Data Loading...

SRIWIJAYA AIR - April'17 Flipbook PDF

SRIWIJAYA AIR - April'17


172 Views
44 Downloads
FLIP PDF 27.7MB

DOWNLOAD FLIP

REPORT DMCA

In-Flight Magazine

Edisi 74 / April 2017

ayo

buruan datang

kota baTU

Ke

Edisi 74 / April 2017

Discover Theme Park: Batu

Journey Tarian Pengabisan di Lamandau

INSIDE SRIWIJAYA Sriwijaya Air Group dan Bintan Resorts Jalin Kerjasama Dukung Pariwisata Indonesia

4

Ceo’s note

SRIWIJAYA AIR : SAMPAI JUMPA DI MXGP TAHUN DEPAN Indonesia harus bangga dengan memperoleh kesempatan langka sebagai penyelenggara, karena event ini selalu menjadi rebutan dari seluruh Negara.

p

elanggan setia Sriwijaya Air & NAM Air yang kami hormati, Assalamualaikum wr wb, Salam sejahtera, Ketika Walikota Pangkalpinang, Irwansyah datang ke tempat saya mengutarakan niatnya menggelar Motocross Grand Prix (MXGP) kelas dunia di Pangkalpinang, Bangka Belitung, serta merta saya terhenyak dan tak pikir panjang lebar, langsung saya pun menjawabnya untuk mendukung acara tersebut. Betapa tidak? Ini adalah ide cemerlang untuk membawa nama Indonesia pada umumnya, dan Pangkalpinang, Bangka Belitung pada khususnya. Maka, Sriwijaya Air pun menjadi main sponsor dengan menjadikan event tersebut menjadi Sriwijaya Indo MXGP. Niatan ini pun ternyata mendapat sambutan positif dari pemerintah, khususnya Kementerian Olah Raga Republik Indonesia dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Bahkan saking semangatnya, masing-masing Kementerian tersebut pun langsung mengadakan jumpa pers untuk menggelorakan acara sport motor ini. MXGP adalah ajang balap motocross dunia yang diselenggarakan oleh Federation Internationale de Motocyclisms, lembaga yang menaungi seluruh cabang balap motor di dunia, yang bermarkas di Swiss, dengan memiliki 20 agenda balap motocross yang diadakan secara marathon di seluruh Negara secara bergantian. Indonesia harus bangga dengan memperoleh kesempatan langka sebagai penyelenggara, karena event ini selalu menjadi rebutan dari seluruh Negara. Sriwijaya Air Indo MXGP yang diselenggarakan di Pangkalpinang ini diikuti oleh 78 crosser dunia dari 27 negara, sedangkan Indonesia mendapat kesempatan untuk menurunkan 13 crosser muda berbakat dengan memegang wild card. Ini saatnya bagi crosser muda untuk memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan langka bertarung bersama crosser dunia. Tentu hal ini menjadi motivasi yang kuat untuk meraih sukses para crosser muda di masa depan.

Gelaran Sriwijaya Indo MXGP ini telah mencatat sukses dengan dua hari penyelenggaraan (4-5 Maret 2017), dan berjalan lancar. Pemenang ajang sport berkelas internasional tersebut direbut oleh sebagian besar crosser Eropa, di antaranya adalah dari Belanda, Jerman, Italia Perancis, Swiss dan satu dari Selandia Baru. Selain prestasi di atas, yang perlu kita banggakan bersama adalah, suksesnya Pangkalpinang menyelenggarakan acara ini, yang tentunya bisa membanggakan Indonesia di mata dunia. Bahkan sorotan dan liputan media massa yang tak kurang dari 128 chanel televisi dunia dan ratusan media cetak nasional maupun internasional telah menyiarkan event ini secara langsung. Dan, tak kalah membanggakannya pula, bahwa melalui event ini, Indonesia dan Pangkalpinang menjadi buah bibir di dunia parwiasata karena keramahtamahan masyarakatnya dan keindahan objek wisata alamnya. Atas semua hasil pelaksanaan event akbar ini, kami bangga menjadi anak bangsa yang bisa membawa event kelas internasional ke panggung Indonesia, khususnya di Pangkalpinang, Bangka Belitung. Semoga kontribusi Sriwijaya Air Group dalam Sriwijaya Indo MXGP ini dapat menjadi salah satu sarana dalam menunjang program pemerintah dalam menggalakkan Pariwisata Indonesia. Keberhasilan Sriwijaya Air Indo MXGP ini semoga tetap menjadi semangat penyelenggara untuk menggelar event di tahun depan. Dan, Sriwijaya Air dengan bangganya telah mengantongi ijin perhelatan akbar ini untuk tiga tahun ke depan. Sekali lagi kami ucapkan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Sriwijaya Indo MXGP, sampai jumpa di tahun depan…. Bravo Motocross…. Bravo Sriwijaya Indo MXGP….!!! Wassalamualaikum wr wb, Salam sejahtera, PT Sriwijaya Air Group Chandra Lie President & CEO

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

contents April 2017 Photo Credit: Humas Pemerintah Kota Batu

President Commissioner

Hendry Lie Commissioner

DISC OVER

Johanes Bundjamin Andy Halim Fandy Lingga

Berlibur ke kebun binatang adalah salah satu aktivitas wisata yang senantiasa ditunggu oleh banyak kalangan terutama anak-anak.

President Director

Chandra Lie

JOURNEY

Di pedalaman Kalimantan Tengah, Suku Dayak Tomun setia menjaga hutan adat di mana kehidupan dan budaya mereka berpaut pada rimba raya.

Finance Director

Gabriella Sonia Commercial Director

Toto Nursatyo Operation Director

Capt. Lalu M Syakir TECHNICAL DIRECTOR

Dwi Iswantoro Quality, Safety, & Security Director

Capt. Dr. Toto Soebandoro Corporate Planning & BD Director

Jefferson Jauwena Legal (Advocat)

Samuel Ginting, SH Victorianus Sihotang, SH Hormat Torong, SH

88-93

TRAVELLER STORY

Bunyi bahananya sangat berjabuh (menggelegar). Ditempuh air timpa habu (debu). Berteriak memanggil anak dan ibu. Disangkanya dunia menjadi kelabu. Inilah penggalan dari naskah lama yang ditulis dalam aksara Arab dan dibaca dalam bahasa Melayu-Mbojo.

16

INSIDE SRIWIJAYA

Perhelatan Sriwijaya Air IndoMXGP Motocross Grand Prix of Indonesia di Pangkalpinang

www.sriwijayaair.co.id sriwijaya air sriwijaya air on channel @sriwijayaair

Sriwijaya Magazine adalah satu-satunya in-flight magazine yang diakui secara resmi oleh Sriwijaya Air dan diperkenankan untuk hadir di kursi penerbangan Sriwijaya Air. Sriwijaya Air tidak mengakui media lain dengan format majalah, selain Sriwijaya Magazine, dan tidak memperkenankan media lain dengan format majalah, untuk hadir di kursi penerbangan Sriwijaya Air.

contents April 2017

88

56

52 26 DISCOVER - nature Be l i t u ng t i m u r 28 DISCOVER - MUSEUM pADANG 30 DISCOVER - NATURE KEBUMEN

74 48 RESTO Ba lu ta n

88 TRAVELLER STORY MENGH I LANG BERSAMA



TAMBORA

K e m e wa h a n C i ta r a sa da n Sua sa na di W e l f e d

52 INSPIRING PEOPLE LUK ISAN M I MPI GALER I ’ KU 70

MOST WANTED

32 DISCOVER - CULINARY SEMARANG

72 BOOKS

34 DISCOVER - NATURE GUNUNG K I DUL

74 DESTINATION MENGI NT I P GEMULA I

36 DISCOVER - ISLAND PULAU PASUMPAHAN 40 DISCOVER - ART PALEMBANG 42 discover - MUSEUM PURWAKARTA

HIU DI WAYAG DAN MENYELAM I EKSOT I KA ARBOREK

80 BUCKET LIST 6 De s t i na si di

I n d on e si a u n t u k T r av e l e r Wa n i ta

84 MUSIC & FILM

94

HISTORIA

J eja k K a rt i n i, Pa h l awa n E m a nsi pa si Wa n i ta

96 FOOTNOTE Be e n T h e r e

D on e T h at VS E n joy

100 EVENT 106 OUR CUSTOMER 107 DESTINATION CITY 112 HISTORY 114 OFFICE

NOW

OPEN

Horison Sagita - Balikpapan Jl. Mayjend Sutoyo 69 Balikpapan 76113 Kalimantan Timur - Indonesia P: +62 542 - 820 300 | F: +62 542 - 820 333 E: [email protected]

• 98 Rooms & Suites • Meeting Rooms • Chopstick Restaurant • Opera Lounge • Pool Lounge & Bar • Swimming Pool • Lenore Spa • Business Center Find Horison in Your Destination:

Bali | Balikpapan | Bandung | Batam | Bekasi | Cikarang | Cilacap | Cilegon | Cirebon | Jakarta | Jayapura Kendari | Kudus | Kuningan | Lampung | Makassar | Malang | Palembang | Pangandaran | Pekalongan Pematangsiantar | Samarinda | Semarang | Sukabumi | Solo | Tambun | Tangerang Tasikmalaya | Timika | Yogyakarta

+62 819 059 50000 [email protected] Horison Hotels

@HorisonHotels

Horison Hotels

contributors

Goenadi Haryanto Goenadi Haryanto adalah pensiunan arsitek, yang menggemari fotografi sejak tahun 1957. Dalam perjalanan hobi fotografinya, ia mendapatkan penghasilan dari hobinya tersebut, yang awalnya digunakan untuk menyelesaikan studinya. Pernah bekerja sebagai wartawan foto, teknisi kamar gelap, menulis di majalahmajalah dan buku fotografi dan akhir-akhir ini lebih banyak menjadi pendidik fotografi dan konsultan event-event fotografi.

Publisher PT. NEGERI AKSARA MANDIRI Jl. Gunung Sahari Raya No. 13 Blok B 8-10 Jakarta Utara 14420 Telp: +62 21 6471 7999 Fax: +62 21 6470 2828 [email protected] www.sriwijayamagazine.com Twitter: @SriwijayaMagz Instagram: @sriwijayamagz

Advertising Inquiries PT MONDO MEDIA Gd. The Habibie Center lt.1 Jl. Kemang Selatan No. 98 Jakarta Selatan P: +62 21 7883 2333 F: +62 21 7883 2444 [email protected] www.mmedia.co.id

Fatris MF Setelah 10 tahun menekuni teks-teks sastra di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Fatris MF mulai bepergian dan menulis catatan perjalanan. Kabar dari Timur merupakan buku keduanya yang sedang dalam proses penerbitan. Ia juga tengah menulis tentang Kepulauan Banda bersama fotografer Muhammad Fadli dalam The Banda Journal. Karyanya bisa dilihat di www.sangkala.co dan www.fatrism.com

Editorial Board Toto Nursatyo Jefferson Jauwena Agus Soedjono Ari Kurnia Yusuf Suyitno Hadisusanto

Deni Sugandi Deni Sugandi menekuni fotografi sejak tahun 1995. Tahun 2001 menjadi fotografer lepas untuk beberapa media, kemudian tahun 2006 aktif sebagai instruktur dan dosen luar biasa di beberapa kampus dan lembaga kursus. Pada tahun 2010 beralih menjadi fotografer minat kebumian, penulis dan editor di beberapa publikasi geologi. Ia tergabung dalam Anggota Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI) dan bersertifikat nasional.

Creative Design Fanji Ramadhan Junior Creative Design Angel Desyanty

Editor-in-Chief Karina Ayu Budiani

Finance Apria Roles Saputro Yadi Supriadi

Editor Dian Triasari Adi Willi Hanhari

Promotion Ricco Andika Sri Fauziah Yulita

Reporter Dionesia Ika

Director of Sales Harry Sutanto

Sri Endahni Sri Endahni lahir di Solo, merupakan seorang karyawan swasta yang mempunyai kecintaan pada budaya dan alam Indonesia baik itu gunung maupun laut. Mulai menulis karena didasari keinginan supaya masyarakat semakin mencintai Indonesia, pariwisata Indonesia menjadi terkenal, dan supaya masyarakat ikut berperan aktif menjaga dan melestarikannya.

Sales Team: Edy Sunarto Muhamad Aldo Dunn Shendy Adhityani Administration Support Novianti Indrayani Tenia Contributors Erwin Yap

Redaksi menerima kiriman artikel dan foto untuk diterbitkan di majalah ini. Anda dapat mengirimkannya melalui email ke [email protected]. Subjek email CONTRIBUTOR_(Tema Tulisan)_(Nama Penulis)

Menikmati Oase Segar ala BELIT NG UN LITU

B

erbicara wisata di Kabupaten Belitung sangat identik dengan wisata bahari. Sebut saja Pantai Tanjung Tinggi, Tanjung Pendam, Tanjung Kelayang, maupun Pulau Lengkuas dengan mercusuar yang terkenalnya itu menjadi tujuan favorit wisatawan di Negeri Laskar Pelangi. Tapi siapa sangka bahwa di sana terdapat oase menyegarkan, dimana masyarakat setempat menamakannya “Air Terjun Jurak Insum Kepala Kawai” yang berjarak hanya 30 km dari pusat kota Tanjung Pandan dan dapat dicapai menggunakan mobil atau motor. Air terjun ini terletak tepatnya di Dusun Aik Nangka, Desa Simpang

DINAS PARIWISATA KABUPATEN BELITUNG

Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Dibutuhkan sedikit jiwa petualang untuk mencapai air terjun ini karena trek yang dilalui merupakan medan yang terjal dan penuh bebatuan. Untuk mempermudah pendakian sampai air terjun utama, pengelola telah mempersiapkan tali sebagai alat bantu serta shelter untuk beristirahat sejenak dalam pendakian. Terdapat dua air terjun di sana, yang pertama memiliki ketinggian 5 meter, sementara yang kedua, berjarak lima meter

Jl. Depati Gegedek No. 17 Tanjungpandan - Belitung Tel./Fax. 0719 – 21035 www.dispar.belitungkab.go.id

dari yang pertama terdapat kolam air berdiameter sekitar 2 meter. Di sana, pengunjung bisa merasakan segarnya air pegunungan dengan nyemplung ke dalam kolam. Jika Anda ingin perjalanan yang lebih menantang, lanjutkan laju kendaraan Anda ke arah selatan, tepatnya ke Desa Perpat di kecamatan yang sama. Anda akan sampai ke kaki Gunung Kubing yang hanya berjarak sekitar 15 km dari Air Terjun Kepala Kawai. Untuk mencapai puncak, Anda akan menghabiskan 10 menit berjalan dari kaki gunung. Sepanjang perjalanan, Anda akan diapit oleh pepohonan serta dihadapkan dengan bebatuan yang terjal. Namun rasa lelah tersebut akan terbayar saat Anda menyaksikan pemandangan dari atas bukit dengan ketinggian kurang lebih 200 meter untuk merasakan pengalaman menikmati Kabupaten Belitung dari sudut yang berbeda.

Calendar event

12

07 April

-

07 Mei

Jakarta Fashion & Food Festival

Lokasi : La Piazza, Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara

09 April

RATU BOKO YOGA FESTIVAL Lokasi : Candi Ratu Boko, Yogyakarta

15 April

-

16 April

Festival Danau Kembar F O T O: bappeda . pontianakkota .go. id | sounesia .c om | M a l ukupost.c om

Lokasi : Kabupaten Solok, Sumatera Barat

Pesta Laut Mappanretasi 20 April

Lokasi : Pantai Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

01 April

-

09 April

Festival Pesona Teluk Tomini Lokasi : Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) adalah kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Summarecon Mal Kelapa Gading yang merupakan bagian dari program ‘Enjoy Jakarta’. Pada JF3 akan dihadirkan berbagai kuliner Nusantara, bazaar fashion Indonesia, Wine & Cheese Expo dan Fashion Show sebagai puncak acara JF3. Pada tahun ke-14nya, JFFF kembali mengangkat berbagai sektor bisnis mode dan kuliner berbasis budaya, melalui rangkaian acara Fashion Festival dan Food Festival. Untuk info lebih lanjut cek www.jfff.info.

Festival Pesona Teluk Tomini tahun 2017 mengangkat tema “Teluk Tomini Surga di Khatulistiwa”, karena Teluk Tomini merupakan salah satu daerah yang dilintasi garis khatulistiwa yang memiliki keindahan alam bawah laut yang mempesona.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

14

inside sriwijaya

a

Sriwijaya Air Group dan Bintan Resorts Jalin Kerjasama Dukung Pariwisata Indonesia Teks: Karina Ayu Budiani | Foto: Oky Viscounanto

Dalam rangka mendukung program dan target sektor pariwisata Indonesia tahun 2020, Bintan Resorts menandatangani Nota Kesepahaman dengan Sriwijaya Air Group beberapa waktu lalu bertempat di Hotel Borobudur Jakarta. Bintan Resorts dan Sriwijaya Air Group sepakat untuk melakukan langkah-langkah strategis untuk pembangunan sektor pariwisata Indonesia.

l

angkah-langkah strategis tersebut meliputi dua tahap yakni tahap awal dan tahap lanjutan. Pada tahap awal antara lain akan dilakukan kegiatan kerjasama promosi dan pemasaran bersama, termasuk menjajaki implementasi multiple destinations concept antara Bintan – Jogjakarta – Bali Manado dan berbagai destinasi wisata lainnya.

Sebagai tahap lanjutan, Sriwijaya Air Group akan menjajaki kemungkinan pemanfaatan infrastruktur dan fasilitas bandara Bintan tersebut sebagai salah satu fleet home base dan airline hub Sriwijaya Air Group guna mendukung kegiatan operasional, khususnya bagi armada pesawat yang melayani rute penerbangan internasional.

Sementara itu, Sriwijaya Air Group akan memperkuat kapabilitas dan kapasitas layanan penerbangan pariwisata internasional, termasuk pengembangan rute domestik dan internasional baru, serta pengadaan armada pesawat widebody - long range.

Sriwijaya Air Group juga akan menjajaki kemungkinan untuk melakukan kegiatan perawatan armada pesawatnya secara efisien dengan mengembangkan fasilitas MRO (Maintenance – Repair – Overhaul) bersama-sama dengan Bintan Resorts dan partner strategis terkait di Bintan.

Bintan Resorts dengan didukung oleh perusahaan induknya Gallant Venture Group akan memperkuat infrastruktur dan aksesibilitas ke dan dari Bintan Resorts dimana salah satunya melalui PT Bintan Aviation Investments tengah mengembangkan infrastruktur dan fasilitas bandara Bintan yang terintegrasi dengan pelabuhan feri di Bintan.

“Target jumlah wisatawan per tahun untuk wilayah Pulau Batam dan Pulau Bintan sendiri adalah sebesar 24% atau sekitar 4,8 juta wisatawan. Sedangkan dari Bintan Resorts sendiri menargetkan pencapaian hingga 10% atau 2 juta wisatawan hingga tahun 2020,” papar Frans Gunara, Wakil Presiden Direktur PT Bintan Resort Cakrawala, dalam sambutannya.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

b

c

Sejalan dengan hal tersebut, Bintan Resorts saat ini tengah mengadakan peningkatan kapasitas kamar hotel dari 1700 kamar menjadi 7000 kamar pada tahun 2020. Dalam sambutannya, Chandra Lie, President & CEO Sriwijaya Air Group mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik atas langkah-langkah konkrit yang akan dilakukan antara Sriwijaya Air Group dan Bintan Resorts. Chandra Lie berharap langkah-langkah tersebut dapat terwujud dengan baik tanpa hambatan berarti. “Kami yakin bahwa MoU yang kita lakukan ini pasti akan menghasilkan anak-anak program kerja lainnya yang sangat strategis terutama keterpaduan Sriwijaya Air Group dengan PT Bintan Resort Cakrawala dan PT Bintan Aviation Investments yang telah memiliki banyak infrastruktur pendukung pariwisata secara umum di bidang transportasi udara di Pulau Bintan,” kata Chandra Lie. A Mr Eugene Cho Park, Executive Director and Chief Executive Officer Gallant

Venture; Chandra Lie, President & CEO Sriwijaya Air Group; Richard Budihadianto, Direktur Sub Unit Bisnis Sriwijaya Air Maintenance Facility; Michael Wudy, Managing Director PT Bintan Aviation Investments; Frans Gunara, Wakil Presiden Direktur PT Bintan Resort Cakrawala; Fandy Lingga, Komisaris Sriwijaya Air Group berfoto usai penandatanganan MoU.

B Chandra Lie, President & CEO Sriwijaya Air Group memberikan kata sambutan.

C Toto Nursatyo, Direktur Komersial Sriwijaya Air Group; Richard

Budihadiantono, Direktur Sub Unit Bisnis Sriwijaya Air Maintenance Facility; Chandra Lie, President & CEO Sriwijaya Air Group; Frans Gunara, Wakir Presiden Direktur PT. Bintan Resort Cakrawala; Abdul Wahab, Group General Manager PT. Bintan Resort Cakrawala; Michael Wudy, Managing Director PT Bintan Aviation Investments.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

F O T O: D O K Y V I S C O U N A N T O

16

inside sriwijaya

a

Perhelatan Sriwijaya Air IndoMXGP Motocross Grand Prix of Indonesia di Pangkalpinang Teks: Dian Triasari

F O T O: D H I S H A S G A R

F O T O: D M A H E S A

Sriwijaya Air IndoMXGP sukses dihelat di Gelanggang Olah Raga Sahabudin, Pangkalpinang, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 4-5 Maret 2017 lalu. Melalui dukungan penuh Sriwijaya Air Group untuk acara bergengsi kelas dunia ini, perhelatan MXGP di Pangkalpinang ini merupakan seri lanjutan setelah sebelumnya dilaksanakan di Qatar.

B

C

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

inside sriwijaya

17

Sirkuit motocross Pangkalpinang memiliki karakter tanah liat yang cukup menantang bagi para crosser dunia. Medan sirkuit yang diguyur hujan pada saat acara membuat para pebalap dipaksa berjuang keras untuk dapat melewatinya. Sirkuit yang dirancang oleh Freddy Verherstraeten dan Axel Memeau ini menurut mereka memiliki tingkat kesulitan yang tinggi saat hujan. Dapat diperkirakan persaingan antar crosser semakin sengit saat hujan mengguyur sirkuit di Pangkal Pinang. F

Hasil pertandingan IndoMXGP tersebut ditutup dengan perolehan pemenang sebagai berikut: pemenang tiga besar WMX Race 1 yaitu Nancy Van De Ven asal Belanda; Nicky Van Wordragen asal Belanda dan Anne Borchers asal Jerman. Sedangkan untuk Race 2 ada Courtney Duncan asal New Zealand memakai motor Yamaha; Kiara Fontanesi asal Italia dengan motor Yamaha dan Livia Lancelot dari Perancis menggunakan motor Kawasaki. Pada pemenang kejuaraan MX2 Race 1 sebagai juara pertama Jeremy Seewer asal Swiss; Davy Pootjes asal Belanda dan Julien Lieber asal Belgia. Lalu untuk seri MXGP Race 1 ada Shaun Simpson asal Britania Raya; Glenn Coldenhoff asal Belanda serta Clement Desalle asal Belgia. Mereka menjadi juara dunia IndoMXGP 2017. Perhelatan MXGP di Indonesia tak berhenti sampai disini saja karena Indonesia sudah menandatangani kontrak untuk pelaksanaan MXGP hingga tahun 2019. Kemeriahan dan keseruan dari para pembalap motocross dari berbagai Negara ini dipastikan akan kembali menghipnotis seluruh penonton yang hadir di tahun mendatang.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

G

A

18 crosser IndoMXGP berfoto bersama di depan pesawat Sriwijaya Air berstiker IndoMXGP.

B-F

Aksi-aksi para crosser IndoMXGP.

G

Chandra Lie, President & CEO Sriwijaya Air Group bersama Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga; Sadikin Aksa, Ketua IMI; M. Irwansyah, Walikota Pangkalpinang menyaksikan pertandingan IndoMXGP.

F O T O: H O N G K Y

E

F O T O: H O N G K Y

Pembukaan IndoMXGP pada hari Sabtu (4/3) berlangsung cukup meriah dengan penampilan tarian tradisional daerah Kota Pangkalpinang, serta kata sambutan dari Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga. Turut hadir pula bersama Imam Nahrawi menyaksikan ajang IndoMXGP, Chandra Lie, President & CEO Sriwijaya Air Group; Sadikin Aksa, Ketua Ikatan Motor Indonesia; dan M. Irwansyah, Walikota Pangkalpinang.

