat melambung tinggi, kini harga rempah-rempah mulai turun. Sebut saja, jahe merah yang awal pekan ini berada di kisaran Rp80.000 per kilogram, turun Rp5.000 menjadi Rp75.000 per kilogram. Jahe putih kini berada di angka Rp45.000 per kilogram, setelah sempat di kisaran Rp50.000 per kilogram. ”Rempah-rem-

METROPOLITAN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) resmi dilaksanakan serentak di wilayah Bogor Depok Bekasi (Bodebek), Rabu (15/4). Dimulainya PSBB ditandai dengan diberlakukannya penyekatan dan pemeriksaan di perbatasan Kota Bogor. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), ikut hadir dalam pemeriksaan dan penyekatan di Kota Bogor, tepatnya di pintu keluar Tol Jagorawi Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Tak hanya itu, RK juga mulai menyalurkan Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat untuk Kota Bogor. Bantuan berupa sembako dan uang tunai senilai Rp500 ribu ini disalurkan melalui Kantor Pos Kota Bogor, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanahsareal. Secara simbolis, RK meny-



SANDIKA/METROPOLITAN

TURUN: Seorang pedagang tengah merapikan jahe di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor. Saat ini harga rempah-rempah mulai menurun.

dengan kunyit yang turun Rp5.000, dari awalnya Rp15.000 per kilogram mulai turun ke angka Rp10.000 per kilogram,” ujarnya. Haris menambahkan, beberapa jenis rempah-rempah lain menunjukan grafik harga yang stabil di hampir semua pasar di bawah PD Pasar Tohaga. Misalnya jenis pala yang sejak awal pekan hingga kini stabil di harga Rp150.000 per

kilogram. Lalu, sereh yang masih stabil di kisaran Rp10.000 per kilogram dan lengkuas di kisaran Rp20.000 per kilogram. ”Paling cengkeh yang tidak ada di beberapa pasar. Jadi hampir sebagian besar harga rempah-rempah mulai turun di pasar-pasar, sebagian lagi stabil dan tidak menunjukkan lonjakan harga,” pungkasnya. (ryn/b/yok/py)

Sambungan dari Hal 12

160 paket dengan isi masingmasing satu kilogram lele segar kepada masyarakat sekitar Perumahan MBR. “Untuk membantu sesama dalam meminimalkan dampak kerawanan pangan, Kombis Manik Bule Perumahan Mutiara Bogor Raya membagikan hasil panen lele. Pembagian ini merupakan bentuk ”giving back for community”. Sasarannya, kelompok duafa, janda, anak yatim, petugas TPST, asisten rumah tangga, satpam dan marbot Al Madinah,” ujarnya. Menurut Joko, kegiatan amal

itu pada dasarnya bagian dari kegiatan sosial warga MBR, khususnya yang terlibat dalam kombis di bidang usaha peternakan lele dan maggot. Ia berharap masyarakat sekitar bisa merasakan manfaat keberadaan usaha tersebut. “Ke depan, dari sisi bagibagi hasil panen, tiap bulan akan diselenggarakan kegiatan seperti ini. Untuk tanggalnya belum dijadwalkan, tapi yang pasti insya Allah akan dilaksanakan lagi. Masyarakat menyambut baik kegiatan ini,” terangnya. Selain itu, Joko mengungkapkan, Kombis Manik Bule

dibuat untuk mensinergikan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di lingkungan Perumahan Mutiara Bogor Raya. Keberadaan budidaya lele dan maggot ini akan saling bersinergi satu sama lain. “Di luar dari kondisi Covid-19, kami juga terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar tentang pengelolaan sampah, pengembangan budidaya maggot dan lele. Tapi karena ada isolasi ini, kegiatan ini kami hentikan sementara. Sebelumnya pernah berjalan dan insya Allah akan berjalan kalau isolasi diri sudah berakhir,” tukasnya.(rb/ yok/py) Layouter: Ibnu Krisna

METRO BOGOR WWW.METROPOLITAN.ID

SETIAP HARI

METROPOLITAN - Tak hentihentinya masyarakat dari berbagai kalangan tergerak membantu sesama yang mengalami kesulitan ekonomi imbas penyebaran virus corona

TAMBAH KORBAN



SETIAP...Baca Hal 11

DATA COVID-19 KOTA BOGOR

RABU 15 APRIL 2020 ORANG TANPA GEJALA (OTG) Jumlah:

Dalam pemantauan :

14

13

Selesai/sembuh:

Meninggal :

1

0

Masih dibahas para pemangku kepentingan, terutama pemerintah dan pemerintah daerah.

