Data Loading...

EMAGZ_MAJALAH PAJAK VOL 93 (1) Flipbook PDF

Bayang pandemi rupanya masih akan mengikuti kita ke tahun yang baru lagi. Upaya pemulihan belum usai, dan kita—khususnya


259 Views
21 Downloads
FLIP PDF 27.13MB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

|

VOLUME XCIII 2021 JAWA 50.000 LUAR P. JAWA 55.000

REFORMASI FISKAL DAN VISI INDONESIA

“OUTLOOK”

PERPAJAKAN

2022

KOLABORASI

TAGIH PAJAK ANTARNEGARA

DIDIEK HARTANTYO

Di Balik LAJU PASTI KERETA API www.majalahpajak.net

KOPERASI PEGAWAI KANTOR PUSAT DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

scan disini

BILA PANDEMI JADI ENDEMI

CONTENTS VOL XCIII - 2021 8

TOPIC

MEMBANGUN LAGI MIMPI YANG TERDISTORSI 20

UP CLOSE

ADA SAAT BAWAHAN MEMBUTUHKAN 32

INTERVIEW

ANTARA PROSPEK, TANTANGAN, DAN MINAT GENERASI MUDA 36

MUDAHLAH DIKENAL KARENA BAIK

Cover: Didiek Hartantyo Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Foto: Dok. PT KAI

40

44

REPORT

RAJUT PERSAHABATAN DAN KEPATUHAN ALA ‘SALESMAN’

RECOLLECTION

54

56

CINTA PAJAK KARENA TERBIASA

48

TAX RESEARCH TAX NEWS SALING BANTU TAGIH PAJAK

6

VOL XCIII | 2021

TAX IT

KOLABORASI BERI SOLUSI “WIN-WIN”

FEATURE

64

60

BUSINESS

68

UMKM CORNER UKM DIKUATKAN “LENDER” DINYAMANKAN

GREEN UP SUMBANGAN INDONESIA KEPADA KEBERLANJUTAN BUMI

76

HEALTH KARENA PANDEMI ‘KAN JADI ENDEMI

MENJARING GURIHNYA POTENSI PERIKANAN

62

TAXCLOPEDIA “OUTLOOK” PERPAJAKAN 2022

SOLUSI BAGI PROBLEM KLASIK CSR KITA

UU HPP UNTUK PERCEPATAN PEMULIHAN KONOMI

50

TAX PRO

82

LEISURE

SEMADI DAN JAMU BEKAL BUGAR DI TAHUN BARU

EDITOR'S NOTE Bayang pandemi rupanya masih akan mengikuti kita ke tahun yang baru lagi. Upaya pemulihan belum usai, dan kita—khususnya pemerintah—masih berharap-harap cemas akan adanya lonjakan baru kasus korona yang bisa datang dari hobi kita kumpul-kumpul, kongko-kongko, dan makan-makan, terutama di kurun liburan, Natal, dan tahun baru. Ada banjir, gempa, dan letusan gunung. Ada yang sakit dan meninggal. Ada yang pailit, tapi ada juga yang selamat dan berkelit dari jebakan sulit. Dan Majalah Pajak, terdorong semangat untuk menularkan optimisme dan menjaga momentum pemulihan, pada volume ini mencuplik cerita sukses, dari mereka yang “live to tell the tale”. Salah satu kisah yang layak dicatat adalah suksesnya KAI melewati masa sulit akibat pandemi. Gerbong sepi penumpang, kereta harus ngaso di kandang—tapi karyawan harus dipertahankan dan tetap gajian. Bukan saja selamat melewatinya berkat kombinasi pelbagai inovasi dan kolaborasi, KAI bahkan, di bawah komando Didiek Hartantyo, melaju kian kukuh untuk menabalkan posisinya sebagai tulang punggung ekosistem transportasi masa depan. Tengok rubrik “Up Close” untuk menguliknya. Untuk menunaikan semacam kewajiban tidak tertulis di tiap akhir atau awal tahun, kami buatkan sketsa wajah perpajakan kita di tahun mendatang. Pemerintah sudah membubuhkan guratan dasarnya dengan omnibus law yang baru, yakni UU HPP. Kita tinggal mencari jawab: bagaimana implementasinya nanti, seberapa digdaya ia mengobati kelesuan ekonomi? Seberapa kuat ia menjadi fondasi reformasi panjang sistem perpajakan kita? Untuk menjawabnya dengan jernih, haruskah kita ke Bukit Dagi, Magelang, untuk bersemadi dan menjajal herbal?

—Agus Budiman

Pemimpin Umum: Handaru Ismoyojati Wakil Pemimpin Umum: Aldino Kurniawan Pemimpin Redaksi: Aldino Kurniawan Dewan Redaksi: Agus Budiman1, Ajib Hamdani2, Suprayogi Soepaat, R. Pandu Bestari Soepatmo, Sekretaris Redaksi dan Marketing: Sri Rahayu3 Redaktur: Waluyo Hanjarwadi4, Novita Hifni5 Koordinator Liputan: Ruruh Handayani6 Reporter: Aprilia Hariani7, Heru Yulianto8 Fotografer: Rivan Fazry9 Kontributor Desain Grafis: Didit Sasono Marketing Communication: Antya Dayinta Fuasati10 Account Executive: Bobby Kurnia Darmawan11 Finance: Dina Fitri Marintan12 Sirkulasi & Pengembangan Komunitas: Sejar Panjaitan13 Penerbit: Koperasi Pegawai KPDJP Redaksi dan Tata Usaha: Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Semi Basement, Jl. Jend. Gatot Subroto No 40-42 Jakarta 12190 Telepon (021) 5250208 ext  2360 Faks (021) 5736095 Hotline 0812 8774 7460 e-Mail [email protected] www majalahpajak.net Twitter @majalahpajak Instagram majalahpajak Facebook Majalah Pajak Rekening: Bank Mandiri kcp BKPM,No.rek 070 00 09716346, Koperasi Pegawai KPDJP. Majalah Pajak Percetakan: PT Ravitama Cipta Kreasi Wartawan Majalah Pajak dibekali dengan kartu identitas dan tidak dibenarkan meminta atau menerima imbalan apa pun dari narasumber untuk berita yang ditulis maupun yang tidak ditulisnya. Pemasangan iklan dan event harus berdasarkan surat perjanjian kerja dengan Majalah Pajak.

8

VOL XCIII | 2021

PROSPECT

Ruang KONTRIBUSI untuk NEGERI Penulis: Ajib Hamdani, Dewan Redaksi Majalah Pajak, Bidang Pengkaji Akuntansi dan Perpajakan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)

antaranya melalui insentif bagi Wajib Pajak

T

Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai

UMKM, perbaikan progresivitas tarif PPh Orang Pribadi, serta perbaikan administrasi yang salah satunya dengan penggunaan

inggal sepeminuman kopi

diarahkan untuk melanjutkan dukungan

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk

tahun 2021 akan berlalu. Banyak

terhadap pemulihan ekonomi dan

Wajib Pajak Orang Pribadi.

dinamika yang telah dilalui

reformasi struktural dengan tetap responsif,

bangsa ini adalah pelajaran dan

antisipatif, dan fleksibel dalam menghadapi

tarif PPh Orang Pribadi dengan

pijakan penting untuk menyongsong hari

ketidakpastian. Terlebih lagi, APBN 2022

memperlebar rentang lapisan Penghasilan

depan baru dengan tabiat dan paradigma

merupakan periode terakhir pelaksanaan

Kena Pajak (PKP) untuk tarif PPh Orang

baru. Selama hampir dua tahun, dunia

defisit APBN yang diizinkan undang-

Pribadi, terendah 5 persen dan menambah

berjibaku melawan pagebluk Covid-19

undang melebihi 3 persen terhadap PDB,

lapisan tarif PPh Orang Pribadi tertinggi

yang belum usai hingga kini, meskipun

sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2020.

35 persen, dan beberapa kebijakan

intensitasnya sudah melandai. Terakhir—

Untuk pijakan upaya meneruskan

UU HPP juga memperbaiki progresivitas

lainnya, termasuk aturan soal besaran

setelah beberapa kali bermutasi, kabarnya

pemulihan ekonomi, pemerintah bersama

tarif PPN umum dan rencana Program

virus itu kembali meneror sebagai varian

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI

Pengungkapan Sukarela (PPS).

baru, omicron. Tentu saja kehadiran

telah mengesahkan Undang-undang

makhluk renik itu harus diwaspadai.

Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU

yang tak kalah penting adalah proses

Selama kurun hampir dua tahun,

HPP). Pemerintah menyatakan, lahirnya

sosialisasi kepada masyarakat agar aturan

dampak virus ini pun sangat masif dan

UU yang telah diundangkan menjadi UU

ini bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

sistemik. Pemerintah pun turun tangan

Nomor 7 Tahun 2021 ini merupakan bagian

Pemerintah mesti memiliki satu persepsi

untuk mengatasi dampak wabah ini melalui

dari proses reformasi struktural untuk

yang integral dalam menjelaskan kebijakan

kebijakan fiskal dan nonfiskal. Belanja

mendorong sistem perpajakan yang adil,

ini agar bisa memberikan pemahaman

pemerintah semakin ekspansif hingga

sehat, efektif, dan akuntabel. Penguatan

yang utuh kepada seluruh pemangku

posisi utang pemerintah pada akhir Oktober

sistem perpajakan akan memperkuat fungsi

kepentingan. Bagi masyarakat, khususnya

2021 mencapai Rp 6.687,28 triliun. Angka

APBN dari sisi penerimaan terutama dalam

Wajib Pajak, hadirnya kebijakan baru

ini setara dengan 39,69 persen Produk

pembangunan jangka panjang.

perpajakan ini seyogianya juga bisa

Domestik Bruto (PDB). Berbagai upaya telah dilakukan

Melalui UU HPP, pemerintah menjanjikan komitmen keberpihakan

pemerintah dan elemen masyarakat

kepada masyarakat menengah-bawah.

untuk mengatasi pandemi, termasuk

Di bidang PPh, perbaikan kebijakan di

Dari berbagai aturan itu, hal krusial

dimaknai sebagai ruang untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi negeri. Selamat menyambut tahun baru.

mengakselerasi pemulihan ekonomi. Ekonomi pun perlahan mulai membaik. Realisasi APBN sampai dengan 31 Oktober 2021 mencatatkan pendapatan negara mencapai Rp 1.509,96 triliun atau 86,60 persen dari target APBN 2021. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2020 yang sebesar Rp 1.276,99 triliun atau tumbuh 18,24 persen (yoy). Agenda utama pemerintah tahun 2022 masih tetap melanjutkan upaya pemulihan ekonomi. APBN tahun 2022

VOL XCIII | 2021

9

TOPIC

MEMBANGUN lagi MIMPI yang TERDISTORSI Penulis: Waluyo Hanjarwadi Ilustrasi: Istimewa

Untuk menjadi negara maju, selain membangun ekonomi, Indonesia juga harus membangun kualitas sumber daya manusianya.

M

enutup tahun 2021,

Nasional (PEN) dalam APBN 2020

kesehatan dunia (WHO) menyatakan,

topik ekonomi dunia

Rp 695,2 triliun. Tahun ini, dari anggaran

kemungkinan Covid-19 tidak akan hilang

masih belum beranjak

yang ditentukan sebesar Rp 699,43 triliun,

dan akan berubah menjadi endemi.

dari upaya menghalau

terpaksa ditingkatkan hingga Rp 744,75

Jika demikian adanya, maka yang harus

Covid-19 dengan

triliun. Tambahan ini untuk memberikan

dilakukan adalah menyesuaikan diri

berbagai varian mutasinya dan pemulihan

dukungan penanganan kesehatan dan

dengan keadaan. Roda pemerintahan harus

ekonomi. Ibarat perang, nyaris seluruh

perlindungan sosial di tengah peningkatan

berjalan, cita-cita harus diwujudkan.

amunisi sudah dimuntahkan, tetapi

kasus Covid-19.

perang tak juga kunjung usai. Total alokasi anggaran Program Pemulihan Ekonomi

10

VOL XCIII | 2021

Pandemi Covid-19 masih sebuah ketidakpastian. Bahkan, organisasi

Pemerintah pun telah menyusun rencana kerja dan regulasi baru untuk melanjutkan cita-cita yang sempat

TOPIC terdistorsi. Antara lain melalui pengesahan

Dampak inovasi itu, perusahaan tak

Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan

hanya mampu bertahan secara ekonomi,

terpenting adalah membangun kualitas

(UU HPP). Undang-undang ini mengatur

tetapi juga menjadi bagian dari solusi

manusianya.

enam aspek penting, yakni mengubah

atas masalah yang dihadapi bangsa ini.

UU Ketentuan Umum dan Tata Cara

Adanya penugasan dari pemerintah untuk

terikat dan ditentukan oleh kualitas

Perpajakan (UU KUP), mengubah UU

penanganan Covid-19 membuat kinerja

manusianya,” demikian kata Menteri

Pajak Penghasilan (UU PPh), mengubah

keuangan Holding BUMN Farmasi (Bio

Keuangan Sri Mulyani. Kualitas tentu

UU Pajak Pertambahan Nilai Barang dan

Farma, Kimia Farma dan Indofarma) pada

saja bukan saja bicara soal material atau

Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang

semester I 2021 meningkat 164 persen year-

intelektual, tetapi juga spiritual—manusia

Mewah (UU PPN), menambah program

on-year (YoY), dari Rp 5,78 triliun pada 2020,

yang memiliki kualitas karakter dan

pengungkapan sukarela Wajib Pajak,

menjadi Rp 15,26 triliun.

kepribadian baik, juga mental juara. Tanpa

menambah Pajak Karbon, dan mengubah UU Cukai. Implementasi berbagai ketentuan yang termuat di dalamnya diharapkan

Kembali ke mimpi besar Pada ulang tahun emas Kemerdekaan RI

Namun, dari semua indikasi itu, yang

“Kemajuan suatu bangsa pasti selalu

itu, segala indikator indriawi itu hanya akan menjadi label semu belaka. Kaya harta tetapi bermental miskin, memiliki

dapat menciptakan akuntabilitas dan

di 2045 mendatang, mimpi besar Indonesia

keadilan di bidang perpajakan. Aturan

adalah menjadi negara maju. Untuk

ini juga sebagai instrumen percepatan

diakui sebagai negara maju, syaratnya

pemulihan perekonomian dan mewujudkan

perang saudara pada 1950–1953, Korea

antara lain harus memiliki kualitas dan

pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Selatan dikenal sebagai salah satu negara

tingkat kesejahteraan tinggi—mayoritas

termiskin di dunia. Apalagi, Negeri Ginseng

Managing Partner Danny Darussalam

negara maju memiliki Produk Domestik

itu tak punya kekayaan sumber daya

Tax Center (DDTC) Darussalam menilai, UU

Bruto (PDB) tinggi yang diperoleh dari

alam seperti Indonesia—selain ginseng

HPP yang akan dilaksanakan mulai tahun

perkembangan industri dan ekonomi.

terbaiknya, tentu saja. Siapa sangka, 40

depan adalah sesuatu yang tepat secara

Indikator kemajuan sebuah negara juga

tahun kemudian Korea Selatan menjelma

momentum. Menurutnya, jika Indonesia

selalu dilekatkan dengan pendapatan

salah satu negara maju yang menjadi

baru mulai membahas reformasi pajak

per kapita tinggi, angka kemiskinan dan

pemain kunci di bidang elektronik,

ketika pandemi berlalu, justru ada missed

pengangguran rendah, angka melek huruf

teknologi informasi dan automotif.

opportunity. Adanya UU HPP juga sejalan

tinggi, kesehatan baik, dan sederet indikator

dengan agenda konsolidasi fiskal yang

ekonomi lainnya.

mulai banyak dilakukan oleh negara lain. Namun, demikian, potensi keberhasilan UU HPP dalam meningkatkan tax ratio juga tidak bisa dilepaskan dari Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP), UU Cipta Kerja klaster kemudahan berusaha bidang perpajakan, pemberlakuan strategi compliance risk management, dan syarat lainnya. Agenda untuk memastikan tercapainya target penerimaan pajak akan turut menjamin kestabilan atau peningkatan tax ratio. Pandemi juga memaksa dunia usaha untuk bisa beradaptasi dan berinovasi. Hal ini juga yang dilakukan perusahaan farmasi PT Bio Farma (persero). Di masa

intelektual tetapi amoral. Mari belajar dari Korea Selatan. Usai

Melesatnya ekonomi Korea Selatan itu membuat dunia terkagum-kagum. Mengutip kata penulis buku The Economic

KEMAJUAN

Development of South Korea: From Poverty

SUATU BANGSA

hun, kunci utama kesuksesan Korea Selatan

to a Modern Industrial State Chun Seungadalah keberhasilan memilih mimpi

PASTI SELALU

yang tepat. Daron Acemolu dan James

TERIKAT DAN

Fail menyebut dua hal mendasar yang

DITENTUKAN

institusi ekonomi yang inklusif, dan kedua

OLEH KUALITAS MANUSIANYA.

A. Robinson, dalam buku Why Nations membuat negeri K-Pop itu maju. Pertama, adalah investasi di bidang pendidikan. Pendidikan di sini bukan sekadar intelektual secara akademik, tetapi juga mencakup pendidikan karakter. Masyarakat Korea Selatan pada dekade ’50-an yang awalnya pemalas digembleng untuk memiliki

wabah ini, perusahaan pelat merah ini

budaya kerja keras dan pantang menyerah.

segera beradaptasi dengan membuat

Mereka juga diajarkan untuk bangga

alat test kit PCR BioCoV, bekerja sama

dengan nilai budaya dan kearifan lokal,

dengan perusahaan startup lokal Nusantics.

serta mencintai produk dalam negeri

Kolaborasi ini berlangsung hingga tercipta

sendiri. Bagaimana dengan Indonesia?

inovasi produk RT PCR Kit yang diberi nama mBioCov-19 dan inovasi lainnya.

VOL XCIII | 2021

11

TOPIC

PERBAIKAN belum BENAR-BENAR Berbuah BAIK Penulis: Waluyo Hanjarwadi Foto: Rivan Fazry dan Istimewa

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19, baik melalui aksi maupun regulasi. Bagaimana hasilnya?

H

kode harmonized system (HS). Melalui Kode

pun terjun bebas hingga tumbuh negatif.

HS ini, eksportir maupun importir dapat

Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2020

mengetahui berapa besar pajak (tax and

menyebut, 29,12 juta orang atau 14,28 persen

duty) yang harus dibayarkan.

dari 203,97 juta orang penduduk usia kerja

Pada 31 Maret, Presiden Joko Widodo

terdampak pandemi. Angka pengangguran

(Jokowi) menerbitkan Peraturan Pemerintah

meningkat dari 2,56 juta orang menjadi 9,77

Pengganti Undang-Undang (Perpu)

juta orang.

tentang Kebijakan Keuangan Negara dan

Badan Pusat Statistik (BPS)

ampir dua tahun sudah

ini, pemerintah mengalokasikan tambahan

Indonesia secara kumulatif di sepanjang

belanja APBN 2020 senilai Rp 405,1 triliun ke

2020 terkontraksi minus 2,07 persen.

sejumlah sektor untuk penanganan pandemi.

Indonesia pun terjebak dalam jurang resesi

Perpu ini resmi menjadi undang-undang

akibat pertumbuhan ekonomi negatif selama

pada 18 Mei 2020 dan disusul beberapa

tiga kuartal berturut-turut.

kebijakan lainnya.

Sejak Covid-19 ditetapkan sebagai

Covid-19 melanda sejak

bencana nasional pada 20 Maret 2020,

kasus pertama di Indonesia

Presiden Joko Widodo menerbitkan Instruksi

ditemukan pada 2 Maret

Presiden (Inpres) Nomor 4 tahun 2020

2020. Sebelum Covid-19

tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi

menjangkiti Indonesia, pemerintah

Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa

sebetulnya tengah berjibaku mengatasi

(PBJ) dalam rangka Percepatan Penanganan

perlambatan ekonomi nasional akibat

Covid-19. Menindaklanjuti instruksi ini,

ketidakpastian ekonomi global. Pada Februari

pemerintah pun menerbitkan stimulus jilid

2020, pemerintah mengeluarkan stimulus

II dengan fokus untuk menjaga daya beli

ekonomi jilid I untuk mencegah perlambatan

masyarakat dan kemudahan ekspor-impor. Ada dua kebijakan yang diambil

Pada 17 Maret 2020, pemerintah

Stabilitas Sistem Keuangan. Melalui Perpu

mengumumkan, pertumbuhan ekonomi

Langkah pemerintah

ekonomi.

pemerintah, yakni kebijakan fiskal dan

Hingga akhir 2020, ekonomi Indonesia belum tumbuh sesuai harapkan. Di sisi lain, penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi membutuhkan biaya besar. Sementara kinerja perpajakan pun jauh dari target yang diharapkan karena lumpuhnya sebagian besar dunia usaha dan berbagai insentif pajak yang diberikan. Pada 2020, realisasi penerimaan pajak hanya mencapai Rp 1.072,1 triliun atau terkontraksi 19,6 persen dibandingkan realisasi tahun 2019. Realisasi itu juga hanya 89,4 persen dari target APBN dari Perpres 72 atau shortfall Rp 126,7 triliun. Akibatnya, realisasi pembiayaan anggaran pun

menetapkan wabah Covid-19 sebagai

nonfiskal. Di bidang fiskal, pemerintah

Bencana Nasional Non-alam. Awal April

memberikan sejumlah relaksasi perpajakan,

2020, Indonesia mulai menutup garis

antara lain, relaksasi melalui skema PPh Pasal

perbatasan seiring meningkatnya jumlah

21 ditanggung pemerintah (DTP) sebesar 100

kasus. Aktivitas masyarakat pun dibatasi

persen atas penghasilan dari pekerja hingga

dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Rp 200 juta pada sektor industri pengolahan;

Tahun 2021 yang diharapkan menjadi

(PSBB). Akibatnya, dunia usaha nyaris

relaksasi PPh Pasal 22 Impor kepada 19 sektor

momentum perbaikan dan pertumbuhan

lumpuh. Rantai pasok terganggu. Banyak

tertentu; dan relaksasi PPh Pasal 25 sebesar

ekonomi pun masih jauh panggang dari

industri menghentikan proses produksi,

30 persen kepada 19 sektor tertentu.

api. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di

distribusi, dan kegiatan operasional lainnya.

membengkak hingga Rp 945,8 triliun, defisit anggaran menjadi 6,1 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Kebijakan 2021

Di luar kebijakan fiskal tersebut,

kuartal I 2021 dibandingkan posisi kuartal I

pemerintah antara lain memberlakukan

2020 masih berkontraksi minus 0,74 persen.

berdampak pada kinerja ekspor-impor, inflasi,

penyederhanaan dan pengurangan jumlah

Pemerintah tetap melanjutkan program

nilai tukar rupiah hingga kinerja Indeks Harga

larangan dan pembatasan ekspor pada 749

Sepanjang 2020, Covid-19 juga

12

Saham Gabungan (IHSG). Ekonomi Indonesia

VOL XCIII | 2021

TOPIC pemulihan ekonomi nasional (PEN). Melalui PEN ini, pemerintah berharap dapat mendorong daya beli masyarakat di tahun 2021 sekaligus memperluas penciptaan lapangan kerja di Indonesia. Program itu antara lain percepatan realisasi program perlindungan sosial; program prioritas karya, pariwisata, ketahanan pangan, konektivitas teknologi digital atau Information and Communication Technology (ICT) dan kawasan industri; dukungan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan korporasi; dan insentif dunia usaha dalam bentuk perpajakan. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyiapkan tujuh agenda kebijakan perpajakan yang akan dilakukan pada 2021. Pada webinar bertajuk “2021:

Pande Putu Oka Kusumawardhani

Suryo Utomo Direktur Jenderal Pajak

Plt. Kepala Pusat Pendapatan Negara BKF

The Future of Taxation Policy in Pandemic Recovery Era”, Oktober lalu, Plt. Kepala Pusat Pendapatan Negara Badan Kebijakan

pada tanggal 29 Oktober 2021 lalu. Undang-

Fiskal (BKF) Kemenkeu Pande Putu Oka

Undang ini telah diundangkan menjadi UU

berjalan paralel dengan perbaikan pada sisi

Kusumawardhani mengatakan ketujuh

Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi

administrasi perpajakan sehingga diharapkan

kebijakan perpajakan 2021 merupakan

Peraturan Perpajakan.

mampu melanjutkan agenda reformasi

pedoman umum regulasi yang akan dijalankan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Ditjen Bea dan Cukai (DJBC). Kebijakan perpajakan itu menurut

Undang-undang itu memuat sembilan

“Perbaikan dalam bidang kebijakan pajak

perpajakan yang komprehensif,” kata

bab dengan enam ruang lingkup pengaturan,

Suryo dalam sebuah webinar pertengahan

yakni Ketentuan Umum dan Tata Cara

November lalu.

Perpajakan (KUP), Pajak Penghasilan (PPh),

Lahirnya UU HPP ini diharapkan menjadi

Pande, adalah menyediakan ruang insentif

Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Program

bagian dari proses reformasi struktural

fiskal bagi dunia usaha yang akan dilakukan

Pengungkapan Sukarela (PPS), Pajak Karbon,

untuk mendorong sistem perpajakan

lebih terukur kepada segmen usaha

serta Cukai.

yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel. Tak

yang membutuhkan insentif; melakukan relaksasi prosedural dan administrasi untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional; melakukan pembaruan dan perbaikan regulasi pajak; melakukan kebijakan optimalisasi perluasan basis pajak; menyediakan insentif untuk kegiatan vokasi, penelitian dan pengembangan (litbang) dan perlindungan lingkungan hidup; pengembangan layanan berbasis digital untuk urusan kepabeanan dan cukai; dan menambah barang kena cukai (BKC) pada 2021. “Konsolidasi fiskal secara bertahap dibutuhkan untuk pemulihan ekonomi nasional dan pada akhirnya membuat APBN yang prudent itu harus dipertahankan,” kata Pande. Untuk mendukung berbagai kebijakan

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo

kalah penting adalah memperkuat fungsi

mengungkapkan, upaya reformasi

APBN dari sisi penerimaan terutama dalam

perpajakan melalui UU HPP tidak lepas

pembangunan jangka panjang.

dari faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal yang memengaruhi agenda reformasi perpajakan di dalam negeri antara lain perkembangan penerapan pajak digital, pembagian hak pemajakan antarnegara, dan model bisnis yang terus berubah. Faktor eksternal lainnya adalah pergeseran kontribusi per jenis pajak yang terjadi di berbagai negara. Dalam satu dekade terakhir menurut Suryo, kontribusi PPh badan konsisten menurun. Sebaliknya, kontribusi PPh orang pribadi dan PPN terus meningkat. Sementara itu, faktor internalnya adalah kinerja rasio pajak terhadap produk domestik bruto (PDB) atau tax ratio Indonesia masih rendah. Pandemi Covid-19 juga menjadi

perpajakan itu, pemerintah dan DPR pun

basis otoritas melakukan reformasi melalui

telah mengesahkan Rancangan Undang-

UU No.7 Tahun 2021.

KONSOLIDASI FISKAL SECARA BERTAHAP DIBUTUHKAN UNTUK PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL.

Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (RUU HPP) menjadi Undang-Undang (UU)

VOL XCIII | 2021

13

TOPIC

Di BELAKANG LAYAR Target PAJAK Penulis: Aprilia Hariani Foto: Rivan Fazry

Target penerimaan pajak ditentukan melalui perpaduan proses politik yang dilandasi beragam variabel, antara lain asumsi pertumbuhan ekonomi dan potensi pajak.

D

Dalam berbagai teknik proyeksi

kerangka sederhana yang melihat

penerimaan pajak, banyak akademisi

penentuan target penerimaan berdasarkan

menggunakan pertumbuhan ekonomi

target belanja dan skenario pembiayaan

sebagai faktor penentu yang utama. Karena

anggaran.

pertumbuhan ekonomi yang merujuk

“Walau sederhana dan merupakan

pada pertumbuhan produk domestik

perspektif dasar politik anggaran, cara

bruto (PDB) merefleksikan pertumbuhan

tersebut tentu berisiko untuk meleset.

seluruh aktivitas ekonomi masyarakat serta

Pasalnya, penentuan target tidak

adagium pajak sebagai ekor ekonomi.

diperhitungkan secara matang dengan

Sayangnya, keterkaitan antara pertumbuhan

melihat kemampuan, tren, serta asumsi-

ekonomi dengan penerimaan pajak di

asumsi di masa mendatang. Oleh karena

Indonesia tidak terlalu tampak.

itu, banyak pemerintah kemudian

“Pembuktian dapat kita lihat dari

menggunakan pendekatan yang lebih

data kinerja penerimaan pajak selama

teknis dan bisa dipertanggungjawabkan

10 tahun terakhir. Selama 1 dekade

secara kuantitatif,” kata Darussalam kepada

terakhir, target penerimaan pajak tidak

Majalah Pajak, pada (25/11).

pernah tercapai. Pada tahun fiskal 2015

“Sebagai contoh, melihat pola

dan 2016, realisasinya justru berada di

tax buoyancy atau elastisitas antara

bawah 85 persen dari target. Padahal,

pertumbuhan ekonomi dengan

kita ketahui bahwa penyusunan target

pertumbuhan penerimaan pajak. Cara

turut menyertakan variabel pertumbuhan

ini relatif sederhana karena hanya

ekonomi yang relatif stabil di atas 5 persen,

menggunakan indikator pertumbuhan

kecuali pada 2020,” kata Darussalam.

ekonomi dan elastisitas secara historis

Selain itu, perlu dipahami bahwa

serta asumsi pertumbuhan ekonomi di

penganggaran merupakan proses

i akhir atau awal tahun,

tahun fiskal ke depan. Namun, metode

yang cukup panjang. Pokok kebijakan

sepertinya kita selalu

perhitungan ini relatif sulit dilakukan di

fiskal beserta target penerimaan pajak

memperdebatkan masalah

situasi turbulensi ekonomi seperti saat

tahun mendatang biasanya telah

tidak atau realistisnya

pandemi Covid-19.”

disusun sejak triwulan pertama tahun

target penerimaan

Selanjutnya, perhitungan kuantitatif

berjalan. Penyusunan itu umumnya

pajak yang ditetapkan pemerintah dan

lainnya bisa menggunakan analisis

juga menggunakan metode kuantitatif

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebelum

ekonometri berupa data time series.

berdasarkan data historis sehingga dapat

ikut dalam perdebatan, penting bagi kita

Artinya, dengan melihat pola pengaruh

dipertanggungjawabkan (reliable).

memahami penetapan target penerimaan

atas berbagai faktor terhadap penerimaan

pajak.

Menariknya, bisa jadi terdapat dinamika

pajak di suatu negara, maka akan diketahui

sektor ekonomi, sosial, dan politik selama

besaran proyeksi penerimaan di masa

tahun berjalan yang membuat proyeksi

mengutip DDTC Working Paper No 2119

mendatang. Variabel yang dipergunakan

tersebut sedikit menjauh dari kata presisi.

berjudul “Metode dan Teknik Proyeksi

bisa bermacam-macam, semisal

Sebagai ilustrasi, proyeksi penerimaan di

Penerimaan Pajak: Panduan dan Aplikasi”,

pertumbuhan ekonomi, pendapatan

tahun mendatang telah disusun secara

yang menjelaskan bahwa dalam perspektif

per kapita, inflasi, harga komoditas,

baik pada semester I tahun berjalan, tapi

politik anggaran, penentuan besaran target

perkembangan sektor tertentu, dan

ternyata realisasi penerimaan pajak di tahun

penerimaan pajak akan selalu diselaraskan

sebagainya. Berbagai pendekatan ini bisa

berjalan mengalami shortfall. Akibatnya,

dengan upaya mendanai belanja

disebut sebagai pendekatan berbasis data

target tahun mendatang kian menantang

pemerintah tanpa memberikan suatu risiko

makroekonomi yang bersifat top-down.

dan ‘jauh’ dari angka yang realistis.

Managing Partner DDTC Darussalam

14

fiskal yang besar. Perspektif itu merupakan

VOL XCIII | 2021

TOPIC “Untuk mengatasi hal tersebut,

ketika pandemi berlalu, justru ada missed

pemerintah kini mulai menggunakan

opportunity. Kehadiran UU HPP juga sejalan

proyeksi outlook. Skema ini pada dasarnya

dengan agenda konsolidasi fiskal yang

berupaya untuk mendekatkan pada kondisi

mulai banyak dilakukan oleh negara lain,”

riil tahun berjalan,” kata Darussalam.

kata Darussalam.

Selain itu, perhitungan target

Potensi keberhasilan UU HPP dalam

penerimaan pajak bisa saja disusun dari

meningkatkan tax ratio juga tidak bisa

gabungan berbagai perhitungan di skala

dilepaskan dari, antara lain, Pembaruan

mikro. Caranya, nilai potensi penerimaan

Sistem Inti Administrasi Perpajakan

diukur berbasis perkembangan basis pajak

(PSIAP), UU Cipta Kerja klaster kemudahan

dan dinamika di sektor atau jenis pajak

berusaha bidang perpajakan, pemberlakuan

tertentu.

strategi compliance risk management, dan

“Dalam pendekatan mikro ini, cara perhitungan dan indikator yang dipergunakan bisa sangat bervariasi.

sebagainya. Namun demikian, masih ada tantangan. “Adanya perubahan melalui UU HPP

Contoh, estimasi penerimaan PPnBM

diproyeksikan bisa menghasilkan potensi

kendaraan bermotor dihitung dari jumlah

penambahan penerimaan perpajakan.

penjualan dan impor setiap jenis kendaraan

Akan tetapi, keberhasilan tersebut akan

bermotor. Pendekatan mikro bersifat

dipengaruhi oleh perilaku kepatuhan

bottom-up dan umumnya lebih sering

Wajib Pajak, serta literasi dan pemahaman

digunakan untuk mengukur dampak suatu

seluruh pemangku kepentingan di sektor

kebijakan,” kata Darussalam.

perpajakan. Selain itu, terdapat risiko

Ia menilai, satu hal yang pasti

distorsi pertumbuhan ekonomi akibat

penentuan target penerimaan pajak yang

ancaman pandemi yang belum usai. Oleh

ideal adalah disusun secara kuantitatif

karena itu, masih ada tantangan,” kata

melalui pendekatan teknis. Dengan

Darussalam.

demikian, risiko terjadinya shortfall atau

Terkait aspek kepatuhan, ia memberikan

defisit bisa lebih mungkin dikendalikan.

catatan khusus. Berdasarkan buku berjudul

Akan tetapi, hal yang perlu kita perhatikan

Making People Pay: The Economic

adalah bahwa penentuan target

Sociology of Taxation (Mathew, 2010)

penerimaan pajak juga suatu proses politik

setidaknya terdapat 10 aspek yang

anggaran.

menentukan seseorang tidak patuh

“Target pajak ditentukan dalam

membayar pajak, yaitu tidak mendapat

proses politik anggaran yang seringkali

manfaat apa pun, pajak yang dibayar

memadukan antara pendekatan yang

diselewengkan, pajak yang dibayar tidak

bersifat teknis kuantitatif dengan kebutuhan

digunakan dengan efisien, prosedur pajak

belanja. Dalam prosesnya, aspek politik,

sangat rumit, kesulitan memahami hukum

yaitu faktor bargaining antara pemerintah

pajak, interaksi dengan otoritas pajak

dan DPR serta sasaran yang hendak dicapai

tidak menyenangkan, khawatir diperiksa

mewarnai diskusi yang berpotensi menjauh

dengan tidak seharusnya, biaya kepatuhan

dari target pajak yang realistis,” kata

pajak terlalu mahal, orang-orang sekitar

Darussalam.

tidak membayar pajak, dan merasa tidak

UU HPP dan “tax ratio” Ia menuturkan, bahwa kehadiran UU

memengaruhi penerimaan bila tidak membayar pajak. “Jika kesepuluh hal tersebut dapat

HPP sejatinya akan memutus persoalan

kita selesaikan, saya optimis kita bisa

fundamental sektor perpajakan tanah

meningkatkan tax ratio lebih cepat. Sebagai

air. Terutama dalam turut menopang

contoh, upaya mengurangi biaya kepatuhan

ketersediaan dana pembangunan yang

bisa dilakukan dengan menggunakan

kokoh dan berkelanjutan.

teknologi informasi, mencegah dan

“UU HPP yang akan dilaksanakan

Darussalam

Managing Partner DDTC

POTENSI KEBERHASILAN UU HPP DALAM MENINGKATKAN TAX RATIO JUGA TIDAK BISA DILEPASKAN DARI, ANTARA LAIN, PEMBARUAN SISTEM INTI ADMINISTRASI PERPAJAKAN (PSIAP), UU CIPTA KERJA KLASTER KEMUDAHAN BERUSAHA BIDANG PERPAJAKAN, PEMBERLAKUAN STRATEGI COMPLIANCE RISK MANAGEMENT, DAN SEBAGAINYA.

menyelesaikan sengketa pajak secara efektif

mulai tahun depan adalah sesuatu yang

dan efisien, pengaturan konsultan pajak

tepat secara momentum. Karena jika kita

agar tidak terjadi monopoli profesi, dan

baru mulai membahas reformasi pajak

sebagainya,” kata Darussalam.

VOL XCIII | 2021

15

TOPIC

ADAPTASI, INOVASI, dan BERKAH PENUGASAN Penulis: Heru Yulianto Foto: Dok. Pribadi

Pandemi memaksa dunia bisnis beradaptasi dan berinovasi, tak terkecuali perusahaan farmasi

P

Menurutnya, adanya penugasan dari

andemi Covid-19 telah memukul perekonomian

pemerintah untuk penanganan Covid-19,

secara global. Sejumlah

seperti penyediaan vaksin Covid-19, obat-

sektor usaha terguncang

obatan, multivitamin, serta alat kesehatan,

hingga harus mengurangi

membuat kinerja keuangan Holding BUMN

karyawan bahkan tak jarang menghentikan

Farmasi (Bio Farma, Kimia Farma dan

kegiatan operasi akibat menurunnya omzet

Indofarma) pada semester I 2021 meningkat

perusahaan dan tidak dapat beradaptasi.