F O T O: D O K Y V I S C O U N A N T O

D

Sriwijaya Air Group memberikan dukungan penuh dengan menjadi sponsor utama sekaligus official carrier untuk perhelatan tersebut. Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pemuda dan Olahraga bersinergi dengan pihak-pihak terkait termasuk Sriwijaya Air Group untuk ajang bergengsi ini. Sinergi ini dimaksudkan agar event olahraga kelas dunia pun dapat mendatangkan dampak baik bagi pengembangan pariwisata Indonesia.

F O T O: D E R Y

k

emeriahan IndoMXGP di Pangkalpinang sudah terasa bahkan sebelum balapan dimulai. Sebanyak 18 crosser dari berbagai Negara mengawali ajang balap motocross kelas dunia ini dengan berfoto bersama di depan pesawat Sriwijaya Air berstiker ‘IndoMXGP’ di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang pada Jumat (3/3).

inside sriwijaya

18

A

B

SRIWIJAYA AIR GROUP FASILITASI AKADEMISI STMT TRISAKTI

A President & CEO Sriwijaya Air Group Chandra Lie sedang menandatangani MoU bersama dengan Ketua STMT Trisakti Tjuk Sukardiman.

B Chandra Lie berfoto bersama mitra strategis dan mahasiswa STMT Trisakti.

Teks: Adi Willi Hanhari H | Foto: Faiz Ridhal M

beberapa waktu lalu Sriwijaya Air Group bersama dengan Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) TRISAKTI melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Aula STMT TRISAKTI. Penandatangan antara kedua belah pihak tersebut masing-masing dilakukan oleh Chandra Lie selaku President & CEO Sriwijaya Air Group dan Tjuk Sukardiman selaku Ketua STMT Trisakti.

s

elain memperkenalkan Sriwijaya Air Group, Chandra Lie yang hadir dalam kesempatan tersebut juga memberikan motivasi pada para mahasiswa. Beliau mengingatkan agar para mahasiswa nantinya saat bekerja maupun berwirausaha untuk tetap menjaga kejujuran, tekun serta tidak menyakiti orang lain, karena itulah kunci sukses yang dipegang teguh oleh Chandra Lie.

Dengan doa dan kerja kita bersama, saya yakin dan percaya bahwa Sriwijaya Air Group akan terus maju,” ucap Chandra Lie. “ Saat ini Sriwijaya Air Group sedang mempersiapkan beberapa agenda besar yaitu hijrah ke kantor baru, IPO, mendatangkan pesawat narrow body dan wide body serta melakukan ekspansi ke Jeddah,” lanjutnya.

Chandra Lie juga menceritakan bahwa dalam merintis usaha dunia penerbangan dimulai dari bawah. Beliau menuturkan Chandra Lie kecil berasal dari keluarga kurang mampu. Orang tuanya berprofesi sebagai tukang batu dan kayu serta sudah mulai kerja saat duduk di bangku SMP dengan bekerja di Pabrik Tahu, Toko Emas hingga di dunia penerbangan. Dan saat ini beliau merasa sangat bersyukur karena Sriwijaya Air Group telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan penerbangan yang disegani.

Disisi lain, Tjuk Sukardiman mewakili seluruh insan STMT Trisakti menegaskan bahwa MoU ini dilakukan dalam upaya peningkatan dan pembinaan tenaga kependidikan serta dapat menguntungkan semua pihak.

Menurutnya, saat ini Sriwijaya Air Group tengah bersiap untuk melangkah lebih jauh guna mengharumkan nama bangsa. Beliau optimis dengan dukungan seluruh masyarakat Indonesia, Sriwijaya Air Group akan terus mengudara. “Sriwijaya Air Group adalah satu-satunya maskapai yang kepemilikannya masih dimiliki oleh putera puteri asli Indonesia.

“Dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat melahirkan mahasiswa dan alumni STMT Trisakti yang telah siap kerja, berkompetensi, dan dapat bersaing dalam menghadapi persaingan global. Selain itu kami berharap dapat membangun jaringan kemitraan dengan para dosen STMT Trisakti yang diharapkan menghasilkan riset yang berguna dalam pembangunan nasional maupun intemasional,” terang Tjuk Sukardiman. “Diharapkan perusahaan juga dapat memperoleh SDM transportasi dan logistik yang unggul dibidangnya, demi kemajuan perusahaan di masa yang akan datang,” tambahnya.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

20

discover - Theme park

BATU Teks & Foto: Karina Ayu Budiani

Berlibur ke kebun binatang adalah salah satu aktivitas wisata yang senantiasa ditunggu oleh banyak kalangan terutama anak-anak. Kota Batu memiliki objek wisata kebun binatang yang bisa dibilang berbeda dari kebun binatang lain di Indonesia.

b

atu Secret Zoo merupakan salah satu wahana yang menjadi bagian dari Jatim Park 2 dan berlokasi tepatnya di Jalan Oro-oro Ombo, Kota Wisata Batu. Lokasi Batu Secret Zoo berdekatan dengan Museum Satwa Batu dan Eco Green park. Luas area Batu Secret Zoo kira-kira mencapai 15 hektar. Area loket masuk didesain menyerupai rumah pohon.

Pengetahuan saya akan satwa asli Afrika menjadi bertambah karena berkunjung ke Batu Secret Zoo. Batu Secret Zoo juga dilengkapi fasilitas permainan yang terbagi menjadi Fantasy Land dan Adventure Land.

Batu Secret Zoo membagi areanya secara tematik dan jalur perjalanannya dibuat satu loop sehingga pengunjung tidak akan tersesat dan dapat menikmati seluruh area tanpa terlewat satupun. Setelah melewati pintu utama, pengunjung akan disuguhi aneka satwa di area Aquarium kemudian perjalanan bergeser ke aneka reptil di Reptile Garden. Koleksinya sangat banyak bahkan hingga reptil berukuran besar seperti buaya.

Di dalam Fantasy Land terdapat swimming pool, foodcourt, snack corner dan aneka wahana permainan. Adventure Land menawarkan kepada pengunjung untuk mencoba Batu Adventure dan New Safari Farm. Nah dari situ suasananya menjadi semakin menarik karena saya melewati River Adventure dan Tiger Land. Batu Secret Zoo memiliki koleksi harimau yang belum pernah saya lihat sebelumnya yakni Harimau Bengal yang ukurannya paling besar di dunia.

Dari semua area, saya sangat menyukai area Savannah karena dibuat seolah-olah saya sedang bersafari di Afrika. Dekorasi serta alam habitat satwanya dibuat seperti padang rumput gersang di Afrika. Tapi dari semua itu yang paling menarik adalah koleksi satwanya karena ukurannya besar-besar.

Selesailah petualangan saya di Batu Secret Zoo, dan jika ingin membawa kenang-kenangan tersedia toko souvenir. Di dalamnya dijual aenka produk seperti kaos, gantungan kunci dan yang paling menarik perhatian anak-anak adalah boneka-boneka satwa.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

SP E C IA L SE C T I ON

kota batu

Ba h u M e M Ba h u M e M Bawa Bat u k e P u n c a k t e rt i n g g i MaDuRa Surabaya

JaWa tIMuR G. Arjuna G. Kawi

Batu G. Semeru Malang Banyuwangi

AtAS: kota wisata Batu berada di dataran tinggi dan dikelilingi gunung, membuat kota ini sejuk dan nyaman untuk disinggahi. KAnAn: alun-alun kota Batu semakin ramai ketika malam tiba.

Sebelum tahun 1993, Batu adalah bagian dari Kabupaten Malang, dan sejak 1993 hingga 2001, kota seluas hampir 200 km2 ini ditetapkan sebagai kota administratif. Baru di tahun 2001, Batu resmi berdiri menjadi sebuah kota sendiri.

Kota Batu, kota di barat Malang yang dingin dan sejuk membuat kota ini sangat ideal untuk dijadikan tujuan wisata. Bertitel Kota Wisata Batu, kota yang dipimpin oleh Walikota Eddy Rumpoko ini sedang berkembang menjadi salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. tahun 2016, tercatat 4 juta wisatawan berkunjung ke Kota Batu dan menyumbang 65 persen dari total PaD di Kota Batu. Sementara di tahun 2017 sendiri, kota dengan slogan Shining Batu ini menargetkan kedatangan 4,2 juta wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Selain bertumpu pada sektor wisata, kota dataran tinggi yang identik dengan Buah apel ini berada di bawah kaki Gunung Panderman dan Gunung arjuna, sehingga hasil taninya juga tumbuh subur. Selain itu, aliran Sungai Brantas yang membelah kota ini membuat sumber mata air melimpah. tidak heran jika potensi wisata batu juga berbasis agraria, alias agrowisata. Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batu, Sinal abidin, S.Sos., MM, target wisatawan di angka 4,2 juta sangat realistis, sebab kunjungan wisatawan cukup membludak terutama tahun lalu. Para wisatawan tidak hanya datang dari kota-kota sekitar

SP E C IA L SE C T I ON

WAliKotA BAtu, Eddy Rumpoko Keinginan Walikota Batu, Eddy Rumpoko untuk memiliki program pertanian organik sudah dimulai sejak tahun 2012. Eddy mengakui bahwa upaya ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan bahan kimia di sektor pertanian. Selain itu, dia juga menginginkan Batu menjadi kiblat bagi pertanian yang sehat di indonesia.

dari Jawa timur, tapi juga dari luar propinsi, bahkan luar negeri, khususnya Malaysia, dan tidak sedikit pula turis yang datang dari negara-negara timur tengah. “Mereka mayoritas menyukai tempat wisata buatan yang ada di sini seperti Batu Secret Zoo, Museum Satwa yang terdapat di area Jatim Park 2, Museum angkut, atau Jatim Park 1. Banyak juga dari wisatawan yang senang berkunjung ke wisata alam seperti Selecta, atau mengunjungi desa wisata untuk memetik stroberi, apel, dan lain-lain,” ujarnya. Popularitas dari tempat wisata buatan memang tidak mengherankan, dikemas secara edukatif, tempat wisata yang berada di Batu tidak hanya menyenangkan untuk dikunjungi bersama keluarga, tapi juga memberi nilai lebih bagi para pengunjungnya. terdapat kurang lebih 20 destinasi wisata di kota ini. Sinal memprediksi bahwa di masa depan, wisata hutan akan menjadi primadona baru di sektor pariwisata Kota Batu. Kota Batu, Basis Pertanian sehat Meski pariwisata menjadi primadona di Kota Batu, namun sebagai kawasan agraris yang mayoritas warganya bekerja sebagai petani, kota ini tidak serta merta melupakan kawasan pertanian. Menurut Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kota Batu, Yayat Supriatna S.Pi, M.Pd, potensi

Batu untuk mengawinkan agraria dan wisata menjadi agrowisata sangatlah besar. oleh sebab itu, berbekal keinginan dari Eddy Rumpoko untuk menjadikan Kota Batu sebagai basis pertanian sehat di Indonesia, Dinas Pertanian tengah mengembangkan pertanian organik untuk mengurangi penggunaan bahan kimia di lahan pertanian. Hingga akhir tahun 2016, terdapat empat kelompok tani yang telah tersertifikasi sebagai petani organik dan di tahun 2017 ini akan dikembangkan menjadi 14 kelompok tani tersertifikasi yang tersebar di seluruh Kota Batu. Selain itu, untuk mendukung agrowisata, wisata petik buah sendiri juga dikembangkan oleh Dinas Pertanian. Yayat mengatakan bahwa perubahan iklim dan kerusakan ekologi menjadikan hal ini sebagai tantangan. apalagi, apel sebagai buah ikonik khas Batu yang dahulu tumbuh subur kini mulai berkurang. “Semakin meningkatnya suhu bumi membuat lahan yang bisa dimaksimalkan untuk menanam apel semakin sedikit. oleh sebab itu,

Pa r i w i s ata

9 destinasi liburan wajib dikunjungi

1. Jatim ParK 1 Jawa timur Park 1 merupakan sarana rekreasi hiburan masyarakat, sekaligus menawarkan sarana edukasi bagi pengunjung. taman hiburan ini menghadirkan 56 wahana permainan seperti kolam renang raksasa, museum, spinning coaster, drop zone, 3D Ghost Hunter, dan lain-lain.

2. Jatim ParK 2 Jatim Park 2 juga merupakan sarana rekreasi yang bertemakan hewan dan alam. Di area Jatim Park 2, terdapat Museum Satwa yang berisi satwa yang diawetkan serta fosil-fosil, sementara di Batu Secret Zoo menyajikan hewanhewan yang berasal dari seluruh penjuru dunia sekaligus sebagai pusat konservasi. Selain itu, di sini juga terdapat Hotel Pohon Inn untuk pengunjung yang hendak bermalam.

3. museum angKut Berdiri di lahan seluas 3,7 hektar, Museum angkut menjadi rumah dari berbagai macam koleksi transportasi kuno hingga modern dari seluruh dunia. Dari angkutan darat, laut, hingga udara.

4. eco green ParK Eco Green Park merupakan sarana wisata yang sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. Di sini terdapat 10 zona, di antaranya Zona World Parrots, animal Farm, Music Plaza, Insectarium, Jungle adventure, Rumah terbalik, dan lainlain. Selain itu, di sini juga terdapat zona baru berupa Zona memerah susu sapi.

5. Batu night sPectacular Di malam hari, destinasi yang benarbenar spektakuler bisa anda temui di Batu Night Spectacular. Di sini, pengunjung bisa berbelanja, bermain, sambil belajar dalam aneka wahana yang ditawarkan.

6. Paralayang & rumah Pohon Di Gunung Banyak, pengunjung bisa menikmati indahnya Kota Batu dari dataran yang lebih tinggi. Jika anda merupakan adrenaline junkie, tentunya akan lebih menyenangkan untuk menyaksikan spektakulernya kota ini dari atas paralayang. Selain itu, pengunjung juga bisa mengunjungi omah Kayu Batu untuk menikmati keindahan pemandangan dari sudut lain.

SP E C IA L SE C T I ON

AtAS: walikota eddy rumpoko menggalakkan pertanian yang sehat melalui produk organik. KAnAn: Pemerintah kota Batu terus berupaya untuk mengembalikan kejayaan apel sebagai ikon khas kota Batu. KAnAn: walikota Batu, eddy rumpoko turut terlibat aktif dalam memajukan dunia pendidikan agar para pelajar siap menyongsong masa depan cerah.

untuk menopang berbagai bidang yang dapat memajukan Kota Batu. Karena itu, Dinas Pendidikan Kota Batu memberi perhatian yang sangat besar untuk hal ini. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Dra. Mistin, M.Pd, pemerintah menggratiskan sekolah dan juga Program PendidiKan membantu biaya bagi orang kurang BerKelanJutan mampu di usia sekolah. Keberhasilan yang diraih melalui “untuk memastikan seluruh anak kerja keras ini tentunya diharapkan usia sekolah, khususnya sekolah agar terus berlanjut hingga tahundasar, dapat bersekolah, kami tahun yang akan datang, sehingga mendata, dan sebisa mungkin dibutuhkan pendidikan yang memadai mendatangi siswa-siswa yang tidak

berbagai upaya kami lakukan untuk mempertahankan apel sebagai produk hortikultura unggulan. Salah satunya adalah mengembangkan varietas baru yang tahan dan adaptif dan sesuai dengan kondisi ekologis dan iklim sekarang,” ujar Yayat.

7. wisata PetiK Buah Sebagai kota yang mayoritas penduduknya bertani, Kota Batu menawarkan wisata petik berbagai buah. Di sini, pengunjung dapat memetik sendiri buah yang diinginkan seperti buah di kebun apel, jambu merah, buah naga, jeruk, stroberi, serta sayuran hidroponik.

8. alun-alun Batu Berkunjung ke Batu tidak lengkap jika belum nongkrong di alun-alun Batu. Ditandai oleh kehadiran replika apel besar serta Ferris Wheel atau bianglala, anda bisa menikmati hiruk pikuk khas Kota Batu, terutama di malam hari.

9. wisata air terJun coBan rais dan coBan rondo Berada di dataran tinggi membuat Batu juga dihuni oleh berbagai air terjun, di antaranya adalah Coban Rondo serta Coban Rais. Meski cukup jauh dari Kota Batu, namun setibanya anda di sana, anda akan disajikan dengan pemandangan yang menakjubkan.

10. Kaliwatu rafting untuk kegiatan yang lebih memacu adrenalin, nampaknya anda harus mencoba serunya rafting di Kaliwatu. Sungai yang harus dilalui cukup menantang dengan arus yang relatif deras, dihiasi dengan bebatuan yang cukup banyak sehingga anda mesti ekstra hati-hati.

bersekolah untuk mengetahui penyebabnya dan mencarikan jalan keluarnya. Dibiayai oleh aPBD, biaya sekolah di Kota Batu kami gratiskan, dan kami memberikan subsidi untuk keperluan belajar lainnya dengan jumlah yang berbeda-beda di setiap tingkat,” ujar Mistin. Selain itu, untuk mendukung sektor pariwisata dan pertanian, Mistin mengatakan Dinas Pendidikan Kota Batu juga memberikan beasiswa khusus untuk para pelajar yang berminat untuk mempelajari kedua bidang tersebut di pendidikan tinggi agar sektorsektor andalan tersebut bisa terus berkembang menjadi tumpuan di Kota Batu di masa yang akan datang dengan ditopang oleh sumber daya manusia yang memadai. Kesuksesan tentu tidak diraih dalam semalam, sinergisitas antar berbagai organisasi, dan keterpaduan ini menjadi salah satu kunci sukses Kota Batu. Dukungan untuk sampai di tingkat ini tidak lepas dari kinerja solid dari seluruh dinas yang bernaung di bawah pemerintah Kota Batu. n

24

discover - SOUVENIR

Serengan Teks & Foto: Alfian Widiantono

Kampung Serengan yang berada di sisi selatan Kota Solo mungkin tak sepopuler wilayah lain seperti Kauman dan Laweyan. Namun demikian dibalik gang-gang sempit dan tembok-tembok rumah yang saling berhimpit itulah tangan-tangan kreatif penghasil blangkon lahir.

k

ampung Serengan secara administratif berada di Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Jawa Tengah. Kampung ini dikenal sebagai kampung blangkon karena banyak warganya yang mengais nafkah sebagai pengrajin blangkon. Keberadaan industri blangkon alias penutup kepala khas Jawa di Serengan tak bisa dilepaskan dari sejarah Kota Solo sebagai salah satu pusat pemerintahan dan budaya Jawa di masa lalu. Cerita dari mulut ke mulut mengisahkan tahun 1960-an adalah awal mula kerajinan blangkon di kampung itu. Pionirnya adalah salah satu warga lokal bernama Kasyanto, seorang abdi dalem Keraton Surakarta yang terampil membuat blangkon. Keahlian tersebut didapatkannya secara turun-temurun dari para pendahulunya yang juga menjadi abdi dalem. Kasyanto mulai membuat blangkon berawal dari bantuan dua warga lainnya, Djazuli dan Darso. Setelah memiliki bekal pengalaman yang cukup, keduanya lalu membuat usaha blangkon sendiri dan merekrut sesama warga Serengan yang lain dan begitu seterusnya usaha ini berkembang sampai sekarang.

Paguyuban Maju Utomo adalah salah satu wadah para pembuat blangkon di Serengan. Saat ini paguyuban yang didirikan pada 2005 tersebut menaungi sekitar 24 unit usaha. Menurut Ananta Karyana, ketua paguyuban, rata-rata masing-masing unit usaha anggota Maju Utomo memiliki kapasitas produksi 50 sampai 100 blangkon per hari. Untuk kualitas paling bawah dihargai sekitar sepuluh ribu rupiah sedangkan kualitas terbaik berada di kisaran seratus ribu rupiah, tergantung jenis bahan yang dipakai dan teknik pembuatannya. Boleh jadi Serengan adalah contoh kampung tematik yang menarik namun rendah hati. Keberadaannya dengan ciri khas sebagai kampung blangkon bisa dibilang cukup jarang terendus radar publikasi. Namun Serengan seolah tak peduli karena setidaknya bagi mereka saat ini denyut utama kampung ini adalah blangkon, identitas kultur dan sosial sekaligus penggerak ekonomi utama yang (semoga) tak lekang digilas zaman.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

26

discover - nature

Belitung Timur Teks & Foto: Dionesia Ika

Pulau Belitung atau yang dikenal sebagai negeri Laskar Pelangi, ternyata memiliki spot baru menarik untuk dikunjungi yakni Dermaga Kirana. Biru jernih air danau di bawah dermaga menjadi pemandangan indah yang sayAng untuk dilewatkan.

d

ermaga Kirana terletak di Desa Lenggang, Kecamatan Gantong, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. Lokasi dermaga ini tidak jauh dari replika SD Muhammadiyah Gantong yang menjadi inpirasi buku dan film Laskar Pelangi. Selain Dermaga Kirana, di sekitarnya juga terdapat Rumah Keong atau Rumah Rotan. Meskipun Rumah Keong terlihat sangat sederhana, yaitu hanya beberapa bangunan yang terbuat dari rotan berbentuk serupa cangkang keong, namun tempat ini kerap ramai didatangi para pelancong. Dermaga Kirana ramai dikunjungi wisatawan terutama pada sore hari. Selain menjadi destinasi menarik untuk berfoto, tidak jarang pula wisatawan yang datang bersama keluarga untuk sekedar bersantai dan menikmati suasana dermaga. Panorama pegunungan yang indah terlihat dari

kejauhan berpadu dengan kejernihan air danau yang disebut ‘kolong’ oleh masyarakat setempat. ‘Kolong’ merupakan kolam bekas penambangan timah. Pada ujung dermaga terdapat beberapa perahu yang tertambat, yang juga menjadi tempat favorit untuk berfoto. Wisatawan juga dapat menggunakan perahu tersebut untuk menyusuri danau, tetapi harus didampingi oleh pemilik perahu. Meskipun air danau atau kolong terlihat jernih dan tenang, namun wisatawan dilarang berenang. Selain dapat mengganggu kejernihan air di tepian, juga dikhawatirkan adanya gangguan binatang air. Selain itu, kontur dan kedalaman ‘kolong’ tidak dapat diprediksi oleh wisatawan biasa. Untuk saat ini, tidak ada pungutan biaya bagi wisatawan yang berkunjung, kecuali biaya parkir kendaraan.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

28

discover - MUSEUM

Padang Teks & Foto: Diyah Wara

Kota Padang, yang merupakan ibukota provinsi Sumatera Barat, berada tepat di pesisir pantai. Namun tak hanya wisata pantai saja yang menarik, kota ini juga menjadi lokasi Museum Adityawarman. Museum pusat pelestarian benda budaya Minangkabau dan Mentawai.

m

useum Adityawarman terletak di Jalan Diponegoro No. 10 Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Berdiri di tengah lahan seluas 2,6 hektar, museum dengan luas bangunan sekitar 2.855 meter persegi ini dibangun dengan mengambil inspirasi arsitektur dari rumah bagonjong atau rumah gadang (arsitektur tradisional Minangkabau). Rumah bagonjong merupakan rumah panggung dengan atap meniru bentuk seperti tanduk kerbau yang bertumpuk. Jumlah gonjong yang ada di atap museum ini sendiri berjumlah tujuh pucuk.

Pada bagian depan museum kita dapat menemukan taman dengan bunga-bunga yang indah, sehingga merupakan lokasi strategis untuk berfoto. Sebelum memasuki museum, kita disambut oleh patung perempuan dan laki-laki berpakaian adat Minangkabau. Koleksi di dalamnya berupa peninggalan kerajaan di Minangkabau dan suku Mentawai, yang diperkirakan berjumlah sekitar 6000 koleksi seperti jenis-jenis perhiasan tradisional, pernakpernik busana, instrumen musik, replika sajian kuliner khas dalam berbagai upacara adat dan berbagai perkakas yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat tradisional Minangkabau.

Museum ini mulai dibangun pada tahun 1974, sebagai sebuah pusat pelestarian benda budaya Minangkabau dan Mentawai. Pada 28 Mei 1979, museum ini secara resmi diberi nama ‘Adityawarman’, sebuah nama yang diambil dari nama raja Minangkabau dan berkuasa antara 1347-1375 M. Menurut catatan sejarah, raja Adityawarman berasal dari keturunan raja di Majapahit.