ORANG DA

LAM PEMA NTAUAN (O DP)

Jumlah:

Dalam pemantauan :

932

368

Sembuh:

Meninggal :

564

0

ORANG

DALAM P

HARIANMETROPOLITAN

Dalam pemantauan :

932

368

Sembuh:

Meninggal :

564

0

PASIEN DALAM PE



Jumlah:

P)

Jumlah:

atau Covid-19. Kali ini datang dari Kombis Manik Bule Perumahan Mutiara Bogor Raya (MBR), Bogor Timur. Pengurus Kombis Manik Bule, Tri Joko Setiadi, mengatakan, kegiatan sosial itu berupa pembagian

11

WARGA.. Baca Hal

TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 :

EMANTA UAN (OD

IST/METROPOLITAN

Dalam pemantauan :

58

48

Selesai/sembuh:

Meninggal :

0

10

BERBAGI: Warga MBR membagikan hasil panen lele kepada warga sekitar untuk membantu kebutuhan pangan.

Keterangan :

Jumlah Pasien Terkonfirmasi Positif untuk hari ini tetap berjumlah 58 orang

Positif

ODP

NGAWASAN (PDP)

960 orang

50 orang

PDP

Meninggal

Sembuh

Total :

Dalam Pengawasan :

119

70

582 orang

Sembuh:

Meninggal :

Meninggal

26

23

5 kasus 4 kasus

14 kasus

ZONA MERAH

Diminta Tutup, Commuter Line Keukeuh Beroperasi

METROPOLITAN - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akhirnya buka suara soal usulan lima kepala daerah yang meminta PT KCI memberhentikan sementara operasional KRL Commuter Line selama pene-

HARIANMETROPOLITAN

16 APRIL 2020

Warga MBR Bagikan Lele demi Bantu Sesama

PENYEBARAN COVID-19 DI BOGOR MAKIN TAK TERBENDUNG

Baru saja menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bogor terus meningkat. Hingga Rabu (15/4) malam, ada penambahan lima kasus positif corona dibanding satu hari sebelumnya. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Bumi Tegar Beriman kini menjadi 50 kasus. Dengan jumlah status zona merah menjadi 14 kecamatan.

HARIANMETROPOLITAN

KAMIS

rapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang saat ini tengah dilakukan lima daerah. Manager External Relation PT KCI, Adli Hakim Nasution, mengatakan, meski usulan pemerintah daerah

Cibinong (10 kasus positif) Bojonggede dan Gunungputri (8 kasus positif) Cileungsi (5 kasus positif)

sangat positif, yakni mengurangi potensi penyebaran Covid-19, pihaknya masih harus mengkaji usulan 

DIMINTA..Baca Hal

Kemang, Tajurhalang, Citeureup, Babakanmadang (2 kasus positif) Parungpanjang, Ciseeng, Ciomas, Ciawi, Jonggol (1 kasus positif)

Ciampea (3 kasus positif)

11

GRAFIS:SIGIT/METROPOLITAN

12

www.metropolitan.id

DEWAN-PEMPROV BAHAS PENANGANAN COVID-19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat gelar rapat konsultasi pimpinan tentang kebijakan penanganan kesehatan dan social safetynet akibat COVID-19 dengan unsur Pemerintahan Provinsi Jawa Barat bertempat di ruang Rapat Paripurna, Rabu (1/4/2020).