164 persen year-on-year (YoY), dari Rp 5,78

Namun, beberapa industri justru dapat

triliun pada 2020, menjadi Rp 15,26 triliun. “Secara detail, pendapatan Bio Farma

melesat dan meraih berkah pandemi, salah

sendiri, didapat dari realisasi pendapatan

satunya adalah industri farmasi.

penugasan yang mencapai Rp 8,12 triliun,

Sekretaris Perusahaan PT Bio Farma (persero) Bambang Heriyanto

yang terdiri dari Rp 7,97 triliun program

mengungkapkan bahwa ketika awal

vaksin Covid-19 dan 144,30 miliar, didapat

pandemi Covid-19 melanda dunia, beberapa negara melarang produksi alat kesehatan (alkes) mereka diekspor

Bambang Heriyanto Sekretaris Perusahaan PT Bio Farma

(VGR),” ujarnya. Untuk anggota Holding BUMN Farmasi, Kimia Farma membukukan pendapatan

ke negara lain. Terlebih, saat itu alkes

pada Semester I 2021 sebesar, Rp 5,56

berupa alat test kit PCR menjadi sesuatu barang langka sehingga harganya sempat

meluncurkan alat pendeteksi Covid-19

triliun yang diperoleh dari penjualan produk

melambung tinggi karena adanya larangan

lewat metode kumur (gargling), yaitu Bio

pihak ketiga sebesar Rp 4,1 triliun termasuk

ekspor produk ini ke Indonesia.

Saliva pada pertengahan 2021 lalu.

di dalamnya, didapat dari VGR sebesar Rp

Melihat hal tersebut, Bio Farma segera

“Gargle PCR memiliki sensitivitas hingga

402,9 miliar. Pertumbuhan penjualan dari

beradaptasi dengan membuat alat test

95 persen sehingga dapat digunakan

Kimia Farma sebesar 18,6 persen (YoY).

kit PCR BioCoV, bekerja sama dengan

sebagai alternatif selain gold standard SWAB

Sedangkan untuk Indofarma, pendapatan

perusahaan startup lokal yaitu Nusantics,

Nasofaring-Orofaring menggunakan PCR

Semester I 2021 mencapai Rp 849.33 miliar,

yang diluncurkan pada tanggal 20 Mei 2020

Kit,” tambahnya.

berasal dari penjualan obat Obat Generik

oleh Presiden RI Joko Widodo.

Tetap tumbuh

“Kolaborasi ini terus berlangsung hingga Bio Farma terus melakukan inovasi dengan meluncurkan produk RT PCR Kit yang diberi nama mBioCov-19,” ungkapnya kepada Majalah Pajak, Selasa (30/11). Ia menambahkan, adaptasi terhadap pandemi pun berlanjut dengan

16

dari program Vaksinasi Gotong Royong

VOL XCIII | 2021

Bambang melanjutkan, kinerja Bio

Berlogo (OGB) dan etchical sebesar Rp 492,79 miliar, sisanya dari penjualan alkes multivitamin dan lain-lain. Pertumbuhan

Farma sebelum masa pandemi dan setelah

penjualan dari Indofarma sebesar 89,9

masa pandemi, masih meningkat meskipun

persen (YoY).

menghadapi tantangan penjualan ekspor akibat lockdown di sejumlah negara penerima produk Holding BUMN Farmasi, khususnya vaksin.

Bambang menjelaskan, penjualan Bio Farma tanpa penugasan Covid-19, masih bisa mencapai Rp 985 miliar,

TOPIC

yaitu mencapai 84,39 persen dari yang

harganya sempat meningkat sampai 600

bisnis dan penambahan portofolio

ditargetkan pada Semester I 2021.

persen saat pandemi karena lockdown,”

melalui penambahan produk baru serta

jelasnya.

peningkatan kapabilitas dan kompetensi

“Pencapaian ini terdiri dari penjualan ekspor yang mencapai Rp 549 miliar,

Selain itu, Bambang mengatakan

dan untuk penjualan dalam negeri

bahwa pihaknya tengah berkolaborasi

(pemerintah), mencapai Rp 66,39 miliar,

dengan startup dan Badan Pengkajian

atau baru terealisasi 59,8 persen dari yang

dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk

dianggarkan,” jelasnya.

menciptakan PCR Test Kit yang lebih

Penjualan sektor swasta mencapai

affordable tapi memiliki golden standard

Rp 431 miliar, atau sudah mencapai 105

(WHO), sehingga mampu menurunkan

persen dari yang dianggarkan sebesar

harga tes PCR di pasaran. Dukungan lainnya

Rp 411 miliar. Sebanyak 68,86 persen dari

berupa menyediakan vitamin dan alat

total penjualan dalam negeri sektor swasta

kesehatan di seluruh gerai apotek Kimia

berasal dari penjualan mBioCov-19 yang

Farma, dan melakukan inovasi Mobile Lab

mencapai Rp 283 miliar.

BSL-3 sehingga dapat melakukan tes PCR di daerah yang kekurangan kapasitas tes.

Dukung pemerintah Selain fokus pada pengembangan bisnis,

“Bio Farma sebagai perusahaan lifescience juga tengah menjalin kerja

Bio Farma juga terus mendukung program

sama strategis bersama dengan lembaga

pemerintah, khususnya dalam penanganan

internasional yang bergerak dalam bidang

pandemi, mulai dari menyediakan masker

kesehatan, bioteknologi dan teknologi

medis dan nonmedis dengan harga jauh

informasi, baik dalam negeri maupun luar

di bawah harga pasar, dan memastikan

negeri,” pungkasnya.

ketersediaan obat terapi Covid-19 seperti

Di masa pandemi, Bambang

azithromycin, oseltamivir, chloroquine, dan

menyampaikan bahwa Holding BUMN

remdesivir.

Farmasi telah melakukan berbagai inovasi,

“Holding BUMN Farmasi fokus untuk

di antaranya peningkatan efisiensi melalui

memastikan ketersediaan produk dengan

beberapa inisiatif di antaranya digitalisasi,

meningkatkan kapasitas produksi dan

otomatisasi, join procurement, melakukan

memastikan ketersediaan bahan baku yang

transformasi digital, peningkatan skala

SDM.

BAIK SEBELUM DAN SEPANJANG MASA PANDEMI, KINERJA BIO FARMA TERUS MENINGKAT MESKIPUN MENGHADAPI TANTANGAN EKSPOR AKIBAT LOCKDOWN DI BEBERAPA NEGARA.

VOL XCIII | 2021

17

TOPIC

SPIRIT KEBERSAMAAN di Tahun PEMULIHAN Penulis: Novita Hifni Foto: Rivan Fazry

Mengintip penjabaran semangat gotong royong dan kebersamaan dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

K

eterangan resmi yang dirilis

Pengaturan mengenai KUP yang

Kementerian Keuangan

meliputi sanksi pajak dan integrasi Nomor

mengungkapkan, RUU

Induk Kependudukan dan Nomor Pokok

HPP—yang kemudian

Wajib Pajak (NIK-NPWP) berlaku sejak

disahkan menjadi UU HPP—

diundangkan. Pengaturan mengenai PPh

merupakan bagian yang tidak terpisahkan

berlaku mulai tahun pajak 2022 dan PPN

dari rangkaian reformasi perpajakan yang

mulai April 2022. Program pengungkapan

telah dilakukan selama ini, baik reformasi administrasi maupun reformasi kebijakan. Regulasi juga akan menjadi landasan yang sangat penting bagi proses reformasi selanjutnya. Implementasi berbagai ketentuan yang termuat di dalamnya diharapkan

Yon Arsal Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak

akan berperan dalam mendukung upaya percepatan pemulihan perekonomian dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Peraturan ini bertujuan untuk memulihkan perekonomian nasional yang terdampak oleh pandemi Covid-19 melalui optimalisasi penerimaan negara di bidang pajak. UU HPP secara umum mengatur enam aspek penting, yakni mengubah UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP), mengubah UU Pajak Penghasilan (UU PPh), mengubah UU Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (UU PPN), menambah program pengungkapan sukarela Wajib Pajak, menambah Pajak Karbon, dan mengubah UU Cukai.

18

VOL XCIII | 2021

IMPLEMENTASI KETENTUAN DI DALAMNYA DIHARAPKAN MENDUKUNG UPAYA PERCEPATAN PEMULIHAN PEREKONOMIAN DAN MEWUJUDKAN PERTUMBUHAN EKONOMI YANG BERKELANJUTAN.

TOPIC

KEBIJAKAN PPH MEMPERTIMBANGKAN BENCHMARKING  DI BERBAGAI NEGARA; INI MERUPAKAN BAGIAN DARI GOTONG ROYONG. PENGHASILAN LEBIH TINGGI DIHARAPKAN BERKONTRIBUSI LEBIH BANYAK; INI MENUNJUKKAN PRINSIP KEBERSAMAAN.

sukarela berlaku mulai 1 Januari–30 Juni

berpenghasilan menengah dan rendah,

karyawan. Jika sebelumnya WP terkait

2022. Pajak Karbon berlaku 1 April 2022

termasuk pelaku UMKM, baik pribadi

dengan penghasilan Rp 60 juta per tahun

piloting PLTU batu bara. Adapun pengaturan

maupun badan.

harus membayar PPh sebesar 15 persen,

UU Cukai berlaku sejak diundangkan.

UU HPP mengatur perluasan basis

maka mulai awal tahun depan hanya

PPN dengan melakukan pengurangan

dikenai 5 persen. Menurut data statistik,

terdapat terobosan baru, yakni integrasi

pengecualian dan fasilitas PPN. Barang

imbuhnya, jumlah karyawan di area ini

basis data kependudukan dengan sistem

kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan

mencapai lebih dari 2 juta. Artinya, akan

administrasi perpajakan. Penggunaan NIK

masyarakat, jasa kesehatan, jasa pendidikan,

banyak sekali masyarakat yang terbantu

sebagai pengganti NPWP Orang Pribadi

jasa pelayanan sosial dan beberapa jenis

melalui skema tersebut.

akan semakin memudahkan WP dalam

jasa lainnya akan dibebaskan dari PPN.

Dalam UU HPP mengenai KUP,

menjalankan hak dan melaksanakan kewajiban perpajakan mereka.

Keberpihakan pada UMKM Dalam pengaturan PPh, lapisan

Pemerintah juga menetapkan tarif

“Kebijakan PPh mempertimbang­ kan benchmarking di berbagai negara;

tunggal untuk PPN. Kenaikan tarif PPN

ini merupakan bagian dari gotong

dilakukan secara bertahap, yaitu menjadi

royong. Penghasilan lebih tinggi

11 persen mulai 1 April 2022 dan menjadi

diharapkan berkontribusi lebih banyak; ini

12 persen paling lambat 1 Januari 2025.

menunjukkan prinsip kebersamaan,” papar

penghasilan WP Orang Pribadi yang

Kebijakan ini mempertimbangkan kondisi

Yon dalam acara Sosialisasi UU HPP yang

dikenai tarif terendah 5 persen dinaikkan

masyarakat dan dunia usaha yang masih

diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan

menjadi Rp 60 juta dari sebelumnya

belum sepenuhnya pulih dari dampak

Industri (KADIN) Indonesia, Jumat (29/10).

Rp 50 juta, sedangkan PTKP tetap.

pandemi Covid-19.

Kenaikan batas lapisan tarif terendah ini membuat masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah membayar pajak lebih rendah ketimbang sebelumnya. Di sisi lain, pemerintah mengubah tarif dan menambah lapisan PPh Orang Pribadi sebesar 35 persen untuk penghasilan kena pajak di atas Rp 5 miliar. Perubahan-perubahan itu ditekankan

Saat ini tarif PPN di Indonesia relatif

Selain melalui perubahan lapis pada PPh Orang Pribadi, ketentuan PPh juga memberi

lebih rendah daripada rata-rata dunia

dukungan kepada pelaku UMKM dengan

sebesar 15,4 persen, dan juga lebih rendah

pemberlakukan PTKP Rp 500 juta. Jika

dari Filipina (12 persen), Tiongkok (13

UMKM memiliki omzet Rp 1 miliar, jelasnya,

persen), Arab Saudi (15 persen), Pakistan (17

maka penghasilan yang dikenai PPh hanya

persen) dan India (18 persen).

Rp 500 juta. UMKM hanya akan membayar

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal menjelaskan, adanya peningkatan rentang penghasilan

untuk meningkatkan keadilan dan

atas lapisan pertama tarif PPh akan

keberpihakan kepada masyarakat

membantu banyak orang pribadi dan

separuh dari tingkat pajak yang berlaku dalam aturan sebelumnya. Di samping itu, PPh Badan juga dipertahankan 22 persen, setelah mempertimbangkan penerapan tarif di negara anggota OECD dan ASEAN.



VOL XCIII | 2021

19

TOPIC

PAJAK Ditata untuk VISI 2045 Penulis: Ruruh Handayani Foto: Dok. Kementerian Keuangan dan Dok. DJBC

Sapu jagat

UU HPP, reformasi struktural, dan reformasi fiskal ditempuh untuk mendukung visi Indonesia menjadi negara maju.

M

kelompok materi utama yang terdiri dari 9 Bab dan 19 Pasal, yang mengubah beberapa UU perpajakan sekaligus. Pemerintah pun memastikan akan mengeluarkan 43 aturan pelaksanaannya—8 aturan berbentuk Peraturan Pemerintah dan 35 aturan berupa Peraturan Menteri Keuangan. Salah satu klaster yang mengundang banyak perhatian adalah Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau voluntary

enteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, UU HPP tak sekadar ingin

Sri Mulyani Menteri Keuangan RI

disclosure program yang akan berlangsung selama 6 bulan sejak 1 Januari—30 Juni 2022. Publik menyebut program ini sebagai Tax Amnesty Jilid 2 lantaran pemerintah

mendulang pendapatan

negara, melainkan bagian dari reformasi

memberi kesempatan kedua bagi Wajib

perpajakan yang terus-menerus dilakukan

Pajak yang belum patuh, bahkan bagi yang

demi membuat sistem perpajakan

pernah melakukan program pengampunan

yang memiliki tata kelola makin baik,

penyempurnaan regulasi. Nah, UU HPP ini

berkeadilan, dan berkepastian hukum.

merupakan reformasi di bagian regulasi

“Kita mengharapkan sistem pajak menjadi makin efisien, netral, fleksibel,

atau kebijakan. Sri Mulyani mengatakan bahwa

pajak ini pada 2016 silam. Namun, DJP memaknainya sebagai kesempatan untuk WP yang belum melaporkan atau mengungkapkan kewajiban

efektif, dan adil, dan memberikan kepastian,

reformasi perpajakan yang dilakukan

perpajakan mereka sepenuhnya, melalui

serta kesederhanaan bagi perekonomian,

melalui UU HPP, reformasi struktural, dan

dua kebijakan. Kebijakan pertama ditujukan

terutama para pembayar pajak, dan

reformasi fiskal merupakan satu kesatuan

untuk Wajib Pajak Orang Pribadi atau Badan

memiliki prediktabilitas atau stabilitas,” kata

yang tak terpisahkan untuk mendukung visi

yang mengikuti Amnesti Pajak 2016, tetapi

Sri Mulyani saat konferensi pers virtual,

Indonesia menjadi negara maju di tahun

tidak atau belum sepenuhnya melaporkan

beberapa waktu lalu.

2045. Untuk itu, APBN yang sehat—setelah

aset dan harta yang diperolehnya sejak 1

bekerja ekstrakeras sebagai instrumen

Januari 1985—31 Desember 2015.

Reformasi perpajakan yang terus dilakukan pemerintah—utamanya

untuk melindungi masyarakat dan ekonomi

DJP—secara berkelanjutan sejak 1983

nasional—menjadi prasyarat.

ini dilakukan baik dari sisi penguatan

20

UU HPP disebut sebagai omnibus law atau UU sapu jagat karena memuat 6

“Tanpa APBN yang kuat, seluruh reform

Tarif PPh final yang dikenakan adalah 11 persen untuk deklarasi luar negeri (LN), 8 persen untuk aset luar negeri repatriasi dan

organisasi, peningkatan kualitas SDM,

tidak mungkin terjadi. Jadi, inilah proses

aset dalam negeri (DN), serta 6 persen untuk

perbaikan proses bisnis, pembaruan

pemulihan ekonomi dan pemulihan

aset luar negeri repatriasi dan aset dalam

sistem informasi dan basis data, dan

kesehatan APBN,” ucapnya.

negeri yang diinvestasikan dalam surat

VOL XCIII | 2021

TOPIC berharga negara (SBN) atau hilirisasi SDA

untuk menambah dana pembangunan,

atau renewable energy.

investasi teknologi ramah lingkungan, atau

Sementara, kebijakan kedua ditujukan

memberikan dukungan kepada masyarakat

khusus untuk Wajib Pajak Orang Pribadi

berpendapatan rendah dalam bentuk

yang tidak mengikuti Amnesti Pajak

program sosial. Yang pasti, pajak karbon

2016, dengan basis aset perolehan tahun

akan dilakukan secara bertahap dengan

2016—2020 yang belum dilaporkan dalam

memerhatikan berbagai hal, termasuk

SPT tahunan 2020. Tarif PPh Final yang

kesiapan industri dan kondisi ekonomi.

dikenakan adalah 18 persen untuk deklarasi

Di tahap awal, pajak karbon akan

LN; 14 persen untuk aset luar negeri

diterapkan pada sektor Pembangkit Listrik

repatriasi dan aset DN; dan 12 persen untuk

Tenaga Uap (PLTU) batu bara pada 1 April

aset luar negeri repatriasi dan aset dalam

2022 dengan menggunakan mekanisme

negeri yang diinvestasikan dalam SBN dan

pajak berdasarkan pada batas emisi (cap

hilirisasi SDA dan energi terbarukan.

and tax). Tarif Rp 30 per kilogram karbon

Pasal 15 Bab VIII Ketentuan Peralihan

dioksida ekuivalen (CO2e) diterapkan pada

UU HPP menyebut bahwa begitu UU HPP

jumlah emisi yang melebihi batas yang

berlaku, semua peraturan perundang-

ditetapkan.

undangan yang merupakan peraturan pelaksanaan UU Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak yang berkaitan

Aris Sudarminto Kepala Subdirektorat Potensi dan Kepatuhan Pengusaha Barang Kena Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)

Cukai Klaster yang juga dimuat dalam UU

kerugian pendapatan negara pada saat

dengan pengungkapan harta bersih tidak

HPP adalah perubahan tentang UU Cukai.

penelitian dan penyidikan. Dalam UU HPP,

berlaku, sepanjang pengungkapan dilakukan

Kepala Subdirektorat Potensi dan Kepatuhan

hasil penelitian yang tidak berujung pada

pada periode berlakunya PPS.

Pengusaha Barang Kena Cukai Direktorat

penyidikan mewajibkan pelaku membayar

Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aris

sanksi administratif berupa denda sebesar

Sudarminto mengemukakan, cukai adalah

tiga kali jumlah cukai yang seharusnya

pungutan yang sangat khusus karena hanya

dibayar.

Pajak karbon UU HPP juga mengenalkan pajak karbon. Sri Mulyani mengutarakan bahwa

dikenakan pada barang yang mempunyai

aturan ini menambah sederetan kebijakan

sifat atau karakteristik yang ditetapkan

UU Cukai sebelumnya mengamanatkan

fiskal yang digunakan sebagai instrumen

dalam undang-undang, yaitu etanol atau

penghentian penyidikan wajib membayar

pengendali perubahan iklim. Ia mengklaim,

etil alkohol, minumal beralkohol, dan produk

pokok cukai, ditambah sanksi denda 4

penerapan pajak karbon menjadi bukti

tembakau.

kali cukai kurang dibayar. Melalui UU HPP,

komitmen pemerintah menggunakan

Aris bilang, jumlah barang kena

berbagai instrumen fiskal untuk membiayai

cukai (BKC) di Indonesia masih sangat

pengendalian perubahan iklim sebagai

terbatas dibandingkan dengan negara lain.

agenda prioritas pembangunan.

Penerimaan cukai saat ini sangat tergantung

“Tujuan utama dari pengenaan pajak karbon adalah mengubah perilaku para

pada Industri Hasil Tembakau (IHT). “Itulah mengapa jika ada isu kenaikan

pelaku ekonomi untuk beralih kepada

tarif, semuanya ribut dan gaduh, karena

aktivitas ekonomi hijau yang rendah

memang 96 persen penerimaan cukai

karbon,” ucapnya.

bergantung pada IHT,” ucapnya dalam

Singkatnya, mereka yang mengotori lingkungan, harus mengganti kerugian

webinar CITA, Selasa (23/11). Berbeda dengan klaster lain yang lebih

berupa pajak sebagai kompensasi untuk

kompleks, klaster cukai hanya memuat 1

membersihkan lingkungan melalui

pasal perubahan dengan beberapa klausul.

kebijakan lain.

Pertama, pemerintah mendapat penguatan

Di sisi lain, hal ini sejalan dengan upaya

mekanisme penambahan atau pengurangan

pemerintah mencapai target penurunan

jenis BKC dengan tetap melibatkan DPR RI.

emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen

Kedua, UU HPP juga menggunakan

dengan kemampuan sendiri dan 41 persen

prinsip pemidanaan sebagai upaya terakhir

dengan dukungan internasional pada tahun

(ultimum remedium) terkait pelanggaran

2030.

cukai dan mendahulukan pemulihan negara.

Ia pun menyebut penerimaan negara dari pajak karbon akan dimanfaatkan

Sementara pada tahap penyidikan,

penghentian cukup dengan membayar sanksi denda sebesar empat kali nilai cukai.

DJP MEMAKNAI PPS SEBAGAI KESEMPATAN UNTUK WP YANG BELUM MELAPORKAN ATAU MENGUNGKAPKAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN MEREKA SEPENUHNYA.

Ketiga, UU HPP mengatur penyesuaian sanksi administrasi dalam upaya pemulihan

VOL XCIII | 2021

21

UP CLOSE

ADA SAAT BAWAHAN MEMBUTUHKAN Ayahnya pensiunan kepala stasiun di daerah Semarang. Darinya, ia mewarisi darah integritas dan makna kepemimpinan. DIDIEK HARTANTYO Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero)

22

VOL XCIII | 2021

UP CLOSE Penulis: Waluyo Hanjarwadi Foto: Dok. KAI

D

idiek Hartantyo hanya

Jumat (3/12). Meski hanya sua virtual,

tersenyum kecil saat

wawancara dengan pria berpembawaan

dulu kepala stasiun di daerah Semarang,

diminta membandingkan

ramah sore itu terasa akrab dan hangat.

tetapi sudah lama sekali pensiun. Saya

tantangan mana yang lebih berat antara saat

Didiek ingat betul pesan Ignasius Jonan,

“Bapak saya itu orang kereta api. Beliau

berpikir, apakah ini sebuah amanah untuk

Direktur Utama KAI 2009–2014 yang

meneruskan tugas Bapak,” kata Didiek

berkarier di perbankan atau memikul

berhasil merombak wajah perkeretaapian

setengah berseloroh.

tanggung jawabnya memimpin PT Kereta

Indonesia hingga seperti saat ini . Kala itu

Api Indonesia Tbk. Maklum, sebelum

Jonan menyampaikan, tanggung jawab

KAI oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara

menjadi Diretur Utama KAI, selama

pengambil kebijakan di KAI jauh lebih

(BUMN) Erick Thohir sejak 8 Mei 2020,

hampir tiga dekade ke belakang, karier

kompleks. Sebab, jika salah membuat

tepat saat negeri ini mulai dilanda pagebluk

Didiek adalah di bidang keuangan dan

kebijakan, dampaknya akan dirasakan

Covid-19. Dan semua orang tahu, di masa

perbankan—ngitung duit. Ia pernah menjadi

jutaan orang sekaligus.

wabah, operasi KAI yang semula menjadi

Senior Vice President di Bank Mandiri pada 2009 hingga 2011. Tahun 2011 hingga 2016, ia menempati posisi Executive Vice President dan Group Head Corporate Banking II, sebelum kemudian bergabung di KAI sebagai direktur keuangan. Kini, Didiek mendapat tugas yang berbeda; “memasinisi” perusahaan operator sepur, salah satu legenda hidup moda transportasi darat tertua yang menjadi saksi sejarah perjalanan panjang republik ini. “Semua tentu punya tantangannya sendiri-sendiri. Perbankan adalah lembaga highly regulated, sistemnya sudah terbentuk dan matang. Sementara di KAI, sekecil apa pun kebijakan yang dibuat akan berdampak besar bagi masyarakat banyak,” kata Didiek saat wawancara dengan Majalah Pajak

“Ketika kamu kerja di bank, keputusan

Didiek didapuk sebagai Direktur Utama

moda transportasi andalan masyarakat

yang kamu ambil tidak begitu banyak

Indonesia terpaksa dibatasi. Nasib ribuan

memengaruhi orang. Kalau di KAI, apa yang

karyawan pun dipertaruhkan. Kehadiran

kamu lakukan dampaknya sangat besar,”

Didiek diharapkan mampu menjaga

kata Didiek menirukan wejangan Jonan.

gerbong besar KAI agar tetap kokoh di atas

“Pesan Pak Jonan itu saya cerna. Ternyata

bantalan relnya meski diterpa pandemi.

memang benar. Bagaimana tidak, tahun

Di bawah kendali Didiek, KAI tak hanya

2019 itu KAI melayani 429 juta penumpang

berhasil melewati masa krisis, tetapi juga

dan total pegawai kami itu 28 ribu orang.”

mampu beradaptasi dan memunculkan

Namun, bagi Didiek tugas adalah

berbagai inovasi. KAI mampu bertahan,

amanah. Di mana pun ditempatkan, ia

bahkan berbenah di tengah empasan

harus menunaikan amanah itu sebaik-

musibah. Sang gembala ular besi itu pun

baiknya. Apalagi, ternyata darah kereta

menuai banyak apresiasi. Tahun 2016 lalu,

api memang telah mengalir pada diri pria

saat Didiek menjabat direktur keuangan,

kelahiran Jakarta, 6 September 1961 itu.

aset KAI baru mencapai Rp 25 triliun. Tahun

Ayah Didiek adalah pensiunan pegawai KAI.

ini aset KAI sudah mendekati Rp 60 triliun dan dengan proyek-proyek pengembangan yang sedang dijalankan, diperkirakan dalam

KEPEMIMPINAN ITU SERVANT LEADERSHIP. KITA ADA BERSAMA PARA PEGAWAI KITA PADA SAAT MEREKA MEMBUTUHKAN.

VOL XCIII | 2021

23

UP CLOSE

KUALITAS SESEORANG ITU DITUNJUKKAN DENGAN KONSISTENSI MEMBAWA INTEGRITAS MEREKA.

waktu dekat aset KAI akan mencapai

di benak anak buahnya sehingga mereka

rumah dinasnya dan menyerahkannya ke

Rp 100 triliun. Kuncinya menurut Didiek

benar-benar merasakan kehadiran

perusahaan.

adalah penerapan good governance.

pemimpinnya. Itu sebabnya, Didiek selalu

“Perkembangan ini memerlukan penanganan yang berlandaskan good governance. Perkembangan seperti ini kalau enggak dikawal dengan baik akan

lapangan di mana ada kesulitan-kesulitan yang dialami para pegawainya. “Sekarang ini kan masa hujan, banjir,

“Bapak selalu bilang, bagaimana kualitas seseorang itu ditunjukkan dengan konsistensi membawa integritas mereka. Nilai-nilai integritas ini yang mewarnai kehidupan saya sehingga sampai sekarang

membahayakan. Sekarang ini good

longsor. Saya ikut turun ke lapangan

insya Allah saya tetap istikamah menjaga

governance menjadi suatu keharusan dan

bersama pegawai. Saya beserta mereka

nilai warisan orangtua ini.”

bagaimana tata kelola ini terus ditingkatkan

turun mengatasi, dan kami satu

sehingga kereta api berkembang ke arah

penderitaan sehingga ada kebersamaan.

yang sehat, dengan kualitas pelayanan yang

Jadi, kepemimpinan itu servant leadership.

lebih baik agar value perusahaan kepada

Kita ada bersama para pegawai kita pada

masyarakat selalu meningkat,” kata alumnus

saat mereka membutuhkan.”

S2 Daniels School of Business, Universitas Denver, Amerika Serikat ini.

Pemimpin yang melayani Bagi Didiek, arti leadership atau

Selain sikap melayani, hal tak kalah

dan lari pagi menyusuri lorong-lorong perkampungan di sekitar tempat tinggalnya. menuliskan setiap ide dan gagasan yang

mengaku, sejak kecil hal itu yang selalu

melintas di pikirannya.

dicontohkan oleh orangtuanya. Ia ingat stasiun. Begitu purnatugas, saat itu sang

mengharap pelayanan, melainkan justru

ayah langsung bergegas meninggalkan

VOL XCIII | 2021

melepas penat dengan olah raga bersepeda

Di luar itu, kebiasaannya sejak dulu adalah

menjadi pemimpin bukanlah untuk

menjadi jangkar kuat yang akan menancap

Didiek selalu meluangkan waktunya untuk

maupun integritas dalam bekerja. Didiek

betul ketika sang ayah usai menjabat kepala

melayani itu menurut Didiek yang akan

Kini, di tengah kesibukannya mengemban amanah memajukan KAI,

penting adalah nilai, baik nilai moral

kepemimpinan adalah melayani. Artinya,

untuk memberikan pelayanan. Sikap

24

tetap meluangkan waktu terjun langsung ke

UP CLOSE

DI KAI, JIKA SALAH MEMBUAT KEBIJAKAN, DAMPAKNYA AKAN DIRASAKAN JUTAAN ORANG SEKALIGUS.

VOL XCIII | 2021

25

UP CLOSE

Melaju di Rel EKOSISTEM TRANSPORTASI Bagaimana KAI mengubah pandemi yang memukul bisnisnya menjadi stasiun awal untuk mengakselerasi berbagai solusi. Penulis: Waluyo Hanjarwadi Foto: Dok. KAI

P

andemi Covid-19 selama

KAI di masa mendatang, Majalah Pajak

hampir dua tahun ini menjadi

berbincang dengan Direktur Utama KAI

masa terberat bagi PT Kereta

Didiek Hartantyo. Apa saja upaya Didiek

Api Indonesia (KAI). KAI

agar KAI tetap menjadi pilihan terbaik

adalah moda transportasi

transportasi darat bagi masyarakat?

yang paling awal terkena imbas pandemi

Berikut petikannya.

seiring dengan pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat. Pendapatan angkutan penumpang moda transportasi warisan kolonial ini langsung anjlok dari Rp 8,6 triliun di tahun 2019, menjadi Rp 2,8 triliun di 2020. Tentu KAI tak tinggal diam. Di bawah kendali Didiek Hartantyo, situasi sulit yang menuntut adaptasi cepat ini justru diubah menjadi momentum KAI untuk berinovasi

DIDIEK HARTANTYO Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero)

di berbagai bidang, baik dari sisi pelayanan maupun penguatan bisnis. Alhasil, operator sepur pelat merah ini justru meraih banyak prestasi dan menyabet beberapa penghargaan, di antaranya penghargaan Public Service Excellence Award 2021 dalam ajang CNBC Indonesia Awards 2021, dan predikat Diamond pada kategori Best Crisis Management dalam ajang The 3rd ASEAN PR Excellence Awards 2021. Yang lebih penting, dalam masa krisis ini KAI tetap bisa mempertahankan para karyawannya. Untuk mengulik berbagai inovasi yang dilakukan KAI selama menghadapi pandemi dan strategi pengembangan

26

VOL XCIII | 2021

Selama hampir dua tahun pandemi, seperti apa dampak yang dialami KAI? Pengaruh pandemi di Indonesia itu terjadi Maret. Pertengahan Maret itu mulai ada imbauan untuk membatasi kegiatan sosial. Nah, mulai pertengahan Maret itulah angkutan penumpang kereta api langsung terpengaruh. Saya memberikan gambaran bahwa awal Januari 2020, efek Natal dan tahun baru (Nataru) itu masih ada. Tanggal 2 Januari 2020, pendapatan kereta api satu hari itu Rp 38 miliar, itu memang pas libur dan Nataru. Kalau harihari biasa, pendapatan kami (KAI) itu untuk penumpang saja, mencapai Rp 23-24 miliar satu hari. Kalau weekend—Kamis sampai Minggu itu Rp 26-28 miliar. Itu berjalan sampai pertengahan Maret. Begitu ada pengumuman dari Kementerian PAN RB, pembatasan sosial, itu turunnya langsung drastis. Setengah bulan Maret itu normal, setengah bulannya itu langsung drop. Sehingga angkutan kereta api mengalami penurunan yang sangat signifikan, lebih dari 90 persen. Yang

UP CLOSE kami jalankan hanya kereta Commuter

transportasi yang pertama yang melakukan

(KRL) yang ada di Jabodetabek karena

itu. SafeGuard Label itu diberikan oleh

itu enggak bisa dihentikan karena

Sucofindo bersama dengan ureau Veritas

penumpangnya itu berbagai segmen,

dari Perancis. Jadi, internasional dan

dan ada beberapa masyarakat yang level

diaudit. Nah, ini terus berjalan.

bawah yang pendapatannya harian. Kalau tidak beroperasi, bagaimana mereka bisa mendapatkan pendapatan harian. Jadi bayangkan, kalau angkutan KRL itu satu hari biasa 1 juta sampai 1,2 juta penumpang. Pada kondisi seperti ini tertekan sampai 200-an ribu penumpang. Kereta api jarak jauh juga begitu— mengalami penurunan yang signifikan. Kalau biasanya satu bulan itu bisa 6 juta penumpang, kalau kondisi seperti itu, hampir tidak ada. Nah menghadapi situasi itu, yang terkena langsung angkutan penumpang. KAI mempunyai dua pilar pendapatan utama. Pertama, angkutan penumpang, kedua, angkutan barang. Itu pilar utama. Di

SAYA BERSAMA DIREKSI WAKTU ITU BERKOMITMEN DI MASA PANDEMI TIDAK ADA PHK, TIDAK ADA PENGURANGAN KESEJAHTERAAN.

Kedua, liquidity. Kami ingin yakinkan bahwa selama masa pandemi kas kereta api itu dapat berjalan dengan baik. Dapat dipahami bahwa pegawai kereta api itu untuk induknya ada 28 ribu orang, kemudian dengan grup usaha itu sekitar 44 ribu orang. Saya bersama direksi waktu itu berkomitmen di masa pandemi tidak ada PHK, tidak ada pengurangan kesejahteraan. Nah, inilah bagian dari yang pertama tadi, setelah protect kesehatan lalu protect kesejahteraan. Jadi, liquidity management ini sangat penting. Bagaimana kami menjalankan kapal besar ini menghadapi gelombang pandemi yang sedemikian dahsyat. Kalau kita lihat slot barang tahun 2020 itu rasanya

samping itu ada pendapatan optimalisasi

sedih sekali karena tidak ada penumpang

aset tapi jumlahnya tidak terlalu besar.

sama sekali. Jadi, likuiditas perusahaan

Jadi, kalau dalam kondisi normal, tahun

yang merupakan urat nadi perusahaan

2019 pendapatan angkutan penumpang

pelanggan. Karyawan kami lengkapi

kami jaga. Bayangkan, untuk membayar

itu Rp 8,6 triliun (setahun). Nah dampaknya

dengan alat kesehatan yang memadai, di

pegawai itu rata-rata Rp 300 miliar itu

di tahun 2020 pendapatan angkutan

stasiun kami pasang wastafel, sabun cuci

harus kami jalankan. Memang, 2020 kami

penumpang ini hanya Rp 2,8 triliun. Jadi,

tangan, sanitizer, ukur suhu penumpang—

mengalami kerugian sekitar Rp 1,7 triliun,

penurunan sangat signifikan. Sementara

pokoknya semua protokol kesehatan sesuai

kalau dalam normal atau sebelumnya 2019

untuk angkutan barang ada penurunan tapi

dengan anjuran Satgas Covid-19 kami

kami untungnya Rp 2 triliun. Nah cash

hanya sekitar 5 persen di 2020.

lakukan. Termasuk di keretanya. Jadi, kalau

flow itu yang rata-rata 1 tahun operasi

sebelumnya kami membersihkan kereta

itu kami positif Rp 3,5 triliun itu juga

itu hanya kami cuci biasa, saat pandemi

mengalami defisit sekitar Rp 500 miliar.

ini kami cuci dengan disinfektan. Sehingga

Untuk itulah kami mendapatkan dana PEN

kami yakinkan bahwa baik stasiun maupun

dari pemerintah Rp 3,5 triliun yang sifatnya

sarana kereta kami itu steril.

pinjaman.

Menghadapi situasi seperti itu, langkah apa yang diambil oleh KAI? Dalam situasi pandemi, isu nomor satu adalah mengenai kesehatan. Krisis kesehatan harus ditangani dengan cara-cara yang sehat. Bagaimana

Kedua, bagaimana kami melindungi

Langkah ketiga adalah efisiensi. Efisiensi

kami menyehatkan pegawai, dan para

customer kami. Prokes kami jalankan

ini kami lakukan secara masif sekali.

penumpang kami. Untuk itulah kami

sangat agresif, sangat proaktif. Semua

Bayangkan, dari angkutan penumpang

mempunyai empat strategi utama dalam

stasiun utama ada pengukuran suhu di

yang sedemikian besar menurun jadi

basis manajemen ini. Pertama, protect the

atas 37,3, kami enggak boleh masuk. Masuk

Rp 2,8 triliun, turunnya Rp 8 triliun. Itu

people dulu. Bagaimana kami melindungi

stasiun harus cuci tangan dan sanitizer

biaya kami kita cut untuk efisiensi itu

manusianya, baik pegawai dan customer.

dulu, mengurangi sentuhan, masuk ke

sekitar Rp 6 triliun. Jadi, potensi-potensi

Awal itu karena kami melihat urgensinya

kereta waktu itu sudah kami lengkapi

yang bisa kita cut, termasuk kami minta

bahwa para pegawai kami itu langsung

dengan face shield, masker, dan selalu

restrukturisasi pinjaman. Kredit-kredit

berhubungan dengan penumpang,

diingatkan melalui annoucer. Ini yang terus

investasi kami minta relaksasi sesuai

sehingga kami lindungi mereka dengan

kami lakukan.

dengan peraturan OJK. Kemudian dari

menjalankan protokol kesehatan yang

Kami juga melakukan sertifikasi. Kami

sisi perpajakan pun juga demikian—saya

ketat. Di awal dulu itu sudah pakai masker,

menggandeng SafeGuard Label untuk

mengucapkan terima kasih kepada DJP

pakai face shield, pakai lengan panjang,

protokol kesehatan. Itu kami lakukan

yang memberikan keringanan kepada kita

sarung tangan dalam menghadapi para

2020. KAI sebagai operator perjalanan

di masa pandemi, bahkan beberapa pajak

VOL XCIII | 2021

27

UP CLOSE itu dinolkan. Itu saya sangat senang sekali

sudah membaik. Jadi, satu bulan kalau di

ribu, kami bikin Rp 85 ribu. Sekarang kami

bagaimana keberpihakan pemerintah

bulan Oktober-November itu sekitar 1,9

menyediakan Rp 45 ribu. Karena memang

melihat situasi seperti itu kita dibantu.

juta penumpang jarak jauh. Tapi kalau

tiketnya murah, nih. Kalau antigennya

Jadi, efisiensi kami lakukan secara masif,

normal itu 6 juta penumpang. Namun

mahal, maka takutnya mahalan antigen

training kami tiadakan, perjalanan dinas

ini membangun harapan baru pada kami

daripada tiketnya.

kita tiadakan. Banyak hal yang kami

bahwa dengan protokol kesehatan yang

lakukan sehingga bisa saving penurunan

baik kami ingin menyampaikan bahwa

barang itu seberapa signifikan dampaknya

pendapatan yang sangat tajam.

kami secara bertanggung jawab menjamin

bagi penerimaan KAI di masa pandemi?