Kita juga dapat berfoto-foto di dalam museum berlatarbelakang keindahan arsitektur bangunan museum berwarna dominan merah, emas, dan hitam. Di bagian bawah museum juga ada studio foto yang memungkinkan kita untuk berfoto dalam pakaian adat. Sayangnya sewaktu saya kesana, studio foto ini sedang tutup, sehingga saya tidak bisa berfoto menggunakan pakaian adat Minangkabau.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

30

discover - nature

Kebumen Teks : Irfan Ramdhani | Foto: Dokumentasi MAPA Gunadarma

Kebumen, sebuah Kota Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah ini memang jarang sekali dilirik oleh wisatawan. Tapi ada satu objek menarik yang bisa dijelajahi di Kebumen terutama bagi para pecinta petualangan, yakni Gua Simbar.

p

ada bulan Agustus 2016 yang lalu anggota muda angkatan 23 MAPA Gunadarma (Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Gunadarma) melakukan perjalanan menuju Kabupaten Kebumen untuk menelusuri Gua Simbar. Gua Simbar ini memiliki daya tarik utama yakni stalaktit dan stalagmit serta fenomena alam soda straw, yakni ornamen yang berbentuk seperti sedotan. Untuk menjangkau Gua Simbar, diperlukan waktu sekitar setengah jam dan mendaki hampir satu kilometer perbukitan. Setibanya di mulut gua, tanah berlumpur dan genangan air, menyulitkan langkah kaki untuk beranjak. Perlu diwaspadai binatang liar dalam air dan banyaknya runtuhan stalaktit dan stalagmit yang runcing ujungnya. Sejumlah peringatan ditulis agar pengujung tidak membawa pulang batu-batu di dalam gua. Pastikan anda ditemani orang yang berpengalaman jika memang baru pertama kali melakukan kegiatan ini.

“Dari info yang saya dapat bahwa total panjang lorong di Gua ini sekitar 3 kilometer, karena hal itulah yang bisa membuat indikator keberhasilan perjalanan saya bisa tercapai.” Ujar Agra Nur Arama, salah seorang peserta MAPA Gunadarma. Banyak ornamen yang ditemukan tim ekspedisi ketika berada di Gua Simbar. Selain stalaktit dan stalagmit ada juga ornamen-oranamen lain seperti gordyn yaitu ornamen yang berbentuk seperti tirai, soda straw adalah ornamen yang berbentuk seperti sedotan, draperis adalah ornamen yang terbentuk pada atap gua dan memiliki bentuk seperti sirip ikan hiu, pilar adalah ornamen yang berbentuk seperti tiang, microgourdam adalah ornamen yang berbentuk seperti petakan sawah, flowstone adalah ornamen yang terbentuk oleh aliran air yang masuk kedalam gua.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

32

discover - culinary

Semarang Teks & Foto: Dian Triasari

Lumpia merupakan camilan khas Kota Semarang, Jawa Tengah, yang sudah menjadi ikon sejak 1970-an. Dan rasanya belum lengkap bagi kita wisatawan yang datang ke sini tidak mencicipinya langsung atau sebagai oleh-oleh untuk orang terkasih di rumah.

l

umpia atau loenpia atau lunpia adalah olahan campuran irisan rebung, telur, daging ayam atau sapi dan daun bawang ditumis hingga matang. Kemudian dibungkus oleh kulit lumpia yang terbuat dari tepung terigu dengan sedikit garam lalu dioleskan kedalam wajan atau penggorengan panas hingga beberapa saat lalu diangkat. Ukuran diameter kulitnya disesuaikan dengan ukuran yang diinginkan. Di Kampung Kranggan Dalam atau Bonlacung di Semarang menjadi salah satu sentra pembuatan kulit lumpia dan menjadi pekerjaan tetap sebagian besar warganya. Saat kita mulai memasuki satu gang pada pagi hari, akan terlihat ibu-ibu atau bapak-bapak yang sedang membuat kulit lumpia di depan halaman rumahnya lengkap dengan kompor, penggorengan serta adonan kulit lumpia. Menurut sejarahnya, asal kehadiran lumpia sebagai camilan khas Kota Semarang berawal dari seorang keturunan Tionghoa yang pertama kali datang ke Indonesia pada abad ke-19 dan menikah serta tinggal di Semarang.

Seiring berjalannya waktu, lumpia mulai dijual dan menjadi salah satu makanan tradisional yang mulai terkenal sejak masa pemerintahan Presiden Soekarno. Warga Kampung Kranggan Dalam setiap harinya mampu menghasilkan sekitar 20 ember besar adonan kulit lumpia yang siap masak. Berbagai ukuran dibuatnya, dari kecil hingga besar, kemudian dipasarkan di seluruh Kota Semarang dan sekitarnya. Biasanya mereka memasok produknya ke pembuat lumpia yang memiliki toko-toko besar, tapi ada juga beberapa yang sekaligus membuat lumpianya juga. Untuk jenis lumpianya sendiri terbagi dua macam yaitu lumpia basah dan goreng, dan berdasarkan catatan sejarah adalah Gang Lombok merupakan salah satu lokasi tertua dan pertama yang menjualnya. Kemudian sejak saat itu hingga sekarang, para penjual lumpia banyak bermunculan di seluruh Kota Semarang, dengan berbagai inovasi rasa yang ditambahkan.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

34

discover - nature

Gunung Kidul Teks : Rosdiana | Foto : Dokumentasi Escapade Qube

Pantai Siung adalah salah satu objek wisata pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Bagi masyarakat sekitar Pantai Siung, pantai ini sudah tidak asing lagi dijadikan lokasi menikmati pemandangan senja. Namun pantai ini juga dijadikan lokasi pemanjatan tebing yang ada di sisi Pantai Siung.

p

emanjatan tebing di sisi Pantai Siung mulai terkenal sejak tahun 1989 hingga ke Mancanegara. Bahkan pada tahun 2005, Asean Climbing Gathering diadakan di Pantai Siung. Acara tersebut diikuti oleh 250 peserta dari 6 Negara yakni Singapura, Jerman, Perancis, Filipina, Malaysia, dan Indonesia. Namun, tidak hanya dunia pemanjatan saja, kini sudut pandang sisi Pantai Siung juga dihiasi para pencari rumput laut di sisi selatan pantai ini. Rumput laut bagi masyarakat desa Siung bukan sekedar tumbuhan biasa yang tersedia di pesisir pantai. Masyarakat yang tinggal di pesisir Pantai Siung telah menjadikan rumput laut sebagai pekerjaan tambahan untuk dijadikan makanan kering ataupun dijadikan es segar yang dijajakan dipinggir jalan.

Mereka mulai mencari rumput laut saat air laut surut dan berhenti ketika air laut pasang. Peralatan yang mereka gunakan adalah arit kecil dan ember. Tak perduli dengan teriknya sinar matahari, hanya menahannya dengan mengenakan caping topi petani. Bahkan mereka tak peduli runcingnya karang yang diinjak, tak menghambat mereka untuk mencari rumput laut. Inilah Indonesia, dihiasi ombak yang sedang merayu para pencari rumput laut agar serta merta selalu bersyukur, bahwa sebuah negeri yang sangat subur dan memiliki kekayaan yang berlimpah.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

From IDR 888.000 nett

36

discover - island

Pulau Pasumpahan Teks & Foto: Natalia Oetama

Begitu perahu tertambat di bibir pantai, gradasi warna biru pekat di kejauhan, hijau turquoise lalu bening segera memanjakan mata saya. Pasir putih segera mencumbu telapak kaki begitu saya melangkah dari perahu, hangat. Tak salah jika pulau ini jadi Primadona Sumatera Barat.

p

ulau Pasumpahan terletak di perairan Kecamatan Bungus Teluk Kabung yang berjarak kira-kira 30 km dari pusat kota Padang. Pulau seluas lima hektar ini merupakan satu dari banyak pulau indah di pesisir Sumatera Barat. Nama pulau ini berasal dari dongeng lama yang telah begitu terkenal di Sumatera Barat, Malin Kundang. Masyarakat sekitar percaya bahwa di pulau inilah sang ibu mengucapkan sumpahnya. Pulau tempat bersumpah, begitulah pulau ini mendapatkan namanya. Pulau yang berjarak 200 meter dari Pulau Sikuai ini tidak berpenghuni, namun beberapa tahun terakhir sudah berdiri homestay sederhana, lengkap dengan camping ground, gazebo-gazebo kecil, ayunan dari ban bekas, kursi-kursi kayu, serta kamar bilas dan kamar mandi. Dikenakan biaya retribusi sebesar lima belas ribu rupiah per orang untuk bersantai sejenak di pulau ini. Agak ke dalam, ada juga sebuah rumah panggung dengan view menghadap ke pulau Sikuai. Tempat ini paling pas untuk duduk manis membaca buku atau menghabiskan senja. Berada di pulau ini kita seperti terpisah dari dunia luar.

Di Pasumpahan, sejauh mata memandang hanya ada langit biru, hijaunya pulau, pasir putih nan lembut, belaian ombak, diiringi desauan angin sesekali di pohon kelapa. Untuk saat ini keindahan bawah laut Pasumpahan baru dapat dinikmati dengan cara bersnorkel. Belum terdapat operator selam di sini, namun pulau ini didaulat sebagai salah satu mutiara pariwisata Sumatera Barat, dan akan terus dikembangkan. Tak tertutup kemungkinan satu atau dua tahun ke depan akan tersedia fasilitas untuk menyelam di sini.

Getting There Ada dua cara untuk mencapai Pulau Pasumpahan yakni: 1. Dari Bungus, sewa kapal nelayan. Lama perjalanan sekitar 60-75 menit. Bisa juga mengikuti paket wisata yang dibandrol seharga Rp 250.000/orang termasuk makan siang dan mengunjungi beberapa pulau lainnya. 2. Dari Sungai Pisang, tersedia transportasi sederhana yang dikelola warga. Dengan waktu tempuh 10 menit, pengunjung hanya perlu membayar Rp 35.000-40.000/orang untuk perjalanan pulang pergi.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

36

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

KAMPUS UNGGULAN DAN PENUH PRESTASI DARI SEDERET PRESTASI YANG DIMILIKINYA, DR. IR. ARIEF KUSUMA AMONG PRAJA, MBA MENYATAKAN BAHWA MEMBESARKAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL MERUPAKAN SESUATU YANG MEMBANGGAKANNYA. TAK HERAN APABILA SUDAH BANYAK KEMAJUAN YANG DIRAIH SELAMA DIRINYA MENJADI REKTOR. Prestasi mahasiswanya pun luar biasa, dengan selalu menjadi Juara 1 atau Juara 2 di tingkat Nasional pada cabang bola basket putra maupun putri. Bahkan pada Asian Games 2014, ada 10 mahasiswa Universitas Esa Unggul yang memperkuat Tim Nasional Bola Basket Indonesia. Mengusung motto “Smart, Creative, and Entrepreneurial”, Universitas Esa Unggul berupaya agar peserta didiknya menjadi pintar secara intelektual (smart) pada program studi yang ditekuninya; mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain (creative); kemudian apa yang dihasilkan bisa memiliki nilai ekonomi (entrepreneurial).

S

Saat ini Universitas Esa Unggul merupakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) unggulan di Jakarta yang menjadi favorit anak muda. Jumlah mahasiswa (student body)-nya sekitar 12.000 orang. Tersebar dalam 29 program studi dan 10 fakultas pada jenjang diploma, sarjana, maupun pascasarjana. Pencapaian ini tak lepas dari tangan dingin Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, MBA yang sudah lama berkarir di universitas tersebut. Setelah lulus dari Teknik Industri, Universitas Indonesia (1992) dan Master of Business Administration, Oklahoma State University, USA (1995), ia sempat bekerja di industri suku cadang nasional dan juga mendirikan usaha bersama rekanrekannya. Namun akhirnya ia memilih untuk fokus pada dunia pendidikan. “Inti dari pendidikan ialah berbuat baik bagi orang banyak. Sehingga ilmu yang kita miliki dapat bermanfaat bagi orang lain juga,” ungkap pria kelahiran |

E D ISI 7 4

| APRIL 2 0 1 7

Jakarta 51 tahun lalu ini. Selain menjadi dosen, ia memulai pekerjaannya di kantor penjaminan mutu Universitas Esa Unggul. Di tempat itu dirinya berupaya untuk mendapatkan ISO-9001 yang akhirnya diraih pada tahun 2001. “Saat itu masih bisa dihitung dengan jari, perguruan tinggi yang mendapatkan sertifikat tersebut,” ujar peraih 2 gelar doktor dari Universitas Negeri Jakarta (2005) dan Universitas Indonesia (2010) ini. Setelah dirinya menjadi rektor di tahun 2009, banyak prestasi yang diraih. Pada tahun 2011 menjadi salah satu PTS dengan Sistem Penjaminan Mutu terbaik; Pemenang PTS Unggulan 2012 Bidang Akselerasi Program Peningkatan Mutu; serta Pemenang PTS Unggulan 2015 Bidang Ekonomi dari Kopertis Wilayah III Jakarta.

Universitas Esa Unggul memiliki berbagai program studi unggulan dan favorit dengan akreditasi A, seperti: Akuntansi, Manajemen, Hukum, Ilmu Komunikasi (Public Relation, Jurnalistik, Marketing Communication dan Broadcasting), Teknik Informatika, Rekam Medis, dan lain-lain. Kemudian, kampus ini juga menjadi pelopor program studi “unik” seperti Rekam Medis dan Informasi Kesehatan pada jenjang diploma (D3) serta Program Studi Fisioterapi pada jenjang sarjana. Saat ini Universitas Esa Unggul telah mengembangkan kampus II di Citra Raya Tangerang yang beroperasi sejak tahun 2015 dan dilanjutkan dengan pengembangan Kampus III yang berlokasi di Harapan Indah Bekasi pada tahun 2016 yang lalu. Ini semua terlaksana berkat tangan dingin dan kegigihan sang rektor. Kedepan, Universitas Esa Unggul juga berencana mendirikan Rumah Sakit Pendidikan dan membuka program studi S3. EDISI 74

|

APRIL 2017

|

37

38

discover - cULINARY

Bangka Teks & Foto: Dian Triasari

Segarnya menyeruput Mie Koba yang menjadi salah satu kuliner khas Pulau Bangka. Pulau yang kaya akan hasil tangkapan lautnya ini memang tidak pernah habis untuk dieksplorasi kekayaan olahan hidangan lautnya, termasuk Mie Koba yang kuahnya pun diolah dari hasil laut.

o

tak-otak, getas dan kerupuk kemplang dengan sambal petis memang menjadi salah satu camilan khas Pulau Bangka yang kaya akan sumber daya alam lautnya termasuk salah satunya berupa ikan tenggiri. Tapi belum lengkap jika kita tidak merasakan lezatnya semangkuk Mie Koba yang gurih. Keunikan rasa Mie Koba terletak dari keaslian bahan baku mie yang terbuat dari tepung gandum tanpa bahan pengawet. Bentuk mie untuk Mie Koba panjang dan berdiameter kecil. Kuahnya merupakan campuran ikan tenggiri yang dihaluskan, lalu diberi tauge, seledri serta taburan bawang goreng yang pastinya menambah kelezatan Mie Koba. Semangkuk Mie Koba enak disantap selagi hangat dan ditambahkan perasan jeruk nipis atau jeruk kunci yang kecil, agar terasa lebih segar. Bagi Anda yang suka dengan telur ayam rebus, bisa juga menjadi lauk pendampingnya. Kembali lagi ke selera masing-masing. Nama Mie Koba sendiri diambil dari nama asal daerah dimana mie ini pertama kali dibuat, Koba yang tepatnya berada di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Untuk menuju Koba dibutuhkan waktu sekitar satu jam dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang. Tapi untuk menikmati Mie Koba tidak perlu jauh-jauh ke sana karena kini kita bisa menjumpainya di luar Kota Koba. Bahkan beberapa warung Mie Koba tersedia di Pangkalpinang. Nah, jika masih penasaran dengan kuliner khas Bangka lainnya, bisa langsung merasakan keaslian Martabak Bangka. Penjual Martabak Bangka biasanya buka saat malam hari, tapi ada beberapa yang juga buka disiang hari. Selamat berwisata kuliner.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

40

discover - art

Palembang Teks & Foto: Karina Ayu Budiani

Hampir semua daerah di Indonesia memiliki tari penyambutan yang biasadipertunjukkan jika ada tamu kenegaraan ataupun tamu-tamu penting lain yang hadir di daerah tersebut. Tak terkecuali Palembang yang menyambut tamu dengan gemulainya Tari Gending Sriwijaya.

s

aat saya diundang ke kota Palembang untuk menyaksikan Festival Sriwijaya, momen tersebut menjadi kali pertama untuk saya menyaksikan Tari Gending Sriwijaya secara langsung. Satu hal yang menjadi perhatian utama saat menyaksikan tarian ini adalah tepak (sejenis kotak) berisi sekapur sirih yang dibawa oleh salah satu penari diantara penari lainnya. Seorang penari tersebut nantinya akan memberikan tepak berisi sekapur sirih kepada tamu yang dianggap spesial sebagai bentuk penghormatan. Saya terpukau menyaksikan para penari cantik keluar dengan mengenakan pakaian adat, lengkap dengan berbagai aksesoris berupa paksangkong, dodot, tanggai, dan selendang mantri. Seorang penari yang berada di tengah dan paling depan membawa tepak, sementara suara gending mengiringi gerak gemulai para penari Tari Gending Sriwijaya. Tari Gending Sriwijaya merupakan tarian kolosal peninggalan kerajaan Sriwijaya. Tarian ini dulunya hanya dipentaskan oleh kalangan internal kerajaan dengan tujuan sebagai tari penyambutan bagi tamu kerajaan.

Kini tari Gending Sriwijaya kerap dipentaskan oleh masyarakat Palembang dalam berbagai acara seperti pernikahan, pertemuanpertemuan instansi pemerintahan, hingga dalam berbagai perhelatan budaya. Para penari Gending Sriwijaya baisanya dikawal oleh dua orang laki-laki lengkap dengan payung dan tombak di tangannya. Musik yang mengiringi tari Gending Sriwijaya adalah musik yang keluar dari perpaduan alat musik gamelan. Musik gending tersebut dilengkapi dengan vokal yang umumnya menggambarkan kegembiraan dan ucapan syukur atas kesejahteraan. Meski demikian, belakangan tari Gending Sriwijaya tidak melulu diiringi oleh musik gending secara langsung, melainkan hanya menggunakan rekaman dari musik yang sudah ada. Tari Gending Sriwijaya yang kerap dijadikan tari penyambutan memliki makna keramahan tuan rumah yang tulus dan terbuka menyambut tamu, sebagai esensi dari sikap saling menghormati antar sesama manusia, dan bersyukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

42

discover - museum

Purwakarta Teks & Foto: Dian Triasari

Terkenal dengan Bendungan Jati Luhur, Purwakarta menjadi salah satu destinasi alternatif bagi masyarakat Ibukota yang ingin menghabiskan akhir pekan untuk berlibur karena jaraknya yang dekat. Saat ini Pemeerintah Daerah Kabupaten Purwakarta cukup aktif dan intens dalam pengembangan Purwakarta, salah satunya adalah Museum Diorama Purwakarta.

b

ale Penyawangan Diorama atau Museum Diorama Purwakarta menghadirkan nuansa pariwisata berbasis pendidikan berupa museum digital. Saat berada di dalam museum, kita akan bisa mengenal sejarah Purwakarta lebih dekat dan jelas, karena dilengkapi video visual yang dapat bercerita secara lengkap. Dalam museum terdapat terdapat bermacam-macam aktifitas kreatif, seperti bersepeda onthel secara digital dengan rute melintasi Purwakarta; bioskop mini yang digunakan untuk menonton film tentang sejarah Purwakarta; foto-foto lansekap seluruh kota; namanama seluruh pemimpin Purwakarta sejak awal hingga sekarang dan masih banyak lainnya.

Bale Penyawangan Diorama diresmikan pada 21 Februari 2014 dan terbagi dalam sembilan kisah besar yang digambarkan pada sembilan ruangan yang ada. Diantaranya Bale Prabu Maharaja Linggabhuwana, Bale Prabu Niskala Wastukancana, Bale Prabu Dewaniskala, Bale Prabu Ningratwangi, Bale Prabu Jayaningrat, Bale Prabu Ratudewata, Bale Prabu Nilakendra, Bale Prabu Surawisesa, dan Bale Ki Pamanah. Museum ini bisa kita kunjungi setiap hari, yaitu pada hari Senin-Jumat dari pukul 09.00-15.00 WIB, sedangkan Sabtu-Minggu dari pukul 09.00-13.00 WIB. Tidak ada biaya masuk atau gratis, bahkan kita akan ditemani oleh pemandu museum.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

44

discover - nature

Sleman Teks : Dian Triasari | Foto: Hidayat

Tebing Breksi adalah lahan bekas tambang batu kapur yang sudah tidak digunakan lagi. Tempat ini oleh penduduk lokal diolah menjadi sebuah objek wisata. Berlokasi di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Tebing Breksi kini tengah menjadi perbincangan bagi wisatawan domestik dan masyarakat lokal.

d

engan menaiki kendaraan roda empat, kita bisa menempuh perjalanan ke Tebing Breksi selama sekitar satu jam dari pusat Kota Yogyakarta. Gugusan tebing kapur tampak dari kejauhan saat mulai memasuki area parkir. Tebing Breksi kini satu persatu mulai diukir membentuk beberapa motif pewayangan Jawa, dibentuk pilar-pilar besar, dan dibuatkan anak tangga menuju puncak tebing. Ada baiknya datang ke Tebing Breksi sebelum tengah hari, karena cuaca sekitar akan terasa begitu panas dan mengharuskan kita untuk memakai topi atau payung. Saat menjelang sore hari juga menjadi waktu yang tepat jika ingin ke sini, dimana udara akan lebih sejuk dan berangin. Naiklah ke atas tebing jika kita ingin mengabadikan seluruh tebing dengan kamera. Pemandangan unik dan pesona indah yang disuguhkan dari deretan tebing-tebing kapur mampu mencuri perhatian setiap pengunjung yang datang.

Untuk mencapai atas tebing, kita sebaiknya berhatihati, karena tekstur batu kapur yang dimiliki Tebing Breksi bisa menjadi licin. Tebing Breksi atau Taman Tebing Breksi sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya. Prasasti penetapan Cagar Budaya tersebut ditandatangani oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan HB X pada Mei 2015. Tidak hanya menjadi tebing kapur yang indah, di area Tebing Breksi juga terdapat Prasasti Tlatar Seneng pada bagian bawah, tepatnya dekat area parkir kendaraan. Prasasti ini adalah tempat pertunjukan budaya berupa panggung terbuka lengkap dengan kursi-kursi dari batu. Tempat ini dirancang khusus untuk menampilkan ragam pentas seni pada waktu-waktu tertentu. Area Tebing Breksi kini sudah dilengkapi dengan tempat makan atau jajanan bagi pengunjung yang datang.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

46

discover - art

JAZZ BUZZ SALIHARA 2017 Teks : Dionesia Ika | Foto : Jazz Buzz Salihara

Teater Salihara yang digagas oleh Komunitas Salihara hadir sebagai salah satu tempat yang mewadahi kegiatan seni di Ibukota. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Teater Salihara kembali menjadi tuan rumah Jazz Buzz Salihara dengan aneka program menarik seputar musik jazz.

j

azz Buzz Salihara tahun 2017 hadir dengan mengusung tema Jazz Sans Frontieres 02, pada 11-12, 18-19, 25-26 Februari lalu. Jazz Buzz Salihara merupakan rangkaian konser musik jazz yang menghadirkan komposisi-komposisi terbaru yang eksploratif, cerdas, penuh inovasi, dan segar, serta tidak ditemui di panggung jazz pada umumnya. Tahun 2017 ini, Jazz Buzz Salihara menghadirkan sejumlah musisi jazz generasi baru yang memiliki bakat dan karya cemerlang dalam dunia jazz kontemporer di Indonesia. Para penampil Jazz Buzz Salihara tersebut meliputi Andre Dinuth yang merupakan gitaris session yang kerap mengiringi vokalis dan musisi tanah air, Indra Perkasa & Gadgadasvara Ensemble yaitu grup dengan format ansambel medium yang mengusung gaya musik jazz eksperimental, sebuah grup vokal acapella bernama Cinconatas, dan Arief Winanda & Pamuncak Mudo yang akan membawakan lagu-lagu yang terinspirasi dari imaji-imaji dalam seni tari.