Awas, Refocusing Anggaran Hantam Kromo

BANDUNG- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, pembahasan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada minggu yang lalu baru konsep besar tentang penganggarannya. Pada Rapat Pimpinan dan Ketua AKD serta Ketua masing-masing fraksi membahas secara teknis bagaimana perencanaan anggaran dalam pelaksanaan Inpres no 4 Tahun 2020 mengenai refocusing anggaran. Pasalnya, sebanyak 1,6 juta warga Jabar yang terdampak DOC HUMAS JABAR Covid 19 perlu diperhatikan. ”Komitmen DPRD agr terlibat bersama pemerintah Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari saat rapat konsultasi pimpinan tentang daerah untuk memastikan masyarakat mendapatkan kebijakan penanganan kesehatan dan social safetynet akibat COVID-19 dengan unsur Pemerintahan bantuan tepat sasaran. Yang disepakati minggu Provinsi Jawa Barat bertempat di ruang Rapat Paripurna, Rabu (1/4/2020). lalu bantuan tunai sebesar Rp150 ribu bantuan Sementara itu, Ineu melanjutkan, agenda yang diantisipasi dikhawatirkan akan menimbulkan pangan non tunai sebesar Rp350 ribu,” kata Ineu. Selain bantuan tunai, ada masukan dari tim gugus tertunda diantaranya Rapat Paripurna yang seharusnya masalah baru. ”Kami akan menugaskan masing-masing komisi tugas agar memperhatikan kebutuhan dari msyarakat dilaksanakan pada 30 Maret kemarin. Namun, pimpinan dewan dan anggota menyepakati rencana untuk melakukan pemantauan, tentunya juga dalam karena faktor social distancing bagaimana nanti pelaksanaan Rapat Paripurna pada 20 April kondisi yang sudah benar-benar dinyatakan aman,” teknisnya menyalurkan bantuan tersebut. ucap politisi PDI Perjuangan itu. Dewan berharap, lanjut dia, masyarakat terdampak mendatang. Tentunya dengan SOP yang ketat. ”Kebijakan Kemendagri memberikan toleransi Dalam kesempatan tersebut DPRD Provinsi bersama dapat merasakan langsung bantuan tersebut. Lalu pelaksanaan paripurna selama satu bulan kedepan,” stakeholder terkait melakukan pembahasan teknis bagaimana membangkitkan masyarakat pasca pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 pandemi Covid19 dengan anggaran sebesar Rp katanya. Dewan berharap kedepan setelah pandemi Tahun 2020 Tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi 13 T dari pemerintah daerah. ”Misalnya padat karya, kemudian kegiatan yang dinyatakan selesai aktivitas AKD dapat kembali Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam membangkitkan UMKM yang terdampak Covid19,” melaksanakan tanggung jawabnya. Pemantauan rangka Percepatan Penanganan Corona Virus sangat penting untuk dilakukan yang harus Disease 2019 (COVID-19). (*) jelasnya.

Evaluasi Penanganan dan Bantuan Covid-19 BANDUNG- Dewan mengapresiasi Walikota Bandung dalam protap penanganan Covid-10 (Korona), seperti penempatan tempat cuci tangan, pos-pos tertentu di sejumlah titik terutama untuk pemudik dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). “Kepulangan pemudik ke tempat asal dengan berbagai alasan, diantaranya sudah di-PHK atau susah cari uang,” ungkap Yosa Octora Santono S Si MM, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi Partai Demokrat. Yosa mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan Walikota Bandung. Dalam pertemuan itu, pihaknya menyoroti klaster GBI yang hasil tes positif. “Kami mempertegas ke Walikota apakah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sudah memberikan data valid orang yang berjumlah 227 itu calon penerima dan calon lokasi (CPCL)-nya dimana, alamat rumah, jenis kelamin, serta punya