Keempat, baru kami melakukan pengembangan potensi pendapatan yang

selamat, dan sehat. Dan sekarang ini kami

lain. Aset itu kami dorong, Jadi, kalau

juga lakukan improvement lain termasuk

barang sudah sedikit, penumpangnya

bagaimana mengintegrasikan aplikasi

turun banyak, optimalisasinya kita dorong.

PeduliLindungi.

Inilah yang kami lakukan dan alhamdulillah

Jadi, kalau Anda melakukan antigen

Angkutan barang itu kalau dalam kondisi normal di tahun 2019 kami mengangkut 47 juta ton. Di tahun 2020 itu ada penurunan sedikit sekitar 5 persen. Jadi, memang rata-rata per bulan tahun 2020 itu sekitar 37, 3 juta ton. Kalau satu

dengan cara yang kami lakukan itu KAI

di mana pun yang sudah terdaftar, masuk

tahun kira-kira 37, kali 12 itu. Nah di tahun

masih bisa berjaya dan sekarang ini

PeduliLindungi, maka di KAI Akses itu

2021 ini selama 10 bulan sampai dengan

memang PPKM yang awal awalnya 4, kalau

langsung terhubung. Jadi, teman-teman

Oktober ini sudah mencapai 42 ton. Jadi,

kita lihat tahun 2021 itu sebetulnya bulan

ticketing itu kalau misalnya tap QR Code-

kalau saya lihat secara kumulatif 2019 ke

Juni itu sudah mulai membaik.

nya itu langsung vaksin pertama kapan,

2020 itu turun 5 persen. Sekarang ini sudah

kedua kapan, antigen terakhir kapan,

mulai naik 12 persen. Sekarang average-nya

Delta Juli 2021, itu tinggi sekali. Itu PPKM

terekam di situ. Ini improvement yang

sekitar 4,2 juta ton sampai Oktober itu 42

level 4 dan pembatasannya skala besar

artinya teman-teman itu dengan cepat bisa

juta ton.

semua itu penumpangnya turun kembali

melayani tanpa sentuhan. Kemudian tes

dan bulan Juli. Agustus juga demikian, baru

antigen itu kami lakukan di 75 stasiun dan

September mulai membaik dan tumbuh

tarifnya pun bersahabat. Jadi, pada saat

lagi, Oktober tumbuh lagi, November

banyak antigen di atas Rp 135 ribu, Rp 150

Namun ada gelombang kedua varian

28

perjalanan kereta api aman, nyaman,

Kalau dari sisi optimalisasi angkutan

VOL XCIII | 2021

KAI sekarang ini juga kan mengusung tagline adaptif, solutif dan kolaboratif. Bisa dijelaskan implementasi tagline KAI ini seperti apa?

UP CLOSE

Memang kami di masa pandemi itu

dengan KAI Akses. Kami juga melakukan

harus melakukan adaptasi karena di

transportasi tabung gas gratis untuk tujuan

suasana kebijakan yang berubah ubah

kesehatan. Jadi, pada saat pandemi ini

maka kuncinya adalah adaptasi. Setiap kali

kami mengangkut oksigen, baik yang

ada perubahan kebijakan, kami langsung

dikirim oleh departemen kesehatan ke

rapat BOD (dewan direksi) dan kita lakukan

berbagai daerah maupun masyarakat

adjustment bidang aturan kami termasuk peraturan direksi yang menyangkut para pegawai. Kemudian, kami ingin memberikan pemecahan masalah kepada pelanggan. Makanya, kami proaktif menyediakan antigen dengan biaya terjangkau. Dengan menyelenggarakan antigen di stasiun kami, waktunya bisa kami manage dengan baik. Kami turun sendiri bekerja sama dengan penyedia antigen itu untuk bisa memberikan biaya antigen yang terjangkau. Kemudian yang kolaboratif, artinya dalam membuat solusi itu kita berkolaborasi dengan semua pihak.

KAMI PROAKTIF MENYEDIAKAN ANTIGEN BEKERJA

yang berpartisipasi termasuk rumah sakit, dengan gratis. Di masa pandemi keberpihakan ini juga kami bangun. Sudah dua kali di bulan November kami memberikan penghargaan

SAMA DENGAN

kepada para pahlawan masa pandemi, yaitu

PENYEDIA ANTIGEN

klinis, untuk bisa menggunakan transportasi

ITU UNTUK BISA MEMBERIKAN BIAYA

para tenaga kerja kesehatan dokter, tenaga dengan kereta api secara gratis selama satu bulan—termasuk dengan guru pahlawan tanpa tanda jasa, dosen, dan veteran. Jadi, selama bulan November, dalam rangka

ANTIGEN YANG

tema Hari Pahlawan kami memberikan

TERJANGKAU.

upaya kami ingin membangun kepada

tiket gratis sekitar 11 ribu tiket. Nah ini juga masyarakat bahwa kami berpartisipasi.

Bahkan, dengan Kementerian Kesehatan

Kemudian, juga di stasiun-stasiun yang

kami juga berkolaborasi terus bagaimana

menyediakan antigen itu kami melakukan

bekerja sama untuk selain mempersatukan,

vaksinasi gratis—ini kolaborasi juga.

mengintegrasikan PeduliLindungi

Kami tidak punya vaksin, tapi kami bisa

VOL XCIII | 2021

29

UP CLOSE

UNTUK MEMBANGUN SOLUSI EKOSISTEM

yaitu Tanah Abang, Pasar Senen, Juanda,

oleh TNI-Polri dengan Kementerian

Sudirman, Tebet, dan Palmerah. Di situ ada

Kesehatan dan kemudian dengan dinas

integrasi antarmoda. Kalau masyarakat

kesehatan setempat. Kami membantu

setelah naik kereta api KRL, turun di

pemerintah melakukan vaksinasi karena

stasiun tersebut maka untuk melanjutkan

saya meyakini bahwa vaksinasi merupakan

perjalanannya bisa langsung menggunakan

kunci penyelesaian pandemi. Vaksin di

Transjakarta, kemudian ada ojek, baik on-

stasiun itu bukan hanya terbatas untuk

line maupun pangkalan. Kemudian moda

penumpang tapi juga untuk masyarakat

transportasi yang lain, sekarang kami

sekitar.

juga sudah melengkapi dengan integrasi

Terkait digitalisasi kami dengar KAI

tiketnya. Jadi, tiket yang digunakan

sedang mengakselerasi juga, misalkan soal

pelanggan itu tiket yang bisa digunakan

integrasi pembayaran dalam ekosistem

pada moda transportasi yang lain.

transportasi dan sebagainya, mungkin bisa di ceritakan lebih jauh? Dalam RJPP Kereta Api Indonesia tahun

Kami juga kerja sama dengan JakLingko. Ini juga akan membantu suatu aplikasi yang super-apps yang nanti

2020–2024, visi KAI adalah menjadi solusi

orang itu saat bertransportasi itu akan

TRANSPORTASI,

ekosistem transportasi yang terbaik untuk

berdasarkan artificial intelligence (AI).

Indonesia. Nah untuk membangun solusi

Misalnya, bertransportasi dia akan diberikan

TRANSFORMASI

ekosistem transportasi, maka transformasi

masukan oleh sistem, naik apa yang paling

digital itu merupakan suatu keharusan.

efisien. Jadi, paling cepat dan paling murah.

Bagaimana kami ingin membangun

Jadi nanti berbagai alternatif ini akan

integrasi. Tanpa aspek digital, itu sulit.

terbentuk di situ.

DIGITAL MERUPAKAN KEHARUSAN.

30

melakukan vaksinasi. Vaksinnya disediakan

VOL XCIII | 2021

Kami bekerja sama dengan Pemprov

Kemudian yang kedua, membangun

DKI membangun integrasi transportasi

ekosistem ini kan kereta api sebagai

di Jabodetabek. Sekarang ini sudah

backbone-nya maka ada first mile dan

melakukan penataan ada enam stasiun,

last mile, yaitu kereta api bekerja sama

UP CLOSE dengan taksi Blue Bird. Dengan aplikasi KAI Akses, para pelanggan kereta api bisa memesan taksi dari rumah dan memesan taksi dari stasiun tujuan ke rumah yang bersangkutan. Jadi, servisnya akan bersifat end-to-end. Demikian juga dengan modamoda transportasi lain kami sedang menggagas dengan Damri, Pelni, itu juga akan kami satukan karena ekosistem transportasi ini bukan hanya transportasi penumpang, tapi juga transportasi barang. Jadi, kami membangun efisiensi logistik berdasarkan ekosistem. Jadi, nanti kereta api ini akan masuk ke pelabuhanpelabuhan, masuk ke kawasan-kawasan,

KAMI MEMBANGUN EFISIENSI LOGISTIK BERDASARKAN EKOSISTEM. KAI AKAN MASUK KE PELABUHAN-PELABUHAN, MASUK KE KAWASAN-KAWASAN, SEHINGGA ANGKUTAN BARANG ITU HANYA SINGLE HANDLING.

sehingga angkutan barang itu hanya single handling. Dari pelabuhan, dibongkar

Bagaimana KAI untuk menjaga atau

dari kapal, langsung masuk ke kereta.

mengkaji, apa sih standar kelas dunia baik

meningkatkan kualitas SDM KAI agar

Ini hanya bisa dilakukan kalau aplikasi

dari sisi operasinya, maintenance-nya,

kompatibel dengan arah perkembangan

kami itu terintegrasi dengan application

infrastruktur maupun maintenance rolling

ekosistem digital yang dilakukan KAI?

programming interface (API).

stock. Kemudian, di bidang human capital,

Saat ini, kereta api sedang melakukan

SDM ini memang challenge paling

managing operation-nya, di keuangan. Jadi,

utama karena apa pun yang kita lakukan

transformasi digital dibantu oleh McKinsey,

semuanya akan berbasis digital. Dengan

maka yang akan menjadi sentra rohnya

konsultan strategis terbaik di dunia dalam

perubahan yang fundamental ini, harapan

itu adalah SDM. Menyadari arti penting

rangka melakukan operasi kami dengan

kami setiap ada perubahan yang diikuti

human capital ini, kami di KAI selalu

standar operator kelas dunia. Jadi, kami

dengan perubahan model bisnis, maka

mengembangkan opsi pengembangan

dibantu konsultan ini mempelajari,

kereta api dengan cepat akan beradaptasi.

pegawai, baik di bidang hard skill maupun

VOL XCIII | 2021

31

UP CLOSE soft skill. Kalau di hard skill itu sudah

kesehatan dijalankan. Memang banyak

baik”. Artinya, kami ingin melayani service

karena KAI dalam beberapa operasi, sarana,

pelanggan kita juga yang suka lepas

ke pelanggan yang lebih cepat dan baik.

prasarana, itu bagus dan berjalan sudah

masker. Jangan sakit hati kalau kami

Kemudian cara kerja di internal kami

baik. Nah, sekarang soft skill. Nah, mindset-

ingatkan.

harus lebih cepat dan baik. Dalam pola

nya. Jadi, sebenarnya transformasi digital

pengambilan keputusan juga lebih cepat

kami juga melakukan perbaikan kualitas

dan baik, sehingga apa yang kita lakukan

menyikapi segala sesuatu dengan pola

pelayanan. Pertama melalui percepatan

itu selalu ada progresnya cepat, tapi tanpa

pikir yang digital sehingga setiap melihat

waktu tempuh. Kalau ke Surabaya dulu

mengesampingkan aspek-aspek good

sesuatu bagaimana kita meng-adjust

11,5 jam kemudian menjadi 8 jam 42

governance.

sistem kita, cara kerja kita. Inilah yang kami

menit, sekarang ini hanya sekitar 8 jam 10

lakukan dengan pembelajaran di bidang

menit dan akan kami percepat menjadi

melakukan integrasi data perpajakan

soft skill. Makanya sekarang dalam satu dua

8 jam. Kemudian, perjalanan kereta api

ke beberapa BUMN. Di KAI seperti apa

tahun terakhir kami fokus membangun

ke selatan ke Solo, yang semula 8 jam ini

benefit integrasi data itu. Apakah lebih

leadership capability dan pengembangan

kami pangkas menjadi 7 jam. Ke Yogya

memudahkan dari sisi administrasi dan

soft skill yang lain.

juga demikian, yang semula 7 jam kami

sebagainya, atau justru menambah

pangkas jadi 6 jam. Dalam perjalanan itu

pekerjaan bagi KAI?

Kami bekerja sama dengan IPMI

Sejak beberapa tahun lalu DJP sudah

Institute di Kalibata itu untuk membentuk

kami juga menyediakan fasilitas WiFi di atas

leadership di KAI, yaitu leadership program

kereta sehingga para pelanggan yang tetap

KAI sampai Mei 2020. Jadi saya sering

untuk membentuk talenta-talenta yang

membutuhkan WiFi itu sudah tersedia.

berinteraksi dengan teman-teman DJP ya.

akan menerima tantangan KAI di masa

Kami juga melengkapi toilet yang biasanya

Dulu, kan, orang dengan pajak takut. Jadi

depan. Kemudian kami juga melakukan

umum, sekarang toilet kami pisahkan pria

kami membangun kolaborasi dengan saling

reformasi budaya. Karena dengan budaya

dan wanita untuk memberikan pelayanan

memahami. Maka kita bisa komunikasikan,

AKHLAK—amanah, kompeten, harmonis,

yang lebih berkualitas.

potensi apa saja sih yang kita bisa garap.

Saya itu dulu sebagai Direktur Keuangan

loyal, adaptif dan kolaboratif, maka kami

Kemudian hal lain, kami ada live

KAI itu dari tahun 2016 sampai tahun 2019

ingin membentuk insan KAI yang betul-

cooking di atas kereta. kami menyewa

itu kontribusi pada negara meningkat terus.

betul berakhlak. Sehingga, mereka bukan

kurang lebih 15 chef untuk memasak di atas

Bahkan di tahun 2019 itu sekitar Rp 3-3,5

hanya bekerja tapi ada meaning and

kereta untuk menyajikan makanan yang

triliun yang pertama dari pajak, yang kedua

purpose yang menjadi tujuan utama.

fresh. Jadi, ini menjadi suatu atraksi yang

dari PNBP, yang ketiga dari dividen.

Bekerja itu menjiwai, bekerja dengan hati,

memberikan hiburan kepada masyarakat,

bekerja sebagai bagian dari ibadah. Apabila

sekaligus makan makanan yang fresh.

semua orang menjalankan sebaik-baiknya profesinya, terjadi harmonis. Bayangkan kalau enggak ada cleaning service toilet. Kalau toiletnya kotor, jadi kotor semua. Betapa kita memerlukan orang-orang yang bekerja dengan passionate, sesuai dengan tugasnya mempersembahkan yang terbaik. Kumpulan dari orang-orang yang terbaik itu akan memberikan layanan yang berkualitas. Saat ini Covid-19 memang sudah melandai, tapi masih banyak juga penumpang yang masih khawatir bepergian. Apa pesan Anda bagi masyarakat untuk meyakinkan bahwa penumpang itu aman berkendara bersama KAI? Kami direksi itu juga masyarakat. Jangan kaget kalau kami berada di area penumpang. Kami melakukan perjalanan dengan kereta api sendiri. Kami kalau naik kereta api tidak tinggal diam ya. Artinya, kami meyakinkan bahwa protokol

32

Kemudian, di masa pandemi ini

itu adalah digital mindset. Bagaimana kita

VOL XCIII | 2021

Dalam dua tahun pandemi ini, hikmah apa saja yang didapat KAI? Hikmah yang kita ambil dari

Menyangkut pajak, saya ingat waktu itu saya dipanggil ke KPP WP Besar. Beliau menyampaikan ini Pertamina dan PLN sudah melakukan integrasi pajak. Nah, mohon KAI juga seperti itu. Kami tanya,

pembelajaran ini bahwa memang kita

caranya bagaimana? Kami sudah pakai

selalu harus beradaptasi dan jangan

sistem SAP kemudian di pajak juga sudah.

mengambil sesuatu itu karena sudah suatu

Saya bilang, kalau begitu tidak masalah.

keharusan atau take it for granted. Artinya,

Diintegrasikan berarti saya kerjanya

segala sesuatu itu harus kita perjuangkan

cuma satu kali tapi teman pajak dapat

dan kita usahakan.

melihat langsung apa yang kami lakukan,

Kedua, di masa pandemi ini kami tidak bisa tinggal diam. Artinya, ini membangkitkan semangat bagaimana kita untuk memberikan kinerja yang lebih baik. Nah, inilah yang mendorong KAI melakukan transformasi teknologi di masa pandemi ini. Nanti pada saat pandemi sudah selesai, maka kecepatan

transaksi-transaksi ini, faktur-faktur ini, itu bisa langsung diakses oleh teman-teman kantor pajak dan saya melihat ini sebuah kemajuan. Kami tidak perlu melaporkan ke kantor pajak tapi kantor pajak bisa langsung link akses ini bisa langsung. Nah, ini yang saya sangat support waktu itu. Saya sangat mendukung good

kita untuk pulih bisa lebih cepat dan lebih

governance. Salah satunya adalah

baik. Maka, pada saat ulang tahun ke-76

transparansi. Saya membangun

beberapa waktu lalu, kami mengangkat

transparansi dan di KAI ini sejak tahun

tagline “Melayani lebih cepat dan lebih

2016 itu saya kawal langsung. Saya basicnya orang perbankan, orang manajemen

UP CLOSE

DENGAN INTEGRASI PAJAK, SAYA SANGAT SENANG KARENA KAMI BISA KERJA LEBIH CEPAT DAN PERHITUNGAN PAJAK BENAR-BENAR BERDASARKAN ASAS PERPAJAKAN YANG BENAR. Apa saran Anda untuk DJP terkait

risiko, sehingga faktor-faktor itu menjadi

kompleksitasnya juga seperti ini, maka

pegangan saya di mana pun saya

ngurus pajak saya naikkan menjadi satu

peningkatan layanan dan implementasinya

ditempatkan. KAI saya kawal sendiri dari sisi

unit VP. Jadi, di bawah satu divisi. Nah,

di lapangan dalam konteks integrasi data

keuangan, governance-nya, perpajakannya.

ini yang saya minta kompleksitasnya

ini?

Dan memang dalam perjalanan ini, tidak

ditangani dengan benar agar jangan

mungkin tidak ada perselisihan pajak.

sampai menimbulkan permasalahan yang

DJP dan KAI harus meeting untuk update

Perselisihan pajak itu selalu ada. Tapi

bisa lama. Maksimal satu tahun pajak

status, ya. Sehingga permasalahan-

saya bilang, enggak apa-apa, kita punya

sudah selesai. Jadi, saya ingin pajak selesai

permasalahan di lapangan itu selalu bisa

argumen sendiri-sendiri dengan pajak, tapi

as soon as possible. Kemudian, dengan

ter-update. Jadi, menurut saya pada

kita cari titik tengah, begitu diputuskan, ya

integrasi pajak, saya sangat senang karena

teman-teman DJP, minimal tiga bulan

kita harus hormat keputusan itu. Itu prinsip

kami bisa kerja lebih cepat dan perhitungan

sekali itu harus ada meeting pajak sehingga

yang selalu saya pegang.

pajak benar-benar berdasarkan asas

kalaupun ada permasalahan, tiga bulan

perpajakan yang benar.

langsung ditangkap dan diatasi.

Dulu bahkan yang ngurusin pajak ini

Memang saya rasa itu secara periodik

hanya level manajer. Saya bilang, enggak bisa, ini KAI pendapatannya seperti ini,

VOL XCIII | 2021

33

INTERVIEW

Antara PROSPEK, TANTANGAN, dan MINAT GENERASI MUDA merupakan penentu perekonomian karena

AGUNG KURNIAWAN

kalau sektor ini gagal, maka sektor industri

Direktur Eksekutif CropLife Indonesia

yang lain juga gagal. Dalam membangun sektor pertanian, adopsi teknologi pertanian menjadi salah satu alternatif penting yang

Penulis: Novita Hifni Foto: Rivan Fazry

P

governmental organization sebagai bagian dari federasi asosiasi dunia (nonprofit) yang sangat memiliki perhatian terhadap sektor

ertanian merupakan penentu

pertanian di Indonesia dan global. berkantor

bagi keberhasilan sektor-

pusat di Belgia dan memiliki cakupan di

sektor lainnya dalam kegiatan

91 negara. Kami mewakili perusahaan

ekonomi di suatu negara.

global yang tidak hanya berorientasi bisnis

Di masa pandemi, sektor

melainkan juga berkecimpung dalam

bisa di manfaatkan, salah satunya adalah peran perlindungan tanaman yang menjadi penting karena saat ini banyak hal yang memengaruhi pertumbuhan komoditas pertanian (serangan hama dan penyakit), untuk itu pengendalian secara terpadu perlu di lakukan dimana serangan hama dan penyakit berpotensi mengganggu hampir 40 persen dari tingkat produktivitas komoditas yang ada.

pertanian memiliki peran penting dan

research and development (R&D). Ini menjadi

menjadi prioritas pemerintah yang harus

titik berat dari perusahaan yang tergabung

Sektor pertanian mengalami tantangan

dijaga kesinambungannya agar ketahanan

dalam CropLife Indonesia yaitu BASF, FMC,

besar terutama terkait isu perubahan iklim

pangan masyarakat tidak ikut terganggu oleh

Bayer, Nufarm, Corteva, dan Syngenta.

di dunia yang memicu munculnya serangan

krisis kesehatan. Direktur Eksekutif CropLife

(Member companies) yang memiliki

hama lebih cepat dan lebih lama di lahan-

Indonesia Agung Kurniawan mengemukakan,

komitmen dalam mengembangkan bisnis

lahan pertanian. Saat ini petani sudah tidak

sektor pertanian mengalami tantangan

investasi di Indonesia yang berpegang

bisa memprediksi lagi berapa lama musim

besar terutama terkait isu perubahan iklim

tegung kepada code of conduct (CoC)

hujan dan kapan kemarau berakhir. Bencana

yang memicu munculnya serangan hama

FAO dan WHO terutama pada pengelolaan

banjir mengakibatkan kerusakan di lahan-

lebih cepat. Kondisi ini menjadikan adopsi

produk perlindungan tanaman atau yang

lahan yang menjadi sentra hortikultura

teknologi pertanian menjadi salah satu

sering kita sebut Pestisida, upaya yang

dan menimbulkan kerugian bagi petani.

alternatif dalam upaya pengendalian hama. .

berkesinambungan terus dilakukan dengan

Tantangan lainnya adalah rendahnya minat

harapan mampu berkontribusi juga dalam

generasi muda terhadap sektor pertanian.

Majalah Pajak di Kantor Pusat CropLife

pengembangan ekonomi khususnya di sektor

Adopsi pertanian menjadi sangat penting

Indonesia di Wisma PEDE, Jakarta, Kamis

pertanian, menciptakan lapangan kerja dan

karena sulit bagi petani di daerah untuk

(2/12), ia memaparkan berbagai hal terkait

meningkatkan produktivitas pertanian yang

mencari buruh tani lantaran anak-anak

tantangan dalam membangun sektor

merupakan penunjang dari beberapa sektor

muda lebih memilih sektor lain yang lebih

pertanian yang berkelanjutan, kegiatan

lainnya.

bergengsi. Saat ini kami ingin menunjukkan

Dalam wawancara khusus dengan

penelitian dan pengembangan yang selama

Apa saja yang menjadi perhatian CropLife

ini menjadi orientasi industri pertanian, dan

Indonesia dalam membangun sektor

kebijakan pemerintah dalam mendukung

pertanian yang berkelanjutan?

sektor pertanian. Berikut ini petikannya. Seperti apa profil organisasi CropLife Indonesia?

34

CropLife Indonesia merupakan non-

Pertanian memainkan peran yang sangat penting tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia tapi juga dunia. Menurut seorang pelopor pangan gandum dan beras di India, pertanian

VOL XCIII | 2021

bahwa pertanian itu menarik, menjanjikan dan berpotensi untuk pengembangan individu maupun jaringan perusahaan. Bagaimana dukungan kebijakan pemerintah selama ini terhadap sektor pertanian terutama di masa pandemi Covid-19?

INTERVIEW

SELAMA INI PERTANIAN IDENTIK DENGAN PETANI TUA, CAPING, CANGKUL, KOTOR. PADAHAL, ADA KEGIATAN DARI HULU KE HILIR YANG KITA SEMUA BISA AMBIL BAGIAN DI DALAMNYA. INDUSTRI INI MENARIK, MENJADI PETANI ITU KEREN.

VOL XCIII | 2021

35

INTERVIEW

Di awal pandemi sempat muncul

jagung atau fall army worm (FAM) yang

kekhawatiran karena adanya pembatasan

pertanian khususnya perusahaan-perusahaan

datang dari Afrika. Sejumlah perusahaan

kegiatan masyarakat melalui kebijakan PSBB

yang menjadi anggota asosiasi Crop Life

mulai mengantisipasi jika hama ini menyebar

dan PPKM. Namun kami mendapat support

Indonesia?

ke seluruh dunia dengan berupaya

luar biasa karena industri strategis termasuk

Pada umumnya riset yang dilakukan

menemukan mekanisasi yang tepat untuk

pertanian memperoleh izin operasional dan

di sektor pertanian adalah bagaimana

mobilitas kegiatan industri dari Kementerian

memperkenalkan adopsi teknologi.

Perindustrian selama pandemi. Kementerian

Core business dari company di asosiasi

riset untuk bisa mengembangkan benih

Koordinator Bidang Perekonomian juga

CropLife lebih banyak bergerak di bidang

dengan tipe yang lebih baik sehingga

menempatkan sarana-sarana pertanian

produk perlindungan tanaman, benih,

kalau dulu menanam padi hanya panen

sebagai hal yang krusial sehingga menjadi

dan bioteknologi. Misalnya penggunaan

sekali sekarang bisa dua sampai tiga kali

pengawasan pemerintah. Usulan kami

drone. Isu sensitif dari penggunaan

dalam setahun. Penelitian yang dilakukan

diterima dengan baik. Kami sangat

produk perlindungan tanaman itu terkait

perusahaan di industri pertanian agak berbeda

mengapresiasi kebijakan pemerintah saat ini

dengan keselamatan lingkungan dan juga

dengan industri lain. Banyak aspek yang

bahwa komoditas pangan menjadi perhatian

operator. Jadi, bagaimana penggunaan

harus dilihat, contohnya penemuan bahan

mereka.

drone bisa menjadi salah satu alternatif

aktif dari suatu produk yang dikembangkan

dalam pengendalian OPT. Bila sudah

dengan bahan campuran lain. Upaya untuk

akibat pandemi ini berubah menjadi krisis

mencapai ambang batas ekonomi, kami

menemukan bahan aktif itu tentu tidak

pangan. Sebelumnya hal ini sudah menjadi

bisa membantu pengendaliannya dengan

mudah dan tidak murah. Karena dari sekian

analisis kami bahwa daya beli masyarakat

berbagai cara.

banyak penelitian yang dilakukan hanya satu

Tentu kita tidak ingin krisis kesehatan

melemah di masa pandemi. Tapi saya yakin

36

Seperti apa kegiatan riset di industri

Di Indonesia ada Undang-Undang

pengendalian hama tersebut. Dari sisi benih, perusahaan melakukan

atau dua yang bisa berhasil dan waktunya

kebutuhan pangan tidak menjadi semakin

Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang

juga cukup panjang sekitar 2 sampai 5 tahun.

sedikit. Pemerintah mempunyai visi untuk

mengatur jelas tentang konsep PHT. Kami

Belum lagi ketika produk itu sudah siap, ada

mewujudkan Indonesia sebagai lumbung

tidak menentang penerapan bio-pestisida

formulasi yang harus dikembangkan karena

pangan dunia pada 2045. Ini tidak main-

dalam pertanian karena konsep PHT itu

bahan aktif itu hanya campuran utamanya.

main. Kalau tidak ada suatu proses yang

sifatnya terpadu. Semua upaya dilakukan

Sementara formulasi untuk bahan tambahan

mengarah ke sana, hal itu tidak akan bisa

termasuk salah satunya pengendalian hama

lain harus dikembangkan melalui mekanisme

tercapai. Langkah strategis perlu dilakukan

melalui penggunaan bahan kimia dengan

riset juga. Begitu sudah jadi dalam suatu

tidak hanya oleh pemerintah, sektor swasta

catatan harus dilakukan secara bijak, aman

kemasan, sebelum dipasarkan produsen harus

juga perlu ikut terlibat. Dalam posisi ini, fokus

dan efisien. Jadi, kami tidak mengajarkan dari

mendaftarkan dulu produknya di Kementan

CropLife Indonesia lebih banyak mendorong

awal harus menggunakan pestisida kalau

untuk mengikuti proses uji efikasi dan

pada pemahaman masyarakat tentang

tidak ada sebabnya. Misalnya ketika terjadi

toksikologi oleh Kementan bersama tim teknis

bagaimana menghasilkan produk pangan.

serangan ulat grayak terhadap tanaman

komisi pestisida.

VOL XCIII | 2021

INTERVIEW Untuk itu penerapan lima aturan emas

pendaftaran on-line generasi - 1 yang

jangka panjang. Dimana tentunya kami di

yang salah satunya tentang pengelolaan

lebih transparan jauh sebelum pandemi.

tuntut untuk dapat memproduksi produk

resistensi harus dilakukan sebagai bagian

Dan saat ini sedang fokus dalam upaya

yang berkualitas tinggi

dari strategi bisnis. Kalau petani tidak kami

peningkatan sistem (generasi – 2) dimana

ajarkan cara membaca label, dia akan

beberapa upaya teknis dan advokasi terus

aplikasi sembarangan yang membahayakan

kami lakukan dalam menciptakan sistem

dirinya karena pestisida tergolong bahan B3.

yang lebih baik, termasuk upaya kami dalam

Pengendalian hama menjadi tidak efektif

memberikan masukan secara scientific

dan bumerang bagi perusahaan akibat dari

based dengan mengedepankan kajian-

penggunaan yang tidak tepat oleh petani.

kajian ilmiah dimana kami berharap aturan

Produk yang hampir selama tujuh tahun

terkait pengelolaan pestisida ini tidak hanya

disiapkan sebelum dilempar ke pasar tapi

berorientasi local-based, tapi lebih ke arah

dalam setahun sudah muncul isu resisten.

scientific dan merujuk kepada lembaga-

Perusahaan rugi, petani juga rugi.

lembaga internasional seperti Food and

Oleh karena itu seluruh jaringan CropLife dan anggota perusahaan yang tergabung di dalamnya berkomitmen untukdalam terus

Agriculture Organization (FAO) dan World Health Organization (WHO). Bagaimana pandangan organisasi Crop

memberikan edukasi melalui penerapan: lima

Life terhadap kebijakan insentif pajak super

aturan emas yang menjadi bagian tanggung

tax deduction?

jawab peenggunaan, sekaligus komitmen yang harus di jalankan termasuk anggota perusahaan dalam setiap peluncuran sebuah produk, perusahaan harus mendampingi petani. Mungkin tidak semua perusahaan di sektor pertanian punya komitmen yang sama. Ada yang fokus menjual produknya di pasar tapi tidak memikirkan masalah kesehatan. Tapi buat perusahaan anggota CropLife ini menjadi salah satu prioritas. Kami mengenal adanya siklus stewardship dan menjadi perhatian terkait lima aturan emas yang harus dipatuhi oleh petani. Masingmasing perusahaan mendanai risetnya sendiri sebagai bagian dari strategi bisnis. Semua anggota CropLife mempunyai divisi research and development (R&D). Isu climate change menjadi trigger yang paling besar terhadap munculnya hama. Di Indonesia terdapat aturan untuk pendaftaran produk hasil riset itu bisa mendapatkan pengecualian jika pemerintah sudah menyetujui bahwa ada serangan hama yang sifatnya kritikal dimana tentunya serangan hama tersebut harus di validasi terlebih dahulu oleh pihak-pihak2 terkait. Sehingga di harapkan penanganan dan penanggulangannya juga dapat lebih komprehensif. Saat ini Kementan sudah menerapkan mekanisme satu pintu dalam mengurus perizinan sehingga sudah terintegrasi. Hanya dalam konteks pelaksanaan memang ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan. Dunia mengapresiasi Indonesia sebagai satusatunya negara yang memiliki mekanisme

Tentunya insentif pajak melalui super

Terkait kegiatan penelitian, bagaimana CropLife melakukan sosialisasi terhadap hasil riset di masyarakat dan menjalin sinergi dengan pihak lain dalam kegiatan vokasi di bidang pertanian? Perusahaan multinasional di CropLife menjunjung tinggi etika bisnis dan integritas. komitmen dari para anggota perusahaan menjadi sangat penting . Tiap peluncuran produk baru, di hari yang sama perusahaan menyisihkan yang kita sebut Stewardship Day berupa kegiatan pendampingan bagi petani. Komitmen edukasi terhadap petani ini menjadi salah satu kekuatan dari member company CropLife. Stewardship Award merupakan kegiatan kolaborasi kami dengan Dinas Pertanian

tax deduction akan sangat membantu

Provinsi Jawa Barat untuk membantu

perusahaan yang berorientasi terhadap R&D

petani memiliki sertifikasi Prima 3 agar hasil

karena biaya riset tidak murah. Apalagi di

komoditasnya bisa lebih tinggi melalui

masa pandemi segala sesuatu terkadang

kegiatan pelatihan. Dengan sertifikasi Prima

menjadi tidak pasti. Member CropLife sangat

3, produk yang mereka hasilkan sudah

berorientasi pada R&D bukan hanya di

berorientasi ekspor dan nilai jualnya juga

level global, tapi juga punya fasilitas R&D di

lebih bersaing. Menariknya, tidak hanya

Indonesia. Fasilitas riset milik Syngenta ada

produk ekspor yang menggunakan Prima

di Cikampek, Jawa Barat, Nufarm di Merak,

3, sekarang pasar retail modern juga sudah

dan FMC di Semarang, Corteva di Medan dan

mensyaratkan sertifikasi itu.

Bayer di Jawa Timur. Program insentif pajak ini tentu akan sangat membantu mereka untuk lebih antusias melakukan riset-riset baru terutama yang terkait dengan benih dan bioteknologi yang ke depan menjadi salah satu alternatif pangan bagi masyarakat. Tanpa ada insentif pun sebenarnya kegiatan riset tetap dilakukan karena kami memang mempunyai orientasi terhadap R&D sebagai hal yang mutlak. Riset untuk perlindungan tanaman

Selama ini kami berkolaborasi dengan perguruan tinggi seperti IPB dan Unila juga balai penelitian tanaman. Kegiatan orientasi tidak hanya pada petani, tapi kami juga memperkenalkan pertanian pada generasi muda. Sebulan lalu kami diundang memberikan materi di depan guru-guru SMK. Kami mulai menyasar media sosial supaya lebih banyak generasi muda mengenal pertanian. Selama ini pertanian identik dengan petani tua, caping, cangkul,

biasanya dikembangkan berdasarkan skala

kotor. Padahal sekarang kondisinya tidak

kebutuhan atau strategi bisnis jangka

begitu. Ada kegiatan dari hulu ke hilir yang

panjang. Sementara hak paten ada masa

kita semua bisa ambil bagian di dalamnya.

berlakunya. Setelah periode tertentu, paten

Industri ini menarik, menjadi petani itu keren.

itu bisa dilepas sehingga tidak dimonopoli

Tentu ini menjadi bagian dari komitmen

oleh perusahaan pemiliknya.

pemerintah juga untuk memajukan sektor

Riset yang dilakukan member CropLife selama ini lebih ke arah peningkatan

pertanian dan membuat petani lebih sejahtera.

produktivitas dengan dukungan teknologi pertanian. Tantangan terbesarnya justru pada mekanisme registrasi di masing-masing negara yang berkaitan dengan investasi

VOL XCIII | 2021

37

TAX TAX PRO PRO

MUDAHLAH DIKENAL karena BAIK ISNIANTO KURNIAWAN

Division Head Tax PT Perusahaan Gas Negara, Tbk

38

VOL XCIII | 2021

TAX PRO Ia membuktikan, lewat sistem kerja yang terintegrasi, dan karyawan yang giat lagi ringan tangan, kepatuhan pajak tambah kian mudah. Penulis: Ruruh Handayani Foto: Rivan Fazry

U

saha dan kerja keras

karena merasa ini sudah jalan hidup yang

tidak akan mengkhianati

dipilihkan Tuhan untuknya.

hasil. Barangkali begitu

“Itu masa-masa krusial, dan

Pilihan mengabdi Setelah lulus STAN, Iwan setia mengabdi sebagai fiskus di berbagai Kantor

ungkapan yang pas

alhamdulillah bapak waktu itu ada untuk

untuk menggambarkan

Pelayanan Pajak (KPP) selama lebih dari 20

nemenin. Iya, memang doa orangtua;

kehidupan Isnianto Kurniawan, Division

tahun. Mulai dari KPP Perusahaan Negara

jalannya dimudahkan di situ. Jadi, saya

Head Tax PT Perusahaan Gas Negara,

dan Daerah (PND), KPP Badan dan Orang

putuskan tetap di STAN,” kenangnya,

Tbk atau PGN. Tempatnya berada saat ini

Asing (Badora), KPP BUMN, KPP Wajib Pajak

seraya menambahkan bahwa ia masih

merupakan buah dari apa yang telah ia

Besar Tiga, hingga KPP Wajib Pajak Besar

menyimpan nomor ujian UMPTN-nya,

usahakan selama ini.

Empat.

bangga dapat diterima di ITB juga.