Penampil dengan format band, dihadirkan Attilion yaitu band beraliran post-rock yang dicampur anasir jazz progresif dan psikedelik, serta Imanissimo yang adalah band beraliran psikedelik rock dengan watak jazz eksperimental dan instrumental. Selama acara, Attilion menampilkan lagu-lagu utama dari album yang telah mereka luncurkan dan semakin seru dengan penambahan komposisi musik dari saksofon dan keyboard. Masing-masing penampil menunjukkan kepiawaian bermusik jazz dengan gaya masingmasing dengan durasi berbeda. Dimulai dari penampilan A New Chapter oleh The Andre Dinuth Group selama 90 menit di hari pertama dan ditutup dengan penampilan “15” oleh Imannissimo selama 90 menit di hari terakhir.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

Penampilan penutup dari Imanissimo turut diwarnai program dengan nuansa nasionalisme dengan ‘Merah Putih Pemuda’ dan ‘Simponi Indonesia-Rock Opera Adegan 1: Krisis Budaya’. Program yang digagas Komunitas Salihara ini bertujuan untuk menawarkan pada khalayak suatu standar mutu dalam khazanah musik jazz. Dengan menonton rangkaian konser jazz yang terjaga mutunya, masyarakat akan memperluas apresiasi sekaligus turut mendorong perkembangan khazanah jazz di tanah air.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

PTSP-STPT : 01/31.73.04.06/B/17/2015

resto

48

s

Balutan Kemewahan Citarasa dan Suasana di Welfed Teks: Karina Ayu Budiani | Foto: Karina Ayu Budiani, Welfed

Menikmati hidangan western di dalam bangunan dengan interior mewah di daerah Cihideung bisa menjadi hal yang sangat spesial. Terlebih lagi bila dinikmati bersama pasangan. Hal inilah yang ingin disampaikan oleh Welfed di Gedong Putih, Jalan Sersan Bajuri, KM 4,7 Cihideung, Kabupaten Bandung Barat.

A

D

I N S TA G R A M: @ W E L F E D _ B dg

B

C

A

Rack of Lamb.

B

Area semi outdoor di Welfed.

C

Pintu masuk menuju Gedong Putih.

D

Tatanan meja di tengah ruangan.

E

Oyster.

E

ebuah bangunan megah bercat putih menjadi pintu masuk utama menuju Welfed, sebuah restoran western food yang lebih condong ke citarasa authentic old French yang menjadi satu dengan lokasi Gedong Putih. Gedong Putih adalah fasilitas private wedding yang menawarkan pemandangan alam yang asri. Nah, Welfed adalah salah satu bagian dari sarana food and beverage di sana selain satu restoran lain yang menawarkan menu Thailand, Apsara.

Saat saya berkunjung ke Welfed, saya dihidangkan menu pembuka yakni ‘Lettuce’. ‘Lettuce’ adalah salad beraneka ragam lettuce dengan campuran miso sauce. Salad segar ini disajikan bersama poached egg dari telur ayam kampung dan breadcrumbs. Menu selanjutnya adalah ‘Oyster’ yakni tiram dengan citarasa sedikit asam. Cara memasaknya dengan cara blanching lalu simmering bersama butter dan white wine, meski begitu sama sekali tidak tercium bau amis. Bagi penyuka daging, saya sarankan menikmati ‘Rack of Lamb’ dengan kualitas daging impor Australia yang empuk. Cara memasaknya di suhu rendah selama 45 menit. Disajikan dengan saus cranberry, cauliflower puree, roasted with pesto dan date glazed root vegetables. Menu terakhir adalah ‘Olive Oil Poached Tasmania Salmon’ yang disajikan bersama baby carrot, spinach pocket, green peas emulsion, dan parsley and garlic sauce. Salmon dimasak dengan cara slow cooking sehingga warna dan kelembutannya masih terjaga. Welfed memiliki desain interior semi classic dengan dominan elemen kayu dan warna-warna netral pada desain kursinya. Tatanan kursinya beragam mulai dari susunan private yang terdiri dari 4 kursi, hingga susunan kursi family guest dan kursi-kursi bar untuk pengunjung yang ingin menikmati aneka wine. Welfed buka mulai pukul 15.0022.00 hari Senin-Kamis. Pada hari Jumat-Minggu pukul 11.00-22.00.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

50

hotel

Menjadi ‘Orang Desa’ di Omah Kecebong Teks: Karina Ayu Budiani | Foto: Omah Kecebong

Kesibukan menjadi pekerja di perkotaan terkadang membuat kita ingin merasakan suasana pedesaan untuk melepas penat. Hal itu bisa dilakukan di Omah Kecebong yang berada di Dusun Sendari Tirtoadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.

A

o

mah Kecebong merupakan fasilitas guest house yang kental dengan nuansa pedesaan. Namanya sendiri diambil dari nama Dusun Sendari yang juga disebut Cebongan. Omah Kecebong berdiri di lahan pedesaan yang suasananya sangat asri. Pemilihaan lokasinya bukan tanpa alasan karena sang pemilik memang ingin memberikan tak hanya fasilitas menginap tapi juga pengalaman wisata pedesaan dengan cara melakukan aneka kegiatan yang biasa dilakukan oleh orang desa.

B

Kegiatan yang ditawarkan oleh Omah Kecebong sangat beragam mulai dari belajar tentang kebun hortikultura dan pertanian, naik gerobak sapi, belajar membatik, belajar sejarah tentang selokan Mataram jaman penjajahan Jepang,

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

hotel

A

Pintu masuk ‘Omah Kecebong’ siap menyambut tamu.

B

Salah satu aktivitas naik gerobak sapi.

C

Desain khas rumah tradisional Jawa untuk guesthouse.

D

Interior Omah bamboe.

E

Elemen hiasan dari kayu menyeragamkan konsep rumah Jawa.

F

Lorong tengah penghubung yang nyaman.

C

bersepeda ke Merapi, membajak sawah, melongok sentra perajin bambu atau tur ke Candi Borobudur di Magelang. Setelah proses check-in, tamu bisa mendapatkan gambaran dan memutuskan aktivitas apa yang akan dilakukan untuk berinteraksi dengan masyarakat dusun dan menyatu dengan alam. Meski suasana pedesaan, demi kenyamanan para tamu semua guesthouse di Omah Kecebong dilengkapi dengan fasilitas wi-fi, Air Conditioner, dan televisi layar datar. Ada empat jenis guesthouse yang semuanya memiliki desain bangunan tradisional yakni Omah Bamboe, Omah Lawas, Omah Antik, dan Omah Gladak. Diantara keempat tipe tersebut, Omah Bamboe memiliki desain berbeda yakni dinding dari anyaman bambu. Sedangkan tiga tipe lainnya didesain seperti bangunan jawa berbahan kayu dan kental dengan ukiran khasnya. Omah Gladak adalah yang terbesar dengan fasilitas dapur dan ruang makan. Omah Kecebong juga terkenal akan citarasa otentik menu-menu lokal yang bisa dinikmati di fasilitas restoran. Dua menu andalannya yakni Nasi Bakar dan Sayur Oseng Lompong. Fasilitas restoran ini tidak hanya bisa dinikmati tamu guest house saja, tamu luar pun bisa menikmatinya. Suasana Resto Kecebong yang akrab dengan pedesaan sangat cocok untuk makan bersama pasangan, keluarga tercinta, ataupun kolega dan sahabat dekat anda. Resto Omah Kecebong dapat menampung sampai dengan lebih dari 100 pax, dapat menampung acara fine dining maupun gathering keluarga atau perusahaan.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

D

E

F

51

52

Inspiring people

Lukisan Mimpi Galeri’Ku Teks: Dionesia Ika | Foto: Dionesia Ika, Dok.Pribadi

Berkaca dari rasa cintanya akan dunia seni, Husnawi menularkan rasa cinta yang sama kepada generasi penerus bangsa. Melalui sebuah galeri sederhana yang ia bangun dan kegiatan lain di bidang seni yang ia lakukan, ia mencoba membuat dunia dilingkupi oleh generasi-generasi penerus yang kreatif.

A

A Hasil karya

PakHusnawi yang dipajang di GaleriKu.

B Husnawi saat

menggambar sketsa di Pantai Talise, Palu.

C Pak Husnawi saat ditemui di GaleriKu.

B

b

erawal dari sering berkunjung ke Museum Afandi sekitar tahun 1986, Husnawi begitu sapaan akrabnya, pun bermimpi untuk bisa memiliki galeri dan museum seperti Afandi. Husnawi terus bekerja menciptakan karya, hingga saat ini totalnya sudah ratusan, bahkan ribuan. Pria lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain Studio Lukis Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini pun memutuskan untuk memajang karya lukisannya di rumahnya di kawasan Karawaci, Tangerang. Dari sinilah semuanya bermula. Awalnya, Husnawi hanya memasang beberapa karya saja dan akhirnya beliau berpikir apakah keinginannya membuat suatu galeri sudah terwujud. “Tapi apa iya rumah seperti ini bisa menjadi galeri? Pertanyaan itu berkecamuk dalam diri saya,” jelasnya. Namun ia juga berpikir hal lain. “Tapi saya yakin saja bahwa galeri tidak harus mewah. Pertama adalah bisa menyimpan karya kita, kemudian bisa mendatangkan orang untuk menyaksikan karya kita,” tambahnya.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

inspiring people

Setelah rapat kecil dengan keluarga, akhirnya beliau meresmikan galeri sederhana di rumahnya pada 23 Mei 2013. Beliau menamai galerinya dengan ‘Galeri’Ku’. “Galeri sudah jelas dari kata galeri. ‘Ku’ itu sebenarnya ingin mempertegas punya saya dan siapa pun yang menyebutkannya, dia akan merasa memiliki, sehingga dia juga punya keinginan untuk ikut melestarikan. Sederhana saja,” jelas Husnawi.

Inspirasi Melukis

“Saya harus punya visi dalam menciptakan karya seni lukis,” ungkap Husnawi yang juga berprofesi sebagai guru seni budaya di SMA 2 Tangerang. Beliau kerap melakukan perjalanan dan melihat banyak persoalan di sekitarnya, mulai dari persoalan sosial, ekonomi, politik, hukum, dan lain sebagainya. Dari persoalan-persoalan itulah beliau mendapatkan inspirasi yang ia tuangkan lewat goresan kuas. Karya yang dihasilkan dalam sekali perjalanannya bisa mencapai 5 sampai 10 lukisan. Sejak tahun 2012, Pak Husnawi mencoba kembali ke alam. Walaupun beliau tidak langsung berhadapan dengan alam, namun beliau melihat banyak persoalan yang berbeda, persoalan lebih kepada alam. “Misalnya lukisan wanita-wanita desa yang sedang mencari kutu, ini kan persoalan, kesibukan mereka tidak tahu mau ngapain. Kalau di kota mungkin masih bisa ke mall, masih bisa ke pasar. Kalau mereka yang di pinggiranpinggiran desa, itulah aktivitas mereka,” terangnya menjelaskan salah satu hasil lukisannya. Beliau juga menerangkan bahwa seorang pelukis dan seorang fotografer itu sama, yang membedakan hanya medianya saja. “Kalau fotografer memakai teknologi kamera, saya memakai alat gambar dan alat lukis. Tapi sama-sama menghasilkan sebuah karya. Kalau fotografer, karya foto itu lebih detil, kalau saya tidak, lebih kepada ekspresinya,” terangnya lebih lanjut. Beberapa karya pertama yang beliau buat sekitar tahun 80-an sifatnya masih terkait dengan kritik-kritik sosial, misalnya lukisan dengan judul ‘kedamaian yang hilang’, ‘selamat datang air mata bangsaku’, kemudian salah satu lukisannya di tahun 1995 yaitu ‘kisah manusia dan ayam sayur’. “Kalau orang awam melihat mungkin tidak mengerti maknanya.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

C

Tapi saya yakin saja bahwa galeri tidak harus mewah. Pertama adalah bisa menyimpan karya kita, kemudian bisa mendatangkan orang untuk menyaksikan karya kita.

53

54

Inspiring people

Itulah pentingnya saya sebagai pelukis memberikan apresiasi kepada masyarakat supaya mereka tidak lagi merasa awam. Buat saya, masyarakat itu tidak awam, cuma kitanya yang kurang memberikan apresiasi kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan Galeri’Ku

Galeri’ku membuka diri untuk anak-anak mulai dari anak pra sekolah, TK, SD, SMP hingga SMA. Tidak jarang mahasiswa datang ke Galeri’Ku untuk mengerjakan tugas, sekedar berdiskusi, hingga ada juga yang bimbingan skripsi. Anak-anak yang datang tidak serta merta dari jurusan seni. Setiap sore hari, Husnawi mengajarkan anak-anak melukis, membaca, bahkan banyak juga yang bermain di Galeri’Ku. Husnawi peduli sekali dengan tumbuh kembang kreatifitas pada anak-anak. “Saya tidak tega melihat anak tumbuh besar tanpa ada proses kreatifitas di dalamnya. Betul mereka bermain itu bagus sekali, tapi kalau tidak ada permainan yang tidak terkontrol atau tidak punya edukasi, saya kira anak-anak itu akan tumbuh dewasa dengan agak ‘lumpuh’ daya cipta atau kreatifitasnya. Nah siapa yang melakukan itu? Ya kita. Makanya saya selalu bilang kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” kata pria yang juga mengajar gambar dan ilustrasi di Universitas Bina Nusantara (Binus) ini. Selain mengajarkan anak-anak melukis di Galeri’Ku, rutin setiap minggunya Husnawi juga berkeliling mengunjungi desa-desa. Programnya diberi nama ‘dari desa ke desa’. Dengan sepeda motornya, Pak Husnawi masuk dari satu desa, ke desa lainnya untuk mengajarkan anak-anak di desa melukis. Beliau juga menyiapkan semua peralatannya mulai dari kertas, alat lukis, papan alas, hingga terpal. Bahkan tidak jarang beliau juga membawa susu, cemilan, buku tulis dan buku gambar yang gratis diberikan kepada anak-anak. Hal tersebut dilakukannya agar anak-anak termotivasi untuk berkarya.

D

E

Seringkali, Husnawi juga memajang karya lukisannya agar dilihat anak-anak. Beliau sadar betul seberapa pentingnya karya seni, khususnya seni lukis pada anak. “Karena di dalam seni lukis ini anak-anak bukan saja sekedar menghasilkan karya, tapi karya itu diolah dengan yang pertama motoriknya, kedua imajinasinya, dan ketiga sense of art (kepekaan rasa seninya) itu juga akan terlatih,” ujarnya menutup obrolan.

EDISI 74

D

Hasil karya anakanak di GaleriKU.

E

Hasil karya anakanak yang dipajang di GaleriKu.

|

APRIL 2017

|

ExcluSIvE lIvIng for dIScErnIng guEStS Business and leisure travelers seeking the many up-market comforts of a top-quality hotel will find all these and more at Hotel Santika Premiere, as our four star hotel where world-class standards of service are seamlessly combined with a uniquely Indonesian touch.

BIntaro - tangSEl | IcE - BSd cIty jakarta (SlIPI - Hayam Wuruk) jogja | kota HaraPan IndaH - BEkaSI | malang mEdan | SEmarang | SuraBaya

reservation center Ph: (62-21) 270 0027 E-mail: [email protected] www.santika.com

56

JOURNEY

A Suku Dayak

di Lamandau tengah menari.

TARIAN PENGABISAN DI LAMANDAU Teks & Foto: Fatris MF

Di pedalaman Kalimantan Tengah, Suku Dayak Tomun setia menjaga hutan adat di mana kehidupan dan budaya mereka berpaut pada rimba raya. Sungai dan air terjun yang mengalir jernih, serta perkampungan bersahaja yang menyambut tamu dengan tarian.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

JOURNEY

Namun dibalik itu semua, suku-suku di pedalaman Kalimantan hidup pada kebijaksanaan-kebijaksanaan tentang keseimbangan hidup, kearifan-kearifan yang bersangkut paut dengan hutan. Di manakah mereka kini, ketika lebatnya rimba raya bertukar wajah, ketika hutan berubah menjadi lahan perkebunan mahaluas?

KAMPUNG LOPUS

November 2016 yang basah. Saya duduk di satu bangku restoran di Borneo Mall Pangkalan Bun. Di samping saya duduk seorang gadis, Nina Yanti namanya. “Kota kabupaten dengan luas 71.451 kilometer persegi ini dihuni oleh hampir 300.000 nyawa, dan total dihidupi oleh perkebunan sawit,” kata gadis lincah penuh dedikasi ini membuka obrolan. Ia mengoceh banyak hal tentang Kalimantan, tentang suku-suku yang hidup dari lebatnya hutan yang kian tergusur. Malam turun di Pangkalan Bun, sebuah kota kabupaten berjarak 450 kilometer dari Palangkaraya, ibukota Kalimantan Tengah. Rumah-rumah tertata, jalan-jalan mulus, kesejahteraan yang, menurut Nina, total dihidupi oleh perkebunan. Restoran dan mall tumbuh seperti cendawan di musim hujan. Sebentar lagi kami akan meninggalkan kota ini dan menuju sebuah perkampungan yang terletak 200 kilometer ke bagian tengah Kalimantan.

A

d

ari jendela pesawat yang terbang di langit Kalimantan, saya melihat sungai-sungai terbentang lebar dan panjang seperti naga, mengilap diterpa cahaya matahari pagi. Saya membayangkan kehidupan di pinggir sungai itu. Suku-suku yang hidup di pedalaman pulau terbesar ketiga di muka bumi. Kalimantan atau Borneo, dicatat penuh ketakutan oleh penjelajah masa lampau, ditulis dengan nada getir sebagai pulau yang didiami oleh suku-suku yang memeluk erat tradisi mengayau, ritual purba mengorbankan nyawa manusia. Erik Jensen dalam Where Hornbills Fly, menyebut perjalanan berbahayanya ke Kalimantan sebagai A Journey with the Headhunters of Borneo. Suku-suku yang mendiami pedalaman Kalimantan ini, baginya, dianggap sebagai suku pemenggal kepala.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

Kami menaiki sebuah bus yang melaju kencang membelah belantara perkebunan. Kami hanya sekumpulan pejalan yang sok merasa kesepian, dan terkadang tidak tahu apa sebetulnya yang hendak dicari ke pedalaman sunyi yang hendak kami datangi kini. Desa-desa sepi yang dilalui bus, sunyi bergelayut sepanjang jalan, pokok-pokok sawit yang membuat Borneo berubah dari “tertinggal” menjadi “maju”. Entah maju ke arah mana, saya tidak tahu. Bus terus melaju hingga malam berganti pagi, dan kami tiba di sebuah perkampungan bernama Lopus di Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah. Perkampungan yang dianggap terjaga dari perambahan, dari perkebunan maha luas, dan kini tengah ingin menjadikan desa mereka sebagai destinasi wisata. “Betul. Kami bertahan dengan tidak menjual lahan pada perkebunan. Kami sadar, uang untuk menjadikan rimba menjadi perkebunan sangat menggiurkan. Tapi, kami lebih memilih menjaga hutan,” kata Kakap, lelaki setengah baya. “Nama saya diberi oleh ibu saya. Ini nama diambil dari nama sebuah kapal yang menyelamatkan ibu saya ketika saya masih dalam kandungan. Orang-orang di sini tidak pusing mencari nama untuk anaknya. Di sini kau akan bertemu lelaki bernama Mesin, Ponten, Yamaha, atau Arab,“ kata Kakap sembari tertawa.

57

58

JOURNEY

Selanjutnya, saya disilakan memasuki perkampungan. Tentunya melewati gerbang adat terlebih dahulu.

TARI PENYAMBUT TAMU

Gerbang kampung terbuat dari bambu, dengan jalan berbatu. Dalam siramanan terik matahari siang, Tantri, Anjely— gadis-gadis Dayak Tomun—menari penuh keringat bersama lelaki-lelaki muda yang tengah menghunus mandau, senjata tradisional masyarakat Dayak. Lelaki-lelaki bertopi kulit kayu menabuh gendang dan gong. Warga begitu ramai di gerbang kampung. “Ini tarian untuk menyambut tamu,” kata Nina pada saya. Gadis-gadis terus menari dalam ketukan gendang, suara gong yang bertalu-talu.

Di kepala gadis penari itu, bulu burung rangkong dan enggang bertengger, bergoyang mengiringi gerak kepala mereka. Di belakang mereka, anak sungai mengalir, rumah-rumah kayu, rampak pepohonan. Di dusun inilah saya menginap, makan, dan menjalani hari berleha-leha.

HUTAN WARISAN NENEK MOYANG

Satu pagi, Mesin, lelaki berbadan subur, berdiri di samping saya. Ia hendak mengajak saya ke hutan yang menurut Kakap masih terjaga dari perambahan dan giur perkebunan. Bersama kami, ikut juga seorang perapal mantra. Namanya Arab, walau lelaki tua ini bukan seorang Arab, namun namanya Arab. Kami melintasi anak-anak sungai jernih,

b

c

pepohonan lebat, hingga berakhir di sebuah air terjun. “Hutan di Kalimantan tengah nyaris habis. Sedikit sekali yang tersisa. Hutan ini salah satunya. Ini warisan nenek moyang kami,” kata Kakap lagi. Di salah satu anak sungai, Arab membacakan mantra, menuang minuman sebagai penghormatan pada “roh” yang menjaga sungai. Selang beberapa jam, kami tiba di sebuah air terjun. Di sini kami membuka ransum, makan dan mandi. Dari lebatnya rimba, saya kemudian diajak berdayung menyusuri Sungai Delang, melewati warga dengan perahuperahu yang pulang dari ladang dan ibuibu yang tengah membuat baju dari kulit kayu. Tak terasa malam kembali datang. Hujan turun mendatangkan gigil. Angin menggoyangkan pepohonan.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

JOURNEY

59

D D

Pada sebuah betang atau rumah panggung, lelakilelaki berbibir dan bergusi merah memukul gong dan gendang. Iramanya memecah sunyi kampung Lopus. Malam telah kian larut, namun gema suara gong itu kian keras. Saya memasuki betang. Di dalamnya telah dipenuhi lelaki tua-muda, ibu-ibu, gadis-gadis tengah menari, tertawa-tawa. Saya mengunyah sirih yang dipadu dengan pinang. Irama gendang terus saja berpacu dengan ketukan gong, hentakan kaki, suara tawa, rapalan mantra ataukah nyanyian yang saya tidak mengerti artinya.

E

|

EDISI 74

| APRIL 2017

“Mari menari,” Ili, gadis dengan tatapan sendu itu mengajak saya menari. “Apa yang harus saya tarikan, Ili?,” tanya saya. “Yang penting menari saja. Di sini semua orang harus menari,” kata Ili lagi setengah tersenyum. Satu hal yang pasti, saya mesti menari. Meski seumur hidup saya belum pernah menari. Suara ketukan gendang tidak henti, kaki-kaki menghentak, tangan-tangan terkepak, mereka masih saja menari.

B Arab menebarkan minuman ke sungai sebagai penghoramatan kepada roh penghuni sungai.

C Remaja sedang

menari di gerbang kampung.

D Sungai Kumai

Kalimantan Tengah.

E Kepala tetua

atau pimpinan adat Dayak dihiasi dengan bulu dan paruh burung enggang dan rangkong.

60

JOURNEY

Malam kian larut, dan di luar, hujan bulan November tidak juga kunjung reda. Dalam setengah nanar oleh sirih dan getah pinang, saya melihat perempuan itu menari di antara gadis-gadis lain, lelaki-lelaki sepuh, perempuan tua. Tangan dan jemari mereka bergetaran, seperti pepohonan di luar rumah yang ditiup angin bulan November. Dan kini, Ili duduk bersimpuh di sisi saya. Keningnya berkeringat, mungkin karena kecapaian menari. Di hadapan kami, Beradu, lelaki 60 tahun, duduk membacakan mantra. Tanah jangan bgotak, arai jangan bguncang, tongang ganti urat sengkubak ganti kulit,

G D

H D

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

JOURNEY

Namun dibalik itu semua, sukusuku di pedalaman Kalimantan hidup pada kebijaksanaankebijaksanaan tentang keseimbangan hidup.