anak berapa dalam satu rumah,” kata anggota Komisi I DPRD Jabar ini. Karena, lanjut Yosa, data yang sudah meninggal sampai sekarang prosesnya sudah kurang lebih satu bulan. “Saat datang ke Bandung titiknya dimana saja. Aktifitas mereka itu yang menjadi pertanyaan kami. Jawaban Pemprov diwakili Sekda, kami sudah punya data CPCL-nya dan kami sudah melihat sebaran di Kota Bandung dan sebarannya ternyata tidak hanya di Kota Bandung,” ujar Yosa. Sekda sendiri, kata Yosa, tidak perlu khawatir karena sudah melaksanakan protap. Pihaknya sedang menunggu hasil tes. ”Mudah-mudahan beberapa hari kedepan hasilnya sudah ada,” harap dia. Selain itu, pihaknya juga menyoroti kebijakan gubernur yang berefek pada data, karena melihat kesiapan Kota Bandung dengan anggaran yang besar tentu sanggup menyediakan rata-rata Rp 500 ribu per kepala keluarga. “Dari sisi ekonomi Pemkot sudah menyiapkan anggarannya,” tandas anggota Bamus DPRD Jabar ini. Justru pihaknya menyoroti kebijakan gubernur dari berbagai sisi, satu sisi kalau diberi uang cash bakal memunculkan kecemburuan, sementara sisi lain jika diberi dalam bentuk barang/natural akan terkendala dengan pendestribusian karena jumlahnya ada jutaan paket “Kalau pembagiannya melalui PT

Pos ke pengiriman online, kita melihat peraturannya, bagaimana teknisnya,” tanya Yosa. Dalam satu bulan, lanjut dia, tidak akan muncul persoalan, tapi bulan-bulan berikutnya bakal muncul bagaimana kesiapan distributor. “Dan jangan sampai kedepan ada uang, sementara barang tidak ada,” tegasnya. Yosa mengatakan, hasil pertemuan gubernur dengan DPRD Jabar tidak alternatif lain, seandainya barang tidak ada pada bulan kedua dan ketiga. Menurut dia, bencana ini akibat migrasi dari luar daerah (Jabodetabek) masuk ke kabupaten/ kota ke wilayah Jabar, sehingga tidak hanya penyakit, tapi juga menghadirkan permasalahan sosial. Ia juga mengeluhkan perbedaan angka dalam setiap pertemuan dengan gubernur. Angkanya selalu berbeda-beda. “Pertama angkanya satu juta orang, selanjutnya naik menjadi 1,6 juta orang dan saya yakin pertemuan selanjutnnya naik lagi,” kata Yosa. Dia menambahkan, kondisi di Jabar saat ini masih dalam pendataan. Gubernur memerintahkan bupati/walikota untuk menyetorkan nama CPCL lewat Dinas Sosial. Hanya saja, sisi lain kabupaten/ kota yang keuangannya kuat tidak masalah kalau tidak tercover oleh Pemrov Jabar. “Mereka bisa menyediakan anggaran sendiri dan akan menyesuaikan bantuan seperti yang dialokasikan Pemprov,” tandasnya. (*)