Tantangan hidup pria yang akrab disapa

Meski sempat kesulitan menguasai mata

Dedikasinya untuk negara pun harus terhenti pada tahun 2018, karena sang ibu

Iwan ini dimulai kala ia lulus bangku SMA

kuliah selama tiga bulan pertama, pada

dan mendaftar di dua jenis pendidikan

mengeluarkan titah yang harus ia patuhi

akhirnya Iwan yang kala SMA mengambil

tinggi, yakni di Institut Teknologi Bandung

bahwa ia harus keluar dari DJP. Bahkan,

jurusan IPA, dapat lulus dengan predikat

(ITB) jurusan Teknik Industri yang

titah itu keluar sampai dua kali.

terbaik pada tahun 1996. Iwan meyakini,

merupakan cita-citanya sejak SMA, dan

ilmu apa pun bisa dipelajari asal diiringi

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)—

dengan ketekunan dan kerja keras. Apalagi,

kini PKN STAN—sebagai tanda bakti anak

ilmu yang ia tekuni di jurusan pajak tidak

kepada orangtuanya. Bagi Iwan yang

hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri

berorangtuakan guru di Solo, Jawa Tengah,

tetapi juga bagi negara.

dapat melanjutkan pendidikan tinggi

dengan Majalah Pajak, di kantor pusat PGN, Jakarta Barat, Jumat (19/12). Doa orangtuanya manjur. Ia pun diterima di STAN. Namun, kegalauan sempat dirasakan ketika selesai menjalani Studi Perdana Memasuki Kampus (DINAMIKA) di STAN, ia baru mengetahui dari koran bahwa ia juga diterima di ITB. Melihat kegalauan yang dirasakan Iwan, Ayahandanya yang sedang menemaninya di Jakarta sempat mengajaknya ke Bandung, tempat kampus ITB berada. Namun, Iwan menolak

Ibu nanya kedua kalinya saya langsung jawab ‘Iya, sudah, Bu,’” tuturnya.

tetapi ia percaya ada rezeki lain yang sudah

rata-rata orangtuanya guru, petani, buruh,

kata Iwan mengawali perbincangan

tidak langsung iyakan, tapi pada suatu titik

menaunginya selama puluhan tahun,

“Kawan-kawan yang masuk STAN itu

sekolah enggak bayar, kan, happy banget,”

saya harus resign. Meski waktu itu saya

instansi yang menempa sekaligus

anugerah.

dua-duanya, tentu kalau anaknya bisa

kalau menyangkut permintaan Ibu. Jadi,

Iwan mengaku berat meninggalkan

tanpa harus mengeluarkan biaya adalah

atau pedagang. Jadi, orangtua saya guru

“Bagi saya, enggak ada ruang debat

MEMILIKI JARINGAN YANG LUAS ADALAH BUKAN SEBERAPA BANYAK ORANG

diatur untuknya—apalagi doa sang ibu ikut mengiringinya.

Cairkan suasana Tak lama berselang, ia mendapat panggilan kerja dari PGN sebagai division head tax—jabatan yang ia emban sampai saat ini. Perusahaan pelat merah ini

YANG KITA KENAL,

mungkin sebagai jalannya untuk bisa tetap

MELAINKAN

dari arah yang berbeda. Baru saja ia mulai

SEBERAPA BANYAK

menyadari ada nuansa kerja yang berbeda

ORANG LAIN MENGENAL KITA.

bersumbangsih kepada negara, hanya saja bekerja dan memimpin divisi pajak, ia dibandingkan saat bekerja di kantor pajak. Menurutnya, kantor barunya itu terlalu sunyi dan kaku. Tak ada perbincangan, apalagi senda gurau di antara para pekerja.

VOL XCIII | 2021

39

TAX TAX PRO PRO

POKOKNYA

adalah bukan seberapa banyak orang yang

KALAU SUDAH

seberapa banyak orang lain mengenal kita.

Semua hanya fokus dengan pekerjaannya masing-masing. “Suasananya tuh agak tegang di ruangan

URUSAN

ini. Menurut saya, ini justru membuat kita tambah stres, enggak ada bercandanya,” imbuhnya. Keadaan itu harus segera diubah,

PAJAK, ENGGAK ADA KATA

pikirnya. Ia kemudian mengusulkan kepada direksi agar diadakan rapat kerja atau kegiatan team building di luar kantor. Ditunjuk sebagai wakil koordinator acara, Iwan pun mengusulkan para peserta

LAIN, HARUS BAYAR. CUMA, KAN, TENTU

kompak memakai kostum dan menunjukkan kreativitas per divisi. “Untuk mencairkan suasana, kita harus pakai dress code, terus masing-masing divisi harus perform. Wah, itu cair banget, dan

BAYARNYA JUGA HARUS OPTIMAL.

sejak itu mungkin titik yang ternyata bisa

paling banyak waktu kita habiskan di kantor. Kalau di kantor kita stres, spaneng (tegang) jadinya,” imbuhnya. Ia mengklaim, dengan suasana kantor yang menyenangkan produktivitas justru

lebih cair, dan dengan begitu kolaborasi yang merupakan salah satu value yang diusung Pak Erick Thohir (Menteri BUMN) dari AKHLAK itu, kan, jadi lebih bagus,” yakinnya.

“Happy” melayani Tidak cukup sampai di situ, Iwan juga punya dua nilai yang ia sarikan dari AKHLAK

sama antar-rekan kerja semakin erat.

lalu diterapkan kepada timnya. Pertama

sebelah sungkan—bahkan ke teman di

40

sebelahnya juga sungkan— sekarang sudah

meningkat, karena kolaborasi atau kerja “Yang tadinya mau nanya ke divisi

VOL XCIII | 2021

direksi, seluruh pekerja, office boy sampai security. Saat ini saya di divisi pajak PGN, maka salah satu yang menjadi network saya adalah kawan-kawan di DJP, dari Pak Dirjen sampai dengan AR, saya harus bisa dikenal baik oleh mereka. Tentu, kita harus mengukur mana yang menjadi network kita. Kalau memang enggak perlu, ya, enggak apa-apa, orang enggak kenal kita,” ungkapnya. Untuk bisa membangun network yang baik, dibutuhkan karakter yang baik pula.

lain akan mudah mengenal dan mengingat

mencair dan jadi lebih menyenangkan.

kerja enggak stres. Karena dari 24 jam,

penting untuk saya bisa dikenal oleh jajaran

yang ada di diri kita masing-masing, orang

Lepas itu, suasana kantor perlahan

divisi pajak sudah ada bercandanya. Jadi,

“Kalau saya di PGN, maka network saya adalah seluruh sumber daya PGN ini. Maka

Iwan bilang, dengan karakter atau keunikan

menimbulkan rasa kekeluargaan,” ucapnya.

“Sekarang alhamdulillah, terutama di

kita kenal, melainkan justru sebaliknya:

kita. “Yang penting karakter yang baik, bukan karakter yang negatif. Dengan demikian kita mudah dikenal orang. Begitu saya baru masuk PGN berarti, kan, saya enggak dikenal sama karyawan sini, padahal mereka network saya semua, sehingga orang harus tahu saya. Alhamdulillah tahun pertama, tahun kedua semakin banyak sudah tahu siapa Iwan,” katanya. Kedua adalah serve your employees

adalah expand your professional network.

atau melayani staf Anda dengan membantu

Menurutnya, memiliki jaringan yang luas

menemukan solusi dari problem atau

TAX PRO kebutuhan pegawai. Iwan melakukannya

optimal. Makannya manajemen sangat

dengan sangat baik, karena semua staf di

mendukung. Jadi, kami cukup intens kalau

divisinya bisa nyaman dan terbuka padanya

komunikasi dengan divisi lain, terutama

untuk bercerita hal apa pun. Tak melulu soal

jika ada usulan inisiatif bisnis.”

pekerjaan; bisa terkait anak, hobi, kebutuhan rumah tangga, dan lain-lain. “Saya harus melayani staf saya dengan

Iwan paham, mengubah sistem membutuhkan proses dan waktu. Apalagi bila harus melibatkan semua lini

baik supaya mereka nyaman, dan mereka

bisnis. Begitu juga menyangkut sistem

tentu jadi happy. Jadi, saya suka nanya, ‘Apa

perpajakan internal. Dulu, semua masih

yang bisa saya bantu?’ Tidak hanya soal

dilakukan secara semimanual dan tidak

kerjaan, semuanya terserah. Kepada pekerja

terintegrasi antarsistem dan dengan

yang usianya muda atau pun tua, saya tidak

divisi lain. Keadaan itu membuat biaya

membedakan komunikasinya,” ujarnya.

kepatuhan tinggi, beban administrasi yang

Iwan beranggapan, dengan rasa

berlebihan, dan human error yang cukup

nyaman dan hati yang gembira tersebut,

sering terjadi. Namun, hal itu pelan-pelan

pegawai dapat menyelesaikan pekerjaan

ia ubah.

dengan maksimal. Iwan berharap apa yang

Setelah urusan sistem internal

dilakukannya dapat menular ke semua staf

perusahaan beres, Iwan kemudian

sehingga tercipta budaya ringan menolong.

menyambungkannya ke sistem

“Yang namanya membantu pasti akan kembali ke kita dalam bentuk apa saja. Itu teori yang saya yakini betul, karena

DJP melalui program Integrasi Data Perpajakan. Proses itu berlangsung secara bertahap

saya sudah ngalamin bolak-balik. Saya

sejak awal 2021 hingga sekarang, dan

juga meyakini kalau itu bisa menular ke

ditargetkan akan rampung pada 2023. Di

semuanya, maka enggak ada kerjaan yang

tahun depan, integrasi data itu ditargetkan

susah karena semua saling bantu.”

dilakukan pada lima sampai enam anak

Upaya kepatuhan Menyoal kepatuhan pajak PGN, Iwan juga

usaha PGN. Dengan adanya integrasi data, kepatuhan pajak perusahaan menuju ke

terbilang sangat serius mengupayakannya.

titik kesempurnaan. Parameternya simpel:

Sebagai permulaan, ia secara bertahap

apabila PGN sudah tidak lagi bayar denda.

mengusulkan perubahan struktur divisi dengan menambah pekerja. Sebelumnya, tim divisi pajak hanya terdiri dari 7 orang termasuk dirinya untuk mengurusi segala kewajiban perpajakan di perusahaan sebesar PGN. Saat ini, timnya telah menjadi 17 orang dan dibagi menjadi tiga departemen yakni tax compliance, tax advisory, dan tax controlling. “Manajemen menyadari tax compliance sesuatu yang penting, termasuk dari sisi fundamental strukturnya. Alhamdulillah, di akhir 2020 disetujui. Saat ini stafnya ada 17 orang,” ucap penyuka lagu campur sari ini. Divisi pajak juga kini kerap dilibatkan dalam semua inisiatif bisnis, untuk melakukan evaluasi, perhitungan, dan sebagai advisor. “Pokoknya kalau sudah urusan

“Undang-undang pajak menuntut kita harus sempurna, kelewat sehari aja, denda. Jadi, target kami harus mengelola ini dengan menuju kesempurnaan. Mudah-mudahan dua tahun lagi kami bisa running well agar kami bisa fokus untuk hal-hal yang lebih strategis.”

PENGUSAHA SEBENARNYA ENGGAK ADA MASALAH HARUS BAYAR PAJAK. YANG PENTING KEPASTIANNYA. SEMAKIN PASTI, RISIKONYA SEMAKIN KECIL.

Menyoroti Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), Iwan berharap agar pemerintah bisa segera mengeluarkan aturan turunan atau pelaksanaannya, agar cukup waktu baginya untuk menyosialisasikan ke seluruh lini perusahaan, vendor, dan

dikenai PPN. Iwan mengharap terbitnya

pelanggan PGN.

UU HPP ini segera diikuti dengan aturan

Ia menyebut, ada dua kebijakan dalam UU HPP yang akan berimbas kepada proses bisnis PGN, yaitu perluasan objek

pelaksanaan yang jelas dan memberikan kepastian bagi pengusaha. “Pengusaha sebenarnya enggak ada

PPN dan pengenaan pajak penghasilan

masalah harus bayar pajak. Yang penting

pajak, enggak ada kata lain, harus bayar.

atas natura (fringe benefit). Sebab, PGN

kepastiannya. Semakin pasti, risikonya

Cuma kan, tentu bayarnya juga harus

menjual gas, yang sebelumnya tidak

semakin kecil,” tutupnya.

VOL XCIII | 2021

41

TAX PRO REPORT

KPP LARGE TAX OFFICE (LTO) EMPAT

Rajut PERSAHABATAN dan KEPATUHAN ala ‘SALESMAN’ BUDI PRASETYA Kepala KPP LTO Empat

42

VOL XCIII | 2021

Penulis: Aprilia Hariani Foto: Rivan Fazry

REPORT Lewat komunikasi persuasif, KPP LTO Empat membina rasa saling percaya. Kepatuhan sukarela jadi buahnya.

S

eni berkomunikasi tampaknya

setransparan mungkin. Dari A ke Z saya

menjadi benang merah inovasi

jelaskan,” kata Budi.

Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Pria yang pernah menjadi Kepala KPP

Namun, Budi menggarisbawahi, komunikasi akan terbangun dengan baik jika pegawai pajak telah mempelajari latar

Wajib Pajak Besar atau Large

Madya Bandung 2013–2016 ini yakin, cara

belakang WP secara detail, mulai dari

Tax Office (LTO) Empat. Kesan

kerja salesmen cocok diterapkan di KPP yang

silsilah keluarga, riwayat pendidikan, hobi,

itu tumbuh sejak pertama kali Majalah

ia pimpin sejak tahun 2019 ini. Menurutnya,

komunitas, tempat tinggal, dan sebagainya.

Pajak berkomunikasi dengan para staf KPP.

KPP LTO Empat memiliki pegawai kompeten

Pengetahuan itu mungkin dianggap remeh,

Mereka responsif, akomodatif, dan solutif.

dan unggul serta karakter WP dengan

padahal itulah hal utama yang membangun

Hingga akhirnya kami berkesempatan

kepatuhan serta pengetahuan yang baik

empati, sehingga tumbuh saling rasa

berbincang secara langsung dengan

tentang perpajakan.

percaya, dan bermuara pada kepatuhan

Kepala KPP LTO Empat Budi Prasetya, di ruangannya, Jumat (26/12). Menariknya, di tengah wawancara yang

KPP LTO Empat mengadministrasikan

sukarela. Penting juga bagi pegawai pajak

WP orang pribadi dengan kekayaan

memiliki attitude yang baik dan tidak merasa

tinggi atau high wealth individual (HWI)

paling benar.

dilakukan di sisi kanan ruangan, terdapat

dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

tiga sampai lima orang berkumpul untuk

beserta anak perusahaan di sektor jasa,

misalnya golf, off-road, kuliner, saya pelajari

sarapan di sebuah meja bundar pada sisi

seperti jasa telekomunikasi, keuangan,

tentang hobi-hobi itu. Ada yang suka

kiri—sekitar satu meter dari meja kerja Budi.

transportasi, konstruksi, dan sebagainya.

makan, saya tanya ke teman-teman restoran

KPP unit vertikal Kantor Wilayah (Kanwil)

enak di mana, makanan enak apa saja.

begini. Teman-teman dari KPP LTO Empat

LTO ini memiliki misi utama, yakni

Kami mempelajari sangat detail hobi dan

atau LTO lain sarapan di sini. Ganti-gantian

memberikan layanan prima kepada WP

background Wajib Pajak kami,” kata Budi.

bawa makanan. Kita saling memperkuat

sekaligus mengembangkan kompetensi dan

komunikasi dan koordinasi, diskusi

profesionalisme pegawai.

“Bukan lagi rapat, kebiasaan kami di sini

perkembangan ekonomi, apa yang dilakukan KPP-nya. Ngobrol-ngobrol biasa,” kata Budi.

“Setelah beberapa kali pengalaman

“Contoh, hobi orang orang hebat itu apa,

Itu dilakukannya untuk menyamakan “frekuensi” agar komunikasi nyambung dan tanpa kendala dan gesekan. Selain

berinteraksi, ternyata Wajib Pajak besar

itu, menjaga persahabatan juga dilakukan

itu lebih suka bertemu langsung, ngobrol,

dengan seluruh pihak, baik asisten,

fundamental dimiliki oleh pegawai pajak,

melalui pendekatan personal, menceritakan

sekretaris, ajudan, rekan kerja antarlembaga.

terutama pegawai KPP LTO Empat adalah

hobi, bagaimana membangun bisnis dari

Ini menjadi bagian dari strategi komunikasi

kemampuan merawat persahabatan,

awal. Saya pernah ketemu konglomerat

dengan membangun yang disebut Budi

merajut komunikasi yang baik dengan

sampai lima jam, ngobrol dan ngopi bareng.

sebagai pohon koneksi. Prinsipnya, bergaul

pelbagai pihak. Budi yakin, kemampuan

Karena pengalaman mereka ibarat air

hendaknya tidak pandang bulu.

berkomunikasi merupakan pintu gerbang

kepenuhan di teko besar, harus dituang.

menuju segala kemudahan dalam bekerja.

Kalau tidak, tumpah. Saya ungkapkan rasa

WhatsApp, silahturahmi reuni. Kita bisa

Oleh sebab itu, ia lebih senang disebut

kagum saya kepada beliau karena sewaktu

ambil manfaatnya dari pertemuan-

sebagai salesman produk perpajakan.

saya masih kuliah, saya membahas tentang

pertemuan itu, kita bisa dibantu atau

Menurutnya, salesman memiliki komunikasi

perusahaannya,” ujar Budi.

membantu koneksi-koneksi, sahabat-

Menurutnya, hal utama yang paling

yang komprehensif, baik ketika berbicara maupun mendengar. “Saya selalu memosisikan diri sebagai

“Kalau mereka klik sama kita, mereka

“Jangan sepelekan perkenalan, grup

sahabat kita. Nah, untuk paham hobi mereka

menganggap kita sebagai teman, sahabat,

(Wajib Pajak), kita bisa gali dari orang-orang

bahkan penggemar, dan mereka akan

terdekatnya, kan,” kata Budi.

salesman, bukan kepala kantor. Salesman,

merasa ‘Masa di depan penggemar, saya

kan, utamanya semangat, ulet, paham

enggak patuh pajak?’ Demikian juga sama

Budi petik ketika menjabat sebagai kepala

produk. Salesman komunikasinya top,

direksi BUMN, saya perlakukan sama

kantor di pelbagai daerah, utamanya saat

menguasai target pasar. Tapi prinsip saya,

dalam berkomunikasi,” lanjut Budi. “Tapi

menjadi Kepala KPP Badan dan Orang

sebagai salesman enggak boleh bohong.

sayangnya, saya baru beberapa bulan

Asing (Badora) tahun 2016–2019. Kala itu, ia

Kalau saya nipu konsumen atau Wajib Pajak,

membina komunikasi yang efektif, tiba-tiba

harus mencari jalan agar Google Indonesia

begitu dia enggak puas akan ngomong ke

ada Covid-19 yang menghalangi untuk

bersikap kooperatif dengan Direktorat

yang lain. Makanya saya jadi salesman harus

berinteraksi secara langsung.”

Jenderal Pajak (DJP). Budi pun dibantu

Setidaknya, pengalaman itulah yang

VOL XCIII | 2021

43

TAX PRO REPORT sangat jarang dilakukan dan lebih banyak inbound transaction terutama transaksi dengan anak perusahaan. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan analisis grup yang difokuskan kepada intragrup transaction,” kata Budi.

Integrasi data Kepiawaian merawat komunikasi menjadi kunci bagi KPP LTO Empat dalam menyosialisasikan program Integrasi Data Perpajakan sebagai produk utama KPP. Terlebih program ini memberi banyak manfaat bagi WP, antara lain memudahkan WP dalam pelaporan perpajakan, membentuk basis data yang lebih valid, serta meminimalkan kesalahan dalam perhitungan pajak. Program Integrasi Data Perpajakan ini dijalankan berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-514/MK.03/2017. Tim integrasi menetapkan tiga tahapan penyatuan data. Tahap pertama, perusahaan melakukan host to host (H2H) e-faktur dan H2H e-SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai. Tahap kedua, H2H e-Bupot Unifikasi. Tahap ketiga meliputi service KSWP, e-Billing, e-Filing, GL tax mapping, compliance arrangements, dan integrasi data proforma semua jenis SPT. Sekarang, telah 16 WP yang mengikuti program ini, termasuk Pelindo, Telkom, dan Pegadaian. Tidak hanya induk, anak sahabat lamanya untuk merajut komunikasi

cuma merasa jadi kepala kantor, mungkin

dengan Google Indonesia, sehingga

saya enggak mau jalan, karena toh sudah

mispersepsi dapat diselesaikan. Kini

ada anak buah,” kata Budi.

kemitraan antara DJP dengan perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat itu

mengembangkan KKPt (kertas kerja

semakin baik, bahkan Google Indonesia

penelitian) Komprehensif untuk WP OP

berkontribusi terhadap penerimaan pajak.

HWI. KKPt Komprehensif dapat membantu

Beragam pengalaman dan ilmu itu

account representative (AR) menganalisis

ditularkan pula kepada pegawai KPP LTO

seluruh data dan potensi penghasilan

Empat secara langsung. Budi tidak ingin

yang dapat menjadi potensi pajak, baik

metode kepemimpinan yang teoritis. Ia

berupa active dan passive income sesuai

mengutip semboyan Ki Hajar Dewantara,

dengan SE-07 Tahun 2020. KPP LTO Empat

“Ing ngarsa sung tuladha,”—seorang

melakukan pengembangan Aplikasi Lolipop.

Memang, berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-514/MK.03/2017, Pegadaian dan Pelindo tidak masuk dalam BUMN yang ditunjuk untuk mengikuti program Integrasi Data Perpajakan. Namun, KPP LTO Empat dapat meyakinkan dua BUMN itu bahwa program ini akan membawa beragam manfaat bagi perusahaan. Di sisi lain, KPP mengapresiasi inisiasi dan komitmen Pegadaian dan Pelindo. Hingga saat ini KPP terus

pemimpin harus mampu memberikan suri

Aplikasi ini turut membantu AR lebih efektif

menyosialisasikan program ini kepada WP

teladan.

dalam hal pengumpulan dan pengolahan

Badan lain, khususnya kepada BUMN yang

data. KPP pun memiliki focus intragrup

memiliki volume invoice tinggi.

“Sebagai kepala kantor saya juga harus menjaga semangat teman-teman. Saya diajak mendampingi teman-teman (ke Wajib

44

Secara simultan, KPP juga

perusahaan pun ikut berpartisipasi.

transaction. “BUMN yang terdaftar di KPP LTO Empat

Pajak), saya siap. Saya menganggap saya jadi

adalah BUMN jasa. Karakteristik khusus

leader salesman-lah bagi mereka. Kalau saya

BUMN jasa adalah outbound transaction

VOL XCIII | 2021

REPORT

SAYA SELALU MEMOSISIKAN DIRI SEBAGAI SALESMAN, BUKAN KEPALA KANTOR. SALESMAN, KAN, UTAMANYA SEMANGAT, ULET, PAHAM PRODUK.

VOL XCIII | 2021

45

RECOLLECTION

CINTA PAJAK karena TERBIASA ARIFIN ROSID Kepala Seksi Dampak Kebijakan Perpajakan

46

VOL XCIII | 2021

RECOLLECTION Penulis: Aprilia Hariani Foto: Rivan Fazry

Menyusun kebijakan perpajakan ternyata mirip membuat rakitan elektronika. Keduanya perlu kejelian dan logika—hal yang disuka peneliti pajak ini sejak belia.

M

alam di tahun 1980-

Selepas SMAN 1 Maospati (1994),

saya belum ada bayangan akan belajar

an, di Desa Kinandang,

keseriusan pada bidang elektronika

akuntansi, kerja di Kementerian Keuangan,”

Magetan, Jawa Timur,

dibuktikan Ochid dengan memilih Sekolah

kenang Ochid.

masih gelap gulita. Tak

Tinggi Teknologi Telkom (STT Telkom)—

ada listrik dan aktivitas

kini Universitas Telkom Bandung. Namun,

belum bisa sepenuhnya meninggalkan

warga di malam hari. Namun, di sebuah

setelah diterima dan membayar biaya

mimpinya. Pria berkaca mata ini pun

rumah, samar cahaya bulan memantulkan

pendidikan di sana, ia juga menjajal

berusaha mengalihkan kegundahan hati

bayangan bocah yang tengah mondar-

mengikuti tes masuk Sekolah Tinggi

dengan menggambar yang merupakan

mandir sembari mendongakkan wajah ke

Akuntansi Negara (STAN)—sekarang PKN

hobi keduanya. Ochid sempat menjadi

langit. Rupanya, ia sedang mencari sumber

STAN. Tak disangka, ia diterima di Program

ilustrator atau kartunis media kampus dan

utama cahaya untuk mencari posisi terbaik

Diploma III Spesialisasi Perpajakan.

memenangkan dua lomba, yaitu juara

meletakkan sebuah alat.

Berdasarkan banyak pertimbangan,

pertama lomba karikatur dan juara kedua

akhirnya Ochid memilih STAN dan harus

lomba grafiti.

Perkenalkan, bocah yang baru duduk di bangku SMP itu bernama Ochid—panggilan

merelakan mimpinya untuk menggeluti

karib Arifin Rosid. Ia membawa instrumen

bidang elektronika.

hasil rakitannya sendiri dari transistor

“Waktu itu di Telkom bisa

Saat menjalani kuliah, Ochid ternyata

Tertarik akuntansi Bak pepatah Jawa, witing tresno jalaran

dan resistor yang dibeli di Toko Bintang

mengundurkan diri dan uang dikembalikan

soko kulino ‘cinta tumbuh karena terbiasa’,

Mas Elektronik, Madiun. Alat itu berfungsi

dengan syarat diterima di UMPTN (ujian

Ochid pun mulai jatuh hati dengan bidang

sebagai alarm pendeteksi maling. Alat itu

masuk perguruan tinggi negeri). Saat itu,

studi akuntansi. Menurutnya, akuntansi

akan menghasilkan gelombang listrik dan

saya juga diterima di Institut Teknologi

merupakan ilmu yang membutuhkan

menimbulkan bunyi bila ia menangkap

Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

kejelian dan kerangka berpikir yang logis,

bayangan seseorang. “Ngiuw, ngiuw,

Pertimbangan memilih STAN juga sangat

tidak beda jauh dengan elektronika.

ngiuw,” begitu kira-kira bunyinya.

prestisius dan orangtua merestui. Padahal,

Sembari tertawa, Ochid mengisahkan masa kecilnya itu di ruang kerjanya, Direktorat Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), kepada Majalah Pajak, Selasa (2/12). “Karena enggak ada listrik, saya awalnya membuat alat sendiri. Dulu kita punya semacam transistor dan resistor, namanya LDR (light dependent resistor). Resistor, transistor kita solder. Untuk nyolder, kita bakar pakai arang,” kenang Kepala Seksi Dampak Kebijakan Perpajakan ini.

DI ATAS 90 PERSEN PERUSAHAAN MENGATAKAN INSENTIF PAJAK BERMANFAAT DAN SANGAT BERMANFAAT UNTUK USAHANYA BERTAHAN

Di samping sudah ada petunjuk perakitan, inovasinya itu juga diilhami dari beragam sumber bacaan, antara lain koran Suara Karya dan majalah tentang elektronik milik sahabatnya. Ketertarikan Ochid pada dunia elektronika juga didukung oleh ayahnya Subandi, yang berprofesi sebagai guru.

VOL XCIII | 2021

47

RECOLLECTION TECHNO “Akuntansi butuh ketelitian yang tinggi, kalau enggak balance gimana—bagaimana jurnal penyesuaian. Apalagi kalau kita audit, harus terstruktur, kertas kerja pemeriksaan harus terogranisasi dengan baik,” kata Ochid.

Pulang ke tanah air, Ochid banyak dilibatkan sebagai tim peneliti dan pengkaji kebijakan, antara lain menulis riset berjudul “Do perceptions of corruption influence personal income

“Jadi, yang tadinya bayar (pajak), enggak bayar, yang tadinya prosesnya lama dipercepat. Tapi di luar itu juga didukung oleh kebijakan nonpajak, klaster restrukturisasi kredit, bansos, dan prakerja untuk meningkatkan konsumsi masyarakat,” tambah Anggota Tim

Ketertarikan itu membuatnya

taxpayer reporting behaviour? Evidence

memutuskan untuk menimba ilmu di

from Indonesia” yang dipresentasikan di

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga

12th International Conference on Tax

di tahun 2001. Di fase ini ia sudah

Administration, Australia (2016). Lalu,

bekerja sebagai Pemeriksa Pajak di

“Assessing the Effectiveness of Law

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama

Enforcement In Improving Tax Compliance

preserving capacity, yakni berfokus

Gresik. Di sisi lain, keputusannya kuliah

In Indonesia: An Empirical Investigation”,

membantu likuiditas, solvabilitas, dan

juga dilatarbelakangi oleh niat untuk

yang dipresentasikan di 5th Annual Tax

tingkat penghasilan WP Badan yang

mengundurkan diri dari DJP karena ingin

Administration Research Centre (TARC)

terdampak. Sebagai contoh, insentif

mencoba merintis karier di instansi lain,

Workshop, University of Exeter Business

pengurangan angsuran PPh Pasal 25

seperti Bank Indonesia (BI) dan PT Telkom

School, Inggris (2017). Ochid bahkan

diberikan sebesar 50 persen, yang

(Persero) Tbk. Kalau tidak, ia juga ingin

pernah meraih The Best PhD Student Paper

diharapkan dapat membantu arus kas

menjadi dosen. Namun, ayahnya tidak

di konferensi 28th Annual Australasian Tax

pelaku usaha sehingga aktivitas dan

merestui.

Teachers Association (ATTA) Australia.

kapasitas bisnis mereka tetap dapat terjaga.

“Enggak usah resign, tetap jadi pegawai

Di tahun 2018, ia diamanahi tugas

Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini. Kedua, cushioning impact and

Kemudian, insentif PPh Pasal 21

pajak yang baik saja,” tambah Ochid

sebagai Kepala Seksi Dampak Kebijakan

diberikan kepada karyawan dengan

menirukan perkataan ayahnya.

Umum, Direktorat PKP DJP. Setahun

penghasilan tidak lebih dari Rp 200 Juta

kemudian, menjabat Kepala Seksi Dampak

dalam setahun. Dengan tidak kena pajak,

Kebijakan Perpajakan hingga sekarang.

karyawan yang berpenghasilan Rp 4,5

Ia lantas bertekad menekuni ilmu ekonomi dengan mengambil program magister manajemen keuangan di

“Jadi, saya bertugas melihat bagaimana

juta hingga Rp 16,6 juta per bulan akan mendapat tambahan penghasilan sampai

Universitas Narotama Surabaya pada tahun

dampak kebijakan perpajakan terhadap

2006. Ilmu ini sekaligus menjadi penunjang

penerimaan, administrasi, termasuk

kariernya ketika menjabat sebagai

bagaimana kebijakan-kebijakan yang

Koordinator Pelaksana Seksi Administrasi

diambil memberikan manfaat yang

Pemeriksaan dan Penyidikan Kanwil DJP

optimal atau tidak,” kata peraih top 25 ASN

dan tim juga bertugas mengevaluasi

Jawa Timur II.

inspiratif Anugrah ASN 2021 Kementerian

dampak dari kebijakan itu berdasarkan

Pendayagunaan Aparatur Negara dan

hasil survei dan analisis. Ia mendapati

Reformasi Birokrasi ini.

bahwa yang menjadi pukulan terberat bagi

Atas saran dosen pembimbingnya di Universitas Narotama, Profesor Arsono Laksmana, Ochid terpacu untuk

“Contoh real tahun 2020, ada pandemi,

melanjutkan pendidikan S3 di dalam

DJP sebagai bagian dari Kemenkeu

negeri dengan biaya sendiri. Syukurnya, ia

langsung mengeluarkan kebijakan-

justru mendapat program beasiswa dari

kebijakan yang responsif. Maret terkena

dengan Rp 1,4 Juta per bulan. Harapannya, daya beli mereka terlindungi. Setelah insentif pajak diberikan, Ochid

lebih dari setengah responden WP Badan atau hampir 13 ribu pelaku usaha, adalah turunnya permintaan. “Berdasarkan perusahaan yang selama

Bank Dunia di University of New South

korona, April langsung terbit peraturan,

ini membayar pajak, 70 persen pelaku

Wales (UNSW) Australia. Ochid mengambil

PMK (peraturan menteri keuangan) tentang

usaha declare menurun penjualannya.

program doktor di bidang perpajakan.

insentif. Di situlah, bagian kita dari PKP

Sehingga, di atas 90 persen perusahaan

Ochid pun semakin tertarik untuk

berkoodinasi dengan BKF (Badan Kebijakan

mengatakan insentif pajak bermanfaat

mendalami ilmu ekonomi, akuntansi, dan

Fiskal), koordinasi dengan kemenko

dan sangat bermanfaat untuk usahanya

perpajakan.

mendesain kebijakan-kebijakan insentif

bertahan,” ungkap Ochid.

“Ternyata ilmu perpajakan ini banyak aspek, ekonomi, sosial, bahkan psikologi

48

Jadi peneliti dan analis

pajak,” kata Ochid. Dosen di Departemen Akuntansi FEB

Ia mengatakan, terhadap analisis proses penyusunan hingga dampak kebijakan

karena kita harus siap menghadapi

Universitas Indonesia ini menuturkan,

dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa

berbagai respons Wajib Pajak. Dinamika

Organisation for Economic Cooperation

Keuangan sebagai pertanggungjawaban

bekerja Direktorat Jenderal Pajak cukup

and Development (OECD) menawarkan

pemerintah kepada publik.

lintas dimensi, sangat menarik bagi

dua skema untuk mendesain kebijakan

saya,” kata peraih Penghargaan Pegawai

perpajakan di masa pandemi. Pertama,

Berkinerja Terbaik DJP tahun 2010 dan ASN

immediate response, yaitu kebijakan untuk

Inspiratif DJP 2021 ini.

membantu likuiditas dunia usaha.

VOL XCIII | 2021

RECOLLECTION TAX PEOPLE

TERNYATA ILMU PERPAJAKAN INI BANYAK ASPEK, EKONOMI, SOSIAL, BAHKAN PSIKOLOGI KARENA KITA HARUS SIAP MENGHADAPI BERBAGAI RESPONS WAJIB PAJAK. DINAMIKA BEKERJA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK CUKUP LINTAS DIMENSI, SANGAT MENARIK BAGI SAYA.

VOL XCIII | 2021

49

TAX TAX RESEARCH PRO

UU HPP untuk Percepatan PEMULIHAN KONOMI Penulis: Agus Windu Atmojo, Direktur Pajak SF Consulting Foto: Dok. Pribadi

Melalui UU HPP, pemerintah mengajak WP bergotong royong mempercepat pemulihan ekonomi.

M

elanjutkan gebrakan besar UU Cipta Kerja

UU Ciptaker sebenarnya mengatur

keuangan WP lainnya dalam bidang usaha yang sejenis, atau melaporkan rugi

(UU Ciptaker) tahun

penurunan tarif PPh Badan pada tahun

usaha secara tidak wajar meskipun telah

2020, pada 29 Oktober

2022 menjadi 20 persen. Namun, dengan

melakukan penjualan secara komersial

2021 Undang-Undang

berlakunya UU HPP ini penurunan tarif

selama 5 tahun, dapat diterapkan

Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU

tersebut dibatalkan dan tarif yang berlaku

pembandingan kinerja keuangan dengan

HPP) disahkan dan ditandatangani oleh

tetap 22 persen pada tahun 2022 dan

WP dalam kegiatan usaha yang sejenis

Presiden Joko Widodo (Jokowi). UU HPP

seterusnya. Tarif 22 persen ditetapkan

(benchmarking) untuk penghitungan

merupakan omnibus law yang kembali

berdasarkan riset atas rata-rata tarif pajak

pajak yang seharusnya terutang. Kebijakan

dilakukan oleh pemerintahan Jokowi yang

yang diterapkan oleh negara-negara

benchmarking ini diharapkan mendorong

mencakup Undang-Undang Ketentuan

anggota OECD, Eropa, Amerika, Inggris,

WP untuk lebih patuh terhadap peraturan

Umum dan Tata Cara Perpajakan, Undang-

negara G20, dan rata-rata negara ASEAN.

pajak Indonesia, dan bukan dimaknai

Undang PPh, Undang-Undang PPN dan

Padahal, akan lebih tepat jika pendekatan

sebagai tindakan pemerintah yang

PPnBM, Pajak Karbon, Cukai dan Program

tarif PPh Badan adalah dengan studi dari

dapat dengan mudah melakukan koreksi

Pengungkapan Sukarela (PPS).

keadaan yang sebenarnya di lapangan

terhadap WP yang telah menguji kewajaran

daripada hanya membandingkan dengan

transaksi afiliasi dalam dokumen lokal yang

kebijakan perpajakan baru dalam UU HPP.

rata-rata PPh negara-negara tersebut.

telah disediakan.

Peningkatan tarif PPh dan “benchmarking” laba usaha

diharapkan tetap memberikan optimisme

Tulisan ini akan menyoroti beberapa

Klaster PPh mulai berlaku mulai tahun pajak 2022. Untuk WP Orang Pribadi, diatur penambahan batas lapisan penghasilan kena pajak, sehingga yang dikenai tarif 5 persen adalah sampai dengan 60 juta rupiah, sebelumnya Rp 50 juta. Kemudian adanya penambahan bracket tarif untuk penghasilan kena pajak lebih dari Rp 5 miliar meningkat dari 30 persen menjadi 35 persen. Pemerintah hendak mewujudkan sistem keadilan bagi seluruh WP guna mengoptimalkan penerimaan negara melalui individu dengan penghasilan kena pajak lebih tinggi/ultra-high-net-worth individual (UHNWI). Mereka memang selayaknya

50

dikenai tarif pajak yang lebih tinggi.

VOL XCIII | 2021

Di samping itu, kebijakan tarif kepada investor asing yang akan menanamkan modalnya di Indonesia dan perlu mendapatkan perhatian khusus, mengingat beberapa tahun terakhir perusahaan-perusahaan multinasional berbondong-bondong memindahkan kegiatan produksi mereka ke negara-negara tetangga, seperti Vietnam, Kamboja, dan Thailand. Pasal 18 Ayat (3) UU HPP mengantisipasi

Kenaikan tarif PPN Pemerintah juga telah meningkatkan besaran tarif PPN sebesar 11 persen yang akan berlaku mulai 1 April 2022, dan sebesar 12 persen akan diberlakukan paling lambat pada tanggal 1 Januari 2025. Terkait besaran kenaikan tarif PPN, pemerintah seharusnya mempertimbangkan tarif PPN/ Government Sales Tax (GST)/Commercial Sales Tax (CST) negara-negara tetangga, seperti Thailand yang mengenakan tarif PPN sebesar 7 persen, Singapura

adanya upaya penghindaran pajak yang

mengenakan GST sebesar 7 persen, dan

dapat saja terjadi karena adanya hubungan

Malaysia mengenakan GST sebesar 10

istimewa. Disebutkan bahwa terhadap

persen. Di antara anggota ASEAN, hanya

WP yang melaporkan laba usaha yang

Filipina yang mengenakan tarif PPN

lebih kecil dibandingkan dengan kinerja

12 persen, sementara negara lainnya

TAX RESEARCH Tarif Pajak Penghasilan Badan di Negara ASEAN Tahun 2021 No.