F

begitu mantranya. Lalu, dengan daun dalam bejana berisi air, mereka memerciki kepala kami. Cairan putih seperti susu yang dibuat dari endapan ketan putih itu, disuguhkan pada saya dan Ili. Ili meneguknya dengan tenang. Setelah itu, lelaki tua di hadapan saya melilitkan ikat tongang, gelang dari akar dan dedaunan sengkubak yang dimantrai. “Ini untuk keselamatanmu,” bisik lelaki tua itu pada saya, sembari merangkul penuh kehangatan. Saya memandang Ili. Mata gadis itu penuh binar, dan malam berkelebat begitu panjang terasa. Ia terus menari bersama perempuan lain. Saya duduk di pojok rumah, terlena oleh getah pinang dan irama gendang.

|

E D ISI 7 4

| APRIL 2 0 1 7

F

Suku Dayak di Lamandau tengah menari.

G & h Luha atau topeng

yang lazim digunakan saat upacara kematian oleh rata-rata Suku Dayak.

i

Rumah-rumah panggung dengan tiang-tiang sakral di depan rumah.

J

Seorang tetua suku Dayak Tomun di tengah hutan.

DI

J D

61

62

K

JOURNEY

JOURNEY

TOPENG KEMATIAN

Di samping rumah Kakap, ada sebuah ruang kayu tempat topeng-topeng beragam bentuk. Empat lelaki sedang menggerus kayu, membubuhi warna, membentuk aneka motif serupa tarsius, gabon, burung hantu, juga pangua atau hantu. Begitu rumit posesnya membuat luha, atau topeng ini. “Untuk apa banyak sekali topeng, Pak?,” tanya saya pada Ponten, lelaki paruh baya yang sedari tadi duduk di pojok ruangan. “Topeng ini untuk upacara kematian bagi kami,” jawabnya. Siapa yang telah meninggal, pikir saya. “Tapi kali ini tidak untuk kematian. Kita akan menarikannya bersama-sama di Naga Bulik,” lanjut Ponten. Pemerintah Lamandau mengadakan Festival Babukung, atau festival tarian kematian. Semua orang Dayak di Kalimantan Tengah ini akan menari. Kami, Dayak Tomun, akan membawakan tarian kematian, Tarian Topeng ini. “Datanglah ke sana. Akan ramai sekali di sana,” Ponten bicara datar pada saya. Saya beranjak meninggalkan Ponten dan topeng-topengnya.

N

Sungai Delang telah tertinggal di belakang saya. Di Naga Bulik, mereka menarikan tarian kematian dengan beragam topeng sebagai interpretasi dari roh leluhur dan dewa-dewa dalam ajaran Kaharingan, ajaran tua yang masih bertahan di daratan Kalimantan. Saya meninggalkan tarian kematian, menumpang klotok (perahu dengan dua dek) yang bergerak lamban membelah sungai Kumai, hingga ke Sungai Sekunyer. Di depan saya orangutan bergelantungan. Mereka hidup di sisa hutan yang tinggal sedikit pada daratan Kalimantan yang luas. L

Kabut dini hari merambat hingga ke dalam klotok, dan mata saya tidak kunjung dihinggapi kantuk. Klotok lalu membawa saya mengarungi Sungai Arut. Sungai lebar berair coklat dengan rumah-rumah di kiri dan kanan yang tersusun rapat, semua menghadap ke sungai. Senja mengirim warna jingga di ufuk. Dari atas klotok, saya membayangkan rumah yang dipenuhi penari, gema gong, tingkahan gendang, sungai-sungai jernih, rapalan mantra dan lebatnya rimba yang masih tersisa.

m

|

EDISI 74

| APRIL 2017

K

Gadis dayak Tomun tengah memperagakan jenis tarian dengan menggunakan mandau atau senjata tradisional masyarakat Dayak.

L

Tampilan Babukung dalam sebuah festival di Lamandau.

M Seorang lelaki Dayak

Tomun tengah melintas di sungai jernih di tengah rimba adat mereka.

N

Suku Dayak di Lamandau tengah menari.

63

64

GALLERY PHOTO

Foto: GOENADI HARYANTO

A

Saya perempuan indonesia Teks: Goenadi haryanto

k

Di Indonesia, setiap bulan April diperingati Hari Kartini. Raden Ajeng Kartini adalah salah satu tokoh perempuan Indonesia, yang pada zamannya memperjuangkan “pembebasan kaumnya” dari belenggu, aturan-aturan dan larangan.

ini, di zaman modern, kaum wanita telah menempatkan dirinya sejajar dengan kaum pria. Hampir di semua sektor kehidupan, ada saja Perempuan Indonesia yang tampil dan berprestasi di bidangbidang, yang sebelumnya hanya merupakan pekerjaan lelaki. Dengan rentang pekerjaan-pekerjaan sederhana, di sekeliling rumah dan halaman tempat tinggalnya, sampai kepada jabatan Menteri dalam Pemerintahan,

setiap harinya kita jumpai perempuan yang cakap dan professional, sesuai bidangnya. Khusus menyambut Hari Kartini, kami pilihkan foto-foto dari berbagai pelosok di Indonesia yang diharapkan mampu mewakili semangat juang Kartini. Jayalah Indonesia, karena sekarang kaum pria dan wanita bahu membahu membangun negeri tercinta ini.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

GALLERY PHOTO

B

A Penari di Desa

Batubulan, Bali.

B Isteri nelayan Pulau Belitung, di desa Tanjung Binga.

C Mama Papua, di Pasar

Jibama, Kota Wamena.

C

|

EDISI 74

| APRIL 2017

65

66

GALLERY PHOTO

A

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

GALLERY PHOTO

Foto: Harri Daryanto

B

A Kelebihan desa yang

mempunyai sumber daya alam panas bumi ini ternyata pengolahan masakan tidak kalah dengan makanan kuliner di Jakarta, mereka mengolah hasil alam seperti jagung, kedelai, Ubi diolah dengan berbagai rupa masakan yang rasanya tidak kalah dari penganan ibukota Jakarta.

B Ibu Theresia dikenal

sangat menjadi panutan di desa yang sangat subur di ketinggian sekitar 500m dari permukaan laut, selain rajin juga produktif membuat tenun yang dibutuhkan oleh masyarakat lembata sebagai Beliss.

C Tidak aneh jika

kemampuan ibu2 di desa watuwawer menjadi panutan karena ibu2 yang rajin ini bisa mengendalikan perekonomian desa.

C

|

EDISI 74

| APRIL 2017

67

68

GALLERY PHOTO

A

B A

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

GALLERY PHOTO

Foto: Don Hasman

c

A Gadis dari kabupaten

Dompu, Sumbawa, NTB.

B Wanita dari kabupaten Bima, Sumbawa.

C Empat orang penari dari kota Padangpanjang, Sumbar.

D Pengrajin tenun

menjemur hasil pencelupannya di kampung Leuwi Gajeboh, Baduy Luar.

D

|

EDISI 74

| APRIL 2017

69

MOST WANTED

F O T O: finger pu l se oximeter

1. Finger Pulse Oximeter Menjaga tekanan darah agar tetap stabil sangatlah penting, terutama saat sedang traveling, karena tujuannya adalah agar kita tidak jatuh sakit. Ada baiknya kita membawa Portable Pulse Oximeter, yaitu alat pendeteksi tekanan darah arteri dalam tubuh apakah kekurangan oksigen atau tidak. Pemasangan Pulse Oximeter dengan cara menjepitkan jari telunjuk atau ibu jari beberapa saat, kemudian akan muncul laporan dalam bentuk angkaangka yang berarti jumlah tekanan pada layar yang menunjukkan hasil pengukuran Pulse Oximeter berada di jari kita. Produk ini sangat berguna bagi penderita penyakit jantung, gagal jantung, pneumonia, anemia dan asma yang ingin melakukan perjalanan jauh. Portable Pulse Oximeter dijual dengan berbagai merek, jadi jika bingung bisa mendatangi apotek langganan untuk meminta rekomendasi terbaik. (dian)

2. Gamevice Pecinta games yang tersedia di smartphone, khususnya iPhone dan iPad, kita tidak perlu bersusah-susah menjalankan di layar ponsel dengan menyentuhnya. Kini telah tersedia kontroler game yaitu Gamevice, sebuah perangkat tombol untuk bermain layaknya Nintendo Switch. Gamevice merupakan kontroler game resmi yang didukung langsung oleh Apple untuk iPhone, iPad Air, iPad Mini, dan iPad Pro. Perangkat ini sudah menyesuaikan dengan beberapa games yang terdapat di-iOS, sehingga tidak perlu mengaturnya terlebih dahulu. Tidak hanya memudahkan saat bermain games, terdapat audio jack yang bisa membuat kita lebih nyaman saat memainkannya sendirian. Gamevice bisa menjadi alternatif gadget portable yang siap dibawa untuk mengisi waktu di perjalanan saat traveling. (dian)

F O T O: gamevi c e .c om

70

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

For advertisement and inquiry, please call :

follow @ayo_jalan PT MONDO MEDIA Gedung The Habibie Center Lt. 1, Jl. Kemang Selatan No. 98 - Jakarta 12560. P (+62-21) 788 32333 | F (+62-21) 788 32444 | E [email protected] www.inspiragroups.com

support by

72

REVIEW BOOKS

Yuk… Nulis Buku Pertamamu Penulis: Marcelina R Suganda dan Amelia Hirawan Penerbit: Elex Media Komputindo Di ‘Yuk Nulis Buku’ ini, penulis akan membagikan tips yang menarik untuk kamu pelajari untuk mengawali impianmu. Mulai dari latihanlatihan, sampai bagaimana menembus penerbit, lengkap hanya dalam satu buku. Kamu akan dengan mudah, berlatih secara mandiri dengan menerapkan setiap saran di dalamnya. Dengan design buku yang ringan, juga membantu kamu memahami isi buku ini dengan mudah. (ika)

Complete Guide Singapura Penulis: Uki Lukas Penerbit: Elex Media Komputindo Buku ini berisi panduan lengkap yang akan membuat perjalanan wisata anda menjadi lebih mudah. Berbagai pilihan tempat wisata dikelompokkan berdasarkan jenisnya, daftar hotel/hostel yang telah mendapat reputasi bagus, sampai panduan perjalanan singkat menyusuri kantong-kantong etnis di Singapura. Anda juga bisa melihat contoh rencana perjalanan dan budget. Tidak ketinggalan, buku ini dilengkapi peta yang akan membantu anda melakukan perjalanan mandiri, hemat, dan nyaman ke SIngapura. (ika)

#14 April 2017

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

NAM AIR Edisi 39/ Tahun IV/ April 2017

HISTORIA

Jejak Kartini, Pahlawan Emansipasi Wanita

BUCKET LIST

Destinasi di Indonesia untuk Traveler Wanita

Traveller STORY

Menghilang Bersama Tambora

74

DESTINATION

DESTINATION

75

Teks & Foto: Sri Endahni

Siapa yang tidak kenal Papua, Si Mutiara Hitam dari Timur. Salah satu surga bagi para traveller yang sudah mendunia. Indonesia mungkin memang pantas disebut sebagai serpihan surga yang tercecer di bumi. Papua, bumi eksotis kebanggaan Indonesia yang menjadi destinasi impian bagi para pecinta travelling.

a

76

DESTINATION

b

Hujan deras menyambut ketika pesawat yang aku tumpangi mendarat mulus di Bandar Udara Domine Eduard Osok, Sorong. Alhamdulillah, Puji Tuhan, akhirnya kakiku menjejak di tanah impian ini. Desember 2016 akhirnya aku berkesempatan melakukan perjalanan ke Raja Ampat yang merupakan destinasi favorit bagi para traveller baik domestik maupun mancanegara.

Wayag adalah tujuan utama trip kami ke Raja Ampat ini. Ikon wisata yang dari dulu sangat diimpikan untuk dikunjungi. Bersama 8 orang teman, aku mengunjungi Wayag pada hari kedua rangkaian trip Raja Ampat ini. Setelah malamnya menginap di Selpele, sebuah desa indah dengan homestay di pinggir pantai berpasir putih yang cantik dan tenang di Pulau Waigeo, hari kedua ini kami meluncur ke Wayag.

Jarak Wayag dari Pulau Waigeo tempat kami menginap adalah sekitar 3 km atau 1,5 jam perjalanan. Wayag berada di wilayah Distrik Waigeo Barat, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Kepulauan ini terdiri dari gugusan pulau-pulau karst terjal berbentuk seperti cendawan yang bermunculan dari dalam laut. Wisatawan juga dapat menyewa kapal motor dari Sorong dengan memakan waktu sekitar 4-5 jam perjalanan.

MENJAGA HABITAT HIU

c

Di gugusan Kepulauan Wayag terdapat Mesh Conservation International (Mesh CI), yakni tempat tinggal para pekerja yang setiap harinya bertugas memantau keadaan sekitar Kepulauan Wayag. Dulu pernah terjadi pembantaian Hiu di kawasan Wayag, banyak hiu mati. Perilaku nelayan pembantai hiu tersebut telah membunuh ekosistem secara masif, kepunahan hiu menghambat regenerasinya. Terkadang para pekerja Mesh CI tersebut mengantar pengunjung yang ingin ke puncak Wayag.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

DESTINATION

Habitat ikan Hiu di Kepulauan Raja Ampat sebenarnya tersebar luas hampir di seluruh wilayah perairan yang memiliki karang-karang besar. Ikan Hiu sangat menyukai wilayah ini untuk tempat tinggal mereka. Kebiasaan berburu Ikan Hiu dalam kelompok pun akan lebih efektif dilakukan diantara karang-karang tersebut. Namun tidak dapat dipungkiri, jumlah Hiu di Raja Ampat pun mengalami penurunan.

d

Pemerintah tidak hanya diam menyikapi hal ini. Kini Raja Ampat memiliki peraturan resmi tentang pelarangan perburuan Hiu dan mendapatkan dukungan besar dari semua pihak. Reaksi cepat dari masyarakat dan pemerintah daerah menunjukkan komitmen mereka untuk menegakkan peraturan Kawasan Konservasi Perairan dan Kawasan Konservasi Hiu.

e

BERTEMU HIU DI HABITATNYA

Sebelum turun dari speedboat, para awak speedboat sudah memberi tahu bahwa ada sesuatu yang menarik di pantai. Apakah itu? Mereka membuat kami penasaran saja. Begitu kami naik, awak speedboat langsung berteriak keras dengan logat khas Papua. “Itu hiunya, itu hiunya. Di sebelah sana. Kalian lihat ke sana. Itu…. mereka ada banyak,” teriaknya. Kami spontan saja kaget. Di pantai ada hiu? Ah, yang benar saja. Mata kami langsung mengarah ke tempat yang ditunjuk si awak kapal tadi. Terkesima dan takjub membuat kami sesaat terpana.

f

A Menyelam di Arborek. B Pemandangan Pantai Kampung Arborek. C Schooling fish di dermaga Arborek. D Hiu di bawah dermaga MESH CI Wayag. E Underwater Pantai Arborek. F Anak kampung Arborek bermain perahu di dermaga.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

Hiu memainkan peran penting dalam dunia perikanan dan kesehatan ekosistem. Hiu yang hidup di habitat aslinya dapat menghasilkan pendapatan pariwisata yang besar. Kawasan Raja Ampat memiliki potensi pariwisata hiu yang mampu menyumbang pendapatan daerah.

Hiu karang atau yang biasa disebut Hiu Sirip Putih ternyata banyak hidup di tempat ini. Di pantai depan Mesh CI Wayag ini. Luar biasa. Mereka hidup liar, tidak dipelihara. Tetapi tidak agresif. Namun, setenang apapun mereka, mereka tetap predator. Karena itu kita harus menjaga sikap. Ciri utama yang dimiliki ikan hiu ini adalah bentuk moncong mulutnya dan tanda warna hitam yang berada di ujung sirip punggung dan ekornya.

77

78

DESTINATION

MENYELAMI ARBOREK

Hari ketiga jadwal trip kami adalah mengunjungi Arborek. Sekitar satu setengah jam perjalanan dari The Little Wayag Pianemo, kami akhirnya sampai di Desa Wisata Arborek. Dari jauh nampak terlihat sebuah pulau dengan hamparan pasir putih dan jajaran pohon kelapa yang tumbuh di sepanjang pantai. Arborek merupakan sebuah desa wisata yang sudah terkenal ke seluruh dunia. Pesona pemandangan bawah airnya telah memikat banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

G

Desa Wisata Arborek terletak di Pulau Arborek, Meos Mansar, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Arborek sendiri adalah pelopor dari desa-desa wisata yang ada di Papua Barat. Luas pulau ini hanya 6 hektar. Desa Arborek pernah meraih juara satu sebagai Kampung Wisata Terbaik se-Papua Barat. Dari Waisai, perjalanan ke Arborek dapat ditempuh dengan speedboat selama sekitar 2 jam. Sejumlah pilihan homestay tersedia di pulau ini.

H

Sementara teman-teman asyik bermain air di pinggir pantai, aku tidak bisa menghentikan rasa penasaranku terhadap hiu-hiu ini. Kucoba menyelam sedikit dengan melakukan freedive. Dan yang kucari akhirnya terlihat. Si hitam besar yang tadi terlihat olehku nampak gagah berenang beberapa meter di depanku. Pelan-pelan kudekati hiu itu, kusiapkan kamera underwater yang kubawa. Akhirnya beberapa foto hiu karang dewasa itu kudapatkan. Tak lupa juga dengan videonya. Seharusnya memang tidak perlu khawatir dengan hiu-hiu itu, asalkan kita tidak mengganggu mereka dan mereka tidak mencium aroma darah,

mereka tidak akan menyerang kita. Pemandangan bawah air di sini juga bagus. Karang, ikan, koral, nemo dengan anemonnya, bintang laut, dan juga kima. Nemo-nemo tersebut seperti tidak takut dengan kehadiran para hiu. Mereka tenang saja berenang ketika sang predator melintas di sekitar mereka. Rasanya sayang jika mengunjungi Raja Ampat tapi tidak mampir ke spot ini. Berjalan menyusuri pantai pasir putih dengan hiu yang berenang dekat sekali dengan kaki kita, sepertinya tidak bisa kita temui di tempat lain.

Sepanjang dermaga Arborek, penyelam bisa langsung terjun ke air dan langsung bisa melihat banyak biota laut. Orang-orang di Arborek sangat ramah, mereka juga membuat kerajinan tangan dari pandan laut. Kerajinan tangan tersebut antara lain adalah topi dan noken (tas string). Di sepanjang pantai Kampung Arborek tersedia bermacam tempat duduk yang digunakan untuk bersantai oleh warga maupun pengunjung. Banyak warga asing yang tinggal sudah cukup lama di Kampung Arborek ini. Beberapa bekerja sebagai dive master dari dive shop yang ada di kampung ini. Hal yang tidak boleh di lewatkan saat di Arborek adalah menyelam. Tapi apabila tidak bisa menyelam, snorkeling ataupun freediving pun sudah cukup untuk bisa menikmati keindahan bawah laut desa wisata tersebut.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

DESTINATION

I

Tidak perlu melakukan perjalanan jauh ke tengah laut untuk menikmati pemandangan bawah laut Arborek ini. Cukup menyelam di bawah dermaga atau jetty. Banyak sekali jenis biota laut yang ada di perairan Arborek. Koral warna-warni, beragam jenis ikan, Manta, bahkan kuda laut bisa ditemukan di sini. Selain itu, terdapat juga kima raksasa yang termasuk dalam daftar biota laut yang dilindungi dengan ukuran lebih dari 1 meter bisa ditemukan dengan mudah apabila snorkelling di kedalaman sekitar 2 meter saja. Di Arborek diberlakukan Sistem Sasi Laut atau larangan menangkap jenisjenis hasil laut tertentu di kawasan ini. Hal ini merupakan salah satu usaha konservasi yang melibatkan masyarakat. Tak heran jika kehidupan biota laut di sini sangat terjaga.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

J

Sudah sepantasnya wisatawan sebagai seorang pendatang hanya meninggalkan jejak dan hanya membawa pulang memori. Sehingga apa yang sudah diberikan alam tak lantas rusak di tangan manusia.

G

Kursi santai di sepanjang Pantai Arborek.

H

Anak kampung Arborek bermain di Pantai.

I -J

Pemandangan dari Puncak Wayag.

79

80

BUCKET LIST

6 Destinasi di Indonesia untuk Traveler Wanita Teks: Karina Ayu Budiani | Foto: Dian Triasari, Karina Ayu B

1

Bulan April adalah bulan untuk wanita karena bertepatan dengan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April. Sesuai dengan semangat Hari Kartini yang mendorong wanita menjadi mandiri, wanita pun tak perlu khawatir jika ingin berwisata seorang diri. Sriwijaya Magazine merangkum 6 destinasi wisata di Indonesia yang seru untuk dijelajahi oleh wanita meski bepergian seorang diri. 1

5

Bali

Pariwisata di Bali sudah sangat mendukung kebutuhan wisatawan bahkan wisatawan wanita sekalipun. Beberapa daerah di Bali seperti Kuta, Sanur, Nusa Dua, dan Jimbaran memiliki daya tarik utama pantai yang indah. Selain itu, bagi wanita yang senang memanjakan diri, banyak sekali tempat spa ataupun yoga bernuansa alam, terutama di daerah Ubud. Sedangkan bagi wanita penyuka belanja, bisa mengunjungi butik-butik mewah di Ubud atau belanja barang dengan harga ‘miring’ di Pasar Sukawati dan Pasar Kumbasari.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

BUCKET LIST

2

Bandung

Bandung adalah ‘surga’ wisata kuliner dan wisata belanja, dua hal yang kerap dicari oleh traveler wanita. Bandung punya banyak sekali factory outlet yang menjual produk bermerk dengan harga ‘miring’. Lokasi terbanyak ada di jalan Ir. H. Djuanda (Dago) atau jalan R.E. Martadinata (Riau). Jika ingin membeli pakaian dalam jumlah banyak, kunjungi Pasar Baru yang menjual pakaian dengan harga grosir. Jajanan khas bandung seperti baso tahu, batagor, cilok, dan lain sebagainya sangat mudah ditemui mulai dari gerobak kaki lima hingga di restoran. Selain itu banyak sekali pilihan kafe hingga restoran mewah yang tak hanya menawarkan makanan lezat tapi juga pemandangan yang ‘fotogenik’. 3

Makassar

Siapa tak kenal dengan Pantai Losari yang menjadi ikon kota Makassar. Saat senja menjelang baik hari libur maupun bukan, kawasan pantai ini ramai warga lokal dan pendatang yang menikmati pemandangan matahari terbenam sambil menikmati aneka kuliner yang dijajakan. Salah satu kuliner yang tidak boleh dilewatkan adalah pisang epe. Tak jauh dari kawasan pantai Losari juga terdapat beberapa restoran yang menjajakan hidangan laut. Selain pantai Losari, wisatawan bisa puas bermain di Trans Studio, mengunjungi benteng Fort Rotterdam, atau bahkan menyeberang ke pulau Samalona untuk snorkeling. 4

6

3

5

Batu

Kota Batu kerap disandingkan dengan Malang karena pintu masuk menuju kota ini memang melalui Kota Malang. Kota Batu identik dengan agrowisata kebun apel. Uniknya, dengan sekali bayar, pengunjung bisa memetik apel di kebun apel dan menikmati apel sepuasnya dengan catatan harus makan di tempat. Selain wisata petik apel, batu menjadi lokasi Jatim Park yang menawarkan objek-objek wisata menarik seperti Museum Angkut, Museum Satwa, Batu Secret Zoo, Eco Green Park. Saat malam, nikmati aneka permainan dan puaskan berfoto di taman lampion yang ada di Batu Night Spectacular.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

Jogjakarta

Jogjakarta sejak dulu terkenal dengan objek wisata Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Namun baru-baru ini Jogjakarta menawarkan objek menarik lain seperti warna warni rumah di Kali Code. Kemudian bagi para wanita penyuka tantangan, bisa berwisata dengan mobil jeep ke area Gunung Merapi. Bicara soal makanan khas, Jogjakarta erat kaitannya dengan gudeg yang juga bisa menjadi oleh-oleh. Selain itu bisa juga membeli bakpia yang kini sudah tersedia dengan aneka rasa unik seperti green tea, durian, kopi, susu, dan ubi ungu. 6

Jakarta

Jakarta pun tak luput dari incaran destinasi wisata bagi traveler wanita. Kota metropolitan ini menawarkan aneka objek menarik seperti taman hiburan, pusat perbelanjaan, hingga kuliner. Puaskan diri untuk bermain menikmati aneka wahana di Dunia Fantasi atau mengenal Indonesia dalam waktu satu hari di Taman Mini Indonesia Indah. Kawasan Kota Tua juga menarik untuk dikunjungi terutama di area Taman Fatahilah. Di Taman Fatahilah ini terdapat penyewaan sepeda ontel dan beberapa seniman yang menjadikan dirinya ‘patung manusia’.