BANDUNG- Instruksi Mendagri bisa jadi, tidak ke kiri tidak ke kanan. Nomor 1 tahun 2020 tentang Selain itu, beban akhir atas Pencegahan Penyebaran dan ketidaktercapaian itu tetap menjadi Percepatan Penanganan Corona beban pimpinan/kepala OPD. Virus Disease di lingkungan pemerintah daerah ditujukan Jangan Asal Potong Gaji ASN kepada seluruh kepala daerah Daddy juga mengingatkan tidak di Indonesia. asal potong gaji ASN. Ia menyampaikan Anggota DPRD Jabar, Daddy hal itu seiring merebaknya isu akan Rohanady menanggapi, diberlakukannya pemotongan gaji implementasi instruksi yang ASN di lingkungan Pemprov Jabar. dikeluarkan pada 2 April 2020 Daddy Rohanady Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan berisi 7 butir perintah Anggota DPRD Jabar berencana memberlakukan kebijakan tersebut. tersebut di tengah merebaknya wabah Daddy mengatakan, Implementasi ketujuh yang disebabkan Covid-19. perintah tersebut tentu saja diserahkan kepada Dana yang terkumpul dari hasil pemotongan para kepala daerah. Pada tahap inilah semua tersebut rencananya masih dikaitkan dengan stakeholders bisa melihat kemampuan gubernur/ langkah-langkah penanggulangan merebaknya bupati/walikota mengolah APBD. Hasil seni olah Covid-19 di Jawa Barat. Sayangnya, kata dia, APBD itulah yang nantinya pasti sangat dirasakan pemotongan itu tidak dilakukan secara sukarela, oleh masyarakat. Namun, sebelum itu, yang tetapi diberlakukan kepada setiap ASN, tanpa akan lebih merasakan adalah organisasi perangkat pandang bulu. daerah (OPD) di masing-masing tingkatan Masalahnya, lanjut dia, banyak ASN yang pemerintahan. SK-nya masih di bank. Walhasil, ada ASN yang “Mengapa demikian? Ya, tentu saja karena kalau melihat slip gajinya, angkanya sudah OPD adalah instansi yang akan merasakan sangat minimal --kalau tidak boleh dikatakan pertama kali konsekuensinya. OPD harus mendekati nihil. Memang, mereka masih bersiap memilah dan memilih program/kegiatan mendapat pengasilan lain berupa Tunjangan mana di lingkungannya yang --mau tidak mau Kinerja Dinamis (TKD). dan suka tidak suka-- direalokasi atau bahkan Langkah pemotongan gaji ASN itu lantas diamputasi anggarannya,” terang Daddy. menuai kritik dari banyak pihak, kecuali ASN Persoalannya siapa yang menentukan langkah yang memang sulit melawan. Padahal, tidak tersebut? Daddy menandaskan, kepala daerah, semua ASN menerima diberlakukannya kebijakan berdasarkan instruksi Mendagri Nomor 1/2020, tersebut. Namun, mereka tak berani memang memiliki hak untuk itu. Namun, mengutarakan hal itu. pemangkasan atau pengurangan program/ “Kami di DPRD tidak tahu berapa persisnya kegiatan pasti akan mempengaruhi banyak dana yang dibutuhkan untuk penanggulangan hal. Yang pasti, lanjut dia, langkah tersebut Covid-19 di Jabar. Kan sudah dialokasikan Rp tidak bisa dilakukan dengan hantam kromo. 5 triliun. Bahkan, untuk tahap lanjutannya Jika sifat kebijakan pemangkasannya dilakukan disiapkan Rp 13 triliun,” terang Daddy. hantam kromo, bisa fatal akibatnya. Sayangnya, ia mengaku di DPRD belum tahu Realokasi anggaran bisa dilakukan dengan secara rinci peruntukannya. Bahkan, sumber alternatif berikut. Pertama, tentukan saja per dana yang digeser peruntukannya untuk iti OPD berapa volume anggaran yang akan pun belum dibahas. direalokasikan. OPD yang memutuskan sendiri “Saya kira, kalau masih kurang juga (dama program/kegiatan apa yang diamputasi atau untuk menanhgilangi Covid-19), jangan lantas hanya dikurangi. asal potong gaji ASN,” ujar Wakil Ketua Fraksi Alternatif kedua, gubernur melalui TAPD dan Partai Gerindra tersebut. Bappeda menentukan program/kegiatan yang Kebijakan potong-memotong gaji memang dihapus atau dikurangi. Tidak perlu semua bukan yang pertama kalinya dilakukan di Jabar. anggaran dipangkas, hanya anggaran-anggaran Beberapa tahun lalu juga pernah dilakukan tertentu saja. Jika pemotongan dilakukan dalam konteks yang berbeda. Reaksi yang hantam kromo, sekali lagi, bisa fatal akibatnya, muncul pun tidak berbeda. apalagi seandainya semua program/kegiatan ”Idealnya, memang pemotongam gaji ASN dipangkas saja 50-60 persen. Memang langkah harus dikaji secara matang. Secara sederhana, tersebut lebih mudah dan tidak perlu bersusah kita lihat-lihat dululah. Tanya dulu ASN yang payah untuk memilih dan memilah. Target bersangkutan. Tidak bisa juga lantas asal angka yang diinginkan akan lebih mudah. potong. Kita juga tahu, dalam kondisi seperti Namun, langkah tersebut akibatnya bisa ini mereka butuh bekal untuk menghadapi fatal. Target masih melekat tetapi anggaran situasi selama /work from home/ (WFH),” ujar dipangkas. Padahal anggaran yang tersisa, dewan asal dapil Cirebon-Indramayu itu. (*)

Layouter: Ibnu Krisna