Negara

Tarif (%)

patuh. Namun, tidak tertutup kemungkinan penurunan sanksi ini dapat membuat WP semakin agresif dalam tax avoidance karena nilai kerugian ekonomis dipandang

Sanksi pidana cukai Dalam UU Cukai diperkenalkan istilah ultimum remedium, di mana sanksi pidana dikenakan sebagai upaya terakhir dalam

1

Brunei

18.5%

masih dapat diterima.

2

Filipina

30.0%

3

Indonesia

22.0%

Peningkatan kepatuhan sukarela

4

Kamboja

20.0%

5

Laos

20.0%

kembali ditawarkan pemerintah, berupa

6

Malaysia

24.0%

Program Pengungkapan Sukarela (PPS)

7

Myanmar

25.0%

dengan waktu hanya enam bulan terhitung

8

Singapura

17.0%

mulai 1 Januari 2022 sampai dengan

9

Thailand

20.0%

30 Juni 2022. WP yang memanfaatkan

dipahami bahwa saat ini pemerintah

10

Vietnam

20.0%

program ini dapat membayar pajak final

berusaha mengoptimalkan penerimaan

Rata-Rata

21.7%

dari aset bersih yang diungkapkan secara

negara dalam rangka percepatan

sukarela dengan jaminan tidak dilakukan

pemulihan ekonomi nasional. Namun,

pemeriksaan pajak. Tarif pajak final yang

seiring pelaksanaan UU HPP, pemerintah

dikenakan tentunya dengan besaran

juga harus melakukan monitoring

yang lebih kecil dibandingkan jika aset

dan kajian atas implementasi UU HPP

mengenakan tarif PPN/GST/CST maksimal 10 persen. Kebijakan kenaikan tarif PPN ini akan

Program lanjutan dari tax amnesty

pelanggaran pidana di bidang cukai atas pelanggaran perizinan, pengeluaran Barang Kena Cukai, Barang Kena Cukai tidak dikemas, Barang Kena Cukai yang berasal dari tindak pidana, dan jual beli pita cukai yang mulai berlaku sejak UU HPP diundangkan. Dari pembahasan di atas, dapat

ditemukan saat pemeriksaan pajak. Apalagi,

dengan tidak mengesampingkan kondisi

lebih relevan jika turut memerhatikan tata

jika ditambah dengan sanksi-sanksi lainnya

masyarakat Indonesia yang saat ini sedang

letak geografis Indonesia. Kenaikan tarif

berdasarkan peraturan perpajakan.

berjuang untuk kembali pulih pasca

berpotensi menimbulkan inflasi yang akan harga jual barang dan jasa, sehingga

Panambahan objek pajak karbon

akhirnya akan mengurangi daya beli

Menuju Green Economy pada

berdampak langsung terhadap kenaikan

masyarakat dan dikhawatirkan menjadi

tahun 2025 sesuai dengan target

kebijakan yang kontra produktif dengan

pada perjanjian paris 2015,

tujuan UU HPP yang ingin memulihkan

pemerintah akan menerapkan

perekonomian setelah pandemi, karena

pajak karbon dioksida ekuivalen

dapat memberatkan pemenuhan

(CO2e) dengan tarif sebesar 30

kebutuhan masyarakat di saat pandemi

rupiah/Kg. Berdasarkan peta jalan

Covid-19 belum selesai.

pajak karbon, pajak dikenakan

Reformasi administrasi perpajakan UU KUP juga tidak luput dari fokus pemerintah dalam mereformasi administrasi perpajakan yang mulai berlaku sejak diundangkannya UU HPP. Atas nama kesederhanaan administrasi dan kepentingan nasional, WP OP akan menggunakan NIK untuk menggantikan NPWP, yang implementasinya memerlukan sinkronisasi antara Kementerian Keuangan dengan Kementerian Dalam Negeri. Pemerintah harus menjamin bahwa proses sinkronisasi ini dapat berjalan lancar tanpa merugikan WP. UU HPP ini juga menurunkan sanksi administrasi perpajakan baik dalam pemeriksaan maupun dalam upaya hukum perpajakan dengan harapan WP akan lebih

terhadap sektor Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara pada 1 April 2022 mendatang.

pandemi virus korona.

TAX NEWS

Saling Bantu TAGIH PAJAK Penulis: Aprilia Hariani Foto: Rivan Fazry dan Dok. KLI Kemenkeu

Telah tiga belas negara bersedia membantu Indonesia menagih pajak sekaligus menangkal penggerusan basis pemajakan.

L

aporan Wealth Report

tersebar di seluruh dunia. Sayangnya,

2021 oleh Knight Frank,

otoritas pajak biasanya tidak mampu

lembaga konsultan properti

menembus batas teritorial negara dalam

internasional, menyebut

menagih tunggakan pajak di luar negeri.

jumlah ultra high net worth

Economic Co-operation and Development

akan bertambah sekitar 67 persen hingga

(OECD) menggagas Convention on

tahun 2025. UHNWI adalah orang-orang

Mutual Administrative Assistance in

yang memiliki kekayaan lebih dari 30

Tax Matters/CMAAT (Konvensi tentang

juta dollar AS atau setara dengan Rp 420

Bantuan Administratif Bersama di Bidang

miliar. Angka pertumbuhan itu bahkan

Perpajakan) yang mencakup aktivitas

mengungguli India (63 persen), Tiongkok

bantuan penagihan pajak. Hingga saat

(45 persen), Rusia (29 persen), dan

ini, telah terdapat lebih dari 140 negara

Amerika Serikat (24 persen).

di dunia yang meratifikasi CMAAT yang

Berdasarkan laporan itu, tidak tertutup kemungkinan WP Indonesia memiliki aset

52

VOL XCIII | 2021

Namun, sejak 2011, Organisation for

individuals (UHNWI) Indonesia diproyeksi

bersifat multilateral, termasuk Indonesia.

TAX NEWS SELURUH NEGARA SEDANG BERBURU PAJAK KARENA MEREKA SEMUA

Sri Mulyani Menteri Keuangan Indonesia

Mekar Satria Utama Direktur Perpajakan Internasional

pertukaran informasi perpajakan,

Selanjutnya, unit kerja di lingkungan DJP

Indrawati mengungkapkan, dalam

bantuan penagihan pajak, dan kerja sama

dapat menyampaikan usulan permintaan

Undang-Undang Nomor 7 Tahun

perpajakan lainnya.

bantuan penagihan pajak kepada pejabat

Menteri Keuangan Sri Mulyani

2021 tentang Harmonisasi Peraturan

“Ini yang dilakukan pada level global

Perpajakan (UU HPP), terdapat kebijakan

karena semua negara sekarang sepakat

pajak internasional mengenai asistensi

bahwa kita tidak boleh saling ambil

penagihan pajak global. Pemerintah

haknya pajak negara lain,” kata Sri

optimistis, bantuan penagihan pajak

Mulyani.

terbilang efektif untuk meningkatkan penerimaan pajak. “Kita bisa minta negara lain

Teknis penagihan Kepada Majalah Pajak, Direktur

Foto: Rivan Fazry

COVID-19.

Dok. KLI Kemenkeu

KENA DAMPAK

yang berwenang kepada otoritas pajak negara/yurisdiksi mitra. Namun, usulan permintaan bantuan penagihan pajak itu harus memenuhi kriteria dan persyaratan tertentu, misalnya mencantumkan nilai utang pajak dan belum kadaluwarsa penagihan,” jelas Toto, Kamis (25/11). Saat ini Indonesia menjalin

menagihkan pajak kalau kita tahu ini

Perpajakan Internasional Mekar

Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda

adalah Wajib Pajak kita atau kita diminta

Satria Utama menjelaskan, ketentuan

(P3B) dengan tiga belas negara/yurisdiksi

oleh negara lain untuk menagihkan pajak

mengenai bantuan penagihan pajak

mitra yang mencantumkan pasal bantuan

kalau mereka ada di Indonesia. Seluruh

tercantum dalam Bab II Pasal 20 A UU

penagihan pajak. Ketiga belas negara itu

negara sedang berburu pajak karena

HPP. Menurutnya, pelaksanaan bantuan

adalah Aljazair, Amerika Serikat, Armenia,

semua negara kena Covid-19. Mereka

penagihan pajak antara DJP dengan

Belanda, Belgia, Filipina, India, Laos,

defisitnya naik tinggi sekali. Mereka

otoritas pajak negara atau yurisdiksi

Mesir, Suriname, Yordania, Venezuela, dan

harus menyehatkan APBN-nya juga. Jadi,

mitra dilakukan sesuai pembahasan

Vietnam.

banyak negara sekarang bekerja sama

dan kesepakatan bersama, berdasarkan

untuk kita bersama-sama menghilangkan

perjanjian internasional secara resiprokal.

tax evasion atau tax avoidance,” kata Sri

Pria yang akrab disapa Toto ini

“Untuk ke depannya, Indonesia akan berkomitmen memperluas jaringan kerja sama bantuan penagihan pajak dengan

Mulyani dalam Kick Off Sosialisasi UU HPP

mengatakan, saat ini prosedur teknis

negara/yurisdiksi mitra melalui perjanjian

di Bali, yang disiarkan langsung secara

pelaksanaan bantuan penagihan pajak

multilateral, yaitu konvensi tentang

virtual, pada (19/11).

sedang dalam proses penyusunan dengan

bantuan administratif bersama di bidang

melibatkan berbagai pihak terkait, baik

perpajakan,” kata Toto.

Melalui UU HPP, pemerintah berwenang melakukan konsensus

internal maupun eksternal Kementerian

pemajakan global untuk melaksanakan

Keuangan.

perjanjian dan/atau kesepakatan di bidang

“Dalam pelaksanaannya, dirjen pajak

Pelaksanaan bantuan penagihan pajak ini berbeda dengan skema AEoI (Automatic Exchange of Information).

perpajakan dengan pemerintah negara

rencananya dapat mendelegasikan

AEoI adalah pertukaran informasi

mitra atau yurisdiksi mitra secara bilateral

wewenangnya kepada pejabat yang

secara otomatis, periodik, dan

maupun multilateral. Dunia kompak

berwenang (misalnya, direktur perpajakan

berkesinambungan, sedangkan bantuan

menangkal aksi penghindaran pajak

internasional) untuk melakukan

penagihan pajak ini dilakukan berdasarkan

berganda dan pencegahan pengelakan

permintaan maupun pemberian bantuan

pembahasan dan kesepakatan bersama

pajak, pencegahan penggerusan

penagihan pajak kepada otoritas pajak

untuk setiap kasus perpajakan (case by

basis pemajakan dan pergeseran laba,

negara/yurisdiksi mitra secara resiprokal.

case).

VOL XCIII | 2021

53

TAX NEWS

Amankan PENERIMAAN Pengawasan DIOPTIMALKAN Penulis: Heru Yulianto Foto: Rivan Fazry

Untuk memaksimalkan penerimaan pajak 2021, DJP menggandeng DJA, DJBC, DJPK dan pemda untuk melakukan pengawasan.

D

irektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) DJP Neilmaldrin Noor mengungkapkan, komponen penerimaan yang bersumber dari pajak hingga akhir September 2021 telah mencapai Rp 850,06 triliun atau 69,13 persen

terhadap target APBN 2021. Sesuai APBN 2021, DJP mendapatkan tanggung jawab untuk mengumpulkan penerimaan pajak senilai Rp 1.229,58 triliun, atau tumbuh 14,69 persen dari realisasi penerimaan pajak tahun lalu yang senilai Rp 1.072,11 triliun. “Realisasi penerimaan pajak tersebut tumbuh sebesar 13,25 persen year-on-year (yoy),” ungkapnya kepada Majalah Pajak melalui jawaban tertulis, pada Jumat (26/11).

54

VOL XCIII | 2021

TAX NEWS Menurutnya, PPh, PPN/PPnBM menjadi sumber utama penerimaan pajak, dengan

sebagai sarana pengawasan ekonomi digital.

kontribusi berturut-turut sebesar 56,24

“Regulasi tersebut juga merupakan

persen dan 40,99 persen terhadap total

upaya penggalian potensi perpajakan atas

penerimaan pajak hingga akhir September

transaksi ekonomi digital yang mungkin

2021.

terjadi. Ekonomi digital diharapkan dapat

Penerimaan PPh yang bersumber dari PPh Nonmigas didukung terutama oleh subkomponen penerimaan dari PPh Pasal 25/29 Badan, PPh 21, dan PPh Final. Berdasarkan pertumbuhannya, hingga akhir

memperluas basis penggalian potensi pajak untuk penerimaan negara,” ujar Neil.

Pengawasan Neil mengatakan, sampai akhir trimester

September 2021 komponen PPh Nonmigas

III penerimaan pajak menunjukkan tren

tumbuh 6,08 persen (yoy).

positif dan DJP terus berusaha secara

“Seluruh subkomponen utama penerimaan PPh Nonmigas yang terdiri dari PPh pasal 25/29 Badan, Pasal 21, dan PPh

maksimal untuk mencapai pertumbuhan penerimaan tahun 2021. “Paling tidak pada angka 15 persen

Final menunjukkan kinerja yang positif. PPh

sampai dengan bulan Oktober kemarin, dan

Pasal 25/29 Badan tumbuh seiring dengan

tentu saja geliat pemulihan ekonomi yang

meningkatnya kinerja beberapa sektor

terus membaik akan memberi berpengaruh

usaha, serta berakhirnya pemberian insentif

yang positif bagi penerimaan pajak,”

pajak dalam rangka PEN pada mayoritas

imbuhnya.

sektor,” tambahnya. Sementara itu, kinerja komponen

Oleh karena itu, dalam dua bulan terakhir ini, DJP akan tetap memaksimalkan

penerimaan pajak yang bersumber dari

penerimaan negara di masa pandemi ini,

penerimaan PPN/PPnBM juga terus

salah satunya dengan memberikan insentif

melanjutkan tren pertumbuhan yang

yang diikuti dengan pengawasan.

positif. Secara nominal, realisasi PPN/

“Dengan adanya insentif ini diharapkan

PPnBM terutama berasal dari penerimaan

pertumbuhan ekonomi akan membaik dan

PPN Dalam Negeri (PPN DN) dan PPN

geliat perekonomian nasional akan pulih.

Impor. Secara kumulatif, penerimaan PPN/

DJP juga tetap melakukan pengawasan

PPnBM turun cukup signifikan 20,01 persen

agar penerimaan negara dapat tercapai.

(yoy), dengan pertumbuhan subkomponen

Selain itu DJP juga menerbitkan UU HPP

PPN DN dan Impor berturut-turut sebesar

berdasar asas keadilan dan gotong royong

13,87 persen (yoy) dan 29,47 persen (yoy).

bagi masyarakat,” katanya.

Sedangkan kinerja penerimaan pajak dari

Neilmaldrin menyatakan pemerintah

komponen PPnBM hingga akhir September

akan semaksimal mungkin mencapai

2021 masih mengalami kontraksi, kecuali

target penerimaan dengan memanfaatkan

subkomponen PPnBM Impor yang

program prioritas penerimaan tahun 2021.

melanjutkan kinerja positif.

Program ini meliputi pengawasan kepada

“Penerimaan PPN DN dan Impor,

WP OP High Wealth Individual dan WP Grup,

serta PPnBM Impor yang tumbuh positif

pengawasan berbasis sektoral, pengawasan

mengindikasikan bahwa konsumsi

atas transaksi Perdagangan Melalui Sistem

masyarakat dan produksi domestik

Elektronik (PMSE), dan pengawasan

relatif stabil sejalan dengan momentum

transaksi afiliasi yang terindikasi adanya

pemulihan perekonomian yang terus

transfer pricing.

dijaga,” ujarnya. Disinggung soal peranan sektor digital

Selain itu, untuk mengoptimalkan program pengawasan ini, DJP

terhadap penerimaan, ia menjelaskan

menggandeng Direktorat Jenderal

bahwa di tengah pandemi ini, sektor digital

Anggaran, Direktorat Jenderal Bea dan

terus meningkat dan memberi pengaruh

Cukai, Direktorat Jenderal Perimbangan

positif terhadap penerimaan negara. Maka,

Keuangan, serta pemerintah daerah.

Neilmaldrin Noor Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) DJP

PENERIMAAN PPN DALAM NEGERI, PPN IMPOR, DAN PPNBM IMPOR YANG TUMBUH POSITIF MENGINDIKASIKAN STABILNYA KONSUMSI DAN PRODUKSI MASYARAKAT SEJALAN DENGAN MOMENTUM PEMULIHAN PEREKONOMIAN YANG TERUS DIJAGA.

DJP pun menggunakan regulasi terkait

VOL XCIII | 2021

55

TAX IT

KOLABORASI Beri Solusi “WIN-WIN” Penulis: Novita Hifni Foto: Istimewa

Bersama pihak ketiga, DJP melakukan transformasi digital untuk memberikan kemudahan dan efisiensi, sekaligus meningkatkan kepatuhan.

56

VOL XCIII LXXXIV | 2021 | 2021

Implementasi transformasi digital

pada 2020. WP yang menggunakan e-SPT

di sektor perpajakan merupakan salah

selama periode 2016–2019 juga meningkat

satu upaya dan menjadi fokus kebijakan

60,81 persen.

pemerintah dalam meningkatkan

Ia menjelaskan, saat ini pemerintah

kepatuhan di masyarakat. Staf Ahli Menteri

fokus pada upaya perubahan sistem

Keuangan Bidang Pengawasan Pajak

perpajakan Indonesia secara menyeluruh,

Nufransa Wirasakti mengungkapkan,

baik dari administrasi, regulasi, peningkatan

transformasi digital membuat rasio

basis perpajakan, maupun penggunaan

kepatuhan dalam pelaporan SPT meningkat

teknologi informasi.

dari tahun ke tahun. Rasio kepatuhan pajak dari yang sebelumnya di tahun 2016 sebesar 60,82 persen menjadi 77,06 persen

“Kami sudah menerapkan pelaporan pajak dalam format elektronik, seperti e-registration, e-filling, dan e-SPT bagi

TAX IT individu ataupun badan usaha. Upaya

time, sehingga dapat dilakukan proses

ini telah berdampak signifikan untuk

penghitungan di desk office DJP. Dengan

lepas dari upaya DJP dalam memberikan

mengurangi cost of compliance, proses

demikian, DJP juga dapat melakukannya

edukasi dalam menyebarluaskan informasi

hitung-bayar-lapor menjadi lebih jelas

secara cepat dan tidak lagi secara manual,”

kemudahan pelaporan pajak secara digital

dan transparan, akurasi pelaporan, dan

imbuhnya.

kepada seluruh Wajib Pajak dan peran serta

meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak,”

“Meningkatnya tax compliance tentu tak

Dengan terciptanya efisiensi dari segi

pihak ketiga dalam membangun kolaborasi

kata Nufransa dalam webinar tentang

waktu, biaya, dan sumber daya manusia

transformasi digital di bidang perpajakan

melalui kegiatan administrasi yang

beberapa waktu lalu.

dilakukan secara digital, jelasnya, DJP dapat

dari sekitar 45 juta WP di Indonesia aktif

Menurutnya, ada dua wujud kepatuhan

dengan DJP,” ungkapnya. Ia menggambarkan, jika seperlima

merealokasi pegawainya untuk kegiatan

melakukan transaksi per hari, maka ada

pajak yakni kepatuhan pajak secara formal

lain seperti bidang pengawasan dan

miliaran data yang dikelola DJP. Data yang

dan material. Kepatuhan pajak secara

penegakan hukum.

tidak terstruktur itu sebelumnya tidak dapat

formal adalah dari WP itu sendiri ketika menyampaikan kewajiban perpajakannya seperti penyampaian SPT Tahunan, SPT Masa dan pelaporan. Sedangkan kepatuhan

dioptimalkan dalam mendukung proses

Kolaborasi dengan pihak ketiga

bisnis. Kini, dengan dukungan teknologi informasi, data dapat diolah secara

Nufransa mengatakan, DJP berupaya

terstruktur, dan menjadi basis data yang

material adalah yang menyangkut

meningkatkan pelayanan elektronik atau

sangat dibutuhkan dalam pengambilan

kebenaran isi laporan yang diberikan,

digitalisasi perpajakan melalui kolaborasi

keputusan.

seperti kebenaran isi SPT, penghitungan

dengan pihak ketiga untuk memberikan

pajak dan penghitungan omzet.

kemudahan proses dan akses informasi

Penghitungan dan akurasi data akan sangat sulit disampaikan dan diuji secara manual.Untuk itu, perlu data elektronik dan digital agar lebih mudah bagi WP dalam menghitung kewajiban perpajakannya maupun bagi DJP dalam melakukan

Nufransa meyakini, upaya DJP dalam mewujudkan data driven organization dapat

bagi WP. Kolaborasi ini memperbanyak saluran komunikasi yang dapat digunakan WP dalam menyampaikan kewajiban mereka, bukan hanya lewat situs pajak.go.id tetapi juga lewat jasa aplikasi penyampaian laporan perpajakan.

berlaku pada seluruh unit kerja di Kemenkeu. Dengan demikian, pengelolaan kebijakan fiskal dapat dilakukan secara komprehensif dengan basis dukungan data yang kuat.

pemeriksaan kebenaran data pelaporan. “Ketika WP menyampaikan kewajibannya dengan penghitungan pajak secara digital dan on-line, terjadi efisiensi waktu, biaya, dan prosesnya lebih mudah karena bisa dilakukan dari rumah, kantor, atau dari mana saja dan kapan saja, sehingga menjadi win-win solution bagi WP dan DJP,” paparnya. Dalam meningkatkan tax compliance melalui digitalisasi pajak, DJP telah menerapkan berbagai bentuk penyampaian kewajiban perpajakan dengan format elektronik atau digital, mulai dari pendaftaran WP secara e-registration sehingga memudahkan WP untuk melakukan pendaftaran secara daring melalui situs www.pajak.go.id. Begitu juga dengan penyampaian SPT Tahunan yang bisa dilakukan secara daring melalui e-filling setahun sekali

DENGAN TERCIPTANYA EFISIENSI WAKTU, BIAYA, DAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI ADMINISTRASI SECARA DIGITAL, DJP DAPAT MEREALOKASI PEGAWAINYA UNTUK KEGIATAN LAIN SEPERTI PENGAWASAN DAN PENEGAKAN HUKUM.

maupun juga bagi perusahaan yang dapat menyampaikan e-filling untuk e-SPT Masa. “Data yang kami peroleh juga dapat diterima secara digital dan real

VOL XCIII | 2021

57

FEATURE FEATURE

SOLUSI bagi PROBLEM Klasik CSR Kita Program CSR belum optimal karena terhalang paradigma yang salah kaprah. CSR semestinya memberdayakan. Penulis: Waluyo Hanjarwadi Foto: Rivan Fazry

58

VOL XCIII | 2021

D

FEATURE FEATURE ahlan Iskan duduk di

ini memang harus ada harapan karena

deretan kursi paling

tanpa harapan sudah bukan hidup lagi

depan. Menteri BUMN

namanya. Mereka memberi harapan, dari

itu tampak khidmat

anak jalanan tiba-tiba ke Brasil, ikut piala

menyimak penuturan

dunia,” kata Dahlah Iskan memuji upaya

Mahir Bayasut yang sedang diwawancara

Mahir dan kawan-kawannya. Dahlan Iskan

Andy F Noya dalam program acara reality

saat itu adalah salah satu orang yang turut

show yang ia bawakan. Kala itu April 2014,

membantu proses seleksi itu.

dua bulan menjelang perhelatan akbar

Mahir juga ikut mengurus administrasi

Piala Dunia FIFA di Rio De Janeiro, Brasil.

keberangkatan anak-anak itu, di antaranya

Mahir bersama beberapa rekannya tengah

mencarikan akta kelahiran bagi anak-anak

menceritakan perihal perjuangannya

jalanan asal Surabaya yang sejak lahir

hendak mengantar anak-anak jalanan

tak memiliki akta. Saat itu ia meminta

Indonesia menjadi bagian dari Piala Dunia

tolong Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

itu melalui ajang Street Child World Cup

yang kini menjabat Menteri Sosial RI.

(SCWC).

Dari Jakarta, ada Gubernur DKI Jakarta

Seperti namanya, Street Child World

yang saat itu masih dijabat oleh Joko

Cup merupakan ajang Piala Dunia bagi

Widodo. Ada pula Ridwan Kamil yang saat

anak-anak jalanan dari seluruh dunia.

itu masih menjadi Wali Kota Bandung.

Tahun itu adalah kali pertama Indonesia

Mereka bergotong royong mencari cara

ikut berpartisipasi. Mahir, adalah salah

agar anak-anak kurang beruntung itu bisa

sosok yang menginisiasi agar anak-anak

menunjukkan kemampuannya di pentas

jalanan di Indonesia ikut dalam ajang

dunia.

bergengsi itu. Ia dan rekan-rekannya

yang dilewati, baik dari sisi administrasi

emas anak-anak kurang beruntung itu

dan pendanaan, Mahir dan tim berhasil

yang selama ini tertutup oleh cerita

memberangkatkan dua tim, terdiri dari

kelam kehidupan mereka di sudut-sudut

putra dan putri ke Brasil. Mengusung

perkotaan. Pengamen, penjaja koran,

bendera Garuda Baru yang dibentuk oleh

pedagang asongan, atau pun gelandangan

tiga konsorsium lembaga sosial, yakni

yang tinggal di jalanan diseleksi. Program

Yayasan Transmuda Energi Nusantara

itu untuk mereka yang masih berusia 12

(TEN), Kampus Diakoneia Modern (KDM)

hingga 16 tahun.

dan Yayasan Sahabat Anak (YSA), anakanak yang sebelumnya tak pernah

menyeleksi anak-anak jalanan dari tujuh

bermimpi bisa ke luar negeri itu sampai

kota di Indonesia, yakni Jabodetabek,

juga ke Brasil, bahkan salah satu pemainnya

Bandung, Medan, Yogyakarta, Surabaya,

bisa meraih prestasi sebagai top scorer.

Palembang, Makassar. Mahir yakin, di

Ajang itu hingga kini terus berlanjut,

tengah segala keterbatasan yang mereka

setiap empat tahun sekali, “garuda” muda

alami, anak-anak itu memiliki potensi

dari lorong-lorong jalanan perkotaan di

yang jika diasah, kelak akan mengubah

Indonesia selalu diikutkan dalam ajang

kehidupan mereka.

internasional itu. Mereka diajak melihat

Dari penjaringan itu, hingga tahap

luasnya dunia luar dan betapa harapan

akhir, Mahir mampu mengumpulkan 20

adalah milik siapa saja yang sungguh-

orang yang siap diberangkatkan ke Brasil.

sungguh mengejarnya. Anak-anak jalanan

Sebelum berangkat, mereka mendapatkan

alumni Street Child World Cup itu rata-rata

pelatihan kedisiplinan di Mabes TNI

pulang dengan pribadi yang baru, mimpi-

Angkatan Udara, dan pelatihan sepak bola

mimpi baru. Ada yang bisa melanjutkan

dari tim pelatih profesional.

sekolah hingga kuliah, ada yang bekerja di

“Ini ide yang brilian. Saya kagum

Ketua Umum Forum CSR Indonesia

Singkat kisah, dengan segala dinamika

berusaha keras mengumpulkan talenta

Saat itu Mahir dan timnya mampu

Mahir Bayasut

DENGAN KOLABORASI, GAGASAN DAN BASIS DATA YANG KUAT, PELAKSANAAN CSR AKAN MENJADI OPTIMAL DAN TEPAT SASARAN.

tempat yang lebih baik. Bagi Mahir, konsep

dengan anak-anak muda ini, punya pikiran

membantu adalah memberi peluang,

untuk memberikan hub yang sebesar-

bukan uang. Semboyan itu hingga kini ia

besarnya (untuk anak-anak jalanan). Hidup

jadikan pegangan.

VOL XCIII | 2021

59

FEATURE

BILA ADA PERUSAHAAN KESULITAN MEMBUAT PROGRAM YANG TEPAT SASARAN, KAMI AKAN BANTU MEMBERIKAN DATA YANG DIBUTUHKAN OLEH PEMANGKU KEPENTINGAN UNTUK MEMBUAT PROGRAM YANG INOVATIF KHUSUSNYA TERKAIT SOSIAL DAN LINGKUNGAN.

Pengabdian sosial Sejak masih kuliah S1, Mahir memang aktif berkecimpung di dunia pemberdayaan sosial. Ketika kebanyakan anak-anak seusianya sibuk membangun strategi

lainnya. Forum itu berdiri dan ditetapkan

Tahun lalu, ia baru saja menyelesaikan

oleh Menteri Sosial Republik Indonesia

pendidikan Profesi Insinyur pada

pada 12 Juli 2012 lalu.

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Hingga saat ini, di tengah kesibukannya

“Hub” data dan ide

mencapai mimpi mereka sendiri, Mahir

sebagai pengusaha, Mahir Bayasut tetap

sudah akrab dengan anak-anak jalanan ibu

melanjutkan kegiatannya melakukan

ingin Forum CSR Indonesia bisa menjadi

kota. Di antara kesibukan kuliahnya Teknik

pemberdayaan sosial. Ia merasa kegiatan

wadah yang menyajikan data dan ide untuk

Lingkungan Universitas Trisakti, Jakarta

di bidang sosial yang ia lakukan adalah

mengatasi masalah klasik pelaksanaan

ia menyempatkan diri mengajar baca

panggilan hati yang harus ia lakukan.

CSR di Indonesia. Untuk itu, membangun

tulis anak-anak kurang beruntung itu. Ia

“Mungkin ini panggilan dari Allah. Saya

Di bawah kepemimpinannya, Mahir

kolaborasi dengan berbagai pihak untuk

ingin setidaknya anak-anak jalanan yang

berpikir, barangkali jalan rezeki saya dari

mengoptimalkan dampak program CSR

kebanyakan putus sekolah itu setidaknya

berkah dan doa-doa anak-anak itu. Apalagi,

menjadi keharusan.

tetap bisa mendapatkan pendidikan

dulu saya mendapatkan kesempatan untuk

akademik, meski nonformal.

belajar di luar negeri dengan beasiswa.

wadah solusi, data dan ide. Apabila

Jadi, ini saatnya mengganti apa yang dulu

ada perusahaan yang kesulitan dalam

sempat berhenti karena ia mendapatkan

diberikan Allah kepada saya,” kata Mahir

membuat program yang tepat sasaran,

kesempatan beasiswa dan harus

kepada Majalah Pajak, Rabu (24/11).

kami akan bantu memberikan data yang

Tahun 2007 kegiatan sosial di tanah air

menempuh pendidikan Teknik Lingkungan

Bulan November lalu pria kelahiran

“ Forum CSR Indonesia harus menjadi

dibutuhkan oleh pemangku kepentingan

di Saxion University Belanda. Namun,

Surabaya 14 November 1985 ini juga

untuk membuat program yang inovatif

di Negeri Bunga Tulip itu pun ia aktif

terpilih sebagai Ketua Umum Forum CSR

khususnya terkait kewirausahaan, sosial

berorganisasi dan sempat menjabat ketua

Indonesia yang dulu dikenal sebagai Forum

dan lingkungan,” kata Mahir.

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI).

CSR Kesejahteraan Sosial.

Pulang ke tanah air, ia kembali

60

Management pada universitas yang sama.

Forum CSR adalah Amanah Undang-

Menurut Mahir, dengan kolaborasi, gagasan dan basis data yang kuat,

mendapat beasiswa dan melanjutkan

Undang dan wadah berhimpunnya

pelaksanaan CSR akan menjadi optimal dan

pendidikan S2 jurusan Corporate Social

kalangan dunia usaha yang memiliki

tepat sasaran. Apalagi, menurutnya, masih

Responsibility (CSR) Universitas Trisakti, dan

kepedulian dan komitmen kuat dalam

banyak pihak yang salah kaprah memaknai

di umur 34 tahun ia telah menyelesaikan

penyelenggaraan program dan kegiatan

CSR.

pendidikan doktoral bidang Strategic

CSR di bidang kesejahteraan sosial dan

VOL XCIII | 2021

FEATURE

BERI PELUANG, BUKAN UANG. CSR JANGAN DIARTIKAN CUMA SOAL RUPIAH.

“Ada yang bilang, CSR itu Cuma Soal

Permen ESDM mengenai PPM, dan POJK

Indonesia fokus kepada satu topik besar,

Rupiah. Ada lagi yang bilang Cuma Sosial

51 mengenai keuangan berkelanjutan.

yakni bagaimana membawa Indonesia

Ranahnya. Jadi, yang diurusin sosial melulu.

Jadi, perusahaan BUMN, swasta, keuangan,

menjadi negara maju.

Ada juga yang menyebut CSR itu Candu,

emiten dan non-LJK mau enggak mau

Sandera, Racun. Candu, bagi masyarakat

sekarang mempraktikkan CSR sesuai

menyampaikan bahwa, jika Indonesia

karena terbiasa ‘disuapi’. Sandera, bagi

panduan karena tuntutan regulasi dan

ingin menjadi negara maju, setidaknya ada

perusahaan karena terbiasa memberi

tuntutan global,” jelas Mahir.

14 persen dari total penduduk Indonesia

sehingga tersandera—mau enggak

Menurut Mahir, selama ini pelaksanaan

Presiden Joko Widodo pernah

yang menjalani profesi sebagai wirausaha.

mau harus ngasih terus, dan racun bagi

CSR di Indonesia belum optimal karena

Sementara di Indonesia, tahun lalu, jumlah

keduanya—pemberi dan penerima,” tutur

kebanyakan diberikan sekadar sebagai

entrepreneur baru 3,1 persen.

Mahir.

program bantuan, tanpa memikirkan jalan

Mahir menjelaskan, menurut panduan

Kini Mahir tengah terlibat dengan

keluar agar penerimanya mampu mandiri.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

ISO 26000 tanggung jawab sosial ini adalah

Misal, perusahaan memberikan CSR

dan Riset Teknologi (Kemendikbudristek)

tanggung jawab organisasi atas dampak.

berupa mesin jahit bagi masyarakat, tapi

membuat platform Kedaireka. Program ini

organisasi ini dikategorikan menjadi dua,

setelah itu mereka ditinggalkan begitu saja

dibuat untuk memudahkan sinergi antara

yaitu organisasi profit dan nonprofit.

tanpa pendampingan dan tidak disiapkan

perguruan tinggi dan industri agar hasil

Salah satu contoh organisasi profit adalah

exit program-nya sehingga mereka bisa

riset yang dilakukan akademisi dapat secara

perusahaan dan nonprofit adalah yayasan.

mandiri dan berkesinambungan. Padahal,

optimal dimanfaatkan oleh industri atau

Apabila perusahaan memahami manfaat

alangkah lebih tepat jika pemberi CSR juga

masyarakat.

tanggung jawab sosial secara ekonomi,

membantu mereka mencarikan pasarnya

sosial dan lingkungan.

dan menjual produknya sehingga terjadi

“Memang di Indonesia masih perlu

kesinambungan dampak (sustainability

adanya dorongan regulasi lainnya misalnya

impact)—bukan kesinambungan program

Permen BUMN No. 5 tahun 2021 mengenai

untuk orang yang sama.

TJSL, Permen LHK 01 mengenai proper,

Selain itu, Mahir berharap pemerintah pusat maupun daerah memberi apresiasi dan dukungan yang lebih optimal kepada perusahaan pelaku CSR.

Ke depan Mahir juga ingin Forum CSR

VOL XCIII | 2021

61

BUSINESS

Menjaring GURIHNYA Potensi PERIKANAN Penulis: Novita Hifni Foto: Rivan Fazry dan Istimewa

Dengan pemberdayaan nelayan yang tepat sasaran dan dukungan transformasi digital, sektor perikanan dapat menjadi potensi sumber penerimaan pajak yang menjanjikan.

62

VOL XCIII | 2021

O

rganisasi Dunia Bidang

“Indonesia tidak punya teknologinya

Pembangunan (United

sehingga kekayaan laut malah dicuri

Nations Development

orang luar. Dengan digitalisasi, semua bisa

Programme/UNDP)

kita tracking. Jika seluruh wilayah sudah

memperkirakan potensi

digitalisasi, transaksi di sektor perikanan

kekayaan laut Indonesia sebesar 2,5 triliun

Indonesia diperkirakan mencapai Rp 32

dollar AS per tahun. Namun hingga saat

triliun sehari,” ungkap CEO FishOn Fajar

ini Indonesia baru memanfaatkan sekitar 7

Widisasono kepada Majalah Pajak di Kantor

persen akibat keterbatasan teknologi dan

Pusat FishOn, Bamuda Office Building,

tantangan lain. Besarnya potensi dengan

Ancol, Jakarta Utara, Rabu (17 /11).

segala tantangannya ini mendorong

Setelah membantu pemberdayaan

berdirinya FishOn di tahun 2019.

komunitas nelayan di Pelabuhan Ratu,

Perusahaan rintisan aplikasi ini berlaku

Sukabumi pada awal kehadirannya, tahun

sebagai agregator berbagai pihak dalam

ini FishOn melebarkan bisnisnya di wilayah

ekosistem perikanan melalui penerapan

perairan Maumere, Nusa Tenggara Timur.

teknologi digital.

