Data Loading...

bpad Flipbook PDF

bpad


138 Views
46 Downloads
FLIP PDF 1.08MB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

Perrsebaran Flora Fauna Dunia Dan Indonesia

1.

Buku elektronik ini menggunakan fitur hyperlink, pastikan dalam operasi buku

2.

Hyperlink tersemat pada kalimat berwaarna

3.

Hyperlink juga tersemat pada setiap gambar

4.

Klik pada gambar atau kalimat yang memiliki warna tanda khusus sepertti garis bawah atau sematan hyperlink

5.

Hyperlink akan tersambung pada web atau video secara online

Persebaran Flora di Indonesia A.Persebaran Flora di Indonesia dibagi menjadi 3 bagian yaitu : 1. Flora Bagian Barat Flora barat yaitu flora yang tumbuh di Sumatera, Jawa, Kalimantan, serta pulau-pulau kecil yang terdapat di sekitarnya. Sumatera : Pinus, kayu manis, beringin, meranti, kayu besi, dan raflesia. Jawa : Bunga anggrek, pinang jati, meranti, beringin, mahoni dan bugenvil. Kalimantan : meranti, besi, jelutung, bakau, ramin, kaper, pinus, dan rotan.

2.Flora Bagian Tengah Flora indonesia tengah yaitu tumbuhan yang tumbuh di Nusa Tenggara, Sulawesi, serta Maluku. Sulawesi : Eboni, kayu besi, pinus, rotan, kayu hitam, dan berbagai jenis bunga anggrek. Nusa Tenggara : Jati, akasia, cendana, sandalwood, dan berbagai jenis bunga anggrek. Maluku : Kayu besi, Gotasa, lenggua, sagu, jati, meranti, anggrek, dan kayu putih.

3. Flora Bagian Timur Flora Indonesia timur yaitu tumbuhan yang hidup di pulau papua serta pulau-pulau yang terdapat disekitarnya. Terdapat banyak pepohonan yang masih jarang dan tumbuhan semak belukar. Di daerah dataran rendah papua terdapat pohon bakau, pohon sagu dan nipah.

Persebaran Fauna di Indonesia Persebaran Fauna di Indonesia terbagi menjadi 3 tipe yaitu : 1. Tipe Asiatis Fauna tipe asiatis mencakup sumatera, jawa, bali, dan juga Kalimantan. Terdapat mamalia yang berukuran besar seperti gajah, macan, babi hutan, orang hutan, badak bercula satu, banteng, tapir, kerbau, rusa, monyet, bekantan, dsb. Jenis reptilnya ular, bunglon, kura-kura, buaya, tokek, kadal, biawak. Dan trenggiling. Jenis burung: burung hantu, elang, merak, kutilang, gagak, jalak.

2. Tipe Peralihan Fauna tipe peralihan mencakup Sulawesi, Maluku, Nusa tenggara serta pulau-pulau disekitarnya. Fauna Indonesia tengah antara lain, babi rusa, kuskus, monyet hitam, tarsius, sapi, kuda, anoa, ikan duyunh, monyet saba, beruang, dan banteng. Jenis reptilnya, biawak, komodo, buaya, dan ular. Jenis burung: maleo, burung dewata, rangkong, kakatua, nuri, mandar, dan raja udang

.

3. Tipe Australis Fauna tipe Australis tersebar di wilayah Papua, Halmahera, serta kepualaua Aru. Mamalia seperti Kangguru, beruang, walabi, landak irian atau nokdiak, kuskus, pemanjat berkantung, kanguru pohon, dan kelelawar. Tidak ada kera. Reptile seperti biawak, buaya, ular, serta kadal. Burung cendrawasih, nuri, raja udang, kasuari, serta namudur.

Persebaran Flora di Dunia Bioma-bioma dipermukaan bumi dikelompokan menjadi 7 antara lain : 1. Bioma Gurun Daerah gurun dicirikan oleh curah hujan yang sangat rendah yaitu < 250 mm per tahun dan intensitas panas matahari yang tinggi. Daerah gurun yang paling luas di daerah sekitar 20 LU, yaitu mulai dari pantai Atlantik di afrika hingga ke Asia Tengah. Sepanjang daerah itu terdapat kompleks Gurun sahara, Gurun Arab, dan Gurun gobi yang luasnya mencapai 10 juta KM. Tumbuhan yang mampu hidup di gurun sahara mempunyai daun kecil seperti duri dan mempunyai akar yang panjang dan mampu menyimpan air ditempat yang dalam. Vegetasi yang dapat hidup didaerah gurun adalah kaktus, semak-semak akasia, dan pohon-pohom tamar (kurma).

2. Bioma Hutan Basah ( Hutan Hujan Tropis) Hutan basah terdapat di daerah troppika meliputi Amerika Selatan, Semenanjung Amerika Tengah, Afrika, Madagaskar, Australia bagian utara, Indonesia, dan Malaysia. Berbagai tumbuhan yang ada antara lain jenis tumbuhan sepanjang tahun mendapat sinar matahari yang cukup, air yang cukup, curah hujan diatas 2000 mm per tahun, dan keadaan alamnya memungkinkan tumbuhan berbagai jenis tumbuh. Adapun pohon-pohon memiliki tinggi 20-4 m, cabang-cabang pohonan berdaun lebat dan lebar serta selalu hijau.