81

82

hotel

a

Pesona Selat Lombok di The Santosa Villas & Resort Teks: DIAN TRIASARI

| Foto: The Santosa Villas & Resort

Indahnya pemandangan Pantai Senggigi dan Selat Lombok terbentang di The Santosa Villas & Resort. Suasana asri dengan taman tropis nan hijau yang mengelilinginya bukan tanpa alasan karena konsep eco hotel atau hotel ramah lingkungan yang diusungnya. Sentuhan etnik modern turut ditampilkan dalam interiornya dan tak lupa menu khas Lombok yang siap disantap setiap pagi hari. A Lobby The Santosa Villas & Resort Lombok

b The Santosa main pool yang asri

c

Hotel Entrance The Santosa Villas & Resort Lombok

d Deluxe Suite & Pool

Bedroom The Santosa Villas & Resort Lombok

b

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

hotel

t

he Santosa Villas & Resort berlokasi di Jalan Raya Senggigi KM 8, Senggigi, Lombok, dan berada di lingkungan yang nyaman dan ramah. Lokasi tersebut dekat dengan pusat bisnis atau perekonomian di Pulau Senggigi, salah satu tujuan wisatawan yang datang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. The Santosa Villas & Resort Lombok memiliki enam jenis tipe kamar yang diselaraskan sesuai dengan anggaran dan kebutuhan privasi tamu saat menginap di sini. Tipe kamar yang bisa dipilih yaitu Superior Room, Deluxe Cottage, Deluxe Suite & Deluxe Suite Pool atau Villa with Private Pool dimana terdapat sebuah kolam renang kecil pribadi.

c

Desain interior kamar di The Santosa Villas & Resort Lombok mengusung konsep etnik modern minimalis. Nuansa etnik Indonesia menghiasi setiap sudut resort yang menawarkan keindahan alami dengan perpaduan warna-warna lembut seperti krem, putih dan cokelat. Sejalan dengan Lombok yang telah meraih predikat Halal Tourism, The Santosa Villas & Resort Lombok juga sudah bersertifikat MUI Halal. Resort ini tidak lagi menjual minuman beralkohol. Namun tamu bisa membawa minuman beralkohol sendiri tanpa harus membayar biaya Corcage. Peralatan minum disediakan khusus sesuai permintaan tamu. Tidak hanya langsung mempunyai akses ke Pantai Senggigi, di sekitar area The Santosa Villas & Resort juga ada beberapa kuliner khas Lombok berupa warung makan atau restoran. Beberapa kafe tersebut turut menghiasi kehidupan malam di Pulau Senggigi. Selain sebagai tempat menginap yang nyaman, kita bisa mencicipi ragam kuliner lokal di Restoran Nusantara yang berada di tengah-tengah properti dan menghadap kolam renang. Saat sarapan pagi, tamu bisa menikmati beberapa menu asli Lombok.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

d

The Santosa Villas & Resort Lombok juga sudah bersertifikat MUI Halal.

Jika ingin menyeberang ke Gili Trawangan, Gili Air atau Gunung Rinjani, kita bisa mengaksesnya langsung dari dermaga di belakang resort. Tersedia beberapa operator kapal penyeberangan yang menawarkan jasa tersebut. Namun kita harus memperhatikan jadwal keberangkatan kapal.

83

84

REVIEW MUSIC & FILM

Ed Sheeran

Album terbaru penyanyi sekligus penulis lagu, Ed Sheeran, bertajuk Divide rilis dengan total 16 tracks. Single pertamanya yang mewarnai playlist radio-radio lokal, ‘Shape of You’ juga menjadi penampilannya di Grammy Awards tahun 2017. ‘Perfect’ mengingatkan akan lagu Thinking Out Loud yang nada dan liriknya menggugah hati para wanita. Lagu ballad lain dengan petikan gitar khas ‘How Would You Feel (Paean)’. Masih seputar nada-nada ballad, Ed Sheeran memasukkan lagu ‘Dive’, ‘Happier’, ‘Hearts Don’t Break Around Here’, ‘Save Myself’. ‘Galway Girl’ dan ‘New Man’ justru diaransemen dengan lebih ceria. Sedikit sentuhan country dimasukkan dalam lagu ‘Nancy Mulligan’. ‘Bibia Be Ye Ye’ justru mengingatkan akan musik dari film Lilo and Stitch. (ayu)

Kartini

F O T O: a l l c d c over .c om

Pemain : Dian Sastrowardoyo, Acha Septriasa, Adinia Wirasti, Reza Rahadian, Dwi Sasono, Denny Sumargo, Djenar Maesa Ayu Sutradara: Hanung Bramantyo Film Kartini berfokus pada kisah dari Pahlawan Nasional, Raden Ajeng Kartini. Usianya masih 10 tahun saat itu. Tapi keinginannya untuk sekolah tinggi, dan fasih berbahasa Belanda. Buku-buku dia lahap Bahkan selalu dicatat dan didiskusikan jika menggelisahkan. Gurunya menyukai dia begitupun teman-temannya. Tapi sayang, dia harus masuk pingitan di usia 12 tahun. Masuk pingitan berarti disiapkan untuk menjadi Raden Ajeng. Menjadi Isteri seorang bupati agar mewarisi keturunan ningrat. Sebagai anak keturunan Bupati Ningrat dia harus mewarisi dan mewariskan darah ningratnya. HARUS! Tapi dia berontak melawan. Akibatnya, dia dibenci oleh keluarganya Meski ayahnya sangat mendukung, tapi adat telah A menggariskan. Ayahnya tak berdaya. (ika)

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

F O T O: a l l c d c over .c om

Album: Divide

NOW

OPEN

Horex Hotel Sentani Jl. Raya Kemiri No. 79, Sentani, Papua P: +62 967 - 519 1999 | F: +62 967 - 519 1888 E: [email protected]

• 72 Rooms • Meeting Rooms • Coffee Shop • Lounge • Free Shuttle Pick Up • 10 minutes from Sentani Airport • 24 Hours Room Service

Find Horison in Your Destination:

Bali | Balikpapan | Bandung | Batam | Bekasi | Cikarang | Cilacap | Cilegon | Cirebon | Jakarta | Jayapura Kendari | Kudus | Kuningan | Lampung | Makassar | Malang | Palembang | Pangandaran | Pekalongan Pematangsiantar | Samarinda | Semarang | Sukabumi | Solo | Tambun | Tangerang Tasikmalaya | Timika | Yogyakarta

+62 819 059 50000 [email protected] Horison Hotels

@HorisonHotels

Horison Hotels

History of NAM AIR NAM Air resmi diperkenalkan kepada publik pada 26 September 2013. Maskapai ini merupakan bagian dari Sriwijaya Air Group. Pada prinsipnya tidak banyak perbedaan antara Sriwijaya Air dan NAM Air. Dari segi penggunaan warna atau color identity, NAM Air masih menggunakan kombinasi warna yang serupa dengan Sriwijaya Air. Diilhami oleh color identity Sriwijaya Air, NAM Air menggunakan warna yang sama yaitu merah, putih dan biru. Maknanya adalah menandakan keberanian, kejujuran dan simbolisasi keberadaan NAM Air yang selalu mengudara di angkasa. NAM Air mengusung visi menjadi airlines pilihan utama pelanggan. Visi ini merupakan tantangan dari seluruh manajemen dan karyawan NAM Air untuk memberikan pelayanan yang terbaik, sehingga dapat mencuri perhatian masyarakat dan pelanggan untuk selalu ingat dan memilih NAM Air sebagai satu-satunya maskapai yang dapat dipercaya dan diminati pelayanannya. Sementara itu, dua misi yang diembannya adalah Merajut Negara Kepulauan, serta Melayani, Mengabdi dan Berbagi. Misi pertama tentu menjadi kebanggaan NAM Air bila suatu saat nanti, keberadaannya dapat melayani pelanggannya di seluruh kepulauan ini. Jangkauan antar pulau ditempuh dengan mudah dan singkat. Sedangkan melayani adalah prinsip

kerja yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaiknya, dimulai dari antar karyawan hingga kepada pelanggannya. Makna mengabdi pun demikian sifatnya, yaitu pengabdian kepada perusahaan secara khusus, dan negara pada umumnya. Dan Berbagi menjadi kunci terakhir untuk selalu ingat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Terbang Perdana pada 10 11 12 13 NAM Air memulai penerbangan perdana atau Inaugural Flight dari Jakarta menuju Pangkalpinang dengan menggunakan pesawat Boeing 737500, pada pukul 10.00 WIB, tanggal 11 Desember 2013 (10 11 12 13). Penerbangan perdana ini sekaligus memperkenalkan NAM Air kepada para pengguna jasa penerbangan Indonesia, baik yang ada di Pangkalpinang dan di seluruh wilayah Indonesia. Hadirnya NAM Air, akan menjadi pilihan lain bagi pengguna jasa penerbangan yang akan bepergian ke wilayah Indonesia yang diterbangi oleh NAM Air. “NAM Air hadir untuk menjadi feeder atau pengumpan bagi Sriwijaya Air, yang saat ini telah melayani penerbangan dari Sabang hingga Merauke. Bila rute penerbangan Sriwijaya Air melayani antar ibukota propinsi di seluruh Indonesia maka NAM Air akan melayani rute lanjutan menuju ke wilayah di tingkat kotamadya atau kabupaten,” ujar Direktur Utama NAM Air Jefferson Jauwena. NAM Air memulai penerbangan reguler pertama pada 19 Desember 2013

Boeing 737-500 NAM Air di bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

dengan menggunakan dua pesawat B737-500. Adapun rute pertama yang diterbangi yakni dari Jakarta – Pontianak PP, Jogjakarta – Pontianak PP. Pesawat kedua direncanakan untuk menerbangi rute Palu – Luwuk PP, Surabaya – Palu PP, Surabaya – Pangkalanbun PP dan Semarang – Pangkalanbun PP. Maskapai yang merupakan sister company Sriwijaya Air ini menerima Sertifikat Operator Penerbangan atau Air Operator Certificate (AOC) 121-058 tertanggal 29 November 2013 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Dalam kategori bisnisnya, NAM Air berada pada kategori Medium Service, sama halnya posisi yang diterapkan oleh Sriwijaya Air. Kesamaan kategori pelayanan inilah menjadi aset yang kuat untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan, baik pelanggan Sriwijaya Air maupun NAM Air tanpa perbedaan hitungan harga tiket dan pelayanannya. Dengan kesamaan posisi ini maka segala bentuk pelayanan pelanggan sama persis antara Sriwijaya Air dengan NAM Air.

88

TRAVELLER STORY

Teks & Foto: Deni Sugandi

Bunyi bahananya sangat berjabuh (menggelegar). Ditempuh air timpa habu (debu). Berteriak memanggil anak dan ibu. Disangkanya dunia menjadi kelabu. Inilah penggalan dari naskah lama yang ditulis dalam aksara Arab dan dibaca dalam bahasa Melayu-Mbojo. Rangkaian kalimat tersebut menceritakan kesaksian, dahsyatnya letusan gunung di utara pulau Sumbawa, Gunung Tambora. Dalam keterangan naskah tersebut memberikan gambaran yang begitu mengerikan, seakan-akan dunia akan kiamat.

TRAVELLER STORY

89

a

TRAVELLER STORY

90

A

Puncak dinding kaldera Tambora.

B

Pandangan ke arah selatan, dari lereng Tambora. Terlihat kerucut sinder (Cinder Cone), gunung api yang muncul sering letusan 1815.

C

Panorama Kota Bima yang dipagari perbukitan.

d

Kerucut sinder Gunng Doropeti, dilihat dari lereng selatan Gunung Tambora.

e

Anaphalis javanica, atau bunga abadi dilereng selatan Tambora.

k

isah Gunung Tambora ditulis di atas lembar naskah kuno Bo’ Sangaji Kai yang mengupas tentang sejarah raja-raja di Bima dan Dompu, yang dibacakan oleh Umi Ka’u Siti Maryam R. Salahuddin saat sore di kediamannya. Dalam kesempatan ini saya mendengarkan kisah Tambora, melalui tafsiran naskah yang dibacakan oleh Siti Maryam, keturunan langsung sultan terakhir Bima, Muhammad Salahuddin yang bertahta tahun 1920 hingga tahun 1943. Wanita tua bergelar doktor filologi atau ilmu naskah tersebut, kini menjelang usia 90 tahun, masih terlihat antusias membacakan naskah tua, walaupun dengan bantuan kaca pembesar. Setiap lembar Siti Maryam telusuri, dan dibuka penuh perhatian karena bahan kertas mulai rapuh. Rumah tinggalnya sekaligus difungsikan sebagai museum Budaya Samparaja, yang memiliki beberapa peninggalan Kesultanan Bima. Di museum keluarga ini tersimpan beberapa artefak penting kesultanan Bima, mulai dari sebagian naskah-naskah yang dituliskan dalam aksara bahasa Arab, perkakas sehari-hari, alat-alat perang,

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

TRAVELLER STORY

seragam kebesaran, simbol dan bendera kesultanan, hingga beberapa artefak silang budaya Cina dan Gujarat dalam bentuk piring porselen. Koleksi naskah museum Budaya Samparaja telah ditransliterasi ke dalam huruf latin, karena naskah asli tertulis dalam aksara Arab berbahasa Melayu. Kurang lebih 700 halaman, disusun bersama DR. Henri Chambert Loir, ahli filologi Perancis dan Lembaga Kebudayaan Perancis EFEO. Buku ini menjadi salah satu dokumen nasional, yang diluncurkan di perpustakaan Nasional RI, pada 3 Februari 2000. Dari naskah tersebut dicatatkan dengan baik, kesaksian raja Sanggar yang selamat dari amukan Tambora.

TAMBORA MELETUS

Gunung yang terletak di pulau Sumbawa ini, tercatat meletus dahsyat di bulan April 1815 dan menenggelamkan tiga kerajaan seketika, dibawah endapan abu gunung api. Kehancuran ini adalah dampak langsung aliran awan panas, menelan seluruh peradaban kerajaan yang berada di lereng bagian selatan-timur, diantaranya kerajaan Tambora, Pekat dan Sanggar. Peristiwa ini menyebabkan kematian akibat material letusan, hingga ribuan jiwa baik di pulau Sumbawa, hingga sebagian di wilayah pulau-pulau sekitarnya. Dalam sejarah letusan gunung api, tidak ada yang pernah selamat dilumat oleh awan panas ini, yang turun dari lereng bersama dengan material kerikil dan batuan yang masih panas membara.

b

d

c

|

EDISI 74

| APRIL 2017

e

91

92

TRAVELLER STORY

Sisa endapan awan panas masih bisa saya saksikan saat pendakian menuju pos tiga. Endapan yang berlapis disusun oleh material debu, kerikil hingga kerakal yang telah membatu.

MENDAKI TAMBORA

Jalur pendakian Doro Canga menuju puncak, terlihat endapan aliran lava yang tersingkap akibat dikikis hujan, diperkirakan hasil letusan sebelum tahun 1815. Jalur setapak yang tidak terlalu terjal ini tidak juga landai, tetapi membutuhkan ekstra hatihati, karena pijakan diselimuti oleh lapilli. Batuan berukuran kerikil yang terhampar menutupi lereng gunung, membuat saya seperti berjalan di atas hamparan kelereng. Bila pijakan kurang baik, bisa terpeleset. Dari ketinggian ini saya membayangkan kerucut gunung di atas ketinggian 4000 m, yang selalu tertutup awan. Mungkin satusatunya kerucut gunung tertinggi di untaian kepulauan Sunda Kecil, kemudian dibongkar oleh letusan tahun 1815. Di lereng sebelah selatan, saya melihat beberapa bukit berbentuk kerucut sempurna, disebut Kerucut Sinder.

Wujudnya terjadi karena letusan berkekuatan rendah, kurang lebih seperti letusan mercon memuntahkan material kerikil pijar tidak terlalu tinggi, kemudian diendapkan kembali di sekitar gunung, sehingga membentuk kerucut. Bukit ini ditaksir tidak lebih dari 200 hingga 400 m, hadir di lereng selatan Tambora. Berdiri di tubir kaldera, terlihat ceruk yang sangat besar, menyerupai wajan. Letusan ini membentuk kaldera terdalam di dunia, hingga 1100 m. Luasnya 6 km dari utara ke selatan, dan bila dari timur ke barat sekitar 7 km. Menurut keterangan Wahibur Rahman, kawan dari pecinta alam di Bima, di dasar kaldera terdapat danau vulkanik, dengan garis terpanjang kurang lebih 1200 m, dan titik terdalam kurang lebih 15 m dan terus bertambah. Selain danau, didapati juga kemunculan gunung api muda, disbut Doro Afi Toi dan Doro Afi Bou, dengan ketinggian masingmasing 100 m, dan terus tumbuh. Menjelang senja perlahan puncak Tambora diselimuti awan. Suasana begitu mencekam saat saya menapaki kembali jalan turun menuju pos terakhir, karena disergap kabut.

f

Dilaporkan beberapa pendaki tersesat karena kabut membatasi jarak pandang hingga 2 m. Satu-satunya jalan setapak yang aman adalah mengikuti botol mineral yang ditancapkan terbalik oleh pemandu lokal. Botol kosong ini semacam cek poin, membantu navigasi turun menuju pos berikutnya. Dari tebalnya kabut, saya memperhatikan perlahan puncak Tambora senyap, seperti menghilang ditelan gulungan kabut dalam hitungan menit. Dalam perjalanan ini saya terngiang pesan dari tetua di Bima, bahwa arti dari Tambora diambil dari kata lakambore dalam bahasa Mbojo (DompuiBima) yang berarti mau ke mana, atau menanyakan tujuan seseorang,

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

TRAVELLER STORY

g

atau merujuk dari “ta” dan “mbora”, ta dalam bahasa Bima berarti mengajak, dan mbora berarti menghilang. Walaupun telah terjadi lebih dari dua ratus tahun yang lalu, ingatan letusan maha dahsyat di Indonesia ini tidak akan hilang dari ingatan sejarah bumi. Alam memberikan keberkahan, sekaligus suatu saat ia akan mengambil kembali yang menjadi haknya, disebut keseimbangan alam. f

Lereng selatan jalur pendakian Dorocanga, ke puncak tubir Kaldera Tambora.

g

Danau vulkanik yang terbentuk di dasar Kaldera Tambora.

h

Dinding kaldera Gunung Tambora dari sisi selatan, pendakian Dorocanga.

|

EDISI 74

h

| APRIL 2017

93

94

HISTORIA

a

Jejak Kartini, Pahlawan Emansipasi Wanita Teks & Foto: Karina Ayu Budiani

Jepara adalah kota kelahiran Raden Ajeng Kartini yang dikenal sebagai pahlawan wanita Indonesia yang memperjuangkan keseteraan hak-hak bagi kaum wanita. Ia adalah sosok yang hingga kini lekat dengan julukan pahlawan emansipasi wanita dari Pulau Jawa. Kota kelahirannya turut mengabadikan namanya untuk nama sebuah pantai serta museum yang tak jauh dari pusat kota.

m

useum Kartini yang berlokasi di Jalan Alun-alun No.1, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi tempat memamerkan koleksi yang berhubungan dengan kehidupan Kartini. Museum ini didirikan pada 30 Maret 1975, pada masa pemertintahan Bupati Soemarno Djojomardowo. Peresmiannya dilakukan pada 21 April 1977 oleh Bupati Soedikto. Hal yang menajdi daya tarik utama adalah patung Kartini di area dekat pintu masuk yang bersebelahan dengan sebuah delman/dokar yang keduanya juga dijadikan koleksi museum.

Bangunan museum cukup besar dengan membagi ruangan menjadi beberapa ruang koleksi. Di dalam bangunan museum terdapat koleksi baju Kartini, furnitur milik Kartini semasa hidupnya bahkan ada juga sebuah ruang membatik yang merupakan kegiatan wajib para wanita Jepara di masa itu. Tidak terkecuali Kartini yang juga hobi membatik di sela-sela waktu luangnya mengabdi untuk keluarga dan mengajar di sekolah yang ia dirikan.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

HISTORIA

Ruang utama museum yang berada di tengah terdapat sebuah dinding relief dari kayu yang menggambarkan sosok Kartini dengan suaminya Raden Adipati Joyodiningrat, yang pada waktu itu menjabat sebagai Bupati Rembang. Di sisi kanan dan kiri dari relief tersebut menjadi pintu masuk menuju ruangruang lainnya dan salah satunya adalah Ruang Keluarga.

B

C

A Foto dan lukisan yang

menggambarkan Kartini dan keluarganya.

Ruang Keluarga mayoritas dipenuhi foto dan lukisan keluarga Kartini. Selain ruang keluarga, museum ini juga memajang tulisantulisan kartini yang mayoritas bercerita seputar kegundahan hatinya tentang derajat kaum wanita kala itu yang tidak diperbolehkan bersekolah dan hanya dididik untuk menjadi wanita Jawa seutuhnya untuk mengurus suami dan anak. Semua tulisan itulah yang akhirnya dibukukan menjadi buku berjudul ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’. Kartini yang cerdas dan haus akan ilmu pengetahuan berusaha mencari cara mengubah nasib perempuan-perempuan di sekitarnya dengan caranya sendiri. Atas izin sang suami, ia mendirikan sekolah khusus perempuan di Rembang. Meski Kartini wafat di usia muda yakni 25 tahun, semangatnya tak pernah padam hingga hari ini. Bahkan seluruh Indonesia merayakan Hari Kartini setiap tanggal 21 April yang merupakan hari kelahiran Raden Ajeng Kartini.

B Lukisan relief kayu

Kartini dan suaminya.

C

Koleksi tulisan tangan Kartini.

d Patung Kartini

di pintu masuk.

ia adalah sosok yang hingga kini lekat dengan julukan pahlawan emansipasi wanita dari Pulau Jawa. D

|

EDISI 74

| APRIL 2017

95

96

FOOTNOTE

Been There Done That VS Enjoy Anda punya kewajiban untuk diri sendiri agar tujuan liburan tercapai. Apakah tujuan liburan anda cukup sekedar pernah berada di sana (been there done that) ataukah anda tipe pelancong yang ingin menikmati satu objek atau lokasi tanpa terikat oleh waktu (enjoy)? Esensi liburan saya terakhir kali jauh lebih menyenangkan karena memang direncanakan dengan baik bahkan dari segi bujet untuk memenuhi minat pribadi saya. Baru kali ini saya merasakan Ubud yang sebenarnya, begitu juga kunjungan ke Museum Antonio Blanco yang kedua kalinya namun baru kali ini saya bisa sangat menikmatinya.

s

aya adalah seorang pelancong yang memiliki minat wisata di bidang seni dan budaya. Cara saya menikmati bidang seni dan budaya tersebut pun bukan sekedar ‘been there done that’ dalam arti hanya cukup berada di lokasi sesaat, mengabadikannya melalui foto, lalu pergi untuk menuju lokasi lainnya. Saya justru ingin menikmati objek-objek yang saya datangi dan menikmatinya tanpa harus terikat oleh waktu. Prinsip ‘been there done that’ bisa dikatakan saya jalani saat saya berlibur bersama beberapa teman di waktu yang lampau. Rombongan teman-teman tersebut memiliki tujuan liburan yang sama yakni wisata kuliner. Jangka waktu tinggal enam malam, saya dan rombongan teman tersebut habiskan hanya untuk mencicipi berbagai kuliner di Bali. Saya tertarik ikut karena mendapatkan tiket dan hotel murah. Sebatas itu saja dan saya merelakan diri saya untuk mengikuti itinerary rombongan tersebut. Saya yang merelakan diri tergabung dalam rombongan tersebut justru menghasilkan kesan buruk saya terhadap Bali. Sama sekali tidak ada kesan yang tertinggal ketika saya meninggalkan Bali kala itu. Berbeda dengan kesan tentang Bali yang indah yang saya dapatkan di liburan terakhir kemarin, dimana saya berlibur seorang diri. Meski saya sempat ke lokasi yang sama namun esensi liburan yang saya dapatkan berbeda.