Dari 5.000 nelayan yang ada di Maumere,

BUSINESS sebanyak 500 nelayan sudah diberdayakan

Uang dalam bentuk simpanan di

melalui aplikasi FishOn secara menyeluruh

rekening ini hanya bisa dibelanjakan untuk

dari proses awal kegiatan menangkap ikan,

kebutuhan melaut seperti membeli bahan

menghubungkan dengan pembeli, transaksi

bakar untuk kapal, es untuk pendingin

lelang, pengolahan ikan di pabrik, hingga

ikan, maupun kopi. FishOn menunjuk toko

pengiriman hasil laut kepada pembeli.

untuk melayani kebutuhan nelayan melalui

Potensi penerimaan

pemberdayaan koperasi yang berkolaborasi

Menurut Fajar, perikanan merupakan sektor yang sangat menarik dan tidak akan habis sehingga dapat menjadi sumber penerimaan yang potensial bagi negara. Ia menjelaskan, 500 nelayan yang diberdayakan di Maumere tersebut kini sudah mampu berpenghasilan bersih Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per bulan—jauh melampaui UMR di NTT yang hanya Rp 2 juta. “Dengan aplikasi FishOn, ketika berlangsung transaksi dengan pembeli dari dalam dan luar negeri, kami langsung potong untuk cicilan kredit KUR dan retribusi daerah. Nah, harusnya ada sekian persen yang untuk bayar pajak UMKM

dengan program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di daerah pesisir. “Kalau ada 100 nelayan yang kami berikan bantuan Rp 5 juta sebagai modal awal, artinya ada Rp 500 juta yang akan dibelanjakan di toko-toko nelayan. Ini menarik karena bagi koperasi dan Bumdes, nelayan menjadi captive market yang pasti,” paparnya. Para pembeli hasil laut tangkapan nelayan berasal dari dalam dan luar negeri seperti Jepang dan Malaysia. Untuk membeli ikan, transaksi dilakukan langsung melalui lelang. Hasil lelang langsung ditransfer ke rekening nelayan. “Semua transaksi secara langsung dan

nelayan. Menarik sekali ketika kita bisa

cashless, tidak ada lagi uang tunai. Pembeli

mendorong nelayan agar bayar pajak,”

dari Jepang bisa transaksi melalui BNI

jelasnya.

Cabang Jepang. Jadi kalau dulu orang

Ia mengungkapkan, saat ini di Indonesia terdapat sekitar 6 juta nelayan. Di Maumere, nelayan bisa menangkap ikan tuna seberat 80 kilogram sebanyak 1 hingga 2 ekor sehari, dengan harga per kilogram Rp

membayangkan digitalisasi nelayan atau cashless society nelayan itu suatu hal yang tidak mungkin, sekarang kami bisa mewujudkannya,” kata Fajar. FishOn menyediakan fitur untuk

30 ribu. Artinya, dari dua ekor tuna saja,

membantu nelayan melaut dengan

nelayan dapat mengantongi Rp 5 juta

bantuan satelit yang dapat mendeteksi

sehari. Kalau para nelayan ini dipajaki,

lokasi keberadaan ikan. Dukungan teknologi

imbuhnya, maka perikanan tentu akan

satelit ini diperoleh melalui kolaborasi

menjadi sektor potensial bagi penerimaan

dengan PT Telkom (Persero) Tbk sejak

negara.

awal melakukan riset perikanan di tahun

Pihaknya menempuh langkah awal mendigitalisasi nelayan dengan memberikan pendanaan melalui saldo rekening dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI sebesar Rp 5 juta sampai Rp 7 juta yang otomatis diterima nelayan ketika bergabung dengan aplikasi FishOn. FishOn menjalin kontrak eksklusif dengan BNI untuk pengadaan KUR bagi nelayan. BNI harus memberikan persetujuan pinjaman KUR kepada nelayan yang diajukan oleh FishOn. Kolaborasi ini menjadi terobosan yang efektif karena selama ini nelayan tidak memiliki akses modal ke perbankan dan pihak bank tidak percaya dengan

2014 bersama para ahli perikanan dari

Fajar Widisasono CEO FishOn

DI SEKTOR PERIKANAN, MARKET ITU UNLIMITED. PUNYA IKAN BERAPA SAJA PASTI DISERAP PASAR.

Institut Pertanian Bogor. Di tahun 2021 ini FishOn telah mengembangkan pola factory sharing melalui FishOn Cloud Factory. Fajar menguraikan, pihaknya menyediakan pabrik pengolahan ikan untuk memenuhi

untung. Menariknya di sektor perikanan,

permintaan pembeli seperti ikan yang

market itu unlimited. Punya ikan berapa

sudah dipotong dalam bentuk sashimi

saja pasti diserap pasar. Saat ini sudah ada

atau sushi untuk ekspor ke Jepang. Saat

beberapa potential buyer dari Jepang dan

ini terdapat 60 orang yang mengelola

Malaysia,” paparnya.

FishOn Cloud Factory di Maumere dengan

Ia berharap, FishOn nantinya dapat

pengerjaan sekitar 4 kontainer per bulan,

menjadi perusahaan go public yang

sementara pengeluaran untuk membayar

sahamnya dimiliki oleh koperasi nelayan.

seluruh gaji dan listrik sebesar Rp 180 juta. “Kalau biaya proses pengolahan ikan per

kemampuan nelayan untuk mengangsur

kilogram Rp 35 ribu, maka pendapatannya

pinjaman.

sekitar Rp 1,2 miliar. Jadi, pabrik itu masih

VOL XCIII | 2021

63

UMKM CORNER

UKM Dikuatkan “LENDER” Dinyamankan Penulis: Aprilia Hariani Foto: Istimewa

Berkolaborasi dengan berbagai pihak, Investree menyalurkan modal untuk membangun ekosistem UKM yang lebih tangguh.

U

64

saha mikro, kecil, menengah (UMKM) barangkali mirip

mudah ditemui, memasak soto tetap

ekosistem dengan segmen khusus UKM. Ia

memerlukan setidaknya pengetahuan

mengatakan bahwa Investree merupakan

untuk memilih bumbu yang tepat dan

startup berstatus centaur yang sudah

keahlian meraciknya.

berekspansi ke Filipina dan Thailand

UMKM juga mengandung multiperan bagi bangsa—penyumbang pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja, akselerasi

dengan penyaluran pinjaman mencapai sekitar Rp 8,23 triliun. “Kebetulan segmen kami lebih ke

transformasi digitalisasi, hingga dikaitkan

perusahaan menengah, bukan mikro. Kami

juga dengan inklusivitas pemberdayaan

didominasi yang termasuk dalam kategori

perempuan. Untuk mengoptimalkan semua

perusahaan yang dari segi persyaratan

peran itu, diperlukan pula kebijakan yang

finansial terlalu besar untuk dilayani

tepat dan dukungan semua pihak, baik

oleh microfinance, tapi juga terlalu kecil

pemerintah hingga swasta.

untuk dilayani oleh perbankan, kita sebut

Investree, perusahaan teknologi

sebagai UKM. Makanya, di tahun ini target

semangkuk soto ayam.

finansial peer-to-peer lending atau layanan

(penyaluran permodalan) sekitar Rp 4,5

Semangkok soto ayam

pinjam-meminjam asal Indonesia, bertekad

triliun,” kata Andrian, Senin (16/11).

punya komposisi dan fungsi beraneka

mengambil peran untuk membantu UMKM

Ia mengklaim, saat ini Investree

rupa, mulai dari sayur taoge dan kol yang

melalui permodalan dan pemberdayaan.

memiliki basis borrower terbesar di UKM

mengandung multivitamin, daging ayam

Kepada Majalah Pajak, Co-Founder

dan mayoritas merupakan on-line seller,

punya manfaat memberi protein, bihun

and CEO Investree Adrian Gunadi

supplier usaha besar, atau ada di dalam

sebagai karbohidrat, dan sebagainya.

mengatakan, sejak didirikan tahun 2015,

ekosistem tertentu.

Kendati bahannya terbilang simpel dan

Investree telah berkomitmen memperkuat

VOL XCIII | 2021

UMKM CORNER “Dari segi sektor, kami sendiri tidak

Dengan begitu, segmen borrower pasti

pernah membatasi UKM dari industri mana

mengembalikan pinjaman karena sumber

saja yang dapat mengajukan pinjaman.

pembayaran berasal dari payor yang jelas,”

Sekarang kebanyakan kami industri kreatif—

ungkap Andrian.

production house. Sekarang sedang ramai

Begitu pula dalam produk on-line

UKM-UKM dari industri kesehatan, bidang

seller financing. Investree menyalurkan

pengadaan APD. Sektor pendidikan, fesyen,

pembiayaan kepada penjual daring, tapi

kuliner juga mengajukan pinjaman melalui

bekerja sama terlebih dahulu dengan

Investree,” kata Andrian.

e-commerce platform tempat mereka

Bangun ekosistem

berjualan.

Ia menyebutkan, Investree masuk untuk memenuhi keperluan retail produktif, yaitu menyalurkan pembiayaan bagi pelaku usaha retail melalui ekosistem rekanan, seperti Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah), Blibli, eFishery, Pengadaan.com, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Investree juga turut menjalin kerja sama dengan Mbiz, yakni perusahaan penyedia platform digital untuk perdagangan barang dan jasa secara elektronik (e-marketplace) yang kebanyakan mempunyai proyek dengan pemerintah. “Bersama Mbiz dalam kolaborasi eksklusif untuk memberikan akses pinjaman yang lebih mudah dan cepat bagi UKM vendor-vendor yang tergabung dalam ekosistem e-procurement Mbiz. Intinya, kami masih akan tetap berfokus pada pemberian modal kerja jangka pendek, terutama yang bentuknya business to business, serta melakukan kemitraan dengan berbagai partner strategis ke depannya. Kami menyalurkan pinjaman dengan menggunakan skema pembiayaan supply chain financing sebagai alat pengelolaan risiko,” kata Adrian. Dalam produk invoice financing, Investree menjaga risiko dengan memastikan hanya pinjaman dengan payor (pembayar kewajiban) yang bonafide atau kredibel yang dilayani, seperti perusahaan terbuka, BUMN, atau instansi pemerintah. Dengan begitu, lender merasa nyaman menyalurkan dana melalui Investree. “Dengan payor-payor yang dipilih sudah pasti perusahaan besar, otomatis hanya borrower dengan kemampuan dan kapasitas tertentu yang dapat mengajukan

Selain itu, Investree menggandeng PT Eximku Teknologi Indonesia (Andalin) untuk menawarkan akses pembiayaan bea cukai dan pajak melalui produk unggulan buyer financing. Andalin merupakan salah satu perusahaan yang memiliki kemampuan di bidang ekspor dan impor.  “Kerja sama ini bertujuan untuk membantu meringankan beban biaya klien agar mereka tidak perlu mengeluarkan biaya besar di awal sehingga manajemen arus kas perusahaan dapat dioptimalkan,”

Adrian Gunadi Co-Founder and CEO Investree

kata Andrian. Ia memproyeksi, potensi dari pembiayaan bea cukai dan pajak mencapai

bagi UKM di tanah air. Lebih spesifik,

Rp 86 miliar, terutama karena hingga saat

Investree digunakan untuk memberikan

ini belum banyak perusahaan teknologi

pinjaman kepada pedagang dari kalangan

finansial yang bergerak di bidang

ibu-ibu dalam ekosistem Gramindo.

pembiayaan rantai pasok.

UKM dan perempuan Awal November 2021 lalu, Investree

“Memasuki tahun kelima ini, Investree memang mengonsentrasikan kerja sama dengan ekosistem rekanan yang mempunyai bidang usaha unik dan

mendapat suntikan dana senilai 10 juta

mampu membuka peluang lebih besar

dollar AS atau setara Rp 142 miliar (dengan

untuk menyentuh target khalayak yang

kurs Rp 14.200) dari responsAbility

meluas. Salah satunya, perempuan

Investments, perusahaan manajer aset dari

sebagai pemegang peranan penting dalam

Swiss.

pengelolaan keuangan keluarga,” kata

Menurut Andrian, suntikan dana itu akan

Andrian.

digunakan untuk penyaluran pembiayaan

INVESTREE MENGONSENTRASIKAN KERJA SAMA DENGAN EKOSISTEM REKANAN YANG PUNYA BIDANG USAHA UNIK DAN MAMPU MEMBUKA PELUANG UNTUK MENYENTUH TARGET KHALAYAK YANG MELUAS.

pinjaman melalui Investree atau dengan kata lain borrower bukanlah pebisnis yang masih pemula atau terlalu mikro.

VOL XCIII | 2021

65

TAXCLOPEDIA

“OUTLOOK” Perpajakan 2022 Tahun 2022 adalah masa transisi implementasi UU HPP yang baru. Januari–Juni 2022 sebagian energi DJP akan tercurah untuk menyukseskan program PPS.

D

i awal tahun 2020 pemerintah

Irigasi) dengan menanggung PPh yang

memutuskan memperpanjang

muncul atas kegiatan jasa tersebut.

insentif di bidang fiskal untuk

Meskipun demikian, ada beberapa bidang

menekan laju kontraksi

usaha Wajib Pajak yang mengalami

ekonomi yang begitu kuat saat pandemi

reduksi tidak mendapatkan insentif

Covid-19 melanda Indonesia dan dunia

fiskal di tahun 2021 karena beberapa

pada umumnya.

pertimbangan.

Peristiwa itu, bersama sejumlah hal lain menjadi peristiwa besar di dunia fiskal

memberikan insentif fiskal atau

atau perpajakan selama kurun waktu

memperpanjangnya di sektor PPN dan

satu tahun. Lebih lengkapnya, peristiwa-

PPnBM seperti pembebasan PPnBM

peristiwa itu penulis uraikan sebagai

untuk pembelian kendaraan roda empat

berikut ini.

dengan cc tertentu (s.d. 1.500 cc) sampai

Perpanjangan insentif f iskal Daya beli masyarakat yang

Harisman Isa Mohamad

PPN untuk pembelian rumah tapak atau rumah susun yang nilai pembeliannya tidak melebihi Rp 2 miliar s.d. Rp 5 miliar

terus berupaya mendongkraknya

dan memberikan fasilitas pengembalian

dengan memberikan banyak fasilitas

pendahuluan kelebihan pembayaran

pengurangan dan pembebasan fiskal,

pajak pada PKP berisiko rendah tanpa

penulis mencatat dalam PMK No. 9/

melalui prosedur pemeriksaan terlebih

PMK.03/2021 memberikan perpanjangan

dahulu. Semua fasilitas itu dapat dinikmati

perpanjangan insentif fiskal PPh Pasal

oleh para Wajib Pajak dengan

21 untuk karyawan atau pegawai,

mengajukan permohonan melalui kanal

insentif PPh Final UMKM tarif 0,5 persen,

DJPONLINE tanpa harus mendatangi

insentif PPh Pasal 22 Impor, dan insentif

Kantor Pajak tempat Wajib Pajak

pengurangan PPh Pasal 25. Pemerintah

terdaftar, sehingga mengurangi tatap

bahkan menambah insentif fiskal di

muka langsung untuk menanggulangi

sektor Jasa Konstruksi P3-TGAI (Program

penyebaran Covid-19.

Percepatan Peningkatan Tata Guna Air

VOL XCIII | 2021

100 persen, kemudian Pembebasan

masih rendah membuat pemerintah

insentif fiskal di sektor PPh seperti

66

Tidak cuma itu, pemerintah juga

TAXCLOPEDIA Insentif tersebut terbukti mampu mengerek daya beli masyarakat. Di bidang automotif, misalnya, yang sangat lesu di tahun 2020, menjadi tumbuh positif mendekati penjualan sebelum pandemi. Produsen automotif berani mengeluarkan varian baru untuk konsumen di negeri ini. Pembebasan PPN 10 persen untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun juga mampu membuat pengembang bernapas. Insentif fiskal di PPh seperti PPh 21 dan PPh UMKM mulai dirasakan dampaknya oleh para peretail. Mal dan pusat perbelanjaan mulai menggeliat. Yang harus menjadi bahan evaluasi

“Berkah” krisis energi Krisis energi yang melanda berbagai negara dapat menjadi sentimen negatif dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN). Namun, di sisi lain, itu menjadi sentimen positif dalam meningkatkan

terus bertambah seiring perkembangan harga batu bara acuan. Dan tentunya karena tahun 2021 belum berakhir, maka penerimaan negara di sektor PPN masih akan terus berlanjut. Kinerja ekspor Indonesia selain

penerimaan negara. Batu bara menjadi

batu bara juga naik pada Oktober 2021.

ladang penerimaan PNBP (penerimaan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat,

bukan pajak) yang luar biasa, ekspor

nilai ekspor pada bulan laporan sebesar

dalam jumlah besar mendongkrak

22,03 miliar dollar AS—meningkat 6,89

penerimaan Bea Keluar dan PNBP

persen mtm dari bulan September 2021

yang mencatat rekor terbesar dan

yang tercatat 20,61 miliar dollar AS. Bila

telah melampaui rencana penerimaan

dibandingkan dengan surplus Oktober

negara. PPN pun ikut terdongkrak

2020 yang sebesar 14,36 miliar dollar AS,

dari penjualan lokal batu bara untuk

nilai ini naik 53,35 persen YoY.

adalah, apakah realisasi insentif fiskal

konsumsi kebutuhan energi dalam negeri.

tersebut telah tepat sasaran? Sebab,

Kemenkeu mencatat penerimaan PPN

rekor tertingginya menggantikan posisi

ternyata banyak WP yang sebenarnya

batu bara pada Mei 2021 mencapai Rp

Agustus 2021 yang tercatat 21,43 miliar

tidak terdampak tapi ikut merasakan

439,47 miliar, meningkat dibandingkan

dollar AS. Rekor ini, selain didorong oleh

insentif, sementara kalangan yang

dengan realisasi penerimaan pada tahun

meningkatnya permintaan dari negara-

harusnya mendapatkan insentif malah

lalu.

negara tujuan ekspor juga didorong oleh

tidak memanfaatkannya. Patut disimak, apakah di tahun 2022 pemerintah akan kembali memperpanjang insentif fiskal ini atau malah menghentikannya, mengingat Indonesia mulai keluar dari zona pandemi Covid-19.

Pengenaan PPN atas batu bara mulai

Nilai ekspor bahkan kembali mencetak

peningkatan harga komoditas, seperti

berlaku sejak November 2020. Pada bulan

Indonesia Crude Price (ICP), batu bara,

pertamanya, setoran PPN dari batu bara

minyak kernel, minyak kelapa sawit, karet,

hanya Rp 48,29 miliar. Pada bulan-bulan

tembaga, timah, dan aluminium.

berikutnya, setoran PPN dari batu bara

2022, KAMI DATANG DENGAN SEMANGAT DAN OPTIMISME UNTUK INDONESIA YANG LEBIH BAIK DAN LEBIH MAJU DALAM SEMUA BIDANG KEHIDUPAN!

VOL XCIII | 2021

67

TAXCLOPEDIA Penulis berpendapat sampai dengan

dalam jasa yang dibebaskan PPN yang

atau populer disebut omnibus law, di

akhir tahun 2021 ini penerimaan pajak

teknisnya diatur dalam Peraturan

mana dalam satu rumah besar termuat

yang sudah satu dekade tidak pernah

Pemerintah. Menempatkan jenis

banyak sekali kamar; satu undang-

tercapai, berpotensi tercapai di tahun ini.

barang atau jasa di luar negative list

undang memuat belasan undang-undang

memungkinkan pemerintah membuat

lain.

UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan Serangkaian kontroversi mewarnai

persyaratan spesifik jenis jasa apa saja yang dapat dibebaskan pengenaan PPN-nya, dan juga memberi fleksibilitas

disahkannya UU ini, seperti akan

pemerintah dalam membuat aturan

dikeluarkannya sembako dari negative

turunannya tanpa harus melalui rapat

list (objek tidak dikenai pajak) PPN,

dengar pendapat dengan anggota dewan.

Jasa kesehatan dan hal lainnya—meski

Tampaknya UU HPP dibuat dengan

ternyata pemerintah menempatkannya

mengadopsi suksesnya UU Cipta Kerja

Yang menarik dalam ruang lingkup UU HPP yang berisi undang-undang lama, muncul pula ketentuan baru yang akan diimplementasikan di tahun 2022, yakni Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty Jilid II dan Pajak Karbon.

PPS ADALAH TARUHAN BESAR PEMERINTAH: APAKAH IA AKAN MENCORENG WAJAH PEMERINTAHAN KITA BILA TERNYATA GAGAL MENARIK MINAT MASYARAKAT, ATAU JUSTRU AKAN LEBIH SUKSES DARIPADA PROGRAM SERUPA DI TAHUN 2016–2017 LALU.

68

VOL XCIII | 2021

TAXCLOPEDIA

YANG HARUS MENJADI BAHAN EVALUASI ADALAH, APAKAH REALISASI INSENTIF FISKAL TERSEBUT TELAH TEPAT SASARAN? SEBAB, TERNYATA BANYAK WP YANG SEBENARNYA TIDAK TERDAMPAK TAPI IKUT MERASAKAN INSENTIF, SEMENTARA KALANGAN YANG HARUSNYA MENDAPATKAN INSENTIF MALAH TIDAK MEMANFAATKANNYA.

Tahun transisi Tahun 2022 adalah masa transisi implementasi UU HPP yang baru. Selama Januari hingga Juni 2022 sebagian energi DJP akan tercurah untuk menyukseskan program PPS—perlu tulisan tersendiri untuk membahas program ini. Namun, PPS adalah taruhan besar pemerintah: Apakah ia akan mencoreng wajah pemerintahan kita bila ternyata gagal menarik minat masyarakat, atau justru akan lebih sukses daripada program serupa di tahun 2016–2017 lalu. Yang menarik disimak pula di

segera dibuat aturan teknisnya karena ini adalah program baru dan tentunya objek yang disasar juga baru. Jangan sampai ia mengganggu produktivitas sektor industri atau manufaktur yang bergantung kepada bahan bakar fosil ini untuk menjalankan mesin-mesin mereka. Harus ada alternatif yang setara dan murah yang mampu menggantikan bahan bakar jenis ini. Energi terbarukan harus mewujud nyata

berusaha atau berbisnis di negara kita. 2022, kami datang dengan semangat dan optimisme untuk Indonesia yang lebih baik dan lebih maju dalam semua bidang kehidupan! 2022, kami datang dengan semangat dan optimisme untuk Indonesia yang lebih baik dan lebih maju dalam semua bidang kehidupan!

dan dikonsumsi oleh masyarakat luas di negara ini. Pajak kembali memerankan peran pentingnya sebagai pengatur (regulerend) cara bermain dalam

tahun 2022 adalah implementasi NIK (Nomor Induk Kependudukan) sebagai NPWP bagi seluruh rakyat Indonesia. Sudah terbayang kerumitannya, karena perbedaan struktur data antara NIK dan NPWP pada database DJP. Namun, penulis yakin di April 2022 nanti, program ini akan diberlakukan secara bertahap. Perlu diingat, untuk melaksanakan amanat UU HPP ini, DJP sudah bersiap melakukan perubahan besar pada sistem inti administrasi perpajakannya, sehingga diharapkan terjadi perbaikan signifikan dalam pelayanan kepada Wajib Pajak sekaligus dalam pengawasan terhadap mereka. Terakhir yang masih menjadi teka-teki adalah implementasi Pajak Karbon. Perlu

VOL XCIII | 2021

69

GREEN UP

Sumbangan INDONESIA KEPADA Keberlanjutan BUMI Penulis: Novita Hifni Foto: Istimewa

Presiden mempertanyakan kontribusi negara maju dalam transfer teknologi dan dukungan program untuk pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan yang terhambat oleh pandemi.

70

VOL XCIII | 2021

P

emerintah Indonesia telah

di Scottish Event Campus, Glasgow,

memulai rehabilitasi hutan

Skotlandia, Senin (01/11).

mangrove seluas 600 ribu

Presiden menjelaskan, dengan potensi

hektare—terluas di dunia—

alamnya yang begitu besar, Indonesia

yang akan berlangsung

terus berkontribusi dalam penanganan

hingga 2024. Program ini merupakan

perubahan iklim. Melalui berbagai upaya

wujud nyata komitmen Indonesia dalam

yang ditempuh untuk memperbaiki

penanganan perubahan iklim. Presiden

lingkungan alam, ungkapnya, saat ini

Joko Widodo menyampaikan hal itu dalam

laju deforestasi turun signifikan bahkan

Konferensi Tingkat Tinggi Pemimpin Dunia

terendah dalam 20 tahun terakhir.

tentang Perubahan Iklim (Conference of

Sementara kebakaran hutan di tahun

Parties/COP) ke-26 di awal November lalu.

2020 turun 82 persen. Sektor yang

“Solidaritas, kemitraan, kerja sama,

semula menyumbang 60 persen emisi

kolaborasi global merupakan kunci

Indonesia akan mencapai carbon net sink

dalam menghadapi perubahan iklim

selambatnya tahun 2030.

yang telah menjadi ancaman besar bagi pembangunan global,” kata Joko Widodo

Di sektor energi, Indonesia juga terus melangkah maju dengan pengembangan

GREEN UP ekosistem mobil listrik dan pembangunan

selama empat tahun terakhir dapat dicegah

Adapun sembilan provinsi yang

pembangkit tenaga surya terbesar di

menjadi lokasi untuk rehabilitasi mangrove

seminimal mungkin. Dalam forum KTT G20

Asia Tenggara. Selain itu, Indonesia juga

adalah Sumatera Utara, Bangka Belitung,

di Roma, Italia, Minggu (31/10), ia berharap

memanfaatkan energi baru dan terbarukan

Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Barat,

kepemimpinan Indonesia di G20 akan

seperti biofuel, pengembangan industri

Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua,

berhasil sehingga perubahan iklim dapat

berbasis energi bersih, serta pembangunan

dan Papua Barat.

diatasi dengan kerja sama global.

kawasan industri hijau terbesar di dunia di Kalimantan Utara.

“Inilah kenapa saya berharap pada

Kepala BRGM Hartono dalam keterangan tertulis memaparkan,

Presiden Joko Widodo untuk keberhasilan

rehabilitasi mangrove tahun 2021

setelah perjuangan sekian lama,” kata

yang telah dilakukan itu belum cukup.

dilakukan secara bertahap pada areal

Pangeran Charles.

Menurutnya, negara yang memiliki

seluas 83.000 hektare. Pihaknya

lahan luas yang hijau dan berpotensi

melakukan identifikasi lokasi di lapangan

negara di Asia Tenggara yang menjadi

dihijaukan serta yang memiliki laut luas

bersama Badan Pengelolaan Daerah

anggota G20. Forum G20 beranggotakan

yang berpotensi menyumbang karbon

Aliran Sungai-Rehabilitasi Hutan dan

19 negara dengan perekonomian besar di

membutuhkan dukungan negara-negara

identifikasi kelompok masyarakat yang

dunia ditambah dengan Uni Eropa. Saat

maju. Ia menegaskan komitmen Indonesia

terlibat. Program rehabilitasi mangrove

ini Indonesia dipercaya menjadi Presidensi

untuk terus memobilisasi pembiayaan

dijalankan melalui metode padat karya

G20 selama satu tahun mulai 1 Desember

iklim dan pendanaan inovatif seperti

untuk mendorong percepatan pemulihan

2021 sampai 30 November 2022. Presidensi

pembiayaan campuran. Dengan demikian,

ekonomi.

G20 adalah posisi sebuah negara yang

Presiden mengakui berbagai upaya

Indonesia merupakan satu-satunya

Indonesia akan dapat berkontribusi lebih cepat dalam mencapai net-zero emission untuk ekonomi hijau. Sebaliknya, Presiden mempertanyakan

Dukungan Pangeran Charles Upaya Indonesia sebagai negara yang

dipercaya untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan G20. Kelompok G20 menjadi representasi

memiliki hutan tropis dan mangrove

perekonomian dunia dan memiliki posisi

seberapa besar kontribusi negara maju

terbesar dalam penyelamatan bumi dari

strategis. Negara anggota G20 menguasai

dalam transfer teknologi maupun

ancaman perubahan iklim mendapat

85 persen PDB dunia, 80 persen investasi

dukungan program untuk pencapaian

dukungan dan perhatian dari pewaris

global, 75 persen perdagangan dunia, dan

tujuan pembangunan berkelanjutan yang

tahta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles.

66 persen populasi dunia.

terhambat akibat pandemi. Untuk itu,

Selama pemerintahan Presiden Jokowi,

imbuhnya, carbon market dan carbon

Indonesia telah menerapkan kebijakan

price harus menjadi bagian dari upaya

moratorium pembukaan hutan untuk

penanganan isu perubahan iklim.

lahan, sehingga aksi perambahan hutan

“Ekosistem ekonomi karbon yang transparan dan berintegritas, inklusif, dan adil harus diciptakan,” jelasnya. Upaya percepatan pelaksanaan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove di Indonesia dilakukan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) yang dibentuk tahun 2020 dan bertanggung jawab kepada presiden. Di masa pandemi, BRGM melakukan rehabilitasi lahan kritis yang sejalan dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional untuk membantu meningkatkan taraf hidup dan daya beli masyarakat. Pada 2021, BRGM bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merehabilitasi mangrove di sembilan provinsi dengan total anggaran Rp 1,5 triliun, yang sebagian

SOLIDARITAS, KEMITRAAN, KERJA SAMA, KOLABORASI GLOBAL MERUPAKAN KUNCI DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM YANG TELAH MENJADI ANCAMAN BESAR BAGI PEMBANGUNAN GLOBAL.

besar digunakan untuk pembibitan dan penanaman dengan tenaga kerja yang berasal dari masyarakat desa.

VOL XCIII | 2021

71

TAX LIGHT

RESOLUSI BER-5W+1H Foto: Rivan Fazry Ilustrasi: Istimewa

Sudah terpikir apa yang akan menjadi resolusi Anda di tahun 2022? Saya punya ide brilian.

M

enjelang akhir tahun

harus diawali dengan mengevaluasi diri

biasanya seseorang

sendiri. Jadi, coba diingat-ingat, apakah

mulai memikirkan

Anda sudah menyampaikan SPT Tahunan

resolusi tahun

PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2020? Jika

berikutnya. Berbagai

sudah, apakah Anda sudah melaporkan

harapan dan impian dibuat dalam suatu

seluruh penghasilan yang diterima pada

daftar panjang sambil berpikir apakah

SPT tersebut? Dan apakah Anda sudah

semuanya akan tercapai pada waktu

mengisi Daftar Harta dan Utang pada SPT

yang akan datang. Tentunya harapan

sesuai dengan keadaan yang sebenarnya?

dan impian itu berisi hal yang lebih baik

Yuk, lakukan cek-ricek pada SPT Tahunan

dibandingkan dengan keadaan sekarang.

PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2020 atau

Resolusi biasanya diikuti dengan janji untuk

kita sebut saja SPT Tahun 2020.

melakukan berbagai tindakan perbaikan diri

seseorang melakukan perekaman ulang

baru.

kembali ke rentang waktu tertentu. Untuk

Konon kabarnya membuat resolusi itu

72

VOL XCIII | 2021

Dalam membuat resolusi biasanya

dimulai pada hari pertama di tahun yang

menyongsong tahun 2022 mari sejenak

TAX LIGHT kita kembali ke rentang tahun 2016–2020:

digunakan metode 5W+1H (What, Why,

Kira-kira pada masa tersebut adakah harta

Where, When, Who, dan How).

yang belum dilaporkan dalam SPT yang

Untuk pertanyaan What, “Apa yang akan

dilaporkan setiap tahun? Atau langsung cek

didapatkan dari PPS?” Anda akan merasa

saja SPT terakhir, yaitu SPT Tahun 2020.

lebih tenang karena tidak akan dilakukan

Jika ternyata ada yang terlupakan belum

pemeriksaan untuk tahun pajak 2016-

dilaporkan maka resolusi pertama di tahun

2020. Lalu, pertanyaan Why, “Mengapa

2022 adalah ikut Program Pengungkapan

harus mengikuti PPS?” Karena ada harta

Sukarela (PPS) yang akan mulai berlaku

yang diperoleh dalam kurun waktu 2016–

pada tanggal 1 Januari 2022 sampai

2020 yang belum dilaporkan dalam SPT.

dengan 30 Juni 2022.

Selanjutnya, pertanyaan Where, “Di mana

PPS merupakan program pemerintah

informasi tentang PPS bisa diperoleh?”

yang ditetapkan dalam Undang-Undang

informasinya tersedia di laman www.pajak.

Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi

go.id atau telepon Kring Pajak 1500200.

Peraturan Perpajakan (UU HPP) yang

Berikutnya pertanyaan When, “Kapan

bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan

waktu yang tepat untuk mengikuti PPS?”

sukarela Wajib Pajak dan diselenggarakan

Lebih awal lebih baik, jangan menunggu

berdasarkan asas kesederhanaan, kepastian

sampai batas waktu terakhir jika ingin

hukum serta kemanfaatan. Dalam program

melakukannya dengan tenang dan penuh

ini pemerintah memberikan kesempatan

keyakinan. Setelah itu, Who, “Siapa saja bisa

kepada Wajib Pajak untuk melaporkan atau

memberikan petunjuk?” Hubungi Account

mengungkapkan kewajiban perpajakan

Representaive atau layanan helpdesk di KPP

yang belum dipenuhi secara sukarela

terdekat dengan terlebih dahulu mengisi

melalui pembayaran PPh yang bersifat final.

antrean daring pada aplikasi Kunjung

Dengan melakukan evaluasi pada SPT

Inge Diana Rismawanti Kepala Subdit Penyuluhan Pajak Direktorat P2Humas DJP

Pajak. Terakhir, How, “Bagaimana strategi

yang telah disampaikan semoga menjadi

mewujudkan keinginan mengikuti PPS

lebih tenang untuk memikirkan harapan

tersebut?” Tekad bulat pantang menyerah

dan impian yang menjadi target berikutnya.

jadikan 5W sebagai bekal untuk mencapai

Susun rencana yang matang agar target

tujuan akhir

tersebut dapat diraih di masa depan tapi

Yang namanya resolusi kalau hanya

jangan terlalu banyak dipikirkan—Terlalu

dipikirkan mungkin mudah terlupakan.

tinggikah? Terlalu sulitkah? Buat saja target

Coba untuk menuliskannya agar

tanpa beban agar terasa ringan dalam

memberikan energi positif untuk selalu

menjalaninya. Berpikir positif bahwa segala

yakin pada setiap upaya yang dilakukan

sesuatu itu akan indah pada waktunya.

terlewati agar tidak mudah terlupakan.

untuk meraihnya. PPS boleh menjadi

Akan lebih baik lagi apabila ditambahkan

resolusi pertama tapi pasti masih ada

timeline. Perlu diingat juga bahwa untuk

mengikuti PPS sudah menjadi tekad yang

harapan dan impian lain yang ingin diraih.

mewujudkan resolusi perlu menjalani

bulat, buatlah langkah-langkah yang jelas,

Tulislah sebanyak-banyaknya tanpa beban.

proses, ada yang mudah ada juga yang

efektif, dan efisien. Kalau diperlukan bisa

Letakkan di suatu tempat yang sering

sulit, yang penting pantang menyerah

Begitu juga pada saat keinginan untuk

BUAT SAJA TARGET TANPA BEBAN AGAR TERASA RINGAN DALAM MENJALANINYA. BERPIKIR POSITIF BAHWA SEGALA SESUATU ITU AKAN INDAH PADA WAKTUNYA.

VOL XCIII | 2021

73

PROPERTY

OPINION

Mencari Makna

“ULTIMUM REMEDIUM” Pajak Penulis: Richard Burton, Dosen Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara, Jakarta. Ketua Bidang Humas Perkumpulan Pengacara dan Praktisi Hukum Pajak Indonesia (P3HPI) Foto: Dok. Pribadi

Sudah saatnya doktrin “ultimum remedium” dirumuskan secara jelas dan tegas supaya tidak menimbulkan kekaburan dalam penegakan hukum.

U

ndang-Undang Ketentuan

menyatakan pidana pajak, khususnya

Umum dan Tata Cara

pidana penjara, adalah kontradiktif dengan

Perpajakan Nomor 6

fungsi budgeter pajak. Sebab, pidana

Tahun 1983 beserta

penjara hanya akan mengurangi APBN bagi

perubahannya (UU KUP)

terpidana serta kepentingan kebutuhan

tidak pernah memberi parameter jelas

lain terpidana. Bahkan, keadilan pajak

terkait pemaknaan doktrin hukum ultimum

kerap ditekankan dalam ungkapan, “Enak

remedium (upaya terakhir) maupun

sekali jika Wajib Pajak yang tidak mampu

primum remedium (yang utama). Keduanya

membayar pajak, tidak dipenjara, dan

seakan dapat dijalankan berbarengan

sangat tidak adil dibandingkan dengan

dalam memberikan sanksi kepada Wajib

Wajib Pajak yang patuh”.

Pajak. Padahal, ahli pidana Prof. Andi Hamzah (2013, 73) dalam satu seminar nasional

dalam konteks pungutan pajak, terlebih

sudah menekankan bahwa pidana pajak

dengan diundangkannya UU Harmonisasi

sifatnya hanya menakut-nakuti supaya

Peraturan Perpajakan No 7 Tahun 2021.

Wajib Pajak menaati aturan pajak. Kalau

perdebatan hukum ketika muncul

jika kita membaca norma Pasal 8 Ayat

norma baru Pasal 44B Ayat (2a) dan Ayat

(3) maupun Pasal 44B UU KUP. Pesan itu

(2b) bahwa dalam hal perkara pidana

memberi sinyal kuat perlunya memahami

pajak telah dilimpahkan ke pengadilan,

perbedaan sanksi dalam konteks pidana

terdakwa tetap dapat melunasi kerugian

murni dengan sanksi dalam konteks

pada pendapatan ditambah sanksi denda

administrasi.

administrasi sebesar 100 persen sampai 400 persen dari jumlah kerugian. Pelunasan

dijalankan pada dua bentuk sanksi secara

yang telah dibayar, menjadi pertimbangan

bersamaan, cara berpikir demikian menjadi

tidak dituntut pidana penjara.

tidak sejalan dengan yang dipesankan Andi Hamzah. Di sisi lain, ada pandangan

VOL XCIII | 2021

Makna harmonisasi pun menimbulkan

begitu, pesan Andi Amzah dapat dipahami

Ketika pungutan pajak hendak

74

Itu sebabnya, tidak mudah memahami jalan pikiran doktrin ultimum remedium

OPINION Tarik-menarik Dua norma baru tersebut memberi penafsiran hukum betapa sanksi administrasi terus menekan kepentingan hukum dari sanksi pidana (khususnya pidana penjara) untuk tidak dijalankan dalam pungutan pajak. Dengan kata

penjelasan Pasal 13A yang menyatakan “pengenaan sanksi pidana merupakan upaya terakhir untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak” dihapus, maka kita harus mencoba memahami arah atau tujuan politik hukum penyusun UU. Boleh jadi, penghapusan norma

lain, telah terjadi tarik-menarik antara

ditujukan untuk memberi kepastian

pemaknaan pidana murni dengan pidana

hukum dari ketidakjelasan makna ultimum

administrasi. Peminat hukum pidana,

remedium (upaya terakhir) pidana pajak.

tentu “tidak rela” jika pidana penjara tidak

Akan tetapi, dihapusnya penjelasan Pasal

dijalankan bagi pelaku tindak pidana pajak.