3. Bioma Tundra Tundra merupakan daerah kutub yang tidak ditumbuhi oleh pepohonan. Hanya lumut yang dapat tumbuh di daerah tundra. Daerah tundra dapat di jumpai di sekeliling lingkaran arktik di pulaupulau kecil dekat antartik. Daerah ini mempunyai musim panas yang panjang dan terang dengan suhu 23,5LU/LS serta musim dingin yang panjang dan gelap. Oleh karena itu, musim tumbuh tanaman sangat pendek yaitu 30-129 hari per tahun.

4. Padang Rumput Daerah padang rumput ini terbentang dari daerah tropika sampai ke daerah subtropika. Curah hujan di daerah padang rumpur umumnya 250-500 mm per tahun. Tumbuhanan yang sulit mengambil air sering diakibatkan hujan yang tidak teratur dan porositas yang rendah. Daerah padang rumput yang relative basah, seperti yang terdapat di Amerika utara, rumputnya dapat mencapai tiga meter seperti rumput-rumput bluestem dan Indian grasses. Sedangkan daerah padang rumput buffalo grasses dan rumput grama. Padang rumput terdiri dari tundra, Praire, Stepa, dan Sabana.

5. Hutan Gugur Di daerah yang beriklim sedang, selain terdapat banyak padang rumput dan kadang-kadang ada gurun, yang paling khas adalah hutan gugur, yang disebabkan oleh hal-hal berikut : - Curah hujan merata sepanjang tahun antara 750-1000 mm pertahun serta adanya musim dingin dan musim panas sehingga tumbuhan menggugurkan daunnya menjelang musim dingin. - Musim yang mendahului musim dingin disebut dengan musim gugur. Perbedaan hutan gugur dan hutan basah adalah hal kepadatan jaraknya. Di hutan gugur, jarak antara pohon-pohonnya tidak terlalu padat dan jumlah spesies antara 10-20 spesies.

6. Taiga Taiga adalah hutan pohon pinus yang berdaun daunnya seperti jarum. Pohon-pohon yang terdapat di hutan taiga misalnya konifera, terutama pohon picia, alder (almnus), birch (betula), dan juniper (juniperus). Daerah ini merupakan bioma yang hanya terdiri dari satu spesies pohon. Taiga banyak terdapat di belahan bumi utara (Rusia, Siberia utara Amerika Utara dan Tengah) dengan masa pertumbuhan antara 3 sampai 6 bulan pada musim panas.

Persebaran Fauna di dunia Menurut alfret Russel Wallace, persebaran fauna di dunia dikelompokkan menjadi enam wilayah, yaitu: 1. Wilayah Neartik Wilayah Neartik meliputi seluruh daerah Greenland dan seluruh wilayah Amerika Utara. Hewan yang terdapat di wilayah neartik antara lain antelop bertanduk cabang tiga, sejenis tupai dari amerika utara (prairie dog), kalkun, burung biru, salamander, bison, dan karibao (karibu)

2. Wilayah Neotropik Wilayah ini meliputi meksiko bagian selatan sampai amerika bagian selatan dan tengah. Di wilayah ini sebagian beriklim tropis dan beriklim sedang. Hewan yang terdapat diwilayah ini antara lain :

kukang, armadillo, alpaca, kelelawar penghisap darah, orang hutan, siamang, trenggiling, menjangan, sejenis babi. Kuda, tapir (yang berbeda dengan tarir asia) dan kera.

3. Wilayah Australis Wilayah ini meliputi selandia baru, irian, dan Maluku serta pulau-pulau disekitarnya. Hewan yang hidup di wilayah ini antara lain kangguru, trenggiling, koala, kasuari, cendrawasih, kiwi, kura-kura, buaya, kakatua, burung penghisap madu dan burung emu.

4. Wilayah Oriental Wilayah oriental meliputi Benua Asia beserta pulau-pulaunya yang dekat, diantaranya Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Sri Langka, dn Filipina. Sebagian besar wilayah ini beriklim tropis. Hewan spesifik di wilayah ini antara lain harimau, gajah, gibbon, orang utan, dan badak bercula satu.

5. Wilayah Paleartik Wilayah paleartik meliputi hampir seluruh daratan Eurasia dan beberapa daerah tertentu anatar lain Himalaya, Afganistan, Afrika, Inggris, dan Jepang. Hewan yang hidup antara lain bison, landak, kucing kutub, dan menjangan kutub.

6. Wilayah Ethiopian Wilayah etiopian meliputi seluruh daratan benua Afrika, Madagaskar dan daratan Arab bagian selatan. Hewan-hewan yang terdapat di wilayah ini antara lain gorilla, simpanse, antelop, burung unta, kuda nil, zebra, dan jerapah.