Berkaca dari kejadian tersebut, ada baiknya jangan memaksakan diri untuk tergabung dalam rombongan liburan yang memiliki minat berbeda dengan diri anda. Jika ingin menikmati dan mendapatkan esensi liburan sesuai minat anda, ada baiknya memisahkan diri saja. Buat itinerary plan anda sendiri yang sesuai dengan minat pribadi. Semuanya akan kembali ke tujuan liburan anda. Apakah tujuan liburan anda ‘been there done that’ yang hanya perlu menjejakkan kaki sebentar lalu berfoto-foto atau menikmati objek-objek yang ada tanpa terikat oleh waktu? Jika prinsip pertama targetnya, maka siapapun teman jalannya akan sesuai. Jika tidak, ada baiknya bepergian sendiri atau memisahkan diri setibanya di lokasi liburan. Kita punya kewajiban terhadap diri sendiri untuk memenuhi tujuan liburan wisata kita.

Buat itinerary plan anda sendiri yang sesuai dengan minat pribadi. Erwin Yap Edukator & Konsultan Metafisika Tiongkok, Traveler, Pemerhati Seni dan Budaya Hp: 08999099889 www.erwinyap.com Kursus online baca rupa: www.erwinyap.asia/kursus_bacarupa

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

98

ADVERTORIAL

MEMIMPIN HOTEL DENGAN HATI BELUM GENAP SETAHUN GRANDWHIZ POINS SQUARE SIAP BERSAING DENGAN HOTEL SEKITAR JAKARTA SELATAN. SELAIN MEMILIKI NILAI JUAL TERSENDIRI, FAKTOR KEPEMIMPINAN SONI HARSONO SEBAGAI GENERAL MANAGER JUGA BERPENGARUH ATAS PRESTASI TERSEBUT.

yang tidak dimiliki oleh kompetitor kami,” jelas GM Grand Whiz Poins Square Soni Harsono. Membidik segmen korporat dan keluarga, strategi yang dilakukan oleh Soni Harsono di tahun pertama ialah meningkatkan brand awareness sehingga publik mengetahui keberadaan hotel tersebut. Tangan dingin Soni Harsono sudah terlihat sejak bergabung dengan Intiwhiz International di tahun 2014. Ia pertama kali ditugaskan untuk memperbaiki penjualan dan fasilitas di Whiz Hotel Pemuda Semarang. Tingkat penjualan hotel ini langsung menjadi yang tertinggi di antara budget hotel lainnya, dan mendapat penghargaan sebagai Wajib Pajak Berprestasi dari Walikota Semarang. Lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (NHI) yang pernah beberapa tahun keliling dunia ketika bekerja di kapal pesiar ini mengaku lebih senang bekerja di unit. “Passion saya itu berada di tengah-tengah tim yang besar. Sehingga bisa berada di belakang untuk mendorong mereka, di tengah untuk memberi instruksi, dan di depan untuk memberi contoh,” urai Soni.

h

otel bintang 4 yang terletak di kawasan bisnis ini memang memiliki nilai jual berbeda. Keunggulannya ialah fasilitas semi resor berupa taman terbuka yang luas dengan 2 buah kolam renang berukuran besar di lantai 6 hotel

tersebut. Kemudian hotel ini juga terintegrasi dengan Poins Square Shopping Mall yang memiliki berbagai anchor tenant. “Tamu yang menginap bisa jalan-jalan dan berbelanja tanpa harus keluar gedung. Kedua fasilitas seperti inilah

Prinsip yang dipegang pria asal Bandung ini ialah bagaimana membuat tim cinta dengan pekerjaannya. Menurutnya, ketika karyawan bekerja dengan hati, maka hasilnya akan luar biasa. Hal itu dilakukannya dengan personal touch melalui cara-cara sederhana. Seperti ucapan terima kasih dan tepukan di punggung. “Di hotel semuanya penting. Seperti mesin, jika ada sebuah baut lepas, maka jalannya tidak akan beres,” ujar anggota IHGMA (Indonesian Hotel GM Association) yang selalu menyapa seluruh karyawannya terlebih dahulu ini.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

100

EVENT

F O T O: D O K U M E N I S T I M E WA

Jogja Day Jogja Istimewa Jadi Momen Peluncuran ‘Wayang Jogja Night Carnival’ Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menyelenggarakan Jogja Day Jogja Istimewa sebagai ajang promosi pariwisata Kota Yogyakarta sekaligus peluncuran acara perayaan HUT Yogyakarta bertajuk ‘Wayang Jogja Night Carnival’ yang akan diselenggarakan di kota Yogyakarta pada 7 Oktober 2017. Tema wayang yang diakui mampu mengangkat akar budaya Yogyakarta kembali diangkat setelah tema yang sama di tahun 2016. Partisipasi 14 kecamatan yang ada di kota Yogyakarta akan menyajikan berbagai atraksi tari-tarian dengan kostum unik. Kemeriahan HUT Yogyakarta yang akan berpusat di Tugu Jogja ini akan dimeriahkan pula dengan atraksi video mapping serta kendaraan hias. Pada acara Jogja Day juga diselenggarakan table top dimana para pelaku pariwisata dari Yogyakarta mulai dari travel agent, hotel, dan lain sebagainya dapat berinteraksi langsung dengan para buyer.

McDonald’s Indonesia dan Bank BRI Luncurkan E-Voucher McDonald’s Indonesia bekerjasama dengan Bank BRI mengeluarkan e-voucher McDonald’s Indonesia bagi pemegang kartu kredit BRI yang berlangsung mulai 22 Februari 2017 di semua restoran McDonald’s di seluruh Indonesia. E-voucher McDonald’s Indonesia yang diberikan oleh BRI akan langsung dimasukkan ke dalam kartu kredit BRI dan dapat memanfaatkannya pada saat berbelanja di restoran McDonald’s Indonesia dengan menggunakan kartu kredit BRI. E-voucher ini akan diberikan kepada nasabah Kartu Kredit BRI Mastercard (silver, gold dan platinum) yang telah melakukan transaksi di merchant grocery dengan total transaksi minimum Rp 1.000.000,- dalam 1 (satu) bulan, maka di bulan berikutnya nasabah akan mendapatkan 2 (dua) e-Voucher McDonald’s senilai masing-masing Rp 50.000. Selain itu, e-voucher McDonald’s Indonesia dengan nilai yang sama juga akan diberikan kepada nasabah yang melakukan aktifasi Kartu Kredit BRI (silver dan gold).

Telur Komodo Menetas di Taman Safari Indonesia Bogor Komodo yang menjadi salah satu koleksi Lembaga Konservasi Taman Safari Indonesia - Bogor (TSI) kini bertambah jumlahnya. Tanggal 17 Agustus 2016 lalu, Komodo yang berada di exhibit (kandang pamer) TSI Bogor menelurkan 26 butir telur, hasil perkawinan indukan Rangga (jantan) dan Rinca (betina). Hal ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi TSI di bidang konservasi satwa. Telur-telur ini kemudian mulai menetas sebanyak 11 ekor pada Kamis, 2 Maret 2017 sekitar pkl. 14.00, dan kemudian bertambah lagi 3 ekor sehingga jumlah total 14 ekor. Ini adalah hadiah ulang tahun TN. Komodo ke 37 tahun bagi masyarakat Indonesia ujar Drs. Jansen Manansang, Msc dan berharap semua masyarakat ikut aktif berperan dalam konservasi.

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

102

EVENT

Air Supply “4th Anniversary-Celebration of Love” Memenuhi rasa rindu para penggemarnya di Indonesia, Duo Air Supply yang terdiri dari Russel Hitchcock dan Graham Russel menggelar konsep yang bertajuk “40th Anniversary – Celebration of Love” di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, pada 3 Maret 2017. Konser Air Supply ini didukung The Sultan Hotel & Residence Jakarta, yang memberikan paket menginap dengan promo spesial yaitu ‘Stay Close to The Legend’, dimana tamu cukup membayar senilai Rp 1.699.000 nett yang sudah termasuk dua tiket Gold konser Air Supply. Pada kesempatan ini, Air Supply membawakan 16 lagu, termasuk tiga lagu terbarunya. Serta menyanyikan lagu-lagu hits mereka seperti ‘Goodbye’, ‘Here I Am’, ‘Power of Love’ dan ‘Without You’. (dian)

F O T O: D O K U M E N I S T I M E WA

Grand Opening Butik Asamula Bali Bali menjadi lokasi pertama hadirnya Butik Asamula berlokasi di Samasta Lifestyle Village, Jimbaran. Asamula merupakan butik multibrand yang menghadirkan berbagai produk fashion yang mengusung merek lokal, yaitu sepuluh merek yang disesuaikan dengan target market masyarakat dan wisawatan di Bali. Asamula menampilkan produk-produk pilihan mulai dari baju, kain batik, jam tangan, kacamata, perhiasan dan masih banyak lagi. Asamula sendiri telah membuka tokonya di Samasta Lifestyle Village sejak 18 November 2016. Melalui grand opening ini diharapkan awareness konsumen akan kehadiran Asamula semakin baik sekaligus semakin menumbuhkan minat masyarakat untuk menggunakan produk lokal yang berkualitas dan tidak kalah dengan produk luar negeri. (dian)

Traveloka Resmikan Layanan Pemesanan Tiket Kereta Api Traveloka, sebuah jasa penyedia transportasi dalam bentuk aplikasi online, bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) meresmikan layanan pemesanan tiket kereta api untuk rute berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera. Layanan layanan pemesanan tiket kereta api dapat dinikmati melalui Traveloka App (Android dan iOS) dan situs web mobile. Sementara itu, versi situs web desktop akan diluncurkan dalam waktu dekat. Sebagai partner resmi PT KAI, pelanggan dapat memesan semua kelas dan subkelas yang tersedia di Traveloka App. Serta dapat memilih jadwal dan kursi sejak 90 hari hingga 6 jam sebelum tanggal keberangkatan. Artinya, untuk perjalanan mudik 2017 bisa memesan tiket kereta mulai 18 Maret 2017. (dian)

Pepper Lunch K-Pep The Taste of Korea

Memasuki tahun 2017 yang semakin booming akan segala hal berhubungan dengan budaya Korea Selatan dari soal fashion, gadget hingga kuliner, juga diikuti oleh restoran Pepper Lunch yang merupakan The Original Japanese DIY (Do it Your Self) Teppan Restaurant, untuk menghadirkan menu “K-Pep: The Taste of Korea”. Dua menu yang disuguhkan kepada para pecinta kuliner Korea tersebut adalah Kimchi Beef Pepper Rice dan Bulgogi Beef Pepper Rice. Kedua menu tersebut merupakan penggabungan dari menu andalan Pepper Lunch yakni Pepper Rice bersama irisan daging impor premium serta bumbu khas Korea yang diproses juga menggunakan gaya ala Korea. (dian)

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

104

EVENT

F O T O: D O K U M E N I S T I M E WA

Merayakan Musik Lewat Java Jazz Festival Tahun 2017 menjadi kali ke-13, perhelatan perayaan musik Java Jazz Festival digelar. Bertempat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Java Jazz Festival 2017 berhasil menarik perhatian berbagai kalangan para pecinta musik selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada 3-5 Maret 2017. Tidak hanya dimeriahkan oleh musisi dalam negeri, Java Jazz juga menghadirkan beberapa penampilan musisi mancanegara, diantaranya KING, Sergio Mendes, Zap Mama, Morgan James, juga Incognito yang dianggap memiliki nama besar dalam genre acid jazz. Seperti tahuntahun sebelumnya, Java Jazz Festival 2017 juga menyuguhkan para musisi non jazz, sebut saja Ras Muhammad, Iwan Fals, hingga musisi R&B terkenal yaitu NE-YO. (ika)

Sajian Sunda Pak’MaLi favehotel Hyper Square

Accor Hotels Peduli Thalassemia

Favehotel Hyper Square yang berada di Kota Bandung menyiapkan menu spesial sajian khas Sunda agar para tamu dapat menikmati nikmatnya makan ala botram atau makanan yang disajikan dalam alas daun dan disantap beramai – ramai. Setelah sebelumnya mengeluarkan ‘PaMaMan’ atau ‘Paket Makan Mantap’ bulan lalu, kali ini menu liwet yang menggugah selera dibalut dalam ‘PakMaLi’ atau Paket Makan Liwet. Dengan menu andalan “Bakakak Hayam” akan menambah makan Anda semakin sempurna. Paket ini dapat dinikmati seharga Rp 50.000 net/pax dengan minimal 4 pax. ‘PakMaLi’ hadir setiap hari dan dapat dipesan satu hari sebelumnya mulai pukul 10.00 pagi dan jam 10.00 malam untuk pemesanan terakhir. (ayu)

AccorHotels Bandung yang terdiri dari Hotel Novotel Bandung, Mercure Bandung Setiabudi, Ibis Styles Bandung Braga, Ibis Bandung Trans Studio, Ibis Bandung Pasteur, dan Ibis Budget Bandung Asia Afrika di tahun 2017 kembali meneruskan kampanye peduli terhadap sahabat Thalassemia yang telah di galakan sejak tahun 2016 bertema yang sama yaitu “Setetes Darah Bagi Sahabat Thalassemia”. Acara diselenggarakan pada Sabtu (25/02) di Novotel Bandung mulai pukul 09.00 - 12.00 WIB dan melibatkan karyawan Accorhotels di Bandung, komunitas, media, instansi, dan masyarakat umum. Sebanyak 100 kantung darah yang berhasil terkumpul pada acara kali ini diharapkan dapat membantu para penderita Thalassemia melalui Palang Merah Indonesia (PMI). (ayu)

EDISI 74

|

APRIL 2017

|

EVENT

Hotel Dafam Teraskita Jakarta mengemas sebuah acara Media Gathering dengan tema yang “Journalist-The News Maker”. Acara yang berlangsung pada 24-25 Februari 2017 ini, dihadiri oleh kurang lebih 23 media yang terdiri dari media cetak dan elektronik. Pada acara ini turut diumumkan pula ‘Best Media Support 2016’ kepada Surat Kabar Tempo, Genie Tabloid, eksekutif.com, paradiso.com, dan obsessionnews.com. Dari awal sampai akhir para peserta mengikuti acara dengan sangat antusias hingga saat pengumumn Door Prize dan Grand Prize, berupa: Junior Suite Voucher, Home Theater, dan Iphone 5S, dan hadiah-hadiah menarik lainnya.

Atria Gading Serpong Gelar Wine Tasting di Bianco Sapori D’Italia Atria Gading Serpong dan PT Mega Beverindo menggelar acara Wine Tasting di Bianco Sapori D’Italia yang merupakan restoran Italia di dalam di Atria Gading Serpong. Dalam acara ini para tamu undangan dapat mencicipi wine seperti Pecha Kucha (Ausie), Balbi Soprani Muscato D’Asti (Italy), 30 Mile (Ausie) dan Segura Viudas Semi Seco Sava (Spain). Para tamu juga dapat menemukan sensasi kenikmatan dari minuman ini dengan pairing makanan, seperti tapas, canapés, chocolate, any kind of cheese dan beef carving sambil ditemani live music. “Acara ini akan rutin diadakan selama 3 kali berturut-turut hingga bulan Mei mendatang untuk tahun 2017 ini dan kami berikan harga spesial bagi pengunjung yang ingin membawa pulang wine tersebut yaitu dengan harga retail plus diskon 10%,” ujar Arie Rachmat Hidayat selaku Food & Beverage Manager Atria Gading Serpong.

|

EDISI 74

| APRIL 2017

Pablo Hadir di The Neo Soho Jakarta Terkenal sebagai world’s best cheese tart, Pablo membuka gerai baru dengan konsep Japanese cafe di Neo Soho Jakarta. Pablo siap memanjakan penggemarnya dengan menawarkan area tempat duduk yang cukup luas untuk dinein, sehingga kelezatan Pablo yang dikenal memiliki kualitas produk yang tinggi dapat dinikmati secara optimal dengan nyaman. Di sini pecinta kuliner bisa menikmati whole cheese tart dan Hokkaido mille crepe untuk semua varian rasa. Untuk menemani kenikmatan setiap sajian, Pablo menawarkan aneka Frute, yaitu minuman semacam smoothies yang merupakan campuran dari jus buah, cream cheese dan soft cream. Frute terinspirasi dari kekayaan rasa signature cheese tart Pablo. Untuk menjaga kesempurnaan setiap produknya, Pablo hanya menggunakan bahan baku alami, kualitas dan kesegeran setiap produk Pablo dapat dijamin. (dian)

Kompilasi Foto dan Tulisan Wisata di ’35 Destinations: Travel Bucket List’ Buku hasil kompilasi artikel Kompas Klass, ’35 Destinations, Travel Bucket List: Bingkai Perjalanan dalam Foto dan Cerita’ diluncurkan pada Selasa (28/02) di toko buku GramediaGrand Indonesia Jakarta. Turut hadir pada acara tersebut dua kontributor yakni Gemala Hanafiah dan Abipraya Rianto. Sebanyak 35 destinasi dipersembahkan dalam karya foto dan tulisan kontributor Kompas Klass yang dipilih dari ratusan kontributor yang ada. Beberapa kontributor terpilih tersebut diantaranya adalah Marishka Prudence (blogger), Nila Tanzil (blogger, owner Travel Sparks), Ve Handojo, Abiprayadi Rianto, dan Gemala Hanafiah (surfer, blogger). Buku ini sudah tersedia di toko buku Gramedia dengan harga Rp 120.000. (ayu)

F O T O: D O K U M E N I S T I M E WA

‘Journalist-The News Maker’ di Hotel Dafam Teraskita

105

OUR CUSTOMER

Salam Sriwijaya Air, Nama saya Arianto, founder Rumah Kertas Indonesia, dari Banjarnegara. Saya adalah penumpang Sriwijaya Air rute Balikpapan-Yogyakarta dengan nomor penerbangan SJ 231 pada Sabtu, 4 Maret 2017. Beberapa kali di undang sebagai narasumber workshop kreativitas di beberapa daerah dan menggunakan jasa penerbangan dari beberapa maskapai penerbangan yang dipilihkan penyelenggara. Dan ini kali ketiga saya terbang bersama Sriwijaya Air. Luar biasa, pelayanan Sriwijaya Air tetap sama dan memuaskan. Senyaman terbang bersama Sriwijaya Air. Salam, ARIANTO 0852922XXXXX

Redaksi Sriwijaya Inflight Magazine menerima berbagai saran dan masukan. Silakan kirim surat ke alamat redaksi atau email ke: [email protected]. Jangan lupa, sertakan nama, alamat, nomor kontak, serta nomor dan tanggal penerbangan Anda.

CHINA CHINA CHINA CHINA CHINA CHINA

ZHANGJIAJIE ZHANGJIAJIE ZHANGJIAJIE NANCHANG NANCHANG NANCHANG FUZHOU FUZHOU FUZHOU ZHANGJIAJIE ZHANGJIAJIE ZHANGJIAJIE NANCHANG NANCHANG NANCHANG FUZHOU FUZHOU FUZHOU CHENGDU CHENGDU CHENGDU CHONGQING CHONGQING CHONGQING CHANGSA QUANZHOU QUANZHOU QUANZHOU CHANGSA CHANGSA CHENGDU CHENGDU CHENGDU

RUTE RUTE YANG RUTE YANG DIRENCANAKAN YANG DIRENCANAKAN DIRENCANAKAN RUTE RUTE YANG RUTE YANG DIRENCANAKAN YANG DIRENCANAKAN DIRENCANAKAN

CHONGQING CHONGQING CHONGQING

QUANZHOU QUANZHOU QUANZHOU CHANGSA CHANGSA CHANGSA GUANZHOU GUANZHOU GUANZHOU GUANZHOU GUANZHOU GUANZHOU

SRILANKA SRILANKA SRILANKA SRILANKA SRILANKA SRILANKA COLOMBO COLOMBO COLOMBO COLOMBO COLOMBO COLOMBO

IPOH IPOH IPOH IPOH IPOH IPOH

NATUNA NATUNA NATUNA NATUNA NATUNA NATUNA

DESTINATION CITY DESTINATION CITY

DESTINATION CITY DESTINATION CIT Y

ALOR [ARD]

MALI

Alor - Kupang

1 kali / hari

GORONTALO [GTO]

AMBON [AMQ]

PATTIMURA

Ambon - Ternate Ambon - Sorong Ambon - Manado

4 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari

JAKARTA [CGK]

BAJAWA [BJW]

SOA

Bajawa - Kupang

1 kali / hari

BALIKPAPAN [BPN]

SEPINGGAN

BANDUNG [BDO]

HUSEIN SASTRANEGARA

Balikpapan - Jakarta Balikpapan - Surabaya Balikpapan - Palu Balikpapan - Tarakan Balikpapan - Banjarmasin Balikpapan - Makassar Balikpapan - Yogyakarta Balikpapan - Berau Bandung - Surabaya

2 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari

BANJARMASIN [BDJ]

SYAMSUDIN NOOR

Banjarmasin - Balikpapan Banjarmasin - Makassar

1 kali / hari 4 kali / minggu

BATAM [BTH]

HANG NADIM

Batam - Jakarta Batam - Medan Batam - Jambi Batam - Natuna Batam - Lampung

2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 3 kali / minggu 4 kali / minggu

BENGKULU [BKS]

FATMAWATI SOEKARNO

Bengkulu - Jakarta

1 kali / hari

BERAU [ BEJ]

KALIMARAU

Berau - Balikpapan Berau - Surabaya

2 kali / hari

JAMBI [DJB]

BIAK [BIK]

FRANS KAISEPO

Biak - Makassar Biak - Jayapura Biak - Merauke

6 kali / minggu 6 kali / minggu 1 kali / hari

Nanning -Denpasar Hangzhou - Denpasar Ningbo - Denpasar Nanjing - Denpasar Chengdu - Denpasar

3 kali / minggu 3 kali / minggu 3 kali / minggu 3 kali / minggu 3 kali / minggu

Denpasar - Jakarta Denpasar - Yogyakarta Denpasar - Dili Denpasar - Hangzhou (China) Denpasar - Ningbo (Chna) Denpasar - Nanjing (China) Denpasar - Chengdu (China) Denpasar - Maumere Denpasar - Waingapu Denpasar - Surabaya Denpasar - Nanning Denpasar - Makassar Denpasar - Labuan Bajo

2 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 3 kali / minggu 3 kali / minggu 3 kali / minggu 3 kali / minggu 4 kali / minggu 3 kali / minggu 1 kali / hari 3 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari

CHINA

DENPASAR [DPS]

NGURAH RAI

JALALUDDIN

Gorontalo - Makassar

1 kali / hari

Jakarta - Medan Jakarta - Batam Jakarta - Padang Jakarta - Jambi Jakarta -Bengkulu Jakarta - Palembang Jakarta - Pangkal Pinang Jakarta - Tanjung Karang Jakarta - Tanjung Pandan Jakarta - Tanjung Pinang Jakarta - Pontianak Jakarta - Balikpapan Jakarta - Surabaya Jakarta - Semarang Jakarta - Solo Jakarta - Yogyakarta Jakarta - Malang Jakarta - Denpasar Jakarta - Makassar Jakarta - Ternate Jakarta - Lubuklinggau Jakarta - Pekanbaru Jakarta - Sorong Jakarta - Silangit Jakarta - Muarabungo

2 kali / hari 2 kali / hari 2 kali / hari kali / hari 1 kali / hari 3 kali / hari 7 kali / hari 6 kali / hari 5 kali / hari 1 kali / hari 5 kali / hari 2 kali / hari 6 kali / hari 3 kali / hari 3 kali / hari 2 kali / hari 3 kali / hari 2 kali / hari 5 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 4 kali/minggu

SULTAN THAHA SYAIFUDDIN

Jambi - Jakarta Jambi- Batam

2 kali / hari 1 kali / hari

JAYAPURA [DJJ]

SENTANI

Jayapura - Biak Jayapura - Makassar Jayapura - Merauke Jayapura - Timika Jayapura - Manokwari Jayapura - Sorong

6 kali / minggu 1 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari 4 kali / minggu 3 kali / minggu

KENDARI [KDI]

HALUOLEO KENDARI

Kendari - Makassar

1 kali / hari

KUPANG [KOE]