13A tersebut justru semakin memberi

Sebaliknya, peminat hukum administrasi,

ketidakpastian hukum. Kalau begitu,

condong pada pola pikir menekan hukum

politik hukum rumusan pidana pajak

pidana untuk tidak perlu dijalankan.

harus memerhatikan tiga hal, harus

Padahal, sering kita dengar, kepentingan hukum pajak adalah kepentingan menghimpun pajak untuk APBN, yang dapat dimaknai “menolak” keberadaan pidana penjara bagi Wajib Pajak. Tetapi, persoalan belum selesai ketika Wajib Pajak diketahui tidak memiliki aset lagi untuk disita dan dilelang. Bahkan, kepentingan pajak untuk tetap melakukan pidana penjara supaya adil dinyatakan tegas dalam Pasal 44C Ayat (3), jika telah dilakukan penelusuran dan penyitaan harta kekayaan terpidana tidak memiliki harta yang cukup untuk membayar pidana denda, maka dapat dipidana dengan pidana penjara. Jadi, pidana penjara dapat dijalankan kepada Wajib pajak yang sudah tidak punya aset untuk melunasi pajaknya, supaya tujuan keadilan dapat dirasakan. Kalau begitu, konsep pidana penjara kontradiktif dengan fungsi budgeter pajak menjadi dilema hukum yang terus dapat

tertulis (lex scripta), harus jelas (lex certa), dan harus tegas tidak boleh ada analogi (lex stricta). Jika tidak, perdebatan terus terjadi. Pengacara pajak serta konsultan pajak akan sulit memberi pemahaman

Richard Burton

hukum yang tepat ketika norma undangundangnya tidak jelas dan tidak tegas. Padahal, kejelasan dan ketegasan menjadi

Sangatlah tidak logis menarik garis lurus

cara memberi kepastian dan keadilan bagi

begitu saja antara konsep-konsep umum

semua pihak.

yang abstrak dalam UU dengan kasus riil

Tafsir kontekstual Karenanya, perlu melihat pandangan

dalam dunia empiris. Banyak faktor dan variabel yang ikut mewarnai profil sebuah kasus. Kasus tidak boleh hanya dilihat dari

filsuf Perancis Francois Geny (1861–1959)

konstruksi literal-yuridis UU, tetapi mesti

yang menilai perlunya hukum dalam

diteropong dalam konteks yang utuh dan

tafsiran kontekstual. Sistem code civil

komprehensif.

sebagai rangkaian aksi kreatif yang dijalankan pengadilan, kurang tepat karena beranjak pada keyakinan “undang-undang itu sempurna adanya”. Undang-undang tidak pernah mampu merepresentasikan keutuhan realitas yang ada dalam bentangan kehidupan sosial.

Karenanya doktrin ultimum remedium pajak tidak cukup ditafsirkan bermodalkan keahlian utak-atik makna literal undangundang. Penafsiran hukum yang tepat merupakan paduan yang proporsional antara “roh” undang-undang dan konteks kasus yang ada.

diperdebatkan. Untuk itulah, memaknai ultimum remedium, harus diperjelas dengan memberi parameter (ukuran) dari norma yang masih kabur. Terlebih kedudukan (posisi hukum) fiskus kerap dinilai lebih tinggi ketimbang Wajib Pajak dalam pilihan hukum hendak menerapkan pidana murni atau pidana administrasi. Makna ultimum remedium yang

DOKTRIN ULTIMUM REMEDIUM PAJAK TIDAK CUKUP DITAFSIRKAN BERMODALKAN KEAHLIAN UTAK-ATIK MAKNA LITERAL UNDANG-UNDANG.

awalnya terlihat dari penjelasan Pasal 13A UU KUP lalu dihapus melalui UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020, mengundang penilaian tidak jelasnya makna ultimum remedium dalam perpajakan. Ketika

VOL XCIII | 2021

75

PROPERTY

OPINION

7 ALASAN Ikut PPSWP Penulis: Suharno, Direktur TaxPrime Academy dan EduNesia Foto: Dok. Pribadi

Program Pengungkapan Sukarela Wajib Pajak adalah peluang emas yang terlalu berharga untuk dilewatkan.

P

rogram Pengungkapan

berdasarkan konsensus Automatic

Sukarela Wajib Pajak (PPSWP)

Exchange of Information (AEoI) dari

telah dirilis dengan terbitnya

sebagian besar negara di dunia, termasuk

Undang-Undang Nomor

negara tax haven. Alhasil, saat ini otoritas

7 Tahun 2021 tentang

pajak memiliki data yang telah diklarifikasi

Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU

dalam SPT senilai Rp 5.646 triliun (795.505

HPP) pada 29 Oktober 2021. PPSWP adalah

WP) dan data dari AEOI yang sedang

program pengungkapan kekayaan bersih

diklarifikasi kepada WP sebesar Rp 676

secara sukarela atas harta kekayaan yang

triliun (50.095 WP).

diperoleh Wajib Pajak, dengan ketentuan Direktur Jenderal Pajak belum menemukan data dan/atau informasi mengenai harta kekayaan tersebut.

2 Ayat (1a) UU HPP berdampak luas

2

kepada WP. Pemberlakuan Nomor Induk

tujuh alasan kuat mengapa WP perlu ikut

Kependudukan (NIK) sebagai NPWP akan

PPSWP.

membuat terintegrasinya seluruh data keuangan, aset, pendapatan, dan lain-

keuangan dan data nonkeuangan yang

lain dari seluruh instansi pemerintah atau

luas. Menurut Saji Ijiyemi, “Information

swasta dalam satu orang. Hal ini sangat

is power”. Pernyataan ini sejalan dengan

memudahkan otoritas pajak memantau

keberhasilan pemungutan pajak di negara

kepatuhan WP.

1

maju, yaitu karena data dan informasi

Ketiga, aplikasi big data analytics

keuangan WP dan transaksi dapat

untuk menilai kepatuhan pajak.

dikumpulkan secara memadai.

Penerapan big data analytics diyakini

Sejak tahun 2007, pemerintah telah

sangat mampu meningkatkan penerimaan

memiliki landasan hukum yang kuat

pajak. Otoritas pajak saat ini sedang

untuk memperoleh informasi keuangan

mengembangkan core tax system

dari seluruh instansi pemerintah maupun

yang akan secara signifikan membantu

swasta berdasarkan Pasal 35A UU KUP.

memantau kepatuhan WP; pengawasan

Namun, karena hasilnya belum optimal,

terhadap data perpajakan akan jauh lebih

pemerintah menerbitkan PERPPU

komprehensif dan real-time. Maka, WP tidak

1/2017 yang mengharuskan bank dan

punya pilihan lain selain melaksanakan

lembaga keuangan untuk secara otomatis

kewajiban perpajakannya dengan benar,

menyampaikan informasi keuangan setiap

lengkap, dan jelas, sebagaimana diatur

nasabah kepada pemerintah. Kemudian,

dalam Pasal 3 Ayat (1) dan Pasal 4 Ayat (1)

sejak 2018 Indonesia telah menerima

UU KUP.

pasokan data keuangan secara otomatis

VOL XCIII | 2021

nomor KTP sebagai pengganti NPWP

Menurut hemat penulis, setidaknya ada

Pertama, pemerintah memiliki data

76

dijadikan sebagai NPWP. Penerapan sebagaimana diatur dalam Bab II Pasal

Tapi, kenapa harus ikut PPSWP?

Suharno

Kedua, nomor KTP sekarang

3

OPINION

5

Keempat, tarif pajak dalam PPSWP

dari tiga hal, yaitu: (i) tidak dikenakan

Keenam, mitigasi risiko perpajakan

jauh lebih rendah daripada tarif normal.

sanksi 200 persen (no more 200 % penalty),

secara signifikan. Pajak merupakan salah

Salah satu daya tarik Program PPSWP

(ii) tidak dilakukan pemeriksaan pajak

satu pengeluaran yang cukup signifikan

adalah tarif pajak yang ditawarkan jauh

(no tax audit), dan (iii) tidak dilakukan

dalam perusahaan, besarnya dapat

lebih rendah ketimbang tarif pajak

penegakan hukum (no law enforcement).

mencapai 22 persen dari pendapatan

penghasilan normal, baik untuk WP Badan

Penulis menyebut ketiga manfaat tersebut

bersih WP Badan atau 35 persen dari

maupun WP Orang Pribadi. WP Badan yang

sebagai the Golden Benefits of PPSWP.

pendapatan bersih untuk WP Orang Pribadi.

mengikuti PPSWP I akan mendapatkan tarif

Pertama, yang mengikuti PPSWP tidak

Jika WP dikenai sanksi administratif seperti

yang lebih rendah, yakni 11–16 persen (tarif

akan dikenai sanksi administratif dalam

bunga, denda, atau kenaikan, beban yang

normal 22 persen), sedangkan WP Orang

Pasal 18 Ayat (3) Undang-Undang Nomor

harus ditanggung WP akan semakin besar.

Pribadi mendapat tarif 19–24 persen (tarif

11 Tahun 2016 tentang Pengampunan

Bahkan, bisa mencapai empat kali lipat

pajak normal 30 persen, jika menggunakan

Pajak sebesar 200 persen dari pokok

dari jumlah yang harus dibayarkan. Selain

tarif tertinggi). Sementara itu, PPSWP II

pajak. Kedua, berdasarkan Bab V Pasal 11

sanksi tersebut, sebagaimana diatur dalam

hanya dapat diikuti oleh WP Orang Pribadi,

Ayat (1) huruf a UU HPP, SPT Tahunan

Pasal 38 dan Pasal 39 UU KUP, sanksi

di mana mereka akan mendapatkan tarif

mereka dari tahun 2016–2020 tidak akan

pidana juga merupakan bagian dari jenis

yang lebih rendah, yakni 17–23 persen,

diaudit termasuk untuk jenis pajak lainnya.

risiko perpajakan yang harus dihindari.

sedangkan tarif normal tertinggi dalam UU

Terakhir, berdasarkan Bab V Pasal 6 Ayat (6)

Oleh karena itu, dengan mengikuti PPSWP,

HPP adalah 35 persen.

dan Pasal 11 Ayat (1) huruf c UU HPP, Wajib

WP dapat menghilangkan salah satu aspek

Pajak tidak akan dilakukan penegakan

penting dari manajemen risiko pajak.

4

Kelima, peserta PPSWP mendapatkan kepastian hukum yang luas. Bagi WP

hukum perpajakan seperti penyidikan, dan/

peserta PPSWP, Pemerintah menjamin

atau penuntutan pidana.

6

Ketujuh, Wajib Pajak dapat lebih fokus

7

pada usahanya. Dengan keikutsertaan dalam PPSWP, WP dapat lebih fokus

kepastian hukum yang luas, yang terdiri

menjalankan usahanya karena mereka tidak lagi menghadapi risiko pajak,

No Tax Audit

setidaknya untuk lima tahun pajak ke

belakang. Dengan demikian, sumber daya yang dimiliki dapat ditransformasikan

menjadi ekspansi atau inovasi produk baru yang akan memberikan lebih banyak keuntungan bisnis dan atau manfaat

THE

bagi masyarakat. Penghindaran pajak dengan cara ilegal saat ini terlalu berisiko,

THREE

mengingat data dan/atau informasi

GOLDEN

keuangan telah dikumpulkan secara lengkap dalam database otoritas pajak.

BENEFITS OF PPSWP

Mengingat semakin lengkapnya data dan informasi yang dimiliki oleh otoritas pajak, penerapan NIK sebagai NPWP, big

No More 200 % Penalty

No Law Enforcement

data analytics, tarif pajak yang rendah, dan jaminan kepastian hukum, PPSWP merupakan peluang emas yang terlalu berharga untuk dilewatkan.

PENGHINDARAN PAJAK DENGAN CARA ILEGAL SAAT INI TERLALU BERISIKO, MENGINGAT DATA DAN/ATAU INFORMASI KEUANGAN TELAH DIKUMPULKAN SECARA LENGKAP DALAM DATABASE OTORITAS PAJAK.

Selanjutnya untuk memperoleh pembahasan lengkap mengenai hal ini dan berbagai informasi lainnya dalam mengikuti PPSWP, silakan lihat buku yang telah kami tulis dengan judul Panduan Lengkap Program Pengungkapan Sukarela Wajib Pajak, yang akan dirilis di situs TaxPrime Academy, ppswp.com, dan pajak. com pada Desember 2021.

VOL XCIII | 2021

77

HEALTH

Karena PANDEMI ‘kan Jadi ENDEMI Penulis: Heru Yulianto Foto: Istimewa

Pandemi Covid-19 berpotensi menjadi endemi. Masyarakat diminta bersiap untuk berdampingan dengan Covid-19.

T

ak terasa, hampir dua tahun

tinggi untuk kelompok yang rentan, seperti

masyarakat Indonesia dan

lanjut usia dan orang berimunitas lemah.

seluruh dunia menghadapi

Kedua, mencapai vaksinasi yang tinggi

pandemi Covid-19. Covid-19

untuk mencapai kekebalan komunitas

memang tidak akan mudah

atau herd immunity, sehingga setidaknya

hilang dari Indonesia dan negara lain

70 persen masyarakat Indonesia sudah

dalam waktu singkat. Ini harus diterima dan

divaksin minimal dosis pertama, dan 60

disikapi dengan bijaksana.

persen divaksin dua dosis penuh. Ketiga,

Beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa

obat-obatan dengan memfasilitasi riset

pandemi yang kita alami sekarang dapat

dan pengembangan dalam negeri dan

berubah menjadi endemi di tahun

industri farmasi dalam memproduksi vaksin

mendatang. Untuk itu, pemerintah telah

dan obat-obatan terkait Covid-19. Keempat,

menyiapkan empat strategi.

meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan

Pertama, mencapai vaksinasi yang

78

VOL XCIII LXXXIV | 2021 | 2021

mengamankan ketersediaan vaksin dan

dan tenaga kesehatan.

HEALTH Pandemi adalah wabah penyakit yang

air yang terkontaminasi bakteri Vibrio

peningkatan infeksi di Afrika Selatan yang

menyerang luas ke beberapa negara

cholerae. Para peneliti memperkirakan,

kemungkinan disebabkan oleh burung liar

dengan peningkatan jumlah kasus dan

hingga hari ini kolera menginfeksi sekitar

sebagai reservoir virus influenza A. Pada

kematian. Sedangkan endemi adalah

1,3 hingga 4 juta kasus, dengan kematian

1966, FDA melisensi amantadine yaitu obat

situasi di mana suatu penyakit selalu ada

tahunan berkisar antara 21.000 hingga

antivirus baru sebagai obat pencegahan

walau jumlahnya tidak banyak dan tidak

143.000 kematian di seluruh dunia.

terhadap influenza A.

Flu Spanyol (1918–1920)

Flu Hong Kong (1968)

meningkat. Berikut ini kami rangkum sejumlah pandemi yang menjadi endemi di berbagai

Flu Spanyol menjadi salah satu pandemi

Britannica mencatat bahwa pandemi

belahan dunia.

yang paling parah dalam sejarah. Penyakit

flu Hong Kong pertama kali terdeteksi

Black Death (1346–1353)

ini disebabkan virus H1N1 dengan gen

di Cina pada Juli 1968. Pandemi ini

yang berasal dari unggas dan pertama kali

disebabkan oleh virus influenza A (H3N2),

diidentifikasi di Amerika Serikat. Dikutip dari

dan merupakan pandemi flu ketiga yang

pandemi yang mengakibatkan kematian

laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan

terjadi pada abad ke-20. Infeksi virus H3N2

sekitar 50 juta orang di seluruh dunia pada

Penyakit AS (CDC), virus yang menyebar ke

ini telah menewaskan satu juta orang di

abad ke-14. Menurut para ilmuwan, wabah

seluruh dunia selama 1918 sampai 1919 ini

seluruh dunia dan menjadi pandemi flu

ini disebabkan oleh bakteri yersinia pestis

telah merenggut nyawa lebih dari 50 juta

pada tahun 1968.

dan menjadi pandemi selama sekitar empat

penduduk dunia.

Black death atau wabah pes adalah

tahun.

Pada pertengahan 2009, H1N1 sempat

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

kembali merebak dan WHO kembali

di laman resminya menginformasikan

menetapkan penyebaran virus ini sebagai

bahwa wabah yang menyebabkan black

pandemi. Setelah mereda, pada tanggal

death ini mudah diobati dengan antibiotik

10 Agustus 2010, WHO mengumumkan

dan tindakan pencegahan standar untuk

berakhirnya pandemi influenza H1N1.

mencegah infeksi. Setelah dapat tertangani,

Flu Asia (1957–1958)

black death menjadi epidemi di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan.

Kolera (1817)

Pada Februari 1957, virus influenza A (H2N2) terdeteksi di Asia Timur dan segera

HIV atau AIDS Di awal 1980-an, sebelum HIV diidentifikasi sebagai penyebab AIDS, infeksi HIV diperkirakan hanya menyerang kelompok tertentu saja. Lalu pada November 1983, WHO mengadakan pertemuan pertama untuk menilai situasi AIDS global dan memprakarsai pengawasan internasional. Menurut WHO, lebih dari 70 juta orang

memicu pandemi yang kemudian dikenal

telah tertular infeksi HIV, dan sekitar 35

dengan sebutan Flu Asia. Virus H2N2

juta orang meninggal dunia karenanya.

pertama kali terjadi di Jessore, India dan

ini berasal dari virus flu burung A. Kasus

Sementara itu, sekitar 37 juta orang di

menyebar ke sebagian besar India, Burma

pertamanya dilaporkan terjadi di Singapura

seluruh dunia hidup dengan HIV, 22 juta di

(Myanmar), dan Caylon (Srilanka) pada

pada Februari 1957, Hong Kong pada April

antaranya sedang dalam pengobatan.

tahun 1817. Lalu pada tahun 1820, kolera

1957, dan kota-kota pesisir di Amerika

juga terjadi di Siam (Thailand), Indonesia,

Serikat pada musim panas 1957.

Dikutip dari Britannica, pandemi kolera

dan Filipina.

Pandemi Flu Asia mengakibatkan sekitar

Kolera adalah infeksi diare akut yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau

1,1 juta orang di seluruh dunia meninggal

Itulah beberapa contoh pandemi menjadi endemi yang pernah terjadi di dunia. Kita berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

dunia, dan pada tahun 1961, terjadi

ENDEMI ADALAH SITUASI DI MANA SUATU PENYAKIT SELALU ADA WALAU JUMLAHNYA TIDAK BANYAK DAN TIDAK MENINGKAT.

VOL XCIII | 2021

79

COMMUNITY

Komunitas UMKM Naik Kelas

Upaya NAIK KELAS SAMA-SAMA Penulis: Heru Yulianto Foto: Dok. UMKM Naik Kelas

Tidak hanya fokus kepada pembinaan, pengembangan dan pendampingan usaha, komunitas ini juga memberikan sosialisasi pajak kepada pelaku usaha.

J

umlah pelaku UMKM saat ini,

pelaku UMKM Indonesia bertahan dan

menurut Kementerian Koperasi

bangkit.

dan UMKM, mencapai 64,1 juta

Kelas Raden Tedy mengungkapkan,

jumlah pelaku usaha di Indonesia,

komunitas ini muncul dari semangat

sedangkan tenaga kerja yang terserap

kebersamaan pelaku UMKM yang

ke sektor ini mencapai 116 juta.

merasakan dampak Covid-19. Komunitas

Namun, saat pandemi Covid-19

VOL XCIII | 2021

ini ingin menjadi wadah transformasi

melanda Indonesia, berdasarkan survei

pembinaan, pengembangan, dan

Komunitas UMKM Naik Kelas, hingga

pendampingan UMKM Indonesia yang

Agustus 2021, sekitar 19 persen (11

tepercaya dan profesional.

jutaan) dari UMKM tersebut bangkrut.

“Meskipun banyak yang turun, kami

Sementara, 21,4 persen (13,7 juta) UMKM

optimistis bisa naik kelas,” ungkapnya

berpotensi bangkrut. Hal itulah yang

secara virtual kepada Majalah Pajak,

mendorong Komunitas UMKM Naik

Jumat (12/11).

Kelas untuk bergiat dan membantu

80

Ketua Umum Komunitas UMKM Naik

atau mencapai 99 persen dari

COMMUNITY Ia menambahkan, walaupun

berkelanjutan dengan memanfaatkan

baru setahun lebih berdiri tepatnya

platform YouTube dan webinar Zoom.

pada 10 Oktober 2020, komunitas

“Ada juga kita namanya Bincang

ini mendapatkan respons positif dari

Peluang Bisnis di hari Sabtu, lalu Bincang

masyarakat khususnya pelaku UMKM.

Seru di Jumat malam. Minggu lalu kita

Kini, Komunitas UMKM Naik Kelas sudah

menghadirkan Bincang UMKM dari

memiliki perwakilan di 34 provinsi dan

Kementerian Investasi untuk membahas

4 negara (Prancis, Belgia, Amerika dan

tentang On-line Single Submission (OSS)

Brunei Darussalam).

terkait perizinan berusaha,” jelasnya.

“Dalam waktu yang sangat singkat,

Agar bertahan di tengah pandemi,

dan dibantu dengan perkembangan

pelaku UMKM dilatih dan dibina untuk

digitalisasi, setidaknya kami sudah

mengalihkan sementara usaha mereka ke

membina lebih dari 1,2 juta pelaku UMKM

usaha yang berkaitan dengan Covid-19,

di Indonesia,” tambahnya.

seperti pengadaan masker, disinfektan,

Komunitas UMKM Naik Kelas mengategorikan UMKM ke dalam enam

kuliner, maupun pakaian. Komunitas ini juga mengadakan

kelas mikro berdasarkan pendapatan per

workshop daring selama dua hari. Materi

kapita masyarakat miskin di Indonesia,

yang diajarkan di program bernama

yakni dari kelas 1 mikro (omzet Rp 50

Tutorial UMKM Naik Kelas ini meliputi

juta) sampai kelas 6 mikro (omzet Rp

pembentukan karakter, perencanaan

2 miliar). Selain itu, terdapat juga tiga

usaha, strategi pemasaran produk,

kelas usaha kecil dan tiga kelas usaha

pembuatan laporan keuangan UMKM,

menengah.

permodalan usaha, dan wawasan dunia

Kegiatan komunitas Sejak pandemi, kegiatan komunitas

RADEN TEDY

Ketua Umum Komunitas UMKM Naik Kelas

usaha. “Ada 6 materi yang menurut kami bisa dijadikan acuan sebagai cara bagaimana

difokuskan pada tiga program utama,

UMKM dapat naik kelas—33 persen soft

yaitu kompetensi, jaringan pasar, dan

skill, dan 67 persen hard skill,” ujarnya.

permodalan melalui pembinaan secara

VOL XCIII | 2021

81

COMMUNITY

Komunitas juga kerap melakukan sosialisasi pajak bertajuk UMKM Bayar Pajak Keren, dengan menggandeng konsultan pajak dan perguruan tinggi. Lewat kegiatan ini, pelaku UMKM

DALAM WAKTU YANG SANGAT SINGKAT, DAN DIBANTU DENGAN PERKEMBANGAN DIGITALISASI, KAMI SUDAH MEMBINA LEBIH DARI 1,2 JUTA PELAKU UMKM.

mendapat pengetahuan umum tentang pajak, manfaat NPWP, cara hitung pajak, membuat laporan keuangan yang benar, dan lainnya. “Saya ingin menyadarkan kawan-kawan UMKM tentang pajak. Ayo kita jangan selalu menuntut kepada negara, tapi apa yang kita bisa berikan kepada negara. Terlebih, saya juga ingin membuka wawasan mereka bahwa 80 persen lebih anggaran negara ini berasal dari pajak,” imbuhnya.

Kerja sama Tedy berpendapat, untuk naik kelas, UMKM harus bersinergi, tidak boleh lagi bekerja sendiri-sendiri. Artinya, dibutuhkan kesamaan persepsi dan kerja sama dengan pemangku kepentingan. “Komunitas kami bergabung dalam Komnas UKM untuk menyamakan persepsi demi kemajuan UMKM Indonesia,” tuturnya. Ia menambahkan, komunitasnya telah menjalin kerja sama dengan Kadin Indonesia, Bappenas, Kementerian Pertanian, dan Pemprov DKI Jakarta. Bahkan, Koperasi Komunitas UMKM

82

VOL XCIII | 2021

COMMUNITY

TIDAK MULUK-MULUK, TAPI KITA LAKUKAN DARI LANGKAH SEDERHANA, SESUAI DENGAN TAGLINE KITA YAITU SALING BANTU, SALING MENGUATKAN.

Naik Kelas telah menandatangani MoU dengan salah satu tekfin untuk program pembiayaan kepada pelaku UMKM. Tedy, termasuk dalam tim perumus sertifikasi produk makanan dan minuman yang diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Tedy berharap Komunitas UMKM Naik Kelas dapat membuat 50 ribu UMKM naik kelas dalam tempo 5 tahun mendatang. “Tidak muluk-muluk, tapi kita lakukan dari langkah sederhana, sesuai dengan tagline kita yaitu saling bantu, saling menguatkan,” pungkasnya.

VOL XCIII | 2021

83

LEISURE

SEMADI dan JAMU BEKAL BUGAR di TAHUN BARU Penulis: Ruruh Handayani Foto: Istimewa

Telah hampir dua tahun Anda beraktivitas secara terbatas gara-gara Covid-19. Saatnya buat menyerap kedamaian yang ditawarkan alam.

K

elamaan bekerja dari

yang berarti ‘kreativitas’ atau ‘inspirasi’, karena

rumah dan minimnya

kala itu bukit ini sering dipakai oleh filsuf

aktivitas bersama keluarga

untuk bertemu dan bertukar inspirasi. Ya,

dapat berujung kepada

Bukit Dagi memang membawa harmoni

menurunnya kesehatan

kedamaian dan keindahan yang memberikan

jasmani maupun rohani. Maka, di pengujung wisata kebugaran—yang mengedepankan

Selain dikelilingi oleh hamparan

Harapannya, Anda dapat menyongsong awal

hehijauan, Anda juga akan dimanjakan

tahun 2022 dengan hati gembira, jasmani

oleh pandangan tanpa batas ke cakrawala

bugar, kualitas hidup yang lebih baik.

dan khazanah alamnya. Di sini, Anda bisa

Tujuan wellness tourism pertama yang

menikmati mentari pagi sembari bersantap

kami rekomendasikan adalah Bukit Dagi,

pagi yang dikemas secara outdoor layaknya

Magelang, Jawa Tengah. Bukit di ketinggian

seperti piknik. Anda tidak perlu waswas karena Bukit

Candi Borobudur ini dikenal sebagai tempat

Dagi telah memberlakukan protokol

terbaik untuk menikmati candi nan agung itu

kesehatan yang ketat dan telah tersertifikasi

secara keseluruhan.

CHSE dari Kementerian Pariwisata dan

Bukan itu saja, Anda juga akan menjadi saksi bagaimana matahari perlahan terbit di

Ekonomi Kreatif. Dikelilingi rindangnya pohon pinus, Bukit

ufuk timur menyinari bagian belakang candi

Menoreh, Candi Borobudur dan Gunung

Buddha terbesar di dunia itu. Suasana fajar

Merapi; Anda bisa menyantap berbagai menu

pun sangat asri dan menyejukkan karena

sarapan yang ditawarkan dari makanan

banyaknya pohon pinus yang mengelilingi

pembuka hingga penutup yang disajikan oleh

bukit ini.

pelayan berpakaian tradisional Jawa. Sambil

Konon, dagi berasal dari bahasa Sanskerta

VOL XCIII | 2021

Meditasi

keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa.

275 meter di atas permukaan laut di kawasan

84

suasana menenangkan.

tahun ini, ada baiknya Anda merencanakan

menikmati makanan, Anda akan dihibur

LEISURE dongeng yang menyisipkan pesan edukasi sekaligus menciptakan sensasi relaksasi. Berbagai aktivitas wisata lainnya juga bisa Anda ikuti seperti belajar membuat hiasan dari janur, memukul gamelan, dan bermain dakon atau congklak. Setelahnya, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur dengan mobil golf atau menyewa mobil VW Safari untuk berkeliling desa wisata di sekitar Desa Kiringan, Bantul

Borobudur. Saat waktu beristirahat tiba, Anda bisa menginap di Dagi Abhinaya Cottage, atau homestay jika ingin berinteraksi dengan penduduk sekitar.

Dagi bhinaya

Cicip jamu Di hari selanjutnya, lanjutkan wellness tourism Anda ke Desa Wisata Kiringan, Bantul, Yogyakarta, terutama untuk mengetahui seluk-beluk jamu tradisional. Meski namanya sudah lama terdengar sebagai dusun yang mayoritas warganya menjual jamu, Kiringan baru menjadi Desa Wisata Jamu Gendong pada 2016 silam. Demi menjamin kualitas jamu, warga Desa Kiringan juga menanam herba yang menjadi bahan baku jamu

DAHULU, BUKIT DAGI SERING DIPAKAI OLEH FILSUF UNTUK BERTEMU DAN BERTUKAR INSPIRASI.

mereka. Di Desa Kiringan, Anda dapat melihat dan menjajal langsung proses pembuatan jamu tradisional mulai dari memilih emponempon, meracik, dan akhirnya meminum jamu ramuan Anda sendiri menggunakan tempurung kelapa. Anda juga bisa

dengan cerita sejarah Candi Borobudur,

menggambarkan masyarakat zaman dahulu

berinteraksi langsung dengan embok-embok

diiringi oleh alunan gamelan.

meracik dan minum jamu herbal. Apalagi,

jamu yang telah puluhan tahun menjual

Jawa Tengah sarat akan ratusan jenis rempah

jamu ke kampung-kampung.

Salah satu menu andalan di sini adalah Ikan Mekuah yang berupa olahan ikan

dan bahan herbal yang dipakai penduduk

dori tanpa duri, brokoli, kentang, tomat,

setempat.

saus kemangi dan taburan mi, kentang,

Selanjutnya, Anda bisa mengikuti

Menurut penduduk setempat, jamu kiringan berasal dari resep abdi dalem Keraton Yogyakarta yang dilestarikan secara

serta daun kemangi. Makanan khas lainnya

sesi yoga yang dipimpin oleh instruktur

turun-temurun dan mulai diperjualbelikan

yang menarik wisatawan adalah nasi Putri

berpengalaman. Yoga menitikberatkan

sejak tahun 1950-an. Jamu Desa Kiringan kini

Manohara yang terdiri dari nasi kismis, olahan

pada aktivitas meditasi atau tapa, agar Anda

telah menjangkau seluruh Indonesia dengan

daging sapi, dan kurma.

mencapai samadhi, yaitu terpusatnya pikiran

pelanggan segala usia.

Setelah menyantap buah-buahan sebagai makanan penutupnya, Anda bisa menyesap Wedang Senget. Minuman herbal ini dibuat

untuk mengontrol panca indra dan tubuh secara keseluruhan. Yoga juga dilakukan agar Anda memiliki

Anda dapat meneguk jamu ini di angkringan sambil menikmati suasana dan keasrian khas perdesaan. Untuk oleh-oleh,

dari jahe, kunyit, serai yang direbus dan

jiwa yang tenang dan damai, menjaga

Anda bisa membeli jamu bubuk yang sudah

disajikan dengan kapulaga, cengkeh, kayu

tubuh supaya tetap relaks, sehat, dan bugar.

dikemas apik dan tahan lama.

manis, jeruk nipis, dan daun pandan yang

Gerakan meditasi ini juga terdapat pada

dijamin akan menghangatkan sekaligus

relief Lalitavistara Candi Borobudur, sehingga

buka setiap hari Ahad pukul 06.00—09.00

menjaga stamina tubuh Anda.

menginspirasi pengelola wisata untuk

ini, biasanya dikerumuni para pesepeda atau

mengembangkan wellness tourism bertema

warga yang berolahraga di area ini. Oh ya,

suatu penyakit atau menjaga imun tubuh

“Body and Soul Trail”. Saat melakukan yoga di

kalau Anda pun mau bersepeda mengelilingi

sejak zaman dahulu telah diperlihatkan

Bukit Dagi yang langsung menghadap Candi

desa, tinggal sewa sepeda onthel dari warga

melalui relief pada Candi Borobudur yang

Borobudur ini Anda juga akan ditemani oleh

setempat.

Penggunaan herba dalam pengobatan

Warung angkringan jamu yang biasanya

VOL XCIII | 2021

85

MANAGEMENT

Keluar dari JEBAKAN LIKUIDITAS Agar selamat hingga pandemi berakhir, pengusaha patut mencermati kebijakan likuiditas secara lebih disiplin.

S

Dosen Sekolah Tinggi Manajemen PPM

Kedua, kebijakan kredit kiranya perlu diterapkan secara tegas dan disiplin. Evaluasi daya bayar konsumen secara lebih

alah satu pembelajaran paling

batas bawah. Inilah kondisi yang sangat

serius. Bila perlu, pemanfaatan agunan

berharga selama masa pandemi

mengkhawatirkan.

dikembalikan ke posisinya yang penting

ini adalah meluputkan diri dari jebakan likuiditas. Betapa tidak,

sejak pandemi berlangsung, gempuran

Beberapa rekan pengusaha muda tak segan-segan menggunakan tabungan perusahaan hingga menyuntikkan modal

untuk jaga-jaga kalau-kalau si konsumen tiba-tiba kehilangan kemampuannya. Ketiga, memperkuat permodalan.

pertama terjadi dari sisi penurunan

kembali dengan dana pribadinya. Itu semua

Sekaranglah saatnya pemilik perusahaan

daya beli masyarakat sebagai akibat

dilakukan untuk bertahan di masa sulit

menunjukkan kasih sayangnya kepada

sebagian kalangan memilih untuk tidak

ini. Kini pertanyaannya, sampai kapan kita

perusahaannya secara lebih nyata. Bila

membelanjakan dana yang dimiliki, dan

mampu menggunakan dana internal itu

perusahaan masih mempunyai dana lebih,

sebagian lagi mengalami penurunan

untuk mendukung operasional perusahaan?

selesaikan utang lebih dini agar beban

pendapatan.

Yang pasti harus adalah menciptakan

Maka dalam sekejap mata, realitas itu

efisiensi. Mulai berhitung pengeluaran

biaya modal perusahaan dapat menurun. Inti dari ketiga mekanisme tersebut

menempatkan perusahaan dalam posisi

mana saja yang dapat ditekan. Tak jarang

adalah agar perusahaan dapat mempunyai

sulit. Hanya dalam hitungan bulan, animo

pilihannya jatuh kepada pengurangan

kelincahan dalam beroperasi, setidaknya

pasar menunjukkan bahwa mereka hanya

tenaga kerja. Alih-alih menyelesaikan

hingga pandemi ini dinyatakan berakhir.

mampu membeli produk secara nontunai.

masalah, opsi itu malah berujung pada

Seakan tak ada pilihan lain, transaksi

munculnya problematika yang jauh lebih

penjualan diwarnai dengan mekanisme

luas.

kredit.

Sekarang, belajar dari semua

Sayangnya, tingginya pencatatan dari

pengalaman tersebut, sebagai pengusaha,

sisi pendapatan itu tidak diiringi dengan

kita kiranya patut mencermati kebijakan

uang kas yang masuk ke dalam perusahaan.

likuiditas secara lebih disiplin, misalnya

Di sana-sini permintaan untuk penjadwalan

dengan memerhatikan sisi likuiditas

ulang terus terjadi. Dengan kata lain nilai

perusahaan sehari-hari.

piutang perusahaan meningkat drastis. Fenomena tersebut sebenarnya cukup

Likuiditas perlu didefinisikan secara lebih tegas, yakni ketersediaan uang

mencekam. Betapa tidak, pada catatan

tunai perusahaan. Sebab, piutang belum

laporan kinerja keuangan tak tampak

sepenuhnya menjadi bagian dari dompet

permasalahan yang begitu berarti dari sisi

kita sampai benar-benar tertagih dan

modal kerja. Ada banyak perusahaan yang

dana tunainya masuk ke dalam rekening

melihat bahwa nilai aset lancarnya masih

perusahaan. Bila itu yang menjadi

jauh di atas utang lancarnya. Artinya, ketika

pemahaman kita, maka sekarang fokuslah

kewajiban pelunasan utang jangka pendek

pada penjualan tunai.

ramai-ramai jatuh tempo, perusahaan masih mempunyai kemampuan untuk melunasinya. Namun kenyataannya, nilai kas perusahaan sudah di ambang

Bagi sebagian dari kita mungkin menjual produk secara tunai merupakan tantangan tersendiri. Namun hanya inilah jalan satusatunya hingga perekonomian membaik. Lebih baik kita menurunkan sedikit target laba dari setiap unit yang terjual agar sisi kesejukan dapat mengalir deras ke rekening perusahaan.

86

Aries Heru Prasetyo, Ph.D, CRMP

VOL XCIII | 2021

BILA PERUSAHAAN MASIH MEMPUNYAI DANA LEBIH, SELESAIKAN UTANG LEBIH DINI AGAR BEBAN BIAYA MODAL PERUSAHAAN DAPAT MENURUN.