EL TARI

Kupang - Maumere Kupang - Surabaya Kupang - Waingapu Kupang - Bajawa Kupang - Ende Kupang - Larantuka Kupang - Alor Kupang - Ruteng

1 kali / hari 1 kali / hari 3 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari

LABUAN BAJO [LBJ]

KOMODO

Labuan Bajo - Denpasar

1 kali / hari

LAMPUNG [TKG]

RADIN INTEN II

Lampung - Jakarta Lampung - Batam

6 kali / hari 4 kali / minggu

DILI [DIL]

PRESIDENTE NICOLAU LOBATO

Dili - Denpasar

2 kali / hari

LARANTUKA [LKA]

GEWAYANTANA

Larantuka - Kupang

1 Kali / hari

ENDE [ENE]

H. HASAN AROEBOESMAN

Ende - Kupang

1 kali / hari

LUWUK [LUW]

SYUKURAN AMINNUDIN

Luwuk - Makassar

1 kali / hari dan 4 kali / minggu

DESTINATION CITY DESTINATION CITY LUBUKLINGGAU [LLG]

SILAMPARI

Lubuklinggau – Jakarta

2 kali / hari

MAKASSAR [UPG]

SULTAN HASANUDDIN

Makassar - Denpasar Makassar - Banjarmasin Makassar – Jakarta Makassar – Surabaya Makassar – Palu Makassar – Gorontalo Makassar – Ternate Makassar – Sorong Makassar – Kendari Makassar – Ambon Makassar – Biak Makassar – Jayapura Makassar – Luwuk Makassar – Balikpapan Makassar – Manokwari Makassar – Timika Makassar – Merauke Makassar – Yogyakarta

1 kali / hari 4 kali / minggu 5 kali / hari 4 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 2 kali / hari dan 4 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari 6 kali / minggu 1 kali / minggu 1 kali / hari dan 4 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari dan 2 kali / minggu 1 kali / hari 4 kali / minggu 1 kali / hari

MALANG [MLG]

ABDUL RACHMAN SALEH

Malang – Jakarta

3 kali / hari

Penang – Medan Ipoh – Medan Terengganu – Medan

1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari

MALAYSIA

MANADO [MDC]

SAM RATULANGI

Manado – Ternate Manado – Sorong Manado – Ambon

1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari

MANOKWARI [MKW]

RENDANI

Manokwari – Sorong Manokwari – Makassar Manokwari – Jayapura Manokwari – Merauke

5 kali / minggu 1 kali / hari dan 2 kali / minggu 4 kali / minggu 4 kali / minggu

MAUMERE [MOF]

FRANS SEDA

Maumere – Denpasar Maumere - Kupang

4 kali / minggu 1 kali / hari

MEDAN [KNO]

KUALA NAMU

Medan – Jakarta Medan – Padang Medan – Batam Medan – Penang Medan – Ipoh Medan – Terengganu Medan - Pekanbaru

2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari

MERAUKE [MKQ]

MOPAH

Merauke – Jayapura Merauke – Makassar Merauke – Manokwari Merauke – Sorong Merauke – Timika Merauke – Biak

1 kali / hari 4 kali / minggu 4 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari

MUARABUNGO [MRB]

MUARA BUNGO

Muarabungo - Jakarta

4 kali / minggu

NATUNA [NTX]

RANAI

Natuna - Batam

3 kali / minggu

PADANG [PDG]

MINANGKABAU

Padang – Jakarta Padang – Medan

2 kali / hari 1 kali / hari

PALEMBANG [PLM]

SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II

Palembang – Jakarta Palembang – Pangkal Pinang Palembang – Yogyakarta

3 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari

PALU [PLW]

MUTIARA

Palu – Balikpapan Palu – Makassar

1 kali / hari 1 kali / hari

DESTINATION CITY PANGKALPINANG [PGK]

DEPATI AMIR

Pangkal Pinang – Jakarta Pangkal Pinang – Palembang Pangkal Pinang – Tanjung Pandan

7 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari

PEKANBARU [PKU]

SULTAN SYARIF KASIM II

Pekanbaru – Jakarta Pekanbaru - Medan

1 kali / hari 1 kali / hari

PONTIANAK [PNK]

SUPADIO

Pontianak – Jakarta Pontianak - Yogyakarta

5 kali / hari 1 kali / hari

RUTENG [RTG]

FRANS SALES LEGA

Ruteng - Kupang

1 kali / hari

SAMPIT [SMQ]

H. ASAN

Sampit - Surabaya

1 kali/hari

SEMARANG [SRG]

AHMAD YANI

Semarang – Jakarta Semarang – Surabaya

3 kali / hari 2 kali / hari

SILANGIT [DTB]

DANAU TOBA

Silangit - Jakarta

2 kali / hari

SORONG [SOQ]

DOMINE EDUARD OSOK

Sorong - Jakarta Sorong – Makassar Sorong – Manokwari Sorong – Timika Sorong - Jayapura Sorong - Manado Sorong - Ambon Sorong - Merauke

1 kali / hari 2 kali / hari dan 4 kali / minggu 5 kali / minggu 2 kali / minggu 3 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari

SOLO [SOC]

ADISUMARMO

Solo – Jakarta

3 kali / hari

SURABAYA [SUB]

JUANDA

Surabaya – Jakarta Surabaya – Yogyakarta Surabaya – Makassar Surabaya – Kupang Surabaya – Semarang Surabaya – Balikpapan Surabaya – Denpasar Surabaya – Ternate Surabaya - Bandung Surabaya -Sampit

5 kali / hari 1 kali / hari 4 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari 3 kali / minggu 1 kali / hari 1 kali / hari

TANJUNGPANDAN [TJQ]

HAS HANANJOEDIN

Tanjung Pandan – Jakarta Tanjung Pandan – Pangkalpinang

5 kali / hari 1 kali / hari

TANJUNGPINANG [TNJ]

RAJA HAJI FISABILILLAH

Tanjung Pinang – Jakarta

1 kali / hari

TARAKAN [TRK]

JUWATA

Tarakan – Balikpapan

2 kali / hari

TIMIKA [TIM]

MOZES KILANGIN

Timika – Jayapura Timika – Makassar Timika – Sorong Timika – Merauke

1 kali / hari 1 kali / hari 2 kali / minggu 1 kali / hari

TERNATE [TTE]

SULTAN BABULLAH

Ternate – Ambon Ternate – Makassar Ternate – Manado Ternate – Jakarta Ternate - Surabaya Ternate - Manado

4 kali / minggu 2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 3 kali / minggu

WAINGAPU [WGP]

UMBU MEHANG KUNDA

Waingapu – Denpasar Waingapu - Kupang

3 kali / minggu 3 kali / minggu

YOGYAKARTA [JOG]

ADISUTJIPTO

Yogyakarta - Denpasar Yogyakarta – Jakarta Yogyakarta – Surabaya: Yogyakarta – Balikpapan Yogyakarta – Pontianak Yogyakarta – Palembang Yogyakarta – Makassar

1 kali / hari 2 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari 1 kali / hari

SAFTEY & INVOCATIONS

TENTANG BARANG TERLARANG Kepada seluruh penumpang Sriwijaya Air yang terhormat... Demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan Anda, perhatikanlah hal-hal berikut:

TENTANG BAGASI: • Mohon tidak memasukkan uang, perhiasan dan dokumen berharga, ataupun sejenisnya kedalam bagasi Anda. Kami tidak bertanggungjawab atas kehilangan atau kerusakan terhadap barang berharga tersebut. • Mohon tidak membawa bagasi ke atas kabin lebih dari satu buah. Dimensi maksimum bagasi yang diperkenankan adalah 23 x 33 x 56 cm, berat maksimum adalah 5 kg. • Kami berhak menolak pengangkutan bagasi yang tidak sesuai dengan ketentuan diatas.

KATEGORI BARANG-BARANG BERBAHAYA: • Tas kantor dan sejenisnya yang menggunakan perangkat alarm di dalamnya. • Barang yang mengandung gas, baik yang mudah terbakar maupun tidak, atau beracun, seperti butana, oksigen, propana, dan aqualung. • Barang yang mengandung bahan perusak seperti asam (acid), basa (alkaline), dan baterai telepon selular yang basah. • Barang yang dapat dikategorikan sebagai perantara bakteri atau virus. • Bahan peledak, perlengkapan perang, petasan dan sejenisnya. • Cairan atau benda padat yang mudah terbakar seperti geretan, korek api, alat pemanas, dan bahan yang mudah menyalakan api. • Bahan-bahan yang mudah teroksidasi seperti bubuk pencuci dan peroksida. • Racun seperti arsenik, sianida, dan insektisida. • Barang-barang yang mengandung merkuri, magnet, dan berpotensi dapat melukai pihak lain. • Obat-obatan dan peralatan kecantikan dalam jumlah banyak seperti hair spray, parfum, dan obat-obatan yang mengandung alkohol.

ISLAM “Dengan nama Allah (semoga) menyertai perjalanan dan mendaratnya (pesawat ini). Sungguh, Tuhanku, benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Q.S. Hud: 41) Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah yang menganugerahi kami kemampuan yang memanfaatkan (pesawat) ini, sedang kami sendiri (tanpa pertolongan-Nya) tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya hanya kepada Tuhan kita, kita pasti kembali. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini bagi kami dan perpendekanlah jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan, dan Engkau pula pelindung bagi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, kesuraman pandangan, serta bencana menyangkut harta dan keluarga. (Do’a Nabi Muhammad)

KATOLIK-CATHOLIC Dalam (demi) nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, amin. Ya Tuhan, dahulu kala Engkau pernah menyelamatkan anak-anak Israel yang menyeberangi laut dengan kaki kering. Tiga raja budiman dari sebelah timur telah engkau tunjukkan jalan kepada-Mu dengan bimbingan bintang yang ajaib. Kami mohon kepada-Mu: Karuniakanlah kami sebuah perjalanan yang aman, dengan cuaca yang baik dan menyenangkan. Berikanlah kami bimbingan malaikatmalaikat-Mu yang kudus, termasuk kepada awak pesawat yang terbang ini, agar mereka dapat mengantarkan kami untuk mencapai tempat tujuan dengan selamat. Kami mohon juga agar keluarga yang kami tinggalkan Engkau hibur dalam rasa damai, sampai kami akhirnya boleh mendarat di tempat tujuan dengan selamat. Terpujilah nama-Mu, sekarang dan selamanya. Dalam (demi) nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Amin.

PROTESTAN-PROTESTANT Bapa Surgawi, kami mengucap syukur dan terima kasih atas rahmat dan kasih sayang-Mu yang tidak berkeputusan di dalam hidup kami. Saat ini kami panggil nama-Mu yang kudus untuk menyertai perjalanan kami. Kiranya Tuhan melindungi dengan kuasa Roh Kudus-Mu, pesawat yang kami tumpangi ini agar terhindar dari gangguan dan marabahaya. Demikian juga dengan para awak pesawat, kiranya Tuhan juga yang memimpin serta memberi kemampuan bagi mereka untuk melaksanakan tugas mereka masing-masing dengan baik, sehingga kami bisa tiba di tujuan tepat waktu dengan selamat dan dalam sukacita. Terima Kasih atas pertolongan serta kasih-Mu yang tidak berubah dari sejak dulu, sekarang, sampai selama-lamanya. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami naikkan doa dan permohonan kami ini. Amin.

HINDU-HINDUISM Om Shangyang Widhi Wasa yang Maha Jaya yang mengatasi segala kematian, kami memujamu. Lindungilah kami dari marabahaya. Om Shangyang Widhi Wasa, semua keuntungan, kekayaan, kepandaian adalah atas yadnya suci-Mu. Semoga tingkah laku dan pikiran kami menjadi bersih dan mencapai kebahagiaan lahir-bathin.

BUDDHA-BUDHISM Terpujilah Sang Bhagava, Yang Maha Suci, yang telah mencapai penerangan sempurna (3x). Semoga semua makhluk hidup berbahagia. Demikianlah hendaknya. (Paritta Suci)

KHONGHUCU-CONFUCIAN Kehadirat TIAN, Tuhan Yang Maha Esa, di tempat Yang Maha Tinggi. Dengan bimbingan Nabi Kong Zi, dipermuliakanlah Shang Di, Tuhan Yang Maha Kuasa. Berikanlah bimbingan kepada seluruh awak pesawat, agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Berikanlah karunia yang terbaik, agar kami semua dapat selamat sampai tujuan dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta.

OUR STORY

SEJARAH

SRIWIJAYA AIR Sriwijaya Air berdiri tepat pada Hari Pahlawan, yaitu 10 November tahun 2003. Dengan bermodalkan satu armada pesawat Boeing 737-200, Sriwijaya memulai penerbangan perdananya dengan menerbangi rute Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Palembang PP, Jakarta-Jambi PP, dan Jakarta-Pontianak PP. Para pendiri Sriwijaya Air adalah Hendry Lie, Chandra Lie, Johannes Bundjamin, dan Andy Halim. Beberapa tenaga ahli yang turut membidani kelahiran Sriwijaya Air adalah Supardi Syahrial, Capt. Kusnadi Yusuf, Capt. Adil W., Capt. Harwick L., Gabriella Sonia, Suwarsono, dan Joko Widodo. Dengan visi, kapasitas bisnis dan minat masyarakat yang semakin meningkat terhadap jasa penerbangan Sriwijaya Air, penambahan jumlah armada dan rute menjadi sebuah keniscayaan. Hingga saat ini, Sriwijaya Air mengoperasikan 43 armada pesawat untuk menerbangi 47 kota domestik maupun regional, dan ratusan pilihan jam keberangkatan. Untuk regenerasi armada pesawat dan mengantisipasi penambahan rute, Sriwijaya Air telah mendatangkan Boeing 737-900 ER dan Boeing 737-800 NG. Dengan menambah rute domestik secara lebih intens, pelayanan pada rute domestik akan lebih maksimal. Keselamatan (Safety), keamanan (Security), dan pelayanan (Service) merupakan pedoman utama pelayanan Sriwijaya Air bagi seluruh penumpangnya. Sehubungan dengan itu, dalam hal perawatan dan pemeliharaan armada, Sriwijaya Air bekerjasama dengan ST Aerospace Singapore, Malaysia Airlines Systems (MAS), Garuda Maintenance Facility (GMF) dan PT. Aero Nusantara Indonesia (ANI). Kerjasama ini dimaksudkan agar para pelanggan Sriwijaya Air mendapatkan rasa aman dan kenyamanan optimal saat menggunakan jasa Sriwijaya Air. Selain itu, tenaga kerja yang dimiliki Sriwijaya Air merupakan sumber daya manusia pilihan yang terampil, ramah dan terpercaya. Sesuai dengan moto Sriwijaya Air yaitu “Your Flying Partner”, kini Anda dapat melakukan reservasi tiket secara lebih

nyaman dan mudah selama 24 jam, cukup dengan menghubungi nomor hotline 021 292 79 777 atau 0804 1 777 777. ARTI LOGO DAN WARNA Logo Sriwijaya Air: Dibaca RU-YI (Bahasa Cina), yang artinya: apa yang kita inginkan atau usahakan harus yakin bisa tercapai. Warna Putih: Seluruh karyawan Sriwijaya Air harus memiliki hati yang bersih, sebersih warna dasar armada Sriwijaya Air. Warna Biru: Sriwijaya Air berkeinginan untuk melanglang buana ke seluruh pelosok Nusantara tercinta. Warna Merah: Para pimpinan dan karyawan Sriwijaya Air harus berani dan bijak dalam menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan. Tulisan Sriwijaya Air: Sriwijaya Air harus menjadi perusahaan yang besar dan terkenal, seperti kerajaan Sriwijaya yang namanya terukir dalam sejarah nasional dan regional. Lekukan hati di atap pesawat: Para pimpinan dan karyawan harus mempunyai rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa cinta terhadap perusahaan.

OUR FLEET

Boeing 737-900 ER

Boeing 737-800 NG

Boeing 737-300

Boeing 737-500 W

OFFICE HEAD OFFICE: SRIWIJAYA AIR Jl. Marsekal Suryadarma no. 1, Kawasan M1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. 15127 Telp: +62 21 5591 7777 NAM AIR Jl. Gunung Sahari Raya, No. 13 Blok B8 - 10, Jakarta. Telp: +62 21 6471 2345

BRANCH OFFICE: BANDARA SOEKARNO HATTA Terminal 2F Telp: +62 21 550 7902 MELAWAI Jl. Melawai Raya No. 193, Blok M Jakarta Selatan Telp: +62 21 739 7779 GUNUNG SAHARI Jl. Gunung Sahari Raya 13 Blok B8 - 10 Jakarta Pusat Telp: +62 21 6471 2345 HARMONI Jl. Suryopranoto No. 9E, Jakarta Pusat Telp: +62 21 351 9977 KELAPA GADING Jl. Boulevard Raya Blok TN 2 No.33 Kelapa Gading , Jakarta Utara Telp: +62 21 450 0097 SUNTER Kompleks Ruko Taman Nyiur Jl. Danau Sunter Utara Blok M No. 11 Telp: +62 21 650 5689 TEBET Jl. Dr. Saharjo No. 317F, Jakarta Selatan Telp: +62 21 8378 6688 TANJUNG DUREN Jl. Tanjung Duren Raya No. 1 C, Jakarta Barat Telp: +62 21 5694 3999 RAWA BOKOR Ruko Taman Mahkota Mutiara Jl. Husen Sastranegara Blok A-2 No. 26 Telp: +62 21 5437 0877 BEKASI Jl. Achmad Yani Ruko Sentra Niaga Blok A6 No. 6 Telp: +62 21 8843553 CIKARANG Ruko Kuning Sentra Cikarang (CTC) Blok C No.23 Jl. Raya Cikarang, Cibarusah Telp: +62 21 8911 7537 DEPOK Jl. Margonda Raya No. 304D Telp: +62 21 777 3131 BOGOR Jl. Pajajaran No. 60D Telp: +62 251 8393 777 SERPONG Jl. Kompleks Ruko Villa Melati Mas Fista Blok A -1 No. 12, Serpong - Tangerang Telp: +62 21 5315 3377

DISTRICT OFFICES: SUMATERA: BANDAR LAMPUNG Jl. Jend. Sudirman No. 5A, Tanjung Karang Telp: +62 721 268 218 BATAM Jl. Komp. Batama Blok C No. 4, Nagoya Telp: +62 778 430 077 BENGKULU Jl.R.Suprapto No.3 Telp: +62 736 341 889 JAMBI Jl. Hayam Wuruk No. 37, Jelutung Telp: +62 741 755 0138 MEDAN Jl. Gajah Mada No. 3 C-D Telp: +62 61 455 2111 Muara Bungo Bandara Muara Bungo Muara Bungo-Jambi Telp: +62-823-75006060 LUBUKLINGGAU Bandara Silampari Telp: +62 733 452 488

PADANG Jl. Juanda No. 24 Telp: +62 751 448 8777 PALEMBANG Jl. Jend. Sudirman No. 18 A-B Telp: +62 7113 88888 PANGKAL PINANG Jl. Soekarno Hatta No. 227D Telp: +62 717 425 6688 SUNGAI LIAT Jl. Muhidin No. 143B, Bangka Telp: +62 717 92 947 KOBA Jl. By Pass No. 1, Bangka Tengah Telp: +62 718 61 716 PEKANBARU Sudirman City Square Blok B2 Telp: +62 761 859 800 SILANGIT Bandara Silangit Tapanuli Utara-Sumatera Utara Telp: +62-853-62080709 TANJUNG PANDAN Jl. Jend. Sudirman No. 28, Pangkal Lalang Telp: +62 719 21 677 TANJUNG PINANG Jl. D.I. Panjaitan KM.9 komplek Plaza Bintan Centre Blok Mayang No.12 Telp: +62 771 442 888

JAWA: JAKARTA Jl. Melawai Raya No. 193 Blok M Telp: +62 21 739 7779 BANDUNG Ruko Imperial Jl. Gatot Subroto No.230 Kav. 6 Telp: +62 22 731 3999 MALANG Jl. Letjen S. Parman No. 59B Telp: +62 341 471 777 SEMARANG Kompleks Ruko Peterongan Plaza A-6 Jl. MT Haryono No. 719 Telp: +62 24 841 3777 SOLO Gedung Center Point Blok A-10 Jl. Slamet Riyadi No 371 Purwosari Solo Telp: +62 271 723 777 SURABAYA Jl. Sulawesi 50 Telp: +62 31 5050 111 YOGYAKARTA Jl. Sultan Agung 54 Wirogunan Mergangsan Telp: +62 274 414 777

BALI/NUSA TENGGARA: DENPASAR Jl. Sunsetroad No. 101 Blok B, Kuta, Kab. Badung Telp: +62 361 849 6777 KUPANG Jl. Palapa No. 19F, Ruko Palapa, Oebob Telp: +62 380 831 666 LABUAN BAJO Bandara Udara Komodo Jl. Yohanes Sehadun Labuan Bajo-Nusa Tenggara Timur Telp +62-385-2440681 MAUMERE Bandar Udara Frans Seda Telp: +62 382 242 5500 / +62 382 242 5525 WAINGAPU Bandara Umbu Mehang Kunda Jl. Adi Sucipto No.1 Telp: +62 387 2564 375

MALUKU: AMBON Jl. AM Sangaji No. 79 Telp: +62 911 354 498 TERNATE Ruko Jati Land No. 49 Jl. Boulevard raya Jati Land Bisnis Center Telp: +62 921 31 222 99

KALIMANTAN: BALIKPAPAN Jl. Marsma Iswahyudi No. 121C, Gunung Bakaran Telp: +62 542 749 777 SAMARINDA Komp. Mall Lembuswana Jl. S. Parman Blok C No. 17 Telp: +62 541 777 9866 TARAKAN Jl. Jend. Sudirman No. 37 Telp: +62 551 337 77 | +62 812 50072413 BERAU Jl. Pemuda No. 50, Tanjung Redep Telp: +62 554 202 8777 BANJARMASIN Jl. Jend. Ahmad Yani KM 3,5 No. 210C Telp: +62 511 327 2377 PONTIANAK Jl. Imam Bonjol No. 26A Telp: +62 561 768 777 SAMPIT Jl. MT Haryono No 87E Sampit-Kalimantan Tengah Telp: +62-5312068777 SINGKAWANG Jalan Ahmad Yani No.108 (Lobby hotel Dangau) Telp: +62 562 633 030

SULAWESI: GORONTALO Jl HB Jassin No 77 Telp: +62 435 827 878 KENDARI Jl. A.Yani No.171 Telp: +62 401 319 4900 LUWUK Jl.Moh Hatta Ruko Permai No.10 Maahas Luwuk-Banggai +62 461 21 999 MAKASSAR Jl. Boulevard Raya No. 6-7 Panakukang Mas Telp: +62 411 424 700 MANADO Manado Town Square, Boulevard Manado, 12 A Jl. Piere Tendean Telp: +62 431 888 0988 PALU Perkantoran D’Vatulemo No. 8 Jl. Prof. Moh. Yamin Telp: +62 451 428 777

PAPUA: BIAK Jl. Moh. Yamin no. 1 Telp: +62 981 265 77 JAYAPURA Jl. Raya Abepura-Sentani Ruko Baru Blok A No. 1 Padang Bulan Sosial Telp: +62 967 524 588 MANOKWARI Jl. Kota Baru No. 37-39 Telp: +62 986 212 488 MERAUKE Bandara Mopah Telp: +62 971 324 377 SORONG Jl. Sam Ratulangi No. 5 Kampung Baru Telp: +62 951 322 177 TIMIKA Jl. Cendrawasih, Ruko No.6, Hotel Komoro Tame Telp : +62 901 324 377

REGIONAL: PENANG Penang International Airport, Malaysia Telp: +604 64466384 DILI (SRIWIJAYA AIR) Timor Plaza Unit #210 Rua Presidente Nicolau Lobato Comoro Telp: + 670 3311 355 DILI (NAM AIR) CBD 3 Unit 103A Central Timor Plaza Complex Rua Avenida Presidente Nicolau Lobato Telp: +670 3311 777

In-Flight Magazine

Edisi 74 / April 2017

ayo

buruan datang

kota baTU

Ke

Edisi 74 / April 2017

Discover Theme Park: Batu

Journey Tarian Pengabisan di Lamandau

INSIDE SRIWIJAYA Sriwijaya Air Group dan Bintan Resorts Jalin Kerjasama Dukung Pariwisata Indonesia