REVIEW

Seluk-Beluk dan Potensi Pajak “E-COMMERCE” Judul Buku

: Pajak E-Commerce

Penulis

: Singgih Riphat

Penerbit

: Elex Media Komputindo

Cetakan

: 2021

Tebal

: 237 Halaman

Transaksi e-commerce di Indonesia meningkat tajam dalam dasawarsa terakhir, melibatkan 170 pengguna di tahun 2020, dengan nilai perdagangan mencapai 12,2 miliar dollar AS dan diproyeksi tumbuh menjadi 52 miliar dollar AS di tahun 2025. Sementara itu, kegiatan bisnis yang mendatangkan keuntungan seperti transaksi jual-beli melalui internet tak lepas dari pengenaan pajak. Masalahnya, masih banyak pelaku e-commerce belum terdaftar sebagai Wajib Pajak dan tidak memiliki NPWP. Hal ini lah yang menyebabkan pengguna e-commerce belum dapat terdeteksi dengan baik dari sisi pajak. Buku Pajak E-Commerce ini mencoba menjelaskan potensi e-commerce untuk menjadi salah satu sumber penerimaan pajak bagi negara. Pembahasan dimulai dari fenomena e-commerce, perpajakan e-commerce dan praktiknya di

Tanam Modal di PERUSAHAAN RINTISAN

berbagai negara, hingga tantangan pemberlakuannya. Heru Yulianto/ Foto: Rivan Fazry

Judul Buku

: Investing in Digital Start-Up (Unicorn Edition)

Penulis

: William Win Yang

Penerbit

: Elex Media Komputindo

Cetakan

: 2021

Tebal

: 204 Halaman

Digital start-up telah memberikan manfaat positif kepada consumer experience di Indonesia. Menteri Kominfo bahkan mencanangkan untuk membentuk 1.000 digital start-up. Ini berarti Indonesia memerlukan lebih banyak investor di bidang ini. Tapi, bagaimana cara kerja dunia start-up? Buku Investing in Digital Start-Up (Unicorn Edition) ini bisa membantu Anda. Buku karya William Win Yang secara garis besar menjelaskan dunia investasi digital, tipe investor dunia digital, persiapan sebelum berinvestasi di start-up, dan lainnya. Menurut penulis, beberapa jenis investor dunia digital—strategic investing, karma investing, flipper, dan revenue hunter. Pembaca juga akan diajak menelisik dana triliunan dollar AS yang berputar di dunia teknologi, dan kemungkinan untuk mengambil bagian di dalamnya. Heru Yulianto/ Foto: Rivan Fazry

VOL XCIII | 2021

87

TAX PEOPLE KHIFNU (Musisi)

TAX PEOPLE

PAJAK itu Mirip VAKSIN Penulis: Heru Yulianto Foto: Dok. Pribadi

L

ewat lagu “Katakan Saja” yang ia rilis pada 2020, Khifnu sukses mengambil hati masyarakat. Walau terbilang baru, lagu ini sudah disimak 19 juta kali di

seluruh lapisan masyarakat, khususnya kalangan anak muda. “Edukasi pajak di kampus itu sangatlah bermanfaat agar

kanal YouTube dan sempat menduduki peringkat

ke depannya masyarakat bisa lebih membuka mata dan yang

ketiga dalam tangga lagu Indonesia Viral 50 pada

terpenting adalah tidak ada lagi ketakutan akan pajak,” katanya.

platform musik Spotify. Padahal, saat hendak merilis single itu, Khifnu Istiawan Arif dihinggapi rasa kurang percaya diri dengan lirik yang ditulisnya. “Liriknya sudah ditulis pada Oktober 2019. Aku beranikan diri untuk merilis single tersebut di 15 Maret 2020,” ungkapnya saat diwawancarai Majalah Pajak, Kamis (18/11). Ia menambahkan, lagu tersebut semakin dikenal masyarakat setelah ia bawakan secara duet dengan Putri Delina. Pria kelahiran Tarakan, 13 November 2000 ini bilang, banyak hal positif yang ia temukan dalam bermusik. Mulai dari bisa menghibur banyak orang, bisa melakukan hal apa pun yang ia inginkan dalam hal berkarya, serta yang terpenting dapat membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Disinggung soal pajak, ia berpendapat bahwa pajak juga dapat memberikan dampak positif layaknya musik, karena pajak memiliki kontribusi besar bagi pembangunan Indonesia. “Kita enggak mungkin bisa melewati jalan yang bagus, kalau orang enggak bayar pajak. Jadi, kalau ingin memiliki pembangunan dan fasilitas yang bagus, ya, bayar pajak dululah,” jelasnya. Ia mengatakan, manfaat pajak dapat dirasakan langsung di saat pandemi seperti sekarang melalui vaksin yang disediakan oleh pemerintah secara gratis. Bahkan, menurutnya, pajak itu mirip vaksin. “Vaksin itu hampir sama seperti pajak—sama-sama bermanfaat dan dilakukan untuk kebaikan,” imbuhnya.

VAKSIN ITU HAMPIR SAMA SEPERTI PAJAK—SAMA-SAMA BERMANFAAT DAN DILAKUKAN UNTUK KEBAIKAN. 88

Khifnu berharap sosialisasi pajak perlu terus dilakukan ke

VOL XCIII | 2021

Ia pun berharap, manfaat pajak dapat dirasakan bagi para musisi di Indonesia lewat tersedianya fasilitas panggung pementasan maupun wadah yang layak untuk kreativitas dan produktivitas.

ON VIEW

S

UU HPP Sarana PEMULIHAN dan KEPATUHAN

insentif dan dilayani dengan baik, sementara yang tidak patuh akan diperiksa. “Kita berharap ini menjadi momen yang baik, WP diberi perlindungan, hak-haknya semakin ditegaskan, diperkuat, keadilan diberikan. Yang mampu bayar lebih besar dan kantor pajak otoritas

alah satu tujuan diterbitkannya Undang-Undang Cipta Kerja

sudah diperkuat supaya bisa mempunyai akses yang lebih luas, dan

dan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU

efektif dalam melakukan pemungutan pajak,” katanya.

HPP) adalah untuk pemulihan ekonomi nasional, prasyarat meningkatnya penerimaan pajak.

Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Barat Suparno mengemukakan,

Kasubdit Hubungan Masyarakat Direktorat P2Humas DJP Dwi Astuti mengatakan, UU HPP bertujuan untuk menciptakan sistem pajak yang adil sehingga dapat bermuara pada peningkatan kepatuhan WP. Ia juga

target penerimaan pajak tidak pernah tercapai sejak tahun 2008 silam.

mengingatkan agar WP memerhatikan masa berlakunya masing-masing

Padahal, di kurun waktu itu sebelumnya diawali dengan sunset policy,

klaster dalam UU HPP.

kepatuhan Wajib Pajak (WP) semakin meningkat.

Ia merinci, perubahan UU PPh berlaku tahun pajak 2022, perubahan

“Tetapi wujud dari kepatuhan itu naik turun bahkan sekarang ini

UU PPN berlaku mulai 1 April 2022, perubahan UU Ketentuan Umum

setelah era pandemi, itu justru semakin menurun. Maka, di era pandemi

dan Tata Cara Perpajakan (KUP) berlaku mulai tanggal diundangkan,

untuk bisa membuktikan bahwa peraturan perpajakan itu bersifat

Program Pengungkapan Sukarela (PPS) berlaku 1 Januari sampai 30 Juni

business friendly, di tahun 2020 kemarin ada UU Cipta Kerja yang

2022, Pajak karbon mulai berlaku 1 April 2022, dan perubahan UU Cukai

pada intinya mengatur di klaster perpajakannya menurunkan sanksi,

berlaku mulai tanggal diundangkan. Ruruh Handayani/ Foto: Dok.

menurunkan tarif, kemudian mereduksi objek pajak berupa dividen,”

Kanwil DJP Jakbar

ucapnya saat Media Gathering di Auditorium Harmoni, Kanwil DJP Jakbar, Palmerah, Jakarta, Jumat (26/11). Suparno menambahkan, kedua UU sapu jagat itu juga diharapkan dapat tercipta keadilan, sehingga menimbulkan kepatuhan sukarela WP. “UU HPP dan Cipta Kerja bertujuan mulia untuk memulihkan perekonomian di Indonesia yang pada akhirnya bisa memperluas tax base dari pemajakan yang ada di Indonesia,” imbuhnya. Setali tiga uang, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengungkapkan, UU HPP bisa menjadi tonggak baru perpajakan Indonesia. Untuk WP yang sudah patuh diberi

DENDA Berat untuk PENGEMPLANG PAJAK

D

ewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Pengacara dan Praktisi Hukum Pajak Indonesia (P3HPI) menggelar webinar bertajuk “Ultimum Remedium Paska UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP)” pada Kamis (11/11).

Webinar ini menghadirkan narasumber Direktur Penegakan Hukum

DJP Eka Sila Kusna Jaya, Ketua Umum P3HPI Dr Jhon Eddy dan Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen, dan Penyidikan, Kanwil DJP Sumatera Utara I Wahyu Widodo. Webinar juga dimeriahkan oleh Pimpinan Group Usaha dan Ketua Dewan Pengawas P3HPI Ariawan Gunadi, serta para praktisi perpajakan yakni Pontas Pane, Rianto Abimail dan Richard Burton.

diperberat, dari yang sebelumnya membayar pokok pajak ditambah sanksi tiga kali, dinaikkan menjadi empat kali pajak kurang dibayar. UU ini juga merevisi aturan pidana denda disubsider. Dalam UU HPP , pidana denda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 dan Pasal 39A tidak dapat digantikan dengan pidana kurungan dan wajib dibayar oleh terpidana. Perubahan UU ini bukan tanpa alasan. Wahyu Widodo menyampaikan, data DJP menunjukkan, dari penyidikan yang selesai tahun 2016 hingga 2020, hanya sekitar 2,7 persen yang memanfaatkan ultimum remedium Pasal 44B UU KUP. Sedangkan, sebanyak 92,3 persen lebih memilih lanjut ke persidangan dengan memilih pemidanaan badan. Dengan pidana badan itu, denda pun tidak dibayar karena disubsider kurungan yang umumnya vonisnya ringan. Waluyo Hanjarwadi/Foto: Dok. P3HPI

Jhon Eddy menyampaikan, lahirnya UU HPP merevisi beberapa regulasi terkait perpajakan, di antaranya mengubah UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP). Salah satunya adalah penerapan konsep ultimum remidium pasca-berlakunya UU HPP. Dengan berlakunya UU HPP, ada perubahan sanksi administrasi. Pertama, untuk pidana pajak karena kealpaan (Pasal 38 UU KUP). Jika dalam UU KUP Wajib Pajak membayar pokok pajak ditambah sanksi tiga kali lipat pajak kurang dibayar, dalam UU HPP, sanksinya lebih ringan, yakni satu kali dari pajak kurang dibayar. Untuk pidana pajak berat, seperti pembuatan faktur atau bukti potong PPh fiktif sanksi

VOL XCIII | 2021

89

ON VIEW

Pengusaha:

PAJAK KARBON BERPOTENSI NAIKKAN HARGA

D

ampak perubahan iklim

“Persoalan ini tidak sederhana karena

“Jadi, pemerintah memberikan insentif

terhadap penduduk bumi

setiap kebijakan pajak akan mengandung

pengurangan pajak sebagai apresiasi

disebut-sebut lebih dahsyat

biaya pemajakan yang ditanggung Wajib

kepada entitas atau pelaku usaha apabila

dari akibat yang ditimbulkan

Pajak, ditanggung oleh otoritas pajak,” kata

mereka melakukan mitigasi baik dari

oleh pandemi Covid-19, karena dapat

Inayati dalam webinar bertajuk “Taxcussion:

efisiensi energi, penyerapan karbon,”

menyasar banyak hal—tidak hanya pada

Siapkah Indonesia untuk Reformasi Pajak

imbuhnya.

lingkungan, tetapi juga masalah ekonomi.

Lingkungan?”, yang diselenggarakan oleh

Untuk itulah, perubahan lingkungan

Kostaf Fakultas Ilmu Administrasi UI dan

Centre Universitas Indonesia dan Arka Dila

menjadi isu penting di tingkat internasional.

Majalah Pajak, Sabtu (13/11).

Training Center ini, Ketua Umum Asosiasi

Banyak negara berkumpul dan

Untuk itu, perumus kebijakan harus

Dalam acara yang didukung oleh Tax

Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi

membicarakan bagaimana mereka bekerja

melakukan balancing terhadap dua

Sukamdani mengingatkan implikasi pajak

sama mengatasi perubahan iklim ini.

kepentingan dan mampu mengukur dan

karbon sebagai instrumen pengendali gas

mengendalikan dampak ekonominya.

rumah kaca (GRK) akan berdampak pada

Indonesia juga berkomitmen memerangi krisis perubahan iklim seperti

Analis Kebijakan pada Badan Kebijakan

kenaikan harga batu bara, gas alam, listrik,

adanya kebijakan pengenaan pajak karbon

Fiskal (BKF) Febri Pangestu menyebut,

dan perubahan Undang-Undang (UU)

transisi hijau membutuhkan investasi

Cukai dalam UU Harmonisasi Peraturan

yang sangat besar. Untuk itu, penerimaan

peta jalan energi yang holistik dan

Perpajakan. Kepala Departemen Ilmu

pajak karbon harus dimanfaatkan guna

komprehensif agar menjadi kunci

Administrasi Fiskal Universitas Indonesia

mengatasi celah pembiayaan perubahan

penurunan emisi karbon. Perlunya juga

(UI) Inayati mengatakan, adanya intervensi

iklim dan menjadi sumber alternatif

pembentukan task force yang terdiri dari

pemerintah dari segi kebijakan dibutuhkan

pembiayaan berkelanjutan bagi pemerintah.

semua pemangku kepentingan yang

untuk mencegah—atau setidaknya

Sementara, Wajib Pajak yang berpartisipasi

membahas khusus terkait perubahan iklim

memitigasi—kehancuran lingkungan dan

dalam pengurangan emisi karbon diberi

dan penurunan GRK,” tegas Hariyadi.

kehidupan manusia di masa depan.

pengurangan pajak karbon.

dan bensin. “Kami mengusulkan perlu dibuatnya

Hariyadi juga mengusulkan penguatan dan percepatan infrastruktur kelembagaan dan tata laksananya berupa penerapan perangkat peraturan turunannya. Sementara pajak karbon, karbon kredit, dan perdagangan karbon yang merupakan instrumen nilai ekonomi karbon harus disusun secara bersamaan dan saling melengkapi berdasarkan pada skema modelling perubahan iklim—bukan pada modelling pendapatan negara. Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet melihat ada empat tantangan pembangunan ekonomi hijau pasca-Covid-19, yaitu masih kuatnya kebijakan dan perilaku yang berorientasi brown economy, potensi penurunan pendapatan dalam jangka pendek, besarnya kebutuhan dana stimulus di tahap awal, dan ketersediaan tenaga kerja menuju green economy. Ruruh Handayani/Foto: Bobby Darmawan

90

VOL XCIII | 2021

ON VIEW

TAWARAN Menarik “SUPER-DEDUCTION” bagi INVESTOR

“S

uper-deduction dapat

satu tawaran menarik bagi pengusaha atau

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 128

meningkatkan daya tarik

investor.

Tahun 2019 untuk menjelaskan pemotongan

investasi, daya saing industri nasional, mendorong

“Dalam fase produksi banyak fasilitas

pajak untuk industri, mulai dari besaran

yang dapat dimanfaatkan, khususnya

insentif, kelompok biaya yang mendapatkan

industri berbasis teknologi, serta

untuk kawasan, seperti kawasan tempat

pemotongan, sampai perizinan peserta

mempercepat industri manufaktur nasional

penimbunan berikat, kawasan ekonomi

magang. Suryo berharap insentif pajak ini

agar siap menuju revolusi industri 4.0,” kata

khusus (KEK). Fasilitas itu sudah melekat di

membuat badan usaha dan industri terlibat

Senior Advisor TaxPrime, Robert Pakpahan.

dalamnya, seperti penangguhan Bea Masuk,

dalam pengembangan SDM Indonesia.

PPN tidak dipungut, dan lain-lain. Di luar

Dengan terciptanya SDM yang berkualitas,

“Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional

itu ada fasilitas kemudahan impor tujuan

lanjut Suryo, produktivitas perusahaan

2021/2022: Arah Strategi Kebijakan Investasi,

ekspor, fasilitas WP risiko rendah, yaitu

maupun industri akan turut meningkat

Kepabeanan, dan Perpajakan; Peluang dan

fasilitas yang diberikan untuk percepatan

yang akhirnya berdampak penting bagi

Tantangan” yang diselenggarakan TaxPrime,

dalam pengembalian kelebihan pembayaran

perekonomian nasional.

Kamis (11/11).

pajak. Ada juga fasilitas yang terkait tax

Itu dikatakannya dalam webinar

Dirjen Pajak periode 2017—2019 ini menjelaskan, PP Nomor 45 Tahun 2019 mengatur dua hal utama tentang

Sebelumnya, pemerintah telah

holiday, tax allowance, super-deduction, dan

meluncurkan insentif super-deduction yang

lainnya,” kata Teguh.

diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP)

Ia menambahkan, lewat pemberian

Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan

super-deduction. Pertama, pengurangan

fasilitas itu diharapkan pengusaha dapat

atas Peraturan Nomor 94 Tahun 2010

penghasilan bruto bagi WP yang

menekan pengeluaran secara maksimal

tentang Perhitungan Penghasilan Kena Pajak

menyelenggarakan pendidikan vokasi,

sehingga efisiensi cash flow dapat tercapai.

dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam

paling tinggi 200 persen dari jumlah biaya

Dalam kesempatan yang sama,

yang dikeluarkan. Kedua, pengurangan

Dirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan,

penghasilan bruto bagi WP yang

pemerintah juga telah mengeluarkan

Tahun Berjalan. Aprilia Hariani/ Foto:Rivan Fazry

menyelenggarakan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang), paling tinggi 100 persen dari kegiatan yang digunakan. “Selain ditujukan untuk meningkatkan daya saing Indonesia, apabila dicermati ternyata super-deduction juga dapat menjadi solusi mitigasi atau dapat mencegah sengketa perpajakan terkait transfer pricing, khususnya bagi multinational enterprise. Dengan memanfaatkan fasilitas super-deduction ini multinational enterprise dapat merealokasikan fungsi aset dan risiko atas kegiatan litbang dan pelatihan ke Indonesia,” ungkapnya. Direktur Kepatuhan dan Pemeriksaan TaxPrime Teguh Wisnu Purbaya mengapresiasi langkah inovatif pemerintah dalam menyiapkan berbagai fasilitas dan kemudahan dalam berusaha, sehingga sangatlah beralasan bila indonesia menjadi tujuan investasi yang sangat menarik. Menurutnya, insentif super-deduction salah

VOL XCIII | 2021

91

ON VIEW

Transformasi DIGITAL Jadi KUNCI Ketangguhan UMKM

S

ituasi pandemi yang

Menurutnya, sektor perpajakan

Menurutnya, digitalisasi menjadi aspek

mengakibatkan perekonomian

menjadi sangat penting karena selama

penting dalam pengembangan sektor

melambat mengharuskan setiap

dua tahun terakhir Indonesia mengalami

UMKM. Dukungan pemerintah melalui

pelaku usaha untuk mengambil

defisit perekonomian yang luar biasa

regulasi Undang-Undang Cipta Kerja

langkah antisipasi, inovasi, dan transformasi

besar. Oleh karenanya, pemerintah

dan berbagai kebijakan afirmatif seperti

ke arah digitalitasi agar kegiatan bisnis

menempuh konsolidasi fiskal melalui upaya

insentif pajak di masa pandemi juga sangat

dapat berkelanjutan. Wakil Menteri

peningkatan penerimaan dan penajaman

membantu pelaku UMKM.

Keuangan Suahasil Nazara mengemukakan,

anggaran belanja dengan menerapkan

era ekonomi digital dan terlebih lagi

berbagai model pembiayaan inovatif.

dengan adanya pandemi Covid-19

menjadi pilar penting dalam perekonomian.

telah mendorong peningkatan transaksi

fiskal untuk membantu UMKM berupa

Kami terus mendorong pengembangan

e-commerce yang memunculkan bisnis-

insentif pajak diberikan agar sektor ini

start-up untuk aplikasi yang mendukung

bisnis baru dan perpindahan transaksi dari

tidak terkena pressure yang besar. Saat ini

ekosistem dari rantai bisnis UMKM,” jelas

cara konvensional menjadi digital.

ekonomi mulai bergerak, namun harus

Hanung.

“Dunia berubah. Kalau ingin bisnis

tetap waspada. Jangka pendek ada libur

Pada sesi diskusi, Direktur Penyuluhan

sehat, sekarang saatnya sektor UMKM harus

Natal dan tahun baru, protokol kesehatan

Pelayanan dan Hubungan Masyarakat

go digital dan masuk ke e-commerce,” kata

harus tetap dijaga dan meneruskan

Direktorat Jenderal Pajak Neilmaldrin Noor

Suahasil ketika memberikan pidato kunci

vaksinasi. Ini bagian penting untuk

menyampaikan berbagai insentif pajak

dalam webinar bertema “UMKM Menuju

ekonomi 2022,” paparnya.

yang telah diberikan kepada UMKM, seperti

Ekosistem Digital yang Berkelanjutan:

92

“Di awal pandemi, desain kebijakan

“Penyerapan tenaga kerja di sektor UMKM sebesar 97 persen. Artinya, sektor ini

Hal senada disampaikan oleh Deputi

Peraturan Pemerintah (PP) No. 46/2013

Sebagai Pahlawan Pemulihan Ekonomi”

Bidang UKM Kementerian Koperasi

yang mengenakan tarif pajak 1 persen

yang diadakan Majalah Pajak, Kamis (25/11).

dan UKM Hanung Harimba Rachman.

dari peredaran bruto secara final untuk

VOL XCIII | 2021

ON VIEW menghilangkan beban administrasi kepada pelaku UMKM. Pada 2018, aturan ini direvisi dengan

Pengembangan lainnya adalah QRIS

turut berperan aktif dalam pencapaian

Cross Border yang berlaku secara lintas

Sustainable Development Goals tahun

negara. Turis mancanegara seperti dari

2030.

menurunkan tarif pajak bagi UMKM

Thailand atau Malaysia dapat melakukan

menjadi 0,5 persen. Selanjutnya dalam UU

transaksi di Indonesia dengan QRIS,

Komunitas Konsumen Indonesia David

Harmonisasi Peraturan Pajak yang baru

demikian pula sebaliknya. Hal ini

Tobing menjelaskan tentang definisi

disahkan, jelasnya, terdapat perubahan

memudahkan pelaku UMKM dalam

UMKM, konsumen, dan pelaku usaha

pada ketentuan tentang Pajak Penghasilan

bertransaksi dengan para wisatawan dari

menurut undang-undang. Selama

yang menunjukkan keberpihakan pada

dalam dan luar negeri yang ingin membeli

pandemi, sejumlah UMKM telah beralih

masyarakat berpenghasilan rendah

produk-produk UMKM.

ke transaksi e-commerce sehingga harus

termasuk UMKM dengan tujuan untuk lebih

Salah satu platform terkemuka yang

Sementara, Pendiri dan Ketua

tunduk pada beberapa aturan di bidang

mencerminkan rasa keadilan. Neil juga

memiliki misi khusus dalam membantu

e-commerce. Menurutnya, pelaku UMKM

menyampaikan program pemberdayaan

pengembangan UMKM secara digital

juga harus memenuhi hak-hak konsumen

bagi pelaku UMKM yang telah dilaksanakan

adalah Bukalapak. Saat ini terdapat 8,7 juta

dalam perdagangan e-commerce seperti

oleh kantor pajak, yakni Business

mitra Bukalapak di seluruh Indonesia yang

memberikan informasi yang benar,

Development Service berupa kegiatan

menjalankan bisnis warung secara digital.

menyediakan jangka waktu pengembalian

workshop, kelas pajak tematik, layanan

“Bukalapak ingin membantu UMKM

jika barang tidak sesuai dengan pesanan

asistensi dan informasi.

dalam menghadapi berbagai kesulitan

atau terdapat cacat tersembunyi, dan

Digitalisasi untuk kemudahan

dengan teknologi agar mereka dapat

kerahasiaan data informasi konsumen.

memperluas akses pasar dan meningkatkan

David mengingatkan pelaku UMKM agar

penjualan,” kata EVP Government Relation

berhati-hati dalam menjalankan transaksi

Buka Pengadaan Bukalapak, Widuri

elektronik melalui saluran media sosial

Parinduri.

yang kerap terjadi modus penipuan.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem memaparkan tentang penerapan metode pembayaran digital QRIS yang merupakan inisiatif Bank Indonesia bersama ASPI. Selain penerapan QRIS di merchant, saat ini ASPI juga mengembangkan QRIS Tarik, Tunai, dan Setor dengan cara memindai QR di mesin ATM. “Pengembangan metode pembayaran digital dengan QRIS ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM karena tidak semua UMKM terjangkau oleh QRIS,” jelasnya.

Dalam sesi diskusi selanjutnya,

“UMKM bisa menawarkan produknya

Sekretaris Jenderal Indonesia Council for

melalui platform yang terdaftar di Kominfo

Small Business, Diah Yusuf menyatakan,

seperti Bukalapak. Itu lebih terjamin baik

Indonesia akan dapat membangun bisnis

terkait hak dan kewajiban pelaku usaha

yang lebih tangguh jika sektor UMKM

maupun konsumen,” kata David.

sukses bertransformasi dalam dunia

Webinar diakhiri dengan closing

digital. Ia menekankan tentang pentingnya

remarks oleh Wakil Ketua Dewan

penguatan ekosistem kewirausahaan di

Komisioner Otoritas Jasa Keuangan

Indonesia yang bisa terus mendorong

Nurhaida yang menyampaikan paparan

UMKM untuk berkontribusi lebih besar

tentang “Percepatan Pelaksanaan

terhadap perekonomian nasional dan

Transformasi Digital di Sektor Keuangan”. Sejumlah community partner turut mendukung kegiatan Webinar Patriot Insight#3, yaitu APINDO, HIPMI, ICSB, Komunitas Konsumen Indonesia, UMKM Sahabat Pajak, Desa Wisata Foundation, AKU Mandiri, UMKM Naik Kelas, Info UKM. id, Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Mikro Kecil, Tax Center Gunadarma, Tax Centre UI, Tax and Education Research Center FEB UI, Kostaf FIA UI, TGSC Unpad, Komunitas Pajak Mania, dan Tax Center Poli Batam. Novita Hifni/ Foto: Rivan Fazry

VOL XCIII | 2021

93

ON VIEW

SMF Dorong BANGKITNYA Industri PERUMAHAN

P

T Sarana Multigriya Finansial (Persero)/SMF akan memfokuskan peran strategisnya dalam mendukung Program

Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penguatan di ekosistem industri perumahan yang tengah terdampak oleh pandemi. BUMN yang berdiri sejak 2005 di bawah Kementerian Keuangan ini mengemban tugas sebagai special mission vehicle untuk membangun dan mengembangkan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan. Dalam konferensi pers di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (26/11), Direktur Utama PT SMF (Persero) Ananta Wiyogo memaparkan beberapa strategi terkait penguatan di ekosistem industri perumahan melalui sinergi dengan kementerian/lembaga untuk mendukung program pemerintah di bidang perumahan, di antaranya Program Perluasan Penyaluran Subsidi Perumahan atau Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan

perumahan bagi nasabah PNM Mekaar, dengan peruntukan renovasi rumah

KPR sebesar Rp 4,90 triliun. Secara

nasabah yang juga dijadikan sebagai

2021, SMF melakukan kerja sama

kumulatif, total dana yang dialirkan

tempat usaha atau mendukung usaha.

pembiayaan perumahan, yakni kredit

dari pasar modal ke sektor pembiayaan

mikro bagi pekerja di sektor informal

perumahan dari tahun 2006 hingga 30

PEN di sektor perumahan, SMF juga

serta menginisiasi program baru untuk

September 2021 mencapai Rp 74,04 triliun

menjalankan tugasnya sebagai pelaksana

mendukung keterjangkauan pemilikan

yang terdiri atas pembiayaan sebesar

investasi pemerintah dengan memberikan

rumah bagi masyarakat berpenghasilan

Rp 61,10 triliun, sekuritisasi KPR sebesar

suntikan dana kepada salah satu BUMN

rendah, pelaksanaan program kredit

Rp 12,79 triliun, dan pembelian KPR

di sektor perumahan. Selain itu, SMF

konstruksi, aktif melakukan pembiayaan

sebesar Rp 156 miliar. Dana yang telah

aktif menjalankan beberapa Program

jangka panjang kepada lembaga penyalur

dialirkan tersebut telah membiayai 1,19

Penugasan Khusus dan Inisiatif Strategis,

baik konvensional maupun syariah, serta

juta debitur KPR yang terdiri atas 61,05

yaitu dukungan kepada Program KPR FLPP

memaksimalkan peran Perseroan sebagai

persen pembiayaan, 18,38 persen KPR FLPP,

atau KPR Subsidi, Program Pembiayaan

agen PEN,” jelas Ananta.

20,45 persen sekuritisasi, dan 0,13 persen

Homestay di sebelas desa yang terletak

pembelian KPR.

dalam Destinasi Super Prioritas Pariwisata

“Terkait rencana kerja hingga akhir

Ia menambahkan, SMF sebagai fiscal tools pemerintah berupaya mendorong

94

Hingga Triwulan III 2021 SMF telah menyalurkan pinjaman kepada penyalur

Perumahan (KPR FLPP).

Dalam mendukung realisasi

Untuk mendukung percepatan

(Borobudur, Jawa Tengah dan Mandalika,

bangkitnya industri perumahan baik dari

pembiayaan perumahan mikro, SMF

NTB) dan daerah potensi pariwisata di

sisi penawaran maupun permintaan sesuai

bersinergi dengan PT Permodalan Nasional

Banyuwangi, Jawa Timur dan Sumedang,

perluasan mandat yang diberikan melalui

Madani (Persero)/PNM menghadirkan

Jawa Barat, serta Program Peningkatan

penyaluran pembiayaan perumahan yang

produk Program Hunian Mikro Mekaar yang

Kualitas Rumah di Daerah Kumuh.

berkesinambungan.

merupakan program pembiayaan mikro

Novita Hifni/ Foto: Dok. SMF

VOL XCIII | 2021

TAX RATE Kondisi

Setahun

Sebulan

WP Orang Pribadi

Rp54.000.000

Rp4.500.000

WP Kawin

Rp58.500.000

Rp4.875.000

WP Kawin + 1 Tanggungan

Rp63.000.000

Rp5.250.000

WP Kawin + 2 Tanggungan

Rp67.500.000

Rp5.625.000

WP Kawin + 3 Tanggungan

Rp72.000.000

Rp6.000.000

WP Kawin + Penghasilan Istri Digabung*

Rp112.500.000

Rp9. 375.000

WP Kawin + Penghasilan Istri Digabung* + 1 Tanggungan

Rp117.000.000

Rp9.750.000

WP Kawin + Penghasilan Istri Digabung* + 2 Tanggungan

Rp121.500.000

Rp10.125.000

WP Kawin + Penghasilan Istri Digabung* + 3 Tanggungan

Rp126.000.000

Rp10.500.000

Jenis Pajak

Tanggal Penyetoran

Tanggal pelaporan

PPh Pasal 21

Paling lama tanggal 10 bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir

Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

PPh Pasal 22

Disetor pada hari yang sama dengan pelaksanaan pembayaran

Paling lama 14 hari setelah Masa Pajak berakhir

PPh Pasal 23

Paling lama tanggal 10 bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir

Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

Paling lambat tanggal 10 bulan takwim berikutnya setelah bulan saat terutangnya pajak.

Paling lambat 20 hari setelah Masa Pajak berakhir dengan dilampiri SSP lembar kedua, bukti pemotongan lembar kedua dan daftar bukti pemotongan

Paling lama tanggal 10 bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir

Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

a. Bendahara pengeluaran sebagai pemungut PPN paling lama tanggal 7 (tujuh) bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir

a. Paling lama akhir bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir

b. Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar sebagai Pemungut PPN harus disetor pada hari yang sama dengan pelaksanaan pembayaran kepada Pengusaha kena Pajak Rekanan Pemerintah melalui KPPN

b. Paling lama akhir bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir

Pasal 26

PPH Pasal 4 ayat (2)

PPN

UU Nomor 36 Tahun 2008 Wajib Pajak

Tarif Lapisan Penghasilan s/d Rp50.000.000

5%

>Rp50.000.000 s/d Rp250.000.000

15%

>Rp250.000.000 s/d Rp500.000.000

25%

>Rp500.000.000

30%

Tidak ada lapisan tarif untuk Badan DN dan BUT

25%

Orang Pribadi

Badan DN dan BUT

VOL XCIII | 2021

95

TAX RATE Jenis Pajak

Tarif Pajak

PPh Pasal 21

1. Pegawai tetap, penerima pensiun bulanan, bukan pegawai yang memiliki NPWP dan menerima penghasilan secara berkesinambungan dalam 1 (satu) tahun dikenakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a Undang–Undang PPh dikalikan dengan Penghasilan Kena pajak (PKP). PKP dihitung berdasarkan sebagai sebagai berikut: • Pegawai Tetap: Penghasilan bruto dikurangi biaya jabatan (5% dari penghasilan bruto,maksimum Rp6.000.000,00 setahun atau Rp500.000,00); dikurangi iuran pensiun,Iuran jaminan hari tua, dikurangi Penghasilan Tidak kena Pajak (PTKP). • Penerima Pensiun Bulanan: Penghasilan bruto dikurangi biaya pensiun (5% dari penghasilan bruto, maksimum Rp2.400.000,00 setahun atau Rp200.000,00 sebulan) dikurangi PTKP • Bukan Pegawai yang memiliki NPWP dan menerima penghasilan secara berkesinambungan: 50% dari penghasilan bruto dikurangi PTKP per bulan 2. Bukan Pegawai yang menerima atau memperoleh penghasilan dikenakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a dikalikan dengan 50% dari jumlah penghasilan bruto untuk setiap pembayaran imbalan yang tidak berkesinambungan; 3. Peserta kegiatan yang menerima atau memperoleh penghasilan dikenakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a dikalikan dengan jumlah penghasilan bruto untuk setiap kali pembayaran yang bersifat utuh dan tidak dipecah; 4. Pegawai harian, pegawai mingguan, pemagang, dan calon pegawai, serta pegawai tidak tetap lainnya yang menerima upah harian, upah mingguan, upah satuan, upah borongan dan uang saku harian yang besarnya melebihi Rp450.000 sehari tetapi dalam satu bulan takwim jumlahnya tidak melebihi Rp4.500.000,00 dan atau tidak dibayarkan secara bulanan, maka PPh pasal 21 yang terutang dalam sehari adalah dengan menerapkan tarif 5% dari penghasilan bruto setelah dikurangi Rp450.000,00. Bila dalam satu bulan takwim jumlahnya melebihi Rp4.500.000,00 sebulan, maka besarnya PTKP yang dapat dikurangkan untuk satu hari adalah sesuai dengan jumlah PTKP sebenarnya dari penerima penghasilan yang bersangkutan dibagi 360. 5. Pejabat Negara, PNS, anggota TNI/POLRI yang menerima honorarium dan imbalan lain yang sumber dananya berasal dari keuangan Negara atau keuangan Daerah dipotong PPh yang sumber dananya berasal dari keuangan atau Keuangan Daerah dipotong PPh Ps.21 dengan tarif 15% dari penghasilan bruto dan bersifat final, kecuali yang dibayarkan kepada PNS Gol. IId ke bawah, 6. Anggota TNI/POLRI peltu ke bawah/Ajun Insp./Tingkat I ke bawah. Pemotong PPh Pasal 21 wajib membuat dan memberikan bukti Pemotongan PPh Pasal 21 kepada penerima penghasilan yang dipotong pajak;

PPh Pasal 22

1. Atas impor ; yang menggunakan Angka Pengenal Importil (API), 2,5% (dua setengah persen) dari nilai impor; yang tidak menggunakan API, 7,5% (tujuh setengah persen) dari nilai impor; yang tidak dikuasai, 7,5% (tujuh setengah persen) dari harga jual lelang. 2. Atas pembelian barang yang dilakukan oleh DJPb, bendahara Pemerintah, BUMN/BUMD (angka II butir 2,3, dan 4) sebesar 1,5% (satu setengah persen) dari harga pembelian tidak termasuk PPN dan tidak final. 3. Atas penjualan hasil produksi (angka II butir 5) ditetapkan berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pajak, yaitu: • Kertas = 0.1% x DPP PPN (Tidak Final) • Semen = 0.25% x DPP PPN (Tidak Final) • Baja = 0.3% x DPP PPN (Tidak Final) • Rokok = 0.15% x Harga Bandrol (Final) • Otomotif = 0.45% x DPP PPN (Tidak Final) 4. Atas penjualan hasil produksi atau penyerahan barang oleh produsen atau importir bahan bakar minyak , gas, dan pelumas adalah sebagai berikut: Catatan: Pungutan PPh Pasal 22 kepada penyalur/agen, bersifat final. Selain penyalur /agen bersifat tidak final 5. Atas pembelian bahan-bahan untuk keperluan industri atau ekspor dari pedagang pengumpul (angka II butir 7) ditetapkan sebesar 2,5% dari harga pembelian tidak termasuk PPN 6. Atas impor kedelai, gandum, dan tepung terigu oleh importir yang menggunakan API sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a sebesar 0,5% (setengah persen) dari nilai impor. 7. Atas Penjualan a. Pesawat Udara pribadi dengan harga jual lebih dari Rp20.000.000.000,00 b. Kapal pesiar dan sejenisnya dengan harga jual lebih dari Rp10.000.000.000,00 c. Rumah beserta tanahnya dengan harga jual atau harga jual atau pengalihannya lebih dari Rp10.000.000.000,00 dan luas bangunan lebih dari 500 m2. d. Apartemen, Kondominium, dan sejenisnya dengan harga jual atau pengalihannya lebih dari Rp10.000.000.000,00 dan /atau luas bangunan lebih dari 500 m2 e. Kendaraan bermotor roda empat pengangkutan orang kurang dari 10 orang berupa sedan, Jeep, Sport utility vehicle (suv), multi purpose vehicle (mpv), minibus dan sejenisnya dengan harga jual lebih dari Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) dan dengan kapasitan silinder lebih dari 3.000cc Sebesar 5% dari harga jual tidak termasuk dari PPN dan PPnBM. 8. Untuk yang tidak ber-NPWP dipotong 100% lebih tinggi dari tarif PPh Pasal 22

PPh Pasal 23

1. 15% dari jumlah broto atas : a. Dividen kecuali pembagian dividen kepada orang pribadi dikenakan final b. Bunga, dan royalty; c. Hadiah dan penghargaan selain yang telah dipotong PPh pasal 21. 2. 2% dari jumlah bruto atas sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta kecuali sewa tanah dan/atau bangunan. 3. 2% dari jumlah bruto atas imbalan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi dan jasa konsultan. 4. 2% dari jumlah bruto atas imbalan jasa lainnya.

PPh Pasal 26

1. 20% (final) dari jumlah penghasilan bruto yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Luar Negeri 2. 20% (final) dari perkiraan penghasilan neto 3. 20% (final) dari perkiraan penghasilan neto atas penjualan atau pengalihan saham perusahaan antara conduit company atau special purpose company yang didirikan atau bertempat kedudukan di Negara yang memberikan perlindungan pajak yang mempunyai hubungan istimewa dengan badan yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia atau BUT di Indonesia; 4. 20% (final) dari penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak dari suatu BUT di Indonesia, kecuali penghasilan tersebut ditanamkan kembali di Indonesia. 5. Tarif berdasarkan perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) antara Indonesia dengan Negara pihak pada persetujuan

PPh Pasal 4 Ayat 2

96

Atas penghasilan dari persewaan tanah dan atau bangunan dikenakan PPh final sebesar 10% (sepuluh persen) dari jumlah bruto nilai persewaan tanah dan/atau bangunan.

VOL XCIII | 2021

Majalah PAJAK mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasinya dalam acara:

UMKM Menuju Ekosistem Digital yang Berkelanjutan “Sebagai Pahlawan Pemulihan Ekonomi”

Community Partner: